Jika Semua Agama Benar, Tuhan Tampaknya Sedang Belajar 21 Oktober, 2008
Posted by Toga Nainggolan in artikel, cinta, inspirasi, kata hati, opini, spiritualitas.Tags: Agama, al-qur'an, alkitab, islam, kristen, pemikiran, spiritualitas, taurat, teologi, yahudi
trackback

Jerusalem, kota suci tiga agama "langit"
Tuhan yang begitu “galak” di kitab Taurat atau Perjanjian Lama, dan memuliakan hari Sabtu, secara drastis melunak, menjadi begitu penuh maaf dan cinta kasih di Perjanjian Baru, dan memajukan hari baik menjadi Minggu. Eh, balik lagi menjadi tegas dalam Al-Qur’an, dan malah memundurkan penghulu hari menjadi Jumat.
Maka jika ketiga agama ini benar (dari sisi Tuhan), bukankah Ia kelihatannya sedang belajar, atau seperti sindiran iklan minyak kayu putih, Tuhan kok coba-coba?
Bukan mengada-ada, tapi begitulah adanya, sebuah revisi beruntun dari Tuhan, dalam wadah tiga agama “langit”; Yahudi, Kristen, dan Islam. Lihat sosok Tuhan yang begitu “galak” dalam kisah anak-anak Yehuda, seperti direkam Perjanjian Lama berikut.
Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia.
Gitu doang, no further explanation. Pokoknya di mata Tuhan dia jahat, titik. Sepeninggal Er, Tamar menjanda. Seperti antrian pewaris tahta Kerajaan Inggris, Onan, adik si Er, mendapat titah, “You’re next!”
Tapi tunggu dulu. Onan bukan lelaki tanpa harga diri. Dia tak sudi melanjutkan cinta yang terbengkalai. “Emangnya gue cowok apaan,” begitu kira-kira batinnya. Tapi Onan nan moderat tak memilih jalan frontal. Lagian, meski mengaku ngga minat, toh ia ereksi juga, dan menyelinap ke tubuh hangat mantan kakak iparnya itu. Tapi mencucurkan protein berisi benih kehidupan itu? Nggak layaw!

Yahudi membaca Torah (Taurat)
Zaman itu belum mengenal alat kontrasepsi, seperti kondom (apalagi kondominium). Apa boleh buat, mencegah sel nan lincah itu berenang dan berlabuh di ovarium, metode manual berbasis coitus interruptus pun dilakoni.
Sedapnya hayo, pembuahan no no! (Konon dari nama si Onan ini asal muasalnya kata onani, cara paling “hemat” menuntaskan hasrat). Tapi Onan lupa, tak ada yang luput dari tatapan tajam penguasa alam. Merasa diakal-akali, tak buang waktu, Tuhan memencet tombol Ctrl+Alt+Del sekaligus, dan nyawa Onan kontan shut down!
Beneran ngga bisa ngebayangin, andai hari ini Tuhan masih “seemosional” itu. Mungkin setiap pagi, petugas kepolisian akan menemukan mayat lelaki telanjang, dengan kondom masih terpasang di “belalai”-nya. Yep, eksekusi mati bagi mereka yang cuma mau enaknya tapi ogah konsekuensinya.
Gimana ya “perasaan” Tuhan mendengar tagline iklan karet tipis dengan aneka rasa itu: “Gunakan kondom, bukti Anda bertanggung jawab”. Yee, bukannya lebih pas, “Gunakan kondom, jika ngga mau repot-repot bertanggung jawab”.
Banyak kisah tragis bin brutal lainnya dalam Perjanjian Lama. Adalah cerita biasa, jika seluruh negeri luluh lantak dihantam bencana, hanya karena kesalahan sebagian atau malah seorang penduduknya.
Singkat cerita, dalam perjanjian lama, Tuhan tak segan-segan turun tangan langsung membunuh mereka yang di mata-Nya berdosa, atau dengan dingin menghabisi Onan cs., para pelakon “tembak luar” itu. (Ngga perlu footnote untuk frase ini kan?)
*****
ABAD bertukar. Tuhan seolah menyadari, seolah lho, selama ini Dia agak terlalu “temperamental”. Bak insan nan bertambah usia, Dia menjadi lebih arif dan lembut.
Dia tak lagi main turun tangan, berepot-repot nongkrong di Gunung Sinai, tawar-menawar dengan Musa dan kaumnya. Tuhan memilih cara lain, dengan memanifestasikan diri, hidup dalam diri Yesus. Tuhan memanusia, dan seorang anak manusia menuhan.

Sebuah gereja di jantung Tanah Batak
Waduh, kali ini, the soft and tender side-Nya Tuhan benar-benar mendominasi Perjanjian Baru. Memang tidak serta merta Yesus membatalkan hukum lama nan cruel, old fashioned way-nya Perjanjian Lama. Dia bahkan menggaransi, satu noktah pun taurat tak akan diedit.
Hanya saja ia menyampaikan penawaran lain, a completely different way to make deal with the evil. “Ya, ya, emang dulu ada ketentuan mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki. Pokoknya the absolut law of revenge. Elu jual, gue beli. Tapi apa iya harus gitu. Survei membuktikan, kekerasan hanya akan mengundang kekerasan baru. Gimana kalo kamu malah nyodorin pipi kanan kalo dapat tamparan di pipi kiri. Jadi perihnya balance.
Kalo dia maksa minta kaos dalemmu, kasidaah ama jaket kulitnya sekalian. Dia maksa jalan dua tiga kilo, tantang dia long march napak tilas sekalian. Intinya, putus siklus kekerasan itu, dengan mengedepankan cinta kasih.
Yesus juga secara “tidak langsung” membuat hukum rajam terlihat jadi kehilangan urgensinya. Sekali lagi dia tidak membatalkan pasal rajam, seperti kerjaan Mahkamah Konstitusi membatalkan UU made in Senayan.
Ketika seorang wanita yang secara sah dan meyakinkan terbukti berzinah, diseret ke hadapan dia, dengan cantik Yesus memberi sebuah tantangan retorik, “Yang merasa tak punya dosa di antara kalian, monggo melemparkan batu untuk pertama kali”.
Massa tersipu-sipu, balik kanan, bubar jalan. Kini hanya tinggal Yesus dan si wanita pezina, yang tentu saja terpesona. “Mana mereka? Pada bubar kan? Ga ada yang berani mengeksekusimu kan?” katanya lembut. “Aku pun nggak bakal menghukummu. Udah sana, jangan ulangi lagi.”
Hayo, mulai deh pikiran nakalnya muncul. Berarti Yesus merasa dirinya berdosa juga dong, sehingga nggak pantes menghukum. Nggaklah… Narasi Al Qur’an apalagi Alkitab, tak pernah menceritakan setitikpun dosa Al Masih. Yang jelas, kekna susahlah ngebayangin, Yesus simbol kelembutan, kasih, keteduhan, segala yang gemulai deh pokoknya, bisa dengan beringas melempari si wanita, sampai tewas mengenaskan di TKP, dan kini sedang dibawa ke RSU terdekat untuk diotopsi. (Bahasa berita kriminal nih…)
Pesan dari kisah ini – mohon izin saya interpretasikan – Yesus mengakui bahwa Allah memang sudah menetapkan hukum yang keras itu. “Tapi kalau Dia memilih memaafkanmu, so what?”
Selain itu, cukup banyak bukti lain, di mana Tuhan melunak dalam Perjanjian Baru. Halal haram soal makanan, yang tadinya ketat dalam Perjanjian Lama, ibarat iklan tarif telepon selular, sekarang dilonggarkan habis.
“Semua yang masuk ke mulut, hajar saja. Yang haram adalah yang keluar, baik muntahan makanan yang ditolak sistem pencernaan, maupun sampah-sampah yang keluar dari hati: fitnah, dusta, dan kawan-kawannya”.
Maka di kampung kami di Tanah Batak sana, lahirlah ungkapan yang termasyhur itu. “Semua yang berkaki empat akan kumakan, kecuali meja. Itu pun karena keras kali”.

Nelayan shalat di atas perahu...
Tuntaskah? Sepertinya tidak. Saya tidak mengatakan tuhan berzodiak Gemini, sehingga sering bimbang dan berubah pikiran. Tuhan sepertinya menganulir lagi pembukaan kran kebebasan dan cinta kasih itu. “Mempercayakan segalanya kepada nurani dan cinta kasih di hati manusia, tampaknya berpotensi disalahgunakan. Hukum Tuhan harus kembali ditegakkan. Reinforcement the Law of the Almighty, Now!” Gitu kira-kira jalan “pikiran-Nya”.
Nah, ibarat Dekrit Presiden yang memberlakukan kembali UUD 1945, Al Qur’an pun turun, merevitaliasi sebagian besar hukum-hukum Taurat seperti tertulis di Perjanjian Lama. Babi kembali haram, sejoli mesum kembali dirajam, dan tak ada cerita dosa sudah ditebus. Tebus sendiri sono, pay it yourself.
*****
ITULAH rute panjang hukum Tuhan, di mana anak-anak Ibrahim memilih halte kebenarannya masing-masing. Bagi orang Yahudi, taurat adalah kebenaran final. Maka Yesus adalah nabi palsu, konon lagi Muhammad. Perjanjian Baru adalah kitab tiruan, buah interpretasi sok funky dan serba mudah atas hukum kanon Tuhan.
Berikutnya Kristen, meyakini segalanya telah paripurna dengan pengorbanan Yesus. Ending apalagi yang lebih indah daripada ketika Tuhan sendiri merelakan anak tunggalnya menebus dosa manusia. Oh, so sweet, God Himself, memberi teladan, contoh nyata apa itu cinta, apa itu pengorbanan, dengan merelakan anaknya “terbunuh” dengan cara yang lebih kejam dari imajinasi seorang pembunuh berantai.
kubayangkan, sekali lagi ini cuma imajinasiku ya, tuhan bapa menahan sebah di dada, ketika dari surga sana ia menatap yesus, anak semata wayang itu, merintih makin lemah di kayu salib. tenggorokannya sang putra kering, darah mengucur dari kepala yang bermahkota duri.
dan di puncak pedih itu, the beloved child merintih lemah, “mengapa kau tinggalkan aku”. ah, mungkin ada sebuah momen, ketika tuhan nyaris saja membatalkan peristiwa itu.
nyaris saja dari bibirnya mendesis titah kepada para malaikat, “save him, bring him to life, f**k ‘em humanbeing, they’re just soilmade, they’re not deserve such sacrifice. i love my sweet child too much, look what i have done to him”.
untuk apa drama yang terlalu tragis ini dipentaskan? sebuah panggung derita yang terus menguras air mata hingga beribu tahun sesudahnya. masa sih tuhan bapa, yang kuasanya melebih segala, ngga bisa sekadar mengirimkan semacam formula anestesi, bius untuk mengurangi rasa sakit, sehingga yesus bisa mengakhiri drama itu dengan lebih mudah. meski akhirnya terkulai di kayu salib, paling tidak bibirnya bisa menyisakan senyum. bukan wajah penuh luka, mimik yang mencatat perih itu.
ya bisa aja dunk. tuhan kok dilawan. jangankan ngebius, membatalkan semua itu juga bisa kok. kalo dipikir, kuasa pencatatan dosa ada di tangan dia. otoritas pengampunan juga prerogatif dia. menghapus dosa, baginya (mestinya) semudah memformat sebuah harddisk. emangnya siapa yang mau protes kehendak tuhan?
tapi dugaanku, dengan berempati pada “logika” iman kristen nih ceritanya, demi mengajari kita cinta dan pengorbanan, tuhan sengaja memberi contoh nyata. tak tanggung, sedemikian cintanya dia kepada manusia, anaknya sendiri yang tunggal, dikorbankannya.
Lagi-lagi tak semua sepakat pada ending nan menguras emosi ini. “Itu cerita gombal,” kata suara parau dari jantung jazirah Arab itu. Tuhan itu mahasuci dari “menghamili” anak orang, mahasuci dari beranak dan diperanak.
Yes, Tuhan dengan jurus kun fa yakun-Nya memang membuat Maryam hamil, tapi bukan menghamilinya, sehingga anak yang lahir itu kemudian berhak disebut sebagai putra-Nya yang kudus. Plis deh, jangan mengkonsepsikan Tuhan seperti manusia. Laaisa kamislihi syaiun, tak ada yang semisal dengan-Nya.
Pola itu berlanjut. Islam tidak menampik keseluruhan ajaran sebelumnya. Yesus, the son of Mary, is always respected in a very special way. Dia Kalamullah, kata-kata Allah, Ruhullah, ruh dari Allah, alaihissalam, yang keselamatan selalu atasnya, ulul azmi alias utusan-utusan Tuhan yang kelas satu, dan seterusnya.
Islam pun kemudian melancarkan tuduhan yang sangat klasik, bahwa memposisikan Yesus sebagai anak Tuhan, sebagai satu unsur kesatuan trinitas bersama dengan Bapa dan Roh Kudus, adalah distorsi. Perjanjian Baru sekarang ini, bagi komunitas muslim, adalah kitab yang sudah terkontaminasi.
Konon the genuine verse-nya tinggal dikit, semisal Yohannes (17:3). Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Kalo dicermati, potongan ayat ini memang mirip betul dengan syahadat, gerbang pertama dan utama masuk ke dalam keyakinan Islam; Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, satu-satunya Allah yang benar, dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya.
Sementah penolakan terhadap keilahian Yesus pula, dunia Islam membantah cerita penyaliban di bukit Golgata itu. Bagi kaum muslimin, Tuhan itu majikan yang bertanggung jawab, yang nggak bakalan membiarkan satupun utusan-Nya, yang bekerja untuk kemuliaan-Nya, apalagi yang sekelas Yesus, dibunuh dengan cara sadis gitu. LAPD aja concern banget dengan keselamatan personelnya.
Tuhan diyakini sudah menggelar a rescue operation dengan sandi faceoff terhadap Sang Messiah, menyelamatkan Isa Almasih dari murka penghakiman manusia durjana. Yes, God saved Yesus, dan mensubstitusinya dengan Yudas, si murid pembangkang.
Jadi ngga ada itu dosa ditebus, emangnya resep dokter. Berani berbuat, berani bertanggung jawab. Salah disiksa, benar dimanja, tapi pintu tobat selalu terbuka. Bagaimana antum rasa, fair enough kan? Subhanallah!
*****
LAGI-LAGI, berhentikan proses konstruksi kebenaran dengan datangnya Islam, yang dibawa Muhammad, anak yatim buta huruf yang didapuk sebagai anugerah bagi seluruh semesta itu? Buat kaum muslimin, pasti. Tapi di luar itu sejarah masih berlanjut, berulang dan berulang.
Di belakang Muhammad sudah ada pula Mirza Ghulam Ahmad, dengan Ahmadiyahnya, Moshaddeq dengan Al Qiyadahnya, dan entah apa pula lagi yang akan muncul besok.
Bagaimana sebelnya Yahudi melihat Yesus “mengedit-edit” ajaran Taurat mereka, begitu pula Kristen gondok melihat Islam yang menurun-nurunkan pangkat Yesus dari anak tuhan jadi “sekadar” nabi. Semurka itu pula orang Islam melihat Ahmadiyah menciutkan kapasitas Muhammad dari nabi penutup menjadi sekadar rasul yang masih harus disambung ajarannya.
Sejarah terus berulang, dan di atas sana, Tuhan seperti terus belajar, “berusaha” menemukan format terbaik bagi manusia.
Yahudi berteriak kepada orang Kristen, “Hei yang kreatif dikit dong. Silakan buat agama baru, tapi ngga usah bawa-bawa agama kami, trus dikutak-katik!”
Kristen pun agak terganggu ketika menyadari dalam ajaran Islam Yesus ternyata “dibawa-bawa”. Lihat bagaimana dunia Kristen, terutama Katolik gusar, melihat mendiang Paus Yohannes Paulus II dengan takjim mencium Al-Qur’an, kitab yang menentang habis-habisan keilahian Yesus, sebuah item iman paling penting dalam ajaran Kristen.
“Ngapain Islam bawa-bawa Yesus, sok-sok ngoreksi ajaran Kristen pula. Buat yang baru dong, ngapain berbasis agama orang, dan hadir bak editor yang membuat revisi,” begitu kira-kira protesnya.
Nyadar nggak, kaum muslimin pun hari-hari ini, meneriakkan kegusaran Yahudi 2000 tahun lalu itu, kepada Ahmadiyah, agama baru yang membawa-bawa ajaran Islam. “Silakan buat agama baru, tapi jangan bawa-bawa Islam”.
*****
MEREKA yang merasa terganggu itu sepertinya lupa, sedang berlangsung proses belajar dan riset bersinambungan, menemukan format ideal, rute terbaik bagi perjalanan iman.
Tapi apa iya sih, Tuhan sedang belajar, terus mencoba-coba formula iman? Lantas mau dikemanai itu julukan Mahatahu, bahwa dia bisa melihat ke dasar hati, bisa membawa kata-kata yang tak sempat terucap.
Masa sih Tuhan trial end error, ngga keren banget! Konon lagi bila melihat fakta, betapa dampak dari revisi “kebenaran” yang bolak-balik itu, manusia dulu, kini, dan nanti, terjebak kepada perpecahan dan permusuhan.
Bukankah kesan bahwa Tuhan pun sedang belajar dan mencoba-coba ini mestinya tak perlu ada, jika saja Adam dulu dititipi sebuah ajaran kebenaran yang final, the comprehensive guidance for all humanbeing. Biar kecerdasan dan progresivitas peradaban kita yang secara bertahap makin memahami ajaran yang final dan tunggal itu, bukannya Tuhan jadi kelihatan gimanaaa gitu bolak balik menyesuaikan sabda-Nya dengan daya serap akal dan imajinasi manusia.
Tapi iya juga sih. Andai begitu kejadiannya, posting bertele-tele ini tak akan pernah ada ya.








hahahahaha Bisa jadi atheis aku baca ini. tp asyik…. puaaaannjang dan luaaaaaammmmma… tp ngga boring.
peace!
horas..
salam kenal buat lae
lae togadan lae jarar agamanya islam atau kristen??klo diliat keknya lae berdua masih plin plan..
klo maw islam hidup nyaman di dunia..klo mau kristen mesti tahan banting dalam mengikut Jesus dalam kasih (holong)..itu aja poinnya..
@parbalige
agama lae toga itu sebenarnya hindu. Lihat saja blangkon yang dipakenya itu hahahahaha….
Pendekatan yang dipake dalam tulisan diatas mirip sama gaya Karen Armstrong ketika nulis best seller “SEJARAH TUHAN”.
Seperti Karen, Bg Toga juga dalam membahas setiap episode manusia dalam memahami dan meyakini kepercayaan terhadap Tuhan, entah itu dari pihak yahudi, kristen atau islam, selalu berusaha secara empatik untuk masuk kedalam perasaan dan jiwa para pemuja tuhan tersebut kemudian berusaha menjelaskan dan mengelaborasi serta memberikan suatu pencerahan, dengan bahasanya sendiri, kenapa kepercayaan itu bisa timbul.
Kalau Karen benar2 berempati, sehingga setiap orang akan merasa Karen memihak kepada agama mereka, Bg Toga membumbuinya dengan unsur humor yang kadang2 terasa agak terlalu nakal, dan terkesan mengolok2. Lihat saja cerita soal kondom, tembak luar, yesus nan gemulai, atau tuhan yang temperamental. Bisa aja!
Pada akhirnya mungkin aja dia sebenarnya tak percaya pada satupun cara beriman yang dibahasnya itu. Selama ini Bg Toga sangat asyik dan selalu pas kalo nulis soal agama dan keimanan. But this time, agaknya dia melangkah sedikit terlalu jauh… CMIIW.
jika semua agama sama, kenapa nama agamanya beda?
jika Tuhan sedang belajar, kenapa orang belajar ketuhanan?
jika manusia tidak mengerti dirinya, bagaimana bisa mengerti tuhannya?
udah pernah baca nih posting.. tapi baca lagi masih seru..
yang jelas, masih banyak kisah tentang tuhan yang tak pernah berubah oleh waktu.. yaitu kisah2 kemanusiaan dari segala penjuru bangsa dan jaman, baik dari umat yang mengaku mengenal tuhan dari langit maupun dari kesadarannya sendiri.
nice post!
hehehehee.. suka deh bacanya.
itu kali yang namanya bicaralah dengan bahasa kaumnya
sehingga rasanya, untuk lu – bukan untuk gua.. untuk zaman lu – ga untuk zaman gua..
persoalannya : mana yang tuk zaman kita nih???
ketika zaman sudah seglobal ini, ya kudu di up date dongg.. gitu kali ya kata tuhan. hehehe
gitu ga sih bang?
bang toga dikutip yaa. makasih.. hehehe, maksa…
bisa ya menulis dengan begitu fokusnya, walau diselang seling dengan lelucon. Ito berani menyuarakan setiap keraguan yang ada di setiap kepala. Selamat berjuang dah dengan keyakinanmu ( aku yakin, dikepala mu to, tetap ada keyakinan..)
nicely put, mate…
Tapi bagi saya Tuhan tidak pernah belajar. Emangnya Dia punya otak? Kan Dia yg bikin otak.
Yg belajar adalah manusia. Tuhan hanya menyesuaikan kok. Dia akan “bicara cedal” ketika yg diajak ngomong adalah anak kecil yg masih cedal juga.
halo pak Toga Nainggolan,
hmmm.. tampaknya aku jauh terbelakang, bukan hanya harus banyak belajar tapi musti mulai belajar secara bertahap bagaimana caranya belajar dg baik dan benar
saia merasa masih suka menghakimi tingkah-laku orang lain dan diri sendiri, benar ato salah, baik ato buruk, padahal semata-mata hanya berdasarkan pandangan yang sesuai daya serap akal dan imajinasiku, dan seleraku jugak. Beruntung kita tinggal di negeri hukum, sehingga tidak setiap individu perlu menghakimi tingkah laku orang lain ato dirinya/pihaknya sendiri
takut saia bikin kesimpulan prematur gara2 kekurangan daya serap akal dan imajinasi (dan mungkin selera), mohon pencerahannya ya pak.
Misalnya tentang ayat Yohannes 8:10 itu: Yang merasa tak punya dosa di antara kalian… (eh, kayak judul lagunya d’masiv aja yaa..). Saia baca tulisan bapak kok rasa2nya menggiring ke kesimpulan kalo mereka (tdk termasuk Yesus) tidak melempar perempuan yg didakwa (belum divonis) sbg wanita pezina itu gara2 merasa punya dosa, sedangkan yesus tidak melemparinya gara2 tidak ada takdirnya. Begitukah? Darimana bisa menyimpulkan/memutuskan kalo mereka (tdk termasuk Yesus) tak melempari wanita pezina tsb gara2 merasa lebih berdosa ato pezina jugak kah? bukan krn sebab2 lain, pak? yang benerrr pak???….
mohon pencerahannya yaa….
Ketika nulis, sedapat mungkin saya menghindar dari upaya menggiring semacam itu, pak. Tp kalo emg terasa begitu, mohon dimaafkan.
Trus kalo emg bukan karena merasa berdosa (juga), menurut Bapak sendiri, karena apa mereka ga jadi ngerajam?
Mohon pencerahan juga pak (di sini kdg2 masih gelap soalnya)
Sebuah anekdot sederhana tentang siapa itu TUHAN sebenarnya. Tidak ada yang membingungkan kecuali Anda yang membaca memang ingin bingung, karena kebenaran sejati tidak didapatkan dari mempertanyakan perbandingannya dengan ajaran lain, tapi dengan keyakinan terhadap kebenaran atas keselamatan didalam menjalankan perintahNYA pada ajaran yang sekarang sedang diimani. Ah, tapi itu juga berarti harus mencari ajaran lain yang bisa meyakinkan diri kalo mulai risau, dan arah-arahnya bakal ada proses perbandingan lagi
gimana, bingung gak …
go agnostic go!
@Nesia!
sebenernya mau merendah pa nyindir sih? iayaa.. suka2 supir lah mau kemana kek, mo berhenti dimana kek, lhah nyopir2 sendiri kok. shrsnya saia yg mohon maaf, tanpa tau dr mana, mau kemana, sapa sopirnya, etc. ud g2 tanpa tanya2 n tanpa permisi tiba2 (me)ndompleng (=tanpa bayar), crewet betet pulak. dooh..
bruntung sekali, sopir yg kudomplengin ga cuman sekedar lihai tapi baik hati jugak, buktinya masih mau2nya menanggapi bahkan menjawab. ya ya ya… rentetan crewet betetku cukup dijawab dg satu kalimat pertama. terimakasih yaa…
oughs!.. soal pertanyaan balik itu? saat ini saia sedang tidak merasa wajib menjawab dan merasa berhak tidak menjawab. mohon maafkan saia
hei… bentaaar…. rasa2nya saia pernah nyium bau2 gini yaa.., dimana ya?
stl klak klik…. aha! tuh khaan… saia emg pernah tersesat ke blok sini bbrp bulan lalu di kenalan yuk #153. hoh hoh ho ho…. Tuhan tampaknya sedang lupa kalo aku pernah berdoa agar tak disesatkan ke blok sini lagi.
btw eniwe baswe, lagu yg kukirimin waktu itu dah sempet dengerin blooom?
.
..
sekale lage: mohon maafkan saia n terimakasiiiih…..
~JM
@norton
ambal2 ni hata majo lae..aha do marga hamu lae?horas simatupang bah lae.
nunga na rittik si toga dohot si jarar i lae..holan na agama do dihatai,muse ndang binoto aha do agama ni halaki..satongkin islam satongkin nai kristen marsogot hindu..olo anon gabe hatani Jesus do dipadomu2 dohot hatani si Muhammad..hamu majo lae..songon dia do i?gabe lilu do halaki lae..boi do lae mangalean pangattusion (pencerahan) jo tu si toga dohot si jarar..asa boi do bah..unang maila hita naposo bangso batakon..
@kissbang
agnostic??gw bersebrang dengan mas…gw tuh pengikut kristus yang baik hati dan naburju…
@Nesia
horas lae toga…
simatupang do bah lae,tolong lah dulu lae pertanyaan ku lom di jawab..apanya agama lae berdua lae toga ma ale jarar??
@Onezero3
jangan bingung jangan gelisah..Tuhan dah memberi janji keselamatan dalam pribadi Jesus..terserah kamu punya keyakinan berbeda dengan saya namun jika kamu mempunya kasih..perbuatlah..
horas..salam pardomuan di hita naposo parbalige.
horas..
horas..
@Parbalige.
Ai molo Simatupang do ho hape, aha pala marlae ah. Ai marhaha maranggi do hita Lontungi, painte so adong dope tapatorang be partuturan na lobi solhot.
nungnga hea tong ro sungkun2 songon na nidokmi, sian panjaha na marmarga Sinurat. Pala do ganjangna daba hualusi, jadi indang pala be ra surathononhu saulak nai.
Attuk ma di son appara, nion link na. http://nesia.wordpress.com/2008/02/19/surat-untuk-lae-sinurat-yang-bingung-aku-ini-islam-kristen-atau-apaan-tuh/
Horasma.
Nesia
ndang lae..ingkon marlae do tu hamu lae..alana ompung boru hami boru nainggolan do lae..solhot na tusi do lae..:) molo sian ahu lae..molo sian si raja lontung i hita martutur lae..boi do alai nunga dao hian lae. mar lae do hita…lae toga.
trims lae dah menjelaskan agamanya lae..dari pernyataan lae..
‘Jadi, bila menjadi muslim berarti memiliki jiwa yang berserah diri kepada Allah, tawakkal, ridha dan diridhai – radhiayatam mardhiyah – Wallah Lillah, saya ingin hidup dan mati dalam Islam. Hanya dengan penyerahan diri kepada pemilik segala kehidupan, jiwa yang rapuh bisa terbentengi dari segala derita, luka, dan siksa, dan akhirnya selamat sampai ke sisi Yang Maha Tercinta. Sungguh benarlah, bahwa hanya Islam, penyerahan diri itu, satu-satunya sikap hidup yang diterima di sisi Allah.’
saya merasa lega dan tidak penasaran lagi lae..
ok deh lae..saya dah mengerti arah tulisan lae..ini sebuah pemikiran atau ide yang mana menjadi tempat curahan dan risalah hati lae..salut buat lae..tetap selalu berkarya lae..
buat saya pribadi lae..agama adalah urusan pribadi saya sama Tuhan dan saya lum lah mampu ikut dalam forum ini..songon dia ma lae,patik palimahon ni pe ndang boi dope huulaon..songoni majo sia ahu lae..NDANG NA LUPA AHU AMANG INANG DI PATIK PALIMAHONI.
klo gitu ijinkan saya mohon undur diri.
sonang do marsitandaan dohot hamu lae..
simatupang parbalige
horas..
horas..
yahudi pintar tak beragama
kristiani beragama tapi tak pintar
kalo islam tuh sempurna ok
gitu aja repottt
@Heroes.
Nah, komen kek gini nih, yg bakal mulai menyulut perdebatan, dan akhirnya substansi yg diposting jadi kabur dan terlupakan.
Apa tak malu, Anda dan saya juga, sebagai muslim, menuduh org Kristen beragama tapi tak pintar, sementara sebagian besar teknologi saat ini, datang dari negara-negara yang mayoritas penganut Kristen?
kalo gitu ya repotlah bos… kok nggak pulak?
gue jadi penasaran ama pertanyaan bang @Nesia! to @Jiwa Musik
Trus kalo emg bukan karena merasa berdosa (juga), menurut Bapak sendiri, karena apa mereka ga jadi ngerajam?
ok, misalnya kita mau tidak main hakim sendiri menuduh yang bukan2 so berdasarkan asas praduga tak bersalah, apa jawabannya dunk?
ada yang tau?
gue gak paham
bagi gw, agama adalah sebuah pengalaman pribadi manusia dengan Tuhannya, maka manusia itu akan mengenal Tuhan lebih dalam.
bagiku anda mengenal Tuhan hanya sebagai pengetahuan aja, ingat iblis pun tau.
jika kita sperti itu apa bedanya kita dgn iblis????
Busyet… fanjang bener…
Kesimfulannya jelas… tidak semua agama benar
gak berani namgepin tulisan ini…takut salah…karena mulut badan binasa…
gak berani nanggepin tulisan ini…takut salah…karena mulut badan binasa…
kreatif banget.
salut.
tapi, kalo tuhanmasih belajar, mengapa tuhan bisa menciptakan dunia dansemsta ini. mengapa tuhan bisa mengatur segalanya??
kalo tuhan masih belajar, gak mungkin donk tuhan bisa membuat dan mengatur semuanya.
salam kenal
http://www.kawasah.co.cc
:p lol! ni dia! yang perlu di tanam dalam hati dan pikiran!
Yang benar itu cuma 1 agama, yang kita percayai itulah yang benar.
“Agamamu ya agamamu, Agamaku ya Agamaku”
gitu aja kok repot!
Tuhan itu memang kadang2 “berubah pikiran”. Nggak usah dibandingkan antar agama, dilihat dalam Kitab Suci dalam satu agama saja juga kelihatan kok. Ada ayat yang seakan-akan bertentangan jika dibandingkan dengan ayat2 sebelumnya. Ini bisa membawa akibat munculnya berbagai aliran dalam satu agama, dan sejenisnya. Masalahnya yang satu berpegang pada ayat A, aliran lain berpegang pada ayat B.
Tetapi kalo dibilang Tuhan berbaik hati menyesuaikan dengan manusia. Kayaknya manis juga tuh.
……..Tuhan memencet tombol Ctrl+Alt+Del sekaligus, dan nyawa Onan kontan shut down!
——————————————————————–
kayaknya cuma mati suri deh kalo tombol Ctrl+Alt+Del ditekan, kalo Alt+F4+U baru bener-bener koit……hehehe
Salam
dikutip bentar:
dengan merelakan anaknya “terbunuh” dengan cara yang lebih kejam dari imajinasi seorang pembunuh berantai.
waduh, kalo pengikutnya si Yesus aja membunuh Tuhannya, bagaimana bisa Islam di anggap lebih kejam dari mereka yah???
hm… thinking ah alasannya!!!! hohoho
Titik paling nyaman dalam ber-TUHAN dengan APA PUN nama IA diSEBUT…maka manusia adalah individu yang harus selalu belajar…BELAJAR tentang TUHAN yang ia Amini…Never Ending Learning is a truly and the honest quote in FAITH…thanks
hehe..bagus..bagus…
@Blogywalkie.com
Nah satu lagi nih yang komen tanpa memaksimalkan otak yang diberikan sama Tuhan kepadanya. Begini kalimatnya:
“waduh, kalo pengikutnya si Yesus aja membunuh Tuhannya…”
Nih orang dpt dari mana juga kesimpulan kayak gini???
Dari tulisan Bg Toga juga ga ada yang tersirat Yesus dibunuh pengikutnya? Apalagi dari Tulisan2 lain ataupun Al-kitab.
Dari komennya tersimpulkan bahwa nih orang provokator sejati yang kalo di tahun 98 musti ditembak mati hi…hi..hi…
manstafff analisisnya…mencerahkan sekaligus mencerdaskan..
salam kenal juga mas…
artikel anda bagus-bagus…
dasar batak…..
anak anjiiing…….
Tuhan itu abadi…
Yang berubah adalah pandangan dan pemikiran manusia terhadap Tuhan
Itu semua hanyalah pemikiran seorang manusia yang begitu terbatas dan sempit, Sedangkan Kekuasaan TUHAN melebihi apa yang manusia bisa bayangkan, God Own us.. and all things in the universe… God create it… n make the law and rule of it… sedangkan manusia…???? ke MARS aja susa nya minta ampun, sedangkan alam semesta itu terdiri dari berjuta-juta bintang dan galaksi, BUMI HANYALAH salah satu panet kecil dalam alam semesta ini. God is beyond of human thought even the smartest human on earth cannot imagine what GOD can do!!!
Wah menurutkoe ini ada alur berfikir yang salah mas…. premis minor yg ente buat bukan syarat terhadap premis mayaor. Singkatnya gini ketika sy jadi ahli masak, apa yang salah ketika hari ini saya masak mie kocok, besok saya masak kari ???? Hayo ….. Kalau ternyata masakan saya ngak enak na…. itu baru saya sedang belajar.
jadi….. (sory) bukan sok tahu… pada mulanya semua agama samawi itu lurus mengajarkan tauhid, mengajak kebaikan mencegah kejahatan dst… Adapun masalah praktek ibadah itu urusan tuhan untuk menguji keimanan umatnya….
Lantas agama mana yang benar ….?
Silakan anda kaji dengan hati ….. agama mana yang mengandung ke rancuan di dalamnya (itulah ajaran yang diselewengkan oleh pemukanya),
Simpulan :
- Tuhan tidak pernah bejarar / bereksperimen
- Semua agama samawi adalah agama yang lurus karena turun dari wahyu tuhan.
- Agama yang masih utuh saat ini (asli samawi) cari sendiri..
Horas…
Hmmm,
Saya setuju sama rekan Dekos saja deh . . .
teees
Anda terlalu konsen pada Tuhannya, tapi lupa konsen pada manusianya. Tuhan memang keras dari masa ke masa kehidupan manusia. Bukan hanya mulai dari perjanjian Lama (Kitab Taurat) tapi sejak jaman Nabi-nabi dan Rasul sebelumnya. Keras di perjanjian lama (Kitab Taurat) atau kepada ummat Yahudi, karena umat Yahudi terkenal bandel, dan umumnya manusia bandel-bandel. Perjanjian lama tentu saja bukan kitab samawi, karena karangan Paulus, Markus dll. (Sejarah sudah membuktikan, kalaupun mereka – Paulus, Markus dll – mengaku sebagai rasul dan menerima wahyu tapi mereka tidak lebih dari nabi/ rasul palsu)
Quran kembali keras karena memang bangsa Arab Jahiliyah.
Nah, sebetulnya manusianyalah yang mengalami perkembangan bertahap. Terutama perkembangan mental dan intelektual. Coba fahami Tuhan sebagai Guru yang mendidik murid-muridnya (manusia). Apakah sama pelajaran untuk anak TK dengan anak SD, samakah anak SD dengan anak SMP dan seterusnya.
Kalau Tuhan mengakui bahwa Islam adalah agama yang paripurna karena memang ajarannya sudah sempurna dan final. Menurut siapa ? Bukan menurut Muhammad Saw, tapi meurut Tuhan. Sekarang Anda repot-repot membahas urusan Tuhan, selesaikan saja urusan manusia Anda yang belum selesai, tanggung jawab sosial, kemasyarakatan dll.
Cape, deh
Koreksi quote :
“Perjanjian lama tentu saja bukan kitab samawi …”
seharusnya
“Perjanjian baru tentu saja bukan kitab samawi…”
Blogywalkie.com Berkata:
23 Oktober, 2008 pada 8:43 am
dikutip bentar:
dengan merelakan anaknya “terbunuh” dengan cara yang lebih kejam dari imajinasi seorang pembunuh berantai.
waduh, kalo pengikutnya si Yesus aja membunuh Tuhannya, bagaimana bisa Islam di anggap lebih kejam dari mereka yah???
setuju mas…??namun ini mas jangan dijadikan sebuah dogma yang menjadi PAKEM sehari2 buat nyerang agama tuh baru salah.
bagi JESUS tidaklah butuh pembelaan dari manusia..tidak juga butuh di kasihani..namun dia butuh manusia yang mau mengerti dan mengenal Allah,manusia lah butuh pertolonganNya..karna saya percaya pada JANJI seorang pribadi JESUS..AKULAH JALAN HIDUP DAN KEBENARAN.TIDAK ADA SAMPAI KEPADA BAPA TIDAK MELALUI AKU..kitab Yohannes
ibarat teman baik dan jujur mas..dalam kehidupan sehari2..jika berjanji pasti dia akan menepatinya..konon JESUS dan BAPA JESUS di Surga..JanjiNya abadi dan kekal.
horas…
Wah tulisan ini menarik juga ya ? Tapi tolong donk saat ngebahasnya juga mesti yang ilmiah, jangan pake logika doang, sebab yang baca you punya tulisan setiap orang, bahkan yang belon ngerti agama juga, so mesti hati-hati, mesti bisa dipertanggungjawabkan. Apalagi bahas soal TUHAN you mesti paham benar tentang ilmu-ilmu yang terkait dengan hal itu, jangan sembarangan saudaraku, bisa berabe ceritanya.
Apapun yang terjadi sebagai makhluk kita tidak patut mempertanyakan PEKERJAAN TUHAN, sebab itu suka-suka DIA sajalah, yang penting kita sebagai makhluk berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik dihadapan-Nya, gitu saudaraku.
Salam
salam kasih..
topik:
TUHAN JESUS
pertama2 saya melihat forum diskusi blog ini menitik beratkan topiknya pada pemakaian kata TUHAN di depan nama JESUS.
dan itu menjadi problem nya
ok deh saya akan coba buat pengandaian sederhana..
di Kitab Perjanjian Lama..pernah disebutkan
BAPA ABRAHAM,BAPA YAKUB,BAPA ISHAK,BAPA MUSA..TUHAN JESUS (Kitab Perjanjian Baru),TUHAN ELIA,TUHAN DAUD..sama halnya dengan ALLAH JESUS,ALLAH ELIA,ALLAH DAUD..
ok deh kita ambil win2 solution alias jalan tengahnya,begini aja biar saudara2 kita yang lain jangan emosional dan tersinggung..kata depan TUHAN diganti deh dengan BAPA (ALLAH) tanpa menghilangkan esensinya..so menjadi
BAPA JESUS,BAPA ELIA,BAPA DAUD
kan lebih mendingin eh mendingan…:)>>>>so makna tersiratnya tetap sama dengan awalan kata BAPA atau ALLAH yang mana menunjukkan seseorang yang dihormati dan ditaati oleh pelakunya yaitu JESUS,ABRAHAM,MUSA,YAKUB,ISHAK,DAUD dll dalam ALKITAB
——————————————————————————-
namun di antara semua manusia yang dipilih Nya di bumi..dari ABRAHAM,MUSA,DAUD,ELIA hingga YOHANNES…
Allah Tuhan telah menjelma menjadi firman Allah dan roh Allah itu sendiri (Kitab Yohannes ALKITAB)
Isa AS adalah Roh Allah dan KalimatNya
“Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”
Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya(Hadis Anas bin Malik hal.72)
Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna
“… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”
…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…
(Maryam, 19:17) ALQURAN
saya yakin 100% bahwa saat ini tak ada satupun manusia yang mampu mengenal ALLAH TUHAN. 100% saya yakin. bagaimana mungkin yah..kita bisa mengenal ALLAH TUHAN?? mengenal JESUS aja kadang manusia samar dan berkunang2..sutra lah
menurut saya..sebagai DONGAN NABURJU..marilah (buat teman2 kristiani) jangan lihat pada proses lahir,anak,dewasa,mati dan bangkit nya aja.. karna semua pasti ada kekurangannya mas..itu manusiawi banget..jika kita menelaah JESUS dengan logika berpikir manusia..pasti deh!?..banyak kekurangan dr pribadi JESUS secara manusia..dengan iman aja (buat teman2 kristiani)
tp jujur itu manusiawi banget…
apapun DISKUSINYA TENTANG KEILAHIAN putar2nya situ2..drpada kek gitu mendingan kita MARDONGAN ..GABE DONGAN NABURJU (menjadi sahabat yang baik dalam suka dan duka)
marilah kita merenunginya dengan hati jernih dan pikiran tenang dan dengan berjiwa bijaksana..
Allah ampunilah kami.Jesus tolonglah kami.amin
salam..
horas..
horas..
he.he.he.he.he.
Tulisannya lucu
” Pengetahuan kita ibarat setes air laut,……jadi jangan coba – coba deh
Emang dasar manusianya aja yang bandel, udah diturunin banyak utusan masih semau dewe juga, coba ya kalau hukuman jaman dulu yang penduduknya masih dikit diterapin sekarang…wah udah jadi makin runyam, orang gempa bumi dan banjir aja udah korbannya banyak apalagi banjir jaman Nuh dan dibaliknya negeri kaum luth dikasih ke negeri negeri loe pade asia bisa hilang dong, jadi kiamat makin dekat, jangan bandel bandel ah….
Jika semua agama benar, mengapa orang harus berpikir lama utk pindah agama?
Jika semua agama benar, sorga mana yg akan ditempati manusia? Sorga yg sekarang masih kosong atau yg sekarang sedang ditempati Tuhan?
Jika semua agama benar, siapa utusan Tuhan yg benar kalo yg mereka katakan berbeda?
Jika semua agama benar, buat apa ditulis agama pada KTP?
Jika semua agama benar, apa tidak beragama itu salah?
Jika Memang Tuhan Sedang Belajar Seperti Kata Anda, Maka Ketika Anda Bangun Besok Pagi, Maka Anda Akan Menemukan Wujud Anda Bukan Lagi Manusia Seperti Sebelumnya, Tapi Sudah Menjadi Makhluk Yang Lain. Karena Dari Sejak Anda Dilahirkan Sampai Saat Anda MenkritisanNYA Sekarang Tuhan Masih Berpikir Pikir Ingin Membuat Wujud Anda Seperti Apa Idealnya ( seperti kata anda Tuhan masih belajar )Jadi DIA Belum Menemukan Formula Yang Tepat Karena Masih Belajar.
Tetapi Sungguh Tuhan Tidak Sedang Belajar Sehingga Anda Dan Keluarga Anda Masih Bisa Bangun Dari Tidur Dalam Wujud Manusia Sebagai Makhluk Yang Paling Sempurna Penciptaannya.
Muncul Pertanyaan, Kira2 apa sih manfaatnya Tuhan Ciptakan Manusia dan ciptaan-Nya yg lain? biar diakui klo dia ada? ngga jg tuh..Tuhan ngga butuh pengakuan..Minta di Puji? Tuhan ngga butuh di pujian..agar manusia tau klo dia ada?? ngga penting banget deh, Tuhan ngga butuh semua itu, tanpa Ciptaan-Nya Tuhan Tetap ada dan tetap berkuasa, tidak akan kesepian, malah klo di pikir2 justru Tuhan Menciptakan Makluknya sepertinya bikin repot aja harus urus ini dan itu. Tapi disinilah kita bisa liat Bahwa Tuhan Maha Suka-Suka alias terserah Dia donk. Jadi Tuhan nyiptain makluknya tggl buzz aja dan udah di buatin aturan-aturan berupa Kitab2 sesuai jaman dan watak serta prilaku makluk tersebut di jamannnya abis tuh Tuhan biarin lo berekpresi sendiri, lo buat gini nanti bakal gini, lo buat gitu nanti bakal gitu. nah soal kitab revisi2 nih unik jg ceritanya. muncul lg pertanyaan..klo lo jago ngeblog (Blogger) trus gue suruh buatin pesawat, kira2 lo bs ngga? jadi bukan soal revisi tp semua bener pada proporsi dan jamannya. anggap aja kitab Zabur, Taurat, Injil dan Al-Quran ibarat seperti Bantal, Guling, Sperei dan Kasur. Keempat benda tersebut tidak ada yg salah dalam hal fungsi dan bentuknya. Namun Keempat Benda tersebut akan Sempurna dan bener2 Berfungsi Bila digunakan sekaligus, dalam artian antara benda yang satu punya keterkaitan dengan benda yang lain, nah untuk memiliki semua benda tsb butuh proses, mungkin beli bantal dulu, trs gulung, trus sprey lalu kasurnya. begitulah Tuhan Mengajarkan Makhluknya. diberikan dikit2 dl sesuai kemampuan daya serap pemikirannya dengan merujuk pada perkembangan jamannya. muncul lg pertanyaan kenapa jaman Nabi Musa ngga ada Pesawat dan Komputer? soale mereka masih Gaptek Bro, padahal bisa aja dong Tuhan langsung ngasih benda2 tersebut di zaman Nabi Musa. Tapi saya yakin pasti ngga berfungsi tuh benda, listrik aja blm ada gmn mau make komputer? artinya tidak ada ciptakan Tuhan yang salah alias tidak ada maanfaatnya. Tuhan Menciptakan sesuatu pasti menyesuaikan waktu dan kemampuan makhluk di zamannya, bukan revisi, namun hanya kebetulan saja semua yg di turunkan dalam bentuk Kitab. Contoh kecil, Seorang pilot ngga mungkin langsung bisa nyetir pesawat, sebelumnya belajar naik sepeda dl, trus motor, trus mobil nah baru deh pesawat. Ingat ” semua itu adalah alat transportasi”. Keempat alat tersebut punya proses dan ada tuntutan zaman tapi tidak di revisi kan ? namun tetap saja ada kesamaan dr ke empat benda tersebut. sepeda punya roda/ban tapi tidak punya mesin namun ada pedalnya (Kelebihan dari Sepeda),Motor juga ada roda/bannya tapi ngga ada pedalnya, namun dia ada mesin, spion, letting, lampu penerangan yg konplit, rem yg lbh pakem, dll (kelebihan motor di banding sepeda), Mobil lebih komplit dr kedua benda sebelumnya, ada setirnya, lampunya lebih terang, ruangannya lebih gede, intinya panas ngga kepanasan, hujan ngga kehujanan, Tapi Ingat…Tetap ada Rodanya/bannya kan?..pesawat pun demikian, yg pasti lebih gede, lebih cepet, lebih komplit alat2nya, yg pasti lebih elite donk, tapi sekali lagi tetap ada Roda/bannya. trus dimana letak kesalahan dari ke empat alat tersebut? perlukah di revisi ato saling menggantikan? tentu tidak perlu, masing2 ada fungsinya sesuai kebutuhan saat itu. begitu pun dengan kitab ciptaan Tuhan, semua bener pada waktunya. jadi tidak ada istilah saling menggantikan ato revisi ato apa kek. tapi klo menggunakan istilah, “udah ngga di pake lagi mungkin iya alias udah usang and ngga zamannya lagi”. Barang itu mgk selalu ada dan tetap ada peminatnya, namun bisa jadi tidak di pakai lagi. ada orang yg dl pernah punya sepeda, dan setelah dia punya motor dan sepedanya udah usang, di gudangin deh karena udah usang alias ngga bs di pakai lagi. begitulah kira2 kehidupan beragama dari masa ke masa dan Sang Pencipta punya planning yang lebih sempurna dari sang Ciptaan. Mohon Maaf jika ada salah kata dan terima kasih all.
huh… CApek bacanya dan gak ngerti2…
Buat yang islam2 aja kunjungi situs baru majelis kami:
http://www.majelisfathulhidayah.wordpress.com/category/intermeso
Kebenaran Tuhan itu absolute…tidak tergantung waktu ataupun masa apalagi cuaca…Tuhan sudah membekali kita dengan Otak dan segala macam indera kita…pula sudah sangat jelas dikatakan, pohon onak tidak kan mungkin menghasilkan buah anggur, dari buah-buahnya lah kamu dapat menilai…kenapa kita masih juga ragu??? Ingat saja pesan Bang Napi “WASPADALAH…WASPADALAH” Karena engkau tidak tahu kapan waktunya…
hmm, tentang tuhan ya, seperti kutipan kata-kata dari ali sina karena saking bingungnya dengan konsep tuhan, akhirnya berkata, “Allah, Allah, apakah engkau SETAN..?” Gagal memahami konsep ketuhanan, akhirnya mengingkari. Heran juga, gak tuhan dan setan kan sama2 ghoib, kok cuma mengingkari tuhan doank. Tentu saja anda tidak sebodoh ali sina-ali sina itu..
Tentang agama, perjelas aja, ngaku salah satu agama aja, lalu toleransi, jadi tidak akan ada salah faham. Perbedaan itu fitroh, dan bisa dinikmati bagi mereka yg bijak dengan sikap toleransi.
salam kenal..
kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
meskipun bukan umat 3 agama itu, tapi saya suka mendalami ajaran agama lain, keren keren kerenn ^^
pak toga…karena anda menjabarkan tentang sejarah…
ada yg dsebut ‘herycizing history’.maksud dari ungkapan itu a/ ketika anda menjelaskan tentang sejarah-seyogya’a anda menjabarkan kajian’a pada konteks’a…(C3RENH=conflict,change,civilization,revolusi,eksploration,nasionalism,historical bias)..jGn langsung dik korelasikan saja dengan yg mnurut anda terkait…apalagi kajian di blog ini sangat krusial bgt…
perlu anda ketahuai dalm penjabaran anda dari yahudi,kristen sampai ke islam…dalam proses’a…ada yg banyak orang awam ketahui…
NB:apakah anda dalam mengkaji setiap refleksi selalu menafsirkan dg hermeneutika’ filsafat…..karena ketika anda selalu memakai tafsir itu dalam hidup…..saya yakin anda akan meragukan apa saja yg anda lihat…CMIIW
*qalbi
CheERSssssss…n_n”
saya tidak setuju dengan istilah semua agama benar.
dan dari dulu samapi akhir hayat saya tidak akan pernah setuju. hanya ada satu. kenapa begitu banyak agama, ada ratusan ribu.
dari buahnya pohon yang baik dapat di lihat
sbagai renungan awal terlebih dahulu, qta perlu mengkaji ulang persepsi kita tentang “Tuhan”.. (yg dikenal secara awam sbagai makhluk adikuasa, Pencipta yang tdk diciptakan)..
hmm.. logikanya tdk mungkin Sang Pencipta tdk diciptakan juga, karena saat Dia belum menciptakan apapun, bagaimana keadaannya dan keadaan lingkungannya (kalo lingkungan / alam itu juga ada..)..?
lagipula, alangkah bijaknya klo kita semua tdk menuruti semua dogma yg tertulis pada semua kitab suci, n lgsg mempercayainya sbgai “wahyu”. bukankah Anda semua harus menyikapi “hal” yang sudah berusia ribuan tahun itu dengan skeptik terlebih dahulu, n membuktikan kebenarannya? saya tdk bermksdud mengatakan kitab suci itu tdk bs dipercaya. Tp sejarah sering membuktikan bahwa hal2 yg terpatri n disahkan banyak orang pun bs saja merupakan fatamorgana pikiran manusia?
hmmm…
bkan tuhan yang sedang belajar tapi kita yang sebenarnya sedang belajar, belajar untuk memaknai rahasia tuhan, karena apapun itu semua pasti ada sang pencipta (tunggal) dan yang dicipta (makhluk) maka mutlak selain tuhan adalah makhluk. maka dari pada itu sebenarnya tuhan itu bukan plin-plan kita sendiri yang plin-plan karena terjebak oleh nafsu kita, mustahil tuhan yang maha segalanya ko bingung ini saja menunjukkan bahwa itu adalah sifat dari mahluk, berarti kita harus tau kata kuncinya. apa? selain tuhan semua adalah ciptaan, tidak mungkin coca cola bisa kita minum kalau tidak ada yang membuat, begitupula dengan agama semua menganggap bahwa agama mereka masing2 adalah benar, tidak mungkin orang islam menganggap salah terhadap terhadap agama islam begitupla orang nasrani, yahudi, hindu,budha, konghucu dia juga menganggap agamanya paling benar dan tidak mau disalahkan bahwa agamanya itu salah. maka daripada itu kembali kepada kata kunci semua selain tuhan adalah makhuk ciptaan, berarti orang yang penganut setia agama mereka sendiri-sendiri beranggapan islam,hindu,budha,kristen atau yang lain itu sebenarnya semua adalah makhluk, berarti kalau itu makhluk berarti ada pencipta !, begitu pula dengan bahasan diatas “Jika Semua Agama Benar, Tuhan Tampaknya Sedang Belajar” berarti kita kembali mundur satu langkah dong, masih berputar kepada makhluk, Bersambung…. (Ym : mu_yudhi@yahoo.com)
Asli, keren banget tulisannya.
Salam kenal…
gua bingung yang BUAT BLOG ITU PIKIRANNYA KEMANA, WONG JELAS MANUSIA SENENG EDIT2 TULISAN DARI DULU KALA SUPAYA KEREN TULISANNYA DIBACA ORANG-ORANG
NAH ITULAH MAKANYA AGAMA MACEM2… SEBENARNYA AGAMA TUH GK ADA ..TUHAN CUMA SATU.. TAPI MANUSIA NYA BUAT2 TULISAN2 BARU JADI VERSI NYA BEDA2
ALQURAN MENUNJUKAN TUHAN BUAT AGAMA YANG BENER, ISLAM, DAN KITAB YANG MEMBENARKAN YANG BENAR.
CARI DEH AGAMA YANG DIBUAT TUHAN ITU CUMA ISLAM
jELAS BANGET!
CARI DEH AGAMA YANG LAIN
YAHUDI, KATHOLIK, PROTESTAN, BUDHA, HINDU, KONGHUCHU DAN LAIN2..
TAPI SEBELUMNYA MAAF, DAN EMANG KENYATAAN..
AGAMA -AGAMA SELAIN ISLAM TUH BUATAN MANUSIA, MAKANYA PELAJARI SEJARAH DAN CARI YANG BENER. CARI
IQRO, BACA DAN BERFIKIR
BERUNTUNGLAH ORANG2 YANG BERFIKIR DAN SHALEH SERTA MENCARI KEBENARAN MUDAH2AN MEREKA DIBERIKAN PETUNJUK. (YANG BENAR)
inget…
MATI! JANGAN SEMBARANG BICARA. Setelah MATI ENGKAU AKAN MELIHAT YANG SEBENAR2NYA WAHAI MANUSIA YANG BERFIKIRAN SEMPIT.
::kalau salah semua, kayaknya pontennya nol Bang…, kalau gitu biarlah nol, biar Dia yg jawab…
Salam
Agama yang benar itu cuma Islam yang dibawa Rasululloh SAW.
gitu aja kok repot
http://hangtuahbatam.blogspot.com/2008/10/4-tahun-peristiwa-berdarah-takbai.html
Ajaran agama bisa bermacam2, ada yg benar, ada yg muncul dari pikiran manusia, dan ada yang karena jiplakan. Biasanya yang jiplakan itu mirip2 beda, ada yg sama dan ada yang berbeda. Dan kenyataan yang awal adalah benar dan jiplakan bisa salah.. lak yo to..
Sebelumnya saya ingin mengutip sedikit puisi Chairil Anwar.
“Tuhanku
dalam termangu..aku masih menyebut namaMu
biar susah sungguh..mengingat Kau penuh seluruh….”
Apapun pendapat orang tentang Tuhan, namun yang pasti, entah mengapa, saya selalu saja ingin menyebut nama Tuhan.
Bahkan saya selalu rindu menyebut nama-nama Tuhan yang terangkum dalam 99 nama Tuhan, Asmaul Husna.
Sangat menarik bro, tapi sayang kecerdasanmu membingungkan dirimu sendiri, klo membingungkan diri sendiri sih gpp, yang jadi masalah kalo u tambah menyesatkan semua yang baca blog mu seperti teman2 diatas, emang sih sejak jaman adam yang ga punya bapak dan ga punya ibu di Vonis turun ke penjara yang namanya Bumi ini dan pada saat kita masih 40 hari dalam kandungan ibu, saat itu manusia hanya segumpal daging yang akan diberi ruh, Tuhan sudah bertanya kepada ruh (baca : jiwa) kita “A lastu bi robbikum” apakah kamu (ruh) akan ingkar kepadaKu (Allah) sebagai tuhanmu, dengan yakin ruh berkata “balaa syahidna” Tidak tuhanku, kami percaya bahwa engkau yang menciptakan kami, tuhan yang maha Esa. Saya tahu mungkin writer dalam kebimbangan, soalnya dia lupa dulu pernah ditanya seperti diatas, orang yang seperti ini yang akan terus mencari dan mencari tujuan hidupnya, tapi jika kita tahu tujuan dari semua tujuan adalah DIA, tujuan hidup kita semata u/ menyembahNya dengan ikhlas, tanpa pamrih,maka kita akan bisa lebih memaknai hidup. kinjungi situsku juga bro, http://www.majelistasbih.com
tunggu beberapa saat lagi, ketika saya atau anda mati, dan kita akan buktikan mana yang benar, namun sayang pada saat itu anda tidak bisa lagi berkomentar atau nongol di blog ini lagi…
negasinya…
“tidak semua agama benar, dan Tuhan tidak sedang belajar..”
manusia selalu belajar memahami Tuhannya, persepsi-persepsi manusa tentang Tuhan dan keinginan2Nya menghasilkan pemikiran2, salaha satunya yang spt tertulis ini, atau bahkan menghasilkan agama-agama baru.
Yahudi bole gusar sama ajaran Isa karena memang ajaran Isa bukan agama baru hanya pelengkap dan tetap sebagai wahyu bagi umat Yahudi. Meski (katanya) sudah ada ramalan datengnya Isa
Kristen ga bole gusar sama Islam karena Islam pake nama beda. Ibarat kata bikin partai baru, dan mencoba ambil massa seluruh dunia.
Ahmadiyah.. masih mengaku Islam… Ini yang (mungkin) bikin gusar orang Islam. Kenapa ga bikin partai baru aja klu pemimpinnya uda udah beda?
Dan ini ga ada hubungannya dengan Tuhan, karena (mungkin saja) Tuhan senyum-senyum melihat “anak-anak”-Nya yang polos (jika ga bisa dibilang bodoh) mempertanyakan judgement “orangtua”-Nya. Hehehehe…
islam adalah agama yg paling benar!!!!
dan kalau berani tanding apa bukti agama lain benar
coba lihat telapak tangan mu !!! kau pasti melihat kekuasaan allah??
allah maha benar
kalo saya justru merasa iba sama si penulis. sudah sekian tahun beliau habiskan umurnya untuk hal-hal yang tidak ada faidahnya. bisa dikatakan otak beliau memang cerdas tapi hatinya jahil. agama itu bukanlah akal (miliknya makhluk), tapi dari wahyu (miliknya sang khalik),yaa.. jadi saya sih maklum saja kalau ada yang berkata demikian. hal itu sama saja memberitahukan kepada semua orang bahwa ia adalah orang yang berpikiran dangkal, yang tidak akan pernah bisa menyamai, apalagi melampaui wahyu.
solusi…
kembali kepada Al Qur’an (karena ini satu-satunya kitab yang masih terjamin kemurniannya) dan Assunnah berdasarkan pemahaman para sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. karena merekalah generasi terbaik dari umat ini. semoga Allah ‘azza wa jalla memberi kita petunjuk.
nice posting bang nexia, merasa baca buku filsafat tapi menyenangkan… .
@Agustian
Antitesis dari judul Nesia ini ““tidak semua agama benar, dan Tuhan tidak sedang belajar..”
klo pak Nexia meragukan ttg kecerdasan Tuhan, sekalian aj tanya Bisa ga Tuhan menciptakan segitiga yg jumlah ke tiga sudut dalamnya lebih dari 180 derajat ????
Selintas pemikiran2 Yahudi mulai masuk dr Blog ini, termasuk mungkin penulis dari Blog ini. Anda cerdas pak NEsia, tp berhati-hatilah dengan kecerdasan Anda itu.
kelebihan org Yahudi, mreka tidak semata2 melulu belajar/disibukkan dengan disiplin ilmu2, baik itu ilmu humaniora atau ilmu alam.
tetapi ketika mereka bljr ttg salah satunya, mereka mncoba me’nghubungkannya dengan tata/pranata sosial masyarakat dunia.
Dan mau tahu hasilnya, mereka mampu mengubah paradigma masyarakat Dunia.
cth: tragedi WTC 9/11 d AS. coba buka koran tahun ‘60-an, klo ad berita ttg agresi Israel thdp Palestina, pasti kata teroris melekat pada Israel, dan dunia mengakuinya bahwa ISrael itu teroris. ttpi sekarang Israel mampu mengubah paradigma Dunia. skrg ne yg namanya Teroris bukan seperti Israel yg mencaplok, menakut-nakuti, menjajah, membunuh, orang2 Palestina.
tuk Nesia dan yg lainnya mungkin..
bahwa d dunia ini, tidak semuanya permaslahan qta pahami dengan akal. karena TIDAK SEMUA HAL BISA QTA PERTANYAKAN SECARA RASIONAL, KARENA ADA HAL-HAL YG TIDAK DAPAT DIJAWAB SECARA RASIONAL.
qta masih terus sama2 belajar. Belajar tuk menciptakan kemakmuran & kesejahteraan umat manusia, that is Rahmatanlilallamin..
Kata nenek moyang kita:
“Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrva”
Yang berbeda2 itu hakikatnya satu, Tiada kebenaran yang mendua.
kristian itu tuhannya ada tiga. peliknya sual yang musuh ketat jesus, alih-alih dia pula jadi rasul, lalu jesus dinaik pangkat jadi anak tuhan.
yahudi pula agamanya untuk bangsa dia saja. bangsa lain itu hamba kepadanya. berbuat zalim seperti membunuh dan menjajah adalah halal demi keutuhan agama dan bangsanya. begitukah diajar tuhan?
yang demikian itukah agama yang benar? saya terfikir, daripada segi logik akal, apabila dibandingkan tiga agama, saya memilih Islam
Mantap kali artikel artikel abang ini, baru masuk awak langsung dapat pencerahan. Mauliate abang, GBU always…Horas…
Waaaahhh.. Menarik2! Kritik jenaka yg bisa bikin kita lebih introspeksi diri^^
oia, mau koreksi sedikit. Mungkin banyak anda2 yg non kristen ga tau gambaran sbnrnya ttg alkitab. Saya share sdkt kalau bgitu ttg apa yg pernah saya tau.
jadi, yg menyalibkan yesus itu bukan pengikut2nya, tp orang2 yahudi yg merasa agamanya terancam krn ajaran2 yesus. Terus akhirnya ada brbagai macam intrik yg dibuat manusia, yg akhrnya membuat yesus disalib. Tapi manusia2 itu ga tau kalau trnyata penyaliban itu udh direncanakan Allah utk tujuan yg lbh besar. Begitu yg para kristen tau. Nah, saya brhenti dsini.
lalu soal kitab2 yg ditulis markus, paulus, dll. Benar, itu memang mereka yg menulis. Tapi posisi mereka cuma sbg PENCATAT ajaran2 yesus. Mereka semua mencatat secara paralel. Ibaratnya, ada satu kejadian besar. Ada wartawan A, wartawan B, dan wartawan C yg meliput kejadian itu. Mereka mencatat scr paralel, tp isinya sama. Begitulah injil. Alkitab scr keseluruhan dr perjanjian lama smp ke perjanjian baru adalah kumpulan kitab2 yg dtulis dr waktu dan tempat yg berbeda dengan satu inti yg sama.
Begitu. Jd skrg sebaiknya kita jgn saling menghakimi mana yg benar atau salah tanpa tau yg sebenarnya gimana ya?^^
ayo2, damai aja.
oia, mungkin bnyk yg ga setuju dgn saya. Tp kayaknya ada mispresepsi soal trinitas deh. Kalau menurut saya, Allah adalah Allah, hanya dia. Di alkitab ada tertulis Tuhan Yesus, tp bukannya Tuhan disitu artinya Lord? Raja? Penguasa? Tuan? Bukan Tuhan as in Allah. Soalnya di alkitab pun Allah ditulis dgn kata TUHAN, beda dgn Tuhan yg jd predikat Yesus. Bagaimana?
hmm.. saya sendiri dr lahir diajarkan ttg kristen. Tp skrg saya masih ttp mencari. Saya ga mau dibutakan oleh kotak2 agama. Bukannya harusnya kita mengalami TUHAN scr pribadi? Bukan lewat doktrin2 atau dogma2 yg mensucikan yg satu dan mengutuk yg lain?
manteb.. baca dulu pelan2
Saya suka tulisannya
Sayang, diajak pada mikir malah pada sewot duluan…
Dasa Firman (10 Perintah Allah) kpd Nabi Musa
Akulah Allah, Tuhanmu
1. Jangan memuja berhala, berbaktilah kepada-Ku saja dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.
2. Jangan menyebut nama Allah, Tuhanmu, tidak dengan hormat.
3. Kuduskanlah hari Tuhan.
4. Hormatilah ibu bapamu.
5. Jangan membunuh.
6. Jangan berbuat cabul.
7. Jangan mencuri.
8. Jangan bersaksi dusta.
9. jangan ingin berbuat cabul.
10. Jangan ingin akan milik sesamamu manusia secara tidak adil.
buat teman2 di forum marilah memulai menaati dari perintah Allah yang paling mudah..dari yang terakhir hingga yang pertama.
Allah akan mengerti apa yang kita kerjakan, karna Allah lebih bijaksana dan maha pengasih..
BERBEDA ITU DAH KARUNIA / FITRAH
YANG PALING UTAMA ADALAH TETAP BERADA DIJALUR MENGENAL ALLAH..
horas..
salam kasih Indonesia
tulisan yang sedap sekali mas
Salam kenal…
Nice posting..
Ya…kadang dalam benak kita selalu ragu…kalau Tuhan itu maha segalanya..knapa..dalam penciptaan manusia, Tuhan lupa,atau lagi belajar,atau salah desain atau tak terpikir bahwa manusia yang diciptakannya…ada yang berhati baik..jahat..begis…kejahatan merajalela…knapa Tuhan membuat,menciptakan… sesuatu diluar pemikirannya..ternyata manusia yang diciptakannya malah suatu saat memiliki otak…cara pemikiran…. cara pandang…yang malah tak sejalan denganNya.
Tuhan yang salah…atau manusia yang salah?
Tuhan yang berhati jahat(dalam perjanjian lama ) ,juga diumpat manusia…Tuhan berhati lembut dan penuh kasih (perjanjian baru)juga diumpat manusia…
atau
manusia yang salah ,tidak bisa menilai…banyak pertimbangan..banyak keingintahuan..berhati egois…hihihi tapi manusia adalah ciptaan Tuhan…aduh jadi gimana?
Mohon Pencerahannya!
*maaf OOT dikit*
Hahahaha, jangankan Tuhan, Yesus, atau Muhammad; Saya sendiri bisa menciptakan segitiga yang semacam itu. Caranya? Situ ambil bola, lalu gambar segitiga gede di atasnya… dijamin jumlah ketiga sudut dalamnya lebih dari 180 derajat.
Nah, sekarang tirulah orang-orang Yahudi itu supaya anda nggak membuat contoh yang salah lagi ketika mendebat orang.
berbeda itu dah fitrah dan karunia dari Allah..
kulit ku tidak sama ma kulitnya..
rambut ku tidak sama ma rambutnya..
bangsa ku tidak sama ma bangsanya..
agama ku tidak sama ma agamanya..
namun hatiku dan hatinya sama dalam kasih sayang…
namun jiwaku dan jiwanya sama dalam penyertaan Allah…
namun bahagiaku dan bahagianya sama dalam mengenal Allah…
biarlah berbeda namun selalu jalan sama dalam mengenal Allah itu yang paling utama.
Tuhan ampunilah kami.Jesus tolonglah kami.amin
salam kasih..
horas..
http://ashthy.wordpress.com/2008/10/26/rahmat-islam-untuk-rahmat-purnomo/#more-431
Iya neh, memang beda sekali Tuhan yg ada di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru…
Jadi, bingung saya menjelaskannya…
Oya, mengenai Yesus adalah Allah atau bukan, di antara Kristen jg sebenarnya masih ada perbantahan.
Tuhan tidak pernah beda..
Dia pembuat keputusan bahwa MAnusia Punya Kehendak Bebas, Punya Kebebasan Memilih.
Tuhan Adil..Apa yang ditabur orang, itu yang dituainya..
Tuhan tidak jadikan kita ROBOT. Dia memberikan kita pilihan BErkat atau Kutuk
Dia Punya Hukum, bukan utk kita tersiksa, tetapi kita bisa berada dalam JangkauanNya
Karena ADa HAnya ada 2 pilihan,KuasaNya, atau Kuasa Iblis.
Yesus selalu jadi perbantahan bagi hampir semua kaum..tapi alkitab sudah pernah mewahyukan itu
BAhwa INJIL adalah KEbodohan bagi mereka yang Akan Binasa.
Sampai saat ini Yahudi masih belum percaya pd kE Mesias a Yesus
karena Apa ? next..
Love of God for all of u….
Karena mereka punya cara pandang, bahwa BAgaimana mungkin MEsias mrk anak Tukang KAyu???
sering kita pikir, Tuhan Se Matrealistis kita..TApi Tetap aja Tuhan Tidak Terduga.
anyway..
JAngan pernah bertengkar dan menghalalkan segala cara atas nama Agama..Bukankah Tuhan kita masing2 kita percaya punya KUASA dan KEdaulatan untuk Membela DiriNYA sendiri??
Kita Tidak bisa JAngkau Tuhan dengan Akal kita
Bukankah kita juga tidak bisa memaksa melihat Angin? Tapi keberadaan angin, siapa yg menentangnya?
Semua naluri manusia bergerak ingin mengenal siapa Penciptanya..
TAk perlu berusaha terlalu keras..karena Tuhan selalu punyacara untuk mempertemukan diriNya dengan kita, Dia cm butuh HAti yang rindu..
God loves us
kubayangkan,
iblis menangisi cintanya pada Allah
menjalani takdirnya sebagai terkutuk
menerima skenario panjang tentang sebuah kehidupan yang entah dimensi ke berapa
mungkin Dia hanya berkata
segalanya mengabdi pada-Ku
segala hukum dan sejarah
segala kebaikan, bahkan kejahatan
kubayangkan lagi Iblis ingin balas menjawab
tapi tak sempat, karena Dia lebih dahulu menyergah,
“Suka-sukaKu lah!”
salam..
horas..
salam hangat buat semua manusia di bumi
marilah kita semua menyebut namanya… JESUS… tulus dari dalam hati??
maka bersiaplah semua manusia menjadi saleh,suci dan taat pada printah Allah, bersiap untuk menolong orang menderita,bersahaja ketika di caci maki,memaafkan yang telah memfitnah kita,sabar,rendah hati,TIDAK MEMPUNYAI HARTA DAN TAHTA DI BUMI dan hidup mati untuk mengasihi manusia,tidak menikah dan dapat mengendalikan diri dari godaaan hawa nafsu…
menyebut JESUS…buat semua manusia di bumi
apapun dan siapapun anda monggo mas..monggo mbak..
MENGENAL/MENGETAHUI ALLAH MERUPAKAN KESOMBONGAN MANUSIA
MARILAH KITA BIJAK UNTUK MENGENAL MANUSIA YANG SALEH DAN SUCI…JESUS SANG MESIAS/ ISA AL-MASIH/MUSLIM SEJATI/KRISTUS…
MENGENAL ALLAH ADALAH KESOMBONGAN MANUSIA.
salam damai dan kasih menyertai kita semua..
holong do naummarga di portibion
salam…
bagus tulisannya, tapi alangkah baiknya kalau sang penulis jangan hanya mencomot dari sebagian sumber. masalah islam, kristen atau yunani sebenarnya sudah dijelaskan dengan matang disalah satu ajaran diatas itu kalau sang penulis benar2 berniat mencari kebenaran dengan memahami ayat suci ke-3 agama diatas.
[...] Kalo Anda belum pusing, monggo cicipi tulisan ini juga. Jika Semua Agama Benar, Tuhan Tampaknya Sedang Belajar [...]
menarik sekali mencerna paparan ini. tapi kita jangan lupa bahwa apa yang dituliskan disini merupakan buah pikir dari makhluk yang namanya “manusia”. manusia adalah makhluk yang mempunyai keterbatasan dalam bertindak. kita tidak dapat mengetahui peristiwa dimasa lampau dan kejadian dimasa yang akan datang. jadi sebaiknya kita tidak termakan oleh dogma-dogma dan dokrin-dokrin yang dibuat / ditulis oleh manusia juga. Gunakanlah akal sehat dan hati nurani kita dalam mempelajari agama yang ada di dunia ini. pelajari semua isi kitab suci tersebut, jangan hanya mendengar dari celotehan orang lain, disana akan kita temukan agama yang benar-benar agama yang diturunkan dan sudah disempurnakan oleh Sang pencipta seluruh alam ini.
Salam kenal, menarik untuk dibaca, saya mau komentar,…….
tapi………. saya harus baca ulang lagi ah
horas
Lae….
Maaf sebelumnya.
Kalau bikin tulisan, bikin lah tulisan yg bermutu, yang bisa mencerdaskan anak bangsa, & menambah pengetahuan.
Tapi tulisan kau ini, hanya membuat perpecahan saja.
Aku tahu pasti maksud tulisan kau itu.
Jangan sok tahu tentang Tuhan. Dia terlalu Tinggi untuk kau kira2 dgn ilmu kau yg tdk ada sekuku hitam.
Matahari & bumi seisinya ini hanya satu dari berjuta-juta galaxy yg Dia ciptakan. Kau terlalu kecil untuk berbicara tentang Dia.
Bahkan engkau tidak mengenal diri sendiri & tak tahu untuk apa engkau diciptakan, maka bagaimana mungkin engkau mengenal Dia yg telah menciptakan kau?
Jgn berpegang pada CINTA buta.
Sebab cinta itu memberi KEADILAN, bukan sekedar janji manis & khayalan kosong
saudara saudariku Muslim dan Kristiani….
Agama yang anda anut adalah buah budi dan daya manusia dalam rangka mencari Penciptanya.Tuhan ndak pernah ngurusin Agama… memangnya kalo sorga penuh dengan orang Islam atau Kristen trus Tuhan bangga gitu?? Halaahhh… memangnya kost-kostan…
Celakanya,manusia yang berbudaya dalam mencari Penciptanya pada waktu itu terpusat di Timur Tengah (Jazirah Arab), sehingga sampai sekarang Yerusalem pun di klaim sebagai kota suci 3 agama besar… Ya agama yang besar dari suku suku mereka itu!
Coba bayangkan jika waktu itu orang China lebih dominan dan agresif dalam membuka budayanya….
aku yakin pasti Isa Almasih dan Muhammad SAW mempunyai mata sipit dan pake kuncir, Al-Qur’an dan Sholat 5 waktu menggunakan bahasa Mandarin.Ndak percaya??
Jadi Saudara saudaraku… jangan berbantah bantahan tentang sesuatu yang tidak anda tahu dan
jangan pernah berhenti mencari Pencipta kalian.
selalu berbuat baik dan cinta kasih
jangan pernah melanggar hukum atau menyakiti sesama
yakinkan hatimu sampai nanti ajal menjemput dan berkata
“Tuhan…. aku sudah cukup hidup di dunia ciptaanMu ini, aku ingin bertemu lagi dengan Engkau Penciptaku ke alam keabadianMu”
selamat mencoba
numpang ah komentar nya …………. …. …. ….. …
komentar kecil ini dibuat perumpamaan dengan cerita ashabul kahfi ………………………………..
………………………ke dua agama sebelum agama islam , yaitu yahudi dan nasrani
diumpamakan oleh Allah SWT adalah seperti kisah tujuh orang yang beriman di dalam gua ashabul kahfi.
tatkala salah satu dari tujuh pemuda berniat ingin mencari makan dengan keluar dari gua , maka ia mencari disekitar rumah penduduk di sekitar gua itu dengan membelanjakan mata uangnya yang ia punya dengan menukar atau membeli makanan penduduk di sekitar gua tsb…….
alangkah terkejutnya ketika … seorang penduduk di sekitar itu yang menerima mata uang dari sang pemuda …….
“Nak … kamu dari mana ….. mengapa pakaian kamu dan mata uang kamu berlainan dengan kami di masa sekarang ?”
“Memang mengapa bu …. kami merasa bahwa kami adalah sama seperti ibu di jaman ini ,”
“BUKAN … BUKAN itu yang ibu maksud…. yang ibu maksud adalah MATA UANG YANG NAK PUNYA ITU SUDAH TIDAK BERLAKU LAGI DI JAMAN INI .”
“Memang kenapa bu, … mata uang ini asli lho bu, bener lho bu ini benar benar asli ….. ini lho …..mata uang ini ada tahun pembuatannya, dan ada cap tanda tangan yang meresmikannya …. ”
“Memang benar nak, WALAUPUN MATA UANG ANAK, ADA TAHUN PEMBUATAN DAN DITANDATANGI OLEH YANG BERKUASA PADA MASA ITU , NAMUN MATA UANG ANAK HANYA BERLAKU PADA ZAMAN ITU, TIDAK BERLAKU LAGI PADA ZAMAN SEKARANG NAK .”
“sekarang adalah jamannya nabi Muhammad SAW, bukan jaman nya lagi nabi MUSA AS , atapun nabi ISA AS , atau nabi nabi sebelum Nabi Muhammad SAW….. jadi segala sesuatu pada masa dulu yang berada pada masa Nabi Muhammad SAW ini sudah tidak berlaku lagi nak … seperti kitab sucinya , ajarannya , ….. semuanya itu sudah disempurnakan dalam satu wadah yaitu ISLAM sebagai agama agama yang diridhoi oleh Allah SWT SEBAGAI PENCIPTA SEMUA AGAMA DARI MASA NABI ADAM AS HINGGA NABI ISA AS .. ….. bukan agama agama lain selain Islam , bukan agama anu, agama itu agama ini , ataupun agama yang ini itu , tetapi sekali lagi nak ….. hanya Islam lah agama yang telah disempurnakan …. ……. …… …… ”
…………………………….
……. dari kisah di atas semoga menjadi perumpamaan bagi manusia ….. untuk menyakini bahwa agama yang dirihoi oleh ALLAH SWT itu cuma satu yaitu ISLAM dengan Rasulnya yaitu Muhammad SAW………
kisah ashabul kahfi dapat kita tarik manfaat pengertiannya yaitu :
1. Untuk kaum Muslimin, bahwa Allah itu Maha Sempurna, Maha Segalanya, dapat mematikan makhluk yang masih hidup , ataupun menghidupkan makhluk yang sudah mati ( pada zaman Nabi Isa AS dengan mukjijzatnya menghidupkan orang mati ), atau pun nanti pada masa kebangkitan akhir zaman .
2.Untuk Non Muslim, bahwa apa apa yang telah diturunkan sebelum Nabi Muhammad , baik itu kitab sucinya , ajarannya atapun peraturan Nabi nabi atau Rasul terdahulu itu SUDAH GUGUR setelah turunya Al Quran dan Nabi Muhammad SAW .Jadi Islam lah sebagai penutup dari semua kisah ajaran semenjak Nabi Adam AS hingga Nabi Isa AS .
Akhir kata semoga tulisan ini dapat dijadikan hikmah yang kecil diantara lautan hikmah yang luas, ……….yang kita tahu betapa Maha Segalanya Allah SWT, bila dibandingkan dengan dengan hambanya yang lemah, bodoh, dan tidak tahu masalah apa apa ………………………DIBANDINGKAN ILMU ALLAH YANG MAHA SEMPURNA.
Semoga tulisan kecil ini dapat dijadikan perbandingan dari masalah di atas yang membandingkan Sang Maha Pencipta yaitu Allah SWT dengan yang diciptakannya yaitu diri kita ……..
aaaah ….. betapa jauuuuuuuuuuuuhnya diri kita dan ilmu kita dibandingkan dengan ilmu Allah SWT …………
OI!!! Kita ini manusia jangan coba-coba menjangkau TUHAN pake pikiran sendiri, bisa gila.. Biarlah TUHAN yang menytakan DIRINYA pada setiap saudara. TUHAN MAHA KUASA, DIA ga butuh anda bicara soal ini, apalagi pake kekerasan dan caci maki, DIA TUHAN, DIA akan bela umatNYA, ga perlu yang beginian. OK!
TUHAN YESUS memberkati kita semua,
TUHAN YESUS memberkati Indonesia,
kan ada kebangkitan yang besar dan terjadi di Indonesia.. mereka akan dilawat oleh TUHAN…Amin
To:kelly sriyono
thnks untuk tulisan qm di atas slma ini aq memeng memeluk islam tapi berbagi kebimbangan ada dalam pikiran ku setelah membaca tulisan kqmu aku dapat menarik satu benag merah dan mulei dapat ku ikat rapat dan akan kendur atau pun putus lagi..
makasiy atas hikma kexil di tenga kebimbangan batin ku…
add fs q yh kali aja qta bs jadi temen nov_diztroyer@yahoo.co.id
Tuhan..! tidak pernah belajar apalagi menciptakan agama..
Manusia lah yang menciptakan agama,.. untuk perpecahan
dan kepentingan segelintir orang-orangnya.
Perintah Tuhan itu sederhana saja,
“Berbuat baik lah dengan sesama dan berbuat adil lah dengan alam dan sekitar mu”
That’s it..!
apakah anda sendiri sudah mengkji, mempelajarai dan benar-benar memahami isi kitab suci dari ketiga agama tersebut?
lalu mana yang anda anggap paling benar?
keimanan itu tumbuh dalam hati setiap manusia,
kita cukup meyakini dan tak perlu banyak mencaci
ingatlah Tuhan itu Maha Segalanya
dan percayalah Tuhan itu “tunggal”
Tuhan tidak mungkin sama dengan makhluk ciptaanNya
Tuhan tidak beranak dan juga tidak diperanakan
“aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah,
dan aku tidak pernah menyembah apa yang kamu sembah,
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah,
untukmu agamamu dan untukkulah agamaku”
apapun agamanya seperti apapun ajarannya, tapi yang jelas mereka percaya adanya Tuhan yang mengatur kehidupan mereka.
tapi bagi aku Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.
Beberapa contoh keimanan agama yang katanya cool abis : Yesus mbrojol dari perawan ting-ting, Musa(Moses) enjoy membelah laut merah, Nuh(Noah) ngungsi pake perahu anti banjir, Muhamad nglamun terus ketemu sama malaikat, Muhamad istrinya ada 11(percaya gak percaya), Yesus 40 hari puasa lalu nglindur ketemu malaikat, Memukul istri dibolehkan dalam Islam, Muslim yang terbunuh dalam perang salib adalah syahid dan masuk surga (versi Islam), Kristen yang terbunuh dalam perang salib adalah martir dan masuk surga (versi Kristen), Ibrahim(Abraham) menyembelih Ismail lalu abrakadabra Ismail berubah jadi kambing mbeeeeeeek, Di surga ada sungai madu (ada sungai beras kencur gak?), Darah orang non Yahudi adalah sah demi tegaknya negara Israel (versi Yahudi), Orang Katolik yang sudah menikah kagak boleh cerai untuk seumur hidup, Babi dan alkohol adalah haram (versi Islam), Babi dan kerang laut adalah haram (versi Yahudi), Mekkah dan Jerusalem adalah kota suci, Yesus bangkit entah ngilang kemana, Muhamad isra mijrad take off ke angkasa terus landing lagi, Membakar dukun dan merajam orang yang berzinah adalah sah-sah aja coy, Yesus dilambangkan roti & anggur(lu pikir Sari Roti & Anggur cap Orang Tua?), Orang Islam dan Kristen dijamin masuk surga, Kontrapsepsi atawa kondom dilarang keras friend, Bini ada 4 saik-saik jae bleh, Yesus akrab sama Maria Magdalena (bondon) tp doi kagak konak(mungkinkah?), Pastor kagak boleh kawin, Suster/biarawati juga kagak boleh kawin bo, Maria Magdalena itu perek eh jadi orang suci dan masih banyak lagi contoh cerita2 dan kisah2 yang aneh, mengerikan dan menggelikan yang lain. Apakah semua itu membuat kita bangga dan tersenyum puas akan rasionalitas dan logika akan agama? Jadi gmana neeh dengan masa depan agama? Agama mending pensiun aja, udah kagak ada gunanya lagi agama di jaman sekarang ini, agama udah kagak funky lagi bagi perkembangan manusia di jaman sekarang ini, malah bikin manusia dan dunia makin mumet, lieur dan kacau balau. Jadi gantinya agama apa donk? Spiritualitas!! Spiritualitas adalah spirit (semangat) yang terus menerus mengarahkan kita ke arah kebaikkan dan kebenaran berdasarkan rasa mengasihi sesama, rasa welas asih dan rasa kelembutan karena disitulah TUHAN yang sesungguhnya berada, di hati kita sendiri, di rasa kemanusiaan terhadap diri dan orang lain, bukan dimana2 coy. Untuk umat beragama (terutama Islam dan Kristen), ogut harap semua sabar ya, jangan ada yang marah ya (kemungkinan besar seeh gak marah cuma ngamuk!!) hehehehehehehehehehehehe. Salam Indonesiaku!!
Tuhan itu maha dr segala-galanya.gk mungkinlanTuhan itu belaJAR.
“gk ada agama yg sempurna selain agama ISLAM”
mmmmm,
yang komentar isinya
1.ada yang dukung….
2. ada yang gak dukung (Islam)
3. Ada yang gak dukung (Kristen)
4. n kayaknya ada yg atheis
heheheheh
saya pikir tulisan diatas jgn dibaca dengan tendensi apapun, anggap aja penulis mencoba melihat dari sudut pandang seseorang yang saat ini tidak punya agama, dan berkaca pada 3 agama besar turunan dari ibrahim,
meskipun byk yang tidak saya setuju, tapi toh cukup menyenangkan membacanya…
kalo kata istri saya “menantang nalar” dan “menyentil iman”
moga -moga tulisan diatas lebih banyak mendatangkan kebaikan daripada keburukan
Amin
AGAMA ITU BUKAN ANTARA AKU DAN KAMU, TAPI ANTARA AKU DAN DIA !!!
Lantas, mengapa di KTP agama kita harus dicantumkan?
Mengapa cinta kerap tehalang perbedaan agama?
Mengapa agama sering jadi bahan pertikaian? Katanya arti lain dari Agama itu Tidak Gumarapus, membuat hidup lebih teratur. Kalau Agama buat tatanan hidup manusia tidak teratur, buat apa ada Agama?
Apakah leluhur kita yang dulu menganut Dinamisme/Animisme karena agama (mulai Hindu, Budha, Islam, Kristen) belum nyampe ke Indonesia masuk neraka? Kalau gitu Tuhan tidak Maha Adil dong? Siapa yang salah ketika leluhur kita itu hidup, agama lom masuk2 ke Indonesia? Kenapa Tuhan sejak dari manusia pertama di Indonesia tidak memerintahkan murid atau rasul atau pengikutnya untuk menyebarkan agama Hindu, Budha, Islam, Kristen ke Indonesia?
Kalau Adam dan Hawa itu agamanya apa ya?
Sekali lagi, pls deh..
AGAMA ITU BUKAN ANTARA AKU DAN KAMU, TAPI ANTARA AKU DAN SANG PENCIPTAKU
tabik
Reinhard Nainggolan
waww,, pendeskripsian yang baik, walaupun sepertinya lae belum mengerti benar tentang satu agama (gag bemaksud bilang gag punya agama loh)..
judul nya oke banget sampe-sampe aku yang cuma suka blogwalking tanpa mau koment jadi mesti koment gara2 satu kalimat berada di puncak tertinggi postingan blog ini..
jadi komentar dari bocah berumur belasan tahun yang masih sangat imut ini adalah tuhan tuh gag belajar. mengapa aku bisa bilang begitu, karena memang pada dasarnya kitalah yang terlalu bodoh untuk menelaah setiap kata yang dimaksud okeh dirinya. kita yang membuat persepsi sendiri dan salah akan setiap kata-kata yang terucap dari kitab perjanjianya.
coba kita liat matius 5:17. dimana yesus kayaknya( gag tahu mau pake bahasa apa lagi) sengaja berkoar-koar cuma buat bilang kalo dia dateng bukan buat ngapusin tuh 10 hukum di perjanjian lama yaituh hukum taurat. tapi yesus datang buat MENGGENAPI. coba kita liat dhe rame-rame(seaakan bakalan ribuan ajeh yang liat koment gw) kata menggenapi. kalo menurut ku apalagi kalo dibaca ulang kata2 yesus cuma mau ngasih tau gini ” eh manusia dodol, yang gw maksud tuh begini, jadi gw dah merendahkan diri jadi manusia buat lo pada biar sadar yehh kalo gw dateng gag cuma ngasih liat Kasih ke lo smua, tapi buat ngasih tau kebenaran hakiki” .
kalo dibilangg ikut yesus gag tegas, gw dengan mantabh dan tegap bakal bilang ” pergi ajeh lo ke laut “.
coba deh baca lagi di injil yang sama matius 10:34-42. aje gilee dah yesus tegasnya. cuma ketegasanya ituh semua di utarakan lewat kasih.
dan buat kesinambungan ato penggenapan semua nya juga dah dikasi taw kayaknya(sory belonn hatam alkitab).. coba ajeh liat kitab yesaya pasal 43. wow kk wow, tuhan sendiri yang bilang bakal nebus kita semua, kok kliatanya enak banget kita yang bedosa kok tuhan yang nebuss??
jangan pernah lupa cuyy, kita dibuat sebagai maha karyanya.. kita dibuat sedemikian detil gara2 dia. kita dibuat PERSIS SEPERTI GAMBARANYA. gimana tuhan gag sayang ama kita kalo kita dibuat mirip dia, gimana tuhan gag sayang kalo kita dibuat biar kita bisa nyembah dia, gimana tuhan gag sayang kalo kita dulu dibuat “ketika itulah TUHAN ALLAH membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi hidup.” kejadian 2:7. coba kita liat lagi kata yang menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya, berarti tuhan bener-bener mendekatkan kepalanya sampai tepat di depan hidung kita semua buat ngasih yang namanya nafas kehidupan.
jadi intinya adalah (karena merasa sudah tidak cocok dengan judul yang membuat dirikuh menjadi semangat sekali untuk sekedar melihat lalu membaca dan memberi koment) tuhan gag pernah belajar. dia lebih tahu semuanya, dia lebih tahu tentang kita lebih dari kita tahu tentang diri kita sendiri. dia sudah merencanakan semuanya dan gag ada yang namnya kebetulan.
tuhan mengasihi kita semua lae, dia mengasihi lae, dan juga mengasihiku. karena kita adalah anak-anaknya tercinta.
terima kasih lae untuk blognya, aku senang jika membuat koment karena itu berarti blog yang lebih baik atau gga blog yang lebih bisa kujawab, jiahahhaa. (merendah untuk meninggi mode ON).
Tuhan Yesus memberkati ..
gilang gory mahardika
Semua agama adalah hasil kebohongan publik yang luar biasa dari orang2 yang tidak bertanggung jawab, yang hanya memecah belah umat manusia….dan suatu kebodohan manusia juga, jika kita mau mengikuti agama tersebut tanpa menggunakan akal pikiran kita…
Islam adalah the best? Saya tantang pembaca untuk membuktikan itu, buktikan secara rasional, logis, netral dan obyektif dengan hipotesis, teori, kriteria dan parameter yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademik, secara ilmiah, secara keilmuan. Saya yakin, gak ada yang bisa menjawab pertanyaan saya.
hmmm…
religion is all about believing
saya seorang muslim dan bagi saya agama lain ga bener titik.
tapi… itu hanya untuk urusan ibadah, kalo buat urusan hubungan bisnis, pertemanan, dan urusan duniawi lain saya ga mempermasalahkan perbedaan agama. seperti halnya pelajaran kewarganegaraan, kita saling menghormati dalam hal beribadah. bahkan terkadang saya lebih dekat dengan teman beda agama, dan kami ga pernah ada masalah. dia beribadah dengan caranya dan saya beribadah dengan cara saya. dan saya juga yakin bahwa dalam kepercayaan dia saya salah karena saya tidak satu agama ama dia. tapi ya itu tadi, seperti banyak yang telah menulis, agama urusan kita dengan pencipta…..
saya yakin saya jauh lebih junior dari penulis, hanya saja saya mempunyai pendapat bahwa agama adalah masalah mempercayai, jadi sangat susah (kalo tidak mau bilang tidak mungkin) untuk me-logika-kannya…. justru kalo kita mencoba me-logika-kan agama, kita sudah menghianati kepercayaan (keimanan) kita itu sendiri….
*hanya berbagi pikiran* makasih……
Cuma orang bodoh yang percaya agama, cuma orang pinter yang percaya tuhan…..harap dibedakan antara beragama dan bertuhan…..
agama itu kebodohan!!
agama itu kebodohan!!
Biar gimanapun jaman teknologi sekarang ini tetep gak bisa ngalahin SANG PENCIPTA( TUHAN ALLAH), buktinya kite kite lg laper, haus boke, patah hati, yg lg susah,dikejarkejar kang kredit,yang lg sakit, penjahat, koruptor,
pemabok,sekarat, pejabat, guru , polisi, biarawan biarawati,ulama,dll bahkan penulis pengarang sekalipun, Pasti pernah dan selalu memohon perlindungan
TUHAN LINDUNGILAH SAYA, jadi sesungguhnya yang belajar tuh siapa. Sementara kita tidak tahu bahwa Tuhan ALLLAH ada didekat kita semua.Kita masih mencaricari dimana Tuhan. Itu Udah turunan Adam Hawa. Mereka kagak tau ada Tuhan yang perhatiin tingkah laku/kerjaan .
mereka. Tuhan Allah tidak menguji kita tapi kita yang sering mencobai Tuhan. Kira kira kalau kita nekad gimana ya ??? Dosa gak ya?? biar cuma sekali neleweng, nyerempet dll. coba renungin sendiri ditempat yang tenang. Pasti kami dapet kedamaian. Nah dengan berjalannya waktu hati kita akan selalu diperbaharui dan itu memang kehendak Tuhan Allah, agar kita semakin dewasa dalam iman, tidak mudah putus asa. God Bless U
seandainya bapakq bisa berpikir seluas kamu, pasti q bakal jarang di marahi..
Setiap aq punya pemikiran yang berbeda ttg agama, pasti langsung dibilang ga beriman..
Padahal aq sekarang sedang menjalani pacaran beda agama..
ga bisa bayangin dech nanti bakal gmn klo qta jadi nikah..
Btw, mo kasih masukkan nih, qta hanya akan tau kebenaran saat penghakiman terakhir tiba, sementara menunggu hal itu, lebih baik lakukan ajaran agamamu yang dapat berguna bagi orang lain seperti zakat untuk islam dan penuh kasih untuk kristen spt ajaran Yesus dll..
Trus yang bunuh2an ga usah lah.. ga ikut buat kok ikut musnahkan..
Salam kenal semua
bagi saya artikelnya biasa biasa aja, saat ini cenderung orang ingin mencaci maki agama yang ada karena selalu menimbulkan pertengkaran dan peperangan akibat perbedaan yang ada, tapi saya percaya kebenaran itu hanya satu, yang lainnya 75% benar atau 50% benar , dll.
jadi logikanya wajar sebagaimana manusia bukan makhluk sempurna, manusia hanya bisa meraba kebenaran yang ada dan tidak bisa membuktikannya, beda dengan hukum alam yang kelihatan pasti dan ada formulanya.karena manusia merupakan makhluk ciptaan maka ia mempunyai pemikiran masih dibawah sang pencipta, jadi wajar kalau kita tidak dapat meraba 100% siapa pencipta kita, sehingga timbul artikel seperti diatas yang menjelaskan kejelekan dan kebaikan agama yang ada sekarang, tapi terlebih dari semuanya itu yang perlu dipahami bahwa Tuhan itu adalah Gembala kita bagi orang yang mempercayainya , karena kita makhluk ciptaannya, sedangkan orang yang tidak mempercayainya ya logikanya masih fifty-fifty mengenai dia sebagai makhluk yang diciptakanNya.Sekarang tinggal anda Tuhan beri pilihan anda memilih mau yang benar 100% atau 75%, atau 50 % atau tidak sama sekali, karena hidup adalah pilihan, dan kita selalu belajar dalam hidup mencapai kebenaran yang 100% , hakiki karena meskipun kita sudah mati itu belum merupakan final masih proses menuju keabadian, JBU
::siboro, salam.., meskipun purnama ditenteng , itupun paling banter baru 75% ya Bro… siip..
Syalom lae,
Saya ragu lae itu mantan Kristen, karena lae mengenal kulit luar arti Kristen itu sendiri. Tuhan tidak pernah belajar untuk mengenal manusia. Lae lupa pengenalan Abraham mengenai Tuhan yang tidak dikenal ? Tuhan tidak pernah memintah disembah dalam bentuk agama itu sendiri. Karena agama adalah produk asli dari manusia sendiri. Yesus tidak pernah menyebarkan agama, itu point penting untuk lae. Karena Yesus adalah Allah itu sendiri yang tidak sudih meminta-minta manusia menyembah Dia. Dia hanya memberitakan warta keselamatan bagi manusia. Jadi, apakah Allah belajar utk mengenal dan memintah dikasihi oleh manusia ? Tentu jawabannya tidak.
Cinta/Kasih yang diwartakan oleh Yesus adalah Kasih yang lebih besar dan hebat dari dosa manusia. Mungkin lae belum menyadari ini, menjadi Kristen berarti jiwa dan raganya bukan lagi berasal dari dunia ini. Karena dunia ini adalah fana dan penuh dengan dosa. Artinya bila kita benar-benar berserah kepada Yesus, kita dilahirkan menjadi manusia yang sorgawi. Berarti dosa telah ditebus dan diputuskan dari dosa awal dari Adam dan Hawa (manusia pertama). Ingat juga kah lae dengan perumpamaan pohon Ara ? Bila kita memang berasal dari bibit yang baik (sorga) menghasilkan buah yang baik pula (cinta-kasih) ? Disinilah menjadi perbedaannya. Menjadi Kristen adalah sudah ditebus dari dosa (suci dan mulia), layaklah seorang yang baik (telah ditebus) melaksanakan perbuatan baik. Karena dia baik akan bertindak kebaikan juga prilaku dan wataknya. Karena lae, penebusan yang telah dijanjikan Yahwe dari jatuhnya manusia kedalam dosa adalah diterima dengan percuma (gratis), karena apa? Iman Kristiani percaya bahwa Kasih setia Yahwe lebih besar dari dosa manusia itu sendiri. Adakah persamaan antara dua sekte agama ini menurut lae ? JAWABAN SAYA DENGAN TEGAS ADALAH TIDAK! karena apa ? Yesus sudah mengangkat manusia tinggi, namun MANUSIA YANG LAE ANGGAP SEORANG NABI MENJATUHKANNYA LAGI KEDALAM KEFANAAN.
Oleh sebab itu, ada istilah di Iman Kristen, CARI DAHULU KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA, KARENA SEMUA ITU AKAN DILIMPAHKAN KEBAIKAN-KEBAIKAN ALLAH KEPADAMU.
Jadi, Allah tidak pernah mau mempelajari manusia sendiri ciptaanNya, karena Dia mengenal Dia, seperti Dia mengetahui jumlah helai rambut Lae yang ada dikepala, apalagi isi hati kita manusia.
Sekali lagi lae, ALLAH TIDAK PERNAH SUDI UNTUK MEMPELAJARI MANUSIA, TETAPI MANUSIA ITU SENDIRI HARUS MENYADARI KEBENARAN ALLAH ITU SENDIRI DAN KASIHNYA. KARENA ALLAH TIDAK PERNAH MEMINTAH KEPADA MANUSIA UNTUK MENYEMBAH DIA, KARENA DIA MAHA KUASA DAN MAHA BESAR. Pikirkan apa arti manusia bagi Dia ? Seperti debu kah ? atau seperti seperti layaknya ciptaanNya sendiri utk dikasihi. Silakan memilihnya karena manusia milik Dia.
Shalomm, mauliate
Buat Lae Toga,
Teruslah mengeksplore kegalauan hati Lae…
“pertama manusia lahir…
mulai dari anak2 sampai dewasa dia akan diberi pembatas, si anak akan dikungkung dan setelah dewasa, orang tersebut sdh terbungkus dalam kota kubus , mula2 ada 1 tembok pemisah… yaitu kok sy tdk sekolah minggu, samad2 dgn temanku si Michael…
tembok ke dua, Ayahnya berpesan “jangan main ke rumah si Rudolf … karena dia makan daging babi….
tembok ke 3, jangan pacaran dengan si Agnes karena agamanya tidak sama dengan kita…
tembok ke 4, si Achmad setelah berkeluarga dan mempunyai anak2 dia menganggap setiap orang yg tidak sama agamanya dengannya adalah kafir….
Kembali ke Laptop:
Lae pasti berandai-andai, setelah hidup berbuat baik terhadap sesama, hadiahnya pasti ada dong, yaitu harapannya pasti masuk Syorga, yang menjadi pertanyaan…..
setelah di syurga kebayang gak Lae, selanjutnya ngapain….
antara lain hidup dengan orang2 kudus dan malaikat ….setelah itu ngapain…and then…and then….an then….
capek juga ya mikirinnya Lae….
“halak hita keep growing….never give-up”
@ anak ajaib
comment lu gw dukung,comment yang memati kutukan segala biang yang mengatakan agamanya is the best
keren bang, smoga semua memahami ini dengan lebih bijak ; tidak bersungut sungut, Tuhan tidak melarang berekspresi pada umat nya, yakin ini hanya sekadar tetes air di samudera keAgungan NYA
salaaam,
Ada baiknya membicarakan-Nya dengan santun dan tenang
hingga pendengar maupun diri terdidik santun dan tenang lidah dan tangan.
Bisakah kita memikirkan yang menciptakan kita. menciptakan ada dan tiada, akal dan rasa, keragaman hal dibenak kita. Bagi saya tidak, kecuali hal positif tak merusak pribadi.
Alhamdulillah, ada agama dengan kitab panduannya yang memudahkan kita dengan alasan, cara dan tujuan keberadaan kita.
Kita pegang dan jalankan erat keyakinan kita, selama kita mau belajar, insya-Allah setiap celaan bisa ditepis, belajar.
Saya yakin setiap orang bisa menilai dirinya sendiri benar atau salah, yakin atau tidak.
forum yang baik,
Wassalaaam.
LAILLAHA ILLALLAH
subhanallah semoga engkau tetap dalam binbingan Allah SWT,.
Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi
‘Celakalah kamu,hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi,hai kamu orang-orang munafik,sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan,untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah dia bertobat,kamu menjadikan dia orang neraka,yang dua kali lebih jahat daripada kamu sendiri.’
INJIL MATIUS 23:15
jadi bagi siapa saja yang AHLI-AHLI AGAMA,AHLI-AHLI TAFSIR AYAT2 SUCI…bersiap2 lah untuk menjadi keturunan ULAR BELUDAK!keturunan yang tidak masuk sorga…ya kalian tahu dan mempelajari Tuhan tapi tidak mengenal Tuhan itu sendiri.
jagalah dirimu dari NERAKA agar kelak kamu mengerti apa yang dikatakan Yesus ini:
‘Yesus berkata kepada mereka:’Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.’
INJIL MATIUS 16:6
‘Yesus menjawab mereka (orang Saduki):”Kamu sesat,sebab kamu tidak mengerti Kitab suci maupun kuasa Allah!.’
INJIL MATIUS 22:29
Yesus mengecam orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat
‘Tetapi Yesus menjawab:”Celakalah kamu juga,hai ahli-ahli Taurat,sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang,tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun.”
INJIL LUKAS 11:46
maafkan ku ya Tuhan Yesus mohon kiranya Firman Mu yang akan menjadi API KEBENARAN bagi kami umat Mu.amin
aleluyah
aleluyah
Oleh kasih karunia dan damai sejahtera Tuhan Yesus.amin
sumumbukmum ngum yun fahum layar jingun….
Eh maav ganggu yeh,,.! gue cuma mau ingetin aja,. bukan gitu tulisannye yang bener tuh, “shummum bukmun umyun fahum laa yarji’uun.”
aq heran dalam injil aja nggak ada yesus nyuruh nyembah dirinya,dan tak mengatakan dirinya tuhan bengong juaga neh
@ jakob
tepat sekali,jika engkau mau menyembah tuhan,
sembahlah karena kesadaran mu,jangan karena dimimta,
misalnya menyayangi manusia seperti idri sendiri,itu juga sudah
termasuk penyembahan kepada tuhan ,namun iblis yang ingin menyamai
tuhan ,dialah yang terrekam didalam alkitab minta di sembah
(lihat waktu pencobaan yesus di padang gurun)
Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. Ul10/12
Ini adalah bentuk lain dari suruhan untuk menyembah Tuhan.
Simpulkan data ini:
1. Diakui Nabi Isa lahir tanpa benih manusia……tak ada yang seperti dia..sangat Superior..!!!
2 Diakui Nabi Isa atau Yesus adalah tidak berdosa…. tak mungkin manusia mencapai derajat seperti Dia…sangat superior!!!
3. Diakui nabi Isa akan datang kembali pada hari iamat….agama Islam dan kristen punya argumentasi sendiri2… tapi yang jelas yang akan datang kembali adalah nabi Isa atau Yesus…bukan yang lain… bahkan mengadili manusia… sangat superior dan sangat berkuasa..!!! tahukan mengadili nyawa manusia itu adalah hak Tuhan mutlak!!!!…. tetapai mengapa nabi Yesus…?
4. Dapatkah Tuhan menjadi apa saja termasuk menjadi bentuk Nabi Isa…??? Apa yang Tuhan tidak bisa kalau Beliau berkenan… tak ada yang dapat membatasi..
5. Jadi Siapa nabi Isa itu ….???? masih beranikan kita mengatakan bahwa derajatnya dibawah nabi lain ????
Pertama,
Saat YESUS DISALIB …
Dan memanggil-manggil ALLAH …
(Eloi…Eloi…Lama sabactani !
Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !)
Katanya YESUS itu juga ALLAH …
Merupakan SATU KESATUAN … ?
Saat DISALIB …
Kenapa TERPISAH ?
Yang SATU memanggil …
Yang lain dipanggil …
Artinya … Ada 2 POSISI …
Tapi akan beda …
Kalau di SATU POSISI …
Buat apa manggil-manggil … ?
Toh ada dalam dirinya … ?
KETERPISAHAN ini membuktikan …
Adanya 2 identitas yang BERBEDA …
Yang satu … YESUS …
Yang lain … ALLAH yang MAHA …
Dari sini FAKTANYA kan JELAS …
YESUS … Manusia …
ALLAH adalah TUHAN yang MAHA …
Ini adalah FAKTA …
YESUS manggil ALLAH …
Padahal YESUS itu ya ALLAH …
Buat apa MANGGIL …
Kalau Dia sendiri adalah ALLAH …
(Bahasa iklannya : Masa’ JERUK makan JERUK … )
Kalau menurut IMAN KRISTEN …
Pasti …
Cara berpikir seperti ini … SALAH.
Kenapa … ?
Karena IMAN KRISTEN …
Mempercayai …
Bahwa YESUS itu juga TUHAN ALLAH …
Dalam wujud manusia …
IMAN dan FAKTA … belum tentu sejalan …
Bisa saja IMAN …
Berseberangan dengan FAKTANYA …
Kalau IMAN berseberangan dengan FAKTANYA …
Apakah KASUS GALILEO GALEILEI …
Terulang … ?
Kedua,
Buat apa YESUS DISALIB ?
U- MENEBUS DOSA WARIS atas KESALAHAN ADAM saat di SURGA …
Padahal YESUS = ALLAH
Maka …
Sebelum DISALIB …
ALLAH melakukan KEGIATAN RUTIN MANUSIA …
Makan …
Minum …
Tidur …
Dan kegiatan RUTIN KEMANUSIAAN lainnya …
Padahal MALAIKAT yang …
MAKHLUK CIPTAAN ALLAH …
Tidak pernah makan …
Sebagaimana manusia makan …
Tidak pernah tidur …
Sebagaimana manusia tidur …
Terus …
ALLAH yang MAHA …
Melakukan kegiatan RUTIN KEMANUSIAAN …
Makan …
Minum …
Tidur …
Dan kegiatan rutin kemanusiaan lainnya …
Yang MALAIKAT tidak pernah melakukan …
Malah ALLAH yang MAHA …
Melakukan kegiatan RUTIN KEMANUSIAAN …
Dan YESUS itu BUKAN ALLAH …
Dapat dilihat dalam Mathius 4 : 9 :
“(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”
Nya disini diartikan sebagai YESUS.
IBLIS TAHU bahwa YESUS BUKAN ALLAH …
maka …
IBLIS BERANI.
Kenapa ?
Karena IBLIS pernah KETEMU ALLAH secara LANGSUNG.
Jadi bukan KATANYA …
Kata si A
atau
Kata si B
atau
Kata si C …
Atau kata siapapun juga … ?
Tapi PENGALAMANNYA … MEMBUKTIKAN hal tersebut.
Yaitu pertemuannya dengan ALLAH …
Secara LANGSUNG …
Yaitu saat ADAM belum diciptakan …
Dimana IBLIS belum disebut IBLIS …
Tapi masih disebut MALAIKAT …
Kalau IBLIS TAHU bahwa YESUS itu adalah ALLAH …
Apakah dia BERANI ?
Menyuruh ALLAH BERSUJUD … ?
PASTI …
Dan …
PASTI … TIDAK BERANI …
Menyuruh YESUS yang adalah ALLAH …
BERSUJUD ke dia ?
Tapi kenapa …
IBLIS BERANI menyuruh YESUS …
BERSUJUD ke dia … ?
Karena …
Dia tahu PASTI …
Bahwa …
YESUS itu MANUSIA …
Bukan ALLAH …
Maka …
Dia BERANI …
Mengatakan sebagaimana di Mathius 4 : 9
Ini adalah FAKTA….
Seseorang yang MENOLAK FAKTA …
Adalah seorang yang ANTI KEBENARAN …
karena FAKTA berkaitan dengan KEBENARAN
dan FAKTA bisa darimana saja …
Karena KEBENARAN itu bisa darimana saja …
Belum lagi …
YAKUB yang BERGULAT dengan ALLAH …
Dan ALLAH KALAH …
(Kepriben kiye’ …
He … He … He … )
Mas Hari,
sebenarnya telah berulang ulang pertanyaan seperti pertanyaan anda ini ditulis di berbagai blog, dan telah dijawab. Mungkin anda belum pernah membacanya, atau anda sudah membaca, tetapi mengulang kembali pertanyaan yang sama seolan olah belum pernah ditanyakan.
Jawaban singkatnya begini, mas Hari:
Sebelum bumi ini dan segala isinya diciptakan, dosa sudah timbul. Karena Tuhan itu mahasuci, maka dosa itu harus dimusnahkan.
Setelah manusia jatuh dalam dosa, akan dimusnahkan bersama dosa. Dan pemusnahan dosa ini harus terlaksana.
Karena Tuhan itu kasih, diberi kesempatan bagi manusia itu untuk lepas dari pemusnahan itu melalui penebusan.
Yang berhak menebus adalah sang pemilik. Pemilik manusia adalah Tuhan, sang Pencipta. Dan bentuk tebusan itu adalah: Harus ada manusia yang mengalami kematian (pemusnahan) itu, dan kematian itu harus dialahkan melalui kebangkitan, dan harus tidak berdosa.
Karena Tuhan tidak dapat mati, dan harus manusia yang mati dan bangkit, maka pencipta itu harus menjadi manusia.
Mengapa demikian?
Karena satu satunya syarat untuk hidup kekal harus tidak berdosa. Maka, ketidakberdosaan Yesuslah yang membungkus/menutupi keberdosaan manusia sehingga layak dihadapan Tuhan yang Maha Suci itu.
Nah,,,,,
semua yang anda pertanyakan diatas, adalah semua sifat alami manusia dari Yesus.
Salam.
Tks Lae hh atas penjelasannya …
Tapi ada yang mengganjal yaitu :
Apa yang diceritakan ini
Tentang DOSA WARIS atau DOSA TURUNAN …
Adalah KONSEP … Bukannya FAKTA …
Beda sekali kedua pengertian ini …
Antara KONSEP dengan FAKTA … ?
KONSEP bisa berasal dari FAKTA-FAKTA yang ada …
Tapi ada juga …
KONSEP yang TIDAK BERANGKAT dari FAKTA-FAKTA yang ada …
KONSEP seperti ini SIFATNYA TEORITIS …
Karena TEORITIS …
Maka …
SIFATNYA SPEKULATIF …
Bisa BENAR …
Bisa juga SALAH …
Siapa PEMBENAR …
Tentang DOSA WARIS atau DOSA TURUNAN …
Kalau bukan Agama KRISTEN sendiri ?
Agama-agama lain TIDAK ?
Termasuk ISLAM … ?
Inilah masalahnya …
Titik berangkat antara KRISTEN dan ISLAM …
Atas kesalahan ADAM …
Itu sama …
Yaitu berupa …
PELANGGARAN ADAM …
Atas PERINTAH ALLAH …
Agar jangan melakukan sesuatu …
Tapi sama ADAM …
DILANGGAR …
Makanya ADAM BERDOSA …
Tapi …
Atas TINDAKAN ini …
Ternyata PENGERTIANNYA …
Berbeda …
Antara ISLAM dan KRISTEN …
KRISTEN …
Atas PELANGGARAN ADAM itu …
Terwariskan sampai ke KETURUNANNYA …
Sedangkan ISLAM …
Hanya BERHENTI sampai di ADAM saja …
Inilah yang saya sebut sebagai KONSEP …
FAKTANYA … ADAM melanggar LARANGAN ALLAH …
ISLAM dan KRISTEN berbeda …
Cara PANDANGNYA …
Apakah karena FAKTANYA BERBEDA …
Dimana dalam KRISTEN …
Karena YESUS DISALIB …
Maka narasi … DOSA WARIS diketengahkan …
Agar PENYALIBAN itu MEMILIKI MAKNA … ?
Sedangkan di ISLAM …
Karena NABINYA …
Menyaksikan kejatuhan MEKAH …
Dan Dia TERLIBAT LANGSUNG …
Dengan kejatuhan MEKAH tersebut …
Yang mana …
Mekah saat itu
Merupakan SIMBOL … PENYEKUTUAN ALLAH …
Makanya …
Masalah DOSA WARIS … Tidak ada.
Apakah karena FAKTA-nya berbeda …
maka … Cara PANDANGNYA BERBEDA … ?
Soal DOSA WARIS …
Bisa saya ambilkan contoh …
Dalam jaman kita yang dekat …
yaitu …
Sejarah AUSTRALIA …
Siapakah PENGHUNI AWAL (Orang Barat) yang ke AUSTRALIA ?
Penghuni awal …
Tentunya dibedakan dengan penemunya …
Ternyata adalah orang-orang
Yang melakukan TINDAK KRIMINAL di INGGRIS …
Terus dibuang (to EXILE) ke AUSTRALIA …
Pertanyaannya … ?
Apakah orang-orang yang dibuang ini …
Plus anak keturunannya … ?
Tetap BERDOSA dan SELALU BERDOSA ?
Ternyata DOSANYA terhapuskan bukan ?
Saat para orang buangan ini …
Telah menjalani masa buangannya …
Di AUSTRALIA …
Manusia yang TIDAK MAHA BIJAKSANA …
Bisa MELAKUKAN itu … ?
Dengan tidak memberikan
atau
Menempelkan DOSA WARIS …
Yaitu …
DOSA seumur-umur …
Sampai JAUH …
Ke anak cucu yang terakhir …
Kenapa ALLAH … ?
TUHAN yang MAHA …
Yang SALAH SATU MAHANYA …
Adalah MAHA BIJAKSANA …
Tidak bisa melakukan hal …
Sebagaimana MANUSIA lakukan ?
Yaitu …
Tidak mengenakan DOSA WARIS …
Ke anak cucu ADAM yang terakhir … ?
Bahkan SELALU MENEMPELKAN DOSA …
Atas KESALAHAN yang diperbuat …
KAKEK MOYANGNYA MANUSIA …
Yaitu … ADAM …
Saat MELANGGAR di SURGA …
Bahkan …
Atas kesalahan itupun …
ADAM harus dikeluarkan dari SURGA …
Yang PENUH KENIKMATAN …
Dan DIBUANG ke BUMI …
Yang PENUH TANTANGAN dan MASALAH …
Dengan PEMBUANGAN seperti itupun …
ANAK CUCU ADAM …
Tidak bisa MELEPASKAN DIRI …
Dari DOSA WARIS yang telah dilakukan ADAM …
Tapi MANUSIA yang TIDAK MAHA BIJAKSANA …
Bisa MENGHILANGKAN …
DOSA WARIS …
Atas kesalahan yang diperbuat …
Kakek moyang …
Penduduk pendatang AUSTRALIA yang dari INGGRIS …
Yang TIDAK BIJAKSANA (Manusia) …
Ternyata …
Mampu menghapus DOSA WARIS …
Yang MAHA BIJAKSANA (ALLAH) …
Ternyata … MENDENDAM kepada ADAM …
Dengan MENIMPAKAN DOSA WARIS …
Ke anak cucu ADAM … ?
Apakah hal ini BUKAN berarti …
MANUSIA lebih BIJAKSANA …
Dari ALLAH yang MAHA BIJAKSANA … ?
Kenapa ?
Mas Hari
Mari kita lihat akibat yang ditentukan bila melanggar hukum itu: “Engkau akan mati”, artinya akan dibinasakan bersama dosa itu.
Mengapa hukuman itu berlaku bukan hanya Adam saja tetapi juga kepada keturunannya?
Bila turut akan peraturan itu, manusia akan hidup kekal, karena tetap menjadi mililk Tuhan yang adalah kekal. Tetapi, bilal melanggar, maka akan dibinasankan bersama dosa itu, karena sudah menjadi milik Iblis.
Terlalu kejam? Tidak! Mengapa tidak? Lihat solusi penyelesaian dosa itu: Pencipta itu sendiri rela menanggung hukuman akibat dosa itu. Sungguh adil bukan?
Mari kita renungkan yang ini:
Sementara Adam dan Hawa diciptakan begitu sempurna, dapat berkomunikasi langsung sama Tuhan dan dapat melihat Tuhan, masih melanggar HUKUM itu, apalagi keturunannya yang sudah lahir dalam dosa.
Lihat Kain anak pertama Adam, sudah langsung membunuh adiknya Habil. Itu berarti, begitu dosa itu menguasai manusia, maka keseluruhan manusia itu akan melakukan dosa. Dan memang terbukti, tidak ada manusia yang tidak melakukan dosa.
salam.
To : Lae hh
Yang Lae sampaikan itu saya belum donk …
Karena …
Saat ADAM dan HAWA melanggar LARANGAN ALLAH …
Di SURGA …
Maka …
ADAM dan HAWA kan dibuang ke BUMI ?
Yang persoalannya …
SANGAT BERBEDA dengan di SURGA … ?
PEMBUANGAN ke BUMI inilah …
Saya artikan sebagai bentuk PENGHUKUMAN …
Logikanya …
Kalau TIDAK MELANGGAR …
Maka TIDAK DIHUKUM …
Karena MELANGGAR …
Maka DIHUKUM …
HUKUMANNYA …
DIBUANG ke BUMI …
IMPAS kan ?
KETURUNAN ADAM …
Masih MENANGGUNG dosa ?
Itu dimananya ?
Saya SEPAKAT bahwa …
Tidak ada manusia yang tidak melakukan dosa ?
Demikian juga …
Tidak ada seorangpun …
Yang tidak pernah melakukan KEBAIKAN …
Selalu seseorang itu …
PERNAH MELAKUKAN KEBAIKAN … ?
Yang jadi masalah … ?
Soal TIMBANGAN bukan ?
Mana yang lebih banyak … ?
Atau …
Lebih BESAR … ?
PERBUATAN BAIK …
Atau …
PERBUATAN JAHAT … ?
Karena NATURE MANUSIA …
Akan mengarah …
Ke kedua PERBUATAN itu ?
PERBUATAN BAIK dan PERBUATAN JAHAT … ?
FIR’AUN itu JAHAT … (TIMBANGANNYA)
Tapi FIR’AUN pula …
Yang memberikan kesempatan …
Kepada MUSA …
Yang nantinya …
Menjadi MUSUH BESARNYA …
Untuk TINGGAL BERSAMA dia … ?
Di keseluruhan kehidupan manusia …
Selalu saja ada perbuatan BAIK …
Dan …
Pebuatan JAHAT …
Yang telah dilakukannya …
Tinggal TIMBANGANNYA …
Lebih besar kemana ?
Yang BAIK ?
Atau
Yang JAHAT ?
Kembali ke POKOK MASALAH … ?
Dengan TERBUANGNYA ADAM …
Ke BUMI …
Dosa TURUNAN yang TERWARISKAN … ?
Adanya dimana ?
KETURUNAN ADAM …
Masih MENANGGUNG dosa ?
Itu dimananya ?
=> Inilah yang sering salah dimengerti, seolah olah dosa Adam yang ditanggung oleh keturunannya. Bukan! Masing masing orang menanggung dosanya.
=> Yang ditanggung adalah “HAL BERDOSA” itu dan hukumannya, yaitu “kematian kekal, yang dalam kepercayaan kristen hukuman itu dilakukan melalui api neraka. Dpl. : Kalau MANUSIA (Adam dan keturunannya) berdosa, maka akan dihukum dengan kematian kekal, bukan hanya sekedar dibuang dari surga (meurut Islam), atau dibuang dari taman eden (menurut kristen), hal itu adalah hukuman tambahan, yang sama seperti menjadi susah payah mencari nafkah, sakit melahirkan bagi wanita, dll.
=> Alasan Tuhan mengusir Adam dari taman Eden, karena didalam taman itu ada “POHON KEHIDUPAN”, supaya Adam tidak memakannya, sehingga Adam tidak akan hidup kekal dalam keadaan berdosa.
=>Akibat dari kebedosaan manusia itulah yang ditanggung; kematian. Itulah sebabnya Yesus mengambil alih hukuman itu (MENEBUS MANUSIA ITU DARI HUKUMAN ITU), agar setiap orang menerima PENEBUSAN, boleh lepas dari hukuman itu dan beroleh Kehidupan Kekal. Tetapi kalau tidak menerima penebusan itu, tetap akan mendapat hukuman kematian kekal itu.
Salam
saya netral saja,,,….!
bagiku smua agama itu benar mnurut mereka yg menganutnya.
saya tau,,. mungkin apa yang saudara alami juga pernah saya alami, tentang keragu2an ini, tentang smua hal yg membingungkn ini,. tapi tetaplh,.. jgn hanya karena perbedaan agama yang ada di dunia ini kau mengatakan Tuhan itu tidak adil,,. sesungguhnya Tuhan itu adil koq,. cuma kitanya aja sering salah dalam memahaminya,. aq yakin apabila engkau mau merenungi sgala apa yang ada di dunia ini,. yang ada di semesta alam ini,. semua pasti ada yang menciptakan dan mengaturnya hingga sedemikian rupa,.
dan aku harap saudara mau mempertimbangkan lagi apa yang telah anda tuliskan di blog ini,.
n terakhir aq berharap smga kita semua ditunjukkan jalan yang benar dan tetap berada di jalanNya hingga hayat pergi dari raga kita,.
Amiiiiiiiiiiiiiee,,,nnnn,.!1
… wahh…bg toga mengajak qta muikir nihh. mikir gunakan nalar n akal sehat, tapi gimana yaa… hasilnya… klo keluar dari akal sakit…. tanpa dicerna… langsung dipake…. wahh gawaaat…….. rusaaaak….
Perjanjiang Lama bukanlah kalam Allah SWT.
Tiada Tuhan Selain Allah