Tuhan, Kau ke Mana Aja, Selama 24 Tahun Wanita Ini Diperkosa Ayah Kandungnya!

Kristen, Islam, Hindu, Buddha, dan seterusnya, tak lelah berdebat, ngotot menganggap mereka yang terbaik, dan “tuhan” mereka yang terjago. Trus ke mana tuhan mereka yang jago itu, saat Elisabeth disekap dan diperkosa ayah kandungnya sendiri, Josef, selama 24 tahun, dan melahirkan 7 anak!

“Dia yg tadinya kuyakini, dengan segenap hati, kini dipenuhi kebimbangan atas kebesaran-Nya , setelah membaca berita ini.

Komen yang sepertinya mengandung kekecewaan yang dalam itu, dikirim oleh seorang pembaca blog ini, dengan nick Sexy Chef. (Kurasa aku mengenalnya, seorang ibu muda penuh cinta di Belanda. Am I rite, mom?)

Kesempatan pertama membacanya, dadaku berdesir, dan merasa harus menulis tentang ini. Tapi hingga detik ini, tak menemukan kata. Ya udah, komen dia aja kutambah-tambahi. Banyak kali cakap-cakap pun, kadang ngga ada gunanya.

16 komen sejauh ini

  1. venus on 8 Mei, 2008

    haduh, serem :(

  2. edy on 8 Mei, 2008

    saya juga udah dapet beritanya dari milis
    kok bisa begitu yak?

  3. itikkecil on 8 Mei, 2008

    saya juga spicles

  4. cintabening on 8 Mei, 2008

    Teganya! :(

  5. Totok Sugianto on 8 Mei, 2008

    saya gak bisa berkata2 lagi… betapa sadis dan mengerikan perbuatannya :(

  6. hh on 9 Mei, 2008

    Kemana Kau Tuhan selama 24 tahun ini?

    Bila selama 24 tahun itu Elisabeth dapat bertahan hidup tidak menjadi gila, tidak mati akibat stress, dan tidak mati bunuh diri, tetapi, dengan sabar membersarkan anak-anaknya, bolehkah kita berkata bahwa Tuhan ada di tempat itu menyertainya?

    Bila sekarang Elizabeth dan anak-anaknya telah terbebas, walaupun tidak akan terbebas dari beban mental yang telah dialami, bolehkah kita menyebutnya sebagai campurtangan Tuhan?

    Bila hal itu adalah campurtangan Tuhan, mengapa tidak dari awal Tuhan campur tangan sehingga Elizabeth tidak harus mengalami pengalaman pahit itu?

    Kalau Tuhan tidak lagi mengijinkan hal hal seperti itu terjadi dalam kehidupan manusia, tidak ada lagi susah, tidak ada sakit penyakit, bukankah itu berarti kita tidak lagi di dunia yang berdosa ini? Selama kita masih berada di dunia yang berdosa ini, penderitaan itu akan tetap ada.

    Tuhan tidak berjanji bahwa Dia akan menghindarkan kita dari segala bentuk penderitaan, walaupun kadang-kadang kita terhindar dari penderitaan itu, tetapi, Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan kepada kita menghadapi setiap cobaan yang ada. Elizabeth dalam hal ini, telah menerima berkat dari janji kekuatan itu.

    Satu hal yang perlu kita lakukan adalah mendekatkan diri sepenuhnya kepada Tuhan agar kita tidak menjadi pelaku dari kejahatan itu. Kalaupun kita menjadi korban dari kejahatan itu, janganlah kita menjadi korban dalam keadaan berdosa.

    Terimakasih.

  7. itha girsang on 9 Mei, 2008

    setuju HH :) Tuhan ijinkan ada kesusahan supaya kita manusia bisa hidup supaya tetap bersykur dan bagimana caranya untuk bekerja keras untuk menghilangkan kesusahan Tuhan izinkan kita supaya kita di bentuk menjadi Manusia yg Berkarakter dan Berpengetahuan .

  8. meiy on 9 Mei, 2008

    aku gak sempet baca detailnya, walau terima juga di email, mengerikan. tapi jujur aja terpikir juga, masa sih dia tak punya kesempatan membuka kasusnya selama itu? sempat melahirkan 7 anak? berarti kan punya kesempatan utk bertemu orang lain? berupaya? hehe kok malah bertanya? bagusnya aku baca lagi ya :)

    bravo bang udah byk postingan baru, kemarin2 lagi out of the world ya :P

  9. maya on 9 Mei, 2008

    postingan ini digabung dengan komen dari HH sepertinya bisa menjadi tulisan yang utuh :)

  10. Edi yp on 11 Mei, 2008

    Oke juga lanjut

  11. edi yp on 11 Mei, 2008

    Sabar ya.Memang anak Tuhan itu tidak hanya mendapatkan sukacita ttp juga cobaan yg senantiasa menguji keimanan kita apakah kita mau setia ketikb cobaan itu datang.Jadi kita jangan pernah menyalahkan Tuhan. Oke?

  12. catra on 12 Mei, 2008

    Tuhan ada di diri kita masing-masing, tidak akan kita jumpai di langit ketujuh, di tempat ibadah dlsb
    ————-
    http://sutanmudo.co.cc

  13. Sexy Chef on 14 Mei, 2008

    Hahaha , bersembunyi di balik nick yg inipun masih di kenali .. Yang jelas saya pembaca setia blog ini , bang Toga :)

    Bener2 kekecewaan yg mendalam memang , beberapa minggu sucipun kulalui tanpa rangkuman tembang doa utk menyapaNya , sebagai unjuk rasa padaNya .

  14. supono on 19 Mei, 2008

    lage-lage Tuhan disalahin..dosa loh..

  15. supono on 19 Mei, 2008

    lage-lage Tuhan disalahin..teganya..teganya..

  16. puspa on 21 Mei, 2008

    duh..serem juga ya,tapi jagn salhkan tuhan….q gx hbis fikir aja knpa ayah yng sehrus nya melindungi anak nya mlah memperkosa gitu…..n seharus ya qt dpt kasih sayng dri ya kox malh dpat ketakutan yang sngat mendalm dan membekas…..sungguh ayah yg sngat biadap.

Leave a reply