nesiaweek.com (Siapa Bilang Sejarah Sudah Kehilangan Semua yang Indah)

Muhadkly namanya, Acho panggilannya. Aku belum pernah menjabat tangannya, dan yang kutahu cuma alamat rumahnya, di http://muhadkly.net yang ada pavilliunnya, http://life.muhadkly.net. Yup, seorang sahabat maya. Bukan Maya yang ini lho, walaupun dia dan Acho (sangat) mungkin udah sohiban maya juga.
Komentarnya di blog ini, selalu saja positif, walaupun kadang jadi berbahaya karena berpotensi membuat aku besar kepala. Bayangin, siapa yang ngga melambung (kayak harga bahan kebutuhan pokok, terutama minyak goreng curah) kalo dapet komen kurang lebih semacam ini.
Blog ini jadi tempatku berteduh, saat goncangan kenyataan membuatku goyah…
Jadi inget omongan seorang temen. “Walo aku tau cuma sedang digombal, toh aku ga bisa cegah hatiku dari membuncah, berbunga-bunga meriah”. Komen seperti yang diberikan Acho, selalu bisa membayar tuntas kegelisahan saat mendapat hadiah komentar semacam
Ini blog sampah, kerjaannya zionis yang mau merusak akidah…
Saat ngobrol di yahoo messenger, Acho pernah nawarin untuk bantu membangun sebuah blog yg lebih “profesional”, dengan desain, domain dan hosting yang (kata sebagian sahabat blogger) “borjuis”. Tentu saja tawaran yang sangat lazim muncul dari seorang pekerja IT di bidang web development. Yang tak biasa adalah, “Abang ngga usah bayar sepeser pun, semuanya gratis tis tis…”
Tawaran yang terlalu indah untuk ditolak, juga terlalu muluk untuk dipercayai begitu saja :). Jawaban standarnya tentu saja, “Oalah, jadi ngerepotkan banget”. (Ops, Acho muncul di messenger, posting ini dibuat di sela percakapan dengannya).
Belakangan, kalo pas ngobrol, Acho selalu menunjukkan “rasa bersalah”, karena janjinya belum terealisir, walaupun dari awal dia bilang, “tapi ngerjainnya sesempetnya ya, bang”.
Dan ketika tadi pagi “iseng” kuketikkan nesiaweek.com di addres bar, jadi terperangah. Sebuah rumah maya yang, wuih, jauh di atas yang pernah kubayangkan, walopun belum sepenuhnya selesai. (Persis seperti menyaksikan rumah masa depan, yang walaupun gentengnya belum dipasang, temboknya belum dicat, kita sudah bisa membayangkan menghabiskan saat-saat yang nyaman di bawah teduhannya).
Di blog ini, aku selalu menulis tentang cinta, kepercayaan, persaudaraan, hal-hal yang kuanggap indah, dan semestinya dibiarkan terus memberi napas pada sejarah. Yup, cuma nulis… dan Acho memberi bukti, bahwa hal-hal indah itu belum sepenuhnya hilang.
Mungkin semacam pembagian peran ya; aku yang bagian cuap-cuap, Acho yang nyata berbuat. Dan konyol banget kalo aku bilang, “Semoga Tuhan membalas budi baikmu, Cho…” seolah Tuhan pernah lalai mencatat kebaikan, sehingga kita perlu mengatakan semoga… Hehe, kita emg makhluk sok tau, ”menyebalkan” Tuhan.
Jadi bilang apa ya… Oiya, untung lu bukan cewek, Cho. Huehehehehehehe…







jadi kapan pindah bang?
@Ira
Tergantung petunjuk dari sahabat baik hati itu
wah… semuanya pada mau pindahan.. :p
mari hijrah ke yang baru, karena setiap saat itu ‘baru’.
*sssttt* rambut pendek mas acho sexy lho… :p
bg toga mo ultah 10/5 neh.
what a sweet b’day gift!
*liat komen atas*
ah taurus juga rupanya?
pindahan plus ultah… makan-makan™!!
rumahnya dah hampir jadi, apa peresmiannya dibarengkan sama ulang tahun?
waduh, asiknya…kapan saya dapat tawaan serupa yah Lae :), apa hayoo kalo si Acho itu cewek ?
besok ultah bang? met ultah yah….btw klo pindahan bilang-bilang yah hehehe
kalo pindahan makan2 ya! sekalin met ultah buat besok, aku gak online, makan2 lagiii heheh
Selamat Ulang Tahun lae Toga Nainggolan.
Hari ulang tahun yang istimewa nih lae, hari dan tanggal yang sama. Sukses selalu lae.
@HH
Mauliate godang, Lae. Iya, baru nyadar, harinya pun sama ya…
Sukses juga untuk Lae.
Met ultah yah, sepertinya ‘rumah baru’ yang dikasih sama Acho, pas banged buat kado ultahnya
[...] Nah, di semesta maya di mana kata adalah segalanya ini, tepatnya pada sebuah benua bernama wordpress tadi, kutemukan jiwa-jiwa lain yang mengagumkan, pemikiran-pemikiran yang membukakan perspektif baru yang tak pernah terpikirkan, persahabatan tulus yang membuat merpati harus iri, riak-riak pertentangan kecil yang mendewasakan, dan berbagai bukti, betapa sejarah belum kehilangan semua yang indah. [...]
Wuahhh baru tahu neeh. Telat banget ya :). Selamat Ulang Tahun Bang. And Selamat juga buat rumah barunya. GBU, always