Tuhan, Kau ke Mana Aja, Selama 24 Tahun Wanita Ini Diperkosa Ayah Kandungnya!

Kristen, Islam, Hindu, Buddha, dan seterusnya, tak lelah berdebat, ngotot menganggap mereka yang terbaik, dan “tuhan” mereka yang terjago. Trus ke mana tuhan mereka yang jago itu, saat Elisabeth disekap dan diperkosa ayah kandungnya sendiri, Josef, selama 24 tahun, dan melahirkan 7 anak!

“Dia yg tadinya kuyakini, dengan segenap hati, kini dipenuhi kebimbangan atas kebesaran-Nya , setelah membaca berita ini.

Komen yang sepertinya mengandung kekecewaan yang dalam itu, dikirim oleh seorang pembaca blog ini, dengan nick Sexy Chef. (Kurasa aku mengenalnya, seorang ibu muda penuh cinta di Belanda. Am I rite, mom?)

Kesempatan pertama membacanya, dadaku berdesir, dan merasa harus menulis tentang ini. Tapi hingga detik ini, tak menemukan kata. Ya udah, komen dia aja kutambah-tambahi. Banyak kali cakap-cakap pun, kadang ngga ada gunanya.

Iklan

20 thoughts on “Tuhan, Kau ke Mana Aja, Selama 24 Tahun Wanita Ini Diperkosa Ayah Kandungnya!

  1. hh

    Kemana Kau Tuhan selama 24 tahun ini?

    Bila selama 24 tahun itu Elisabeth dapat bertahan hidup tidak menjadi gila, tidak mati akibat stress, dan tidak mati bunuh diri, tetapi, dengan sabar membersarkan anak-anaknya, bolehkah kita berkata bahwa Tuhan ada di tempat itu menyertainya?

    Bila sekarang Elizabeth dan anak-anaknya telah terbebas, walaupun tidak akan terbebas dari beban mental yang telah dialami, bolehkah kita menyebutnya sebagai campurtangan Tuhan?

    Bila hal itu adalah campurtangan Tuhan, mengapa tidak dari awal Tuhan campur tangan sehingga Elizabeth tidak harus mengalami pengalaman pahit itu?

    Kalau Tuhan tidak lagi mengijinkan hal hal seperti itu terjadi dalam kehidupan manusia, tidak ada lagi susah, tidak ada sakit penyakit, bukankah itu berarti kita tidak lagi di dunia yang berdosa ini? Selama kita masih berada di dunia yang berdosa ini, penderitaan itu akan tetap ada.

    Tuhan tidak berjanji bahwa Dia akan menghindarkan kita dari segala bentuk penderitaan, walaupun kadang-kadang kita terhindar dari penderitaan itu, tetapi, Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan kepada kita menghadapi setiap cobaan yang ada. Elizabeth dalam hal ini, telah menerima berkat dari janji kekuatan itu.

    Satu hal yang perlu kita lakukan adalah mendekatkan diri sepenuhnya kepada Tuhan agar kita tidak menjadi pelaku dari kejahatan itu. Kalaupun kita menjadi korban dari kejahatan itu, janganlah kita menjadi korban dalam keadaan berdosa.

    Terimakasih.

    Balas
  2. itha girsang

    setuju HH 🙂 Tuhan ijinkan ada kesusahan supaya kita manusia bisa hidup supaya tetap bersykur dan bagimana caranya untuk bekerja keras untuk menghilangkan kesusahan Tuhan izinkan kita supaya kita di bentuk menjadi Manusia yg Berkarakter dan Berpengetahuan .

    Balas
  3. meiy

    aku gak sempet baca detailnya, walau terima juga di email, mengerikan. tapi jujur aja terpikir juga, masa sih dia tak punya kesempatan membuka kasusnya selama itu? sempat melahirkan 7 anak? berarti kan punya kesempatan utk bertemu orang lain? berupaya? hehe kok malah bertanya? bagusnya aku baca lagi ya 🙂

    bravo bang udah byk postingan baru, kemarin2 lagi out of the world ya 😛

    Balas
  4. edi yp

    Sabar ya.Memang anak Tuhan itu tidak hanya mendapatkan sukacita ttp juga cobaan yg senantiasa menguji keimanan kita apakah kita mau setia ketikb cobaan itu datang.Jadi kita jangan pernah menyalahkan Tuhan. Oke?

    Balas
  5. Sexy Chef

    Hahaha , bersembunyi di balik nick yg inipun masih di kenali .. Yang jelas saya pembaca setia blog ini , bang Toga 🙂

    Bener2 kekecewaan yg mendalam memang , beberapa minggu sucipun kulalui tanpa rangkuman tembang doa utk menyapaNya , sebagai unjuk rasa padaNya .

    Balas
  6. puspa

    duh..serem juga ya,tapi jagn salhkan tuhan….q gx hbis fikir aja knpa ayah yng sehrus nya melindungi anak nya mlah memperkosa gitu…..n seharus ya qt dpt kasih sayng dri ya kox malh dpat ketakutan yang sngat mendalm dan membekas…..sungguh ayah yg sngat biadap.

    Balas
  7. yaya_sunarya

    Setelah saya membaca dan menelaah ceritanya. ceritanya cukup menyentuh sekali akupun menjadi sedih dan terharu…..!!!!!Bukan tuhan yang salah tapi ayahnya yang bejat sekali…..!!!!! Mungkin ini sebuah cobaan untuk dirinya…….

    Balas
  8. King

    saya setuju HH, Betapa Tuhan tahu kekuatan Elizabeth, maka Dia menguji dengan sesuatu yg tidak lebih besar dari kekuatan Elizabeth..
    Dan Tuhan Punya maksud Edukasi di balik peristiwa itu….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s