Gotcha!

Si pembajak itu muncul lagi, tepat pukul 1.00 (dini hari). Tampaknya dia sengaja memilih untuk beraksi jam segini, biar jangan ketahuan. Strategi yang gagal, karena aku memang sedang menunggunya muncul. Tidak khusus menunggu juga sih, karena tengah malam, seringkali adalah waktu di mana aku memulai hariku yang sesungguhnya.

Ah, waktu kadang memang terlalu berharga untuk dipakai tidur. Aku yakin dia belum sempat baca halaman perkenalanku, di mana aku mengaku punya sindrom Fatima: Fayah Tidur Malam.

Isi komennya mirip, hanya ditambahi beberapa kata, memperjelas apa sebenarnya yang dia maksud. IP addresnya berubah “dikit” dari sebelumnya 125.162.62.213 menjadi 125.162.62.155

Sepertinya aku bisa mengerti motifmu sekarang, Kawan, apa yang menjadi kekecewaanmu. Aku pun berusaha tidak membencimu, karena entah kenapa aku jadi berpikir, tampaknya kau lakukan itu juga karena cinta kepada sesuatu, sesuatu yang mulia sebenarnya, tapi bisa jadi terlihat hina, karena caramu itu.

Cinta tak pernah salah, cara kita mencintailah yang kadang keliru.

Dan tau, kau hebat juga. Gara-gara kau, sampe kumodif headerku, kuganti “ayat suci”-ku sebelumnya “Jika Kau Pikir Semua Bisa Dibeli, Maka Hanya Uangmulah yang Membuatmu Ada,” dengan “Karena Korban Pertama Setiap Permusuhan adalah Kebenaran”. Kawan, siapapun namamu, apapun agamamu, kudedikasikan perubahan itu untukmu. Kau hargai atau tidak, bukan urusanku.

Apa sih yang kau dapat dengan berepot-repot membuat itu semua? Siapa sesungguhnya yang sedang kau benci; Jarar?, Aku?, atau jangan-jangan dirimu sendiri?

Jika tujuanmu adalah untuk menebar benih kebencian untuknya, sudah jelas gagal, karena yang didulangnya justru simpati, dan kau di sudut itu malah makin kesepian.

Ya udahlah. Apapun kubilang, bisa saja kau tertawai. Tapi ini bukan basa-basi kawan, bukan bersikap sok baik biar orang terpesona, tetapi karena aku mengerti motifmu, karena aku yakin kau lakukan itu karena cinta kepada sesuatu, dan kau kecewa karena Jarar beranjak dari sesuatu yang kau cintai itu.

Keselamatan, kasih, dan pengampunan Tuhan untuk kita semua, juga kau, terutama aku. (Karena aku berani taruhan berapapun, bahwa dosaku lebih banyak darimu).

Iklan

16 thoughts on “Gotcha!

  1. meiy

    kebanyakan orang melakukan sesuatu karena cinta, tak sadar saat dia telah menyalahi hakekat cinta itu sendiri, aku setuju; karena cinta tak pernah salah, cinta tak pernah ‘hitam’. kita yg membuatnya jadi abu-abu, kusam, dsb krn ego kemanusiaan, keangkuhan dan nafsu.

    *ayo aku ngomong apa ya*

    moga yg hobi menghujat bisa membaca dengan cinta 🙂

    Balas
  2. cintabening

    Cinta tak pernah salah, cara kita mencintailah yang kadang keliru

    Setuju banget, Bang! ada orang yang mencintai seperti menggenggam pasir, dia lupa semakin kuat dia menggenggam semakin banyak pasir yang jatuh dari sela jemari.

    Kebanyakan hanya berfikir tentang mencintai, tapi melupakan tentang bagaimana cara objek tersebut ingin dicintai. Makanya, baca buku manualnya dong 😛

    (duh kalimatku belepotan nih, Bang. Bolak-balik itu ke itu saja)

    Balas
  3. The Sandalian

    Ups, ada yg salah paham soal komen saya pertama di atas. Kata “juga” muncul karena kesimpen di cookies setelah saya komen di blog lain (blog antogirang) 😀

    Here I’m the real sandalian ^_^

    Balas
  4. Agiek

    mo nambahin bang, dia itu pake speedy nya telkom. Keliatan dari IPnya, 125.16X.xxx.xxx – 125.16x.xxx.xxx itu subnet nya telkom buat speedy bang. 🙂

    yang sabar bang toga. 😉

    Balas
  5. unai

    Biar aja suka suka dia membajak sajalah Bang….nanti dia bosan sendiri hehe *kalo bosan..kalo malah cinta tak kan repotpun abang dibuatnya :D..piss Bang

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s