Archive for the 'iblis' Category

Jangan Buat Dia Jatuh, Bila Kau tak Sungguh Ingin Menangkapnya

Don Juan de Marco, legenda akbar pecinta itu, konon pernah bilang, cinta sejati bukan berarti hanya sekali, cuma kepada satu hati. Setiap cinta punya kepenuhannya sendiri. Kubayangkan, ia mengatakannya dengan intonasi yang nakal, air muka yang angkuh.

Buat Don Juan - dan para pengikut Don Juanisme ;) - cinta adalah momen. Itulah api yang membakar Jack dan Rose sekian puluh jam di atas RMS Titanic, sebelum mereka terberai saat kapal raksasa itu menabrak bongkahan es. Adakah yang bisa menjamin, misalnya, andai mereka selamat sampai ke daratan Amerika, keduanya akan menjadi pasangan yang setia? Bukankah sangat mungkin Jack yang menawan akan terpikat dan memikat gadis lain begitu tiba di pelabuhan New York? Baca selebihnya »

Jika Kau Menyerahkan Hati, Pastikan Ada Tanda Terimanya

Pada masanya, caraku jatuh cinta itu pun kucintai, apalagi kau; luapan air yang keluar dari arusnya, menamparku dari lembah yang tak kuduga.

TAPI seperti udara yang kuhirup, ternyata tak bisa kau selamanya kusimpan di paru-paruku, harus kulepas pergi, sepelan mungkin, membawa perih, meninggalkan pedih, kekosongan itu mendadak akrab. Hela napas baru itu tak mengisi setiap gelembung yang kau tinggal.

Aku pun dipaksa melanggar sumpah keangkuhan itu, untuk tak menangisi apa yang berlalu dari hidupku; dan tak pernah bisa kurayakan setiap detik yang pernah kita bagi bersama, seperti orang-orang beriman berfestival di hari kelahiran dan kematian nabi-nabinya.

Baca selebihnya »

Avatarku Gambar Yesus Kristus?

Ketika memutuskan untuk menggunakan gambar lukisan ini sebagai avatar, aku sudah menduga akan ada yang salah paham. Dan benar, beberapa bahkan mempertanyakannya lewat japri, on atau offline. Tapi bukan berarti biar disalahpahami maka gambar itu kuunggah (hwadoh, kata ini selalu berasa kayak alien samaku).

Itu lukisan (potret) Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib (حسين بن علي بن أﺑﻲ طالب) cucu Nabi Muhammad SAW. Mengapa dia? Karena aku mencintai dan merindukan wajah kakeknya. Lho? Begini, orang Denmark pun tau, memvisualiasikan wajah nabi, dalam bentuk apapun, dilarang dalam ajaran Islam. Nah, menurut banyak hadist, manusia yang paling mirip wajah dan perawakannya dengan Rasulullah adalah cucu kesayangannya ini.

selanjutnya…

“Breaking Post”: Ada yang Bajak Nama Jarar Siahaan untuk Komen


Surat dari Iblis

Bila Lae Jarar dapat kutipan surat dari seorang PNS, aku malah mendapat hal sejenis, tapi yang ini dari Iblis. Tidak usah diselidiki bagaimana keotentikan surat ini. Toh, Anda bilang jangan lihat siapa yang mengirim, tapi lihatlah apa kirimannya. Surat ini sama sekali tidak mengalami proses penyuntingan. Iblis ternyata tidak seperti yang kita bayangkan. Bahasa mereka jauh lebih sopan dari manusia kebanyakan, meski sedang geram-geramnya.

selanjutnya…

Jangan Sampai Setan Mati

Sepanjang jalan dia menari.

Mulutnya melontarkan puja-puji, menembus langit, melesat, seakan mengejar tempat di mana Tuhan bertahta.

Cinta dan kerinduan kepada Tuhan memenuhi segenap rongga di tubuhnya, mengisi setiap ruang di hatinya. Maklum, ia seorang pemuka agama yang sangat militan dalam membimbing umat atau jemaatnya (biar jangan merujuk pada agama tertentu).

selanjutnya…