Kau Kubohongi Karena Kucintai

seberapa jauh kita diizinkan cinta untuk berdusta? berapa kali kita bisa menggunakan perisai kebohongan, demi menjaga sebuah hati dari luka?

jawabku; sejauh-jauhnya, sesering-seringnya…

kejamnya hidup, pahitnya kenyataan, hitamnya langit nasib, harus ditutupi sekuat tenaga… karena tugas cinta adalah menghadirkan keindahan-keindahan… (kalau menyuguhkan kenyataan, siapapun bisa: koran, majalah, televisi, tukang pos, penagih kartu kredit, bahkan musuh-musuh kita paling gemar menyampaikannya….)

kehidupan, dengan perih dan legitnya, dengan keindahan dan kekejamannya, pada akhirnya adalah bagaimana ia sampai ke pikiran kita. hanya masalah penerjemahan…

dan tugasmulah, menerjemahkan teks-teks kehidupan seindah mungkin ke dalam pikirannya. jadikan semuanya, duka dan luka, sebagai syair-syair indah… nyanyikan derita seriang mungkin… (bila perlu, seperti penyanyi dangdut yang meratap sedu sedan, namun para penonton toh bisa menggoyang-goyangkan badan).

sumber mata air duka adalah pengetahuan… dan benih kebahagiaan adalah pengharapan…

maka hadirlah selalu di dekatnya, untuk mengelabui mata dan hatinya dari hidup yang buas ini… dustai dia, agar sampai sejauh-jauhnya di hatinya bersemai harapan… dia tidak perlu tahu semuanya… sampai pada akhirnya, kau dan dia, menyerah kalah pada kekalnya kematian.

dusta adalah bukti cinta, yang harus dilakukan karena kau sungguh tak siap untuk kehilangan… toh tak ada yang demikian penting dalam hidup ini, sehingga kau perlu bergegap gempita mengabarkan kebenaran…

mengapa tak kau beri kesempatan hatinya bahagia… seperti anak kecil yang tak bisa menanggalkan senyum dari bibirnya, karena kau puji lukisannya, meski kau tak bisa menerka, gambar apa gerangan yang dibuatnya…

itu kalau kau memang benar-benar mencintainya…

Iklan

3 thoughts on “Kau Kubohongi Karena Kucintai

  1. Lavender

    Mungkin cinta itu indah, sampai2 qta seringkali harus berbohong utk menciptakan keindahan2 yg diperlukan. Tapi bukankah realita itu juga indah dengan segala pahit getirnya? Mungkin memang sekarang qta tdk bisa melihat keindahan realita itu, tapi suatu saat nanti pasti akan kasat mata keindahannya.
    Of course, hal ini balik lagi ke individunya; mau bohong trus atau jujur aja. Your choice.

    Balas
  2. Alisha

    “Kau Kubohongi Karena Kucintai”

    selalu ingin membahagiakan tanpa perlu tau kepahitan dan pengorbanan di balik itu… tapi ternyata jujurpun akan menjadi begitu indah ketika tahu bahwa akan lebih baik jika kepahitan dirasakan bersama…

    tapi aku tetap ingin menjaga perasaannya tanpa mau dia tau yang sebenarnya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s