Pada Arus yang Memantulkan Bulan

Di setiap ruas waktu, kau di sana, tangan terentang menungguku datang, bersisian melangkah ke depan.

Akulah si ragu, si pemikir tak pernah sampai, si penanya tak kunjung tuntas, dikejar-kejar kekhawatiran bahwa kita tetaplah dua orang asing, yang akan kembali ke titik nol masing-masing, tinggal menunggu giliran.

Tapi apa yang tak terjawab oleh waktu? Kini kita lebih dekat dari sebuah pertalian darah, melarut mesenyawa membentuk keesaan dan trinitas sekaligus–aku, kau, kita.

Melaluimu, tak hanya bisa kulihat lebih dalam ke kedirianku, tapi juga ke seluruh hal yang ada dan pernah ada. Kita dua terawang yang memfokus ke visi yang tunggal. Tak sesiapa di seberang sana. Tak bersama kita, maka dia bukan apa-apa.

Bahkan dunia lahir dan terbentuk dari sini, dalam setiap helaan napas, pada butir-butir udara bersemayam di bilik-bilik dada, terselip segala yang ada dan segala yang tiada.

Aku mengunyah, jatuh tertidur, tersentak untuk menulis, melaluimu, bersamamu, di sisimu. Membusung dada, bahwa aku bisa berdiri tanpa pendampinganmu, adalah kini sesumbar yang kosong, sesempurnanya bohong.

Kita satu sama lain, seperti bulan memantul di arus air, yang sesungguhnya adalah sinar mentari yang satu

Iklan

18 thoughts on “Pada Arus yang Memantulkan Bulan

  1. Goes ojoeng

    … kesadaran kita tentang masa lalu dan masa datang, sering hanya tertuang dalam kata-kata indah. Tapi kita tak kunjung sadar dalam implementasi…! Ehem

    Balas
  2. thepilatesbiz.com

    Simply desire to say your article is as astounding. The clearness in your post is just great and i could assume you are an expert on this subject. Fine with your permission let me to grab your feed to keep up to date with forthcoming post. Thanks a million and please carry on the rewarding work.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s