Arsip Bulanan: Agustus 2008

Mengapa Ungkapan Cinta dalam Bahasa Indonesia Terasa Gombal?

Membaca, apalagi menerima sms seperti ini, “Your heart is mine… there I reign, I’m content”, rasanya dada si penerima akan bergetar, sehalus apapun itu.

SHIMMER AUTUMN DAY - M KRACKOWIZER. Tak hanya kata, sebuah lukisan pun konon, semakin abstrak semakin berharga.

SHIMMER AUTUMN DAY - M KRACKOWIZER. Tak hanya kata, sebuah lukisan pun konon, semakin abstrak semakin berharga.

Tapi mengapa ketika dibahasaindonesiakan – secara cermat apalagi jika dengan seadanya, misalnya menjadi “Hatimu adalah milikku… di sana aku bertahta, di sana aku berada”, kok malah berasa kek lirik lagu Indonesia Tanah Pusaka, lagu yang bakal muncul dengan malasnya di ujung siaran televisi.

Anehnya lagi, bahasa Inggris bahkan ga perlu “sepuitik” itu. Kalimat lugas semacam “You’re always in my heart” pun teutep aja kerasa romantisnya. Coba deh, kalo cowok Anda dengan mimik serius bilang, “Kamu selalu ada di hatiku…” Anda mungkin kaget sejenak, trus dengan penuh perhatian nanya dia, “Kamu ngga lagi demam kan, Sayang?”

Nah, lain lagi anggapan orang-orang yang – meskipun berkebangsaan dan tinggal di Indonesia, tapi – udah biasa pake bahasa Inggris. Mereka juga menganggap ekspresi cinta dalam bahasa Inggris itu terlalu biasa, dan akhirnya berasa gombal juga. (Gimana lagi kalo bahasa Indonesia ya?) Jadi? Pake bahasa Perancis dong, atau Italia sekalian, biar lebih romantis.

Baca lebih lanjut

Iklan

Bukan Megan Fox, Tapi Nurul Izzah Wanita Terindah

Cakep, pinter, sayang udah nikah.

Izzah yang cakep, pinter, dan indah. Sayang udah nikah.

Majalah FHM telah menobatkan Megan Fox sebagai The Sexiest Woman on The Planet. Karena ingin tau, apa sih yang dipersepsikan orang sebagai seksi, saya bela-belain beli edisi ultah FHM (Indonesia), yang harganya sungguh tak murah.

Ternyata begitu.

Untuk menghormati Nurul Izzah, yang menjadi ruh dari tulisan ini, saya tak memuat foto Megan. Cari sendiri ya, bertabur tuh di jagat maya. Yang bisa saya simpulkan dari terpilihnya Megan, bahwa seksi ternyata memang diukur dari seberapa kuat si wanita itu bisa membangkitkan gairah seks lelaki (atau juga wanita?) yang melihat (gambar)-nya. That’s it. Sayang ya… Baca lebih lanjut

Sms dan Ungkapan Cinta yang Meluluhkan Hati (3)

Jendela kamar Juliet, di Verona, Italia

Tuh kan, bisa dilanjutkan lagi

(24) Haruskah aku tersenyum penuh bahagia karena menjadi sahabatmu, atau menangis dalam perih derita, karena tak bisa lebih dari itu.

(25) Di antara jemarimu, diciptakan ruang kosong, agar ada tempat untuk diisi oleh jemariku.

(26) Jangan bilang kamu mencintaiku, kecuali dengan kesungguhan. Karena bisa saja aku melakukan hal yang paling gila, dengan mempercayainya.

(27) Memikirkanmu, aku jadi malas tidur. Soalnya, hidupku kini jauh lebih indah dari impian manapun. Baca lebih lanjut

Aku Mencintaimu Bukan Agar Bahagia, tapi Karena Aku tak Bisa Mencintai yang Lain

Aku tau, mencintaimu salah, membuat begitu banyak orang marah. Aku juga tak membantah, siapapun yang membeberkan betapa tak akan ada bahagia yang bisa kudapat darimu,  dulu, kini, dan sampai entah.

Bertemu denganmu, sudah takdirku. Dekat denganmu, adalah pilihanku. Tapi kini, mencintaimu, sungguh di luar kendaliku.

Aku mencintaimu, bukan demi kebahagiaan dan kemudahan hidup, seperti yang mereka pikirkan. Tapi sungguh, karena tak bisa kutemukan siapapun yang lain, menjadi tempat rasa ini kuberikan. Baca lebih lanjut

Sms dan Ungkapan Cinta yang Meluluhkan Hati (2)

Atas permintaan pembaca, kuekeke, kembali kami rilis sms dan ungkapan cinta yang – mudah-mudahan – bisa meluluhkan hati. Yang terdahulu bisa dilihat di sini. Sedih juga, ide sms itu dijiplak di sana-sini tanpa menjelaskan sumbernya.

Padahal, walau emang terinspirasi dari sana-sini, kalimat-kalimat yang tak seberapa itu kususun sendiri. Gpp, lanjut aja. 😀 

(14) Plis aku butuh bantuan kamu. Soalnya, kunci buat membuka pintu kebahagiaanku, ga tau napa, ada padamu.

(15) Ketika mencintaimu, aku mendapat kekuatan. Mendapat cintamu, aku beroleh keberanian. Kamu wonderwoman, yang membuatku ngerasa jadi superman. Kalimat terakhir bisa dibalik sesuai keperluan. Atau diulang, kalo kamu berdua makhluk sejenis, kek kasus Ryan :D.

(16) Ayolah tinggal sesukamu di dalam hatiku. Janji, aku ngga bakalan ngutip uang kontrakan. Baca lebih lanjut

Si Setia yang Kaku Beku, atau Si Liar yang Panas Membakar

Siyal bener nasib wanita jika di dunia ini hanya tersedia dua tipe lelaki: setia tapi gada asyiknya, atau asyik tapi gada setianya.

Emang ada gitu lelaki yang setia tetapi juga asyik, penuh romantisme, selalu punya kejutan yang menyenangkan, pintar bener menyenangkan pasangan? Ada sih, di film India ama di sinetron pasaran. Yang ga setia sekaligus ga ada asyiknya juga ada, di halaman depan koran kriminal. (Yang ini mah ke rawa aja, karena dia bukan dari spesies kita, mungkin sejenis reptil).

Tapi coba dipikir2 deh, (kalo emg gada kerja lain yang lebih penting ya). Jika dia demikian asyiknya, selalu menemukan cara untuk membuatmu tersanjung melambung, maka dia juga cenderung akan melakukannya kepada orang (baca: wanita) lain. Baca lebih lanjut

Telanjang Mencari Jiwa, atau Menelanjangi Diri Sendiri

Blog adalah salah satu ladang, di mana kugali jauh ke dalam diri, kubertali berhubung pada dunia yang lebih besar. Begitu banyak kebenaran, nilai, ihlam bercucuran – setiap hari – kubiarkan hilang, seperti sisa air sehabis mandi, mengalir pelan, mengucur di kedua bahu.

Aku yakin, menulis adalah satu-satunya cara bisa menggambar apa yang terasa, sedekat mungkin. Lidah seringkali bergerak lebih cepat – atau justru lebih lambat – dari getaran rasa, sementara jemari bisa mengikuti iramanya: melambat, atau bergegas seperti merapal mantra.

Menulis adalah proses kreatif, menjangkau jauh ke dalam diri, ke sebuah tempat yang selama ini aku tak pernah sadar ada. Ini tidak sekadar menulis diari, atau bahkan pekerjaan jurnalistik – profesi yang selama ini menjadi jalanku mencari nafkah. Baca lebih lanjut