Kemampuan Pikiran Manusia Itu Terbatas, Jangan Makin Dibatasi Pula

Monyet aja mikir, manusia kok malah memilih tunduk tanpa berpikir

Monyet aja mikir, manusia kok malah memilih tunduk tanpa berpikir

Salah satu kritik paling umum yang saya terima di blog ini adalah, terlalu mengagungkan pikiran, padahal katanya pikiran itu terbatas kemampuannya.

Lha saya malah bingung jadinya. Sudah tau kemampuan pikiran itu terbatas, kok malah dibatas-batasi pula? Geber dong sampai batas kemampuannya.

Ini sama dengan ungkapan hidup ini sudah sulit, ngapain pula makin dipersulit?

Ada kesan seakan keagungan Tuhan di “atas” sana, akan “terganggu” karena kebebasan berpikir itu. Yang menghina Tuhan itu sekarang siapa sih? Bukankah pikiran seperti itu justru sudah mengerdilkan keagungan Tuhan, seolah-olah Dia bisa diganggu oleh keliaran pikiran manusia?

Seperti parasut, pikiran hanya bermanfaat ketika ia terbuka. Seperti mesin, pikiran mengeluarkan output power terbaik dalam RPM tertinggi.

Namun tentu saja, kebebasan berpikir harus juga disertai dengan pengakuan akan kebebasan berpikir orang lain. Kutipan dari Voltaire – atau menurut koreksi dari Pak Dosen, sebenarnya kutipan dari Evelyn Beatrice Hall, penulis biografi Voltaire – berikut sungguh sangat sedap.

“Aku tak setuju pada apa yang kau katakan itu. Tapi akan kubela sampai mati, hakmu untuk mengatakannya”.

Nulisnya segini aja dulu. Mo mikir lagi soalnya… 😉

Iklan

29 thoughts on “Kemampuan Pikiran Manusia Itu Terbatas, Jangan Makin Dibatasi Pula

  1. ManusiaSuper

    Saya setuju bang, walau mungkin masih ada ketakutan untuk kebebasan yang kebablasan.

    Sedikit tambahan:
    “I disapprove of what you say, but I will defend to the death your right to say it.” dituliskan oleh Evelyn Beatrice Hall, dengan nama samaran S. G. Tallentyre pada 1906. Hall adalah penulis biografi Voltaire. Jadi bukan si Om V yang ngucapin quote-nya.

    Saya mungkin tidak setuju dengan apa yang anda ucapkan, tapi saya akan tetap mempertahankan hak anda untuk mengatakannya…

    Balas
  2. Rocketer

    Salah satu t-shirt favorit saya, warna item, tulisannya “KNOW YOUR LIMIT THEN BREAK IT”.
    Bangsa2 yg mencapai kemajuan mmg bangsa yang welcome sama kebebasan berpikir krna emg dari sana bakal ada penemuan yang bermanfaat bagi peradaban.
    Yang penting kyknya, saling menghargai. Jangan misalnya yang mampu berpikir melecehkan mereka yang kurang mampu mikir.
    Kalau orang bisa nyaman dengan “kebodohannya”, bisa merasa bahagia dengan imannya walaupun bagi kita imannya itu ngga masuk akal, kita jangan ganggu mereka juga.

    Oiya bang, protes saya malah lain. Foto si monkey kok dideketin ama foto abg. Apa biar keliatan ganteng dibandingin ama si monkey? 😀
    Itu aja protesnya buat blog ini, soal yang lain… so far so great!

    Balas
  3. sufimuda

    Bang Toga….
    Dalam Al-Qur’an kan banyak ayat yang menganjurkan kita untuk berfikir….
    Saya jadi ingat cerita tentang Lukman Hakim (bukan si Lukman kawannya naga bonar he he he) yang membawa keledai bersama anaknya. ketika keduanya naik dalam satu keledai di protes, Lukman berjalan anak di atas keledai diprotes, sebaliknya juga di protes, dipikul keledai itu dikatakan orang gila. Sifat manusia itu suka mengkritik dan suka menyalahkan orang lain…
    Jadi menurut saya, abang jalan terus dengan ide abang, kalau abang berhenti menulis, apa kata dunia? 🙂

    Balas
  4. mikekono

    Manusia itu kan hewan yang berpikir (alhayawanun-nathiq),
    so kalau ada manusia yang membatasi manusia berpikir,
    berarti kualifikasinya sejajar dengan gambar cover postingan ini yg pura pura mikir

    Balas
  5. putirenobaiak

    kalau berpikir sajapun kita tak bisa bebas, itu mengenaskan namanya.
    *sambil mikir yg asyik2 ;)*

    ada gosip tuh di blogku bang toga

    Balas
  6. Fatary

    Membahas ttg kebebasan emang asik, namanya jg bebas, sapa sih yg ngga suka bebas alias merdeka? tapi tetap dalam jalur yg sesuai dan ada aturan2 yg hrus di jaga. klo merujuk dr kata bebas sendiri sih wah bisa hancurin diri sendiri, keluarga dan orang lain. gue mau “BEBAS” Ngesex ah..bisa kena penyakit kelamin tuh. gue mau “BEBAS” mabuk2an ahh..bisa rusak tuh sel2 tubuh, Gue mau “BEBAS” Bermusik ria ahh…Bisa marah tuh tetangga, dan pada akhirnya bebas itu jadi boomerang bagi diri kita sendiri, termasuk disini dalam kebebasan berekpresi dan berpikir. selagi tidak menyinggung perasaan orang lain dan tidak melanggar aturan2 yg ada, it’s ok lah terkecuali orang yg tidak punya aturan dalam beragama ato bahkan tidak punya agama, no comment deh. Ironisnya ada orang yang selalu pengen memaksakan pemikirannya di luar kemampuannya bahkan pengen menembus ruang pemikiran ato ilmu sang pencipta, padahal tinggal di BUZZ aja bisa kanker otak tuh, banyak kok kejadian orang2 yg terkena sakit tanpa adanya faktor logika secara medis, karena ya kena BUZZ tadi, jd kudu banyak bersyukur juga kan…:D

    Balas
  7. kuda lumping

    Kemampuan pikiran manusia terbatas? Justru tidak sama sekali!! Atas dasar apa sampeyan bisa bilang kalo KEMAMPUAN PIKIRAN MANUSIA TERBATAS???? Apa sampeyan sudah menyelidiki kemampuan pikiran manusia satu per satu? Inget lho menyelidiki 6 milyard manusia (kira2 populasi manusia di bumi) adalah pekerjaan yang sangat berat. Aku justru kebalikannya mas, KEMAMPUAN PIKIRAN MANUSIA ADALAH TIDAK TERBATAS!! Buktinya setiap tahun ada aja penemuan baru dalam bidang fisika, kimia, biologi dan ilmu2 lainnya. Belum lagi daya khayal manusia yang luar biasa sehingga dapat menghasilkan seni yang macem2 seperti film, musik, drama, buku dll. Jadi pikiran manusia dibatasi atau tidak itu bukan masalah!!

    Balas
  8. Hari

    Dalam BERPIKIR Al-QUR’AN hanya membatasi untuk JANGAN BERPIKIR tentang DZAT ALLAH dan ROH. U- yang PERTAMA (DZAT ALLAH), maka PIKIRAN MANUSIA tidak akan NYAMPEK, sedangkan yang KEDUA yaitu masalah ROH … Manusia bisa dapat pengetahuannya TAPI sedikit ? SEDIKIT menurut ALLAH bisa jadi BANYAK SEKALI menurut MANUSIA. Sepertinya TERBUKTI, bahwa PENGETAHUAN MANUSIA tentang ROH berjalan begitu LAMBATNYA dibandingkan dengan perkembangan PENEMUAN AI (Artificial Intelligence) ?

    Sedangkan dalam BERTINDAK, maka ikutilah PETUNJUK ALLAH dan PRAKTEK RASUL MUHAMMAD.

    Artinya dalam BERPIKIR … ISLAM mengajarkan KEBEBASAN ? Karena BERPIKIR kan TIDAK MEMBERIKAN EFEK APA-APA ke orang lain ? Akan berefek apabila atas hasil pemikiran itu diterapkan dalam tindakan nyata ?

    Sedangkan dalam BERTINDAK tidak ? Karena TINDAKAN perlu CONTOH yang APPROVED. RASUL MUHAMMAD adalah BUKTINYA. Dan ini sepertinya digembar-gemborkan oleh PARA PENULIS SELF HELP ? Dengan MENGATAKAN bahwa kalau mau SUKSES … maka TIRULAH atau CONTOHLAH ORANG SUKSES ? Jangan TIRU orang yang GAGAL ? Baik PENULIS SELF HELP di dunia barat maupun di Indonesia sendiri, yaitu kalau mau sukses perlunya suatu ROLE MODEL ?

    Dan MUSLIM yang SHOLEH dalam sehari minimal 17 kali mengucapkan PERMINTAAN PETUNJUK JALAN atas ORANG-ORANG SUKSES DUNIA AKHERAT ? Yaitu yang dibaca dalam Surat Al-Fatihah ?

    Tapi dalam kenyataan yang ada ? Ternyata masih banyaknya UMAT ISLAM yang TERBELENGGU oleh PENGIKATAN DIRI PRIBADI yang seharusnya tidak perlu.

    Balas
  9. kamal

    inget istirahat jangan terlalu banyak mikir. takutnya mebablasan.. dulu waktu saya masin kecil hidup terasa hidup dengan kebodohan saya… kadang intuisi itu sangat perlu… jangan terlalu berlogika… salam kenal

    Balas
      1. Maren KitatauMaren Kitatau

        Kang Har!

        Mikir Tuhan sama dgn pikir satu
        Pikir satu adalah pd keharusan
        Mati dan kiamat adalah harus.
        Harus berarti tak ada pilihan.
        Atau tak ada jalan lain.

        Kita tidak hrs berhenti pd pikir satu.
        Tapi kerjakanlah apa yg telah dipikir,
        Kerjakan apa2 yg berkenan kpd-Nya.
        Agar kita semakin bisa utk “menjadi”

        Semua pikir kita adalah untuk bekerja
        Dan semua kerja adalah utk menjadi.
        Jadilah! Menjadi anak2 Tuhan saja.
        Bukan malah menjadi anak2 Setan.

        Salam Jadi Kang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s