Membela Tuhan?

salib.jpg

Saya bingung, banyak orang demikian semangatnya membela Tuhan, seolah-olah Dia makhluk lemah dan tak berdaya. Mengapa kita tidak pernah cukup marah melihat orang miskin diperlakukan semena-mena, padahal merekalah yang sebenarnya butuh pembelaan kita.” Pi Patel, dalam novel Life of Pi, karya Yan Martell.

Aku pun setuju, terlalu banyak energi yang dikeluarkan manusia untuk membela Dia Yang Maha Perkasa. Kadang aku pun hampir setuju pula, bagusnya memang tak usah ada agama, jika hanya jadi alasan berantam dan saling bunuh.
Banyak sekali orang yang pantang tak tampil sebagai pembela Tuhan. Dikit-dikit orang dianggap melecehkan, menghina. Yang tak ada hubungannya pun dihubung-hubungkan.
Sudahlah, mari buat Tuhan tersenyum, dengan membantu makhluk-Nya yang memang butuh bantuan. Dia sungguh terlalu perkasa untuk dibela siapapun.

Iklan

5 thoughts on “Membela Tuhan?

  1. fennywartin

    saya juga setuju banget kalo agama hanya dijadikan alasan untuk berantem dan saling bermusuhan sesama manusia, lbh baik tidak usah ada agama. Sebenarnya agama ada malah untuk semakin memperkuat kepercayaan kita kepada Tuhan dan akan menjadi lbh baik kalo dengan agama kita bisa lebih menyayangi & mencintai sesama umat Tuhan tanpa memandang agama, ras, status, etc. Peace & love…. Isi blog nya oke2 lohhh!!!

    sykurlah, rasanya makin banyak saja sahabat-sahabat yang punya jalan indah dalam mencintai Tuhan. gw link ya…

    Balas
  2. Ping balik: Apa yang Dia Pikirkan? « Blog cak alief

  3. Didin

    Shallom…. teman

    Tuhan Allah kita tidak butuh pembelaan dari manusia. karena Allah Maha Perkasa!… manusia tidak perlu saling menyalahkan apalagi sampai terjadi peperangan dengan alasan untuk membela Tuhan (Agama). “Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Injil Matius).

    Balas
  4. Maren Kitatau

    Aku suka tiga hukum itu,
    Dua yg dikatakan Yesus
    Satu lagi atheispun tahu.

    Hukum yg pertama:
    “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu
    dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

    Hukum yg kedua, yg sama dengan itu, ialah:
    Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
    Pd kedua hukum inilah hukum Taurat dan kitab para nabi.”

    Hukum yg ke tiga, yg sedari dini kita pelajari, yailah:
    Cintailah alam ini, jangan di botakin, atau dikotorin,
    Atheis pun sangat faham hukum yg ke tiga ini.

    Salam Damai!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s