jump to navigation

Finally, Nesiaweek comes to an end… 4 Desember, 2007

Posted by Toga Nainggolan in last word.
trackback

Pernah dengar sebuah peristiwa bisa mengubah hidup seseorang selamanya?

Nah, kemarin, sebuah peristiwa juga membuat semua tulisan di sini jadi seperti omong kosong, atau setidaknya, mendadak kehilangan seluruh tenaganya. Jadi di pucuk malam ini, aku memutuskan menguburnya.

Blog ini tidak kuhapus – gila aja! :D – cuma dikubur. Nisannya masih bisa aku dan Anda ziarahi kapan saja. Sesekali, tak setahu siapapun, aku mungkin akan mendekapnya dengan segala kerinduan. Tetapi yang berbaring di sana sudah tak lagi bisa diajak bicara.

Sebuah keputusan emosional? Biarlah situ. Emangnya ngga boleh ngambil keputusan emosional? Lha untuk apa emosi itu ada? Bukankah hampir semua novel, cerpen, dan film menjadi menarik, karena satu atau lebih tokohnya mengambil keputusan emosional?

*****

Terima kasih untuk Anda semua yang pernah membuat aku melambung ke langit, atau terjerembab ke bumi. (Capee deh.) Juga kepada WordPress, yang keren kali ini. Diberkatilah kau, Matt.

Bersama Anda semua, di sini sungguh hadir sebuah dunia yang utuh penuh warna. I miss you already, kata orang bule. Bahasa Indonesianya, “Suka Kangen Band ngga?”

Duh, kok jadi berasa berat ya? :-) ) Ayo, kamu bisa! Masa sih, udah berkoar-koar bahwa cinta adalah kesiapan untuk melepas pergi, melepas sebuah blog “aja” ngga sanggup? Apa kata pemirsa?

Lagian dengan begitu banyak tulisan tentang cinta, persaudaraan, dan kepercayaan di sini, mungkin sudah saatnya aku lebih memberi ruang kepada praktiknya. Cieee… Musuh seorang bloger bukanlah bloger lain, tetapi kehidupan nyata yang cenderung menertawakan prinsip-prinsip yang dipegangnya.

Begitupun, suatu hari tak terlalu jauh dari sini, aku mungkin akan datang lagi, memulai semuanya dari awal kembali. (Hwadooh, panjangnya pidato ini. Kayak bakal ada aja yang kehilangan selain aku sendiri…)

Dan untukmu sahabatku sekalian, maafkan atas semua kesalahan dan hal-hal yang menyebalkan, horas jala gabe, terima kasih, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarkatuh. Kasih dan pengampunan Tuhan untuk kita semua.

Toga Nainggolan, Medan.

PS: Ada kutambah itu halaman baru, untuk ucapan duka cita, kalau emang ada. Biar macam betulan! :D

Komentar»

1. Totoks - 4 Desember, 2007

Lho.. mau liburan atau mau kemana nih bang.. sepertinya kok mau istirahat.. nanti pasti kembali kan?

2. Yeni Setiawan - 4 Desember, 2007

Waduh, Bang Toga kenapa ikut-ikutan membunuh blognya?

3. fitri mohan - 4 Desember, 2007

loh loh loh, mau kemana kang?

4. mercuryfalling - 4 Desember, 2007

iya, kapan2x aku ziarah deh ke blognya

picnya keren banget

5. maya - 4 Desember, 2007

bang??serius?? kenapa kok?? yahh keilangan deh :(

6. caplang™ - 4 Desember, 2007

bang, moso segitu dowang sih??
ga asik ah…

7. cintabening - 4 Desember, 2007

:( (

8. meiy - 4 Desember, 2007

hiks…hiks…kok? gimanapun ini pilihanmu. tapi tak berhenti menulis kan? Blog hanya salah satu media. kutunggu tulisanmu di media apa saja!

blog ini boleh berakhir, tapi tulisan Toga enggak boleh! :)

see ya

9. unai - 4 Desember, 2007

LAe, saya baru saja beberapa kali singgah di sini, cinta kalipun awak sama blog ini…lah kok ditinggal pergi. Duh Lae….bijimana ini

10. iman brotoseno - 4 Desember, 2007

janganlah lae….

11. aprikot - 4 Desember, 2007

wuah knapa menguburnya, bukankah ngeblog itu bisa menjadi obat jiwa? tak usahlah dipikirkan apa kata orang bang

12. relung jiwa - 4 Desember, 2007

loh kok berakhir sih . .
ya . . pencerahan saya b’kurang satu dong : (

13. Agiek - 4 Desember, 2007

cuman pingin teriak..

NGGAK RELAAAAAA!!!!!!

bang, jangan berhenti ngeblog dong..

14. jejakkakiku - 4 Desember, 2007

THANK YOU for a wonderful world that you have create for us here, being able to be drown in your words is the best yet wonderful feeling that I ever feel in this world of yours.

None can ever change that, the memories remain, in our heart. Hope you’re going to enjoy your next journey in this heaven on earth.

Too many words of love and encouragement that you’ve shared with us, here. Too many beautiful words and memories also make us laugh ’till the tears run dry. Especially those moments that make our spirit arise, again when we needed ‘em most.

Those are the things that you can’t change by closing this blog. ’cause those beautiful things you have here, remains forever.

THANK YOU and LOVE YOU, always :)
This is not the end, but a start for a beautiful journey of life!

HAVE FUN WITH IT!

15. yati - 4 Desember, 2007

ketika gw yg mo brenti….abang ngancem!
apa ini? MENYEBALKAN!

16. Hanna - 4 Desember, 2007

Mau kemana, Bang Toga? Jangan mematikan blognya dong. Baru bersilahturami.

Hik3… sedih.

17. tobadream - 4 Desember, 2007

mudah-mudahan menemukan sesuatu yang bisa menghibur.

18. Kematian memang selalu tragis memang... - 4 Desember, 2007

“Tanah resapan tempat semuanya berakhir”

kenyataan memang tempat semuanya berakhir……..

19. romo - 4 Desember, 2007

kepakkanlah sayapmu, bebaskanlah jiwamu

selamat mengembara…

20. rozenesia - 4 Desember, 2007

Pergi untuk kembali kah?

21. ahmad simanjuntak - 4 Desember, 2007

Lho, kok???
Pindah ke blog baru ya bang?

22. Dhe' lagi nga' nyambung - 4 Desember, 2007

bang togaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

siapakah yang telah mencuri emosi mu???

mudah2an kau mati sebentar nanti balik lagi….

23. ordinary - 4 Desember, 2007

tiba juga ke titik jenuh itu ya bang
*menunggu giliranku*

aku percaya takdirku sebagai pencari
dan aku percaya takdir abang sebagai pembebas
seorang pembebas membutuhkan pencari
:) *atau sebaliknya yah ???*

Well, enjoy the silent ;)

24. venus - 4 Desember, 2007

bang toga…

25. RMY - 4 Desember, 2007

yahhhh..:( Barulah aku mengenal blog ini…sudah mau kau kubur bang!!

Bangkit kau!!!

Jadi sedihh…

26. Nieve - 4 Desember, 2007

Apa yang membuatmu semarah ini?

27. venus - 4 Desember, 2007

maafkan kesedihan dan kemarahan saya. tapi seperti kata yati, ini memang menyebalkan…

28. nieznaniez kejar dedlen - 4 Desember, 2007

well, itu sebuah keputusan.
aku ga bisa berbuat apa-apa.

aku suka tulisanmu, cara menulismu.

sampai jumpa. hingga saat kau membutuhkan lagi media untuk berbagi, kami masih menunggumu… *sok romantis

29. Batak News - 4 Desember, 2007

sudah banyak weblog pernah kubaca, tapi baru blog nesia yang kuakui sebagai “blog sastra-cinta” yang bagus.

pemiliknya, toga, menulis topik cinta dengan indah, sungguh indah, tapi tidak mendayu-dayu dan tidak pula cengeng. bagiku, ini “aneh” — tepatnya: sebuah kemampuan menulis dengan unik dan apik. kurasa itulah telentamu, laeku toga.

tidak banyak bloger dan penulis yang mampu merangkai kata-kata indah untuk melukiskan semerbaknya wangi cinta tanpa harus menjadi cengeng dan mendayu-dayu. memang aku pernah beberapa kali membaca artikel dan komentar di blog lain, yang sebagian untaian kata-katanya mirip dengan artikel di blog ini, tapi aku cenderung percaya bahwa mereka hanya menjiplak frasa-frasa indah yang sudah kautuliskan.

ada banyak penulis cinta di luar sana, juga ada banyak sastrawan…. tapi bagiku, mereka tidak lebih baik dari toga. bloger nesia ini memang tidak pernah menyebut diri sastrawan, tapi karyanya menyentuh langsung masalah-masalah konkret yang sering kita alami seputar urusan cinta.

ketika penulis cinta atau bloger yang lain berkutat dengan cuma indahnya kata-kata, bahkan sering picisan, maka toga menulis dengan indah tanpa terkesan murahan.

ketika orang lain menulis dengan bahasa tingkat tinggi, filosofis, kontemplatif — yang sering dimaknai sebagai “sastra yang asli” dan tidak picisan — maka toga menulis dengan bahasa yang tidak terlalu tinggi, tidak terlalu filosofis, tidak terlalu kontemplatif. bagiku, inilah gaya berbahasa yang ideal; cara berkomunikasi yang kena pada sasaran, karena bisa dipahami orang kebanyakan.

pada akhirnya pekerjaan menulis — apakah berita, feature, opini, sastra, dll — adalah pekerjaan untuk menyampaikan pesan kepada pembaca. dan selama membaca blogmu ini, aku bisa menangkap pesan-pesan yang kausampaikan itu.

otakku yang tak seberapa ini mampu memahami artikel-artikelmu karena kau menuliskannya dengan sederhana tapi indah; nge-sastra tapi tidak lantas membuat kening berkerut; bahasamu membumi, tidak tinggi di awang-awang.

berehatlah, tapi jangan terlalu lama. karena aku tak ingin menziarahi kuburan yang tidak ditunggui hantunya….

fansmu, jarar siahaan di tepi danau toba.

30. Acho - 5 Desember, 2007

Memang sulit, tapi lagi lagi ini sebuah pilihan.. aku harap kau tidak menganggap ini sebuah titik, tapi titik dua. Ya, titik dua seperti yang pernah diungkap oleh ann1sha. Titik dua yg menandakan sebuah awal, bukan sebuah akhir.

Selamat jalan lae, banyak sahabat mu disini yang tidak ingin menari sendirian dibawah hujan.

31. arifkurniawan as bangaiptop - 5 Desember, 2007

Tidak hanya Bang Jarar yang nge-fans. Saya termasuk juga penggemar berat blog ini.

Mau sedih, tapi bingung juga, sebab keputusan bunuh diri ini kan diambil dengan pertimbangan masak-masak. Jadi, andai saya sesali kepergian pemilik blog ini, yaa sia-sia belaka.

Selama ini, saya mungkin tidak pernah komen. Karena memang tidak tahu bagaimana cara mengomentari sebuah karya sastra. Tapi saat ini, saya mau tidak mau, didorong ego, harus komen.

Saya harus komen, karena walaupun tidak boleh berduka, tetap saja ada rasa sedih menggelayut, ketika Lae Toga harus pergi.

Saya sedih, sedih pribadi, karena akan kehilangan sebuah blog berisi tulisan yang baik. Lalu, saya juga sedih, karena ada seseorang blogger yang terpaksa harus pergi, karena menganggap ditertawakan olehmusuhnya, sang dunia nyata.

Tapi sesedih-sedihnya saya, mau tidak mau, harus tegar mengucapkan “Selamat Jalan, Lae Toga”.

32. bedh - 5 Desember, 2007

saya rasa blog ini akan jadi legend
seperti nirvana di tinggal mati vokalistnya yang bunuh diri.

keangkuhan pencipta memang terletak pada egonya untuk kapan memutuskan menghidupkan ato mematikan ciptaannya. tapi dia punya alasan untuk itu.
jadi …… beginning at the end

33. agoyyoga - 5 Desember, 2007

Epifani yang membuat keputusan Bang Toga drastis.. Dianggap reses aja ya, reses buat belajar, ditunggu karya-karya yang lebih gemilang seperti gemintang di langit sana…like you said to me; el mundo espera…

34. sahat - 5 Desember, 2007

Bah boasa ? unang mate antong , mate suri boi ma alai mangolu muse , salam laeku Toga.

35. farhan - 5 Desember, 2007

kalah hanya dengan sebuah peristiwa? ngga seru ah!

36. itikkecil - 5 Desember, 2007

selamat istirahat bang toga…….

37. iluvlavender - 5 Desember, 2007

Tidaaaaaakkkkk…

Yah, people come people go, blogs come blogs go, hehehehe :p

Selamat istirahat aja buat Bang Toga, hope we can meet again someday in this blogs world.

I learnt a lot from you and your blog – as I have told you on my e-mail – and I’ll never thank you enough for that.
Thank you a whole lot bunch!

38. mei - 5 Desember, 2007

bang toga=(

39. mei - 5 Desember, 2007

karena peristiwa mngagetkan kemarinkah bang???

yah semoga keputusan ini emang yang terbaik, horas buat bang toga!!!

40. hanum - 5 Desember, 2007

INI UCAPAN SUKA CITAKU…

Sepakat bang…cinta memang harusnya membebaskan. Aku ucapkan semoga tulisan-tulisan abang memang dapat tumbuh dan berkaki sehingga menjejak dibumi, bukan hanya tulisan asbun yang hanya mencari kekaguman para pembacanya dan menarik komentar sebanyak-banyaknya.

Tulisan yang baik adalah tulisan yang dapat berjalan tidak hanya mengendap menjadi pemikiran diotak saja yang lalu menjadi karatan.

Aku merasakan hal yang sama. Walau tidak persis, tapi memang merasakan “semua tulisan di blogku jadi seperti omong kosong”. Aku merasakan itu pada tulisan2ku (walau tidak mengambil sikap menutup blog). so…selamat untukmu.

41. Marudut p-1000 - 5 Desember, 2007

Selamat beristirahat untuk Lae Toga.

42. SiMunGiL - 5 Desember, 2007

Sial! Baru sehari dah kangen geneh…:(

43. siu - 6 Desember, 2007

Saya hanya menyayangkan setelah membaca rangkaian postingan disini (kubaca dengan serius bang sak komen-komennya) begawan cinta harus mengakhirinya dengan sangat…sangat…(apa ya kata yg passss!!) sampe lama nggak nemu Bang…tragis kali ya?

Kalau tak bisa disebut ‘kekalahan’, haruskah bang? diakhiri? Kekna terlalu egois!!Hanya karena peristiwa semalem??setelah hasil perenunganmu sekian lama sebagai Begawan cinta?tapi memang bener bahwa musuh utama bloger bukan bloger yang lain tapi dunia nyata….

but memang semua adalah pilihan, namun yang sangat saya sayangkan adalah jika dengan karya-karya kita dapat berbagi cinta dengan semuanya kenapa musti diakhiri?Biar lebih dramatis kali ya kayak cerita-cerita sedih di tipi ato nopel-nopel roman gitu…But sure!! I am so dissapointed!!

saya yakin Lae yang telah terbiasa membagi cinta dan memenggalnya begitu saja akan memasuki dunia sepi tanpa tepi (sok teu ya?!) tapi saya yakin itu…(japri saya kalo menyanggahnya.. hehehe)
Selamat menikmati dunia sepi tanpa tepimu Bang, semoga segera lahir kembali !! karena kasihan banyak ‘pasien’ yang menunggu postinganmu…

Bagi saya pribadi seperti diputus cinta, atau bahkan ditalak tiga?hehehe segitunya…
Bravo deh…semoga segera keluar dari kemelut “semalem”….dan kita “berCinta” lagi….
(kabari kalo udah buka account baru ya?kita bikin launchingnya…)

44. ries - 6 Desember, 2007

blog ini sangan inspiring, terima kasih bang :)

45. puput - 7 Desember, 2007

oh hiatus…

46. meiy - 7 Desember, 2007

sialan kau bang, nyatanya aku merindukan tulisanmu :(

kapan kau hidup kembali?

47. almascatie - 7 Desember, 2007

bang toga HIatus?
*gelar tiker nunggu bang toga kembali dengan tarian hula-hula*

*kabur*

48. ichal - 8 Desember, 2007

di tunggu kembalinya bang!!

49. Hoek Soegirang - 9 Desember, 2007

lha…
ko isa tutuf?
fadahal tulisanna bagos-bagos sangadh? T_T

50. kw - 9 Desember, 2007

waduh blogwalking hari ini kok nemuin banyak yang mau berhenti.. jangannnnnnnnn….

ngeblog itu menyenangkan…

51. Thung sin (gelleng) - 10 Desember, 2007

Boasaaaa…………..pa boa jo alana,unang sukkun-sukkun rohakku,laekkuuuuuuuuuuuuu.

52. unai - 10 Desember, 2007

Lae..hiks…

53. ulan - 10 Desember, 2007
54. leny - 10 Desember, 2007

TO BE CONTINUE
COMING SOON..
DI BLOG-BLOG YANG ANDA KENAL…….
BANG TOGA AKAN MUNCUL KEMBALI BEREINKARNASI DALAM WUJUD SEBENARNYA

(BERARTI KEMAREN NYAMAR BANG? HEHEHE)
BERSEDIH ADA BATASNYA………

55. tjahaju - 12 Desember, 2007

looooo…
knapaaa… mo kmanaaaa???

56. pr4s - 17 Desember, 2007

Hmmm ada apa ya?

Sayang sekali, berkurang satu blogger yg nyampah di tempat saya……

57. nieznaniez - 29 Desember, 2007

kangen……………………………………………..
katanya mau nemenin saya lembur ??

58. restlessangel - 5 Januari, 2008

astaga…telat bgt nih, saya…..

i understand……

59. Sawali Tuhusetya - 6 Januari, 2008

walah, daha agak lama ndak berkujung ke sini, bung huta kok malah hiatus. ok, ndak apa2, bung. ada baiknya juga. tetapi saya tetap sabar menunggu kehadiran bung huta di blogsphere. *halah*

60. OktaEndy - 8 Januari, 2008

lho koqq???

61. verlita - 9 Januari, 2008

padahal udah lama ga mampir…baru mampir lagi eh…mau ditutup???? jalan2 panjang kali maksudnya..ntar balik lagi…jangan lupa jalan pulang ya, mas… :D

62. justasimpleman - 9 Januari, 2008

Lae, inilah bukti yang menunjukkan bahwa agama bisa menjadi pemecah, semakin banyak topik perbandingan agama yang lae munculkan, semakin kacau pikiran lae.

Karena agama juga, lae memutuskan berhenti dari hobi yang kutahu paling lae gemari ini, yaitu ngeblog.

Agama yang benar adalah agama yang tidak mengajarkan perpecahan dan pertikaian, camkanlah itu lae.