<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ranking 6 Itu Ngga Ada Apa-apanya!</title>
	<atom:link href="http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/</link>
	<description>BLOG OF A NAKED MIND - BLOG DE UNA CUENTA DESNUDO - BLOG PIKIRAN YANG TELANJANG</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2009 08:07:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: putirenobaiak</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7454</link>
		<dc:creator>putirenobaiak</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 09:57:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7454</guid>
		<description>aku sendiri cendrung tak mempermasalahkan rangking anak, walau mendorong juga agar nilai mereka bagus, dan menghargai kalau juara, tapi selalu mengingatkan anak rangking bukan segalanya, hanya sebagian kecil dari upaya, itupun harus jujur. dr pengalaman, utk nilai byk tmn2ku dulu yg gak jujur, asal nilai bagus!

yang selalu aku pesankan pada mereka agar bisa punya akhlak yg baik, itu saja. kebetulan juga di sekolah anak2 gak ada sistem ranking.

aku takut sekolah yg hanya mengedepankan kompetisi tanpa nurani, intelektual tanpa spritual, moral dan kemampuan emosional yg seimbang. walah akhirnya banyak juga ya tuntutan aku sbg ortu...nyadar ndiri hiks...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku sendiri cendrung tak mempermasalahkan rangking anak, walau mendorong juga agar nilai mereka bagus, dan menghargai kalau juara, tapi selalu mengingatkan anak rangking bukan segalanya, hanya sebagian kecil dari upaya, itupun harus jujur. dr pengalaman, utk nilai byk tmn2ku dulu yg gak jujur, asal nilai bagus!</p>
<p>yang selalu aku pesankan pada mereka agar bisa punya akhlak yg baik, itu saja. kebetulan juga di sekolah anak2 gak ada sistem ranking.</p>
<p>aku takut sekolah yg hanya mengedepankan kompetisi tanpa nurani, intelektual tanpa spritual, moral dan kemampuan emosional yg seimbang. walah akhirnya banyak juga ya tuntutan aku sbg ortu&#8230;nyadar ndiri hiks&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SBY&#38;Budiono</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7394</link>
		<dc:creator>SBY&#38;Budiono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 15:21:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7394</guid>
		<description>Testimoni yg bagus. Juga cerita sebelumnya.

OOT: Pas buka kirain nyasar ke Facebook... Taunya desain headernya mirip, sak font2nya. Kikikikiki... kreatif abis. Contentnya jg keren2...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Testimoni yg bagus. Juga cerita sebelumnya.</p>
<p>OOT: Pas buka kirain nyasar ke Facebook&#8230; Taunya desain headernya mirip, sak font2nya. Kikikikiki&#8230; kreatif abis. Contentnya jg keren2&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SBY&#38;Budiono</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7395</link>
		<dc:creator>SBY&#38;Budiono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 15:21:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7395</guid>
		<description>Testimoni yg bagus. Juga cerita sebelumnya.

OOT: Pas buka kirain nyasar ke Facebook... Taunya desain headernya mirip, sak font2nya. Kikikikiki... kreatif abis. Contentnya jg keren2...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Testimoni yg bagus. Juga cerita sebelumnya.</p>
<p>OOT: Pas buka kirain nyasar ke Facebook&#8230; Taunya desain headernya mirip, sak font2nya. Kikikikiki&#8230; kreatif abis. Contentnya jg keren2&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: warm</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7385</link>
		<dc:creator>warm</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 16:11:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7385</guid>
		<description>saya suka tulisan ini,
membuat saya makin &#039;ngaca&#039; untuk menghargai &#039;prestasi&#039; anak2 saya
....
makasih, bos
i mean it !
:)
salam !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya suka tulisan ini,<br />
membuat saya makin &#8216;ngaca&#8217; untuk menghargai &#8216;prestasi&#8217; anak2 saya<br />
&#8230;.<br />
makasih, bos<br />
i mean it !<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
salam !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Liverpudlian</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7374</link>
		<dc:creator>Liverpudlian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 14:27:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7374</guid>
		<description>Gw yakin masih banyak sealead2 lainnya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gw yakin masih banyak sealead2 lainnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: annisa</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7312</link>
		<dc:creator>annisa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 04:27:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7312</guid>
		<description>iyayah~ sebenarnya apalah arti sebuah &quot;simbol&quot;, toh, pada akhirnya kalo kita terlalu terpaku pada &quot;simbol&quot;, banyak momen penting yang hilang. ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iyayah~ sebenarnya apalah arti sebuah &#8220;simbol&#8221;, toh, pada akhirnya kalo kita terlalu terpaku pada &#8220;simbol&#8221;, banyak momen penting yang hilang. ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sea_lead</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7295</link>
		<dc:creator>sea_lead</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 15:59:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7295</guid>
		<description>@lovepassword.&amp;.umi...iya sih, heran juga yah,,,gk ada kolerasinya kok, antara rangking dan keberhasilan di masa depan,,,,malahan klo aku bilang, dari 100% pelajaran yang kita serap selama bersekolah, cuma 10% yang bisa di terapkan di dunia kerja kita, yah paling umum c matematika, contohnya,,,,aku lagi,,,kuliah di ekonomi, tp 80% hari2 ku berhadapan dengan komputer orang yang rusak, wkwkwkkw

@dsusetyo,,,,saya serah kan pada bang toga, hehehehe

@wierdraft.....ahhahhahaha, ni juga kagetan, komenku di tulisan sebelah malah di jadikan posting ma bang toga, padahal, blog ku sendiripun tak pernah ku urusi lagi, sudah kehilangan gairah buat menambah tulisan di sana</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@lovepassword.&amp;.umi&#8230;iya sih, heran juga yah,,,gk ada kolerasinya kok, antara rangking dan keberhasilan di masa depan,,,,malahan klo aku bilang, dari 100% pelajaran yang kita serap selama bersekolah, cuma 10% yang bisa di terapkan di dunia kerja kita, yah paling umum c matematika, contohnya,,,,aku lagi,,,kuliah di ekonomi, tp 80% hari2 ku berhadapan dengan komputer orang yang rusak, wkwkwkkw</p>
<p>@dsusetyo,,,,saya serah kan pada bang toga, hehehehe</p>
<p>@wierdraft&#8230;..ahhahhahaha, ni juga kagetan, komenku di tulisan sebelah malah di jadikan posting ma bang toga, padahal, blog ku sendiripun tak pernah ku urusi lagi, sudah kehilangan gairah buat menambah tulisan di sana</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: weirdaft</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7294</link>
		<dc:creator>weirdaft</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 15:26:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7294</guid>
		<description>@sealed

*keluh*

telaaaaatttttttttttt...............................................................

posting (atau komen?) yg mengharukan jg. bersyukur, dulu ketika aku sekolah dengan rangking yg naik turun ayahku tak pernah berkomentar apa2. rangking 1, tak komen. rangking 10, tetap tak komen. belakangan aku tau, (setelah bertahun2 terlewati dan mencoba untuk belajar memahami ayahku), bahwa dia memang sekaku dan sedingin itu karena kurang kasih sayang orang tua. 

sejak umur belasan, dia harus bertanggung jawab terhadap 3 orang adik laki2nya. pendidikannya terputus. hidupnya keras, itu sebabnya dia tak pernah menuntut apapun dari anak2nya.

jadi bro sealed, meskipun aku tak pernah merasakan apa yg kamu rasakan, aku tau rasanya seperti apa :D

next time, posisi pertamax aku rebut lagi

hehehehe :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sealed</p>
<p>*keluh*</p>
<p>telaaaaatttttttttttt&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>posting (atau komen?) yg mengharukan jg. bersyukur, dulu ketika aku sekolah dengan rangking yg naik turun ayahku tak pernah berkomentar apa2. rangking 1, tak komen. rangking 10, tetap tak komen. belakangan aku tau, (setelah bertahun2 terlewati dan mencoba untuk belajar memahami ayahku), bahwa dia memang sekaku dan sedingin itu karena kurang kasih sayang orang tua. </p>
<p>sejak umur belasan, dia harus bertanggung jawab terhadap 3 orang adik laki2nya. pendidikannya terputus. hidupnya keras, itu sebabnya dia tak pernah menuntut apapun dari anak2nya.</p>
<p>jadi bro sealed, meskipun aku tak pernah merasakan apa yg kamu rasakan, aku tau rasanya seperti apa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>next time, posisi pertamax aku rebut lagi</p>
<p>hehehehe <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dsusetyo</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7278</link>
		<dc:creator>dsusetyo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 06:45:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7278</guid>
		<description>Sangat inspiratif dan berhikmah, bung Toga.
Saya pikir [bukan cuma saya rasa] amat sangat banyak orang tua yang bersikap seperti itu. Meskipun tidak persis sama, sebagai orang tua - termasuk saya sendiri juga - sedikit banyak pernah melakukan kesalahan2 itu. Parahnya lagi, seringkali kita nggak nyadar telah melakukan kesalahan itu. Kalau Anda pernah baca atau dengar CD Ayah Edy, mungkin makin banyak lagi kita melihat kekeliruan2 kta yang saya yaqin, tidak dengan sengaja kita lakukan. Karena siapa sih orang tua yang ingin dengan sengaja  melukai hati anak2nya, yang luka itu membekas sampai ia tua nanti. Itu lebih kepada ketidakmauan dan kemampuan kita untuk terus belajar, selain mungkin cara mendidik anak seperti itulah yang kita terima dari orang tua kita.

Sampai sempat terpikir oleh saya, perlu juga dibikin kali Sekolah Orang Tua atau apalah namanya, dimana kita bisa belajar, sharing dan belajar dari kesalahan2 ataupun keberhasilan ortu lain dalam mendidik anak2 mereka.

Atau bisa kita mulai dari sebuah blog? dimana kita saling berbagi tentang parenting ini.

Anyway, trims berat buat artikelnya, saya nemu blog Anda setelah seorang sahabat memforward link ke blog Anda [tentang cerita si Echa..]. salam kenal [he he, aneh juga salam kenalnya kok di belakang, ga papa mau minddah ke depan udah nanggung]
Saya minta ijin untuk taut ya blog Anda. Trims. Salam hangat untuk keluarga. Horas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat inspiratif dan berhikmah, bung Toga.<br />
Saya pikir [bukan cuma saya rasa] amat sangat banyak orang tua yang bersikap seperti itu. Meskipun tidak persis sama, sebagai orang tua &#8211; termasuk saya sendiri juga &#8211; sedikit banyak pernah melakukan kesalahan2 itu. Parahnya lagi, seringkali kita nggak nyadar telah melakukan kesalahan itu. Kalau Anda pernah baca atau dengar CD Ayah Edy, mungkin makin banyak lagi kita melihat kekeliruan2 kta yang saya yaqin, tidak dengan sengaja kita lakukan. Karena siapa sih orang tua yang ingin dengan sengaja  melukai hati anak2nya, yang luka itu membekas sampai ia tua nanti. Itu lebih kepada ketidakmauan dan kemampuan kita untuk terus belajar, selain mungkin cara mendidik anak seperti itulah yang kita terima dari orang tua kita.</p>
<p>Sampai sempat terpikir oleh saya, perlu juga dibikin kali Sekolah Orang Tua atau apalah namanya, dimana kita bisa belajar, sharing dan belajar dari kesalahan2 ataupun keberhasilan ortu lain dalam mendidik anak2 mereka.</p>
<p>Atau bisa kita mulai dari sebuah blog? dimana kita saling berbagi tentang parenting ini.</p>
<p>Anyway, trims berat buat artikelnya, saya nemu blog Anda setelah seorang sahabat memforward link ke blog Anda [tentang cerita si Echa..]. salam kenal [he he, aneh juga salam kenalnya kok di belakang, ga papa mau minddah ke depan udah nanggung]<br />
Saya minta ijin untuk taut ya blog Anda. Trims. Salam hangat untuk keluarga. Horas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: umi</title>
		<link>http://nesia.wordpress.com/2009/06/30/ranking-6-itu-ngga-ada-apa-apanya/#comment-7273</link>
		<dc:creator>umi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 01:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nesia.wordpress.com/?p=631#comment-7273</guid>
		<description>saya jg pernah tdk dihargai usahaku oleh ibuku..pdhal aku rangking 2. sistem rangking itu memang tdk manusiawi, masak anak2 diukur dr angka2pelajaran disekolah, pdhal bakat anak kan beda2. bisa jd nilai sekolah jelek tp pintar maen musik, pintar memimpin, pintar masak, dll. lgpula kalo sudah kuliah nilai ga jd ukuran, yg jd ukuran seberapa banyak cewek yang naksir...hehehe..:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya jg pernah tdk dihargai usahaku oleh ibuku..pdhal aku rangking 2. sistem rangking itu memang tdk manusiawi, masak anak2 diukur dr angka2pelajaran disekolah, pdhal bakat anak kan beda2. bisa jd nilai sekolah jelek tp pintar maen musik, pintar memimpin, pintar masak, dll. lgpula kalo sudah kuliah nilai ga jd ukuran, yg jd ukuran seberapa banyak cewek yang naksir&#8230;hehehe..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
