Manusia, Usia, Rahasia, Sia-sia… 8 Mei, 2009
Posted by Toga Nainggolan in arise, celebration of life, cinta, gairah, inspirasi, kata hati, kehidupan, kematian, nesiaweekism, spiritualitas.Tags: kehidupan, kematian, ultah, usia, waktu
trackback

Di hadapan waktu yang membentang, kita sering merasa kecut, kecil, mengerut, mengerdil. Diam-diam kita sadar akan segera tiada. Betapa pendek ruas yang kita miliki. Waktu akan terus melanjutkan perjalanannya, dan kita akan tinggal di titik ini, sepertinya tak kan sempat tercatat, tak kan pantas diingat.
Manusia selalu takluk di hadapan usia, dihantui sebuah rahasia, kapan tepi itu akhirnya akan tiba. Bahkan Fir’aun yang perkasa dan jumawa, membangun piramid-piramid karena kesadaran akan batas itu.
Tahun baru, ulang tahun, semua tanggal-tanggal penting dalam kalender, adalah bel yang berdentang makin keras, mengingatkan kematian semakin dekat, ujung jalan makin terlihat.
Tapi haruskah semurung itu menghadapi sebuah ulang tahun? Tidak juga. Nanti Pak Badut ikutan sedih, balon-balon enggan mengembang, kertas kado tak sudi direkat.
Hidup dengan kefanaannya, dengan batas-batasnya yang jelas dan semakin akrab itu, justru hidup yang amat berharga, pantas dirayakan setiap detiknya. Atau usia tidak saja akan menjadi sesuatu yang pendek, tapi juga sia-sia.
Yang lalu, memang tak akan kembali. Kita tak lagi mungkin memilih awal baru. Tapi kita toh masih bisa menentukan akhir terbaik, lembar terakhir dari sebuah sejarah kecil, yang akan bertahan lebih lama dari usia kita, minimal dalam ingatan beberapa orang, yang berkenan membukakan gerbang ingatannya, buat nama kita.
Barangkali, hidup memang hanya menunda kekalahan. Tetapi sebelum kekalahan itu tiba, kita harus selalu menang. Justru karena kehidupan ini tak mungkin kita pertahankan, semestinya tak ada yang perlu kita khawatirkan. Justru karena kita sedang berhadapan dengan sesuatu yang tak mungkin kita kalahkan, kita tak perlu merasa kalah.
In the long run, we are all dead. But i will always run, till the final line I can reach. Happy birthday to myself. Semoga usiaku ditakdirkan panjang. Tapi yang lebih penting lagi, jadilah itu usia itu berguna buatku, dan syukur-syukur bagi satu dua orang lainnya.
Dan agunglah Engkau semata, wahai Pemberi dan Pencabut segala kehidupan. Terima kasih telah mengizinkanku sampai ke sini, sampai ke nanti.








kok sepertinya mengenaskan sekali ya nasib kehidupan. dan mmg menurut teori absurditasnya albert camus, manusia cuma punya dua pilihan: bunuh diri, setelah menyadari hidup ini tak layak dijalani, atau melanjutkan hidup dengan berpura2 bahagia.
selamat ulang tahun, bang
Cieh yg bsok ultah….
Beda 2 hari kita nih bang
Lae, saya bacanya kok merinding ya…speechless lae. Saya cuma bisa mengamini..semoga panjang umur dan tentu bermanfaat. Amien. Selamat ulang tahun Lae
kalau kata saya, hidup itu pilihan bukan keinginan meski kawan saya yg lain ngotot bilang kalau hidup adalah keinginan, bukan pilihan. karena, seperti kata Albert, kita bisa memilih untuk menghentikan hidup atau melanjutkan hidup dengan berusaha untuk berbahagia
selamat ulang tahun bang Toga.
wish u all the best in your whole life
[...] Bahkan Fir’aun yang perkasa dan jumawa, membangun piramid-piramid karena kesadaran akan batas itu click for more var gaJsHost = ((“https:” == document.location.protocol) ? “https://ssl.” : [...]
Met ultah juga Bang Toga, semoga tercapai doanya.
sori neh telat…renungan yg baik, jadi inget tulisanku yg gak kelar2 ‘tak ada yg abadi’ terinspirasi peterpan dan proses jatuh bangun dlm kehidupan…:)
rupanya ada yang berulang tahun disini. Selamat ulang tahun semoga panjang umur banyak rezeki dan selalu sehat
Selamat Ulang Tahun Bang…
semoga selalu mendapat yang terbaik…
nggak semua yg berultah sampai kpd level kontemplasi ini bg.. Inspire!
selamat ulang tahun, bang!
btw, siapa sih albert camus itu? pemurung sekali dia.
si camus itu adalah seorang penulis beraliran eksistensialis, bukunya yang terkenal adalah “caligula”, tapi karya dia lebih humanis dibanding penulis eksistensialis; semisal sartre.
Wah, makasih udah membantu Nesiaweek Inc. menjawab keluhan pelanggan.
hueheheh… piss!
so sweet.. sebuah pengantar romantis dalam ulang tahun… benar-benar Lae banget gitu loh! Panjang umurlah dalam keberkahan Lae, semoga memang hanya akhir yang baik akan mengantar kita pada akhir kontrak kita didunia ini, dan semoga Salamun Khoulam minrabbirrahim yang akan menyambut kematian kita….
isinya bagus
Horas Lae.. !!!
Selamat Ulang Tahun laekku. Semoga Panjang Umur Murah rezeki. Tak lupa semoga ide-ide yang selalu mengguah itu selalu muncul dan semakin mantaf dan bermutu.
Aku tak bosan punya usul lae.
Semoga Tahun depan (paling tidak ya lae) Aku punya mimpi untuk sudah dapat menggenggam sebuah buku dari kumpulan ide-ide lae di blog ini yang menurutku sungguh menggugah semua pemikiranku.
Sekali lagi semoga Kebahagian selalu mendampingi setiap langkah kita.
Horas.
salam kenal..
merayap dari satu blog ke blog lain, lalu tibalah di blog ini, dan tertarik membaca posting ini..
seru sekali dan mengingatkan kembali, meski hidup akan terhenti, tapi alangkah indahnya ketika terhenti, telah meninggalkan makna di hidup orang lain..
nice post..
monggo mampir balik, and keep writing!