Karena mimpi adalah cahaya, maka mati bukanlah bahaya

Di kejauhan sana selalu ada cahaya, terlalu jauh untuk kuraih, tetapi hangatnya bahkan terlalu dekat, menyelinap ke bawah kulitku, kutatap dari gulitanya rindu, kubiarkan menuntun langkahku.

Apakah mimpi baru berharga jika ia bisa berubah nyata? Tidak juga, karena sebagian mimpi kadang harus dibiarkan “hanya” jadi mimpi. Bisa saja, begitu dia mewujud nyata, kau tersentak sadar telah salah memilih mimpi. Weks!

Seperti cahaya di kejauhan itu, yang datang dari pijar bola raksasa matahari, ia akan membakarmu, dalam sekejap jadi uap, jika kau memaksa bersisian terlalu akrab.

Sleeping Dreaming, by Geo Geller

Ikutlah dengan mereka yang percaya, bahwa imajinasi lebih bertenaga dari pengetahuan, legenda lebih perkasa dari sejarah, harapan lebih tangguh dari pengalaman, mimpi lebih kuat dari kenyataan, tawa adalah penawar ratapan, cahaya selalu merobek kegelapan, dan akhirnya cinta lebih abadi dari kematian.

Jangan kau simpan sendiri mimpimu, bagilah dengan seseorang yang mau percaya; percaya padamu, (dan oleh karenanya) percaya pada mimpimu. Mimpi bersama itu, mungkin tidak selalu terlihat, tetapi senantiasa terasa, tidak tumbuh di bumi tetapi setidaknya menyemerbak di udara, terselip dalam setiap helaan napas.

Berbagi impian, membuatmu tak perlu khawatir sedang gila, atau kalaupun gila, kau tak gila sendirian.

Bukankah tak ada kebahagiaan terbesar bagi si gila kecuali menemukan si gila lainnya? Dia akan mendekapnya sekuat napasnya, seperti menemukan rumah bagi jiwanya yang lelah, bersua kembaran yang terpisah sesaat setelah dilahirkan.

Lagi pula, dia mungkin sudah menunggu di balik pintu itu, tapi kau terlalu takut untuk mengetuknya. Teroboslah, tak ada yang perlu ditakuti di situ, bahkan tak ada siapa-siapa, kecuali dirimu sendiri.

Tak ada siapa-siapa karena kaulah mimpi itu.

————————————————-

Ngga terlalu nyambung dengan judul? Lho, lupa ya kita sedang bicara tentang mimpi, gambar yang berkelebat tanpa pola, suara yang berbicara tanpa warna.

Iklan

31 thoughts on “Karena mimpi adalah cahaya, maka mati bukanlah bahaya

  1. maya

    “Bisa saja, begitu dia mewujud nyata, kau tersentak sadar telah salah memilih mimpi. ”

    ini namanya kenyataan tak seindah impian ya bang :). sebetulnya bagus juga kalo impian itu terwujud, meski tak seindah seperti yg diimpikan. at least , gag penasaran hehhehe

    Balas
  2. unai

    berkeras mewujudkan mimpi, sekalinya terwujud..ternyata lebih indah mimpi itu sendiri daripada kenyataan..tidur lagi aja Lae..biar mimpi terussss, dan bagi bagi mimpi..biar gak gila sendirian..haha saya suka kalimat itu Lae

    Balas
  3. Thung sin (gelleng)

    Gimana yahh.. saat mimpi itu menjadi bumerang bagi diri sendiri.Apakah aku harus memulai dari awal lagi,atau aku harus membuang semua mimpi mimpiku,karena aku tidak mampu mengkontrolnya.peaceeee

    Balas
  4. ganda situmorang

    mimpi..

    akh… biarlah orang bilang aku ini gila, mimpi seluas khayalan, bahagia ku menyatu dengan sengsara, derita yang dibumbui nikmat.

    dan bila tiada lagi bayang-bayang gelap, tertegun takjub memandang cahaya, hanya cahaya… sengsara ku telah terhapus, derita itu tertawar sirna, hanya ada cahaya.

    dan bila aku punya sayap, ku kan terbang jauh, akh bukan, terbang tinggi, akh bukan.. ku kan terbang melintas ruang ini, ku kan terlepas dari waktu, mengintip keabadian, menjamah secuil remah-remah cahaya.

    dan tiba-tiba aku merasa malu, aku menutup mata, gelap… gubraak..terhujam.. kamarku gelap.. ada rasa..basah… 🙂

    Balas
  5. panda

    —-Lagi pula, dia mungkin sudah menunggu di balik pintu itu, tapi kau terlalu takut untuk mengetuknya. Teroboslah, tak ada yang perlu ditakuti di situ, bahkan tak ada siapa-siapa, kecuali dirimu sendiri—

    bah, kayak puisku itu ya lae! hehe

    Balas
  6. leny

    ini deskripsi mimpi yang sarat dengan folosofi, dan memang disana tempatnya bang. Mimpi adalah jenis-jenis hal yang terdekat sekaligus terjauh dengan kita.

    Balas
  7. relung jiwa

    teruslah bermimpi karna impian akan menimbulkan harapan dan harapan membuat kita lebih kuat untuk menghadapi hari esok *halah sok tau sekali saya ini

    bang,blog baru nih numpang nge-link ya

    Balas
  8. ordinary

    kalu mimpi, maka bermimpilah seindah yang bisa kau bayangkan
    tapi setelahnya berjuanglah sekuat yang bisa kau kerjakan
    karena mimpi tak terbatas dan kekuatan terbatas, maka seimbangkan lah
    *mode sok arif on*
    padahal aku ga tau maksut post diatas pa an

    Balas
  9. bedh

    huhuhu ternyata saya tidak gila sendirian
    mungkin suatu saaat saya akan berdiri di depan rumahnya untuk menyatakan betapa gilanya saya…
    tapi apakah dia cukup gila untuk saya?

    huhuhu mudah2an impian saya masih cukup gila untuk bisa menjadi sedikit bagian dalam kegilaan anda huhuhuhu
    salam kenal.

    Balas
  10. Hanna

    Walah, ini lagi banyak orang gila tapi terwaras di antara yang gila, pada kumpul2, yach……

    Okey deh, sobat. Salam yach. Saya tunggu postingan berikutnya yang selalu mencerahkan jiwa.

    Balas
  11. Sawali Tuhusetya

    Ada yang percaya pada mimpi, tapi sebagian lagi ada yang percaya hanya sebagai bunga orang tidur. BTW, mimpi dalam konteks ini mimpi dalam pengertian apa, yak, Bang Toga. *Halah* kalau mimpi bisa jadi kenyataan, wah bisa2 banyak orang yang pekerjaannya suka tidur agar mimpinya jadi kenyataan 😆

    Balas
  12. Toga Penulis Tulisan

    Pak Sawali, mimpi yg saya maksud sih, lebih kepada tujuan-tujuan yang membuat kita melangkah ke arahnya. Jadi mimpi yang kita hidupkan justru ketika mata terbuka nyalang.

    Bagaimana besarnya hasrat Bapak mencerdaskan bangsa, bagaimana kuatnya keinginan Bapak agar para PNS bisa sungguh menjadi pelayan rakyat, itulah mimpi dalam konteks ini.

    Kalau bunga tidur itu sih, kekna cuma residu-residu ingatan kita. 🙂

    Jadi, tolong bangunkan aku, sebab aku ingin bermimpi…

    Balas
  13. Susie

    Dari seribu mimpi yang aku punya ( hehehe banyak banget ya ) hanya beberapa yg terwujudkan ( puji Tuhan ) , kecewa ? tidak ……….

    Setiap kali , aku selalu menyakinkan diriku sendiri bahwa masih ada banyak waktu utk mewujudkan mimpiku ( hehehe terlalu optimis banget ya … ) tapi seribu mimpi .. duh , apa nggak keterlaluan ..

    Dah ah , ini tengah malam , mungkin juga aku sedang mimpi waktu nulis comment ini , sambil bermimpi bahwa anak2ku cepat sehat ..oh bukan bermimpi .. tapi berdoa … semoga mereka cepat sehat .

    salam

    Balas
  14. ca'im

    saya itu mahluk yang sulit bermimpi punya mimpi adalah hal besar bagi saya, dan kinim aku selalu berdo’a mudah-mudahan saya akan bermimpi

    Balas
  15. CAH_@ndong

    Apakah mimpi baru berharga jika ia bisa berubah nyata? Tidak juga, karena sebagian mimpi kadang harus dibiarkan “hanya” jadi mimpi. Bisa saja, begitu dia mewujud nyata, kau tersentak sadar telah salah memilih mimpi. Yach…kadang hanya cuma mimpi yang harus dibiarkan begitu saja.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s