After an end, comes another beginning

Never say never again. Sebisa mungkin hindari bersumpah, karena kau mungkin akan terpaksa melanggarnya. Jangan pernah meludah di depan orang ramai, sebab bisa saja kau tak punya pilihan lain, kecuali menjilatnya kembali, juga di depan orang ramai.

Butuh kekuatan untuk mempertahankan pilihan, tapi juga perlu lebih banyak keberanian – persisnya berani malu – untuk mengakui kau telah mengambil pilihan yang salah, dan menebusnya. Lagian, kalau emang bener cintamu lebih besar dari (ke) malu (an)-mu, kau mestinya cuma perlu malu untuk menunjukkan kemaluanmu, bukannya cintamu.

Pun, bila kita mendasarkan hidup pada apa yang dipikirkan orang lain, deuh, betapa tersianya hidup, dalam pendeknya ruas waktu.

Singkat cerita 😉 ngeblog itu ternyata benar-benar enak, dan itu (makin) kusadari justru ketika aku berjuang menjauhinya, dan gagal. Sakaw-nya berat, lebih berat dari sakaw-sakaw lain yang pernah kurasakan.

O, Blogosphere, aku berlutut menginjak janji dan harga diri, berilah aku hidup kembali, seribu tahun lagi…

Iklan

33 thoughts on “After an end, comes another beginning

  1. cintabening

    Mengharapkanmu hidup kembali adalah hal yang tidak berhenti aku lalukan, meski sempat pesimis kalau yang kulakukan adalah hal yang sia-sia.

    Ternyata, tidak ada ruginya menanam harapan. Biar kamu tidak mampu menyiram dan tak berdaya menumbuhkannya, tapi semesta punya kuasa meniupkan kehidupan.

    Hidup, .hiduplah…

    Seribu tahun tidak akan pernah cukup untuk menikmati anugerah kehidupan. 🙂

    Balas
  2. Acho

    Jadi inget waktu ksatria baja hitam (kotaro minami) mati di dasar lautan, ternyata belakangan dia hidup lagi, seneng banget gw waktu itu. Dan sekarang gw ngerasain hal yang ga jauh beda ketika ngeliat nesiaweek ber-reinkarnasi, bedanya ini bukan ksatria baja hitam, tapi ksatria timun dan minuman isotonik.. 😀

    Glad to see u again dude..

    Balas
  3. The Sandalian

    Td blm sempat komen serius, msh dalam euforia kehadiran kembali Nesia. Serasa tak percaya ktika melihat RSS reader 😀

    Hindari bersumpah, benar sekali Lae. Dalam hidup ada banyak belokan. Jika kita tetap lurus, bisa jadi kita tetap sampai tujuan, tetapi babak belur.

    Balas
  4. nieznaniez

    wah, senangnyaaaaaaaaaaaaaaaaaa…
    *histeris tak terkira
    welcome back !!
    temani aku begadang lagi……………………………ihihhiiii…

    Balas
  5. RMY

    Senang akhirnya kau kembali dengan cepat..
    Sudah kuduga, kau pasti kembali Bang… 🙂

    Ingat ya Bang!!! 1000 thaun lagi!!!
    Jangan ingkar lagi 😉

    Balas
  6. Guntar

    Memang butuh kekuatan utk mempertahankan pilihan. Tp sejak awal, butuh kepintaran & kebijakan untuk membuat pilihan yg patut dipertahankan 🙂

    Hidup ini 3P: Pilihan – Perjuangan – Pertanggungjawaban

    Balas
  7. dayat

    sakaw yang paling itu memang bernama : “kesepian”

    janganlah lagi sembarang melidah, jika sepi belum kau anggap indah..

    selamat kembali menjadi manusia kawan…

    Balas
  8. meiy

    baru tau dari venus barusan, dikau hidup lagi hehe

    welcome back bang toga, i love your writing, n sejak semula yakin kau akan kembali,

    akhir adalah sebuah awal untuk sesuatu yg lebih baik.

    Balas
  9. Lavender

    astaga… begitu lamakah aku berada di pedalaman lokasi kkn-ku sampai aku tak tahu bahwa si abang telah kembali ke dunia yang sempat ditinggalkannya? wah, welcome back… very glad to read your writings again :p

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s