Avatarku Gambar Yesus Kristus?

Ketika memutuskan untuk menggunakan gambar lukisan ini sebagai avatar, aku sudah menduga akan ada yang salah paham. Dan benar, beberapa bahkan mempertanyakannya lewat japri, on atau offline. Tapi bukan berarti biar disalahpahami maka gambar itu kuunggah (hwadoh, kata ini selalu berasa kayak alien samaku).

Itu lukisan (potret) Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib (حسين بن علي بن أﺑﻲ طالب) cucu Nabi Muhammad SAW. Mengapa dia? Karena aku mencintai dan merindukan wajah kakeknya. Lho? Begini, orang Denmark pun tau, memvisualiasikan wajah nabi, dalam bentuk apapun, dilarang dalam ajaran Islam. Nah, menurut banyak hadist, manusia yang paling mirip wajah dan perawakannya dengan Rasulullah adalah cucu kesayangannya ini.

Tapi memang ada juga terselip pesan lain; Isa Almasih, Muhammad SAW dan Imam Husain, sama-sama punya darah Timur Tengah, dan karenanya secara fisik memang mirip. Mungkin tidak semua ngeh juga, potret Yesus tidak pernah muncul dengan penutup kepala, sementara Husain selalu dicitrakan dengan serban hijau peninggalan kakeknya, yang dikenakannya saat dibantai, dipenggal, dan kepalanya dijadikan bola di padang Karbala.

Biar aja orang salah kira, kerena saya memang selalu geram dengan aroma permusuhan Islam-Kristen, dua agama dengan “tugas” mission atau syiar, samanya itu! Begitu sibuknya berebut pengikut, sampai mereka lupa sejarahnya, sebagai dua cabang dari satu batang pohon yang sama: Ibrahim AS, Abal Mukminin atau Bapak Orang Beriman or Abraham, Father of The Believers! Turunan Ishaq dan Ismail yang sama-sama diberkati.

*****

Nah, sekarang tentang Husain. Ini adalah salah satu lembar tergelap buku sejarah Islam. Dia cucu kandung nabi, kesayangan pula. Ketika dia baru lahir, Rasulullah sendiri yang azan di telinga kanannya dan qamat di telinga kirinya. Komplit! “Aku dan dia berasal dari cahaya yang satu,” kata Nabi tentangnya.

Tetapi pada Jumat, 10 Muharram 61 H, beberapa puluh tahun saja sepeninggal kakeknya itu, dia dibantai pengikut Yazid bin Muawiyah, kaum muslimin juga. Sebelumnya, Ali Ashgar, anaknya yang baru berumur 6 bulan, ditembus panah beracun, tewas dalam pangkuannya.

Memangku anaknya yang sudah terkulai tanpa nyawa itu, sebelum berlari menyongsong mautnya sendiri, Husain menengadahkan kepala ke arah langit, berseru, “Wahai Tuhan, Husain-Mu telah mempersembahkan di jalan-Mu apa saja yang Engkau berikan kepada-Nya. Berkati Husain-Mu ya Allah, dengan penerimaan atas pengorbanan ini.”

Lehernya ditebas, kepalanya dijadikan bola, sebelum kemudian ditusuk dengan tombak, diarak dari Karbala di Irak sekarang, sampai ke Syam, yang sekarang dikenal sebagai Damaskus, ibukota Siria.

Inilah yang kemudian melahirkan “cabang” Islam menjadi Sunni dan Syiah. (Aku Islam mana? Bah, tak ngerti aku apa itu sunni atau syiah. Ntah dari Tuhan mana mereka dapat ide melabeli dirinya biar sok beda. Ini penyakit kronis kaum muslimin, bikin faksi-faksi macam di DPR. Salafi, Wahabi, Ahlusunnah, lontong tanpa kuah, dsb! Aku yang muslim aja sering muak dengan hal semacam ini, gimana saudaraku dalam jalan iman yang lain ya? Tapi di agama manapun, tren buat aliran-aliran ini penyakit yang menahun, kronis dan akut sekaligus).

Tak semua kaum muslimin tau cerita ini, aib besar itu. Memendam sejarah kelam itu, di mana muslimin sendiri memuncratkan darah dari tubuh lelaki yang paling disayangi Nabi, jelas bukan tindakan ksatria. Tetapi larut dalam dendam, mengenang peristiwa tragis itu dengan simbol duka berlebihan setiap tahun, juga sama bodohnya.

Apa dengan kesadaran akan adanya sejarah kelam ini, iman Islamku jadi goyah? Ini point-nya. Harus dipisahkan, tradisi Timur Tengah yang memang doyan perang dengan ajaran Islam yang pada dasarnya menganjurkan damai.

Aku juga tak membantah, pada periode tertentu di tempat tertentu, Islam tersebar melalui jalan pedang. Tetapi lagi-lagi itu berkaitan dengan kultur, bukan ajaran agama. Buktinya ketika agama yang sama menghampiri nusantara, dia datang lewat cerianya permainan wayang kulit, atau indahnya lekuk ukiran Jepara.

Jadi, akan tetap kupakai avatar itu. Mau disangka gambar siapa, aku tak akan merasa terganggu. Siapapun yang datang membawa kebenaran, Yesus, Muhammad, siapapun, akan kucintai dengan apa yang kupunya. Tetapi siapapun yang datang dengan semangat permusuhan, pengikut Kristus atau umat Muhammad, sekali lagi siapapun!, akan kucintai juga, karena tingkat kecerdasannya pasti belum cukup memadai untuk kujadikan musuh.

Insya Allah, sih.

Masih punya waktu luang? Tulisanku berikut punya keterkaitan.

55 komen sejauh ini

  1. Yeni Setiawan on 12 Nopember, 2007

    Banyak sekali sejarah kelam dalam Islam yang kalau dirunut sebenarnya berdasar kepada nafsu dan latar belakang budaya. Jadi bukan Islam yang suka perang, tetapi manusia-manusia Arab yang jaman itu terlalu memuja perang.

    Begitu pula sejarah Perang Jamal, yang sebetulnya tidak ada manfaat apapun..

  2. Totoks on 12 Nopember, 2007

    saya jadi belajar sejarah islam juga disini… begitu toh ceritanya baru tahu saya… maklum jarang baca sejarah

  3. nieznaniez on 12 Nopember, 2007

    aku kira juga itu gambar Yesus. tapi aku ga brani nanya. dan ternyata bukan. ihihhiii…

  4. venus on 12 Nopember, 2007

    kadang2 aku mikir, we are so much alike. cara kita berpikir, cara kita memaknai hidup, cinta, komitmen, soulmate (ehm!), bahkan cara kita mencintai tuhan.

    halah, tadi cuma mau bilang gini: ternyata yg gila bukan cuma saya :))

  5. Toga on 12 Nopember, 2007

    Yeni
    Nah itu dia, sering campur aduk sih, mana agama mana kultur. Ya, perang unta itu, teramat sangat memilukan dan memalukan. Ali vs Aisyah, istri kesayagan Nabi.

    Totoks
    Hehe, itulah gunanya blog, bertukar wawasan. Saya jg mencuri banyak ide dari rumah maya Mas Totok.

    Niez
    Berarti ngga termasuk yg nanya lewat japri dong ya.

    Venus
    Yang gila bukan cuma saya, atau saya bukan cuma gila. :P

  6. jejakkakiku on 13 Nopember, 2007

    Dari awal udah terlihat kali itu bukan foto YESUS, tapi namanya orang bisa bedabeda yah?

    mungkin krn banyak orang gila berkumpul jadi satu, pembicaraan yang dipahami hanya sesama orang gila yang ngerti :D heheh…

    terimakasih atas cerita sejarahnya, Ito :)

  7. jejakkakiku on 13 Nopember, 2007

    eits, jam-nya udah dibetulin!
    thanks again :D

    hehehe..

  8. 4season on 13 Nopember, 2007

    Nah yg begini-begini nih yang akan mengundang komentar-komentar kaum fundamentalis.

    Tapi go on, Nesiaweek! Bila perlu kita sebarkan damai lewat jalan pedang juga, abis udah pada ndableg sih!

    *ngasah golok dengan hati damai*

  9. Acho on 13 Nopember, 2007

    Bang toga, Sunni itu bukan nama golongan tapi merek sebuah radio mini-compo asal jepang.. itu loh, yg ada sunni walkman, sunni ericsson.. itu loh bang.. tau kan??

    *Ngasah gigi hiu sambil pake sorban ijo*

  10. Toga on 13 Nopember, 2007

    Mei
    Tp kalo mau dipikir Yesus pun, it’s OK.
    Iya, soal jam itu, mestinya dari dulu banget dibenerin. :))

    Acho
    Asli lucu banget! Tp ada juga lo Sunni merk celana dalem. Sayangnya murahan punya.

  11. maya on 13 Nopember, 2007

    matanya tajam sekali yah . btw, thanks buat info sejarahnya bang.

  12. mei on 13 Nopember, 2007

    mirip Yesus =)

  13. Toga on 13 Nopember, 2007

    4season
    Udah resiko. Mengalah kepada yang salah bisa dua kali salah, bisa dua kali benar.
    Ngasah golok dengan hati damai? Itu kerjaan petani. :))

    Maya
    Iya, tp itu juga hasil impresi pelukis terhadap riwayat-riwayat yang menceritakan tentang fisik Imam Husain. Tp lumayanlah, merangsang imaji.

    Mei
    Yup, mirip, sama-sama darah Timur Tengah. :)) Peace!

  14. danalingga on 13 Nopember, 2007

    Iya, tuh sampe sekarang saya nggak habis pikir kok bisa ada perang melibatkan orang terdekat nabi, di pihak yang berlawanan pula.

  15. Toga on 13 Nopember, 2007

    Dana
    Yg lebih ngga habis pikir lagi, “kebodohan” untuk memerangi sesama itu masih lestari hingga hari ini.

  16. unai on 14 Nopember, 2007

    bukan lupa sejarah Bang…tapi memang tak pernah tahu mungkin…saya suka tulisan ini :)

  17. ordinary on 14 Nopember, 2007

    begitu yaaa
    *manggut2*
    diem2 buka2 buku sejarah Islam (ketauan bego nya)

  18. Nesiaweek! on 14 Nopember, 2007

    Nai
    Bahwa banyak kaum muslimin yg ngga pernah tahu cerita ini, fakta mengejutkan juga itu…

    Airin
    Dari tadi manggut-manggut aja pun.

  19. oktaendy on 14 Nopember, 2007

    salam kenal, lagi blog walking nich.. :D
    salut dengan pengetahuan, dan wawasan anda. gak rugi blog walking ke sin… btw gambarnya agak mirip sih :D

  20. Agiek on 15 Nopember, 2007

    saya suka dengan postingan abang yang ini, *padahal yang lainnya juga suka hohoho*

    I really love it, as always!

    mas ada niatan buat jadi ustadz kayak di tv-tv itu ga?

    biar wajah islam yang damai dikenal khalayak ramai, dan mampu membasuh semua parutan, dan bopeng di wajah dien ini ;)

  21. sahat on 15 Nopember, 2007

    Kalau aku melihat avatar lae pertama kali, wah foto siapa nich ganteng kali pikirku gitu, jadi tak berpikir macam2 lah, biarpun itu foto siapa tak apa kurasa….salam

  22. yusthatitik on 15 Nopember, 2007

    avatarnya bagus..dan cerita/kisahnya juga bagus..
    hmmm…jadi tau… thanks Bang..

  23. Toga on 15 Nopember, 2007

    okta
    makasih. soal mirip, emang. tak cuma soal wajah, esensi ajarannya juga. tp ya harus dengan hati terbuka memahaminya.

    agiek
    hayah… kok telat ngusulkannya? udah telanjur foto porno pulak aku itu. gimana dong?

    *cari-cari kopiah lama waktu ngaji*

    sahat
    kalo sudah ganteng, apa perlu lagi pake tanya-tanya ya Lae…

    yusthatitik
    sami-sami.

  24. dhe; on 15 Nopember, 2007

    ooooh githu ya….(sambil mangut2 ) oon mode on

  25. dhe; on 15 Nopember, 2007

    btw penutup kepala nya keren si imam husein beli di tanah abang apa di pasar si kambing yak…

  26. Toga on 15 Nopember, 2007

    dhe
    pasar sikambing ada di medan lo? apa emg itu kamsudna?

  27. dhe lagi ngak nyambung euy on 15 Nopember, 2007

    yoi bang

  28. Toga on 15 Nopember, 2007

    dhe
    kok ngerti sih?

  29. dhe lagi ngak nyambung euy on 15 Nopember, 2007

    amang sama inang aku sudah setahun ‘hijrah’ ke medan bang , taon kemarin aku lebaran disana.

    pake amang sama inang (biar dikira orang batak..hehehhehe / mirip di kampung ‘ ama’ sama ‘ine’ ;)

    pake istilah ‘Hijrah’ biar di kira ‘alim’ hihihi

    akh bang kayak ceting aja nih kita rupanya….

  30. adeksetiawati on 18 Nopember, 2007

    viva bang toga
    semoga kedamaian selalu menyertai semua umat manusia, hingga tiada lagi permusuhan dan perang dimuka bumi hanya karena perbedaan yang seharusnya saling mengisi dan menjadi warna kehidupan
    Indahnya damai

    -premasai-

  31. Kandar Ag. on 19 Nopember, 2007

    Untung ada yang suka sejarah…. jadi tambah wawasan.
    Mmmm… moga-moga dengan mengerti sejarah (terutama yang menyangkut sejarah agama tertentu), penafsiran tentang fakta-fakta sejarah semakin membantu terwujudnya kerukunan dan kedamaian.
    Jadi ikut prihatin, ketika sebuah penafsiran menjadi biang perpecahan, bahkan permusuhan….

  32. bee on 20 Nopember, 2007

    “Kesalahan” umat Islam jaman ini adalah terlalu bangga atas kejayaan masa lalu. Sehingga jika ada sejarah kelam di dunia Islam cenderung di-tutup2-i, walaupun banyak sejarawan muslim yg menuliskannya tapi jarang disampaikan di depan publik (saat khotbah jum’at misalnya). Andai kita (umat Islam sekarang) gak terlalu membanggakan kejayaan masa lalu, tentu sejarah2 Islam apa pun akan dipelajari dan diambil hikmahnya, bukan cuman yg bagus2 aja. Lagipula, kita toh hidup di masa sekarang, bukan masa lalu.

  33. wulan on 21 Nopember, 2007

    kereeeeeennn
    kalo mencintai om nesia bole nggak??
    kan bawa kebenaran juga..

    *nggak pake ngeres!!!*

  34. antibatakislam on 24 Nopember, 2007

    Avatar Yesus masuk kategori Iblis toh? hehehehhe wajarlah kenapa bisa ikut si penjahat kelamin dgn istri 22 orang!

  35. kuchikuchi on 29 Nopember, 2007

    wah saya juga tadinya kira itu gambar Yesus..makanya saya heran membaca komen anda di blog saya..tapi setelah membaca penjelasan ini… udah ngerti deh skrg. btw reading this story brought tears to my eyes :’(

  36. celo on 29 Nopember, 2007

    dulu pernah cari bukunya tentang padang karbala itu… tapi dilarang oleh guruku karena katanya terlalu sadis

    *waktu itu masi di SD*

    jadi samapi sekarang belum baca :P

  37. meiy on 29 Nopember, 2007

    ’saya bukan cuma gila’ walau selalu terlambat komen.

    tau gak bang toga, tipe favoritku adalah wajah timteng ;)

  38. kairo on 3 Desember, 2007

    sekilas mirip Yesus, hampir silap :D
    Horas appara toga.

  39. srikandini on 14 Januari, 2008

    tulang… aku save gambar itu yah…

  40. nirwan on 4 Maret, 2008

    hmmmm

  41. blank on 8 Maret, 2008

    ntu gambarnya john bon jovi kali…lagi naek haji….
    gambar siapapun..nggak mslh…iman itu keyakinan bos..kalo sibuk menceri fakta-fakta….bisa gila kita….
    soalnya agama itu bukan hanya sekedar logika…..
    nyang penting ajarannya enak dan pas susunya…
    Kopi kaleeeeeee….
    duh….ni malem enaknya ngopi ya…sambil ngantuk
    tapi nggak ngopi….malah tidurnya sambil ngopi…
    eh…piye to….dasar ngantuk….

  42. putirenobaiak on 31 Maret, 2008

    entah kenapa beberapa kali aku terus ingat avatarmu ini, kira2 Rasul wajahnya mirip yah?

    pilihan avatar yg hebat Ito :)

  43. [...] yg ingin aku kirim pengen ikutan lomba di blog Pak EWA. Beberapa kali kok kebayang avatarnya si abang ini aja, trus aku search tulisan lamanya ini, eh kok jadi berasa yah puisiku (setidaknya meurutku). [...]

  44. putirenobaiak on 31 Maret, 2008

    walah sori ada pingnya pulak :)

  45. Hamdani on 14 April, 2008

    Saya pengen penggal kepala yang memuat gambar diatas!!!

  46. Hamdani on 14 April, 2008

    umat kristen sekarang ini, adalah umat kristen yang dikibuli oleh Paulus, menyembah manusia. Tuhan beol disembah.
    Perjanjian baru bukanlah wahyu, dan sampai kapanpun tidak dapat dijadikan alasan mengapa seseorang akhirnya beragama, jawabnya simpel, perjanjian baru itu bukan injil, tapi buatan pendeta-pendeta murtad, mengisahkan sebagian, menyembunyikan sebagian banyaknya.
    Tidak pernah ada perbedaan dalam qur’an hingga saat ini tidak pernah ada perbedaan dari qur’an versi lama, maupun qur’an versi baru, sebab qur’an adalah perkataan Allah kepada Muhamad, yang kemudian dihimpun dan dikumpulkan menjadi sebuah kitab. Sama hal nya dengan injil, injil adalah perkataan Allah melalui ISA (Yesus) kemudian dibukukan dan disebarkan kepada pendeta-pendeta, setelah itu dianut oleh para penganut injil.
    Berbeda antara penganut injil dengan orang-orang
    kristen, orang kristen yang ada sekarang adalah kristen yang merupakan bagian dari salah satu sekte dalam agama Yahudi, agama ini mulai berkembang pada jaman kerajaan Romawi. Sedangkan penganut agama injil dinamakan Nashara, berasal dari orang-orang Nazaret, kebanyakan orang dari Nazaret mengenal Muhamad seperti mengenal anaknya sendiri, oleh karena itu mereka berbondong-bondong memasuki tanah arab, tanahnya Ibrahim dan Ismail, tapi karena tertahan oleh orang-orang kafir quraisy, maka mereka berdiam diri di madinah, dan merekalah suku yang paling banyak menganut islam, ketika Nabi Muhamad SAW hijrah ke Madinah(Yastrib).
    Harap dicatat, hampir keseluruhan dari mereka memeluk agama Islam pada akhirnya, hanya beberapa pendeta,dan orang-orang Yahudi yang tidak menganut agama Islam, dan pada akhirnya mereka menghasut, merubah, dan memalsukan ayat-ayat Allah, dan mengatakannya ini dari Allah, padahal bukan. Seperti itulah sekilas tentang orang-orang beragama injil, salah satu bukti yang ada hingga saat ini adalah Naskah laut mati, atau naskah gua Qumran, yang ditemukan sekitar tahun 60-an disekitar laut mati, naskah itu dibawa oleh para penganut agama injil, yang isinya mengisahkan tentang kenabian Isa a.s. Naskah tersebut berada dalam salah satu museum di Jerusalem Orang-orang kristen yang ada sekarang adalah agama baru buatan para rabi Yahudi pada jaman Romawi, kitab aslinya nggak ada, isinya jauh dari petunjuk tuhan, dan dianut oleh orang-orang yang termakan dogma dari para pendeta. Salah satu dogma tersebut adalah konsep trinitas, mungkin suatu saat nanti akan berkembang menjadi konsep pentagonitas, atau apa lah………yang jelas logikanya seperti ini, jika ada tiga tuhan, tuhan yang satu ingin matahari terbit dari timur, yang satunya lagi dari barat, yang lainnya ingin dari tengah, yang terjadi apa………..perkelahian antar tuhan kali. Yah…… Jadi jawabannya nggak mungkin………….!!!!!
    Pengangkatan Yesus menjadi Tuhan Yesus tidak pernah disembah hingga 200 tahun setelah meninggalkan dunia, pengangkatan Yesus menjadi tuhan ini melalui sebuah konsensi yang dinamakan konsensi konstanti di konstatinopel, harap dicatat, yang mengangkat Yesus menjadi tuhan adalah manusia, istilahnya seperti ini, ada kumpulan patung, kemudian membuat sebuah konfrensi untuk mengangkat salah satunya menjadi Manusia, jawabannya…….Ya nggak mungkin.
    25 Desember bukan hari kelahiran Yesus, Yesus tidak dilahirkan pada tanggal 25 desember seperti sangkaan banyak orang, penetapan ulang tahun Yesus ditetapkan oleh raja romawi pada waktu itu yang menganut agama kristen, dimana sang raja terbiasa menyelenggarakan hari kelahiran dewa matahari (ra), dikarenakan saat itu banyak orang romawi yang masih menyembah berhala, dan terbiasa menyelenggarakan pesta-pesta hingga mabuk, memperingati hari kelahiran dewa ra, maka ditetapkanlah bersama pendeta-pendeta bahwa kelahiran Isa (yesus) itu tanggal 25 desember bersamaan dengan kelahiran dewa ra, silahkan tanya sendiri pada ahli sejarah. (by Mas Sato)
    Jadi kesimpulannya agama kristen itu adalah sesat dan mereka yang menganutnya itulah yang disebut domba-domba tersesat.
    Barang sipa menepuk air didulang terpercik muka sendiri.

  47. lohot simanjuntak on 15 April, 2008

    @Hamdani on 14 April, 2008
    Saya pengen penggal kepala yang memuat gambar diatas!!!
    merinding aku membaca komen mu ini,tapi yang lo maksud siapa?yang membuat gambar pertama,atau yang membuat gambar di blog ini?

  48. Bagir on 27 Mei, 2008

    Salam

    lukisan A’imatul At’har dari Ahlul Bait Rasulullah saww banyak bgt…tgl cari aja di google (gambar).. kalo yang ini mah kaku gambarnya..

    wassalam

  49. Bagir on 28 Mei, 2008

    @ Hamdani

    Ga usah penggal pengal kepala orang…
    sebaiknya anda berfikir apapun agama anda (islam atau kristen) jika ada yang membenarkan Yesus/Isa adalah Tuhan, Kenapa Yesus disunat..??? Tuhan ko Sunat???

    Baca Lukas 2:21 “Dan ketika genap 8 hari dan ia harus disunatkan,ia diberi nama Yesus,yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

    Tapi anehnya PAULUS GA SUNAT…Musa sunat, Yesus pun sunat, terus kenapa Paulus sampai bilang bahwa Sunat yang dimaksud adalah Sunat Rohani?

    lihat ==> Roma 2:29 ; Galatia 5:2

    Jadi bener bhwa injil sekarang PALSU..Bukan Firman Tuhan..!

  50. Bagir on 28 Mei, 2008

    sori yang diatas bukan buat hamdani

    tapi buat Lohot simanjuntak…

    sori mas Hamdani…slh ketik…heheheh

    Peace…!

  51. Yoseph on 27 Juni, 2008

    Untuk Hamdani
    Sunat sebetulnya adalah Tradisi atau Budaya Orang2 Timur Tengah Pada Umumnya & Yahudi Pada Khususnya dan perlu di Ingat Yahudi Bukanlah Agama Atau Kepercayaan yg betul adalah Suku. sama halnya di Negara kita (Jawa Khususnya) dulu ada tradisi jika anak memasuki akilbalig maka dia akan (Pangur) meratakan giginya. dan tradisi itu lama lama bukan hanya di tanah jawa tapi hampir 75 % ada di negara kita dulu. sama halnya dg Sunat.karena Suku Yahudi merasa Mendominasi di tataran tanah Timur tengah maka terbawalah itu kadalam suatu kepercayaan kalau di Indonesia istilah dengan sukunya contoh ( Islam Kejawen, Kristen Kejawen) di mana kepercayaan masih di bumbui dengan tradisi kebudayaan. He he he he he Cerrmatlah dalam Berpikir

  52. Yoseph on 27 Juni, 2008

    Saudara & Saudari ku Sekalian :
    Menghargai Perbedaan adalah Hal yg Mulia, Agama adalah Baju untuk Orang2 Percaya & Tempat Ibadah adalah Rumah untuk orang2 Percaya. Saudara dan Saudari ku Memiliki keyakinan kalau Kepercayaan yg kita Anut adalah yg terbaik itu bagus Tapi kalau kita menghakimi kepercayaan org lain itu lebih jelek, tidak sesuci yg anda kita anut Itu adalah menghakimi. karena yg menentukan kebenaran, kesucian bahkan yg menentukan manusia akan masuk Surga atau Neraka Adalah Allah yg maha segalanya. untuk apa kita merasa paling benar paling suci egois sehingga timbul fitnah bahkan kita sendiri belum tahu kebenaranyg sesungguhnya karena yg tahu Kita percaya kepada Allah kita yg maha segala itu hanyalah Allah itu sendiri. kita ambil contoh yg Sangat sepele, misalnya kita sebagai terdakwa dalam suatu kasus tapi ternyata kita ter bebas dari tuduhan itu. apakah anda tahu orang lain percaya bahwa anda tidak bersalah..? yg tahu hanyalah si tertuduh itu dengan Allahnya.
    Ketahuilah Penghuni Neraka itu adalah Mereka yg Sombong, Dengki, Sirik Musrik, Takabur, Merasa paling Benar, Paling suci dll karena itu semua Bertolak belakang dengan Kehendak Allah. saudara dan Saudari semua karena konsep nya adalah Di manapun Kebenaran Adalah Benar baik di mata Manusia maupun di mata Allah. dan lakukanlah apa yg menjadi Perintah2 Allah karena Perintah Allah adalah baik adanya. Allah sendiri tidak Menghakimi manusia bahkan ngasih kesempatan untuk memperbaiki diri, kenapa kita menghakimi sesama manusia…? Semoga ini tdk hanya menjadi pepatah pepetih sebab belajar kita pada Allah nan maha kasih, berkaca kita pada IA dengan kasihnyayg Terhormat, Putih yg menjadikan kita terus berupayaagar Ridhonya dapat terraih, Ridho Allah, Allah ku …Allah kita semua tak pernah memandang kekotoran manusia selain dengan PenlihatanNya yg maha Jernih. Apa yg kita pelajari adalah untuk kita lebih dekat dengan Allah kita dan apa yg kita pelajari belum seujung kukupun di mata Allah Salam Buat HAMDANI

  53. Tjwan Bing on 27 Juni, 2008

    HUA>>>>HAHAHA…..si HAMDANI……”kebelet BEOL,,,,,maka ngomongngnya gak konstruktif….Gak makan sekolahan….yaakkk…!!!

  54. Tjwan Bing on 27 Juni, 2008

    HAMDANI …..kalau ELOE dah merasa menemukan KEBENARAN…..dan yoaqinnn masuk surga …ya udah. Gak usah cuap-cuap …mau menggal kepala-lah…..nuding agama orang lain salah….lah, mempermasalahkan sunat-lah….Kelihatan ente kagak ngerti yang eloe omongin dah….Jadi LUCU gitu ! Kayak orang Sarap….(hehe maaf…tapi jujur pendapatku begitu….) Kalau ente lagi emosi, mendingan eloe nyangkul….atawa…narik becak….daripada blingsatan….kayank kepinding kelaparan….hihihi

  55. Hamdani on 28 Juni, 2008

    @ Bagir
    Enggak apa2, peace juga!
    @ Tjwan Bing yang kebelet beol itu kamu!
    Dasar kamu dungu!! sekarang kamu jawab nih pertanyaan si ujang!
    Mengenai trinitas walaupun cara memahaminya dimodif sedemikian rupa, ya tetap aja maknanya 3. kenapa sih ngomong satu aja kok harus dikasih embel-embel 3. (jawabnya tanya sama paulus dikuburannya)
    Kenapa Tuhan kok merasuk kediri manusia? kenapa enggak kediri macan atau gajah saja yang lebih kuat dari manusia?
    Kenapa lagi tiang salib yang menjadi tempat kematian Yesus kamu kok malah diagungkan, dipajang besar-besaran?
    Nabi Isa-kan matinya dibungkus kain kafan, kok orang kristen sekarang makai pakaian pesta?
    Nabi Isa menganjurkan khitan, kok sekarang khitan disembunyikan?
    Kenapa dulu babi diharamkan sekarang kok yang haram babi hutan?
    Apa ada perintah/contoh dari Nabi Isa membangun gereja?
    Apa ada perintah memajang pohon cemara? padahal di tempat kelahiran Nabi Isa enggak ada pohon cemara?
    Apa kelahiran Nabi Isa tgl 25 Desember?
    Kenapa salah satu nama Tuhan kalian namanya Allah juga, hanya pengucapannya saja yang dicadelkan?
    Nabi Isa mempunyai Istri dan keturunan, (tapi dirahasiakan) kenapa pastur & biarawati dilarang kawin? (maksudnya nikah yang dilarang)?
    dan masih banyak lagi lainnya, yang disembunyikan dan dipelintir oleh Pak Ulus?
    Sesungguhnya kristen itu tersesat, karena beramal tapi tidak berilmu!!!
    Kita diberi akal pikiran oleh Tuhan sebaiknya dipergunakan untuk berpikir selain beramal, maka pilihlah agama yang diridhoi Tuhan yaitu Islam.

Leave a reply