“Breaking Post”: Ada yang Bajak Nama Jarar Siahaan untuk Komen

Ada-ada aja ulah pemecah belah dan penebar permusuhan di muka bumi ini. Hari ini aku heran, tiba-tiba ada tujuh komentar baru untuk posting berbeda, atas nama Jarar Siahaan, dengan email bataknews@gmail.com dan link ke situsnya http://bataknews.wordpress.com. Isinya persis sama:

Combat kit ahmed deedat + selangkangan wanita = ISLAM

Si Jarar ini memang ada “gila-gilanya”, apalagi kalau sudah bicara soal agama, tapi feeling-ku bilang, ini bukan komen dia. Dia gila, tapi kegilaan yang punya dasar argumentasi. Aku sudah mengirim email untuk meminta klarifikasi Jarar.

Meski belum dibalas, aku sudah nyaris sepenuhnya yakin, itu memang kerjaan pembajak yang pengecut. Bukti paling kuat, IP-nya 125.162.62.213, berbeda jauh dengan IP Jarar selama ini. Jarar biasanya juga login ketika memberi komentar, dan avatarnya ditampilkan, sementara kerjaan si Pu***maknya ini, tidak.

Aku memang sudah makin kerepotan menangani komentar yang bermuatan permusuhan dalam beberapa waktu terakhir, apalagi aku sama sekali tidak memberlakukan moderasi. Sejauh ini, kerjaan si pengecut ini yang paling liar, membajak nama orang lain, yang tentu akan menimbulkan fitnah.

Jarar sendiri sudah sejak lama meminta aku mengikuti cara dia, yang menahan semua komentar sebelum dimoderasi. Tapi untuk the last chance, aku masih membiarkan seperti ini, karena aku masih percaya di luar sana lebih banyak yang punya pikiran waras ketika berkomentar. Mungkin ketika hal yang sama terjadi lagi, mudah-mudahan tidak, aku akan mempertimbangkannya.

Mohon maaf bagi yang sudah terlanjur sewot, seperti Uni Meiy, atau sahabat lain yang menahan geram dalam hatinya.

Terima Kasih.

———————————————-

Update: Klarifikasi Jarar lewat email:

dasar orang pukimak! itulah yang selama ini kutakutkan, lae, bila tidak memoderasi komentar. kejadian begitu beberapa kali muncul di blogku. terakhir adalah seorang yang membajak nama suhunan situmorang. orang tersebut memakai nama dan alamat imel suhunan, lalu menulis komentar yang benar-benar parah; isinya menertawai artikel duka-cita, tentang tewasnya 100 orang di danau toba. lalu kukonfirmasi ke lae suhunan, dan ternyata dia tidak pernah menulis komen itu. untunglah aku belum sempat meloloskan komen tersebut.

untuk lae toga dan semua pembaca nesiaweek, aku ingin menyampaikan bahwa selama aku ngeblog, selama aku menjadi wartawan, aku belum pernah dan tidak akan pernah menulis komentar jahanam seperti itu. tidak sekalipun aku pernah memojokkan, menghina, apalagi memaki-maki agama manapun. kupikir semua orang yang sudah membaca artikelku selama ini sudah paham bahwa aku justru sangat toleran pada semua agama.

Informasi dari Suhunan Situmorang:

Saya pernah dapat info dari lae Jarar Siahaan bhw ada orang yang mengirim komentar/tanggapan di blogberita yang isinya membahayakan, mengerikan, yg setelah dicek lae Jarar IP add-nya berbeda dng yang biasa saya pakai (aku sendiri sebetulnya nggak terlalu paham soal teknologi internet ini).

Saya khawatir ada komentar-komentar mengatasnamakan suhunan situmorang masuk ke blog Nesiaweek, Partungkoan, Habinsaran, dll, yg sering saya kunjungi walau tdk selalu meninggalkan komentar, yg sebetulnya bukan saya yg kirim tapi isinya membahayakan/mengerikan, yg bisa merugikan nama baik saya–sementara komen tersebut terlanjur masuk tanpa moderasi.

Untuk itu, bila menurut lae-lae ada komen mengatasnamakan nama saya tetapi MUATANNYA MENCURIGAKAN, tolong langsung dihapus/dibuang; karena itu pasti bukan dari saya.

Atas perhatian laeku sekalian, kuucapkan terimakasih.

Mauliate

suhunan situmorang

Iklan

18 thoughts on ““Breaking Post”: Ada yang Bajak Nama Jarar Siahaan untuk Komen

  1. venus

    hwadoh, kok makin lama makin banyak yg gini2 sih ya? males banget.

    bang, kalo besok2 masih ada yg kek gini, mending diblok aja IP-nya, atau pake moderasi sekalian. gpp lah sedikit repot.

    heran, kalo mau ngaco kenapa ga berani ngasi liat mukanya ya? chicken!

    Balas
  2. meiy

    iya nih dasar orang nggak bertanggungjawab, maaf buat lae jarar soale aku belum kenal…

    ya udahlah yg pengecut emang gitu, buang2 energi aja kita layanin. pernah juga sih ada yg melakukan itu padaku, tapi komennya biasa sih, hanya pakai nama dan url-ku saja. apa IP bisa dibajak juga lae? soale itu kan khusus ya, pake ISP dan lokasi kita sendiri.

    maklumlah aku kan rada2 gaptek

    Balas
  3. cintabening

    Ada saja orang yang begitu, Bang, melumuri tangannya dengan perbuatan hina.

    Kalau Ning bilang sih Bang, Iri tanda tak mampu.

    Orang-orang seperti itu orang yang nggak mampu untuk menulis seperti Bang Jarar, nggak mampu mengungkapkan pikiran dengan elegan seperti Bang Toga, taunya hanya memaki-maki, menyebarkan fitnah ke sana-sini.

    Balas
  4. almascatie

    pencemaran nama baik terus berjalan apalagi didunia maya..
    btw sayah salut dengan bang toga dan mungkin jga para blogger yang kadang malah sudah mengetahui jati diri atau ciri khas dari seorang blogger entah commentnya, tulisannya ataupun gaya bahasa yang menjadi ciri dari seorang blogger jadi peristiwa pencatutan nama selalu teridentifikasi
    salute
    πŸ™‚

    Balas
  5. sahat

    Aku juga sangat mengkawatirkan blog lae Toga ini , yang komentnya tidak difilter , begitu kita submit masuk tuh koment, aku sangatlah paham lae ku engkau memang salah satu manusia dimuka bumi ini yang memiliki semboyan berprasangka baik kepada setiap orang , tetapi tak apalah nasi sudah jadi bubur, biarlah sipu***ak itu berurusan dengan yang diatas sana, benar2 tidak bertaji tuh orang enggak berani menampilkan muka, oi kemana kau ini mukaku mana muka mu, atau kau tak bermuka ….,
    salam untuk para sahabat , lae toga, lae jj, amang suhunan, dan amang monang …, horas

    Balas
  6. Toga Penulis Tulisan

    Lae Sahat
    Iya Lae, dilematis kurasa. Tapi kalau pun ada lolos yang kurang ajar, kupastikan tak lebih dari 12 jam umurnya. Tapi itu pun, kita lihatlah perkembangannya.

    Macam mana kabar jenderal bintang tujuh kita itu? :))

    Balas
  7. salamatahari

    hi..ternyata dugaanku benar..komen bang jarar yang pertamaku baca persis seperti yang bang toga tampilkan…lalu aku curiga, kok ganjil aja liat komentar bang jarar segitu banyaknya…apa lagi kata2nya “gitu”.
    So, sabar aja deh..sabar bukan diam ya..tapi mengantisipasi semaksimal mungkin agar komentar serupa muncul lagi…

    Balas
  8. suhunan situmorang

    Salamku yg hangat di tengah dinginnya udara berhujan, utk hula-hula, lae, sahabat, Toga Nainggolan (Ah, selalu teringat bundaku alm.bila kusebut ‘Nainggolan’; I love you all Nainggolans), dan juga utk semua pembaca Nesiaweek (termasuk kaum ‘penghujat’ yg susah diajak berpikir dan berhati sebagaimana harusnya manusia). Saya memang sempat cemas bila orang-orang jahat itu akan menggunakan nama & email palsuku, menyerang dan menyakiti orang-orang yg bergiat di dunia maya(blogers), apalagi menyangkut satu soal yg amat sensitif: agama. Tapi sudahlah, impian si pengecut itu, yg tak bisa merasakan betapa indah kehidupan di dunia ini bersama alunan simfoni yg digetarkan dawai nurani itu, tak ada faedahnya dikhawatirkan berlebihan. Ia akan letih sendiri, suatu saat yang entah kapan, walau tetap memendam kebencian yg tak beralasan, yg mungkin takkan lekang dari hatinya kendati napas terakhirnya sudah di pertengahan kerongkongan.

    Balas
  9. passya.net

    dulu, di era kejayaan wadehel, dia pernah menakutkan hal seperti ini, sampe2 dia ngajak rame mengajukan ‘registered name must login to comment’. sayang kurang dukungan….
    tapi, klo di wp ada kok bedanya nick bajakan ato beneran. biasanya klo bener2 si pemilik (dgn login tentunya) pasti avatar-nya nongol pas komen (dgn catatan theme-nya mendukung) sedang klo nick yg dibajak walau nama dan email-nya valid (tapi gak login) pasti avatar-nya gak nongol. nah ketauan kan….

    Balas
  10. Dion

    selamat buat lae jarar, dengan dibajaknya namamu berarti kau sudah jadi seleb blog yang berhasil. Bego banget tuh orang yang membajak nama orang lain, bukannya tuh orang akan kehilangan simpati tapi malah orang akan semakin simpati dengan orang yang namanya dibajak dan rating orang yang dibajak akan semakin naik. paling tidak orang yang gak kenal ama lae jarar dan membaca posting ini akan penasaran, seperti apa seh blognya lae jarar hihihi… ternyata masih ada orang sebodoh itu di indonesia tercinta ini. kalo begini terus, aku jadi bernafsu untuk jadi seperti adolf hitler yang membasmi semua orang bodoh dari muka bumi ini terutama dari bumi indonesia sendiri hihihi… πŸ˜€

    Balas
  11. blogkeimanan

    Ternyata saya juga menjadi “KORBAN” komentar palsu…
    Terima kasih atas klarifikasinya…
    Untung saya tidak terpancing untuk berdebat….

    Mari sama-sama saling mengingatkan…
    Mari sama-sama bersatu….
    Apapun agama kita…
    Apapun suku dan di negara manapun kita berada….

    Eratkan rasa persaudaraan…
    Jaman sudah semakin edan….
    Jangan kita mudah terpancing oleh fitnah…

    Jika para pengacau BERANI utk merusak keadaan…
    Kita juga harus BERANI utk MENJAGA PERDAMAIAN…..
    Caranya…? »» Jangan terpancing oleh debat argumentasi Β» Karena ia mengarah pada perpecahan….

    ‘Salam Perdamaian’

    Balas
  12. Pahala Panajaitan

    Saran saya kepada lae Suhunan Situmorang dan lae Jarar Siahaan :
    1. Tidak perlu ditanggapi, karena kalau ditanggapi sipengecut tersebut semakin menjadi-jadi yang penting kuatkan persaudaraan dan persahabatan diantara sesama kita, nantikan diam sendiri juga dia.
    2. Sebagai pengalaman bagi kita semua yang senang / hobby di dunia maya ini agar tidak perlu membajak nama orang lain(lebih baik membajak sawah) / menghujat / menjelekkan segala keadaan yang ada. justru sebaliknya bagaimana kita memperbaiki kehidupan yang carut marut ini.
    3. Sebagai manusia yang bermoral dan bermartabat dalam setiap tindakan / perilaku apalagi dalam dunia maya ini maupun dalam kehidupan sehari-hari kita seharusnya mempunyai etika yang baik agar komunikasi / hubngan timbal balik dan saling berbagi pengalaman bisa berjalan dengan lancar.
    3. Kalau saya melihat cara-cara yang dilakukan sipembajak ini sepertinya dia orang yang putus asa dalam hidup ini, pernah mengalami trauma yang tidak bisa diselesaikan sejak mulai kecil sampai sekarang , tidak pernah mendapat didikan orang tua dan maslah keimanan hanya sekedar dilidah saja tanpa pernah menghayati dengan benar. (jiwanya sudah …………)
    4. Kepada sipembajak saya sarankan, ingatlah bahwa segala perbuatan / perilaku kita selama ini yang selalu menggangu ketertiban dalam bermasyarakat, balasannya akan kita terima sebelum kita masuk keliang kubur dan akan diterima oleh anak cucu kita setelah kita berada diliang kubur.
    5. Kepada sipembajak lihatlah / bandingkanlah dengan perilaku manusia yang selalu membuat masalah / keonaran di dunia ini, nyatanya mereka tidak disenangi orang dan bahkan keturunannya tidak pernah merasa tenang dalam hidup ini.
    6. Sekian wassalam wwb.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s