Justru Setelah Jadi Muslim, Aku Tahu Kristen Itu Benar 18 September, 2007
Posted by Toga Nainggolan in artikel, batak, cinta, jarar siahaan, kata hati, kehidupan, spiritualitas.trackback
“Inilah yang ingin kukatakan padamu, Ibu, dengan setulus hatiku: justru setelah aku menjadi muslim, maka aku makin yakin bahwa Kristen, agama kalian, tidak salah”
Pindah agama, kerap membawa konsekuensi yang dahsyat. Tapi lelaki ini toh tetap menempuhnya. Lelaki Batak yang dibesarkan dalam iman Kristen ini menyeberang ke Islam, dan menikah dengan seorang muslimah. Ops, bukan karena wanita itu, tetapi karena pergulatan batin, termasuk setelah membaca sebuah buku tulisan Ahmad Dedad.
Dan benar, dia pun harus memelas kepada ibunya, manusia yang paling dihormatinya di muka bumi.
Ibuku yang kucintai, jangan lagi terus-terusan engkau berdiam diri dan menjauhi menantumu itu. Dia sangat baik, Ibu. Dia sudah banyak berkorban untukku, juga untuk ketiga cucumu
Entah sengaja abai, atau memang tidak “tersosialisasi” dengan memadai, tidak banyak yang menyadari Islam dan Kristen adalah agama yang paling banyak persamaannya. Ironisnya, dua agama ini pula yang paling banyak menorehkan sejarah kelam permusuhan hingga hari ini.
Perpindahan keyakinan dari Islam ke Kristen dan sebaliknya, terasa lebih “seru” dibanding ke agama di luar itu, padahal, jika dicermati dengan pikiran jernih, Kristen dan Islam kadang terlihat seperti dua sekte dari satu agama.
“Allazina amanu wa ‘amalussalehah,” itu kalimat yang paling sering muncul di Al-Qur’an. Artinya? Ada di Alkitab, Mazmur (37:3) “Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik.”
Itu barangkali pesan yang ingin disampaikan Jarar ketika menuliskan kalimat yang menggetarkan, yang jadi judul tulisan ini.
Inilah yang ingin kukatakan padamu, Ibu, dengan setulus hatiku: justru setelah aku menjadi muslim, maka aku makin yakin bahwa Kristen, agama kalian, tidak salah
Al-Qur’an tidak pernah mengingkari Yesus Kristus, Isa Putra Maryam. Bahkan narasi tentang Isa dalam Al-Qur’an adalah salah satu cerita yang paling rinci di antara kisah-kisah utusan Allah. Penghormatan kepada sosok ini juga istimewa: Kalamullah (Kata-kata Allah) dan Ruhullah (Ruh dari Allah).
Disebut Kalamullah, karena Isa sudah bisa berkata-kata semasa bayi. Dipastikan, kata-kata itu memang milik Allah, karena bayi manusia biasa jelas belum bisa bicara. Disebut Ruhullah, karena dia memang ruh yang ditiupkan ke tubuh perawan Maria.
Meski tidak mengakuinya sebagai anak Tuhan atau Tuhan itu sendiri, Al-Qur’an mengakui Isa adalah sosok yang “mengandung” keilahian lebih, bahkan dibanding Rasulullah Muhammad SAW, yang punya riwayat genetik manusia biasa.
OK, Adam memang diciptakan tanpa ayah dan ibu, tetapi jelas-jelas dikatakan dibuat dari tanah. Sementara Isa, adalah ruh yang ditiupkan Allah ke tubuh seorang gadis yang belum pernah disentuh lelaki.
Satu-satunya perbedaan, dan sialnya membawa dampak teologis yang luar biasa, adalah soal cerita penyaliban Yesus. Bila Kristianitas mengakui Yesus merasakan penderitaan di kayu salib untuk menebus dosa manusia, Islam menolaknya, karena Allah telah lebih dahulu mengangkatnya ke langit.
Tapi benar-benar cuma di episode itu! Baik Kristen maupun Islam, sama-sama menyebutkan Isa atau Yesus akan turun menjelang hari perhitungan. Meski disebut dalam hadist-hadist shahih, artinya diucapkan oleh Muhammad SAW sendiri, saat ini memang muncul pengingkaran terhadap hal itu di kalangan umat Islam.
Di lain pihak, tidak sedikit kaum muslimin yang beranggapan, “Penerus Pekerjaan” yang disebut-sebut Yesus dalam Yohannes 14:16-26 adalah Muhammad SAW. Klaim yang tentu saja dibantah habis-habisan oleh umat Kristiani. (Hufh! Dua kakak beradik, anak-anak Ibrahim ini emang paling susah diakurin!)
Momen yang bisa dipastikan akan merekonsiliasi dua “sekte” yang berbeda ini adalah saat turunnya Yesus, Isa Al Masih ke bumi. Islam menyebutnya akan meneruskan ajaran Muhammad, sementara Kristen menegaskan Yesus datang demi Kerjaan Surga. Lagi-lagi adu klaim.
Sayangnya, kita mungkin tidak cukup beruntung untuk mendengar langsung dari Isa, siapa benar, siapa salah, atau sebenarnya sama-sama benar, tetapi dipahami salah.
*****
Jika memang Kristen sudah diketahuinya benar, mengapa tak balik lagi ke sana? Kan seorang Jarar Siahaan tidak perlu berhadapan dengan kerepotan-kerepotan itu? Tentu saja, hanya dia yang tahu, dan saya tidak menganjurkannya untuk menerangkan kepada kita. Agama bagi saya bukanlah perayaan komunitas, tetapi jalan sunyi menuju Sang Kebenaran.
Tapi saya jadi ingat obrolan asyik dengan Almarhum Bapak saat saya masih SMA dulu. Dia berpanjanglebar menjawab pertanyaanku yang singkat saja: “Mengapa Tuhan menurunkan agama lebih dari satu?”
Tuhan itu Mahabaik, demokratis kata orang sekarang. Dia mau berepot-repot mendesain beberapa agama, karena Dia ingin memenuhi selera beriman manusia yang berbeda-beda. Satu agama sebenarnya lebih cocok buat seseorang, atau suatu kaum, daripada agama yang lain.
Kau misalnya, kurasa lebih cocok kau jadi Kristen. Kau beriman, dan sebisanya berusaha berbuat baik. Tapi kau malas shalat, malas dengan begitu banyak ritual-ritual yang tertata rinci, yang menjadi ciri Islam. Kau pun selalu bilang, lebih percaya cinta daripada keadilan. Cinta itu esensi Kristen, sementara keadilan adalah pesan utama Islam.
Cobalah mulai kau pelajari Alkitab pelan-pelan, huehehehehe…
Saat itu, ungkapannya itu cuma kumaknai sebagai sindiran halus, karena shalatku bolong-bolong (hal yang masih terus lestari hingga saat ini). Tetapi kalau dipikir-pikir, mungkin ada benarnya juga… Sebuah agama lebih cocok bagi seseorang, atau suatu kaum, daripada agama lain.
-
Bila Anda memahami Tuhan sebagai Yang Mahaamatbaik, sedemikian baiknya hingga rela mengorbankan “anak” satu-satunya menebus dosamu, pilihlah Kristen. Tapi ngga cukup gitu aja dong. Percaya kepada Yesus Sang Penebus, berarti harus hidup dengan cinta kasih. No free lunch, Dear…
-
Bila Anda percaya Tuhan memang Mahabaik, tapi ngga segitu baiknya, sebab hanya akan mengampuni dosa-dosamu lewat pertobatan, monggo ke Islam. Shalatlah minimal lima kali sehari semalam, puasa minimal sebulan dalam setahun, bersedekah, dst. Untuk apa? Bukti kepatuhanmu kepada Tuhan, dan melatihmu berlaku adil kepada sesama manusia.
-
Silakan diperpanjang sendiri deh listnya. Udah mulai puyeng nih.
Kesimpualannya aja deh. Lae Jarar mungkin merasa, desain Islam lebih memenuhi “style imannya” daripada agama sebelumnya. Jadi, sama sekali bukan tentang ini benar, itu salah. Mudah-mudahan terkaan saya benar, sebab kalau tidak, berarti saya salah. @#$%^%$# Pusiiiiing
Wallahu a’lam.
Kalo Anda belum pusing, monggo cicipi tulisan ini juga.
Jika Semua Agama Benar, Tuhan Tampaknya Sedang Belajar

Bagiku agamaku, bagimu agamamu.
Senang membaca tulisan Anda.
Bila ingin menambah wawasan untuk anda silahkan dengan Ceramah Hj. Irena Handono seorang kristen yang menjadi muallaf yang dapat diposting di sini http://www.pakdenono.com/kristologi.htm . Wassalam Wr.wb
memang kristen sama islam adalah sama yaitu agama langit, jadi ajarannya hampir sama. juga sama pula tempat asalny timur tengah jadi agam impor semua kan?
kok nggak ada ya agama yang asli asal indonesia? tapi kita suka mempermasalahkan.
ayo ekspor agama asli indonesia, jangan impor
Ada agama ekspor agama indonesia yaitu anismesme dan dinasmise mungkin anda penganutnya!
Ada tapi bukan agama yaitu kepercayaan dinamisme dan animisme mungkin anda penganutnya.
ada sih, klo anda mau, sembah pohon2 besar ma patung, syaratnya bwa ayam hitam ma telor hitam anda sudah jadi penganutnya, gampang kan kan perlu digali terlalu dalam dan jdi anggota
ada guyonan: kalo ada agama turun di indonesia, ga bakal jadi besar, karen umatnya males nyebarin
wah, soal spiritual memang selalu jadi bahan diskusi yang menarik dan bisajadi sangat ‘panas’ (kipas-kipas dulu aahh).
gini, bang. saya gak punya penjelasan yg cukup bagus, tapi jujur aja, tiga puluh delapan taun jadi muslim, saya merasa kedekatan saya dengan Tuhan makin intens, tapi dengan cara saya sendiri. entah benar entah salah, makin ke sini saya makin merasa bahwa Tuhan itu gak jahat dan kejam yg sukanya nakut2in: kalo gak sholat, masuk neraka! kalo gak puasa, masuk neraka! kalo rajin sholat dan puasa, tiket ke surga pasti dapet!
menurut saya kok gak sesederhana itu. Tuhan mau kita jadi umatnya yang baik, gak jahat sama orang lain, bukan sekadar ‘muslim’, jadi seperti robot yang solat begitu denger adzan, tapi diluar itu gak jelas kelakuannya.
ah ga tau deh, saya juga mulai puyeng, hahahah…
btw, tadi saya ngobrol sama si perempuan dengan tiga hati. kita berdua g ngerti, kenapa ya bang toga gak pernah ngerespons email2 dari kita, para penggemarmu?? alamat emailnya salah atau….
tenkyu, bang! selamat berbuka puasa
@Mbok Venus.
………………………. you got m@il………………….
dari penggemarmu.
Bang Nesia… terima kasih. Saya senang mendapat balasan e-mailnya. Langsung klik ke sini.
Luar biasa…!!!
Saya acungi jempol atas keberanian menuliskan isi hati nurani terdalam ini! Patut diteladani. Menulis dengan hati terasa sekali “roh”-nya, dan itu saya tangkap dari tulisan Bang Nesia.
Karena religiositas saya pikir lebih menyangkut hati daripada otak – apalagi tangan (meski sebetulnya the whole body-and-soul) – agama mestinya lebih mengedepankan iman yang dihidupi daripada sekedar deretan perintah yang ditaati secara buta. Agama (religion) akan sungguh menjadi “jalan” peziarahan hati yang jujur, tulus dan bertanggung jawab. Sebuah agama bukanlah Tuhan, dia hanya jalan di antara jalan-jalan yang lain menuju Tuhan.
Mengapaaaaaaaaa…. hal ini sulit dimengerti ya Bang?
Salam dan simpati.
Kandar Ag.
God bless you and family!
Wah, ternyata ada yang berpikiran gini juga toh. Saya terus terang sudah lama sekali menganggap kalo beragama itu ya masalah cocok cocokan itu.
Buat saya Agama adalah sebuah hubungan antara kita dengan Tuhan secara individu , dan bukanlah sebuah konsumsi publik utk di pertentangkan .
Terkadang seorang yg tak beriman tapi dalam hidupnya selalu berbuat baik , lebih berharga di mata saya dari pada seorang yang mengaku beriman tapi selalu berbuat jahat ..
salut , ada seorang muslim yang menulis dengan cukup jujur , versi islam yang selama ini saya baca …ehhmm terlalu menyudutkan kami ………
Terkadang seorang yg tak beriman tapi dalam hidupnya selalu berbuat baik , lebih berharga di mata saya dari pada seorang yang mengaku beriman tapi selalu berbuat jahat
yup….ini lebih wise menurut saya….
tetep aja di negara ini kita
dipaksaharus milih yaktambah heboh disiko hah
pinter kali kau bahasa kampungku lae hehe
Iyolah si emil itu adikku, dia temanmu kah? Anak Mamak (Oom) ku, sekarang di LA TV dia tuh, alah jadi director program, terakhir aku tau yg serem itu, kriminal-apalah judul acaranya? lupa aku. Dulu Di Forum n macem2 lagi. Dah baca bukunya Lae? Tttg Medan jadul tuh.
Kalo mau tar aku kasih deh nomor hp nya.
Pengen komen tapi perlu mikir lama nih, aku lagi sok busy bgt. BRB deh tar!
satu lagi lae, binsar vs bakara temanmu jugakah?
LUAR BIASA!
I’m sorry,
Pls Forgive me,
Thank U & I Love you
Aih, Bang Toga, maafkan diriku salah mengiramu sebagai orang lain. saya kurang tanggap. Saya pikir ini Nesia yang feminin. Hehehehe….
salam cinta!
Aku suka sekali yg ini:
“Agama bagi saya bukanlah perayaan komunitas, tetapi jalan sunyi menuju Sang Kebenaran.”
bagiku juga gitu lae, agama sangat privat, antara aku dan DIA Sang Maha Cinta, aku lebih suka mengingatnya begitu. Kalau mau dipertentangkan ah cape deeeh, pusing lagi berkeliling keliling hehe…
yah…sedikit pemikiranku udh terwakili ama yg atasku
Great. keren banget, biarpun ngaku kepusingan, tetapi nesia menuliskannya dgn jenius.
Btw, kenapa sih pusing milih agama ? dari Kristian, masuk menjadi Moslem, setelah itu ternyata menyadari Kristen yg baik. dan, “saya Jamin”, setelah balik ke Kristen, pasti balik lagi menyadari bahwa islam yg terbaik. percayalah, itu manusiawi.
agama apapun, jika kita menjiwainya, disitu akan membimbing kita ke jalanNYA.
)
ada kata2 Gibran yg saya suka : (daripada saya tulis ayat2 hayo…
Burung malam yg bermata kelam, dia yg buta terhadap siangnya hari, tiada mungkin membuka rahasia tabir cahaya.
so, jgn sampai kita menjadi buta.
salam.
Aq ga pernah menyukai agama.. namun aq ga membencinya..
membahas agama sama saja dengan mengajukan pertanyaan
mau percaya karena cinta atau cinta karena percaya..
semuanya… ada karenanya..
cuih..
saya percaya bahwa agama itu membawa kebajikan apapun bentuk dan konsekuensi penerapannya ..Namun saya lebih percaya kalau dengan menghargai perbedaan adalah kebajikan absolut.
“dan janganlah engkau memperseterukan agamamu dikarenakan politik..”
-at tikah bangetth ayat blahblah-
hehehe..
Oooo….. begitu yak ?
(masih bingung dan garuk-garuk kepala….)
Agama diturunkan…?? Wah turun dari mana yah..? Dari langit maksudnya? Tuhan menurunkan agama?? He he he
Agama itu bikinan manusia, itu udah jelas banget… Yang jelas, mau beragama atau tidak itu harusnya jadi urusan masing-masing pribadi…
Surga dan neraka itu bikinan manusia, coba aja: kalau kamu pindah agama maka kamu akan dihujat dan dicaci habis-habisan, malah mungkin nggak punya privilege right lagi di keluargamu.. Itulah dia neraka, yang marah manusia, yang menghujat manusia dst… Sorga? Naa sorga kebalikannya, mereka yang seiman dengan kamu yang telah pindah itu pasti akan menerimamu, melayanimu dengan sangat baik… He he he.. sekali lagi yang manusialah yang bikin sorga, yang menerimamu dengan baik, yang melayanimu…
Jadi… Gimana baiknya ajalah… yang penting bagaimana perbuatan kita ke orang lain… itu aja… so simple like that kok…
Good point ..
OOT : Tampilannya blog-nya keren euy
Wah..lae kita si jafar ini sepertinya terjebak pada sinkritisme ( bukan menuduh..tapi mohon maaf bila salah )…Yesus tidak pernah membawa agama…tapi Dia membawa hidup kekal bagi siapapun yang percaya kepadaNya ( tanpa Paksaan ). oleh sebab itu,,saran saya adalah..cobalah untuk menguji keTuhanan Yesus supaya anda dapat menemukan jawabannya,,sebab saya percaya DIA senang untuk dicari dan ditanyakan soal eksistensinya..selamat hunting
semua agama itu memang mengajarkan hal yang baik..
tapi hanya ada SATU AGAMA yang benar dimuka bumi ini..
Islam datang ke muka bumi untuk menyempurnakan semua kepercayaan yang ada…
selamat berpuasa..
“agama” itu urusan hati ga bisa dipikirin…hehehe
jadi dimana hati anda dibuka ..disitu anda menemui “kebenaran”
jadi banyak jalan menuju roma kan?
bener ga yah?
mari kita saling menghormati agama yg ada didunia ini, dan lebih mencintai alam dan menghargainya, pasti pemilik alam ini akan “Ridho” ke kita semua
Iya neng tapi mesti dipelajari Rosul Menyuruh kita “la ikraha fidiin” , sehingga eneng teh ngartoos!
Dari banyak orang yg pindah agama dari kristen ke muslim biasanya fanatiknya luar biasa. Tapi ternyata ada juga yang semakin memahami ajaran kristen itu setelah pindah agama ke islam (saya salut). bagaimana orang2 muslim bisa berbeda pandangan terhadap kaum kristiani dan ajarannya ? apakah ada kaitannya dengan ajarannya (islam) atau memang karena orangnya ? Aku setuju kali kalau islam dan kristen itu hidup berdampingan secara damai. Saling menghormati/menghargai satu sama lainnya. Aku kagum dengan keislamannnya pak JJ ini. Sangat demokratis dengan tetap tidak melanggar hal-hal prinsipil dari ajaran agamanya.
Kristen mengajarkan saling mengasihi sesama manusia tanpa memandang apa agamanya, apa salahnya seorang muslim mengucapkan selamat natal kepada teman/tetangga/kerabatnya yang kristiani ketika mereka merayakan natal, apakah karena kalau itu dilakukan melanggar Sunnah Rasul ? apakah karena kristiani adalah kafir ? Atau satu hal yang di haramkan oleh muslim ?. Aku seorang kristiani – sangat terbuka untuk menerima teman2 ku yang muslim yang mengucapkan selamat natal dan demikian juga sebaliknya aku bisa mengucapkan selamat hari raya untuk mereka. Istriku pernah menyediakan air minum (aqua gelas) waktu seorang kerabat muslim berkunjung kerumahku, dengan rendah hati kami menawarkan minuman itu, sampai dengan beliau itu berpamitan pulang minuman itu tidak disentuh sama sekali. Ahh..sedih kali aku waktu itu, aku hanya bisa menatap wajah istriku yang penuh tanya. Apa salahnya di minum ? ah…pusing juga aku…lebih sakit memberi tapi tidak diterima daripada meminta tapi tdk di beri….aku bilang istriku : Sabarlah sayang..aku tau engkau menghargai semua tamu yang berkunjung kerumah kita, istriku telah membuat yang terbaik.
Sebenernya masalah islam-kristen ada pada intepretasi penganutnya… ada yang keras, ada yang biasa-biasa aja, ada yang masa bodoh.
Ketika ada saudara saya yang beragama lain meninggal dunia, saudara saya yang lainnya yang seagama dengan saya berkata “Wah, masuk neraka dia..” spontan saya berkata “Wah belom tentu… kita belom tau siapa yang benar… karena selama ini kita merasa agama kita yang benar… tapi kita tidak tahu apakah agama kita memang benar… nanti ada saatnya.. kalo situ sudah nyusul saudara yang meninggal itu”
Nah karena intepretasi tadi, kita (sering) langsung berpendapat secara sepihak… bahwa yang lain salah… kita yang paling benar… padahal semua itu masih absurd… karena walau kebenaran itu absolut, tapi cara kita memandangnya masih relatif.
Akhirnya dasar masalah yang terjadi saat ini antara 2 agama ini sekarang ini bukan terletak pada ajarannya tapi lebih terletak pada penganutnya… tapi ya… intinya memang disitu…
Kita boleh menerima pemikiran bahwa agama yang kita anut itu benar dan yang terbaik… tapi jangan langsung menganggap agama lain itu salah… tiap orang punya sudut pandang dan keyakinan masing2… selama ini saya memandang agama selain yang saya anut bukan salah tapi berbeda… karena pada umumnya agama tidak pernah mengajarkan kejahatan… karena kejahatan itu adalah salah.
Yang penting adalah jangan melihat sebuah agama itu hanya dari kelakuan penganutnya… karena banyak orang-orang membawa jargon agama, tapi kelakuannya jauh dari ajaran agama yang dibawa.. dan yang lebih parahnya… mereka berkelakuan anarkis tapi bawa2 embel2 agama dan berseragam ulama…
Jika anda sedikit saja mau mengkaji Alquran, maka dengan jelas dan pasti, anda akan mengetahui bahwa agama para Nabi adalah Islam. Nabi Ibrahim itu agamanya Islam, Nabi Yusuf itu agamanya Islam, Nabi Musa itu agamanya Islam, Nabi Isa itu agamanya Islam, Nabi Muhammad itu agamanya Islam, demikian juga Nabi-nabi yang lain semuanya beragama Islam. Itulah satu-satunya agama yang berasal dari Tuhan yang sama yang didesign dan diperuntukkan bagi manusia ciptaan-NYA. Itulah satu-satunya agama “Langit”.
Adapun agama selain itu pastilah buatan manusia, bukan agam “Langit” yg selama ini dikatakan sebagian orang. Kristen adalah agama buatan manusia, Hindu adalah agama buatan manusia, Budha adalah agama buatan manusia, Konghucu adalah agama buatan manusia.
Coba buka kitab Injilmu, carilah pernyataan yang menyatakan bahwa Nabi Isa itu agamanya Kristen, kecuali itu dialamatkan ke Isa yang lain.
@Muhammad
Wah… wah… wah… apa pula ini??
weiksss…..terlonggong longgong baca tulisan muhammad!!!!
wah..lagi2 ngomongin agama..
Ga tau npa muslim paling gencar musuhin Kristen, di Kristen ga diajarin untuk memusuhi orang lain, apalagi situlis tegas musuhin Islam, ini terjadi gara2 ego manusia, Misi Kristen yang sebenarnya : PERGI keseuluruh dunia dan beritakanlah berita sukacita
KRISTEN bukan AGAMA, Kristen itu “olokan” dari orang ANthiokia kepada pengikut YESUS, dan digunakan sampai sekarang.. yang diikuti aja ( YESUS )udah diakui di ALQURAN klo DIA lahir kudus, itulah kenapa kami selalu berpegang dan BANGGA menjadi pengikut KRISTUS, di ALQURAN pun di tulis klo yang datang sebagai HAKIM akhir zaman adalah ISA ALMASIH ( panggilan Yesus dalam bahasa Arab ), jadi Kristen bukan buatan manusia ( agama ), Kristen disebut agama karena tradisi..
klo ALLAH merasa ajarannya kurang sempurna napa DIA harus cape2 nurunin “NABI” yang SUCI buat memberitakan injil? trus napa man ISA aja satu2x yang SUCI? napa nama ISA lebih banyak disebut daripada “setelahnya” dalam Versi ALQURAN?Napa harus ISA yang turun jadi HAKIM bukan nabi setelahnya? Napa masih harus mendoakan nabi setelahnya saat kita harus berdoa?
Menilik dari masa akhir zaman NUBUAT yang tertulis dalam ALKITAB sudah terpenuhi, jika teman2 muslim tiadk berkeberatan bukalah kitab WAHYU dan kaji dengan masa sekarang AMAZING
Napa ALKITAB mempunyai banyak ajaran yang sama dengan ALQURAN?itu karena ALKITAB sudah duluan ada
Satu hal yang ga berani diingkari di ALQURAN adalah masa akan datang setelah “Muhammad” hidup yaitu tetap menulis apa yang ALKITAB bilang bahwa yang bakal menghakimi dunia adalah ISA ALMASIH bukan dia
Napa akhir zaman ini SATAN2 semakin gencar memerangi KRISTEN( pengikut Kristus?)?
Cuma bedanya ada Kalau Injil, Perjanjian lama dan Perjanjian Baru sulit dibedakan antara mana firman Allah dan perkataan pengikut-pengikutnya (dalam agama islam Hadist), dalam hal ini mana tingkatan perkataan pengikut-pengikutnya yang paling tinggi sampai yang terendah. Sedangkan dalam Islam telah dibedakan mana itu Firman Allah mana itu Hadist, dan dalam Hadistnya ada tingkatannya. Mengenai ketahuidan dalam Islam Nabi Isa itu adalah bukan anak Allah, tidak ada Dzat yang sama dengan-Nya. Lihat kutipan Surat Maryam berikut ini :Maryam (19)
-Verse 35-
مَا كَانَ لِلَّهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍ سُبْحَانَهُ إِذَا قَضَى أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُن فَيَكُونُ
Ma kana lillahi an yattakhitha min waladin subhanahu itha qada amran fainnama yaqoolu lahu kun fayakoonu
Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. Mengenai Isa Al Masih Akan turun kebumi lihat berikut ini :Nabi Isa a.s akan Turun ke Bumi
19-11-2007 / 11:55:05 Oleh : Sobat #143 [ Dibaca : 3463 ]
Apakah benar Nabi Isa a.s. meninggal disalib dan diangkat oleh Allah ke langit dan akan turun kembali ke bumi untuk menghancurkan salib-salib ? (Syahid)
Menurut informasi yang didapatkan dalam kitab suci Al Quran, Nabi Isa tidak meninggal karena disalib seperti yang diyakini umat Kristiani.
Yang disalib adalah orang yang berkhianat pada Nabi Isa dan dia diserupakan seperti Nabi Isa a.s.
Silakan perhatikan ayat berikut, Dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,” padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang pembunuhan Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (Q.S. An-Nisaa 4: 157).
Tetapi yang sebenarnya, Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (Q.S. An-Nisaa 4: 158)
Kalimat Allah telah mengangkat Isa mengandung beberapa makna. Ada sebagian umat Islam yang memahami redaksi tersebut secara harfiah, mereka percaya bahwa Nabi Isa belum mati dan sekarang masih hidup di langit dan suatu saat akan turun ke bumi untuk meluruskan kekeliruan- kekeliruan umatnya.
Pendapat ini dikuatkan juga dengan sejumlah hadis. Namun, kalau kita telaah secara saksama, ternyata hadis-hadis tersebut semuanya bermuara pada dua orang perawi, yaitu Ka’ab al-Ahbar dan Wahab bin Munabbin.
Kedua orang tersebut mantan penganut agama Kristen. Di antara ulama hadis, ada yang menilai bahwa informasi tentang kehidupan Nabi Isa di langit dan akan turun ke bumi pada hakikatnya bersumber dari sisa kepercayaan kedua perawi tersebut.
Ustadz Sayyid Quthb mengingatkan bahwa dalam permasalahan yang berhubungan dengan keimanan, terutama masalah-masalah yang gaib seperti persoalan Nabi Isa a.s., riwayat-riwayatnya harus berlandaskan pada dalil-dalil yang sangat kuat atau qath’i, bahkan status periwayatannya harus mencapai derajat mutawatir. Ternyata, menurut penelitian para ahli hadis, semua riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi Isa a.s. belum wafat dan akan turun lagi ke bumi tidak mencapai derajat mutawatir.
Apabila riwayat-riwayatnya sulit dipertanggungjawabkan maka makna Allah mengangkat Isa harus kita pahami sebagai bahasa majazi (kiasan). Menurut Ustadz Quraish Shihab, ayat ke-55 dalam Surat Ali Imran yang berbunyi …Dan Aku (Allah) akan mengangkatmu ke sisi-Ku… bukanlah dalam pengertian diangkat fisiknya, melainkan di angkat derajatnya ke sisi Allah.
Apakah Nabi Isa a.s masih hidup? Allah swt. menegaskan dalam Surat Ali Imran ayat 55, (Ingatlah), ketika Allah berfirman, “Hai Isa, sesungguhnya aku mutawaffiika dan mengangkat kamu kepada-Ku” (Q.S. Ali Imran 3: 55). Makna mutawaffika adalah mewafatkan.
Jadi, cukup jelas bahwa Nabi Isa a.s telah wafat dan derajatnya diangkat di sisi Allah.
Kesimpulannya, semua riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi Isa belum wafat dan akan turun ke bumi bermuara pada perawi yang bernama Ka’ab al-Ahbar dan Wahab bin Munabbih dan keduanya pernah beragama Kristen.
Sementara, Surat Ali Imran ayat ke-55 begitu tegas menyebutkan bahwa Nabi Isa telah wafat. Orang yang telah wafat hanya akan dibangkitkan pada hari kebangkitan dan tidak ada satu ayat pun yang menjelaskan bahwa Nabi Isa akan dibangkitkan sebelum kiamat dan akan turun lagi ke bumi.
Wallahu a’lam
Trus nanggapi Muhammad
udah kejawab emang napa nabi ISA ga ditulis agamanya Kristen? jawabannya: KRISTEN bukan agama, KRISTEN itu PENGIKUT ISA / YESUS
Agama itu nama buatan manusia, aku aja ga terlalu ngambilpusing ma sebutan agama, lo orang tanya maka aku akan jawab : AKU KRISTEN, pengikut Yesus
Oya klo Kristen agama buatan manusia napa isi ALQURAN ((menurut cerita bang JAFAR beserta pembuktiannya) mirip ma ALKITAB yang notabene duluan keluar dari ALQURAN?dan nabi – nabinya sebagian besar sama?jawab napa!
Untuk para komentator di topik ini:
Tak bisakah barang sejenak, minimal saat berkenan singgah di sini, Anda istirahatkan perasaan paling benar Anda itu?
Tolonglah tangkap semangat saya untuk mengedepankan saling pengertian dan kebersamaan dalam kerangka kerendahhatian dan saling penghargaan.
Toh, masih sangat banyak situs, blog, dan forum untuk berdebat seperti itu kan? Janganlah di sini… Plis…
Jangan iris hati saya, saat terpaksa mengedit, bahkan menghapus komentar Anda, karena bagi saya, setiap huruf yang Anda titip sebagai komentar, saya anggap sebagai mutiara pemikiran yang sangat berharga.
Tuhan memang ingin kita berbeda, sebab jika Dia ingin kita satu, siapa yang kuasa melawan kuasa-Nya?
Terima kasih…
Dan… semua agama lain juga benar..
Damailah Indonesia dan semuanya..
Andaikan semua agama dari dulu dibawa dengan benar !
Artinya tanpa terpengaruh dengan keinginan yang menyebarkannya
Mungkin perdebatan, pusing yang dirasakan oleh semua tidak akan terjadi.
“lah wong yang benar cuma satu kok Allah yang menciptakan jagat raya ini, Gitu aja kok repot” Gus dur juga gitu
kalau ada 2 zat Allah berarti dia yang tidak benar.
Perhatikan aja keteraturan alam ini, pasti kita dibawah pengaturannya.
Maaf, saya tak sependapat dengan Gusdur, memcampuradukan mana yang haq dengan keimanan dan tujuan politik, Islam tidak sama dengan Demokrasi. Demokrasi merupakan produk manusia
yang penuh dengan unsur politis praktis. Dan Nu bukan suatu Aliran Agama melainkan suatu organanisasi. Islam ya Islam…!mangkanya kelompoknya pecah.
=> untuk bang Toga:
aih..aih bang Toga, sampai segitunya… saya yang baca jadi terbawa sedih…
=> untuk komentator
Kenapa masih mencari mana yang benar dan mana yang salah.. Semua agama ada kelebihan dan kekurangannya. Semua pemeluk agama menganggap agamanya yang paling benar, karna itulah dia memeluk agama itu.
Nah, yang absolutely benar itu TUHAN. Masih mau mempertanyakan kebenaran TUHAN??!!
Akulah Jalan Kebenaran dan Hidup tidak ada seorang pun yang sampai Kepada Bapa kalau tidak melaui Aku.
Bang Toga tentu tau perkataan siapa ini….
resapi baik2 kata ini dalam hati Anda..
yah terserah sih mau ato ga……
at least saya udah memberi comment a smpliy comment
Isa As mengakui kalo TUHAN itu satu!
Tuhan Maha Tahu…
Tidak ada benarnya kalo saling memperdebatkan agama, tidak ada salahnya juga kalo anda yakin akan kebenaran ajaran agama anda.
Hanya Tuhan yang tahu apakah anda berhak masuk Sorga atau wajib masuk Neraka.
kepada saudara muhammad, coba kaji lagi al quran anda, ayat yang menjabarkan bahwa nabi2 yang anda sebutkan sebelum muhammad, melakukan sholat!!
Dan memang di dalam alkitab tidak ada satu ayat pun yang menuliskan apa sebenarnya agama yang anda sebut “nabi isa”. Ya jawabnya simpel aja, karena gak mungki lah Tuhan menjadi pengikut suatu agama, tapi justru Dia yang diikuti.
Dan kenapa Dia saya sebut Tuhan?
Jawabnya:
Sekedar intermezo. Saya memang seorang seorang kristen, tapi jujur saya akui saya bukan seorang kristen yang taat.
Tapi dengan segenap hati dan iman saya, saya mengakuin bahwa Yesus itulah Tuhan yang satu2nya.
Karena apa?
Ada tertulis (tapi sori ya lupa ayatnya):
Yesus yang bilang ya
” AKULAH JALAN, KEBENARAN DAN HIDUP. TIDAK ADA SEORANG PUN YANG DATANG KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU”
Yang artinya: TIDAK ADA SEORANG pun yang dapat masuk surga kalo tidak percaya kepada Dia.
Dan satu lagi
“KARENA BEGITU BESAR KASIH ALLAH AKAN DUNIA INI SEHINGGA IA TELAH MENGARUNIAKAN ANAKNYA YANG TUNGGAL, SEHINGGA SETIAP ORANG YANG PERCA KEPADANYA TIDAK BINASA MELAINKAN BEROLEH HIDUP YANG KEKAL”
Artinya BINASA masuk neraka gitu loh!!!
A B C D E F G
merdeka!
Nice reading.
Seharusnya tidak perlu diperdebatkan agama mana yang benar dan agama mana yang salah, karena hal itu sangat subjektif. Bagiku, tentunya, agamaku paling benar. Saya percaya bahwa netralitas penulis dalam hal ini tidak perlu diragukan.
Lae Toga, bisa gak kasih alamat email pribadi? Mana tahu Lae masih ingat sama saya.
Japri ke: lontung.simamora@id.bureauveritas.com
Hal paling penting dr agama itu soal ketuhanan. Untuk kasus Almasih (keberkahan Allah atas beliau) yg satu mengatakan tuhan, yg lain mengatakan bukan tuhan sehingga menyamakan keduanya jelas cacat secara logika. Tidak ada perbedaan yg lebih tinggi dr kedua pernyataan tersebut karena tidak ada pengertian antara yg bs mengkompromikan keduanya.
Sementara memang ada kesamaan antar agama2, tapi perbedaannya juga tidak kurang2 banyaknya. Saya mengamati persamaan2 itu kebanyakan adlh hal2 yg kasat mata dan sudah jelas bahkan seorang ateis pun dgn mudah mengetahuinya. Contohnya jgn mencuri, membunuh dll. Artinya kt bs menjadikan diri kita tolok ukur, kalo tidak mau barangmu dicuri ya jangan mencuri punya org lain misalnya.
Sementara perbedaan2 yg ada boleh jadi bs ditengahi jika tidak seperti kasus ketuhanan di atas. Misalnya Almasih turun ke dunia melakukan A sementara yg lain mengatakan melakukan B, dua pernyataan ini bs dikompromikan bahwa bs jadi akan melakukan A dan B karena jika A bukan merupakan negasi B maka melakukan keduanya tentu tidak kontradiktif dengan kedua pernyataan tersebut. Namun perbedaan2 lain yg tidak bisa ditengahi juga banyak.
Dengan demikian argumen bahwa masing2 org punya kecocokan thd agama2 tertentu mungkin saja benar, tapi jelas tidak bs disetarakan secara mutlak karena tidak mungkin 2 org yg beraksi bahwa “dia sedang menulis ” satunya “dia tidak sedang menulis” adl sama2 benar.
agama itu masalah antara kt dan Tuhan,org lain tidak perlu protes dgn apa yg kita pilih.Jujur status sy sekarang seorang muslim di mata manusia tp tidak di mata Tuhan krn sdh hmpir 2 thun sy tidak pernh sholat lg dan parahnya tahun ini tidak menjalankan puasa 1hari pun.Mungkin krn sdh dewasa sy sdh bs berpikir mana yg masuk akal dan yg tidak.Skrang sy lebih memilih percaya kalau TUHAN MEMANG BENAR ADANYA,TAPI AGAMA YG SELALU DI ANGGAP MANUSIA SBG JLN MENUJU TUHAN Tidak sy yakini 100%lg.Saya besar di antara ortu yg berbeda agama dan sy berkesimpulan Tuhan itu Nyata,mencari surganya bukan dengan cara memilih agama yg notabene menurut sy tidak ada yg sempurna.Penganut agama yg 1 percaya klo itulh yg pling benar bgt pula sebaliknya yg ujung2nya hanya memacu perdebatan.JADI BUAT SAYA PERCAYA TUHAN,MENGAKUI KEBESARANNYA,BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA ITULAH CARA YANG PALING BAIK UNTUK MENUJU SURGA BUKAN DENGAN MENGANUT SALAH SATU AGAMA YANG SUDAH JELAS-JELAS DI BUAT MANUSIA.Bagi yg Fanatik dengan agamanya saya ingin bertanya Adakah seseorang yang sudah pernah membuktikan bahwa agamanyalah yg paling benar tapi bukan dengan mengandalkan apa yg kalian sebut dengan KITAB SUCI ITU???
KALO SETELAH JD MUSLIM, BARU TAHU KRISTEN ITU BENAR, BALIK AJA LAGI, MUMPUNG BLM 2012, HEHEHE…..KHAN ENAK TU GA PERLU REPOT SHOLAT, PUASA,ZAKAT DLL……..SUDAH ADA JURU SELAMAT LAGI…ARTINYA TIKET` VVIP` KE SORGA UDH DITANGAN…….NGAPAIN BERTAHAN ?? HANYA ORANG BOCOR HALUS YG MAU MEMPERTAHANKAN SESUATU YG SUDAH DIKETAHUINYA SALAH.
Semua agama tidak sama, ada yang mengajarkan kasih sayang dan perdamaian, tapi ada juga agama yang mengajarkan kebencian dan permusuhah seperti yang diuraikan secara murni dan objektif di artikel ini. Ini situsnya: http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/
AGAMA LANGIT DAN AGAMA BUMI
Ada berbagai cara menggolongkan agama-agama dunia. Ernst Trults seorang teolog Kristen menggolongkan agama-agama secara vertikal: pada lapisan paling bawah adalah agama-agama suku, pada lapisan kedua adalah agama hukum seperti agama Yahudi dan Islam; pada lapisan ketiga, paling atas adalah agama-agama pembebasan, yaitu Hindu, Buddha dan karena Ernst Trults adalah seorang Kristen, maka agama Kristen adalah puncak dari agama-agama pembebasan ini.
Ram Swarup, seorang intelektual Hindu dalam bukunya; “Hindu View of Christianity and Islam” menggolongkan agama menjadi agama-agama kenabian (Yahudi, Kristen dan Islam) dan agama-agama spiritualitas Yoga (Hindu dan Buddha) dan mengatakan bahwa agama-agama kenabian bersifat legal dan dogmatik dan dangkal secara spiritual, penuh klaim kebenaran dan yang membawa konflik sepanjang sejarah. Sebaliknya agama-agama Spiritualitas Yoga kaya dan dalam secara spiritualitas dan membawa kedamaian.
Ada yang menggolongkan agama-agama berdasarkan wilayah dimana agama-agama itu lahir, seperti agama Semitik atau rumpun Yahudi sekarang disebut juga Abrahamik (Yahudi, Kristen, dan Islam) dan agama-agama Timur (Hindu, Buddha, Jain, Sikh, Tao, Kong Hu Cu, Sinto).
Ada pula yang menggolongkan agama sebagai agama langit (Yahudi, Kristen, dan Islam) dan agama bumi (Hindu, Buddha, dll.) Penggolongan ini paling disukai oleh orang-orang Kristen dan Islam, karena secara implisit mengandung makna tinggi rendah, yang satu datang dari langit, agama wahyu, buatan Tuhan, yang lain lahir di bumi, buatan manusia. Penggolongan ini akan dibahas secara singkat di bawah ini.
Agama bumi dan agama langit.
Dr. H.M. Rasjidi, dalam bab Ketiga bukunya “Empat Kuliyah Agama Islam Untuk Perguruan tinggi” membagi agama-agama ke dalam dua kategori besar, yaitu agama-agama alamiah dan agama-agama samawi. Agama alamiah adalah agama budaya, agama buatan manusia. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah agama Hindu dan Budha. Mengenai agama Hindu Rasjidi mengutip seorang teolog Kristen, Dr. Harun Hadiwiyono, Rektor Sekolah Tinggi Theologia “Duta Wacana” di Yogyakarta sebagai berikut:
“Sebenarnya agama Hindu itu bukan agama dalam arti yang biasa. Agama Hindu sebenarnya adalah satu bidang keagamaan dan kebudayaan, yang meliputi jaman sejak kira-kira 1500 S.M hingga jaman sekarang. Dalam perjalanannya sepanjang abad-abad itu, agama Hindu berkembang sambil berobah dan terbagi-bagi, sehingga agama ini memiliki ciri yang bermacam-macam, yang oleh penganutnya kadang-kadang diutamakan, tetapi kadang-kadang tidak diindahkan sama sekali. Berhubung karena itu maka Govinda Das mengatakan bahwa agama Hindu itu sesungguhnya adalah satu proses antropologis, yang hanya karena nasib baik yang ironis saja diberi nama agama.” 1)
Samawi artinya langit. Agama samawi adalah agama yang berasal dari Tuhan (yang duduk di kursinya di langit ketujuh, Sky god, kata Gore Vidal). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah agama Yahudi, Kristen, dan Islam. Dalam bab Keempat dengan judul “Agama Islam adalah Agama Samawi Terakhir” Rasjidi dengan jelas menunjukkan atau menempatkan Islam sebagai puncak dari agama langit. Hal ini dapat dipahami karena Rasjidi bukan saja seorang guru besar tentang Islam, tetapi juga seorang Muslim yang saleh.
Bahkan dengan doktrin mansukh, pembatalan, para teolog dan ahli fikih Islam mengklaim, Qur’an sebagai wahyu terakhir telah membatalkan kitab-kitab suci agama-agama sebelumnya (Torah dan Injil).
Bila Tuhan yang diyakini oleh ketiga agama bersaudara ini adalah satu dan sama, pandangan para teolog Islam adalah logis. Tetapi disini timbul pertanyaan, apakah Tuhan menulis bukunya seperti seorang mahasiswa menulis thesis? Sedikit demi sedikit sesuai dengan informasi yang dikumpulkannya, melalui percobaan dan kesalahan, perbaikan, penambahan pengurangan, buku itu disusun dan disempurnakan secara perlahan-lahan?
Tetapi ketiga agama ini tidak memuja Tuhan yang satu dan sama. Masing-masing Tuhan ketiga agama ini memiliki asal-usul yang berbeda dan karakter yang berbeda. Yahweh berasal dan ajudan dewa perang, yang kemungkinan berasal dari suku Midian, dan dijadikan satu-satunya Tuhan orang Israel oleh Musa. Jesus salah seorang dari Trinitas, adalah seorang pembaharu agama Yahudi yang diangkat menjadi Tuhan oleh para pendiri Kristen awal. Allah adalah dewa hujan yang setelah digabung dengan dewa-dewa lain orang Arab dijadikan satu-satunya tuhan orang Islam oleh Muhammad. Jadi Yahweh, Trinitas dan Allah adalah tuhan-tuhan yang dibuat manusia. 2) (Lihat Karen Amstrong: A History of God).
Dan karakter dari masing-masing Tuhan itu sangat berbeda. Ketiganya memang Tuhan pencemburu, tetapi tingkat cemburu mereka berbeda. Yahweh adalah Tuhan pencemburu keras, gampang marah, dan suka menghukumi pengikutnya dengan kejam, tetapi juga suka ikut berperang bersama pengikutnya melawan orang-orang lain, seperti orang Mesir, Philistin dan Canaan. Jesus juga Tuhan pencemburu, tapi berpribadi lembut, ia memiliki banyak rasa kasih, tetapi juga mempunyai neraka yang kejam bagi orang-orang yang tidak percaya padanya. Allah lebih dekat karakternya dengan Yahweh, tetapi bila Yahweh tidak memiliki neraka yang kejam, Allah memilikinya. Di samping itu, bila Yahweh menganggap orang-orang Yahudi sebagai bangsa pilihannya, Allah menganggap orang-orang Yahudi adalah musuh yang paling dibencinya.
Jadi jelaslah di langit-langit suci agama-agama rumpun Yahudi ini terdapat lima oknum Tuhan yang berbeda-beda, yaitu Yahweh, Trinitas (Roh Kudus, Allah Bapa dan Tuhan Anak atau Jesus) dan Allah Islam. Masing-masing dengan ribuan malaikat dan jinnya.
Pengakuan terhadap Tuhan yang berbeda-beda tampaknya bisa menyelesaikan masalah soal pembatalan kitab-kitab atau agama-agama sebelumnya oleh agama-agama kemudian atau agama terakhir. Masing-masing Tuhan ini memang menurunkan wahyu yang berbeda, yang hanya berlaku bagi para pengikutnya saja. Satu ajaran atau satu kitab suci tidak perlu membatalkan kitab suci yang lain.
Tetapi disini timbul masalah lagi. Bagaimana kedudukan bagian-bagian dari Perjanjian Lama yang diterima atau diambil oleh Perjanjian Baru? Bagaimana kedudukan bagian-bagian Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang terdapat di dalam Al-Qur’an? Apakah bagian-bagian itu dipinjam dari Tuhan yang satu oleh Tuhan yang lain, yang ada belakangan? Atau persamaan itu hanya kebetulan? Ataukah para penulis kitab-kitab yang belakangan meminjamnya dari penulis kitab-kitab terdahulu?
Pembagian agama menjadi agama bumi dan agama langit, dari sudut pandang Hindu sebenarnya tidak menjadi masalah. Ini terkait dengan konsep ketuhanan dari masing-masing agama. Agama-agama Abrahamik atau Rumpun Yahudi (nama yang lebih tepat daripada “agama langit”) memandang Tuhan sebagai sosok berpribadi, seperti manusia, yang berdiam di langit (ke tujuh) duduk di atas kursinya, yang dipikul oleh para malaikat. Dari kursinya di langit itu Dia melakukan segala urusan, termasuk antara lain, tetapi tidak terbatas pada, mengatur terbit dan tenggelannya matahari, “menurunkan” wahyu dan lain sebagainya. Dari segi ini benarlah sebutan “agama langit” itu, karena ajarannya diturunkan oleh Tuhannya yang bermukim nun jauh di langit.
Dalam pandangan agama Hindu, Tuhan bersifat panteistik, yang melingkupi ciptaan (imanen) dan sekaligus di luar ciptaannya (transenden). Menurut pandangan Hindu Tuhan tidak saja lebih besar dari ciptaannya, tetapi juga dekat dengan ciptaannya. Kalau Tuhan hanya ada di satu tempat di langit ketujuh, berarti Ia ada di satu noktah kecil di dalam ciptaannya. Oleh karena itu Dia tidak Mahabesar. Agak mirip dengan pengertian ini, di dalam agama Hindu, dikenal ajaran tentang Avatara, yaitu Tuhan yang menjelma menjadi mahluk, yang lahir dan hidup di bumi – seperti Rama dan Krishna – menyampaikan ajarannya di bumi langsung kepada manusia tanpa perantara.
Dari segi ini, dikotomi agama langit dan agama bumi tidak ada masalah. Baru menjadi masalah ketika “truth claim” yang menyertai dikotomi ini. Bahwa agama langit lebih tinggi kedudukannya dari agama bumi; karena agama-agama langit sepenuhnya merupakan bikinan Tuhan, yang tentu saja lebih mulia, lebih benar dari agama-agama bumi yang hanya buatan manusia dan bahwa oleh karenanya kebenaran dan keselamatan hanya ada pada mereka. Sedangkan agama-agama lain di luar mereka adalah palsu dan sesat.
Pandangan “supremasis” ini membawa serta sikap “triumpalis”, yaitu bahwa agama-agama yang memonopoli kebenaran Tuhan ini harus menjadikan setiap orang sebagai pengikutnya, menjadikan agamanya satu-satunya agama bagi seluruh umat manusia, dengan cara apapun. Di masa lalu “cara apapun” itu berarti kekerasan, perang, penaklukkan, penjarahan, pemerkosaan dan perbudakan atas nama agama.
Masalah wahyu
Apakah wahyu? Wahyu adalah kata-kata Tuhan yang disampaikan kepada umat manusia melalui perantara yang disebut nabi, rasul, prophet. Bagaimana proses penyampaian itu? Bisa disampaikan secara langsung, Tuhan langsung berbicara kepada para perantara itu, atau satu perantara lain, seorang malaikat menyampaikan kepada para nabi; atau melalui inspirasi kepada para penulis kitab suci. Demikian pendapat para pengikut agama-agama rumpun Yahudi.
Benarkah kitab-kitab agama Yahudi, Kristen dan Islam, sepenuhnya merupakan wahyu Tuhan? Bila benar bahwa kitab-kitab ini sepenuhnya wahyu Tuhan, karena Tuhan Maha Tahu dan Maha Sempurna, maka kitab-kitab ini sepenuhnya sempurna bebas dari kesalahan sekecil apapun. Tetapi Studi kritis terhadap kitab-kitab suci agama-agama Abrahamik menemukan berbagai kesalahan, baik mengenai fakta yang diungkapkan, yang kemudian disebut ilmu pengetahun maupun tata bahasa. Berikut adalah beberapa contoh.
Pertama, kesalahan mengenai fakta.
Kitab-suci kitab-suci agama ini, menyatakan bumi ini datar seperti tikar, dan tidak stabil. Supaya bumi tidak goyang atau pergi ke sana kemari, Tuhan memasang tujuh gunung sebagai pasak. Kenyataannya bumi ini bulat seperti bola. Dan sekalipun ada banyak gunung, lebih dari tujuh, bumi tetap saja bergoyang, karena gempat.
Kedua, kontradiksi-kontradiksi.
Banyak terdapat kontradiksi-kontradiksi intra maupun antar kitab suci-kitab suci agama-agama ini. Satu contoh tentang anak Abraham yang dikorbankan sebagai bukti ketaatannya kepada Tuhan (Yahweh atau Allah). Bible mengatakan yang hendak dikorbankan adalah Isak, anak Abraham dengan Sarah, istrinya yang sesama Yahudi. Sedangkan Qur’an mengatakan bukan Isak, tetapi Ismail, anak Ibrahamin dengan Hagar, budak Ibrahim yang asal Mesir
Contoh lain. Bible menganggap Jesus sebagai Tuhan (Putra), sedangkan Al-Qur’an menganggap Jesus (Isa) hanya sebagai nabi, dan bukan pula nabi terakhir yang menyempurnakan wahyu Tuhan.
Ketiga, kesalahan struktur kalimat atau tata bahasa.
Di dalam kitab-kitab suci ini terdapat doa-doa, kisah-kisah, berita-berita tentang kegiatan Tuhan, mirip seperti berita surat kabar, yang ditulis oleh seseorang (wartawan) atas seseorang yang lain (dari obyek berita, dalam hal ini Tuhan). Lalu ada kalimat yang merujuk Tuhan sebagai “Aku, Kami, Dia, atau nama-namanya sendiri, seperti Allah, Yahweh, dll”. Mengapa Tuhan menunjukkan diriNya dengan Dia, kata ganti ketiga? Kata-kata atau kalimat-kalimat pejoratif seperti Maha Adil, Maha Bijaksana, Maha Mengetahui ini pastilah dibuat oleh manusia, sebab mustahil rasanya Tuhan memuji-muji dirinya sendiri.
Keempat, ajaran tentang kekerasan dan kebencian.
Di dalam kitab-suci kitab-suci agama-agama langit ini banyak terdapat ajaran-ajaran tentang kebencian terhadap komunitas lain, baik karena kebangsaan maupun keyakinan. Di dalam Perjanjian Lama terdapat kebencian terhadap orang Mesir, Philistin, Canaan dll. Di dalam Perjanjian Baru terdapat ajaran kebencian terhadap orang Yahudi dan Roma. Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat kebencian terhadap orang-orang Yahudi, Kristen dan pemeluk agama-agama lain yang dicap kafir secara sepihak. Pertanyaan atas soal ini, betulkah Tuhan menurunkan wahyu kebencian terhadap sekelompok orang yang memujanya dengan cara berbeda-beda, yang mungkin sama baiknya atau bahkan lebih baik secara spiritual? Bukankah akhirnya ajaran-ajaran kebencian ini menjadi sumber kekerasan sepanjang massa?
Bagaimana mungkin Tuhan yang Maha Bijaksana, Maha Pengasih dan Penyayang menurunkan wahyu kebencian dan kekerasan semacam itu? Di dalam agama Hindu kebencian dan kekerasan adalah sifat-sifat para raksasa, asura dan daitya (demon, devil, atau syaitan).
Di samping hal-hal tersebut di atas, agama-agama rumpun Yahudi banyak meminjam dogma dari agama-agama lain, bahkan dari komunitas yang mereka sebut penyembah berhala atau kafir. Dogma utama mereka tentang eskatologi seperti hari kiamat, kebangkitan tubuh dan pengadilan terakhir dipinjam oleh agama Yahudi dari agama Zoroaster Persia, lalu diteruskan kepada agama Kristen dan Islam. Legenda tentang penciptaan Adam dipinjam dari leganda tentang penciptaan Promotheus dalam agama Yunani kuno. Bagaimana mungkin tuhan agama langit meminjam ajaran dari agama-agama atau tradisi buatan manusia?
Swami Dayananda Saraswati (1824-1883), pendiri Arya Samaj, sebuah gerakan pembaruan Hindu, dalam bukunya Satyarth Prakash (Cahaya Kebenaran) membahas Al Kitab dan AI-Qur’an masing-masing di dalam bab XI II dan XIV, dan sampai kepada kesimpulan yang negatif mengenai kedua kitab suci ini. Bahwa kedua kitab suci ini mengandung hal-hal yang patut dikutuk karena mengajarkan kekerasan, ketahyulan dan kesalahan. Ia meningkatkan penderitaan ras manusia dengan membuat manusia menjadi binatang buas, dan mengganggu kedamaian dunia dengan mempropagandakan perang dan dengan menanam bibit perselisihan.
Apa yang dilakukan oleh Swami Dayananda Saraswati adalah kounter kritik terhadap agama lain atas penghinaan terhadap Hindu yang dilakukan sejak berabad-abad sebelumnya oleh para teolog dan penyebar agama lainnya.
Kesimpulan.
Tidak ada kriteria yang disepakati bersama di dalam penggolongan agama-agama. Setiap orang membuat kriterianya sendiri secara semena-mena untuk tujuan meninggikan agamanya dan merendahkan agama orang lain. Hal ini sangat kentara di dalam agama-agama missi yang agresif seperti Kristen dan Islam dimana segala sesuatu dimaksudkan sebagai senjata psikologis bagi upaya-upaya konversi dan proselitasi mereka.
Di samping itu tidak ada saksi dan bukti untuk memverifikasi dan memfalsifikasi apakah isi suatu kitab suci betul-betul wahyu dari Tuhan atau bukan? Yang dapat dikaji secara obyektif adalah isi atau ajaran yang dikandung kitab suci-kitab suci itu apakah ia sesuai dengan dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, seperti cinta kasih, kesetiaan, ketabahan, rajin bekerja, kejujuran, kebaikan hati atau mengajarkan kebencian dan kekerasan?
Penggolongan agama-agama menjadi agama langit dan agama bumi, jelas menunjukkan sikap arogansi, sikap merendahkan pihak lain, dan bahkan sikap kebencian yang akhirnya menimbulkan kekerasan bagi pihak yang dipandangnya sesat, menjijikan dan tidak bernilai. Di lain pihak penggolongan ini menimbulkan rasa tersinggung, kemarahan, dan akhirnya kebencian. Bila kebencian bertemu kebencian, hasilnya adalah kekerasan.
Melihat berbagai cacat dari kitab suci-kitab suci mereka, khususnya ajarannya yang penuh kebencian dan kekerasan, maka isi kitab suci itu tidak datang dari Tuhan, tetapi dari manusia yang belum tercerahkan, apalagi Tuhan-Tuhan mereka adalah buatan manusia.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas disarankan agar dikotomi agama langit dan agama bumi ini tidak dipergunakan di dalam baik buku pelajaran, wacana keagamaan maupun ilmiah. Dianjurkan agar dipergunakan istilah yang lebih netral, yaitu agama Abrahamik dan agama Timur.
(Ngakan Putu Putra sebagaian bahan dari SATS ; “Semua Agama Tidak Sama” ).
Catatan kaki:
I). Prof . DR. H.M. Rasjidi : “Empat Kuliyah Agama Islam pada Perguruan Tinggi” penerbit Bulan Bintang, Jakarta, cetakan pertama, 1974. hal 10) H.M Rasjidi hal 53
2). Lihat Karen Amstrong : A History of God
3). Swami Dayananda Saraswati Satyarth Prakash (Light of Truth), hal 648.
4). Ibid hal 720.
Orang bijak pernah berkata, yang tahu tidak bicara, yang bicara tidak tahu. Kebenaran ada dalam hati dan kematian.
@Misbah
Lha itu orang bijaknya berkata, bicara juga. Ngga tahu dong dia. Lha kalau semua yang tahu ngga ada yang mau bicara, kita semua bakal ngga tau apa-apa dong?
Dunia tanpa tahu? Hmm, yang jelas warteg pasti pada tutup! Dan kalau semua warteg pada tutup, untuk orang miskin seperti saya, kematian memang pilihan yang aman.
Kenapa umat moeslim menjadi begini? Saya takut anak-anak saya nanti menjadi umat seperti ini…
Maksudnya, hakekat kebenaran tidak bisa dibicarakan. Kalau dibicarakan banyak terjadi bias. Kata-kata kita tidak cukup mewakili apa yang ada dalam hati kita. Orang yang mendengar belum tentu mempersepsi sama dengan maksud kita. Jadi jangan memperdebatkan masalah hakekat kebenaran. kalau hati kita jernih tanpa ada pengaruh pikiran dan nafsu pasti kita akan menemukan titik temu kebenaran. Kita semua dicipta dari fitrah yang sama, tetapi setelah hidup sekian tahun, banyak yang mempengaruhi sehingga persepsi kita berbeda-beda tentang kebenaran. Intinya hapuskan ego dari hati kita, pasti akan temukan kebenaran. Dan ini akan kita saksikan saat kita terjaga dari “tidur” kita di dunia, yakni di alam kubur.
wah bagus tulisanya, boleh ga di muat edited
@Zebath.
Makasih pujiannya, tapi maaf, komen Anda saya potong. Tuhan Blog ini ngga berkenan dengan link situs promosi atau justru penghujatan agama apapun.
Menghujat apa nya? buktikan tuduhan anda,saya hanya menawarkan tulisan anda, jgn terlalu pengecut utk hal demikian,kecuali kalau anda emang tidak bernyali
Tidak ada lagi yang saya komentari soalnya komentator diatas sudah lengkap
@Zebaoth.
Benar sekali, saya memang tidak bernyali, dan sejauh ini Anda orang dengan nyali paling besar yang pernah saya temui. Puas bos?
“Benar sekali, saya memang tidak bernyali, dan sejauh ini Anda orang dengan nyali paling besar yang pernah saya temui. Puas bos?”
Ha ha ha… Bisa jg Bang Toga rupanya nyepet balik sambil membungkuk ya, jadi ngakak aku, kereeen.
berati anda takut akan kebenaran….
agama itu membawa kebenaran, bukan pembenaran..
kalau pembenaran yang dilakukan, apa bedanya dengan politik?
Hmmm…ckckckck
”Tidakkah kau sadari…tidak sedikit, cetan2, n ibliz2 bertengger, selalu siap on line menari2 dalam hati …”
afalah artinya manusia … jikalau tak bisa merasakan kemanusiaanya…
Afalah artinya agama … jikalau tidak bisa menunjukan kebaikan agama yg dianutnya…
Knapa oh mengapa …
Knapa manusia … enggan menjadi manusianya …
Mengafa sang fenganut ajaran agama cuman 1/2 – 1/2 mendalaminya ..
Sehingga terjadi beda fendapat cuman bisa berkata…”katanya si ini,itu…doank, tanpa tau sendiri untuk menelusuri kebenarannya…”
Duhai yang merasa jadi manusia …
Sungguh tega benar dikau merampas singgasana sifat iblisku …
Afakah dikau tak malu …
Kemanakah gerangan ferginya akhlakmu …
Knafa yang ada cuman rasa GENGSI=GENDHENG BERAKSI pd lakumu…
Sampai kafan dikau akan terus menerus begitu …
”Niat baik, tujuan baik, ingin merubah seseorang agar jadi baik … namun CARANYA TIDAK BAIK, dafatkah menjadi baik…!!!”
Please kirim salam buat teman – teman iblizku, yang selalu siap sedia on line bertengger dalam hatimu … salam sukses selalu
Tulisan mengenai agama selalu memancing polemik tak berkesudahan. Pro kontra tidak pernah putus.
Biasanya tidak ada yang bisa mengakhiri dengan baik sebagaimana dimaksudkan oleh penulis diawalnya. Polemik berkembang liar tak terkendali, ego masing-masing keluar.
Meski komentar di edit, tapi tidak mendinginkan suasana.
Kebenaran hakiki tidak muncul, yang ada pembenaran diri. Apakah ini yang diinginkan Tuhan dari umatNya?, rasanya tidak.
Selamat berpolemik.
saya setuju dengan bang Toga dimana bahwa Tuhan hanyalah satu dan ia medesain agama berdasarkan kepribadian tiap-tiap orang. di keluarga saya, kami menganut tiga agama. bapak-ibu saya masih bertahan dengan kong hu cu, abang saya pindah menjadi kristen tahun lalu, dan saya sendiri Buddhism. tidak tahu agama mana yang paling benar, karna menurut saya semua agama itu benar dan bukankah TUhan hanya satu? *saya kadang masih jengkel dengan sikap fanatisme abang saya yang suka melecehkan agama bapak-ibu saya* bukankah iman itu adalah hubungan kita dan Tuhan masing2, jadi siapa yang berhak merasa dia yang paling benar? saya sangat suka dengan artikel yang satu ini, trims
Bang, boleh aku punya usul? Ngga usah deh repot-repot menulis tema beginian. Buat capek doang, toh yang Anda dapat cuma caci maki dan kerepotan menghadapi fanatik-fanatik yang udah tertutup mata hatinya itu.
Mending Anda fokus ke tema cinta yang kayaknya menjadi bisa mengeluarkan/mengeksplorasi kemampuan Anda mengolah kata. Lagian tema seperti itu akan menenteramkan jiwa, perhatikan deh komentar-komentar tentang itu, mereka seperti tersentuh tangan-tangan malaikat cinta.
Religion is suck, love is the answer!
lagi-lagi Speechless…
Banyak jalan menuju roma.
Iman-i jalan menuju surga.
Rintis jalan menuju kebahagiaan abadi.
[Postingan ini menarik. Boleh nambahin ya.. biar tambah menarik...
]
Begini…
Ngomong2x, Tuhan itu hebat yaa….
Memang betul kata Bapak pemilik blog ini… saya setuju..
Saya sendiri berfikir sederhana bahwa agama seperti ‘alat’ untuk makan…
Orang bisa makan pakai mangkuk, pakai piring, pakai daun sekalipun, atau langsung nyendok dari tempat nasi….
atau pakai kaleng seperti yg digunakan orang-orang tunawisma…
atau pakai… pokoknya macem-macemlah….
Tapi intinya kan makan….
Nah, alat apa yg kita gunakan untuk makan…? tergantung kondisi kita masing-masing…
Boleh dibilang, (kembali lagi, Tuhan itu memang hebat banget…) bahwa agama atau petunjuk yang diberikan Tuhan kepada manusia, diturunkan-NYA berdasarkan kronologis sejarah…
Sejarah apa…?
Ya sejarah perkembangan manusia itu sendiri…..
Dari mulai manusia itu hidup di jaman Pra-Sejarah… sampai sekarang menjadi manusia yg hidup dijaman teknologi……
Tuntunan atau nasihat atau petunjuk Tuhan diberikan berdasarkan “perkembangan akal pikiran manusia”….
Karena manusia terus berkembang, (khususnya daya pikirnya), maka petunjuk Tuhan pun mengalami perkembangan dari waktu ke waktu….
Pertama Tuhan nurunin agama Level 1… trus karena manusia sudah berkembang, maka level 1 itu sudah tidak memadai, maka Tuhan menurunkan agama (yang tentunya sama) tetapi derajatnya Level 2…..
Demikian seterusnya……
======
Salah satu hal yg menarik adalah….
Bahwa perubahan / perkembangan manusia dari waktu ke waktu turut mempengaruhi perubahan dalam agama itu sendiri….
Agama yg tadinya MURNI dari Tuhan, menjadi 1/2 murni karena telah dirubah oleh tangan-tangan manusia…..
Kesimpulan:
Jadi, sebenarnya Tuhan TIDAK menurunkan agama yang berbeda. Tapi lebih tepatnya, Tuhan menurunkan agama yang SAMA tapi dengan level/bobot/kualitas yg berbeda dari jaman ke jaman…
Perubahan ini disebabkan:
1_ Karena Tuhan bermaksud mengikuti perkembangan manusia itu sendiri……
2_ Tuhan bermaksud mengembalikan kemurnian ajaran-ajaran-NYA yg sedikit banyak telah dirubah oleh tangan2x manusia……..
——————-
Makanya jangan heran, kalau kita banyak menemukan ajaran-ajaran yang sama antara agama yg satu dengan agama yg lain…. Ya karena memang Tuhan manusia itu sama….
Masa sama-sama manusia tapi Tuhan yg menciptakannya beda, kan tidak mungkin…..
——————-
Pertanyaan selanjutnya menurut saya adalah:
Lalu dengan adanya berbagai macam agama dan aliran yang ada sekarang ini, (dg asumsi bahwa semua agama itu benar), agama yang mana yg harus kita jalani…???
Tentu saja, kita kembali pada sejarah… atau kronologis perkembangan manusia dg turunnya suatu agama….
Cara mudahnya:
Urutin deh, dari agama-agama yg ada, mulai dari Hindhu, Budha, Yahudi, Kristen, Islam, maupun sekedar aliran kepercayaan saja, dll…..
Nah, dari semua agama itu, (sekali lagi, dengan asumsi bahwa semua agama adalah benar)… maka » agama mana yang turunnya paling akhir…?
Atau dengan kata lain yg paling UP-DATE….?
Jika dilihat dari sejarah, kita sekarang hidup di jaman apa…?
Kemudian kondisikan agama yg akan kita pilih yg turun paling dekat dengan jaman kita ini….
Gitu…….
Udah ya….
Salam, semoga bermanfaat…
Sekedar sharing dari saya utk anda-anda yg sedang bingung pilih-pilih agama……
Apapun yang anda pilih… itulah yg terbaik utk anda, maka jalani pilihan itu dg segenap hati dan jiwa…..
Karena pada dasarnya Tuhan kita adalah SAMA……
Dan agama apa yg kita pilih » itu tergantung HIDAYAH dari Tuhan….
Knp mesti hidayah dari Tuhan…?
Karena DIA adalah Maha Segalanya……
= Wallahu A’lam =
(Hanya Tuhan Yang Maha Tahu atas segalanya)
=salam=
Wah, entry yang ini kekna selalu anget yah…
Kita perlu melihat sikap dua orang ini: (Bg Toga sebagai penutur dan Bg Jarar sebagai yang dituturkan) dengan pikiran terbuka.
Banyak yang melihat keduanya sebagai kafir, menyesatkan, Islam tak jelas dan sebagainya. Yang bener?
Aku malah melihat, mereka berdua sebagai pendekar Islam sejati. Iman mereka tidak seperti kelihatannya, insya Allah.
Bayangkan, Bg Jarar sanggup ‘dimusuhi’ keluarganya demi pilihannya masuk Islam… Bg Toga, dengan pengetahuannya yang cukup mendalam ttg Kristianitas, toh tetap memilih Islam. Bukankah itu menunjukkan sebuah kekuataan pilihan iman?
Jagan2 kita yang mengaku muslim yang benar ini justru yang sedang rapuh… Jangan-jangan bila kita baca sedikit saja tentang ‘kebenaran’ agama lain kita akan goyah.
Khusus untuk kasus Jarar, kita juga mestinya malu, sebagai muslim karena latarbelakang keturunan, yang jadi muslim karena orang tua kita muslim. JARAR ITU MEMILIH SENDIRI, dan kita orang Islam terlalu bodoh untuk bisa menunjukkan penghargaan kepada dia
Soal toleransi dan pluralitas, bukankah itu sebuah sikap yang baik, inti dari agama untuk perdamaian. Kita sering mengaku Islam agama damai, tetapi sikap kita persis seperti maniak perang.
SIAPA YANG BAKALAN PERCAYA?
Salam!
“agama adalah jalan sunyi menuju kebenaran”
setuju bang dan menurut saya pribadi :
“agama adalah jalan seseorang untuk lebih mendekatkan diri dengan Yang Maha Besar”
“agama adalah bentuk pengikatan diri bagi seseorang untuk melakukan semua yang diperintahkan Tuhan”
“agama adalah bentuk kasih Tuhan pada umatnya agar mereka selalu ingat padaNya, dan menebarkan pesona kasih pada sesama”
-premasai-
Fourseason
) Not that good-lah. Tapi sepenuhnya setuju soal harus mengedepankan damai dan pluralitas itu.
Berlebihan soal pendekar itu.
Adeksetiawati
Sepakat. Kalau tak bisa begitu, ngga usah ada agama aja udah.
first really gratefull you had decided to convert into mosleem… mungkin sudah lama tapi karena baru kenal, selamat Bang.
Soal mana agama yang benar mana yang salah itu adalah wacana “what if”, manusiawi sekali kalau kita berpikir dan memperluas “what if” atas segala agama… kenapa? karena kita cuma manusia, manusia yang hidup katanya di penghujung jaman, yang tidak tahu apakah bukti-2 yang ditinggalkan masing-masing agama itu benar atau tidak…
Satu-satunya yang kita pegang adalah keyakinan pribadi… jadi marilah kita peluk agama kita secara pribadi, dan menjalankan komitmen pada-Nya secara pribadi…
horas….
(artinya immanuel=tuhan menyertai kita)
saya tetap mengikut Jesus Kristus,biarlah saya terlahir kristen dan gak pindah agama walau apapun terjadi saya tetap beragama kristen dan itu harus bisa kita trima begitu juga dgn agama lainnya…pindah agama bukanlah menjadi sebuah jaminan kita masuk surga!@!namun lebih melihat sisi pribadi kita…ok saya beri pengandaian……….
andaikan kamu punya dua teman..yg A kerja di IT lulusan univ.negri terbaik punya mobil,pintar dan gaya hidupnya full musik bewarna,selalu menolong yang gak punya duit truz kegiatan rohani selalu diikutin..tp si A punya kelebihan sifat egois dan hidup hedonis (suka-suka gw donk) ,,,dan si B hanya lulusan dari SMA kampung2,berasal dr keluarga gak mampu kerja nya mekanik komputer,orang biasa,rendah hati,menjadi pengurus rohani gereja,orangnya baik,gak pemarah,dewasa dan bersifat pemimpin…kamu milih yang mana si A ato Si B????
BTuhan juga demikian thp kita?
apakah situ pernah ketemu yesus atau muhammad,atau mungkin anda pernah ketemu tuhan,coba ajarin gue ketemu Dia,gua lagi pusing,klo ketemu temen saya sering,ana sering ketemu ibu,gitu loh
[...] Surat Seorang Kristen Kepada Jarar Siahaan Ditulis pada 30 November, 2007 oleh Toga Awalnya posting di bawah ini adalah komentar untuk artikel “Bisa Hidup Tanpa Agama Tapi Tidak Tanpa Cinta” yang tadinya juga merupakan komentar Jarar Siahaan untuk menanggapi postinganku tentang kisah migrasi imannya: Justru Setelah Jadi Muslim Aku Jadi Tahu Kristen Itu Benar. [...]
saya seorang kristen (katolik),meski menurut saya saya bukan seorang kristen yang baik walau saya sudah berusaha untuk menjadi baik,saya hanya mencoba untuk memberikan pendapat saya:
menurut pengetahuan saya sebagai orang kristen bahwa Yesus Sang Juru Selamat turun ke bumi untuk memberi kesan bahwa Allah punya satu sifat yang sangat membuat saya tenteram,yaitu “KASIH” kalau harus saya kutip “KASIH ITU SABAR,KASIH ITU MURAH HATI,IA TIDAK CEMBURU,IA TIDAK MEMEGAHKAN DIRI DAN TIDAK SOMBONG”.bukan berarti saya ingin menyombongkan agama saya,toh agama itu pada dasarnya “hanya buatan manusia”maksud saya ini bersifat universal,yaitu tidak mengikat bahwa hanya agama tertentu yang masuk surga dan yang lain tidak!menurut saya semua orang punya kans yang sama untuk menuju kepada Allah, tidak menutup kemungkinan kepada siapapun!!karena setahu saya “Allah adalah kasih, dan barang siapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.”dengan kata lain anda tidak harus menjadi seorang kristen untuk bisa berada dalam Allah!berarti secara langsung menjawab“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.”mungkin sebenarnya disini Yesus ingin mengajak kita bersama untuk mengerti bahwa “Aku adalah kasih” dan bukan berarti “Aku adalah Kristen”
juga bukan berarti saya ingin memojokan agama saya,alasan saya tetap bertahan menjadi kristen adalah karena saya tidak harus mengambil langkah radikal yang memungkinkan saya untuk membentuk sebuah agama baru karena semua agama pada dasarnya benar!saya hanya harus yakin bahwa kalau saya mencintai Allah pastilah juga Allah mencintai saya!!
maaf mungkin saya yang kurang pengetahuan agama seperti saudara2 sekalian terdengar seperti suara hambar ditelinga!!
tapi saya sungguh tidak bermaksud kurang ajar. kalau saya harus masuk neraka karena hal ini”bring it on” saya terima!
Kalau saya salah,biar Allah yang menghukum saya kepada neraka!karena memang dari awal saya tidak mencari surga,Allah yang memperhitungkan siapa yang berhak dan siapa yang tidak!!
carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu…
terimakasih…
You Rock!
Isa (عيسى) merupakan seorang nabi yang penting dalam agama Islam. Dalam Kitab Suci Al Qur’an, ia dipanggil Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Kata ini diperkirakan berasal dari bahasa Aram, Eesho atau Eesaa. Yesus Kristus adalah nama yang umumnya dipakai umat Kristen untuk menyebutnya, sedangkan orang Kristen Arab menyebutnya dengan Yasu’ al-Masih (يسوع المسيح).
Narasi Qur’an tentang Isa dimulai dari kelahiran Maryam sebagai putri dari Imran, berlanjut dengan tumbuh kembangnya dalam asuhan Zakariya, serta kelahiran Yahya. Kemudian Qur’an menceritakan keajaiban kelahiran Isa sebagai anak Maryam tanpa ayah.
(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah) (QS Ali Imran: 45)
Yesus dari Nazaret (kurang lebih antara 6 SM–4 SM – 29–33) adalah seorang tukang kayu, pengkhotbah/pengajar, penyembuh, guru/rabbi, pembuat mujizat, dan tokoh Yahudi yang paling terkenal; di dalam kekristenan Yesus Kristus juga merupakan Anak Allah, Tuhan, Mesias, dan Juru Selamat umat manusia; di dalam keislaman, Isa Almasih adalah seorang nabi penting (Nabi Isa).
Nama “Yesus” adalah alihaksara dari bahasa Yunani Ιησους [Iēsoûs], yang pada gilirannya juga merupakan alihaksara dari bahasa Aram atau bahasa Ibrani yaitu:Yeshua, yang berarti : Keselamatan, atau “Tuhan adalah keselamatan”, “Tuhan menyelamatkan”. “Kristus” adalah gelar dalam teologi juga berasal dari bahasa Yunani Χριστός [Christos], yang dari bahasa Ibrani “Mesias”, berarti “yang diurapi” atau “yang terpilih”.
Isa memang penting untuk tokoh islam di al quran. Tetapi Yesus (Isa) tidak penting bagi muslim.
Sampai sekarang saya bingung jelasi dong.
Agama Tuhan hanya satu yakni Islam. Adam, Ibrahim, Musa, Isa Alaihim salam, dan Muhammad Saw semuanya satu agama yakni beragama Islam. Jadi tidak benar Tuhan menurunkan banyak agama. AgamaNya hanya satu yakni Islam yang artinya menyerahkan diri kepada kehendakNya. Oleh sebab itu semua manusia akan dievaluasi Tuhan apakah Ia benar-benar Islam (pasrah kepada kehendak Allah) bukan
berdasarkan lebel agamanya di dunia ini.
Tuhan tidak punya agama. Kalau pengertian kita sama bahwa yang sdr Faisar anggap agama adalah keyakinan, maka pastilah Tuhan tidak punya agama. Kalau Tuhan memiliki agama, itu sama artinya kita memerangkap DIA dalam penjara aturan-aturan yang manusia buat. Konon katanya aturan2 itu datangnya dariNya. Aneh bukan? Tuhan dibatasi dan harus tunduk oleh aturan yang DIA buat? Pertanyaannya, apakah dia subordinate dr sesuatu yang sifatnya SUPREME? Itu sama juga artinya bukan Maha Besar bukan pula Maha Kuasa, karena toh ke Maha Kuasa-anNya di kebiri oleh agama yang menurut saudara di yakiniNya.
Tidak benar juga kalau Adam,Ibrahim.Musa,Isa beragama Islam, kembali saya tekankan (jika pengertian kita tentang agama itu sama). Masing-masing agama punya manual, punya pedoman.Jika saudara setuju maka kita sebut namanya saja,Kitab Suci. Setiap agama di dunia punya manual/pedoman/kitab suci bahkan sampai ke tingkat kepercayaan sekalipun. Ada Weda/Veda, Talmud, Tripitaka, Bible, Quran dll. Nah kalo menggunkan rasio, apakah Isa menggunakan Weda, sehingga dia di klaim penganut Budha? Atau bolehkah dia diklaim sebagai seorang penganut Islam sementara dia hidup dilingkungan penganjur Talmud?
Dan apakah mungkin Musa menganggap Quran sama dengan Taurat (Musa yang membawa Taurat turun dari Sinai) dan karena itu saudara dengan berani mengklaim Musa itu muslim.
Saya malah cenderung mengatakan Ibrahim itu beragama Hindu, karena mereka lebih dahulu ada di bumi. Jauh sebelum Gautama, Yesus, Muhammad ada. Itu berarti juga, jauh sebelum Veda/Weda dibuat, lebih jauh lagi sebelum Bible ditulis dan di bukukan, dan yang paling jauh sebelum Quran di “wahyukan”.
Demikian pemahaman saya, semoga pendapat ini tidak menjadi kontroversi.
Karena sama seperti saudara, saya juga tidak hidup dimasa2 itu, tidak mengerti konteksnya, tidak tahu penciptaan, tidak pernah bertemu Pencipta langsung, bahkan dengar suaraNyapun tidak.Yang ada hanya iman, penafsiran dan logika semata. Kalaupun saya bilang memahami itu tidak lebih dari pribadi semata. Karena relasi dengan Tuhan adalah sesuatu yang pribadi. Hak yang paling asasi dari setiap manusia/individu yang tidak boleh dirampas orang lain. Orang lain hanya berhak mengkritisinya, lebih dari itu TIDAK…
salam,horas,peace….
maruli naibaho
Kenapa kita sibuk mempermasalahkan kebenaran yang masing-masing kita anut dan berani meng-klaim (atau menakut-nakuti) bakalan masuk neraka kalau tidak menganut sesuai keyakinan kita.
Kalau memang demikian kasihan banget mereka yang tidak sempat mengenal keyakinan kita (orang-orang pedalaman atau yang terpencil), bisa dikatakan mereka semua bakalan masuk neraka dong….
bila surga dan neraka itu ga ada,masih ga yah kita mo menyembah NYA??sebenarnya yang DIA inginkan hanyalah keikhlasan kita mengabdi dan beriman padaNYA.surga dan neraka NYA itu adalah gambaran dari hasil perbuatan kita di dunia,terlepas ada yg ngga dgn surga n nraka.(eh tapi klo hri pembalasan itu ga ada kita bisa have fun aja didunia yah..ga ada resikonya ini,paling2 brurusan me yg bwajib,itupun bisa diaturlah men..so??no wonder drugs n crime are ev’where,krn mreka percaya ga ada hri pembalasan men..ck..ck..).
Tapi diatas itu smua sbenarnya surga n neraka itu ga ada artinya dibandingkan saat pertemuan kita dengan sang MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG..dan buat gue,kalo surgaNYA aja begitu indah dan tak akan mampu terbayangkan oleh kita,gimana dengan penciptanya???so friend..mari kita sama-sama menata hati,tebarkan cinta dimanapun engkau berpijak,sayangilah umat manusia sebagaiman DIA menyayangimu walaupun kau sadar kau takkan sanggup menyamai kasihNYA,sepanjang masih dalam wujud manusia berarti adalah hambaNYA dan harus bersujud serta menyembahnya,malaikat yg bercahaya pun takkan sanggup menyamai cahayaNYA karena malaikat pun menyembah dan bersujud padaNYA..dengan cinta yang kau tebarkan kau akan menemukan kedamaian..so agama adalah percaya dan yakin kepadaNYA, mengimani kalamNYA dan mengerjakan perintahNYA..kalau kita cinta padaNYA ga akan tersa berat apapun yg diperintahNYA,wong klo cinta ama pacar aja kita rela2 ajakan melakukan apapn untuk dia,palagi kalo yang minta DIA YANG MAHA CINTA??DIA ga pernah menyeru manusia untk bermusuh2an..kalo ada yg salah yg dilakukan oleh orang yg beragama berarti itu adalh oknum,karena agama apapun! ga pernah ngjarin hal itu,yg harus diperangi adalah kerusakan,kebodohan dan kemaksiatan..so..stop argue,ga akan menemukan jalan keluar,hanya melahirkan kebencia2 n baru dan saya yakin DIA juga tak akan suka…agama adalh masalah keyakinan dan ga boleh!! dipaksain sampe kapanpun…agamamu untukmu agamaku untukku..tapi jgn menyebarkan agama kpd org yg udah beragama dgn alasan apapun,kcuali dia yg minta elo ngajari agama lo..mendingan skarang kita mikirin gmana nyelamatin bangsa ini dr keterpurukan,gmana??DIA yg MAHA KASIH pasti akan menolong kita bila kita brsunggu2 berjuang n mengharap uluran tanganNYA…DIA yg MAHA KUASA,MAHA PENYAYANG,MAHA CINTA,MAHA BIJAKSANA,MAHA MELIHAT,MAHA DAMAI MAHA DIATAS SEGALANYA dan MAHA ESA tdak akan menyia2kan usaha dan kesungguhan kita..AAMIIN peace love friendship….keep this world peace n safe..
waaaaaaahh,,,menarik banget ,,,
spectaculer,,,,,,,,,,,,,,,,,,
pengen tau lebih detil neH,,,
boLeh khaN??????
oh ya,,,email akuw d0lphiinz@yahoo.com.,,,
^_^
daMai seLALu,,,,,,,,,,,,,,
BIAR PADA PUAS gw dapetin dari salah satu website…………selamat membaca
Injil-injil kanonik dalam Perjanjian Baru ternyata mengandung banyak kesalahan periwayatan sejarah, yang tak dapat dijelaskan dan dijawab secara memuaskan, dan sekaligus membuktikan bahwa Injil-injil kanonik (Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, Injil Yohanes) hanya bisa disejajarkan dengan dongeng mitologi zaman baheula. Injil-injil berisi berbagai peristiwa yang sebenarnya tak pernah terjadi. Injil-injil hanyalah kelanjutan episode cerita mitos pagan seperti dewa matahari seperti Mithras, Horus, dan Bacchus, dll.
Cerita mengenai penyaliban, kebangkitan orang-orang kudus versi Matius, gempa bumi, kebangkitan, dan penyaliban itu sendiri adalah peristiwa-peristiwa mitos, yang tidak direkam oleh sejarawan yang tinggal selama periode waktu tsb. Philo Judaes hidup sekitar tahun 50 M dan ia tidak pernah menyebutkan peristiwa-peristiwa seperti apa yang telah diceritakan oleh Injil kanonik. Kesaksian Pilatus TIDAK menyebut Yesus. Ribuan orang kriminal disalib oleh Romawi, tetapi tidak ada cerita mengenai Yesus, karena memang Pilatus tidak pernah menyalib Yesus. Yesus telah diselamatkan oleh Allah berdasarkan Qur’an 4:157.
Matius adalah satu-satunya Injil Perjanjian Baru yang mencatat ‘pembantaian bayi-bayi yang tidak berdosa atas perintah Herodes’. Kami memiliki berbagai komentar cendekiawan yang menyatakan bahwa ‘peristiwa pembantaian bagi-bayi oleh Herodes’ hanyalah kilas balik dari mitologi pagan. Dewa matahari orang Yunani kuno, Roma, dan Mesir diancam ketika lahir, dan perintah pembunuhan kepada ’semua bayi-bayi yang baru lahir’. Episode Injil Matius 2:16 adalah suatu bentuk replay yang dilakoni oleh Yesus yang menjiplak kepercayaan masyarakat pagan.
Istilah ‘Tuhan Anak’ yang diatributkan untuk Yesus mengimplikasikan kepercayaan Pagan Trinitas. Title ‘Domba Tuhan’ (Lamb of God) tidaklah unik, sebab telah terlebih dahulu dipakai agama Hindu untuk kristus atau mesias mereka yaitu Krishna.
Berikut ini adalah beberapa error historis dalam Injil.
Herodes tidak pernah memerintahkan pembantaian balita
Ramalan yang dihubung-hubungkan untuk kelahiran seorang mesias bernama Yesus yang jiwanya terancam karena keputusan Herodes membunuh bayi-bayi yang tidak berdosa hanya ada dalam Injil Matius 2:16-18 yang mengklaim itu adalah nubuat dari Yeremia 31:15 yang menyatakan bahwa “Di Rama terdengar ratapan, tangisan yang pahit pedih: Rahel menangisi anak-anaknya, ia tidak mau dihibur karena anak-anaknya, sebab mereka tidak ada lagi”.
Konteks Yeremia adalah bukan nubuat masa depan dimana anak-anak dibantai oleh Herodes. “Rahel menangisi anak-anaknya’ merefer kepada ibu dari Yusuf dan Benyamin (dan istri dari Yakub) yang menangisi anak-anaknya. Pada konteks ini adalah mengenai penawanan Babylonia. Ayat berikutnya mengatakan bahwa orang-orang yang mengalami pembuangan akan kembali.
Pembantaian oleh Herodes (Matius 2:16) adalah bohong karena pengarang Injil Matius adalah satu-satunya orang yang mencatat peristiwa ini. Sejarawan Yahudi Flavius Josephus tidak mencatat peristiwa ini.
“Karena kita telah melihat, cerita-cerita malaikat-malaikat dan gembala-gembala, dalam Lukas, dan dari orang bijak, dalam Matius, adalah catatan ulang dari tema mistis orang-orang Mesir pada tahun sekurang-kurangnya dua ribu tahun lebih awal. Mereka melukiskan dalam bentuk seni di Luxor. Tidak ada bukti historis “pembantaian orang-orang yang tak berdosa” oleh Herodes. Pikiran sehat mengatakan kepada kita bahwa sebuah perintah seperti ini tidak mungkin. Apakah Herodes bermaksud untuk membunuh anak-anak dari teman-temannya, tentara-tentaranya, pelayan-pelayan sipilnya, turis-turis yang lewat, dan lain-lain (Tom Harper, The Pagan Christ, hal. 126)
Injil-injil Error dalam Geografi
Markus 7:31 menyatakan bahwa Yesus meninggalkan kota Tyre pergi ke Danau Galilee (Laut Galilee) melalui kota Sidon. Ini benar-benar tidak masuk akal.
Selain itu, Markus menyatakan bahwa Yesus naik perahu menyeberangi Danau Galilee (Laut Galilee) menuju Dalmanutha. Lokasi Dalmanutha secara pasti tidak diketahui, atau tidak akurat, karena terletak di sebelah timur perairan Galilee sebagai negeri Gadarenes (Markus 8:10 KJV Bible). Gerasa terletak lebih dari 30 mil dari tenggara Danau Galilee, jadi jauh sekali jika kita melihat setting cerita Bible ini. Pengarang Injil Matius tampaknya sadar betapa errornya Injil Markus, sehingga ia mengubah kata ‘Gadarenes’ menjadi ‘Gergesenes’ (Lihat Matius 8:28 KJV). Gadara hanya berjarak 8 mil dari Danau Galilee.
Banyak contoh-contoh yang tidak masuk akal dalam memahami alur cerita Injil-injil Perjanjian Baru ini. Markus 10:46 menyatakan bahwa lokasi dimana orang buta disembuhkan adalah setelah Yesus meninggalkan kota Jericho, sedangkan Lukas 18:35;19:1 menyatakan lokasi orang buta disembuhkan adalah sebelum Yesus memasuki kota Jericho Jika umat Kristen menganggap masalah ini bukan kontradiksi, maka konsekuensinya injil-injil Perjanjian Baru hendak memberitahu kita bahwa ada dua kota bernama Jericho di Palestina
Dalam Markus 10:46 juga disebutkan bahwa rombongan Yesus berjalan dari Jericho ke Yerusalem via Bethpage dan kemudian Bethany. Ini sangat aneh, sebab Yerusalem lebih jauh daripada Bethpage. Matius yang sering menjiplak Injil Markus tampak hati-hati dalam masalah ini, Matius dengan pintar telah menghilangkan kata ‘Bethany’ seperti yang dapat kita saksikan dalam Matius 21:1.
Cerita Injil mengenai kegelapan, gempa bumi, dan mayat berjalan-jalan adalah bohong
Matius (27:50-54) menyatakan bahwa pasca kematian Yesus terdapat beberapa peristiwa ajaib, berawal dari terbelahnya kuil, disusul gempa bumi, terbelahnya bukti-bukti batu, dan tiba-tiba saja kuburan tempat bersemayam orang-orang kudus terbuka dan terjadi penampakkan mayat sedang berjalan berombongan dari kuburan menuju kota Yerusalem dan disaksikan orang-orang dan tentara Romawi.
Dongeng Kristen tsb hanya dapat diciptakan oleh gereja dan diimani berdasarkan ketakhayulan umat Kristiani, karena pada faktanya tidak mendapat dukungan dari sumber-sumber sejarah sekuler (non-biblikal). Dapatkah kita bayangkan jika kuburan di TMP Kalibata Jakarta tiba-tiba saja terbuka, dan tengkorak-tengkorak keluar dari kuburan mereka masing-masing lalu berjalan berombongan dengan hanya mengenakan sehelai kain kafan menuju Stasiun Gambir, pastilah peristiwa ini akan menjadi bahan berita yang luar biasa hebohnya dan diliput/dicatat oleh berbagai media massa cetak dan elektronik, menjadi bahan perbincangan penduduk kota Jakarta, serta dicatat oleh sejarawan Indonesia maupun para turis yang hanya sekedar berwisata ke Jakarta.
Faktanya adalah bahwa kisah-kisah takhayul omong kosong dari agama Kristen ini tidak didukung oleh catatan sejarawan Romawi, Yahudi, maupun sejarawan yang tinggal diPalestina kala itu, dan hal ini memudahkan kita untuk dapat menarik kesimpulan bahwa cerita Injil Matius adalah tak lebih hanya dongeng yang dibuat-buat oleh bapak-bapak gereja.
“…mengenai kegoncangan dan “kegelapan menyelimuti seluruh bumi”…tidak ada sejarawan-sejarawan yang mencatat peristiwa tsb…” (Deceptions & Myths of the Bible, Lloyd Graham hal. 349)
“Cerita mengenai gempa bumi, kenaikan lapisan bebatuan, terbukanya kuburan-kuburan, dan penampakkan orang mati, adalah hanya dinyatakan dalam Injil Matius, yang ditulis hampir delapan puluh tahun setelah peristiwa tsb, sehingga tidak dipastikan keautentikannya. Tentu saja tidak ada alasan mengapa satu gempa bumi seharusnya tidak terjadi pada hari itu, tetapi jika itu benar-benar telah terjadi ditempat tsb hampir tidak dapat dibayangkan bahwa tidak ada dari tiga Injil-injil yang lebih awal menyebutkan peristiwa tsb.” (The Paganism in Our Christianity, Arthur Weigall, 1928, hal. 62)
Tidak ada sensus Romawi kala Yesus lahir
Sub bab ini akan mudah dipahami jika Anda telah membaca artikel: Kelahiran Yesus dan Sensus Quiriniusrecommended
Kapan Yesus lahir Menurut Lukas, itu terjadi selama pemerintahan Gubernur Romawi Quirinius, pada saat itu sebuah sensus diperintahkan oleh Augustus keseluruh dunia (9). Menurut Lukas dan Matius kelahiran Yesus terjadi ketika masa pemerintahan raja Herodes Yang Agung. (10) Masalahnya adalah Herodes mati pada tahun 4 SM, dan ini 10 tahun sebelum sensusnya Quirinius. Selain itu, pada saat masa pemerintahan Herodes, tidak ada sensus Romawi yang terjadi diwilayahnya, yang meliputi baik Yudaea dan Galilee, tempat Bethelem dan Nazareth. (11)Herodes akan telah memungut pajaknya sendiri, dan memberikan upeti kepada Romawi. Terakhir, eksistensi dari sebuah sensus diseluruh [wilayah] kekaisaran adalah bertentangan dengan kebiasaan Romawi, yang mengumpulkan pajak provinsi demi provinsi.
(http://www.infidels.org/library/modern/larry_taylor/messiahgate.html)
Meskipun Lukas 1:5 menyatakan kelahiran Yesus di “masa Herodes, Raja Yudea,” yang mati pada tahun 4 SM, ia membutuhkan perjalanan jauh dari Galilee ke Bethlehem agar terjadi sebagai respon untuk satu sensus yang diperintahkan ketika “Quirinius adalah gubernur Syria.” Karena sejarawan mengetahui, “satu-satunya sensus yang diatur ketika Quirinius menjadi wali di Syria hanya mempengaruhi Yudaea, bukan Galilee, dan terjadi pada tahun 6-7 M, sepuluh tahun pasca kematian Herodes Yang Agung.” Dalam kekhawatirannya untuk menghubungkan asuhan orang Galilee yang dianggap kelahiran Bethlehem, Lukas telah keliru dalam fakta-faktanya. Sesungguhnya, kekhawatiran Lukas telah melingkupinya dalam beberapa hal yang sebenarnya tidak masuk akal, seperti tidak perlu berjalan sembilan puluh mil seorang wanita di hari-hari terakhir kehamilannya- sebagaimana itu adalah Yusuf keturunan Daud yang dianggap telah didaftarkan dalam kampung leluhur, bukan Maria orang Lewi. Tapi jeleknya, Lukas telah dipaksa untuk membuat sebuah dislokasi universal untuk sebuah registrasi pajak yang sederhana: yang dapat membayangkan orang-orang Romawi mewajibkan jutaan [orang] dalam [wilayah] kekaisaran untuk perjalanan jauh dua puluh dari ratusan mil ke desa-desa millenium – leluhur hanya untuk menandatangi satu pajak. Tidak perlu dikatakan, tidak ada peristiwa seperti ini terjadi dalam sejarah kekaisaran Romawi, tetapi Mikha 5:2 harus digenapi. (Randel Helms, Gospel Fictions, pp. 59-60)
Error, sejauh ini, mungkin kelihatan agak marginal. Injil ketiga telah keliru mengenai sebuah sensus lokal di Yudaea dengan satu dekrit dari Augustus; Injil Lukas telah mencoba untuk mencatat tanggal cerita Quirinius, dimanapun, seperti yang dimiliki Matius, ceritanya terjadi ketika Herodes Yang Agung. Pada faktanya, akan menjadi sulit. Disini ada satu kontradiksi pada cerita Lukas: Jika Quirinius adalah gubernur, sensus Romawi adalah kredibel tetapi Herodes adalah satu kesalahan. Ada juga satu kontradiksi dengan cerita Matius: Jika Quirinius atau sensus Romawi adalah benar, Herodes adalah bukan raja dan cerita Matius dari Orang Bijak, pembantaian anak kecil yang tidak berdosa dan pelarian ke Mesir maka berdasarkan kronologis adalah tidak mungkin. Jika Herodes adalah raja, disana tak ada sensus menurut Caesar Augustus. Meskipun jika disana telah ada sebuah sensus, pandangan Injil ketiga ini akan menghadapi masalah-masalah berikutnya.
(Robin Lane Fox, The Unauthorized Version: Truth and Fiction In The Bible (Penguin Books Ltd, 1991), pp. 30-31)
Meskipun registrasi seluruh warga negara Romawi dibuktikan pada tahun 28 SM, 8 SM, dan 14 M dan pendaftaran di provinsi-provinsi individual dari registrasi sensus untuk yang adalah bukan warga negara Romawi adalah juga dibuktikan, nyatanya sebuah sensus di seluruh Romawi dibawah Caesar Augustus adalah tidak diketahui berdasarkan sumber-sumber non-Perjanjian Baru. Dan lagi, ada permasalahan historis terkenal terkait dengan penanggalan sensus versi Lukas ketika Quirinius adalah gubernur Syria, dan berbagai upaya untuk memecahkan kesulitan ini telah terbukti tidak berhasil. P. Sulpicius Quirinius menjadi wali dari provinsi Syria pada tahun 6-7 M ketika Yudea dianeksasi kedalam provinsi Syria. Pada saat itu, sebuah sensus provinsi Yudea digelar. Jika Quirinius telah menjadi wali Syria sebelumnya, maka itu harus terjadi sebelum tahun 10 SM karena banyak wali Syria dari tahun 10 SM hingga 4 SM (kematian Herodes) yang telah diketahui, dan sebuah tanggal bagi sebuah sensus lebih awal dibawah Quirinius akan menciptakan masalah tambahan bagi penanggalan awal dari ministry Yesus (Luke 3:1, 23). Satu legateship sebelumnya yaitu setelah tahun 4 SM (dan sebelum tahun 6 SM) tidak akan cocok dengan penanggalan kelahiran Yesus dizaman Herodes (Lukas 1:5; Matius 2:1). Lukas mungkin secara sederhana mengkombinasikan kelahiran Yesus di Bethelehm dengan kesamaran dari sebuah sensus dibawah Quirinius (lihat juga Acts 5:37) untuk menekankan signifikansi dari kelahiran ini bagi dunia Romawi secara keseluruhan: melalui anak yang lahir di Bethlehem maka damai sejahtera dan penyelamatan datang ke kekaisaran.
(http://www.nccbuscc.org/nab/bible/luke/luke2.htm)
“…Lukas memberitahu bagaimana sebuah dekrit keluar dari Augustus bahwa “seluruh dunia akan diregistrasi”. Masalahnya adalah bahwa secara historis ini tidak bisa ditelusuri….Sederhananya Yusuf dan Maria ke Bethelem demi alasan teologis. Mesias akan berasal dari keturunan Daud, dan jadi dari Bethlehem. Lukas mengatakan kelahiran Yesus terjadi ketika Quirinius adalah gubernur Syria. Artinya adalah bahwa ini tidak terjadi sebelum tahun 6 SM, tahun yangmana kita tahu tatkala ia mengambil kantor [masuk kantor untuk pertama kalinya, ed]. Pada waktu yang sama, Matius mengatakan Yesus dipahami ketika Herodes Yang Agung adalah penguasa di Yudea. Tetapi Herodes mati ditahun 4 SM! Pengarang misteri Yesus ini menyatakan bahwa keajaiban rillnya Maria, jika kedua referensi diambil dengan sungguh-sungguh, adalah “10 tahun kehamilan”. Bagi Matius, kampung halaman Yesus adalah Bethlehem. Bagi Lukas, kampung halaman Yesus adalah Nazareth. (Tom Harper, The Pagan Christ, pp. 125-126)
“Meskipun narasi kelahiran Yesus dalam Matius dan Lukas memberikan kesepakatan diam-diam untuk yang tradisi Nazareth. Matius harus membangun satu alasan sehingga keluarga suci kembali ke Nazareth dari rumah Bethlehem dan tempat berkumpul orang Mesir, karena Matius tidak menyangkal asal usul Yesus Nazareth (Matt. 2:21ff). Lukas, yang mengasumsikan kebenaran dari sebuah rumah Nazareth bagi Yesus meskipun dalam kanak-kanaknya, harus mengembangkan sebuah narasi sehingga ibunya Yesus keluar dari Nazareth sekurang-kurangnya pada momentum kelahirannya yang benar/ Jadi di Injil kita membaca sebuah pajak atau pendaftaran terjadi ketika Quirinius adalah gubernur Syria. Sekarang tidak ada literal dari sensus itu yang hampir secara universal ditolak karena berbagai alasan, tidak sekurang-kurangnya karena Quirinius tidak menjadi gubernur Syria, menurut catatan sekuler, hingga tahun 6-7 M, yang mana Yesus akan berusia sekitar 10 tahun. Kedua, tidak ada catatan yang berasal dari sumber sekuler yang akan menunjukkan bahwa kembali ke tempat asal usul leluhur diwajibkan di setiap sensus atau untuk setiap bentuk perpajakan. (John Shelby Spong, Resurrection: Myth of Reality hal. 172)
Ujian terhadap Yesus di puncak gunung oleh Iblis adalah cerita bohong
Cerita bahwa Iblis menguji Yesus dengan membawanya ke puncak gunung tertinggi sehingga ia dapat melihat semua kerajaan dunia dari puncak gunung (lihat Matius 4:7-8), adalah sangat tidak logis. Omong kosong! Karena bagaimana mungkin kita dapat melihat seluruh dunia dari puncak gunung, meskipun itu adalah gunung tertinggi diseluruh dunia. Ingatlah bumi adalah bulat seperti telur, bukan datar. Jadi meskipun kita pergi ke puncak gunung tertinggi dunia di Himalaya, kita tidak dapat melihat seluruh bentuk permukaan bumi.
Tidak Ada Penyaliban Yesus
Orang-orang Yahudi berkata kepada Yesus (lihat Yoh 8:57, ed): “Umurmu belum sampai lima puluh tahun dan engkau telah melihat Abraham” Seandainya Yesus masih berusia tiga belas tahun, orang-orang Yahudi akan berkata: “Umurmu belum sampai empat belas tahun,” dan tidak akan berkata: “Umurmu belum sampai lima puluh tahun,”….; jadi, seandainya Yesus disalib ketika itu pastilah ia berusia sekitar lima puluh tahun, tetapi, sebagaimana kita kemukakan ditempat lain… tidak ada bukti apapun, dalam buku, inskripsi, atau monumen, bahwa Yesus dari Nazareth dicambuk atau disalib dizaman Pontius Pilatus. Josephus, Tacitus, Pliny, Philo, tidak juga dari mereka, yang menyatakan fakta adanya penyaliban ini. (T.W. Doane, Bible Myths and their Parallels in other Religions, hal. 516)
Pada abad ke sembilan belas seorang sarjana terkenal, Rabbi Wise, meneliti catatan-catatan dari pengadilan Pilatus, masih terdapat, bagi bukti dari trial ini. Ia tak menemukan apapun. (Lloyd Graham, Deceptions and Myths of the Bible, p. 343)
Tidak ada verifikasi dari tulisan-tulisan sejarawan menyangkut penyaliban Yesus seperti Philo, Tacitus, Pliny, Suetonius, Epictectus, Cluvius Rufus, Quintus, Curtis Rufus, Josephus.
“Penyembahan dewa-dewa yang menderita ditemukan disemua sisi, dan kepercayaan pada penyiksaan korban di ritus pengorbanan manusia untuk penebusan dosa adalah sangat umum. Dewa-dewa Osiris, Attis, Adonis, Dionysos, Herakles, Prometheus, dan yang lainnya, telah menderita demi umat manusia; dengan demikian Hamba Yahweh juga dipahami harus disakiti demi dosa-dosa manusia. Tetapi sebagaimana Saya katakan, konsepsi ini telah menerobos kedalam background di hari-hari Yesus” (The Paganism in Our Christianity, Arthur Weigall, 1928, hal. 106)
Tidak mungkin Yesus mati dihari jumat atau malam Sabtu
“Tidakkah aneh bahwa penyaliban seharusnya terjadi selama Paskah Diantara orang-orang Yahudi, ini adalah peristiwa paling sakral. Bagi mereka untuk menyalibkan siapapun orangnya pada waktu ini, mereka akan melanggar sekurang-kurangnya tujuh dari hukum agama mereka. Mengapa mereka kemudian melanggar kesucian dengan menjadi pembunuh” (Lloyd Graham, Deceptions and Myths of the Bible, hal. 345)
“Kesulitan terbesar dari sudut pandang dari prosedur Yahudi berkenaan dengan menghukum adalah hari dan waktu eksekusi tsb. Menurut Injil-injil tsb, Yesus mati pada hari jumat, malam Sabbath. Namun pada hari itu, dalam pandangan dari pendekatan Sabbath (atau hari libur), eksekusi-eksekusi terakhir hingga paling akhir pada sore adalah hampir tidak mungkin (Sifre, ii. 221; Sanh. 35b; Mekilta to Wayaḳhel). (Jewish Encyclopedia Online)
Apakah Yesus benar-benar mati disalib
Penyaliban adalah sebuah proses pembunuhan yang lamban. Kematian biasanya memakan waktu beberapa hari. Kematian dimulai dari kehausan, ketidakmampuan untuk bernafas sebagai hasil dari posisi tegak atau diserang oleh binatang liar. Mengapa Yesus, yang sedang fit dan sehat berjalan ke desa yang berjarak jauh, kematian begitu cepat hanya menunggu beberapa jam saja
Pada tahun 297 M, atas perintah Kaisar Maximian, tujuh orang Kristen di Samosata disiksa dan kemudian disalib. Menurut Alban Butler, (5) di
Hipparchus [satu dari mereka], seorang tua yang dihormati, mati disalib dalam waktu pendek. James, Romanus, dan Lollianus, mati dihari berikutnya ditikam oleh tentara-tentara sambil digantung disalib-salib mereka. Philotheus, Habibus dan Paragrus diambil dari salib-salib mereka ketika mereka masih hidup. Kaisar diberi informasi bahwa mereka masih hidup, memerintahkan paku-paku besar untuk diarahkan ketangan…
Ada sejumlah kasus yangmana orang disiksa secara kejam, kemudian disalib dengan posisi kepala dibawah, namun survive selama 24 jam atau lebih. http://custance.org/old/incarnation/7ch2.html
Benarkah cuka membuat orang lekas mati
Cuka (vinegar) mempunyai sebuah efek stimulus, tetapi mengapa setelah Yesus makan cuka, justru membuat ia lekas mati, padahal sebelum ia makan cuka, kondisi tubuhnya masih fit (Lihat Yohanes 19:29)
Rekayasa sosok Pilatus
Injil-injil menggambarkan Pontius Pilatus sebagai orang yang baik hati dan segan untuk penyaliban Yesus. Tetapi sejarah menceritakan gambaran yang berbeda tentang dirinya. Ia adalah seorang dikuasakan atas wilayah Yudea dari tahun 26-36 M, dan ia adalah orang yang kejam dan korup. Mengapa tidak ada kritik baginya dalam Injil-injil
Sebaliknya, ditampilkan oleh Philo dan Josephus, Pilatus “adalah subyek dari tradisi negatif lebih daripada kepala daerah lainnya dan procurator-procurator (orang-orang yang dikuasakan),” jadi pencipta-pencipta dari narasi penderitaan [Yesus] orisinil tidak mempunyai alasan untuk tidak menyebut Pilatus melalui nama dan untuk mencelanya. Situasi ini diubah pada periode setelah revolusi orang-orang Yahudi pertama dalam tulisan-tulisan Matius dan Lukas, yangmana Pilatus dibebaskan dari tuduhan dan pendeta tertinggi dinamai tanpa keragu-raguan. http://earlychristianwritings.com/passion.html
Jadi kita dapat ketahui bahwa Injil-injil kanonik telah memalsukan sejarah karena mereka menggambarkan Pilatus sebagai seorang baik hati padahal sejarah menggambarkannya sebagai orang jahat. Namun Gereja koptik di Ethiopia justru menyatakan Pilatus sebagai orang kudus.
Kebiasaan Romawi tidak mengenal pembebasan narapidana
Cerita mengenai Barabbas yang dibebaskan sebagai bentuk pertukaran bagi Yesus adalah diduga fiksi. Injil-injil menggambarkan sebuah kebiasaan Romawi untuk membebaskan seorang narapidana selama perayaan Paskah, tetapi sejarah Romawi tidak mencatat adanya kebijakan seperti ini.
Di semua riwayat Perjanjian Baru, Pilatus ragu-ragu untuk menghukum Yesus hingga kerumunan Yahudi menyatakan tegas. Beberapa kalangan telah menyarankan bahwa ini mungkin satu upaya oleh percekcokan orang-orang Kristen awal untuk menjilat pantat dengan Roma melalui penempatan menyalahkan bagi eksekusi Yesus pada Yahudi, dan bahwa itu adalah bagian dari proses oleh yangmana Kristen Paulinistik marginalis masih memperhatikan Yahudi Kristen dari orang yang mengelak (orang-orang Ebion) (http://www.answers.com/Pontius%20Pilate)
Cerita Barabbas mempunyai signifikansi sosial yang spesial, karena cerita ini telah sering digunakan untuk menimpakan kesalahan Penyaliban pada orang-orang Yahudi dan membenarkan paham anti-Semit. Sebanding, signifikansi sosial dari cerita ini untuk para pendengar awal adalah bahwa cerita ini membersihkan kesalahan yang melekat pada kekaisaran Romawi, menghapus satu hambatan sehingga agama Kristen secara resmi diterima. (http://en.wikipedia.org/wiki/Barabbas)
**Jadi, cerita mengenai Barabbas sengaja dibuat untuk membebaskan tuduhan yang melekat pada orang-orang Romawi dan menyerahkan beban kesalahan hanya kepada orang-orang Yahudi.
**Problem yang dihadapi oleh Injil-injil kanonik tidak hanya mengenai masalah kepengarangan yang anonim, Injil-injil ini nyatanya bukanlah disusun oleh para pengikut Yesus. Bahasa asli Injil-injil kanonik ini adalah Yunani, bukan bahasa Ibrani dan Aramaik, dan diproduksi di kota-kota tempat kediaman bangsa non-Yahudi seperti Roma dan Smyrna.
Tiga injil sinoptik menyatakan Yesus ditahan dan dijatuhi hukuman oleh Sanhedrin pada malam Paskah. Ini bukanlah sejarah riil karena Sanhedrin, berdasarkan hukum Yahudi, dilarang untuk bertemu over paskah, Injil-injil ini menyatakan bahwa penahanan dan trial terjadi pada malam, tetapi Sanhedrin “dilarang untuk bertemu pada malam, di rumah-rumah pribadi, atau dimanapun diluar batas kuil.” (Holy Blood, Holy Grail 349).
Ketidaklogisan historis lainnya dalam cerita penyaliban Yesus adalah memindahkan tubuh Yesus dari salib. Menurut hukum Romawi pada waktu itu, seorang pria/wanita yang disalib tidak boleh dikubur. Orang tsb ditinggalkan untuk burung-burung, dan binatang-binatang, sebagai bentuk penghinaan atas eksekusi ini.
Hukuman bagi pencuri adalah bukan disalib. Riwayat Perjanjian Baru mengenai penyaliban menyatakan dua orang pencuri disalib dengan Yesus. Penyaliban tidak pernah dijatuhi kepada pencuri.
Sekarang mengapa Yesus harus dilahirkan di Bethlehem Apakah ini juga untuk menggenapi sebuah ramalan sebelumnya, atau hanya karena untuk sebuah dekrit pajak kedua-duanya tidak; Yesus sedang lahir di Bethelem untuk alasan sama [dimana] Yusuf dan Daud disana dilahirkan. Bethelehem adalah “rumah roti” mistik, sumber dari planetary substance. Jadi tempat terjadinya peristiwa ini adalah tidak historis melainkan dirancang. Dan sedemikian rupa adalah keseluruhan cerita. Ketika kita melihat dari sisi historis, ini menjadi jelas. Menurut riwayat, Herodes adalah raja pada the alleged time, 1 Masehi, tetapi menurut pengetahuan ilmiah sekarang, Herodes mati sekurang-kurangnya empat tahun sebelum [peristiwa] ini. Menurut Lukas, Cyrenius adalah gubernur Syria selanjutnya, tetapi menurut catatan orang-orang Syria bukan dia. Ada, tetapi, seorang Quirinius, yang memerintah dari tahun 13-11 SM. Jadi, kedua kalender atau Injil-injil adalah salah, beberapa kalangan mengatakan sebanyak dua puluh tahun. Kekacauan mengenai penanggalan mengimplikasikan ketidakpastian kepengarangan yang jauh sesudahnya, yang mengkonfirmasi pernyataan kita bahwa Injil-injil ini tidak ditulis sampai dengan abad kedua atau ketiga. (Lloyd Graham, Deceptions and Myths of the Bible, hal. 306)
“Penginjil tidak punyai andil bagi penelitian historis karena kita tahu itu” (Tom Harper, The Pagan Christ, hal. 153)
Kalau kita membahas masalah AGAMA ini, saya pikir tidak akan pernah selesai, tetapi kita harus yakin bahwa TUHAN akan menyatakan diriNYA benar dan tidak sepantasnya kita manusia mengatakan bahwa kita bisa masuk surga dan mereka masuk neraka. tetapi seharusnya kita harus intropeksi diri, bahwa apakah kita akan terpilih pemilik surga.,tentu saja kita tidak tahu. hanya Tuhan yang menilai. TUHAN itu adalah KASIH maka kasihanilah sesamu, berbuat baiklah, tanpa pandang agamanya, sukunya, bangsanya. sesungguhnya orang yang seperti itulah yang diharapkan TUHAN untuk menghuni kerajaan SURGA. Lihatlah dirimu, tetapi kita tdk berhak menilai orang. GOD BLESS Us
Astagfirullah……..kamu adalah murtad yang ganjarannya adalah neraka jahannam selama-lamanya…ini adalah firman ALLAH,SWT,,, masuk akalkah TUHAN punya anak ? nabi isa,As itu adalah agama islam 100% …yaitu agama ALLAH,SWT….yg kitabnya adalah injil……n taukah kamu bahwa injil telah di rubah oleh pemerintahan Kaisar Roma : BENADIKTUS pada abad ke IV…… selamat menikmati neraka jahannam
Sok tau kalau injil/bibel diubah, dari mana ? apa sumbernya?
Hanya ngomong kosong doang dan percaya pada satu sumber saja tampa ba…bi…bu.
Neraka adalah ciptaan sang Maha Suci, kok dibilang jahanam? Kamu berbuat utk upah jahat dan baik, pasti marah tindakan mu jahanam……………………
@ ali_imran algayobi
Bro,, tidak baik kita langsung mencaps seseorang Murtad, sebab dgn takaran apakah anda dapat mencaps seseorang Murtad??
btw saya lom tau tuch klo injil telah di rubah oleh Kaisar Roma.
Emank Bro Ali Punya “BUKTI” yg menyatakan bahwa injil telah di “RUBAH”,,, klo ad boleh donk di sharing infonya…
(NO Offense)
Saya seorang muslim dan saya sudah mengikatkan keyakinan saya dengan simpul mati, apapun argumen orang lain tentang agama saya. Jadi kalo ada yang ingin berdebat soal agama, mungkin bukan saya penontonnya, apalagi pesertanya.
hallo abang,,,,,,,,,, banyak fans nih,????????wahhhhhhhhhh heboh banget ya para manusia yang sepertinya lebih tau dari pada tuhan itu sendiri…..apa anda juga yakin bahwa smua yang anda ketahui sekaarang juga buatan manusia.
Islam tidak pernah memusuhi umat kristen karna islam adalah agama yang cinta kedamaian n Rasulullah S.A.W tdk pernah memusuhi orang-orang yang memusuhi beliau,
Ingat.UNTUKMU AGAMAMU DAN UNTUKKU AGAMAKU,,,,Kita lihat saja nanti di akhrat sapa yang benar…..!!!
Gimana anda akan menulis sesuatu yang benar… jika anda dalam keadaan Pusing Terus…………………
untuk masalah injil, baiknya kalian tidak membaca referensi setengah setengah dan dari nara sumber yang bukan berkiblat kepada sejarah kristen.
dan injil bukan hal yang penting untuk diperdebatkan, sejarah bisa saja ditulis dalam bahasa sastra yang notabene bahasa sastra ribuan tahun yang lalu, dan mungkin terjemahannya bisa membingungkan orang yang ga bijaksana, yang cuma text book aja. semua beda dengan sekarang,…so why you guys keep arguing ? faith is the key,
agama mu agamaku, thats right…makanya, jangan menghakimi agama lain yah…karena kalian bukan hakim, yang berhak menghakimi adalah allah, kalian cuma debu, yang tidak masuk hitungan sama sekali dalam roda peradaban dunia ini. kalian tidak berarti, bagaikan rag doll yang bisa dibuang dan dibakar ke tempat sampah…
bertaubatlah, biarkan para anjinx menggonggong
[...] reaksimu adalah… Selain Kristen Sendi… di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… Nesia! di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… sophie di Islam vs Kristen; Pemenangnya … Parjalang di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… maya di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… sezsy di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… ika di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… meiy di Muslim, Kristen, dll, Sadarlah… edugar di Justru Setelah Jadi Muslim, Ak… [...]
ASTAGFIRULLAH!!!!kata ustad yang sering saya jadikan tempat curhat, manakaLA saya merasa TUHAN tidak adil atau meninggalkan saya. dan saya pun ingin mengatakan itu pada anda saudaraku.engkau sudah menjadi muslim, maka bersyukurlah karena engkau telah diberikan petunjuk. jika saja engkau tahu sejarah tentang kristen dan islam dengan baik, maka engkau akan melihat mana yang benar, mana yang salah,selagi engkau masih dalam pelukan islam, segeralah membaca AL-QURAN, BACA ARTINYA, BANDINGKAN DENGAN INJIL, terus terang saya sedih, terpukul ketika membaca komentar ini. sungguh TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, LAAILAAHAILLALLAH!!! ALLAH MAHA ESA, ALLAH MAHA BESAR. TIaDA SATUPUN YANG DAPAT MENANDINGINYA.KITA BEGITU KECIL.ALLAH MENCIPTAKAN KITA SEBAGAI MAKHLUK YANG MEMPUNYAI AKAL, MAKA BERPIKIRLAH LAGI SAUDARAKU KETIKA ENGKAU MERAGUKAN KE ESAAN-NYA. SELAGI ENGKAU MASIH MEMILIKI NAFAS, UCAPKAN LAGI SYAHADATMU.SEMOGA HATIMU TETAP TERJAGA. AMIN…
sedikit unutk gal hunting the truth, perlu anda ketahui kalau islam tidak memusuhi kristen.kami sangat menghormati YESUS ATAU ISA AL MASIH KARENA BELIAU ADALAH SALAH SATU NABI YANG KAMI PERCAYAI.BELIAU DATANG UNTUK MENERUSKAN AJARAN TAURAT. DAN KEMUDIAN AJARAN INI DITERUSKAN DAN DISEMPURNAKAN OLEH MUHAMMAD.SEJARAH YANG TELAH MEMBUAT ISA MENJADI TUHAN.YESUS ATAU ISA TIDAK PERNAH MENGAKUI DIRI SEBAGAI TUHAN, ATAU ANAK ALLAH.jadi jangan heran kalau meneMukan kesamaan isi AL-QURAN dengan INJIL. NAMUN PERLU DIINGAT, HAMPIR 80% injil ditulis oleh PAUS BUKAN ISA AL-MASIH.agar lebih jelas coba anda baca majalas-majalah islam.atau kalau perlu beli AL-QURAN BESERTA ARTINYA.BANDINGKAN DENGAN KITAB SUCI MILIK ANDA.
Agama itu bukan masalah “MANA YANG BENAR atau MANA YANG SALAH” tetapi ” PERCAYA atau TIDAK PERCAYA”. Dan karena saya memPERCAYAI Yesus Kristus maka saya pun menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat saya.
yups..gw sangat setuju ma koment kalian..” utkmu agamamu dan utkku agamaku ” so g usa direpotin da pd…
udah jelas agama yang paling diridhoi disisi Allah SWT ya…cuman ISLAM doang frends..dah nonton belom lu pd..tuh loh video yg di Youtube…Hj.Ineke mantan kafir yang masuk Islam …tuh paling the best dah…smua dah terkupas disitu jd mau diapain lagi…Perang antar agama….!!!! songong lo pd ye…IKUT DUNK….??? kalo mbela yg bener gw pengen jg tu kaya perang badar…..itung-itung nebus dosa
Heel_dha :
Hebat ya kisah Injil tentang Yesus tersebut, ternyata hanya ilusi. Berarti mereka penulis skenario yang brilian dong ya…bahkan jika dibandingkan dengan jenius penulis skenario zaman milenium ini.
Tapi…Anda juga harus hati-hati, sehingga tidak blunder
( sepertinya Anda adalah bukan kristiani) dan jika tebakan saya benar, Anda adalah seorang muslim. Dengan penjelasan dalam komentar-komentar Anda (terserahlah entah itu…kutipan bulat-bulat) dan penjelasan tersebut sangat Anda yakini maka Anda sebenarnya telah setuju dan sangat bersepakat untuk mengugurkan kitab suci Anda sendiri juga yang ditulis sekitar 500 tahun lebih setelah masa hidup Yesus…kok masih ikut-ikutan berkisah tentang Yesus (Isa). Macam mana pula itu…
Dan Jika tebakan saya salah, Anda bukan seorang muslim atau kristiani, tolonglah kawan tidak usah ikut memperkeruh suasana. Alangkah indahnya, jika energi Anda yang berlimpah disumbangkan untuk kebaikan dan kedamaian hidup manusia.
Menurutku, Iman (bukan agama dalam bentuk institusi) adalah urusan pribadi masing-masing manusia dengan Tuhannya.
Bahkan saat ini, agama dalam bentuk institusi, di banyak negara telah menjadi alat propaganda untuk mendukung kekuasaan pemerintahan yang sedang berkuasa.
Dan percayalah, agamanya raja/penguasa akan menjadi rajanya agama di mana raja tersebut berkuasa.
“Yang Benar Hanya Kebenaran Tuhan”
Ndak mau iktu berpolemik, perlu disampaikan, semua wacana yang ada di sini masing ingin membenarkan pemahaman sendiri yang ditafsirkan oleh orang-orang jaman dulu dengan pola pemikiran untuk kepentingan golongan dan diri sendiri.
Susah membenarkan apa pun yang diyakini kalau itu cuma tafsir yang di buat manusia atas pemahaman sendiri. Baik sekarang maupun dahulu.
Kebenaran yang benar adalah kebenaran dari Tuhan sendiri. Aplikasinya ada di kitab yang Dia turunkan, bukan diturunkan oleh manusia. Kesehariannya adalah ucapan- ucapanNya yang tersurat jelas. Bukan penafsiran, bukan pemahaman, dan juga bukan ucapan-ucapan tertentu yang kadang sulit diterjemahkan secara general.
KebenaranNya mengajarkan setiap orang haruslah memberi arti bagi orang lain, mengasihi dan berkorban agar orang lain memperoleh kebenaranNya. tapi bukan dengan cara kekerasan dan semacamnya.
mnrt ku agama tu mmg pilihan!
ttp agama nggak menentukan keselamatan kita!
sy dapat berkata sy ini Kristen tetapi sy ykn pada ALLAH SWT!
ato sebaliknya sy Muslim tapi sy beriman pd Yesus!
Agama itu relativ.
ttp yg terpenting,siapa yg qta percayai…
sklai lagi Agama se2orang itu tidak menyelamatkan tetapi iman n percay kita ama Tuhan itu yg penting..
Perbuatan baik itu bagus tapi jika tidak di dasari dgn iman ma Tuhan,apa Tuhan nerima amal kita?
Marilah qta jgn menghujat agama yang A ato B..
Tetapi hidup rukunlah bersama..
Bersatu itu indah!
God Bless!
Horas Lae. Nainggolan…..
Saya seperti sependapat dengan beberapa komentator yang sebelumnya. Lae Nainggolan ini, mungkin bukanlah Islam ato Kristen. Entah apa maksud dari Lae Nainggolan ini. Kalaupun lae nainggolan ini Muslim aku yakin lae tidak memahami Islam sepenuhnya. Sattabi lae kalu aku terlalu menggurui. Tapi setahuku lae, di dalam Islam ada semacam ketentuan yang menurut aku begitu masuk akal. Yaitu bahwa seorang Islam harus yakin dan percaya bahwa ajaran yang dibawa oleh Muhammad itulah yang paling benar. artinya sebagai orang Islam kita harus yakin Islam itu adalah jalan yang sebenarnya untuk menuju Tuhan. Jika seandainya tidak ada keyakinan dalam diri kita bahwa yang kita jalani inilah yang terbenar (semua benar) jadi untuk apa kita memilih agama ini. Kenapa kita tidak menjadi Kristen saja. kan lebih enak. toh semua agama sama. Di Kristen, kita tak perlu sholat, kita hanya perlu kegereja setiap minggu, tanpa harus di bebani dengan ibadah minimal sholat 5 kali satu hari. Tak Perlu puasa, puasa itu hanya untuk menyiksa diri kita dengan menahan-nahan lapar dan haus. Tak Perlu membayar jakat yang hukumnya wajib itu. Kenapa kita harus jadi Islam? Toh pada intinya semua agama sama! Kenapa kita tak jadi Kristen aja lae? kita tak perlu berhaji. Haji seakan telah menjadi momok yang menakutkan. Ka’bah di mekah seakan menjadi mesin pembunuh. karena kita tahu bahwa banyak orang yang meninggal disana. untuk apa kita kesana kalo hanya mengirimkan nyawa? Lae nainggolan, harus ku akui sebagai orang yang masih muda, saya masih awam dalam banyak hal. Tapi pertanyaan mendasar seperti diatas sepertinya tak mungkin lae sepelekan? masih banyak alasan lain yang ingin saya kemukakan. Contoh lain misalnya, Jikalah kita semua memandang agama itu sama benarnya. sama baiknya dan kepercayaan itu semua menuju satu titik yaitu Tuhan. Aku yakin, suatu saat orang malah tak kan lagi beragama. Bahkan bukan tidak mungkin muncul suatu ajaran baru yang memperbolehkan hanya mengakui bahwa dia beragama. Akan ada orang yang hanya mengakui dia beragama. Tapi tak ada lagi ke saklaran. Tak ada lagi Ibadah. hanya ada pengakuan bahwa dia beriman. itu saja. Al-quran tak lagi dianggap suci. Injil tak lagi di hormati sebagaimana layaknya kitab suci. karena toh yang penting beragama.
Lae Nainggoalan,
Sebagai orang batak, walau tak kenal aku tetap menganggap lae saudara. Saudara sebagai sesama orang batak. saudara sekampung dan saudara seiman. Bukan maksudku mangajari (menggurui ) lae. tapi justru aku ingin belajar banyak dari lae. Baru2 ini aku membeli buku karangan Heri Nurdi salah satu Kolumnis diMajalah Sabili. yang berjudul (Jejak Freemason dan perkembangannya di Indonesia. saran saya coba lae baca buku itu. Mungkin ada manfaatnya buat Lae.. Terima Kasih…
Semua orang bisa menganggap bahwa agama yang dia anut adalah yang paling benar, dan itu harus !
Namun, harus diingat mengganggap agama sendiri yang paling benar BUKAN berarti mengganggap agama orang lain sesat.
Agamamu bukan agamaku, tak kurecoki agamamu !
Urusi saja agamamu tanpa merusak agama orang lain.
Bandingkan saja AGAMAMU dengan AGAMAMU (perilakumu), tak usah kau bandingkan agamamu dengan agamaku.
PEACE !!!
Setelah baca beberapa komen dari para tamu di sini, saya kok semakin yakin ya, bahwa AGAMA bukanlah TUHAN, dan TUHAN bukanlah AGAMA… Kira-kira menuhankan agama tuh bener gak sih?
Berebut klaim soal agama mana yang paling benar, kayaknya ga bakalan terukur dengan valid deh! Kecuali kalau ntar sudah bertatap muka dengan Sang Khalik sendiri.
Sedikit tanggapan buat sudara ERSA, Injil itu tidak ditulis oleh Isa, melainkan oleh rasul-rasulNya. Juga tidak di tulis oleh Paus, karna kepausan ada, jauh setelah zaman Isa.
Terimakasih.
setahu gw, agama tuh di turunkan sesuai dengan masa atau jaman2 tertentu, pada jaman bani israel, dimana pada saat itu manusia mengalami kesesatan yang sangat krusial, tuhan menurunkan isa as sebagai utusan, untuk meluruskan/menunjukan kebenaran yg harus dilakukan manusia, kalo gw lahir mang di jaman nabi muhammad, jamannya agama islam, makanya gw lebih cocok dan nyaman dengan beragama islam.
oya kemarin gw lagi iseng2 megangin telinga gw, lu pasti semua pasti punya deh, di situ ada tonjolan daging kecil dengan tulang muda, coba lu pegang di bagian depan telinga, pasti ada, gw pikir2 nih gunanya apa ya..? setelah gw pikir2..oh iya ini buat ngejaga supaya air ga msk ke telinga, tapi knp naruhnya disini, disini kan cmn ngejaga air yg masuk dr sebelah depan, pas gw pikir2 lgi..(yah jd kbanyakan pikir2nye deh gw hehehe..) oh iya..ini ngejaga air masuk ke telinga pd saat orang ngebasuh mukanya..dan orang yg paling sering ngebasuh mukanya adalah orang yg berwudlu,dan yang berwudlu tuh kan org islam, apa emang tuhan tuh menciptakan manusia untuk berwudlu,shalat dan islam…hmmm..whatever lah, yang pasti gw udah islam dan nyaman dengan islam..
menarik kal berbicara tentang religi. kalo kita bicara kristen ato islam gak akan habis. benar ato salah juga gak akan ketemu. toh pada akhirnya nanti saat kita bertemu hari kiamat hanya diri kita yang bisa membantu tak ada orang lain. tidak ustad tidak pula pendeta. hanya kamu, amalan dan TUHAN kamu. yang saya tahu bahwa tuhan itu ESA. Dia selaku benar..hanya kita manusia yang selalu bicara benar ato salah.
klau soal Agama itu menurut saya hanya pilihan Individu2 masing2 orang yang memilih ,jadi tidak bisa dipaksakan oleh siapapun juga baik oleh orang tua,saudara,para ahli Agama ,Presiden dll
Klau Agama yang dipilihnya menurutnya benar itu yang lebih baik,dari pada memilih Komunis.
Saya yakin Agama yang dipilih saudara2 adalah yang benar.
Menurut saya walaupun berbeda Agama kita harus Bersatu Membangun Indonesia.
menurut sy…….
agama kristen itu tdk masuk akal karena buat apa kita menyembah patung,,,,, kalo kita bisa menyembah kpd yang membuat ptung……….dengan cara pindah menjadi agama islam.
Salam Semua,
Beragama adalah untuk mendekatkan ruh kita kepada Tuhan, karena ruh yang akan kembali kepada Tuhan. Agar ruh bisa dekat kepada Tuhan harus suci mendekati sucinya Tuhan, kalau nggak, otomatis akan mental menjauh dengan sendirinya. Ajaran agama adalah ajaran untuk bisa mensucikan ruh, ya seperti beberapa ritual di masing2 agama. Tingkat kesucian Tuhan itu luar biasa tidak terhingga, sehingga sangat sulit untuk mencapainya, hanya ruh2x yang telah disucikan, yang telah diakui kesuciannya yang bisa dekat kepada Tuhan. Dekat kepada Tuhan itulah surga, jauh kepada Tuhan itulah neraka, yang secara alami akan menyebabkan ruh begitu tersiksa karena rindu akan Tuhannya. Dengan situasi seperti itu ribuan tahun lamanya, dengan penyesalan yang sangat mendalam, habis air mata untuk menangis minta ampun, bertobat, mengharpak kasih Tuhan, akhirnya bisa juga mendekat kpd Tuhan yang kita sebut surga.
Jadi apapun agamamu, surga itu begitu sulitnya, tapi peluangnya masih ada, yang tidak bisa mendekat Tuhan, pada akhirnya walaupun lamanya tersiksa sampai waktu yang tak terbayangkan seolah2 kekal abadi, akhirnya akan mendapat surga juga. Krn semua ciptaanNya akan kembali kepadaNya jua.
Peace
Saudaraku umat kristen yang terkasih, PECOS, AHRIMAN, BAAL, ADONIS, MITRAS, POSEIDON, CRONUS, CYBELE, DIONYSUS, ORPEUS, PERSEPHONE, ISIS, HORUS, AENEAS, BACCHUS, PROSERPINA, BALDUR, ODIN, KAKNU, HOITSI, BALDER, DAMUZI, INANNA, ATUNIS, ZALMOXIS, ATTIS, dan masih ada sangat banyak lagi nama-nama lainnya yang diyakini sebagai Tuhan THREE IN ONE yang lahir dari seorang perawan, mati (diantaranya mati disalib), dan bangkit kembali. Ini adalah MITOS kuno sejak tahun 3000 SM. Bahkan diantara mereka mati melalui perjamuan terakhir, digantung bersama dua/tiga orang penjahat, dicemooh, dan darahnya untuk menebus dosa manusia. Dongeng inilah yang kemudian di teruskan kepada YESUS ketika Kristen masuk ke dalam kepercayaan YUNANI. Uskup General Wakefield saja tidak mengerti mengapa cerita Yesus sama persis dengan dongeng ini !!! Saya sarankan umat keristen untuk banyak belajar sejarah awal kekristenan.
Sebenarnya hanya ada kebenaran di dalam hati antara manusia dengan Tuhannya sendiri, tidak ada yang mau di bandingkan dengan aktifitas rohani yang dilakukan oleh setiap agama. karena setiap agama pasti memberikan setiap pemahaman yang sebenar-benarnya kepada Tuhannya…
Hanya saja dengan semua itu kita harus menjaga kerukunan setiap agama….jika Islam ada dengan keadilan, rupanya Kristen ada dengan Kasih dan Adilnya…bagaimanan antara keduanya dibandingkan???? hanya Tuhanlah yang tahu….
Trim’s
Thanks for All
May God Bless Us
Saya tidak percaya dengan agama….!
Yang kupercaya adalah: mengasihi TUHAN ALLAH semampuku dan mengasihi sesama manusis seperti aku mengasihi diriku. Yesus adalah gambaran manusia yang diinginkan ALLAH. Jadi kalau kita ingin menyenangkan ALLAH berbuatlah seperti yang diperbuat oleh Yesus, …mudah-mudahan saya mampu…amin.
maha besar allah menciptakan seluruh alam semesta..
tp yakinlah bahwa setiap agama mengajarkan jln kebaikan..
aq seorang muslimah yg dulu hanya menjadikan islam sbg agamaku namun q tdk sdr btp indah islam itu..
di dalam alquran allah tlah menjelaskan semua..
apa salahnya anda lbih mendalami isi alquran..
slm persahabatan
saiia cma pgn nyaranin mning msk ke http://tausyiah275.blogsome.com/2007/05/07/dialog-islam-kristen-di-philadelphia-usa/
dulu aj…
dbagian komentnya dah byk yg b’debat
antara islam dan kristen.
klo dah bca coba renungi lgi…
wassalam
@M Hasan
Sy sudah baca, ga ada yang baru tuh… Kirain dalam cerita debatnya ada fakta yang mengejutkan…
Jadi, apa yg mesti saya renungi?
yang menurut kamu islam itu salah dimananya, seberapa jauh kamu tahu tentang islam , ya jelas salah sech kalau buat orang yang ingin kebebasan mutlak kayak aku,pecuma aja aku punya agama, sama juga bagi mereka nonmuslim yang ingin kebebasan mutlak juga kayak tidak beragama, percuma aja mereka punya agama, ku akui selama 3 tahun aku bersama dengan temenku non muslim mereka baik – baik , dan ternyata kebenaran suatu agama kembali kepada diri kita , bagaimana kita menjalaninya! yang jelas kita sebagai manusia hanya ingin kebebasan ! , maka itu jangan saling menyalahkan dan menganggap agamanya yang paling benar..!
Upah dosa adalah maut….
Setelah kejatuhan adam dan hawa kedalam dosa,.manusia
telah putus hubungan dengan ALLah.
Bagaimanapun baiknya kelakuan manusia itu tak dapat
menyelamatkan dirinya sendiri. Sebab manusia telah menjadi kutuk oleh karena ketidaktaatannya kepada Allah.
Marilaah kita hidup penuh kasih satu dengan yang lain,
tak perlu ada yang didebatkan…
mintalah petunjuk kepada Allah,.”Carilah dahulu kebenaran dan kerajaan ALLah,….”
Ini akhir Zaman dimana nabi-nabi palsu bermunculan, berhati-hatilah!
Jangan binggung dengan berbagai argument, tp saringlah dengan hikmat dan bijaksana…
Sekarang Cari……kebenaran itu!!!!
dan saya pribadi telah menemukannya.
Trims,..
Damai Sejahtera bagi kita semua
Tolong bantuan komentarnya ya: Menyambung komentar saya sebelumnya.
Jadi maksud kita beragama adalah ingin menyucikan roh kita mendekati sucinya Tuhan, agar bisa kembali kepadaNya alias surga, hanya itu tujuannya. Masalahnya adalah manakah ajaran agama yang paling benar??? Saya batasi antara agama, Kristen dan Muslim. Masing2 mempercayai Tuhan yang namanya Alah atau Allah (sangat mendekati) Ajaran Kristen dengan konsep Trinitasnya lewat Yesus dengan Injil dan ajaran Muslim dengan tauhidnya lewat Muhamad dengan kur’an. Beberapa penjelasan trinitas bisa saya terima tetapi ada juga penjelasan yang membingungkan, sebaliknya konsep tuhannya muslim sangat sederhana, dan tanpa perlu banyak penjelasan. Trinitas sebenarnya benar kalau didekati dengan ajaran muslim, sehingga menjadi sangat sederhana, tidak membingungkan dan tidak mengganggu konsentrasi saya dalam berdo’a. Saya masih belum memutuskan memilih kristen atau muslim, tapi agaknya condong ko muslim, kita lihat saja nanti
Peace
Apakah ketika Jesus masih dalam kandungan Maryam sudah menjadi Tuhan?
Jadi rupanya seluruh ummat manusia dibawah kolong langit ini mulai dari yang paling primitif sampai yang paling modern sekalipun, merindukan kedekatan kpd yang namanya Tuhan baik disadari atau tidak, kebanyakan dalam keadaan terjepit mereka akan menjerit menanyakan dimana keberadaan Tuhan. Kalau demikian apakah semua agama benar? Apakah semua pemeluk agama masuk sorga? Ataukan hanya satu agama yang benar, dan hanya segelintir pemeluknya yang masuk sorga. Kalau acuannya berkisar etika umum, seperti berbuat baik, share sesama, peduli, bertanggung jawab dll, maka kita tidak perlu agama, krn sifat2 tsb sudah melekat pada setiap manusia, walaupun dia penjahat sekalipun apalagi dia orang yang senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan. Jadi menurut saya hanya satu agama yang benar dan tidak semua yang merasa sebagai pengikutnya otomatis masuk surga, hanya orang2 yang rohnya sudah suci mendekati sucinya Tuhan yang secara otomatis tanpa prosess penyucian lagi yang akan langsung kembali kepada Tuhan/masuk surga.
Peace
Pokoke saya mah.. mau yang baik2 aja, dan saya juga sangat affair sama input LHU PADE yang ada di sini, sehingga membuat saya semakin percaya ke padaNYA (TUHAN YESUS ), tetapi sudah memang seperti itu, kebenaran selalu ada saja yang iseng untuk memperkeruh suasana, yah….sudalah.. kita anggab kafilah berlalu…..,percuma saja kita ngomongin yang nglantur, karena pembuktian perlu ada fakta,jika kamu percaya …dengan kepercayaan kamu ya silahkan, Serahkan segalanya sama TYME dan bawalah PERBEDAAN ini dalam ”DOA”mu ,karena perbedaan itu adalah ” KASIH” semoga TYME yang akan menjawab semua ini…karena jika kita memfitnah itu adalah DOSA YANG SANGAT BESAR,
Buat saya intinya ” KASIH UNTUK SESAMA SEPANJANG MASA” Amin
perbedaan itu indah, jadi mengapa harus diperdebatkan…..
alangkah baiknya jika perbedaan itu tidak diperdebatkan…
biarlah perbedaan itu berjalan menurut alurnya sendiri-sendiri……..
tapi yang jelas semua agama mengakui bahwa Tuhan itu satu…..
ALLAH hanya satu….
dan yang menciptakan perbedaan itu adalah ALLAH…
jadi mengapa harus diperdebatkan……
senang bisa membaca tulisan anda.
memang kalau kita mencari tahu kebenaran itu sangat penting karena akan menentukan kemana kita akan melanjutkan kehidupan setelah kita mati.
saya percaya satu hal yang di namakan IMAN.IMAN tidak bisa di pahami oleh akal manusia.Manusia di batasi oleh logika.IMAN melampaui logika.
agama adalah pilihan,tetapi percaya sesuatu adalah keputusan.
ORANG YAHUDI DAN NASRANI SAAT INI SEDANG GENCAR-GENCARNYA MELAKUKAN LIBERALISASI AL-QUR`AN. MENGAPA MEREKA TIDAK MEMPERDALAM KITAB MEREKA SENDIRI? APAKAH KITAB MEREKA SUDAH TIDAK BERGUNA LAGI DAN TIDAK SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ZAMAN SEHINGGA KITAB ORANG LAIN DIOBRAK-ABRIK?
dalil2 argumentasinya kok ya pernah saya dapat dari Answering Islam ya..??
tau nggak bung, siapa Tuhan Yang Disembah Maria ibunya Yesus sebelum Yesus Lahir?
Saat Yesus Remaja lalu Dewasa??
saat Yesus mempunyai Murid2?
saat Yesus mati??
apakah ia menyembah YESUS sbg tuhan??
Kebenaran yang BENAR gak cuma yg dibenarkan oleh Iman Hati aja..tapi harus juga IMAN AKAL loh…
udahkah maksimal fungsi IMAN AKAL bung ini ?
kasihan Tuhan udah capek2 ngasih Akal ke manusia buat mngenalNYA kok ya ga dipake………….
Pertanyaannya adalah bagaimanakah caranya menyucikan ruh. Itulah pentingnya memilih ajaran agama yang benar, yang masuk akal, bahkan harus sampai hakkul yakin, yakin seyakin yakinnya atas ajaran agama dan semua hal yang menyangkut agama tersebut. Keyakinan tidak bisa dipaksakan, apalagi yang tidak bisa diterima akal. Karena akan menyebabkan salah arah salah arah. Seperti berjalan dihutan belantara, perasaan kita ke arah timur, ternyata setelah kita sampai di ujung hutan ternyata kita berjalan ke arah yang salah, tidak ada waktu lagi untuk mengulangi dari awal lagi, tinggal kita menerima konsekwensi untuk menemukan arah yang benar, berputar putar di tengah hutan, Bermacam macam rintangan yang kita temui, dicabik2 binatang buas, kelaparan, kehausan, sakit, naik turun bukit dll, satu2 nya tempat yang aman adalah suatu pondok di ujung hutan yang harus kita temukan. Celakanya lagi kita mengharapkan untuk mati saja, ternyata jatah mati sudah habis, mau tidak mau kita harus menerima resiko tersebut. Itulah gambara keadaan setelah kematian. Untuk itu sodaraku terkasih kita harus punnya kompas. Dalam menentukan pilihan ajaran agama harus kita teliti, cros check, bandingkan semua ajaran agama yang ada, secara ilmiah, logika, akal sehat, kepala dingin, jujur, semuanya sudah klop, baru kita mulai menyucikan ruh tersebut.
peace
Apa arti sebuah agama kalau agama itu hanya menimbulkan kekacauan saja. Bagiku agama adalah alat untuk pengenalan dan pemahaman kepada Tuhan. Dan lagian agama apapun juga adalah sebuah nama yang tak akan berarti jika orang yang merasa memilikinya tak mampu menciptakan dan membuat ‘ciptaanNYA” menjadi damai dan bahagia. Agama bukan alat perang untuk tunjukkan kekuasaan. Agama bukan untuk mainan. Selamat menikmati agamamu krn Tuhan tidak butuh sebuah agama. Yang dibutuhkan hubungan dan perilaku yang benar dimataNYA
salam kenal,
menurut penadapat saya, sebenarnya-nya jangan memandang agama dengan akal atau pikiran tapi dengan iman, tu lebih rasional kalau kita hanya ngomongin sejarah suatu agama dan bagaimana agama itu ada. karena tujuan kita memeluk suatu agama itu intinya sama. yaitu untuk keteraturan & pegangan hidup kita.
Kenapa Saya Meninggalkan Islam
Oleh. Ali Sina
http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/why_i_left_islam.htm
Banyak orang bertanya kpd saya kenapa saya meninggalkan agama Islam. Bagi Muslim ini
memang sangat tak masuk akal. Mereka memilih utk percaya bahwa orang murtad karena
disogok agen rahasia Nasrani/Yahudi. Mereka enggan menerima kenyataan bahwa setiap
orang punya hak utk menentukan pilihannya sendiri dan bahkan ada orang yg merasa bahwa
Islam tidak cocok bagiinya.
Berikut ini adalah alasan saya.
Hanya beberapa tahun yang lalu saja saya masih percaya bahwa kepercayaan saya kpd
Islam bukan berdasarkan percaya buta tetapi karena hasil penyelidikan dan penelaahan
selama bertahun-tahun. Memang saya membaca banyak buku2 Islami yang ditulis oleh
orang2 yang pikirannya sesuai dengan saya dan mengemukakan filosofi yang sesuai dengan
pandangan saya, sehingga ini semakin meyakinkan saya bahwa saya sudah menemukan
kebenaran.
Semua hasil penelaahan saya sesuai dengan iman saya. Sama seperti kebanyakan Muslim,
sayau tadinya percaya bahwa kalau mau benar2 mengetahui sesuatu, maka belajarlah dari
sumbernya. Tentu sumber Islam itu adalah Qur’an dan buku2 yang ditulis oleh ilmuwan
Islam. Karena itu, saya merasa tidak perlu lagi untuk mencari dari sumber lain untuk
menemukan kebenaran, apalagi memang saya begitu yakin menemukannya. Seperti yang
sering dikatakan para Muslim “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmum”. Usaha mencari
ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah bodoh.
Tentu saja ini salah. Bagaimana jika kita ingin tahu kebenaran tentang suatu aliran
kepercayaan yang berbahaya? Apakah cukup dengan hanya bergantung melalui informasi
dari pemimpin kepercayaan itu dan semua penganut2nya yang sendirinya tertipu pemimpin
itu? Diperlukan penelaahan secara saintifik (berdasarkan ilmu pengetahuan) untuk
menelaah kepercayaan itu karena penelaah sains tidak mengutarakan hasil
penyelidikannya berdasarkan iman yang membuta. Mereka membuat penelaahan yang seksama
dari bukti yang ada. Ini sungguh beda dengan cara pendekatan agamawi yang didasarkan
pada iman dan rasa percaya semata2.
Untuk itulah saya kembali membaca isi Qur’an dan saya temukan perintah2 yang tidak
sesuai dengan nilai2 kemanusiaan. Saya merasa sangat tertekan dan risih membaca ajaran
seperti ini.
Q.3: 5
”Tapi bagi mereka yang menolak Iman setelah mereka menerimanya, dan lalu menentang
Iman, , – pertobatan mereka tidak akan pernah diterima; karena mereka adalah orang2
yang telah sesat”.
Q.16: 106
”Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan
Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman
(dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka
kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar..”
Orang mungkin berpikir bahwa azab yang besar itu nantinya terjadi di akherat. Tapi
Muhammad memastikan orang2 itu mendapat hukum di bumi pula. Lihat ayat2 berikut:
Sahih Bukhari Volume 6, Buku 61, Nomer 577:
“Aku mendengar Nabi berkata,”Di hari2 akhir (duni) akan muncul orang2 muda dengan
pikiran2 dan ide2 yang bodoh. Mereka akan berkata baik, tapi mereka akan meninggalkan
Islam seperti anak panah yang ke luar jalur, iman mereka tidak lebih dalam dari
tenggorokannya. Maka, jika kalian menemukan mereka, bunuh mereka, karena akan ada upah
bagi para pembunuh itu di Hari Kebangkitan.”
Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomer 260:
“Ali membakar beberapa orang dan berita ini terdengar oleh Ibn ‘Abbas, yang berkata,”
Jika aku berada di posisinya, aku tidak akan membakar mereka, seperti yang dikatakan
sang Nabi,’Jangan hukum (siapapun) dengan Hukuman Allah (yi: api).’ Tidak ragu lagi,
aku sudah akan membunuh mereka, karena Nabi berkata, ’Jika seseorang (Muslim)
meninggalkan agamanya, bunuh dia.’”
Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomer 261:
“Delapan orang dari suku ‘Ukil datang kepada sang Nabi dan mereka merasa udara Medina
tidak cocok bagi mereka. Karena itu mereka berkata,”O Rasul Allah! Tolong berikan kami
susu.” Rasul Allah berkata, ”Aku anjurkan kalian untuk bergabung dengan kelompok
unta2.” Maka mereka pergi dan minum air kencing dan susu unta2 (sebagai obat) sampai
mereka sehat dan gemuk. Lalu mereka membunuh gembala unta dan melarikan unta2 itu, dan
mereka meninggalkan agamanya setelah tadinya mereka adalah Muslim. Pada saat sang Nabi
diberitahu hal ini oleh orang yang minta tolong padanya, ia menyuruh beberapa orang
untuk memburu para pencuri unta itu, dan sebelum matahari bertambah tinggi, pencuri2
itu dibawa kepada Nabi, dan Nabi memotong tangan2 dan kaki2 mereka. Ia meminta paku2,
yang dipanaskan dan ditusukkan ke dalam mata2 para pencuri, dan mereka diterlantarkan
di Harra (daerah berbatu di Medinah). Mereka minta air, dan tidak ada seorang pun yang
memberi mereka air sampai mereka mati.”
Dan sebagian terjemahan dari Sunan Abu Daud, Buku 38, Nomer 4339 disampaikan oleh
Aisha, Ummul Mu’minin:
“Rasulullah (saw) berkata: Darah seorang lelaki Muslim, yang mengaku tiada Tuhan
selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, secara hukum tidak boleh
ditumpahkan kecuali oleh karena satu dari ketiga hal ini: orang yang berzinah setelah
menikah, dan hukumannya adalah dirajam; orang yang melawan Allah dan RasulNya, dan
hukumannya adalah ia harus dibunuh atau disalib atau diasingkan dari tanah ini; atau
orang yang membunuh dan hukumannya adalah ia harus dibunuh. ”
Berikut ini sangat mengerikan. Aku berani berkata bahwa orang mana pun yang membaca
ini dan tidak merasa muak berarti tidak dapat disebut manusia.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4348
”Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas:
Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta
itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang
budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak
meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan
menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu,
lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya ke luar diantara kakinya berlumuran darah.
Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang2nya dan
berkata: Aku meminta dengan sangat demi Allah orang yang melakukan hal ini untuk
berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri.
Dia duduk di sebelah sang Nabi dan berkata: Rasul Allah! Akulah majikan budak itu; ia
seringkali menghina dan mengolok-olokmu. Aku melarangnya, tapi dia tidak berhenti, aku
memarahinya, tapi dia tidak meninggalkan tabiatnya. Ia punya dua anak laki seperti
mutiara dari budak perempuan ini, dan ia adalah kesayanganku. Kemaren malam, dia mulai
lagi menghina dan mengolok-olok engkau. Lalu kuambil sebuah pisau, menempelkannya di
perutnya, dan menusukkannya sampai aku membunuhnya.
Sang Nabi berkata: Oh jadilah saksi ini, tidak ada pembalasan yang perlu dibayar bagi
darahnya”.
Saya merasa kisah ini mewujudkan ketidakadilan. Muhamad memaafkan seorang lelaki yang
membunuh perempuan hamil beserta anaknya sendiri hanya karena dia berkata bahwa
perempuan ini menghina sang Nabi!?
Baca juga yang dibawah ini ! Pria2 Arab ternyata punya kebiasaan meniduri budak2
wanita mereka. Qur’an mengabadikan tradisi ini.
Q. 33:52 “Tidaklah diperbolehkan bagi kalian (untuk menikahi lebih banyak) perempuan2
setelah ini, ataupun mengganti mereka dengan perempuan2 lain, meskipun kecantikan
mereka menarik hatimu, kecuali yang dimiliki oleh tangan kananmu (sebagai budak
perempuan).”
Muhammad sendiri meniduri Mariyah tanpa mengawininya, dan Mariyah adalah budak istri
Muhammad yang bernama Hafsa.
Memaafkan seseorang yang membunuh orang lain hanya karena dia mengatakan perempuan itu
menghina Muhammad adalah perbuatan yang tidak dapat diterima. Bagaimana jika orang itu
bohong untuk menghindari hukuman? Apa yang disampaikan kisah ini tentang rasa keadilan
Muhamad? Bayangkan berapa banyak wanita tak bersalah yang dibunuh para suaminya dalam
kurun waktu 1.400 tahun ini ! Dan luar biasa juga bahwa para suami yg seenaknya
menuduh istri mereka telah menghina rasulullah dan oleh karena itu dgn enteng pula
main tancap pisau ke perut istri oleh Tuhan dan Hadis bisa mengelak dari hukuman ??
Ini satu lagi.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4349
“Disampaikan oleh Ali ibn AbuTalib:
Seorang wanita Yahudi sering menghina dan mengolok-olok sang Nabi. Seorang pria lalu
mencekiknya sampai dia mati. Rasulullah mengumumkan tidak perlu hukuman untuk membalas
darahnya. ”
Tidak mudah untuk membaca cerita2 macam ini tanpa hati tergerak. Tidak ada alasan utk
mengira bahwa cerita2 ini dipalsukan. Untuk apa para pengikut Nabi, yang berusaha
keras menggambarkan nabi mereka sebagai orang yang penuh belas kasihan, memalsukan
begitu banyak cerita yang membuat nabi tampak seperti penguasa bengis ? Saya tidak
dapat lagi menerima tindakan brutal terhadap orang2 yang memilih untuk tidak menerima
Islam. Iman adalah pilihan pribadi. Aku tidak dapat lagi menerima bahwa seseorang yang
mengritik sebuah agama harus dihukum mati.
Lihat bagaimana Muhammad bersikap pada orang2 yang tidak percaya:
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4359
“Disampaikan oleh Abdullah ibn Abbas:
Ayat yang berbunyi “Hukuman bagi orang2 yang berperang melawan Allah dan RasulNya, dan
berjuang keras mengacaukan tanah ini adalah dibunuh, atau disalib, atau potong tangan2
dan kaki2 dari arah yang berlawanan atau diasingkan dari tanah ini … yang maha
pengampun.” Ini diberikan untuk orang2 yang menyembah banyak tuhan. Jika ada dari
mereka yang bertobat sebelum mereka ditangkap, ini tidak menghindarkan mereka dari
hukuman tadi, yang memang layak mereka dapatkan. ”
Bagaimana mungkin utusan Tuhan membunuh dan menyalib orang2 karena mereka menolak dia?
Bisakah orang seperti ini jadi utusan Tuhan? Tidakkah ada orang lain dengan moral dan
etika yang lebih baik untuk memikul tanggungjawab besar sebagai utusan Tuhan?
Saya tidak dapat menerima kenyataan bahwa Muhamad membantai 900 orang Yahudi dalam
satu hari setelah ia menangkap mereka dalam suatu penyerbuan yang direncanakannya.
Saya membaca kisah ini dan bulu kuduk sayapun berdiri.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4390
“Disampaikan oleh Atiyyah al-Qurazi:
Aku adalah seorang dari para tawanan Banu Qurayzah. Mereka (para penawan) memeriksa
kami, dan mereka yang sudah tumbuh bulu kemaluannya dibunuh, dan yang belum tidak
dibunuh. Aku adalah salah satu dari mereka yang belum punya bulu kemaluan.”
Saya juga terkejut sekali membaca kisah dibawah ini.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4396
“Disampaikan oleh Jabir ibn Abdullah:
Seorang pencuri dihadapkan pada sang Nabi. Nabi berkata: bunuh dia. Orang2 berkata:
Dia telah mencuri, wahai Rasul Allah! Lalu kata Nabi: Potong tangannya. Maka tangan
kanannya dipotong. Ia dibawa keduakalinya pada sang Nabi dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, wahai Rasul Allah! Maka Nabi berkata: Potong
kakinya. Maka kaki kirinya dipotong.
Orang itu dibawa ke hadapan Nabi untuk ketigakalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah!
Maka Nabi berkata: Potong tangannya. (Maka tangan kirinya dipotong)
Orang itu dibawa lagi untuk keempatkalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah!
Maka Nabi berkata: Potong kakinya. Maka kaki (kanannya) dipotong.
Orang itu dibawa lagi untuk kelima kalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Lalu kami membawa dia pergi dan membunuhnya. Kami lalu menyeret dia dan melemparkan
dia ke dalam sumur dan menimbuni batu2 di atas tubuhnya. ”
Tampaknya Muhammad menentukan hukuman berdasarkan apa yang ia dengar. Dengan memotong
tangan seorang pencuri, ia tidak lagi dapat mencari makan kecuali dengan mengemis, dan
ini pun sulit karena dia sudah dicap sebagai pencuri dan dibenci orang (PLUS,
tangannya cuma satu ! Rada sulit khan ngemis dgn satu tangan !). Karena itu ia
terpaksa mencuri lagi untuk bisa terus hidup. Inikah yang dinamakan Nabi yg Maha Mulia
? Rahmatal lil alamin ?
Setelah hidup di dunia Barat selama beberapa tahun dan diterima dengan baik oleh
orang2 dari berbagai agama atau yang tak beragama sekalipun, yang mencintai saya dan
menerima saya sebagai kawan mereka, saya tidak dapat lagi menerima mandat2 Qur’an
sebagai firman Tuhan.
Q.58: 22
“Kau tidak akan menemukan orang2 yang percaya pada Allah dan di hari akhir, berkawan
dengan mereka yang melawan Allah dan utusanNya …”
Q.3: 118-120
“O kamu yang percaya! Janganlah memilih bitaanah (penasehat, konsultan, pelindung,
penolong, kawan, dll) di luar agama (penyembah berhala, orang Yahudi, orang Kristen,
dan orang munafik) karena mereka akan terus berusaha sekuatnya untuk merusak
pikiranmu. Mereka ingin menjahatimu. Kebencian sudah muncul dalam mulut mereka, tapi
bahkan yang tersembunyi dalam dada mereka lebih buruk lagi. Memang Kami telah
menerangkannya padamu, jika kalian mengerti. Lihat! Kalianlah yang mencintai mereka
tapi mereka tidak mencintaimu, dan kalian percaya akan semua kitab2 (kalian percaya
Taurat dan Injil, tapi mereka tidak percaya Qur’an). Dan jika mereka berjumpa
denganmu, mereka berkata, ‘Kami percaya.’ Tapi kalau mereka sendirian, mereka
menggigit ujung jari2 mereka dengan penuh kemarahan padamu. Katakanlah: ‘Matilah dalam
kemarahanmu. Tentu Allah tahu apa yang ada dalam hatimu (semua rahasia).’ Jika
kebaikan terjadi padamu, mereka bersedih, tapi kalau kejahatan terjadi padamu, mereka
bergembira ..”
Dan ini :
Q.5: 51
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani
menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang
lain…”
Saya mengalami sendiri bahwa perkataan2 di atas itu salah. Lihatlah buktinya di krisis
Bosnia dan Kosovo; di mana negara2 Kristen mengadakan perang terhadap sesama negara
Kristen untuk membebaskan orang2 Muslim. Banyak dokter2 Yahudi yang sukarela menolong
pengungsi2 Kosovo, meskipun pada kenyataannya selama Perang Dunia II, orang2 Muslim
Albania memihak Hitler dan menolong dia membantai orang2 Yahudi.
Semakin jelas bagi saya bahwa orang2 Muslim diterima oleh orang2 di seluruh penjuru
dunia, tapi meskipun demikian, nabi kita ingin kita membenci mereka, mengucilkan diri
kita dari mereka, memaksa mereka menerima cara kita hidup atau membunuh mereka,
menundukkan mereka dan memaksa mereka membayar Jizyah. Sungguh tolol! Sangat
menyedihkan! Sungguh tak berperikemanusiaan!
Tidak heran mengapa Muslim begitu membenci Barat dan Yahudi. Muhamad-lah yang menabur
benih kebencian itu dan menimbulkan rasa curiga pada orang2 non-Islam. Bagaimana
mungkin orang2 Muslim bisa bergaul dengan negara2 lain sambil menggenggam pesan2
kebencian di Qur’an sebagai firman Tuhan ?
Banyak orang Muslim yang pindah ke negara2 non-Muslim dan diterima dengan tangan
terbuka. Banyak dari mereka yang berpolitik dan menjadi bagian dari kalangan
pemerintah kelas atas. Kami tidak mengalami diskriminasi dari negara2 non-Islam. Tapi
lihat bagaimana nabi suci kita menganjurkan kita memperlakukan non-Muslim jika kita
menjadi kalangan mayoritas.
Q.9: 29
”Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari
kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul
-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang)
yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh
sedang mereka dalam keadaan tunduk.”
Aku juga merasa ayat2 berikut tidak sesuai dengan hati nuraniku. Aku mencintai semua
manusia dan berharap setiap orang untuk bisa bahagia di bumi ini dan diampuni di
akherat. Tapi nabiku melarangku untuk meminta pengampunan bagi orang2 yang tidak
percaya juga bahkan jika mereka itu orang tua kita atau orang2 yang kita cintai.
Q.9: 113
“Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada
Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat
(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni
neraka Jahanam.”
Qur’an dan Ahadith penuh dengan ayat2 yang tidak bisa diterima seperti ini sehingga
ini merupakan bukti nyata bahwa Muhammad bukanlah seorang nabi, tapi seorang pemimpin
suatu aliran kepercayaan saja. Kepercayaan sesat memang memaksa orang untuk mengadukan
anggota keluarganya sendiri. Muhammad hanyalah seorang penipu yang bohongnya sangat
luarbiasa, sangat memaksa, sehingga orang2 yang bodoh di zamannya percaya padanya.
Lalu generasi berikutnya mewariskan kebohongan ini ke generasi berikutnya. Ahli2
filosofi dan para penulis lahir di suasana kebohongan ini dan mengembangakannya lebih
lanjut, memuliakannya, dan membuatnya tampak dapat dipercaya. Tapi jika kau
menyelidikinya ke dalam intisarinya, jika kau membaca Qur’an dan mempelajari Ahadith,
kau akan lihat bahwa itu semua adalah bohong belaka.
Saya tahu kata2 saya ini menyakiti hatimu. Tapi saya anjurkan engkau agar
mengendalikan kemarahanmu dulu, baca tulisan2 saya dan pikirkanlah matang2.
Engkau lihat bahwa penolakan saya akan Islam bukan didasari oleh tindakan2 buruk orang
Muslim, tapi oleh tindakan2 buruk pengarangnya sendiri. Semua kekejaman dan tindakan2
kekerasan yang mengerikan yang dilakukan oleh para Muslim di seluruh dunia diilhami
oleh Qur’an dan Sunnah. Karena itu saya menuding Qur’an sbg dasar tindakan jahat yang
dilakukan orang2 Muslim. Saya tahu bahwa semua usaha untuk memanusiakan masyarakat
Islam hanyalah buang2 waktu belaka karena musuhnya adalah Islam itu sendiri dan inilah
sasaran seranganku.
Saya lakukan ini meskipun dengan ini saya menjadi magnet yang menyedot kebencian semua
Muslim fanatik. Tidak ada untungnya bagi saya. Satu2nya alasan kenapa saya begitu
menentang Islam adalah untuk membebaskan dunia dari cengkeraman aliran setan ini dan
mengembalikan kedamaian dan kesejahteraan, kasih, dan hormat sesama manusia.
Muara dari kisah Nabi Isa ‘alaihissalam masih samar bagi sebagian kaum muslimin. Terlebih hal ini terancukan oleh keyakinan Nasrani yang meyakini bahwa Isa telah wafat karena disalib. Bagaimana kisah sebenarnya dari nabi Isa ‘alaihissalam ini?
Siapakah Isa Al-Masih1?
Dia adalah Isa Ibnu (putra) Maryam, seorang hamba Allah (Abdullah) dan utusan-Nya (Rasulullah) serta Nabi-Nya. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Nabi Isa ‘alaihissalam sendiri, seperti yang dikisahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam ayat-ayat Al-Qur`an:
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا. وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلاَةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا. وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا. وَالسَّلاَمُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوْتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا. ذَلِكَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِي فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ. مَا كَانَ لِلَّهِ أَنْ يَتَّخِذَ مِنْ وَلَدٍ سُبْحَانَهُ إِذَا قَضَى أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُوْلُ لَهُ كُنْ فَيَكُوْنُ. وَإِنَّ اللهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيْمٌ. فَاخْتَلَفَ اْلأَحْزَابُ مِنْ بَيْنِهِمْ فَوَيْلٌ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْ مَشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
“Berkata Isa: ‘Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup, serta berbakti kepada ibuku. Dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.’ Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: ‘Jadilah,’ maka jadilah ia. Sesungguhnya Allah adalah Rabbku dan Rabbmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.” (Maryam: 30-37)
إِنْ هُوَ إِلاَّ عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلاً لِبَنِي إِسْرَائِيْلَ
“Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil.” (Az-Zukhruf: 59)
مَا الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلاَّ رَسُوْلٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيْقَةٌ كَانَا يَأْكُلاَنِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ اْلآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُوْنَ
“Al-Masih putera Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang membenarkan, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memerhatikan ayat-ayat Kami itu).” (Al-Ma`idah: 75)
Ayat yang menegaskan demikian cukup banyak, apa yang disebutkan sudah cukup menjelaskan siapakah Nabi Isa ‘alaihissalam. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu ‘anhu juga disebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ شَهِدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَأَنَّ عِيْسَى عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوْحٌ مِنْهُ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللهُ الْجَنَّةَ عَلىَ مَا كَانَ مِنَ الْعَمَلِ
“Barangsiapa bersaksi bahwa tiada ilah yang benar kecuali Allah satu-satu-Nya, tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad hamba dan Rasul-Nya, dan bahwa Isa adalah hamba dan Rasul-Nya serta kalimat-Nya yang Allah lontarkan kepada Maryam, dan bahwa surga itu benar dan neraka itu benar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam Al-Jannah sesuai dengan amalnya.” (Shahih, HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan demikian, Nabi Isa ‘alaihissalam sama sekali tidak memiliki sifat-sifat ketuhanan, sehingga tidak berhak untuk diibadahi atau dipertuhankan. Sebagaimana juga beliau adalah seorang rasul yang berhak untuk mendapatkan hak-haknya sebagai rasul, sehingga harus diimani kerasulannya, dicintai dan dihormati yang semua itu tidak melebihi kedudukannya sebagai manusia. Tidak boleh pula dihinakan atau dilecehkan, lebih-lebih dikatakan sebagai anak zina.
Sifat Fisik Nabi Isa ‘alaihissalam
Beliau adalah seorang lelaki yang postur tubuhnya tidak tinggi tidak pula pendek, kulitnya kemerahan, dadanya bidang2, rambutnya lurus, melebihi ujung telinganya, telah beliau sisir dan memenuhi antara dua pundaknya3. Rambutnya meneteskan air seolah-olah baru keluar dari kamar mandi4.
Sikap yang benar terhadap Nabi Isa
Sesungguhnya Nabi yang mulia ini memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam. Namun tidak diketahui oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani atau mereka pura-pura bodoh terhadapnya dalam realita mereka, atau dalam keyakinan serta tulisan-tulisan mereka. Islam telah memenuhi kedudukan mulia tersebut, menetapkannya dengan sebaik-baiknya, serta menyempurnakannya. Islam juga bersikap obyektif dalam banyak ayat yang jelas dan mulia. Hanya apa yang ditetapkan Islam itulah yang dapat diterima oleh akal yang sehat, bukan selainnya. (Mauqiful Islam Min ‘Isa ‘alaihissalam, hal. 3)
Sikap yang benar terhadap Nabi Isa ‘alaihissalam adalah meyakini bahwa beliau adalah Hamba Allah dan Rasul-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala utus beliau kepada Bani Israil, ia tercipta dengan kalimat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Allah Subhanahu wa Ta’ala lontarkan kepada Maryam, beliau adalah salah satu Ulul ‘Azmi dari kalangan para Rasul, berbagai keistimewaan Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepadanya, Allah Subhanahu wa Ta’ala ciptakan dengan sebuah kalimat-Nya yang ditujukan kepada Maryam yaitu kata ‘kun’ (jadilah), sehingga jadilah sebuah janin pada perut Maryam, wanita mulia lagi shalihah yang tidak pernah terjamah siapapun. Ia dapat berbicara saat bayinya, Allah Subhanahu wa Ta’ala beri mukjizat berupa menghidupkan orang mati dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala, menyembuhkan orang dari penyakit sopak dan bisu, serta dapat memberi tahu apa yang dimakan oleh orang-orang dan apa yang disimpan di rumah mereka. (Sebagaimana tercantum dalam surat Ali Imran: 45-50)
Atas dasar segala keistimewaan yang ada tersebut maka kita mengimaninya, mencintai, dan menghormatinya. Namun dengan segala keistimewaan yang ada tersebut, beliau tetaplah sebagai manusia yang tidak memiliki sifat-sifat ketuhanan sehingga tidak boleh dipertuhankan, bukan Tuhan atau Anak Tuhan atau salah satu dari tiga unsur Tuhan.
Sikap ekstrem Nasrani
Orang-orang Nasrani yang mengaku sebagai pengikut Nabi Isa meyakini bahwa Nabi Isa adalah sebagai Tuhan atau Anak Tuhan, atau dia adalah Tuhan anak yang merupakan salah satu dari tiga unsur trinitas, yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Ruhul Qudus. Masing-masing berbeda dari yang lain, akan tetapi ketiganya merupakan Tuhan yang satu.
Keyakinan semacam ini terhadap Nabi Isa ‘alaihissalam tentu keyakinan ekstrem, yang teramat keliru menurut agama Allah Subhanahu wa Ta’ala yang dibawa para rasul, termasuk yang dibawa Nabi Isa ‘alaihissalam itu sendiri. Di mana keyakinan semacam ini artinya mendudukkan Nabi Isa ‘alaihissalam bukan pada tempatnya, melebihi posisinya sebagai seorang manusia. Nabi Isa sendiri sangat mengingkari keyakinan ini. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan:
وَإِذْ قَالَ اللهُ يَا عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ ءَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُوْنِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُوْنِ اللهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُوْنُ لِي أَنْ أَقُوْلَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلاَ أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلاَّ مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا مَا دُمْتُ فِيْهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيْبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌ
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan/sesembahan selain Allah?’.” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: ‘Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu’, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.” (Al-Ma`idah: 116-117)
Ini merupakan salah satu kekafiran dan kesesatan terbesar, karena hal itu merupakan puncak celaan terhadap kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala, keagungan serta rububiyah-Nya. Tidak ada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala melainkan makhluk-Nya yang tunduk kepada keagungan dan kebesaran-Nya, serta terbebani beban ibadah kepada-Nya. (Mauqiful Islam Min ‘Isa)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيْحُ ابْنُ اللهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُوْنَ قَوْلَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللهُ أَنَّى يُؤْفَكُوْنَ
“Orang-orang Yahudi berkata: ‘Uzair itu putera Allah’ dan orang Nasrani berkata: ‘Al-Masih itu putera Allah.’ Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?” (At-Taubah: 30)
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوا إِنَّ اللهَ هُوَ الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيْحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيْلَ اعْبُدُوا اللهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِيْنَ مِنْ أَنْصَارٍ. لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوا إِنَّ اللهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلاَّ إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُوْلُوْنَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya Allah adalah Al-Masih putera Maryam’, padahal Al-Masih (sendiri) berkata: ‘Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabbku dan Rabbmu.’ Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: ‘Bahwasanya Allah adalah salah satu dari yang tiga’, padahal sekali-kali tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Ilah Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.” (Al-Ma`idah: 72-73)
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا. لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا. تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ اْلأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا. أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا. وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا. إِنْ كُلُّ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ إِلاَّ آتِي الرَّحْمَنِ عَبْدًا
“Dan mereka berkata: ‘Rabb Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.’ Sesungguhnya kamu telah mendatangkan suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Rabb Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Rabb Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.” (Maryam: 88-93)
Dalam Injil-pun terdapat bantahan terhadap aqidah ini. Di mana disebutkan di dalam seluruh kitab Injil bahwa Isa adalah putra Maryam dan menimpanya apa yang menimpa manusia. Di antaranya bahwa ia menjadi ada setelah ketiadaan, butuh makan dan minum, merasa letih dan ia tidur bahkan mati5, serta sifat-sifat kemanusiaan lainnya. (Dirasat fil Adyan, Su’ud Al-Khalaf hal. 136)
Terdapat pula ucapan-ucapan Nabi Isa ‘alaihissalam dalam Injil bahwa ia adalah seorang Rasul (utusan). Dalam Injil Matius (10/40) Nabi Isa mengatakan: ”Siapa yang menerima kalian berarti ia menerima aku, dan siapa yang menerima aku berarti menerima yang mengutusku.” (Dirasat fil Adyan, Su’ud Al-Khalaf, hal. 136)
Hal ini sesuai dengan apa yang disebutkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur`an:
مَا الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلاَّ رَسُوْلٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيْقَةٌ كَانَا يَأْكُلاَنِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ اْلآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُوْنَ
“Al-Masih putera Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang membenarkan, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memerhatikan ayat-ayat Kami itu).” (Al-Ma`idah: 75)
Ia juga mengajak untuk beribadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Disebutkan dalam Injil Matius (4/10) bahwa Nabi Isa mengatakan: “Untuk Rabb sesembahanmu kamu melakukan sujud, dan hanya kepada-Nya kamu beribadah.” (Dirasat fil Adyan, Su’ud Al-Khalaf, hal. 138)
Dalam Injil Yohanes, Al-Masih mengatakan: “Inilah kehidupan yang abadi, yaitu agar mereka tahu bahwa Engkaulah sesembahan yang sesungguhnya, satu-satu-Nya, sedangkan Yesus Al-Masih, dialah yang Engkau utus.” (Dirasat fil Adyan, Su’ud Al-Khalaf, hal. 138)
Ini sesuai dengan apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kisahkan tentang Al-Masih bahwa beliau mengatakan:
إِنَّ اللهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيْمٌ
“Sesungguhnya Allah, Rabbku dan Rabb kalian, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.” (Ali ‘Imran: 51)
Sikap tafrith (meremehkan) Kaum Yahudi terhadap Nabi Isa ‘alaihissalam
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
فَاخْتَلَفَ اْلأَحْزَابُ مِنْ بَيْنِهِمْ فَوَيْلٌ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْ مَشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
“Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.” (Maryam: 37)
Dalam ayat tersebut, Allah Subhanahu wa Ta’ala terangkan perbedaan pendapat manusia tentang Nabi Isa ‘alaihissalam, padahal telah Allah Subhanahu wa Ta’ala terangkan dengan begitu jelas siapakah sebenarnya beliau. Ibnu Katsir rahimahullahu mengatakan ketika menafsirkan ayat tersebut: “Yakni ucapan Ahlul kitab saling berselisih tentang Nabi Isa setelah kejelasan siapakah sebenarnya beliau dan setelah jelasnya keadaan beliau, bahwa beliau adalah hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya dan kalimat-Nya yang Allah Subhanahu wa Ta’ala lontarkan kepada Maryam serta roh dari-Nya. Maka sekelompok dari mereka, yaitu mayoritas Yahudi –semoga Allah melaknati mereka– menetapkan bahwa Isa adalah anak zina dan mereka mengatakan bahwa ucapan Isa (ketika bayi) adalah sihir. Sedangkan sekelompok yang lain (sebagian orang Nasrani, pent), mengatakan: ‘Yang bicara itu sesungguhnya hanyalah Allah’, yang lain mengatakan: ‘Bahkan itu anak Allah’, yang lain mengatakan: ‘Itu adalah salah satu dari tiga unsur tuhan (trinitas)’, Yang lain mengatakan: ‘Dia adalah hamba Allah dan utusan-Nya’. Dan itulah kebenaran yang Allah Subhanahu wa Ta’ala bimbing kaum mukminin kepadanya.” (Tafsir Al-Qur`anul ‘Azhim, 3/127)
Dalam surat An-Nisa ayat 156 disebutkan:
وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيْمًا
“Dan karena kekafiran mereka (terhadap ‘Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar.”
Ditafsirkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dan yang lain bahwa maksudnya adalah orang Yahudi menuduh Maryam berzina.
Ibnu Katsir rahimahullahu menjelaskan: “Dan itu sangat nampak dalam ayat, bahwa Yahudi menuduh putra Maryam dan Maryam dengan berbagai tuduhan besar, sehingga menganggap bahwa Maryam adalah pelacur dan mengandung anak hasil zina. Sebagian mereka menambahkan tuduhan bahwa ia melakukan zina dalam keadaan haid. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala timpakan pada mereka laknat-Nya yang berturut-turut, sampai hari kiamat.” (Tafsir Al-Qur`anul ‘Azhim, 1/574)
Ucapan orang-orang Yahudi itu tentu sangat berlebihan. Sebuah penghinaan yang sangat tidak pantas ditujukan pada manusia umumnya, lebih-lebih kepada seorang Nabi dan Rasul pilihan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala muliakan dengan berbagai kemuliaan, salah satu dari ulul azmi. Padahal beliau membenarkan kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa ‘alaihissalam untuk kaum Yahudi.
Dalam hal ini, Yahudi berada pada kutub yang sangat berlawanan dengan ucapan orang Nasrani.
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membantah bualan orang Yahudi itu dalam ayat-ayat-Nya mulia:
وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ مَرْيَمَ إِذِ انْتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا. فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُوْنِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوْحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا. قَالَتْ إِنِّي أَعُوْذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا. قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُوْلُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلاَمًا زَكِيًّا. قَالَتْ أَنَّى يَكُوْنُ لِي غُلاَمٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا. قَالَ كَذَلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا
“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al-Qur`an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus malaikat kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: ‘Sesungguhnya aku berlindung darimu kepada Rabb Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.’ Ia (Jibril) berkata: ‘Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Rabbmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.’ Maryam berkata: ‘Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!’ Jibril berkata: ‘Demikianlah. Rabbmu berfirman: ‘Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.’ Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.” (Maryam: 16-22)
Sampai pada firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
فَأَتَتْ بِهِ قَوْمَهَا تَحْمِلُهُ قَالُوا يَا مَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْئًا فَرِيًّا. يَا أُخْتَ هَارُوْنَ مَا كَانَ أَبُوْكِ امْرَأَ سَوْءٍ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَنْ كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّا. قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا. وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلاَةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا. وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا. وَالسَّلاَمُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوْتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا. ذَلِكَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِي فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ
“Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: ‘Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina’, maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: ‘Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?’ Berkata Isa: ‘Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.’ Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.” (Maryam: 27-34)
Dan masih banyak lagi ayat-ayat yang menerangkan hakikat penciptaan Isa.
Diangkatnya Nabi Isa ‘alaihissalam dan bahwa Beliau belum Wafat
Orang-orang Yahudi mengklaim bahwa mereka telah membunuh Nabi Isa ‘alaihissalam dan mereka berbangga dengan itu. Mereka berkeyakinan bahwa orang yang terbunuh dengan disalib adalah orang yang mendapatkan laknat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tapi sungguh aneh dan disayangkan bahwa orang-orang Nasrani pun meyakini kematian Nabi Isa di tiang aslib. Ini semua karena kebodohan mereka akan hakikat apa yang terjadi pada Nabi Isa. Lebih dari itu, mereka meyakini bahwa beliau dengan kematiannya yang tersalib adalah sebagai penebus dosa-dosa anak manusia karena kesalahan Nabi Adam ‘alaihissalam. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah ampuni Adam jauh-jauh hari sebelum lahirnya Isa. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
ثُمَّ اجْتَبَاهُ رَبُّهُ فَتَابَ عَلَيْهِ وَهَدَى
“Kemudian Rabbnya memilihnya maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.” (Thaha: 122)
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membantah semua itu melalui ayat-ayat-Nya yang mulia:
وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَى مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيْمًا. وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيْحَ عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُوْلَ اللهِ وَمَا قَتَلُوْهُ وَمَا صَلَبُوْهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِيْنَ اخْتَلَفُوا فِيْهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوْهُ يَقِيْنًا. بَلْ رَفَعَهُ اللهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللهُ عَزِيْزًا حَكِيْمًا. وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا
“Dan karena kekafiran mereka (terhadap ‘Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina), dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (An-Nisa`: 156-159)
Di antara pengekor Yahudi dan Nasrani dalam hal kematian Isa adalah aliran Ahmadiyah-Qadyaniyyah yang telah divonis kafir oleh para ulama dan lembaga-lembaga Islam. Mereka meyakini demikian demi mencapai misi mereka, yaitu untuk menyatakan bahwa nanti yang dibangkitkan bukanlah Isa yang sesungguhnya karena ia telah wafat, tapi yang dibangkitkan adalah orang yang serupa Isa. Mereka maksudkan adalah pemimpin mereka yaitu Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadyani. Mereka sempat berdalil dengan beberapa ayat yang dianggap oleh mereka mendukung keyakinan sesat mereka. Akan datang nanti, insya Allah, bantahannya.
Dari keterangan di atas nyatalah bahwa Isa belum meninggal, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala angkat menuju kepada-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menyatakan:
وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللهُ وَاللهُ خَيْرُ الْمَاكِرِيْنَ. إِذْ قَالَ اللهُ يَا عِيْسَى إِنِّي مُتَوَفِّيْكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْكَ فَوْقَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيْمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ
“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya’.” (Ali ‘Imran: 54-55)
Mereka bermakar, yakni hendak membunuh Nabi Isa ‘alaihissalam dan memadamkan cahaya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di antara yang menunjukkan bahwa beliau masih hidup adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا
“Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (An-Nisa`: 159)
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa maksudnya adalah beriman dengan Nabi Isa sebelum kematian beliau. (Riwayat Ibnu Jarir rahimahullahu dan sanadnya dishahihkan Ibnu Hajar rahimahullahu. Lihat Fathul Bari, 4/492)
Al-Hasan rahimahullahu mengatakan: “Maksudnya sebelum kematian Isa. Demi Allah, sungguh dia sekarang hidup di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, tapi bila beliau turun nanti semuanya akan beriman.” (Tafsir Ath-Thabari, dinukil dari Asyrathus Sa’ah hal. 346)
Turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam dan Itu Sebagai Tanda Hari Kiamat
Tentang turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam telah disebutkan oleh ayat Al-Qur`an yang sekaligus menunjukkan bahwa itu sebagai salah satu tanda hari kiamat. Di antara dalil yang menunjukkan demikian adalah:
إِنْ هُوَ إِلاَّ عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلاً لِبَنِي إِسْرَائِيلَ. وَلَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَا مِنْكُمْ مَلاَئِكَةً فِي اْلأَرْضِ يَخْلُفُوْنَ. وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلاَ تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُوْنِ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيْمٌ
“Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil. Dan kalau Kami kehendaki benar-benar Kami jadikan sebagai gantimu di muka bumi malaikat-malaikat yang turun temurun. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar adalah tanda bagi hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (Az-Zukhruf: 59-61)
“Dan sesungguhya Isa itu adalah tanda bagi hari kiamat”, maksudnya adalah bahwa turunnya Isa termasuk tanda-tanda hari kiamat, dan dengan itu diketahui bahwa kiamat sudah dekat. Demikian menurut penafsiran Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, Adh-Dhahhak, dan As-Suddi. (Zadul Masir, 7/325, Al-Qurthubi, 16/105). Dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma membacanya dengan لَعَلَمٌ yang berarti tanda.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentang tafsir “Dan sungguh Isa itu adalah tanda bagi hari kiamat’, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan:
نُزُوْلُ عِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ مِنْ قَبْلِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
“Itu adalah turunnya Isa bin Maryam sebelum hari kiamat.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahih-nya. Bab Al-Bayan bi anna Nuzul Isa ibni Maryam min A’lamis Sa’ah, 15/228 no. 6817)
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا
“Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (An-Nisa`: 159)
Telah lewat tafsir Al-Hasan rahimahullahu terhadap ayat ini.
Adapun hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka cukup banyak yang menunjukkan akan turunnya Isa bahkan sampai kepada derajat mutawatir, sebagaimana disebutkan oleh para ulama hadits dan yang lain, seperti Ibnu Jarir, Ath-Thabari, Ibnu Katsir, Shiddiq Hasan Khan, Anwar Syah Al-Kasymiri, Al-Azhim Abadi, Asy-Syaikh Al-Albani6, dan akan kita sebutkan nanti sebagian ucapan mereka. Dan di sini saya akan sebutkan sebagian hadits tersebut.
1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia mengatakan: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمُ بْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا عَدْلاً فَيَكْسِرَ الصَّلِيْبَ وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيْرَ وَيَضَعَ الْجِزْيَةَ وَيَفِيْضَ الْمَالُ حَتَّى لاَ يَقْبَلَهُ أَحَدٌ حَتَّى تَكُوْنَ السَّجْدَةُ الْوَاحِدَةُ خَيْرًا مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا. ثُمَّ يَقُوْلُ أَبُوْ هُرَيْرَةَ: وَاقْرَؤُوا إِنْ شِئْتُمْ {وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا}
“Demi Yang jiwaku ada di tangan-Nya, hampir-hampir akan turun di tengah-tengah kalian Ibnu (putra) Maryam, sebagai hakim yang adil. Ia memecahkan salib, membunuh babi, dan meletakkan (tidak memungut, pent.) jizyah, dan harta ketika itu melimpah tidak seorang pun menerimanya, sehingga satu sujud menjadi lebih baik daripada dunia dan apa yang ada padanya.” Abu Hurairah mengatakan: Bacalah bila kalian mau, ayat (artinya): Dan tidaklah seorang pun dari ahlul kitab kecuali akan benar-benar beriman kepadanya sebelum kematiannya, dan di hari kiamat nanti ia akan menjadi saksi bagi mereka.” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 3264, 3/1272. Bab 50 Nuzul Isa bin Maryam ‘alaihissalam; Muslim no. 155, 1/135 Bab 71 Nuzul Isa bin Maryam Hakiman bi Syari’ati Nabiyyina Muhammad. Ini adalah lafadz Al-Bukhari)
2. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia mengatakan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ بْنُ مَرْيَمَ فِيْكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ
“Bagaimana kalian bila turun putra Maryam di tengah-tengah kalian dan imamnya dari kalian.” (HR. Al-Bukhari, Kitab Ahaditsul Anbiya` Bab 49 Nuzul Isa ibn Maryam no. 3449; Muslim Kitabul Iman 1/135 no. 390, Bab 71 Nuzul Isa bin Maryam Hakiman bi Syari’ati Nabiyyina Muhammad cet. Darul Ma’rifah)
Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma ia mengatakan: Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُوْنَ عَلىَ الْحَقِّ ظَاهِرِيْنَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. قَالَ: فَيَنْزِلُ عِيْسَى بْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمِ فَيَقُوْلُ أَمِيْرُهُمْ: تَعَالَ صَلِّ لَنَا. فَيَقُوْلُ: لاَ إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلىَ بَعْضٍ أُمَرَاءُ تَكْرِمَةَ اللهِ هَذِهِ اْلأُمَّةَ
“Masih tetap sekelompok dari umatku mereka berperang di atas kebenaran, mereka unggul sampai pada hari kiamat.” Beliau besabda: “Lalu turunlah Isa bin Maryam, lalu pemimpin kaum muslimin mengatakan: ‘Kemari, jadilah imam kami.’ Maka ia menjawab: ‘Sesungguhya sebagian kalian pemimpin atas sebagian yang lain sebagai kemuliaan Allah atas umat ini’.” (Shahih, HR. Muslim, 2/368 Bab 71 Nuzul Isa bin Maryam Hakiman bi Syari’ati Nabiyyina Muhammad; Ibnu Hibban, no. 6819, 15/231, Bab Al-Bayan bi Anna Imama Hadzihil Ummah ‘inda Nuzul ‘Isa bin Maryam Yakunu minhum duna an yakuna ‘Isa Imamahm fi Dzalika Az-Zaman)
Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ: مَا تَذَاكَرُوْنَ؟ قَالُوا: نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ: إِنَّهَا لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ؛ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُوْلَ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَيَأَجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوْفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ
Rasulullah melihat kami dalam keadaan kami sedang saling mengingat, maka beliau mengatakan: “Sedang saling mengingatkan apa kalian? Mereka menjawab bahwa kami sedang saling mengingat hari kiamat. Beliau mengatakan: Kiamat tidak akan bangkit sehingga kalian melihat 10 tanda, lalu beliau menyebut: Asap, dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya`juj dan Ma`juj, 3 peristiwa tenggelamnya (suatu daerah, -pent) ke dalam bumi, di daerah barat, di daerah timur, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang muncul dari negeri Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka.” (Shahih, HR. Muslim, Kitabul Fitan Wa Asyrathus Sa’ah, Bab Fil Ayat Allati Takunu Qabla As-Sa’ah, 18/234 no. 7214. Cet. Darul Ma’rifah. Hadits ini diriwayatkan pula oleh yang lain)
Atas dasar dalil-dalil yang ada maka kaum muslimin bersepakat akan turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam di akhir zaman, sebagaimana keterangan para ulama berikut ini:
Ibnu ‘Athiyyah rahimahullahu mengatakan: “Umat telah berijma’ atas apa yang terkandung dalam hadits yang mutawatir, bahwa Isa hidup di langit dan bahwa ia akan turun di akhir zaman. Lalu ia akan membunuh babi dan memecah salib, membunuh Dajjal, melimpahkan keadilan dan agama akan unggul –yaitu agama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam– dan beliau akan haji dan tinggal di bumi selama 24 tahun, dan dikatakan pula selama 40 tahun.” (Tafsir Al-Muharrar Al-Wajiz, 3/143)
As-Safarini rahimahullahu mengatakan: “Umat telah berijma’ akan turunnya Isa dan tidak ada yang menyelisihinya dari ahlu syariah (pengikut syariah). Yang mengingkari hanyalah para filosof dan atheis, yang tidak diperhitungkan penyelisihannya. Dan telah terdapat ijma’ pula bahwa ia turun dan berhukum dengan syariat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan dengan syariat yang tersendiri saat turunnya.” (Lawami’ Al-Anwar, 2/94-95)
Di antara yang menukilkan ijma’ juga adalah Al-Munawi rahimahullahu dalam kitabnya Faidhul Qadir. (Lihat Iqamatul Burhan)
Dengan ini, maka hal ini menjadi aqidah muslimin. Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah. Al-Azhim Abadi mengatakan: “Telah mutawatir berita dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal turunnya Isa bin Maryam ‘alaihissalam dari langit dengan jasadnya ke bumi saat mendekati terjadinya kiamat. Dan ini adalah mazhab Ahlus Sunnah wal Jamaah.” (‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Dawud, 11/457)
Demikian pula kita dapati para ulama yang menuliskan aqidah Ahlus Sunnah, mereka menyebutkan bahwa keyakinan ini sebagai salah satu aqidah Ahlus Sunnah. Sebagai contoh, Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullahu dalam kitabnya Ushulus Sunnah, Al-Barbahari rahimahullahu dalam kitabnya Syarhus Sunnah, Abul Hasan Al-Asy’ari rahimahullahu dalam kitabnya Maqalat Islamiyyin, Ath-Thahawi rahimahullahu dalam kitabnya ‘Aqidah Thahawiyyah, Ibnu Abi Zaid Al-Qairuwani rahimahullahu dalam Risalah-nya, Abu Ahmad bin Husain Asy-Syafi’i rahimahullahu yang dikenal dengan Ibnul Haddad dalam kitab Aqidah-nya, serta Ibnu Qudamah rahimahullahu dalam Aqidah-nya.
1 Mengapa disebut Al-Masih? Dari kata “Ma-sa-ha” yang artinya menghapus atau mengusap. Ibnul Atsir rahimahullahu menjelaskan: Telah berulang-ulang penyebutan “Al-Masih ‘alaihissalam” dan penyebutan “Al-Masih Ad-Dajjal”. Adapun Isa dinamakan demikian karena beliau tidak pernah mengusap seorang yang cacat kecuali mesti sembuh. Pendapat lain: “Karena telapak kaki beliau tidak cekung”, atau “karena beliau lahir dari ibunya dalam keadaan diusap dengan minyak”, atau “karena beliau mengusap bumi” artinya memotong jarak yang jauh, atau artinya “yang sangat jujur”, atau “Dia dalam bahasa Ibrani disebut ‘Masyih’ lalu diarabkan menjadi ‘Masih’.”
Adapun Dajjal disebut Al-Masih, karena matanya yang satu terhapus, pendapat lain: “yang mengusap bumi artinya yang memotong jarak yang jauh”, “yang fisiknya jelek”. (An-Nihayah, 4/326-327)
2 Shahih, HR. Al-Bukhari dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.
3 Shahih, HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma.
4 Shahih, HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
5 Demikian tersebut dalam Injil. Adapun kaum muslimin meyakini bahwa beliau belum mati bahkan diangkat menuju kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana akan kami jelaskan dalam pembahasan mendatang, insya Allah.
6 Bisa dilihat nukilan ucapan-ucapan mereka dalam kitab Asyrathus Sa’ah hal. 350-352.
Untuk Bapak Arisma,
Hari ini adalah Hari Paskah.bagi umat Kristen sebagai pernyataan bahwa domba Allah Jesus Kristus sebagai pengganti kurban itu telah bangkit dari antara orang Mati.
Maka genaplah sudah janjiNya : Dia akan disalibkan, mati dan dikubur dan bangkit pada pada hari yang ketiga!.
Allah melalui Jesus kristus menepati janjiNya untuk memberitahukan kepada umat Abraham bahwa Dia tidak akan pernah melanggar janjiNya sebab Dialah Allah yang kekal yang menjanjikan kehidupan kekal kepada umatNya yang percaya.
Versi tentang Jesus Kristus sangat banyak, mulai dari yang bapak utarakan sampai Davinci Code. Bagi saya satu hal yang pasti sosok Jesus Kristus telah merubah kematian kekal menjadi kehidupan kelal. Jesus Kristus versi Al Quran dan Haditz, Versi Moonist ataupun Mormon, dipercayai milardan orang selama 2000 tahun telah menunjukkan Allah itu exist, Allah itu Ada. Dia diperdebatkan bahkan diperebutkan statusnya.
Yang aneh menurut saya adalah ketika orang bersoal masalah semantik , bukan bertanya: mengapa Allah harus menyapa Manusia bahkan pernah berjanji dengan Abraham, untuk Apa?.
Allah Maha Besar, Maha Tahu, Maha Segala. Dia tau caranya menyapa engkau dan aku tanpa engkau terlalu mengajari. Jika Allah mau mampir ke Nabi Muhammad, saya yakin Dia juga boleh mampir ke Saya jikalau Ia Mau. Caranya bagaimana hanya Dia yang Tau. Selamat Paskah
Ah, yang punya blog ngaco nih…
Pengen cari rating tinggi dia manfaatin isu agama!
Pinter Bos, but aku gak suka.
@Andika.
Gak suka? Kau pikir penting sama aku kau suka ato nggak?
bismillahirrahmanirrahim! dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Dan Penyayang
kepada mas ali sina, anda sangat tepat mengambil keputusan itu, mending tidak usah beragama.Karena agama itu diciptakan hanya untuk mereka yang yakin akan kebenarannya . jika anda tidak yakin dengan agama islam maka murtadlah. itu memang hak anda sebagai manusia yang berakal, dan tentu saja Allah tidak pernah langsung memberitahu kepadamu mana agama yang benar. lagian enak juga kan hidup tanpa agama , kayak Tarzan, gak ada makanan haram, kalau kagak mati kamu sudah bisa disebut Tuhan itu ! . Tapi besok orang harus bingung juga kalau kamu mati mau dikubur dengan kain putih ,bakar, buang kelaut, jadiin mumi, buang disamping rumah, apa mau didandani kaya orang nasrani, kamu ikut yang mana?, aku juga pengen hidup kayak gitu, kamu bisa jamin aku nikmat dunia akhirat pa gak?, kasih aku alkitab dong buat pedoman , kalau bisa kamu bikin surga aja buat orang – orang pengikutmu, kan kamu dah kayak Tuhan tuh! Thanks!!!
kristen bukan agama…kristen yang berarti orang2x yg mengikuti teladan YESUS KRISTUS….sedangkan Yesus sendiri DIA datang bukan untuk membangun suatu agama…satu contoh terbesar ajaran KRISTUS adalah KASIH..penuh dengan belaskasih…..anda pindah agama no problem…tapi apakah ajaran KASIH dari YESUS KRISTUS itu masih ada dalam hidup kamu……seperti kata YESUS, agama atau GOLONGAN lain mengajarkan mata ganti mata,gigi ganti gigi dan nyawa ganti nyawa…..tetapi hukum KASIH lain berkata…siapa menampar pipi kiri’mu berikan juga pipi kanan’mu..dst….itu bertolak belakang….dan tidak ada ajaran lain yang mengajarkan KASIH…lebih dasyat dari KASIH yg TUHAN YESUS ajarkan……itu sangat susah dipahami dan sebenarnya itu sangat gampang dipahami…dengan syarat ROH KUDUS ada didalam diri kita manusia……salut untuk Blog ini……ada jalan yang disangka lurus padahal ujung bengkok……semua agama mengajarkan cinta kasih…tapi tidak semua agama mengajarkan …. CINTAILAH / KASIHILAH,SESAMA’MU MANUSIA…SEPERTI DIRI’MU SENDIRI….
wah kirain bakal adalagi cerita seru diblog ini ternyata masih tetap toh, o..ya aku cuma ingin nanya ma WHITE-DOVE , maksud kamu tuh agama yang mengajarkan cintailah…….. tuh AGAMA APA?, aku malah jadi ikut bingung nech perasaan kalau yang namanya agama selalu mengajarkan cinta kasih , soalnya anak kecil aja sudah tahu cinta kasih apalagi agama yang didalamnya ada jutaan orang , dengan latar belakang yang berbeda- beda jadi gak mungkin dong yang namanya agama gak ngajarin cintailah , kasihilah bla..bla..blaa.., itulah karena kamu tidak berfikir lebih jauh lagi . O ya saya nunggu comentar yang kira – kira bikin aku gak bisa jawab gak ada ya ????
Kata mereka ” Ketika yesus dan maria belum lahir, mereka tidak menyembah siapa- siapa karena tuhan dianggap belum berfungsi” Ha,ha,ha…..
Walah-walah… Coba deh kalian pelajari bahwa Islam itu indah.
saya mengajak semua saudara/i agar tidak terjebak kedalam sinkritisme.
mengenai perbedaan, menurut saya tidak ada yang salah.. tetapi pasti ada yang benar.
masalah yang mana yang benar bukan urusan kita manusia.. TUHAN sudah mewanti-wanti hal ini.. untuk menghakimi adalah hak TUHAN, manusia cuma ciptaan/kreasi yang tidak mampu/boleh mengambil hak Tuan Si PENCIPTA. kita tinggal bersyukur dan menjalankan kepercayaan masing-masing..
kita akan dinilai oleh individu lain hanya oleh perbuatan kita.. itulah hasil/buah dari kepercayaan kita..kalau kita ingin kepercayaan kita dinilai baik oleh individu yang lain.. ya sudah tinggal berbuat baik.. jangan susah susah boss..!
kalau kita berbuat tidak sesuai dgn kepercayaan kita..dan hasilnya penilaian individu yg lain itu perbuatan kita buruk/jahat berbaliklah dari jangan mempersalahkan kepercayaan..
“agama untuk manusia.. bukan manusia untuk agama” dan satu hal lagi.. agama tidak pernah memberikan keselamatan.
keselamatan murni ANUGERAH..!!
perbuatan baik merupakan hasil dari pemahaman kita terhadap kepercayaan yang kita anut yang kita buktikan dalam kehidupan kita.
bersosialisasilah.
adalah suatu kemustahilan jika kita mengklaim diri kita menjalankan ajaran agama kita dengan baik, jika di lingkungan kita masih ada busung lapar, gizi buruk..orang mati karena kelaparan (kalau tidak ada bersyukurlah karena anda berada di lingkungan yang baik)
bercahayalah minimal di lingkungan terkecil kita.. bertetanggalah.. buatlah rumahmu nyaman untuk didatangi orang lain..
(saya jadi ingat paham yg pegang secara pribadi sampai saya setua ini.. jika anak kecil (mulai balita s/d umur 10 thn) tidak berani/takut main/datang ke rumah mu intropeksi dirilah.., pasti ada yang kurang baik dari kita, tanpa kita menyadari..)
Kawan2 semua yang terkasih, akhirnya kita semua saling mengklaim bahwa hanya kitalah yang paling benar, tanpa kemampuan untuk bisa meyainkan orang lain tentang kebenaran yang kita pahami, bahkam mungkin kita-kita sendiri belum bisa menemukan kebenaran yang sebenar2nya, semua baru pada tahap teori, asumsi, dll. Ibaratnya kita lagi membaca buku silat dari awal sampai tamat bahkan sampai hafal semua jurusnya, lantas kita sudah merasa sebagai pendekar silat, tanpa pernah mempraktekkan ilmu silat tsb, shg begitu ada musuh kita kalang kabut, dan pasti kalah. Begitulah kita rata2 beragama saat ini, sehingga pertolongan Tuhan terasa begitu sulitnya, padahal Ia lebih dekat dari urat leher, kalau kita berdoa pasti terkabul. Orang akan merasa nyaman disekeliling kita, karena mendapatkan berkah rahmatan lil alamin. Kayaknya ada yang salah dengan cara kita beragama, Nggak tau deh.
Peace
Memalukan! Semua jadi mempertontonkan kebodohannya. Blog ini berhasil membuat semua agama kelihatan bodoh dan picik! Waspadalah pada strategi tersembunyi.
Ttd.
Intel Melayu.
sbenarnya setiap makhluk itu mempunyai ruh dan mendapt tiupan langsung dari yang maha tunggal.. cuma tidak semua manusia apalagi hewan mengetahuinya. sgala laku yang diterapkan dlm agama adalah sbg jalan utk berbenah diri agar diri menjadi cemerlang…shgga ruh akan sempurna kmbai ke asalnya.. permasalahan skrg adlh jalan apa yang kau pilih…tentulah setiap jalan tidaklah sama shgga terkadang tujuan menjadi berbeda… saranku pilihlah jalan yang lurus… agama itu mudah, baik dan buruk juga tampak.. yang tersembunyi adalah diri sendiri..!
@Ipey.
Saya tertegun! Komen yg singkat, tapi entahlah, susah aku menggambarkannya.
Aku jadi sedikit lebih paham ajakan mesra Sang Rabb itu, yang mengundang jiwa yang murni, ruh yang cemerlang itu kembali kepada-Nya, dalam keridhaan sekaligus diridhai-Nya. Kembali menjadi ciptaan-Nya, ruh yang ditiupkan itu, kembali ke tempat terindah, dari mana dulu ia bermula.
Dan kalimat penutup itu, “Agama itu mudah, baik dan buruk juga tampak.. yang tersembunyi adalah diri sendiri…”
Aku juga ada kirim email, mudah2an alamat email yang bapak tulis valid. Sekalian mohon izin, komen itu kupajang sebagai comment of the week terbaru.
*kembali tertegun*
Ketika Isa Almasih dan Maryam masih hidup, keduanya tidak pernah menyatakan dirinya sebagai tuhan. Tetapi ketika keduanya telah wafat, sebagian para pengikutnya
mulai bertingkah mengangkat mereka sebagai tuhan, sehingga lahirlah konsep trinitas hingga saat ini. Jelas ini merupakan suatu rekayasa dari para pengikutnya.
Akhirnya dengan kita mengetahui beratnya beragama agar sang ruh bisa kembali suci seperti aslinya, jangankan mengurus, mencela, mencaci,dll orang lain, mengurus diri sendiri aja belum ada jaminan bisa berhasil. Karena setiap kita mencela, mengumpat, kasar,dll disitu tersembunyi penyakit hati yang tidak kita sadari, yang akan semakin membebani sang ruh untuk kembali kehadiratNya. Jadi mungkin yang bisa kita lakukan adalah bersihkan ruh dengan banyak bermunajat, menghamba, sambil mengharapkan syafaat sang pembawa, kemudian kita asah sampai tajam kesucian itu dengan banyak sabar, berlapang dada terhadap kekurangan orang lain, sikap toleran, dll perilaku yang disukaiNya.
Alangkah indahnya masyarakat kita jika kita semua menjadikan bermasyarakat sebagai alat pembersih sang ruh.
Peace
assalamu’alaikum
bagiku agamaku n’ bagimu agamamu
ga’usah saling cela n’ saling hujat satu sama lain.
mending kita mendalami agama n’keyakinan kita masing2.
kebenaran itu hanya milik ALLAH,manusia takkan pernah tau,tp hanya bs meyakini.
keyakinan kan beda2 mnurut hati kita masing2.
kita tunggu aja nanti di akhirat siapa yg BENAR.
perbedaan islam dan kristen sangat mendasar yaitu
Tuhan orang islam dalam bentuk dzat
Tuhan orang kristen dalam bentuk roh atau ruh
oke deh
klau bhs tapanulinya ini namanya bengak ini/ tolol.
klau bhs minangnya bano/ pakak.
klau ngomong agama kok banyak kali
kata-kata “menurut pendapatku”
punya dalil dong klau ngomong
biar lebih pas rasanya
kan pemikiran kita terbatas
saran :
banyak membaca
mau mendengar
terbuka
thanks
@Ahmad.
Pertama, tak ada bahasa Tapanuli. Tapanuli itu nama wilayah. OK, mungkin maksudnya bahasa Batak. Nah, tak ada pula kata “bengak” dalam bahasa Batak. Mungkin pernah dengar Nagabonar bilang itu ya? Itu dari bahasa Melayu. Saran saya, banyak membaca, mau mendengar, terbuka.
Menulis pemikiran, ya memang harus “menurut pendapatku”. Tak mungkin kan aku menulis, “Menurut pendapat Ahmad…”
Soal dalil, Anda mungkin sudah paham ada dua macam: aqli dan naqli. Karena topik dalam tulisan ini bersifat lintasagama, ya memang dalil aqli yang harus dikedepankan. Kalau ngotot dengan dalil naqli-nya masing-masing, hasilnya pasti pertengkaran tak menentu, seperti terjadi pada sebagian komentator di atas.
Pemikiran terbatas? Yup! Tapi bukan berarti karena tahu terbatas, kita lantas jadi enggan menggunakannya. Seperti mesin, pikiran yang jarang dipakai, bisa berkarat, mogok, dan akhirnya “jim”.
Waktu saya SD saya ingat guru agama saya menjelaskan arti kata “agama”. Agama berasal dari kata “a” (tidak) dan “gama” (tidak teratur/berantakan). So, arti agama adalah teratur, nyaman dan segala hal yang konotasinya sama dengan itu. Jadi menurutku, seorang yang beragama adalah orang yang dapat membuat lingkungan di sekitarnya menjadi teratur dan nyaman. Mau islam, mau kristen mari kita buat dunia ini nyaman…
hai orang kristen.tuhanmu nggak punya *****ya, buktinya cuma ***** ALLOHU AKBAR!
mo islam, kristen ato agama yang laen, yang penting kita masih percaya dengan adanya tuhan. kita gak perlu berdebat tentang agama yang kita percayai. sebagai seorang muslim, gw gk mau ambil pusing mikirin agama lain, bwt gw islamlah yang paling benar. so, “Lakum dinukum waliyadiin”, bagimu agamamu, bagiku agamaku. kalo mo ngebuktiin agama siapa yang benar, tar ajah kl dah di akherat
wah2 ribut soal agama ya, ini pesan dari penampakan Bunda Maria di Herzegovina tahun 1970-an ( klo ndak salah ) seorang anak kecil bertanya ” Bunda, kenapa di dunia ada bermacam-macam agama?” Bunda Maria menjawab dengan lembut ” ALLAH tidak pernah membeda-bedakan manusia, hanya manusia itu sendiri yang membeda-bedakan”. saya kira itu semua jelas. kita semua hidup di dunia bagaikan berada dalam sebuah gua yang gelap,meraba-raba dalam gelap dan menerka mana jalan yang benar spaya bisa keluar.belum tentu “obor” yang kita bawa membawa pada jalan keluar.bang Toga dan buat yg lain, apapun keyakinan anda,Islam,Kristen,Hindu,Budha,atau kepercayaan sekalipun. tetaplah berbuat baik pada sesama manusia…ingat sesama manusia, tidak hanya sebatas seagama!!!!. saya percaya Tuhan itu Maha Adil, tidak melihat diri manusia dari keyakinan apa yang dia anut, tapi melihat pribadi maupun sikap anda terhadap Dia maupun umat manusia. klo Tuhan hanya melihat dari satu sisi dalam menilai manusia ciptaan-NYA,maka Tuhan hanya adil bukan MAHA ADIL.jika banyak ” obor ” itu bersatu padu untuk menerangi gua bukankah akan lebih bisa menerangi seisi gua sehingga ketemu jalan kluar?buat apa ribut-ribut ” jalan ini lebih benar daripada kamu,kmu yang salah jalan”banyak jalan menuju Tuhan, ya tujuan akhir tetap Tuhan kan?.saya yakin Tuhan lebih menyukai manusia yang tidak mengaku memiliki agama tapi menghargai dengan tulus sesamanya manusia dan ciptaan Tuhan yang lain.
asslm’alkm
dlm islam tiada paksaan dlm dakwah,
lo mo kafir silahkan,mo islam silahkan
nanti diakhirat tanggung jwb sendiri2.
tak ada dosa/pahala waris dlm islam,
maka mari kita perbanyak amal baik kita masing2,
amal baik tanpa iman sia-sia.
ga’ usah ngurusin agama orang lain,apa untungnya sih bagi kita.
mari kita perdalam agama,dekatkan diri pada ALLAH SWT.jgn sampe kita menyesalnya diakhirat nanti.karna dah terlambat.
wassalam
Aku percaya bahwa YESUS Kristus telah mati buat aq yang amat sangat berdosa dan hina ini…
dan aku percaya bahwa IA telah bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, mengalahkan maut untukku,,,
aku percaya bahwa IA naik ke surga dan menyediakan tempat disana untukku,,,
dan Aku telah menerima Roh Kudus sebagai penghibur yang IA janjikan,,,
Injil bukan hanya ada 4 tetapi ada 5, injil matius, injil markus, injil lukas, injil yohanes, dan yang kelima adalah orang-orang yang percaya padaNYA dan mengemban amanat agungNYA.
“berbahagialah orang yang tidak melihat, namun percaya …”
TUHAN, aku pasti bisa berjuang sampai akhir…
dan ENGKAU akan dapati aku tetap setia…
aku mengasihiMU YESUS
aku percaya bahwa namaku tercantum dalam kitab kehidupanMU
aku percaya ENGKAU takkan pernah meninggalkanku
dan tidak akan ada satupun hal atau seseorangpun yang dapat memisahkanku dari kasihMU,,,
aku sangat merindukanMu TUHAN,,,
teramat sangat merindukan ENGKAU,,,
“kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu” matius 5:44
ini perkataan TUHAN YESUS dan perintahnya pada kita,,,
so, lakukan peritahNYA dengan baik yaw,,,
agama itu soal pilihan
sejauh mana kita bisa menerima kabar tentang penyampaian risalah Tuhan, tentu itulah yang akan dipilih. kata hati dan pikiran yang jernih dan luas adalah jembatan dalam menyakini kebenaran Tuhan dan risalahNYA.
dulu sebelum jamannya Isa atau Muhammad juga sudah ada orang yang membawa dan menyampaikan agama dengan berbagai argumen bukti yang jelas dan terang (mukjizat), toh ada juga orang yang tidak menerima,
tidak beragama dan atau beragama sebagaimana yang ia pahami sendiri. untuk soal ini bukan urusan saya
urusan saya adalah mencari kebenaran, menerima dan meyakini serta menjalankan penemuan saya tentang risalah tuhan.
NAHC inilah keyakinanku tentang Tuhan
TUHANKU
DIALAH YANG MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI BESERTA ISINYA
DIA TIDAK BERUKURAN
KECIL SEDANG BESAR ATAU TANPA PENGHABISAN
DIA TIDAK BERTEMPAT
BUKAN DILANGIT BUKAN DIBUMI BUKAN DISURGA BUKAN DI NERAKA DAN BUKAN DIMANA-MANA
BUKAN DISUATU TEMPAT ATAU DI SEMUA TEMPAT
KARENA TEMPAT ADALAH CIPTAANNYA
DAN TEMPAT BUKAN TUHAN
TAK MUNGKIN TUHAN MEMBUTUHKAN CIPTAANNYA
TUHANKU ADA TANPA TEMPAT TANPA ARAH
TUHANKU TIDAK BERUBAH
SEBELUM DAN SESUDAH MENCIPTAKAN SESUATU
TUHANKU TIDAK BERASAL DARI SESUATU DAN TIDAK MENJADI SESUATU
TUHANKU BUKAN ZAT DAN BUKAN RUH
DIALAH YANG TIDAK ADA SATUPUN YANG SERUPA DENGAN DIA DAN TIDAK ADA SESUATUPUN YANG SERUPA DENGAN DIA.
Tuhan atau Allah itu Maha Kuasa, kalau Ia berkehendak agar seluruh mahkluk ataupun manusia ber’agama’ satu , sangat mudah. Jadi …. ya monggo di renungkan …
Kalau menurut saya agama(islam, kristen, dan jahudi) sama-sama dari turun dari tuhan. Dalam al quran ketiga agama itu disebut agama keselamatan. Yang menyebut islam, kristen, jahudi adalah kita para manusia. Saya seorang islam tapi saya percaya kepada kebenaran ajaran kristen dan Jahudi sesuai dengan kitab sucinya. Sewaktu Muhammad hidup dia tidak pernah memusuhi pengikut Jesus dan pengikut Musa. Yang Dia musuhi adalah orang-orang kafir dan musyrik (yang tidak percaya kepada keesaan tuhan). Isteri Muhammad (Khadizah) berasal dari keluarga penyalin injil di Mekah. Musuh utama Muhammad adalah suku Qurais yang bukan Islam dan bukan Jahudi. Kemana-mana Muhammad pergi orang-orang pengikut Jesus dan pengikut Musalah yang paling pertama menolongnya. Musuh bersama mereka adalah orang kafir dan musyrik. Semoga kita orang-orang batak tidak terpecah karena penyebutan yang berbeda yaitu ada yang menyebut islam, ada menyebut kristen. Horas
bolehlah mendebatkan tentang agama, tapi jangan lupa sama TUHAN.
dan jangan sampai meng”tuhan”kan suatu hal yang bukan TUHAN,
so, awasi dan renungkan hidupmu…!
Sy cukup excited membaca artikel ini. Saya setuju untuk tidak memperdebatkan agama. Sy sebagai org Kristen memiliki pemahaman kalo seseorang masuk surga tergantung dari TUHAN sendiri apa DIA berkenan untuk masukin kita ke Surga, semuanya itu tdk trgantung dari perbuatan baik yg kita lakukan meskipun memang sebagai manusia kita diwajibkan utk mengasihi org lain. Dgn kata lain, kalo berbuat baik hanya utk msk surga itu sama saja dengan NOL. Kita seharusnya berbuat baik kepada org lain dgn tujuan MENINGGIKAN NAMA TUHAN. Saya pikir itu intinya.
Satu hal lagi, sebenarnya sy sedih sekali klo ada tman2 muslim yg mngatakan agama kami KAFIR…, yg bisa menentukan itu cuma TUHAN…
Maaf klo ada kata2 yg tidak berkenan mudah2an commentku ini bisa berguna.
Oh iya, satu lgi buat semuanya, jgn suka pindah2 agama soalnya agama itu bukan permainan. Dimana nyaman, disitulah kita, begitu tidak nyaman, pindah lagi.. TUHAN pasti sedih melihat umatnya yg seperti itu.. TERIMA KASIH
udah sering juga saya mendengar
debat, diskusi, dialog lintas agama
klau teman2 dari kristen klau ngomong
tentang agamanya(kristen.red)
sering kali pakai kata2 “menurut pendapat saya”
pas seperti di bilang komentator kita diatas
baik itu pendeta maupun pastor
lebih sering kita dengar saudara muslim
yang membaca ayat2 injil dan lebih mengusai
maksud dari ayat tersebut
heran juga kita ini
masukan :
jangan2 kitab injil rangkuman pendapat2
yang ndak enaknya dalam hidup bertetangga ini
kok ummat kristen sering terdengar memancing dikolam orang lain(muslim)”pemurtadan”
yang tidak clear
emangnya di agama kristen dihalalkan semua cara dalam hal/pemurtadan ini??
klau clear ndak masalah deh.
begini aja lah!!!
kita mungkin setuju
klau kita semua jangan sesekali memancing dikolam orang lain, biar lebih aman
klau mau mancing juga dikolam2 masing2 aja
gimana, setuju???
klau ada yang ketahuan kita apain???
maksudnya :
kita urus aja ummat kita masing2
pertanyaan:
apakah anda pernah mendengar ummat kristen digebukin tanpa ada salah didaerah muslim??
ayo buktikan
Sepertinya memang orang2 kristen itu menghalalkan segala cara untuk menyebarkan keyakinan mereka, ironisnya lagi mereka itu secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi menyebarkan keyakinan mereka (kristenisasi) ke tengah-tengah umat Islam. Paling tidak melunturkan atau menyesatkan Umat Islam itupun merupakan suatu keberhasilan dan berpahala bagi mereka. Ini bukan suatu rahasia umum lagi.
Apakah ini yang dinamakan agama kebenaran?
Padahal sudah jelas-jelas sering didengar pembahasan-pembahasan mengenai kebohongan agama mereka, mulai dari kebohongan di kitab sucinya sampai pemutar balikan ajaran Nabi Isa AS pada zamannya.
Mungkin juga ini merupakan suatu bentuk keputus asaan mereka, atas keterlanjuran mereka meyakini kepercayaannya, tapi gengsi atau enggan beralih ke agama yang benar yaitu Islam.
Jadi mereka mencari-cari teman untuk dineraka nanti. (ini merupakan sifat iblis)
Hai orang Kristen, cepatlah kalian bertobat, kembalilah kejalan kebenaran Yaitu Islam sebelum ajal kalian menjumpai.
Karena bila kalian tetap bertahan dengan keyakinan kalian, maka kalianlah orang-orang yang tersesat. Tempatnya adalah neraka.
buat hamdani…
semoga kamu membaca replyQ…
YESUS dan murid-muridNYA tidak memaksa kamu untuk percaya pada keslamatan yang DIA berikan kok,,,
itu terserah kamu…
kamu mau terima, kamu mau tolak, kamu mau injak2
sak karepmu,,,
tapi ingat jangan menyesal nanti…
Ur live is Ur choice
so, whatever!
@marda
Yang akan menyesal itu justru kalian!!!!
YESUS dan murid-muridNYA tidak memaksa kamu untuk percaya pada keslamatan yang DIA berikan kok,,,
ungkapan bohong belaka, bagaimana dengan kristenisasi dan sejenisnya?
Kalian itu munafik, sudah sampai kebenaran kepada kalian (Islam) tapi malah menyebarkan agama kalian diatas orang yang sudah beragama. Kenapa enggak ke monyet saja yang belum punya agama.
Percuma ngomong dengan kalian itu, karena kalian belum dibuka pintu Hidayahnya
Mungkin karena ajaran agama kalian itu praktis dan hepi-hepi ya, jadi kerasan dlm kesesatan.
@ Penulis diatas
Tulisan anda membuat sy bingung?
keyakinan anda sebenarnya apa?
Sepertinya Islam, tapi masih membenarkan agama lama. Kalau memang sudah meyakini Islam buang jauh2 keyakinan lama sdr. kl masih membenarkan agama lama sdr = pluralisme = sesat = tetap kafir = sia-sia.
Pemikiran sy yg ekstrim lg menyangka bahwa sdr menyesal ya masuk Islam? atau memang anda pura2 Islam, untuk memberikan kesan bahwa Islam membenarkan Kristen. Suatu kebohongan besar!!!!
Mari kita kembali ke sejarah :
Muhammad menyebut Islam adalah agama Tuhan yang selanjutnya ( Terakhir ) . Ironisnya Muhammad memakai nama ALLAH sebagai nama Tuhan , padahal Yahudi dan Kristen mengenal Tuhan dengan nama YAHWEH .
Jadi memang dari awalnya sudah tidak benar.Lagi pula jika memang Islam adalah agama penyempurna , kenapa tidak terlihat ajarannya lebih baik dari yang disempurnakan ?
Muhammad tahu bahwa yang akan datang nanti adalah ISA/YESUS , maka dia tidak mau mengubah hal itu.
Kalau hanya Yesus datang untuk membenarkan ISLAM , kenapa tokoh-tokoh agama lain juga tidak datang pada akhir jaman untuk membenarkan Islam. Padahal Islam percaya di luar Islam tidak ada kebenaran.
Kenapa ada salawat untuk nabi , kalau yakin benar ?
Sederhana khan ?
@Rachel
Jangan sok ngebahas ajaran Islam ya?
Kalau kamu sudah ingkar/ragu akan ajaran kamu yg kristen itu, baru boleh kamu bertanya tentang Islam.
Kalau Islam itu sudah pasti kebenarannya. itu harga mati… tau.
Kristen itulah yang perlu dipertanyakan ajarannya.
umat kristen sekarang ini, adalah umat kristen yang dikibuli oleh Paulus, menyembah manusia. Tuhan beol disembah.
Perjanjian baru bukanlah wahyu, dan sampai kapanpun tidak dapat dijadikan alasan mengapa seseorang akhirnya beragama, jawabnya simpel, perjanjian baru itu bukan injil, tapi buatan pendeta-pendeta murtad, mengisahkan sebagian, menyembunyikan sebagian banyaknya.
Tidak pernah ada perbedaan dalam qur’an hingga saat ini tidak pernah ada perbedaan dari qur’an versi lama, maupun qur’an versi baru, sebab qur’an adalah perkataan Allah kepada Muhamad, yang kemudian dihimpun dan dikumpulkan menjadi sebuah kitab. Sama hal nya dengan injil, injil adalah perkataan Allah melalui ISA (Yesus) kemudian dibukukan dan disebarkan kepada pendeta-pendeta, setelah itu dianut oleh para penganut injil.
Berbeda antara penganut injil dengan orang-orang
kristen, orang kristen yang ada sekarang adalah kristen yang merupakan bagian dari salah satu sekte dalam agama Yahudi, agama ini mulai berkembang pada jaman kerajaan Romawi. Sedangkan penganut agama injil dinamakan Nashara, berasal dari orang-orang Nazaret, kebanyakan orang dari Nazaret mengenal Muhamad seperti mengenal anaknya sendiri, oleh karena itu mereka berbondong-bondong memasuki tanah arab, tanahnya Ibrahim dan Ismail, tapi karena tertahan oleh orang-orang kafir quraisy, maka mereka berdiam diri di madinah, dan merekalah suku yang paling banyak menganut islam, ketika Nabi Muhamad SAW hijrah ke Madinah(Yastrib).
Harap dicatat, hampir keseluruhan dari mereka memeluk agama Islam pada akhirnya, hanya beberapa pendeta,dan orang-orang Yahudi yang tidak menganut agama Islam, dan pada akhirnya mereka menghasut, merubah, dan memalsukan ayat-ayat Allah, dan mengatakannya ini dari Allah, padahal bukan. Seperti itulah sekilas tentang orang-orang beragama injil, salah satu bukti yang ada hingga saat ini adalah Naskah laut mati, atau naskah gua Qumran, yang ditemukan sekitar tahun 60-an disekitar laut mati, naskah itu dibawa oleh para penganut agama injil, yang isinya mengisahkan tentang kenabian Isa a.s. Naskah tersebut berada dalam salah satu museum di Jerusalem Orang-orang kristen yang ada sekarang adalah agama baru buatan para rabi Yahudi pada jaman Romawi, kitab aslinya nggak ada, isinya jauh dari petunjuk tuhan, dan dianut oleh orang-orang yang termakan dogma dari para pendeta. Salah satu dogma tersebut adalah konsep trinitas, mungkin suatu saat nanti akan berkembang menjadi konsep pentagonitas, atau apa lah………yang jelas logikanya seperti ini, jika ada tiga tuhan, tuhan yang satu ingin matahari terbit dari timur, yang satunya lagi dari barat, yang lainnya ingin dari tengah, yang terjadi apa………..perkelahian antar tuhan kali. Yah…… Jadi jawabannya nggak mungkin………….!!!!!
Pengangkatan Yesus menjadi Tuhan Yesus tidak pernah disembah hingga 200 tahun setelah meninggalkan dunia, pengangkatan Yesus menjadi tuhan ini melalui sebuah konsensi yang dinamakan konsensi konstanti di konstatinopel, harap dicatat, yang mengangkat Yesus menjadi tuhan adalah manusia, istilahnya seperti ini, ada kumpulan patung, kemudian membuat sebuah konfrensi untuk mengangkat salah satunya menjadi Manusia, jawabannya…….Ya nggak mungkin.
25 Desember bukan hari kelahiran Yesus, Yesus tidak dilahirkan pada tanggal 25 desember seperti sangkaan banyak orang, penetapan ulang tahun Yesus ditetapkan oleh raja romawi pada waktu itu yang menganut agama kristen, dimana sang raja terbiasa menyelenggarakan hari kelahiran dewa matahari (ra), dikarenakan saat itu banyak orang romawi yang masih menyembah berhala, dan terbiasa menyelenggarakan pesta-pesta hingga mabuk, memperingati hari kelahiran dewa ra, maka ditetapkanlah bersama pendeta-pendeta bahwa kelahiran Isa (yesus) itu tanggal 25 desember bersamaan dengan kelahiran dewa ra, silahkan tanya sendiri pada ahli sejarah. (by Mas Sato)
Jadi kesimpulannya agama kristen itu adalah sesat dan mereka yang menganutnya itulah yang disebut domba-domba tersesat.
Barang sipa menepuk air didulang terpercik muka sendiri.
Hamdani ,
Itulah masalahnya….HARGA MATI !!
Sehingga selalu ada reaksi yang berlebihan saat ada keyakinan/pendapat yang berbeda tentang Islam ataupun Muhammad.
Menvonis sesat , keluar fatwa , pemboikotan dll.
Apakah anda yakin mutlak BENAR jika tidak pernah bisa mengkaji pendapat lain.
Ragu…di agama siapakah yang sering terjadi perbedaan mendasar yang menjadi perdebatan bahkan permusuhan yang sama-sama meyakini bersumber dari kitab sucinya ?
Orang Kristen tahu tanggal 25 desember bukanlah hari kelahiran Yesus .
Orang Kristen percaya bahwa Tuhan itu Esa dan tidak ada dalam ajarannya menyatakan bahwa Tuhan itu tiga .
Jika anda ingin lebih tahu dan bukan menurut versi anda sendiri saja. Temuilah orang Kristen di sekitar anda yang bisa menjelaskannya.
Anda tidak bisa tahu isi rumah tetangga dengan pasti tanpa masuk ke dalam rumahnya !
Iya dong Rachel, Masalah keyakinan itu harus harga mati.
Rekasi yang berlebihan terhadap Islam dan Nabi Muhammad SAW itu sangat harus, karena itulah keyakinan yang sebenarnya.
Masalah perbedaan dalam meyakini salah satu ajaran dalam Islam itu syah-sayah saja, asal jangan terlalu menyimpang terlalu jauh, karena kalau menyimpang terlalu jauh itu namanya keluar dari Islam, walaupun mengaku Islam. Beda dengan agama kalian yang selalu menerima apa adanya yang diajarkan pendeta/pastur2 kalian, entah salah entah benar ajaran itu.
Setiap tgl 25 Desember bukan kelahiran Nabi Isa, terus kalian memperingati apa? apa hari lahir pastur? lahir pendeta? lahir sinterklas? dll.
Dan masalah tuhan tidak 3, bagaimana dengan Trinitas katanya ada Tuhan Anak, Tuhan Bapak & Roh Kudus? (saya tau itu juga dr org kristen kok)
Atau anda ini Protestan ya?
dear all,
jadilah sesuai iman mu,jangan setengah2 dia tidak panas dan tidak dingin baiklah ia dimuntahkan. ini yang saya bisa bagikan buat semua.mengambil keputusan untuk memeluk agama yang kita yakini,itu adalah pilihan kita.Sebaiknya jikapun ada yang mengambil keputusan berpindah keyakinan baiklah dilandasi kerinduan dari dalam diri kita yang sungguh2,semoga saja kita yang memilih pindah keyakinan bukan karena alasan untuk mendapatkan sesuatu.kita tidak perlu merasa bisa untuk menilai apa yang org lain yakini.karena yang memegang nilai HIDUP kita itu SATU-SATUnya adalah TUHAN (BAPA yang TERBESAR).Dan apa yang kita lakukan dibumi,maka akan kita pertanggung jawabkan tepat pada waktu yang TUHAN tentukan.Tidak perlu Khwatir tentang pilihan kepercayaan hidup org lain, untuk itu Marilah kita saling mengasihi.God Bless..
Hamdani,
Anda salah menafsirkan Harga mati .
Untuk saya Iman juga harga mati , tapi iman saya tidak bisa jadi harga mati bagi orang lain.
Pelecehan agama tidak hanya terjadi di Islam , Di Kristenpun sering tetapi apa reaksi orang Kristen ?
Karena bagi kami kebenaran tidak perlu kuatir dengan ujian apapun bukan dengan cara menutup diri.
Bukan dengan cara memaksa orang lain harus menuruti kemauan kita.
Peristiwa akhir-akhir ini yang sering kita dengar dengan “aliran sesat” di negeri ini tidaklah cukup menunjukkan bahwa itu sebuah pemaksaan keyakinan bagi anda ?
Keyakinan yang bisa dikatakan sesat hanya karena fatwa golongan lainnya ?
Tentang Trinitas dan tanggal kelahiran Yesus , saya sarankan tanyalah pada orang yang tepat .
Tanyalah pada orang Kristen bukan pada orang yang hanya beragama Kristen .
tuhan yesus adalah allah
Teman2 Kristiani ….
ingat …
HANYA ADA SATU ALLAH YANG RELA MENDERITA SAMPAI MATI DEMI MENEBUS DOSA KITA MANUSIA DAN IA SANGAT MENGASIHI KITA UMATNYA PERINTAHNYA KASIHILAH SEORANG AKAN YANG LAIN .
KEBOHONGAN KONSEP TRINITAS !!!
Perlu diketahui bahwa ketika Yesus diutus, wilayah Palestina itu di bawah dominasi/koloni Kerajaan Romawi, yang di dalamnya juga banyak orang Yunani. Nah, ketika Yesus disalib, berita penyalibannya itu menyebar ke seluruh penjuru Timur Tengah hingga daratan Eropa (terutama Yunani). Banyak orang yang ingin mengabadikan peristiwa tentang Yesus itu. Bukan sastrawan Yunani dan Romawi saja, tetapi juga ada sastrawan dari Timur Tengah sendiri. Terbukti ditemukannya 45 injil tentang Yesus (41 apokrif dan 4 kanonik). Hanya saja waktu itu pengaruh kekuasaan Romawi begitu kuat, sehingga hanya 4 injil saja yang diakui oleh Gereja Kristen Awal sebagai kanon Perjanjian Baru. Ke-4 injil Kristen ini banyak mengutip ayat2nya dari Septuaginta Perjanjian Lama berbahasa Yunani, disamping gagasan2 pengarangnya sendiri, dan sudah terbukti kebusukannya (Baca: Distorsi Kanonik, Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes pada menu).
Dalam Perjanjian Baru banyak terdapat kata “Bapa”, “Anak”, dan “Roh Kudus”. Kata2 ini sebenarnya dikutip oleh para pengarangnya dari Septuaginta Perjanjian Lama berbahasa Yunani, karena di Perjanjian Lama sendiri kata2 tersebut juga banyak dijumpai. Hanya saja orang2 Yahudi tidak mempertuhankan manusia dan Roh Kudus, tidak seperti Kristen yang lebih sesat itu.
Adapun mengenai penuhanan terhadap Yesus dan Roh Kudus, yang tergabung dalam konsep Trinitas, sesungguhnya merupakan karangan tokoh2 Gereja Kristen Awal Kemudian yang dipelopori oleh Paulus Tarsus untuk menyesatkan umat manusia. Dan gagasan tentang konsep Trinitas ini sesungguhnya merupakan adopsi dari ajaran2 Trinitas yang sangat populer pada saat itu, yaitu:
1. Ajaran Trinitas di Mesir: Iziris, Auzuris, dan Huris.
2. Ajaran Trinitas di India: Brahma, Wisynu, dan Syiwa.
3. Ajaran Trinitas di Yunani: Zeus, Poseidon, dan Pedos.
4. Ajaran Trinitas di Romawi: Jupiter, Nipton, dan Pluton.
Jadi, injil2 yang ada dalam Alkitab sekarang itu jauh lebih banyak bohongnya ketimbang apa yang sebenarnya dialami oleh Yesus/Nabi Isa as sendiri. Banyak sekali pernyataan2 Yesus yang sebenarnya merupakan karangan dari sastrawan Yunani dan Romawi tersebut.
Terlalu mudah untuk membuktikan kebohongan injil ini. Di satu sisi, ia banyak mengutip nubuat Perjanjian Lama (yang sebenarnya melenceng semua), tetapi di lain pihak ia juga banyak pertentangannya dengan Perjanjian Lama itu sendiri. Karena para pengarang injil tampaknya lebih menonjolkan gagasan2nya ketika mengarangnya, sehingga tidak benar2 menguasai Perjanjian Lama, akibatnya banyak ayat injil yang tidak sinkron dengan Perjanjian Lama yang mereka jadikan salah satu rujukannya itu.
Ini adalah sebagian kecil fakta sejarah hai umat kristen!!!!!!
Baru kali ini aku nyasar kesini. Nggak taunya da bejubel fansnya
Bang… Abangsiap2 jadi Menteri Agama yah…
Awali dengan jadi ketua FKUB kecamatan atau kalo bisa langsung kota medan
Jangan dari Parpol ya bang
Oiya… komentator disini masih banyak yang salah menafsirkan agama. Sekali lagi
agama -> etimologi -> tidak kacau
“Kalau masih nyerang agama lain, kamu masih kacau! dan kamu belum benar2 mengimani agamamu sendiri
”
Hamdani ,
Saya yakin nggak mungkin ada titik temunya dengan anda.
Saya menghargai keyakinan anda .
Tapi satu hal yang saya yakini , bahwa saya tidak menyembah Tuhan yang salah .
Tuhan yang ajarkan untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri , mengasihi musuh dan mengampuni , setia dengan satu istri .
Adakah yang lebih sempurna dari ajaran ini ?
Tentang perbedaan pandangan tentang Yesus , saya tidak heran karena jangankan dengan kami , antar kalian sendiri saja selalu berbeda pendapat tentang Muhammad yang sama-sama meyakini bersumber dari kitab suci .
Pengalaman kesaksian saya bergereja,
arti dari Tri tunggal adalah Bapa, anak , dan Roh Kudus.Itu tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain karena Anak dan Roh berasal dari Bapa, Bapa mengutus anakNya Tuhan Yesus Untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Pada zaman adam dan hawa manusia telah berdosa sampai Nabi Nuh akhirnya Allah Menghukum manusia dengan air bah tetapi Allah berjanji ia tidak akan memberi air bah lagi.
Allah memberikan Hukum Taurat bagi manusia agar manusia menaatinya tapi namanya juga manusia, BERDOSA tidak menaati hukum taurat, oleh sebab itu karena Allah mengasihi umatnya Ia menghadirkan yesus untuk mengenapi Hukum Taurat akhirnya Yesus yang dikandung dari pada Roh Kudus lahir dan menangung semua dosa manusia, dengan sabar ia menjalani penderitaannya hinga kebangkitannya untuk membebaskan manusia dari belengu dosa. Terima kasih Tuhan Yesus Anak Allah karena Engkau begitu mngasihiku. Ketika itu ia naik kesurga untuk menyediakan tempat bagi kita untuk itu perintahya MENGASIHI<MENGAMPUNI<MELAYANI lebih sunguh. dan Ia mengaruniakan Roh Kudus bagi Kita MC.
Lagu :
SAYA MAU IKUT YESUS …..
SAYA MAU IKUT YESUS
SAMPAI SELAMA LAMANYA, MESKIPUN SAYA SUSAH
MENDERITA DALAM DUNIA
SAYA MAU IKUT YESUS
SAMPAI SELAMA-LAMANYA
Menjadi seorang kristen tidak enak, menderita kita harus memikul salib brsama-sama yesus, rela meningalkan hasrat kemanusiaan kita tetapi DASAR IMAN KITA SEBAGAI ORANG KRISTIANI :
yesus lebih dulu menderita dari kita tetapi, dalam penderitaanNYa Ia digendong oleh Tuhan Allah
sehinga ia mengalahkan kerajaan Maut.
Aku percaya dalam dunia ini segala penderitaan yang KAMI jalani engaku juga Mengendong KAMI ya Bapa.
AMIN
Kepada kawan2…
Tolong jangan langsung percaya kalau si Hamdani ini muslim. Dalam Islam ada prinsip, dahulukan adab daripada ilmu. Di “rumah” orang saja – dalam hal ini blogku yg tak seberapa ini – dia sudah berlagak paling benar, angkuh betul. Dan itu namanya tak punya adab.
Kalaupun dia mau memberitakan kebenaran, anggaplah begitu, dalam Islam juga ada prinsip “bil mauidzatil hasanah”. Sampaikanlah dengan cara-cara yang baik, yang menyentuh hati. Lha ini, saya yg muslim aja eneg ngeliatnya, gimana saudara saya di keyakinan lain.
Jadi, ngga usah terlalu serius ngeladeninya. Tapi kalo mau sekadar melatih urat saraf sih, ya monggo. Tariiik Maang!
Hamdani, klihatannya anda rajin sekali membuka blog py bang toga ini.pendapat anda mengenai kristen dan yesus tidak berdasar. saya tidak tahu darimana anda mempunyai tesis sampai segitunya. anda tidak mengetahui secara detail apa itu trinitas dalam kristen. Bapa, putra dan roh kudus itu adalah satu kesatuan, tidak terpisah. Bapa adalah putra, sang putra adalah Bapa. dalam ilmu jawa sejati, orang yang sudah mencapai tahap ” putra ” adalah orang yang sudah bisa mengalahkan dirinya sendiri, orang yg bisa mengalahkan nafsunya dan memiliki roh kudus/roh sucidlm dirinya, anda pasti tidak tau juga soal roh kudus kan? roh kudus dipunyai setiap manusia,anda pun punya. seperti halnya di agama hindu, ada 3 dewa utama yaitu brahma,siwa dll, saya lupa. itu semua adalah satu tubuh,bukan 3 tubuh.3 penyebutan dewa itu adalah lambang dari sifat manusia yaitu pencipta,pemelihara dan perusak.begitu juga sidharta gautama, dia telah mengalahkan nafsunya sendiri, mengalahkan sifat keduniawian dan mendapat pencerahan/bertemu dengan roh suci sehingga dia moksa.moksa adalah menjadi satu dengan alam semesta,cara bodohnya yaitu seluruh tubuhnya diangkat ke surga. tidak mati meninggalkan bangkai/tubuh ini seperti kita dan anda klo mati kelak.dalam konsep ilmu jawa disebut “sedulur papat lima pancer”.saudara”hitam” melambangkan sifat gelap manusia,”merah” melambangkan kemarahan,”kuning”melambangkan kebijaksanaan,”putih”melambangkan kesucian.anda tahu Musa? dalam kitab suci org kristen disebutkan”Musa naik kesurga dengan mengendarai kereta kuda berapi” itu adalah perlambang bahwa ia telah moksa dan bersatu dengan alam semesta.jgn ditafsirkan bahwa ia benar-benar naik kereta kuda berapi.baik Musa,sidharta gautama atau budha serta yesus mengalami moksa.jika anda meragukan yesus maka anda meragukan Musa dan Budha karena mereka menjalani hal yang sama seperti yesus yaitu mengalahkan nafsu negatif manusia dalam diri mereka.nafsu negatif manusia bukan hanya soal nafsu seks, tapi juga amarah,benci,iri,dll skarang saya bertanya” apakah Muhhamad SAW mengalami hal yang sama seperti mereka?? mengalahkan nafsu negatif manusia dan bertemu dengan roh suci???apakah ia mengalami moksa???saya rasa anda sendiri yg bisa menjawab.klo tdk paham juga, berarti pemahaman anda msh kurang dan tidak perlu sesumbar.
Ma’af mengcopy :
“arti dari Tri tunggal adalah Bapa, anak , dan Roh Kudus.Itu tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain ”
sekedar masukan :
pernah saya dengar dari pendeta kristen ketuhanan dalam agama kristen itu seperti ROKOK!
rokok terdiri dari API,TEMBAKAU dan FILTER tapi satu, dengan nama ROKOK.
seperti itulah ketuhanan orang kristen satu tapi tiga.
kadang kalau kita pikir2 pusing juga kita mengerti
dengan prinsip ketuhanan model ini. masa rokok disamakan dengan API, TEMBAKAU dan FILTER, padahal satu sama lainnya saling berpisah.
harap ada masukan yang lebih masuk akal???
saya juga kurang mengerti maksud Yesus mengorbankan dirinya untuk menebus dosa manusia???
secara logika saja dapat kita tarik kesimpulan :
- orang jahat dan pendeta nanti sama2 masuk surga
jadi ngapain pendeta/pastor @ suster2 sibuk2 beramal (bahkan sampai tidak boleh menikah/melanggar kudrat), kalau dosanya aja udah ditebus oleh Tuhan Yesus.
kan lebih enak santai aja man!!!
- Kasihan juga kita melihat Yesus. udah jelas orang lain melakukan perbuatan2 yang kurang ajar, dosa and soon,kok dosanya dibebankan kepada TUHAN yesus.
pertanyaan :
kalau dilihat ummat kristen itu sebenarnya menjalankan agamanya cuma iseng!!!
dari pada2 ndak ada.
apa saja yang dilarang dalam agama kristen???
kalau kita lihat kok semua halal tanpa batas
mabuk2an, berjudi, berzina (gonta ganti pasangan)
for bowo :
berarti nafsu negatif pada Yesus, TKO begitu ya???
padahal kudrat manusia itu salah/khilaf, tapi yang paling baik yaitu orang terus-menerus memperbaiki diri/bertaubat.
berarti Yesus kurang berseni dong dalam hidupnya, karna musuh udah TKO!!!
ma’af copy :
“jika anda meragukan yesus maka anda meragukan Musa dan Budha”
jwb mewakili:
bukan meragukannya lagi, memang tidak percaya sama sekali.
Bung Toga…saya heran dan geli dengan komentar komentar yang saling menganggap dirinya paling benar. Saya anggap mereka semua tidak benar karena memulainya dengan tidak benar. Masa bertamu ke “rumah” orang tidak menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Apa sopan bertengkar didalam rumah orang tanpa berkenalan/minta ijin dengan pemilik rumah ? Pakai nama samaran semua ? sungguh tidak sopan.
Membuat blog dengan label agama sangatlah rentan dengan hujatan. Yang Muslim pasti menganggap dirinya paling benar, monggo silahkan, yang kristen juga menganggap dirinya paling benar, monggo silahkan. Tapi tidak perlu dipertentangkan, buat apa. Itu masalah keyakinan, sesuatu yang sangat privacy. Sesuatu yang pribadi antara kita dengan Allah SWT. Apalagi kalau berdebat dengan memaki maki…walah bodoh bener. Mbok sampe kapanpun kalian nggak akan nyambung.
Bung Toga, Saya sangat menghormati anda karena berani melakukannya.
Ayo rekan rekan…buka jati diri kalian, berbicaralah dengan kata kata yang indah, sopan dan bermartabat. Buat yang memperkeruh suasana, tolong tinggalkan blog ini, cari tempat yang lebih sesuai dengan keinginan anda. Bang Toga sudah berbaik hati tidak mendelete komentar komentar yang “ajaib”. Jadi tolong saling menghargai dan menghormati.
Maaf bung Toga kalau saya ikut campur, saya merasa risih saja. Saya mempunyai sahabat dari berbagai macam agama, dengan orang orang yang tidak kurang fanatik baik dari islam maupun kristen, tapi kami bisa saling menghormati.
tenang temen-temen…
semua ini biang keladinya adalah ISRAEL..
Mereka merekayasa pembunuhan Nabi Isa AS (Islam)/ Yesus(Kristen) dengan memutarbalikkan fakta yaitu mengeluarkan statement sebagai penebus dosa kaum Kristen padahal itu merupakan tindakan kriminal terencana….dan masih banyak rekayasa2 lainnya yg di buat ISRAEL melalui kaum Yahudinya
untuk bung toga saya rasa anda belum bisa membandingakan islam dan kristen untuk saat ini karena keterbatasan ilmu anda tentang islam. Jadi anda tdk bisa membandingkan 1 hal yg anda sdh ketahui banyak dengan 1 hal lainnya yg anda baru ketahui sedikit, saya jamin hasilnya tdk akan balance malah bisa cenderung menyesatkan
@Supono.
Persis. Memang niat saya dari awal hanya memancing orang yang sangat paham Islam seperti Anda untuk menyumbangkan serba sedikit dari keluasan pengetahuannya, menitikkan beberapa tetes hikmah dari samudera kearifan yang Anda miliki.
Subhanallah… sungguh Mahasuci Allah, yang menciptakan manusia berkualitas seperti Anda.
[...] Setelah film FITNA hilang dalam pembahasan para blogger dengan meninggalkan luka pada hati umat Islam, muncul lagi film kontroversial yang berjudul SCHISM yang mungkin film ini juga akan meninggalkan luka pada hati umat agama tertentu yaitu Kristen. [...]
@ nesia
kamu bilang
“Tolong jangan langsung percaya kalau si Hamdani ini muslim.”
- justru yang perlu dipertanyakan keislamannya itu kamu brengsek!
Kalau memang anda meresa muslim apapun yg menyangkut tentang kepentingan Islam pasti anda membelanya dalam bentuk apapun, bukannya malah membenarkan agama orang lain, anda adalah tipical seorang penghianat, hukuman bagi penghianat adalah dipancung lehernya hingga putus, kemudian palanya diberikan pada anjing liar. Kamu itu cuma bisa menilai pendapat orang saja.
@ Rachel
“Saya menghargai keyakinan anda”
- jangan hanya keyakinan saya sendiri yang dihargai, hargai juga keyakinan semua orang yang sudah menganut Islam ya!
“Tapi satu hal yang saya yakini , bahwa saya tidak menyembah Tuhan yang salah”
- Kasihan dengan Rachel yang merasa benar, padahal salah. (saya nggak bohong kok hel?)
“Tuhan yang ajarkan untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri, mengasihi musuh dan mengampuni, setia dengan satu istri.
Adakah yang lebih sempurna dari ajaran ini?
Tentang perbedaan pandangan tentang Yesus, saya tidak heran karena jangankan dengan kami, antar kalian sendiri saja selalu berbeda pendapat tentang Muhammad yang sama-sama meyakini bersumber dari kitab suci .
- Diagama kami juga diajarkam mengasihi sesama manusia, kalau masalah musuh ya dilawan dong! kecuali kalau dia sudah menyerah dan minta maaf, baru dimaafkan bukan diampuni, karena yang berhak mengampuni cuman Allah SWT. Masalah Istri lebih dari satu nggak masalah selagi diizinkan oleh Istri pertama, dan selagi mampu berbuat adil, yang salah itu orang yang nggak boleh kawin. oce!!!
Masalah Muhammad, belum pernah denger beda pendapat tentang dia, kecuali tentang ajarannya, itupun tidak terlalu prinsip, asal tetap dalam satu keyakinan dalam Al-qur’an dan Hadits. You know!!!
tok.tok.tok.permisi..maaf baru gabung.
untuk atasku:
@hamdani
“dipancung lehernya hingga putus, kemudian palanya diberikan pada anjing liar. ”
hiiiiiii.ngeriii juga kalau sudah terlanjur jadi islam.salah komentar dikit {padahal komentar manusia berdosa}.harus di pancung,itu baru salah komentar belum keluar dari islam.bisa-bisa “@nesia” kalau keluar dari islam bisa dimutilasi.mendingan tetap aja di islam yg kayak gus dur {itu kalau sayang nyawa di dunia}tapi hidupkan sifat yg penuh kasih,dengan tidak menghakimi sesama atau caci maki sana sini.
“Masalah Istri lebih dari satu nggak masalah selagi diizinkan oleh Istri pertama,”
sedikit cerita ;temanku sampai gila setelah 1 tahun jadi istri ke dua.rupanya istri pertamanya bisex,jadi temenku harus melayani suami dan istri pertamanya.(sepertinya enak jadi islam laki)
seandainya hanya boleh satu istri tentu hal itu tidak akan terjadi.
“asal tetap dalam satu keyakinan dalam Al-qur’an dan Hadits. You know!!!”
koq saya jadi kepikiran sama ahmadiyah ya.kasihan mereka harus mengungsi,tidak bisa ibadah ,seperti bukan di negara sendiri.apa prisipil sekali masalahnya ya? kan cuma beda pendapat.
hiiiiiiiiii sekali lagi ngeriiiiiiiiii….kasihan ahmadiyah.
makasih bung toga .sudah ngebolehin ikut comment.
om toga,klo niat awal anda pengen memahami islam lebih dalam. ya jgn bt blog dgn judul kyk gt.secara tidak langsung anda berusaha membandingkan agama baru anda dengan yang lama.anda berusaha mencari pembenaran di dalam keraguan anda.itu berbahaya karena anda ternyata hatinya masing setengah2.klo anda ingin mengetahui islam secara luas dan sesuai keinginan anda memahami islam. pasang aja iklan di jaringan islam liberal atau belajar ilmu sufi. anda tidak akan pernah belajar jika yang masuk ke blog anda ini hanyalah org yang sok tau atau sok suci tentang keyakinan mereka masing2 dan meremehkan keyakinan org lain.intinya anda salah pasang judul.makasih bang toga.Haleluya!!!!
bt om sabira( atau tante..? ),itulah konsep tritunggal maha kudus.walau sampe mulut saya berbusa-busa menjelaskan kpada anda, saya yakin anda tidak akan puas dan tidak mngerti.kan anda sudah mengatakan sendiri…
ma’af copy
“bukan meragukannya lagi, memang tidak percaya sama sekali”, ya cukup sampe situ aja,itulah harga mati anda.
klo soal halal dan haram,org kristen jg ada om/tante.
“apa yang keluar dr mulut,jangan masuk lg dlm mulut”ya intinya gt deh, artinya itu universal, apa yg kluar dr mulut bukan hanya brupa makanan tapi jg ucapan atau janji palsu jgn kita “telan” lagi,itu yg kadang2 org lupa,ingat haram makan babi dan teman2nya tapi lupa apa ucapan sendiri.laaa pasti pusing deh lo……klo soal haram babi atau yg laen,itu tergantung orgnya om.ada jg org kristen yg ndak suka makan itu,tp byk jg org islam yg makan itu cuek aja,enak katanya,klo ndak percaya skali2 mampir ke warung makan yg jualan tongseng jamu atau anjing,tanyain aja satu2 yg makan keyakinannya apa.klo bt gwa sih asik aja,kan enak…
klo berzina,mabuk2an dan teman2nya,itu relatif om.org islam jg byk yg kyk gt kan..? itu pilihan manusia mau begituan,Tuhan memberi kebebasan mo pilih mana,yg baik ato buruk.bukankah Tuhan jg memberi udara untuk bernafas dan matahari bersinar yg sama bagi pencuri atau org saleh seperti anda….baik keyakinan manapun pasti jg melarang,tapi ya itu tergantung manusianya….tinggal tunggu konsekuensinya aja
Yesus adalah anak Allah, Allah adalah sang Khalik dan Manusia adalah hasil ciptaan Allah dan seperti yang kita ketahui semua Manusia berdosa tapi Allah mengingat Manusia adalah hasil ciptaan Allah, Allah mengaruniakan anaknya yang tungal untuk menebus seluruh dosa manusia.dan kitapun mendapat keselamatan.
Buat sabira
@ mbahlul artinya mbahnya bodoh, cocok nama kamu yang kamu sandang.
Kamu nggak akan ngerti tentang Islam, karena ilmu kamu cuma sampe di kristen, jadi jangan komentar lagi ya!!! nanti kepalamu yang bisa terpenggal!!!
@Hamdani.
Jangan mentang-mentang kubiarin kau nulis apa aja, makin suka-suka kau aja kuliat. Jgn kau bawa-bawa Islam ah… Gak nyambung ama bahasa kau yang jauh di bawah kualitas residivis kasus mutilasi!
Mulai sekarang, komentar kau akan kuhapus kalau masih asal nyembur kayak gitu, biar agak ngerti kau sikit apa arti kata dipenggal. Liat darah aja kau mau pingsan, sok-sok mau menggal kepala orang pulak.
Mau kuketawai, kau nggak cukup lucu. Mau kubenci, kau itu sebenarnya menyedihkan. Mau diajak diskusi, pikiran kau tertutup.
Perusak citra Islam seperti Geert Wilders yg membuat film Fitna tidak seberapa berbahaya, karena dari awal orang tahu, niat dia memang menghancurkan citra dien yang dibawa Sang Rahmatan lil ‘Alamin itu. Jauh lebih bahaya kau sebenarnya, karena orang serta merta percaya, kau itu sungguh seorang pembela Islam, dan kaulah representasi ajaran Islam, yang lantas mereka pahami sebagai doktrin yang keras, kaku, doyan main penggal (padahal takut liat darah), tertutup untuk diskusi, pokoknya persis seperti yang ingin digambarkan si Wilders itulah.
See? Ada dua kemungkinan setelah kau baca ini. Kau lantas sadar sudah menjadi jamaah pembenar dan pendukung kampanye hitam si Wilders itu. Kedua, kau masih teruskan main komen seperti itu, yang membuktikan kau itu memang kader si Wilders yang militan.
Bagaimanapun, aku berharap yg terjadi adalah kemungkinan pertama. Soalnya, seperti kata komentator Satria Umar Hamid baru saja, sudut pandang berbeda adalah syarat mutlak bagi terjadinya diksusi.
Jujur, komen ini sudah saya edit, karena sebelumnya saya sempat agak Es Mosy dgn menyatakan akan memblok komen dengan nick Hamdani dan IP yg digunakannya.
Saya punya usul, @ Nesia/Toga/dll,
biarkan saja si Hamdani berikan komentar2nya, biar suasananya hidup,
kalau saling dukung komentar, nanti malah nggak rame.
horas….
Walah, jadi rame disini ya lae?
Emang gue pikirin,
nggak ada ruginya buat gue.
silakan sepenuhnya menyanjung kristen nesia, toga dan konco2nya. semoga kalian masuk surga nasrani.
dan mendapat penghargaan dari paulus dan theresia.
@Satria.
Yup, makasih sudah mengingatkan, Saudara. Horas juga!
@Dana.
Hehehe… Namanya juga belajar berdiksuksi, Silih. Uga kabarndu?
@Hamdani.
Tuh kan. Aku tak minta disanjung, kawan. Banyak komen yg menolak mentah-mentah ide yg kutulis, malah kupajang jadi Comment of The Week, bahkan kuangkat jadi posting tersendiri.
Misalnya, ada sahabat komentator dgn nick Ryan Sinurat – ada juga versi Non Ndeso-nya: Shinu Raz
– yg bahkan sampai menyampaikan kebingungannya, apakah aku ini Islam, Kristen, atau tak yg manapun. Walau menentang keras pemikiranku, dia ngga pernah misalnya ngancam mau menggal kepalaku, ancaman yg sedikitnya sudah tiga kali kau sampaikan untukku.
Dengan berpanjang lebar aku malah menulis posting yg dedicated untuknya, dan hingga saat ini kami jadi rekan diskusi yg asyik, walau lebih sering berbeda pemikiran.
Kitu atuh maksutna, Kang Hamdani.
Yang menolak komen-ku itukan ya kamu-kamu juga, cuma namanya saja ganti2 biar seru kali??
Saya nggak pernah membenci orangnya baik itu beragama kristen apalagi beragama Islam, tapi masalah keyakinan tidak ada kompromi. toleransi antar umat beragama boleh saja tapi toleransi beragama saya tidak sepaham.
Teman-temankupun banyak yg beragama kristen dll. hubungan persahabatan kami baik2 saja, selagi meraka tidak menggangu baik fisik maupun perasaan. tapi saya TIDAK PERNAH MEMBENARKAN keyakinan mereka.!
Satu lagi ya Nesia? tolong dicabut tuduhan keji kamu terhadap saya. karena itu sangat tidak berdasar.
Mana bahasa kamu yang katanya mengaku sangat bijak, tetapi tuduhan kamu itulah yang mencerminkan siapa kamu sebenarnya, yang bermuka dua. bisa nggak disamakan dengan penghianat?
@Hamdani
Komenmu yg terakhir ini kan udah agak enak membacanya, dan pesan yg mau disampaikan pun bisa ditangkap jelas. Bersahabat yes, kompromi keyakinan, No Way.
Trus soal nama, aku klarifikasi, aku memang pake Nesia, yg otomatis muncul kalau saya login ke dashboard wordpress, dan Toga kalo ngga login.
Kawan semua yang dikasihi TYME, hidayah terkadang tidak bisa kita raih oleh diri kita sendiri sekalipun, oleh karena itu iman pun seperti gelombang dilaut, terkadang naik terkadang turun, apalagi hidayah kita harapkan dan terkadang rada memaksan kepada orang lain, Rasulpun sudah ditegur Allah untuk perkara hidayah ini. Jadi yang bisa kita lakukan adalah terus membenahi, meningkatkan iman, sambil berdakwah dengan cara yang paling baik. Jangan sampai Rasul dan Tuhannya direndahkan gara2x ulah kita. Kita tidak punya kepentingan sedikitpun dengan orang lain, mau beriman ataukah tidak, yang penting martabat dan kebesaran Rasulullah tetap kita junjung tinggi agar Allah berkenan memberikan syafaatnya kepada seluruh alam, dan bagi yang beriman diakhirat kelak. Jangan sampai terbalik. Maksud hati hendak berdakwah tapi berakibat nama Rasulullah dicaci, direndahkan bahkan dibanding2x kan dengan budayawan lain. Na’udzubillah. Allah sangat dekat dengan rasulnya, jangan memancing murka Allah dengan merendahkan nama Kekasihnya. Kalau ini yang terjadi lebih baik tidak usah berdakwah, luka hati ini kalau Rasulullah disinggung tidak pada tempatnya, dan yang lebih sakit adalah kita tidak bisa berbuat apa2x untuk merubah keyakinan orang lain. Kawan2x semua, sudah sangat jelas perbedaan Hitam dan Putih bagi yang melihat, untuk apa kita mengorbankan nama Rasulullah untuk meyakinkan orang yang buta warna. Sampai kiamat pun tidak perna bisa. Jadi cukup sudah kita merendahkan, mencela, agama orang lain kalau diskusinya tidak sehat.
Wassalam
@ hamdani
“”@ mbahlul artinya mbahnya bodoh, cocok nama kamu yang kamu sandang.
Kamu nggak akan ngerti tentang Islam, karena ilmu kamu cuma sampe di kristen, jadi jangan komentar lagi ya!!! nanti kepalamu yang bisa terpenggal!!!”"
ya.yang waras ngalah deh(biasanya tong kosong nyaring bunyinya).inilah enaknya jadi orang kristen,mudah sekali untuk memaafkan dan tidak perlu menghakimi dan caci maki.
ada yang bisa kasih tahu ngak si hamdani ini islam tipe apa ya.apa mewakili yg di film fitna nya orang belanda.kalau di indonesia sudah banyak yang kayak gini.wah ….hiiiiii….ngeri…………
Allah adalah kasih. Kebenaran yang pada akhirnya akan berbicara. Dan Tuhan Yesus adalah satu-satunya jalan dan kebenaran dan hidup. DIA tidak dilahirkan dari daging, melainkan oleh Roh Kudus.
Kasih artinya tidak ada perdebatan, tidak ada kebencian, tidak ada perselisihan, tidak ada kedengkian, tidak ada permusuhan, tidak ada kepentingan diri sendiri. Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, kasih itu tidak memegahkan diri dan tidak sombong, kasih itu tidak cemburu/dengki/iri hati, kasih itu tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, kasih itu menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu dan sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tak berkesudahan.
Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Oleh karena itu keselamatan adalah KASIH KARUNIA ALLAH dan bukan usaha manusia.
Seseorang bisa berkata “Yesus adalah Tuhan”, karena Roh Allah ada di dalam orang tersebut.
Roh Allah tinggal pada setiap orang yang mau membuka hati dan meminta Yesus menjadi Tuhan dan JuruSelamat dalam hidupnya, maka Roh Penolong akan masuk ke dalam hidupnya untuk memimpin dan menyertai orang tsb., juga untuk memberitahukan hal2 yang tidak bisa dipahami dengan pikiran manusia saja.
Kebenaran bukanlah suatu kebenaran sampai dibuktikan Kebenaran. DIA yang tidak berbuat dosa telah dibuat menjadi dosa, supaya kita dibenarkan oleh Allah dan didamaikan kembali hubungan kita dengan Allah.
Orang yang berkenan di hadapan Tuhan adalah bukan orang yang berseru “Tuhan.. Tuhan..” yang akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan mereka yang melakukan kehendak Bapa-Ku (Allah) yang di Sorga. Apa kehendak Allah? Supaya semua orang diselamatkan.
hehehehe..setuju ama om mbahlul.tipe2 org seperti hamdani ini mungkin yg diungkit di film fitna.nih org paling simpatisan setia ormas FPI.sembarang bacot dan bertindak dengan membawa nama ALLAH,model yg kyk gini bikin jelek nama Islam itu sendiri, maunya membela tapi terlalu memaksakan kehendak pada orang laen.tapi, org model kyk hamdani gini malah bikin wa rindu buka blog na si nesia karna jawaban dia selalu bikin wa berkata;
“Ya ALLAH, ampunilah org ini,yg merasa hidupnya lebih suci dan menghakimi sesamanya manusia”
smoga om hamdani makin sering nongol di blog ini dan memberi komen “suci”nya.hidup hamdani!!!Haleluya!!!
saya mempunyai pertanyaan buat orang kristen.kalau memang kalian menganggap agama kalian yang benar,mengapa pada kitab injil selalu mengalami revisi dan revisi?sebenarnya siapa yang harus direvisi?kitab tuhan atau pemikiran anda?apakah ada didalam injil kalimat yang menyatakan bahwa yasus adalah tuhan atau yesus mengakui dirinya tuhan?bagaimana mungkin kalian menuhankan manusia yang juga lahir dari rahim manusia,walaupun keadaanya berbeda tapi toh adam juga diciptakan tanpa ayah dan ibu?
Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul Allah.Allah tidak beranak dan tidak diperanakan.
islam dan kristen pada hakikatnya memang mirip.
bukankah justru kedatangan nabi muhammad untuk menyempurnakan ajaran nabi isa?
heh orang bodoh,yang sudah siap masuk neraka, banyak bicara loo
for mbahlul :
sekedar pengumuman,
sebenarnya aliran ahmadiyah bukan islam karena mereka mengakui adanya nabi setelah nabi Muhammad SAW yaitu mirza ghulam ahmad, dengan adanya pengakuan mereka itu maka islamnya batal. salah satu yang dipermasalahkan itu ahmadiyah memakai simbol2 islam. seharusnya klau mereka ingin mendirikan agama baru agak gentlemen dong sedikit, bikin yang beda.
dari sini dapat dilihat adanya niat jahat dari luar islam yang menghancurkan islam dari dalam.
mudah2an mengerti, tambah info dari luar!
harapan saya untuk toga/nesia :
saya ndak mngerti dg maksud pembuatan blog ini!
saya masuk kesini
karna judul yg kamu buat!!
AGAK BODOH.
coba sebutkan satu ayat dalam Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa agama kristen benar???
sebenarnya kamu ini islam atau kristen???
jangan2 kamu ini ingin menghancurkan islam dengan jalan yang kurang clear???
Alias penipuan/pura2 islam.
dalam ayat injilkan yang model ini kan boleh (menipu):
saya dengar lagsung dari pastor
klau ndak salah bacaan ayatnya :
jadilah selicin ular, selincah merpati ……….(ntah lah lupa) tapi yang penting konotasinya buruk.
jadi judulnya diganti lagi!!! ok.
for sabira
kalau ngak salah ahmadiyah udah ada di indonesia sejak jaman kemerdekaan,dan sudah berbadan hukum resmi dan pengikutnya udah banyak serta kitab nya dan hadits sama dengan islam dan punya tempat ibadah nya sama juga yaitu mesjid dan pengikutnya juga mengaku islam.koq baru sekarang jadi masalah? padahal di luar negri juga ada ahmadiyah yg umurnya jauh lebih tua lagi.dan tidak di bilang sesat.harusnya kalau sesat berlaku internasional bukan cuma di indonesia.
terus yang di maksud ada niat jahat dari luar yang mau menghancurkan islam dari dalam itu siapa???
tanya kenapa?????????????????????????????????/?
kenapa kristen dgn islam banyak kesamaan?
jawab :
karena islam adalah agama penyempurna bagi agama-agama sebelumnya…..
mohon maaf sebelumnya……
kristen itu banyak dirubah oleh orang roma,jd kristen bukan agama yg utuh lagi…..
injil yg asli terkubur dilaut mati….
di bawa oleh seseorang(barnabas) yg terbunuh..
sebelumnya saya tdk bermaksud menyudutkan..
karena agama adalah bukan individu terhadap individu yg lain ataupun kelompok,melainkan individu dg tuhan
-kenapa si setiap ada patung/gambar jesus dibelakangnya ada bulatan matahari…..?
-kenapa si kalu di PERJANJIAN LAMA makan babi itu dilarang,sedangkan di PERJANJIAN BARU dibolehkan?
-kenapa si Orang kristen tdk di khitan,padahal diharuskan untuk di khitan?
-kenapa si seOrang pastor tdk boleh menikah?
-kenapa si KRISTEN tdk mengakui Muhammad sbg NABI?
-kenapa si koq kLu orang bertaubat / melakukan penebusan dosa harus lewat pastor..kenapa tdk sendiri aja langsung memohon kepada tuhan?
-tanggal 25 desember itu bukannya hari kelahiran dewa matahari yang disembah oleh orang ROMA…,yang kemudian dirubah menjadi hari kelahiran jesus?
@mbahlul & bowo.
menurut saya jangan memancing emosi Bung Hamdani lagi, karena kayaknya Hamdani lagi males komentar nih.
Untuk Hamdani teruskan komentarmu yang positif agar suasana agak seger lagi.
for mbahlul :
penganut ahmadiyah dilarang naik haji ke Mekkah, dengan adanya indikasi ini salah satu bukti bahwa ahmadiyah aliran sesat internasional.
dengan adanya ahmadiyah diluar negri yang penduduknya bukan mayoritas muslim, ini yang akan jadi masalah bagi kita (muslim) karna orang kira (non muslim) islam itu memang model aliran ahmadiyah, padahal aliran ahmadiyah bukan islam kalau kata kasarnya sudah masuk kafir2.
dengan adanya gejolak2 pembubaran ahmadiyah ini mudah2an membuka mata masyarakat akan kesesatan ahmadiyah ini.
klau dapat izin waktu dulu, namanya juga zaman antah barantah, pemimpin kita waktu itu banyak yang agama samar2!!
jadi klau mengeluarkan keputusan kurang pakai otak.
salah satu contoh yang menghancurkan dari dalam
seperti yang punya blog ini pura2 masuk islam.
jadi orang belanda juga dulu pusing2 tujuh keliling bagaimana menghancurkan negri muslim dinusantara, jadi pura2 aja lagi masuk islam baru mengeluarkan pikiran2 kotornya kepada generasinya. contoh dalam menghancurkan aceh.
saya tambah dilain waktu!!! ok
@ sabira
“jadi orang belanda juga dulu pusing2 tujuh keliling bagaimana menghancurkan negri muslim dinusantara,”
waduh semakin kelihatan aslinya nih???!!!.sejak kapan nusantara ini negara muslim.lain kali keliling deh sekali-kali di nusantara ini.
aceh kan hancur karena tsunami siapa yg disalahkan lagi?
kalau ahmadiyah sesat koq pengikutnya banyak sekali dan tambah banyak,kan mereka juga belajar quran dan hadits.aneh juga kalau sumber kitab nya sama bisa saling menyesatkan.coba ditanya ke kelompok ahmadiyah pasti islam yg lain pada sesat semua.kalau gitu penonton bingung yg benar yg mana?
“salah satu contoh yang menghancurkan dari dalam
seperti yang punya blog ini pura2 masuk islam.”
yg ini bang toga yg comment deh.
saYa adlh seorang mouslim
sya ska bca tulisn anda
setiap orng berhk memilih agama masing2, pi nggak jga dilarang untuk mencari tau mna agama yg bnar.
jauh ini yg blum saya kethui
kristen mmpunyai banyak tuhan..
dn menganggap isa adalah anak tuhan yg disalib untuk menebus dosa umt na.
mengapa umat kristn menyembah anak tuhn????
meengpa umat kristen menyembah seorang manusia???yg jga bsa mati.
kalau mmng isa d salib mengapa umat kristen menympah patung trsebut,seharusnya umat kristn membakar tanda salib karena tlah mmebuat isa mninggal d situ?????
klo bsa d jwab iia????
Terus terang, udah agak mulai “capedee” aku baca komen yg cenderung mencela agama orang lain…
Napa ya, ga ada gitu yg tergerak berkomentar semacam ini:
Aku punya agama yg sempurna, satu-satunya agama yang benar di seluruh alam semesta, tapi kok aku tak kunjung jadi orang yang bermanfaat ya, bagi dunia, atau bagi satu nyawa saja. Malu jadinya sama Tuhan, yang memilihku mendapat petunjuk, tp perilaku dan cara berpikirku tetep aja mirip orang yang sesat.
Maksudnya, kok ga malu gitu ya, ngaku punya agama tersempurna di dunia, tp tak sebaris pun sejarah mencatat hal manis tentang dirinya; kemarin, kini, atau sampai kapanpun!
Sementara kafir-kafir itu, domba-domba tersesat itu, terus dan terus berkarya, membuat hidup seluruh umat manusia semakin mudah dan mudah.
MALUUUUUU DIKIIIIIIIIIIIT AJA, NAPA SIH?
Itukan Dogmatis dari ajaran paulus di Roma, yang berkesinambungan hingga ke Pastor-pastor anda saat sekarang ini, bukan ajaran dari Nabi Isa Ass sendiri!
untuk elsa
kalau pingin tahu banyak tentang kristen coba aja di cari di faithfreedom (ketik aja di google) atau langsung aja ke website nya orang kristen,gitu aja koq repot.
saya setuju sama nesia nih,mantafb abis deh.
di forum ini bukan cari tahu siapa yg paling benar.tapi bisa ngak menghargai nyawa/hidup sesamanya (toleransi gitu kale).
jadi maluuuuuuu banyak nih…
Horas lae.. !!!
Agak panas juga bah mata dan pikiranku ketika baca kalimat “…salah satu contoh yang menghancurkan dari dalam
seperti yang punya blog ini pura2 masuk islam..”
Bah…???
ada pa ini?? saya pernah juga baca berbagai berita dan artikel tentang “penyamaran2 ini. Tapi saya tetap ragu kalao lae naingolan seperti itu.
Apa benar begitu lae Nainggolan???
(Sepertinya tak perlu dijawab ya?)
Saya percaya lae Nainggolan. Tujuan Lae nainggolan membuat forum ini bukan untuk memecah belah. tapi untuk saling bertukar pikiran sehingga terbuka pikiran kita yang kadang2 seenaknya sendiri berbicara seperti tak menggunakan pikiran.
Ya kan lae Nainggolan? Semakin hari semakin seru. Tapi kata “seru” bukan dalam arti berkelahi dan bertengkar tak tentu arah tentunya.
Horas Bangsa Batak di seluruh Dunia..
Lho…masih ribut to…ealah tak kiro wis mari…
weleh lah kok diskusinya tambah belok kemana mana neh…Bang Toga..ditutup sajalah..ribut melulu pusing. Bentar lagi BBM naik lho, listrik juga. Ini DPR juga masih otot ototan sama KPK..weee tambah ruwet. ayo urunan urunan buat bantu sodara sodara kita yang gak bisa beli gas 13rban..
Waaa lah aku kok maleh gendheng ngene rek…
sebagai muslim…..
saya menghormati agama2 diluar islam….
“bagi ku agama ku,bagi mu agama mu”..
tdk boleh saling mencela….
kepercayaan tdk boleh di paksa….
buat lae nainggolan,belajar agama jgn setengah2 ya lae ku….
jika benar, kenapa takut? Jika takut, biasanya tidak benar! benar begitu lae? Yang benar, tidak perlu merasa tersaingi, apalagi merasa terancam oleh yang tidak benar. Sebab sudah BENAR, kenapa jadi ragu2???? Kebenaran menurut versi manusia, beda dengan kebenaran MUTLAK Tuhan. Iman dan kebenaran sungguh berbeda. Akankah kita terjebak pada pola, diatas yang benar ada yang lebih benar? Adakah, diatas iman, ada yang lebih iman? Apakah sudah menjamin seseorang beriman pada hal yang diyakininya benar, akan tidak jatuh ke dalam dosa? Apakah seseorang yang (katanya) beriman, sungguh2 sudah tidak melakukan dosa lagi (sengaja atau tidak sengaja, disadari atau tidak)???? Apakah jika kita sudah benar2 yakin, dengan iman, tentang kebenaran suatu agama, sudah cukup membuat kita menjadi dibenarkan????? Apakah jika kita sudah punya agama (yang kita yakin benar MUTLAK), lantas kita dibenarkan berbuat segala sesuatu (atas dasar pembenaran) untuk menyatakan kebenaran itu????? Pernahkah kita tahu, apa memang Tuhan berkenan atas segala hal yang kita anggap proses pembenaran itu sendiri???? Akankah Dia setuju jika kita membela kebenaranNya, dengan cara2 yang sesungguhnya secara nilai2 (moralitas, etika, nurani, budaya, akal sehat) sudah membuat kebenaranNya itu menjadi sangat manusiawi, tidak Ilahi??? Jangan2 kita sedang mencari pembenaran atas diri kita sendiri?? Sungguhkah Tuhan (yang BERKUASA, KUAT) begitu rapuh, sehingga membutuhkan kita untuk membela kebenaranNya??? Dia sungguh terlalu berkuasa, dan dan tidak membutuhkan pembelaan kita. Apakah kita yang terlalu angkuh, sehingga kita merasa mampu membela Dia??? Bukankah kita yang setiap berdoa, memohon perlindunganNya??? Adakah Dia meminta kita melindungiNya???????????????????????????? Siapakah aku, sehingga aku berhak menghakimi iman orang lain??? Tq Lae, semoga menemukan kebenaran yang sejati…
@Satria Umar Hamid
bukannya males komen tapi nggak sempat aja.
@ manusia on 25 April, 2008
-kenapa si setiap ada patung/gambar jesus dibelakangnya ada bulatan matahari…..?
Jawab: Gb matahari itu mungkin untk pemanis saja, kalau dibelakangnya gambar bulan bintang ya nggak cocok kali?
-kenapa si kalu di PERJANJIAN LAMA makan babi itu dilarang,sedangkan di PERJANJIAN BARU dibolehkan?
Jawab: Karna perjanjian lama itu banyak yang bertentangan dengan ajaran yang dianut orang2 kristen sekarang, namanya juga “perjanjian” pasti bisa dilanggar atau dirubah, sesuai kebutuhan.
-kenapa si Orang kristen tdk di khitan,padahal diharuskan untuk di khitan?
Jawab: mungkin pikir mereka takut anunya buntung!!!. Logikanya kalau orang makan duren itukan enaknya dikupas dulu!!!
-kenapa si seOrang pastor tdk boleh menikah?
Jawab: Karna nggak boleh nikah sama paulus, tapi kalau kawin, nggak tau ya?
-kenapa si KRISTEN tdk mengakui Muhammad sbg NABI?
Jawab: karena kalau mereka mengakui nabi berarti mereka sudah keluar dari agamanya.
-kenapa si koq kLu orang bertaubat / melakukan penebusan dosa harus lewat pastor..kenapa tdk sendiri aja langsung memohon kepada tuhan?
Jawab: Karena mereka mungkin sudah diberi wewenang menjadi penganmpun jamaahnya.
-tanggal 25 desember itu bukannya hari kelahiran dewa matahari yang disembah oleh orang ROMA…,yang kemudian dirubah menjadi hari kelahiran jesus?
Jawab: yah meleset dikit nggak jadi masalah bagi mereka?
@ nesia
yang meragukan keislaman kamu bukan saya aja kan?
@ mabahlul, bowo, nesia
apa nggak salah kalian mengatakan saya seperti Geert Wilders?
Apa nggak lebih cocok kalian yang seperti Geert Wilders?
nesia jangan dihapus ya komen saya ini? katanya bebas berinspirasi seperti orang2 denmark, canada, amrik dan sejenisnya yang dengan leluasa menghujat Islam dengan dalih kebebasan berekspresi.
mantap untuk @ ara ,setuju banget deh.yang benar biasanya ngak ada takutnya.biarpun cuma sedikit atau sendirian sekalipun.
si hamdani mulai comment,tapi kayaknya belum waras juga ya .jadinya yg waras ngalah lah .supaya ngak ketularan .untuk hiburan bolehlah.
si mbahlul tambah bego aja ya?
type kristen idiot ya kayak dia ini.
mbahlul artinya mbahnya bodoh, cocok nama kamu yang kamu sandang.
Kamu nggak akan ngerti tentang Islam, karena ilmu kamu cuma sampe di kristen, jadi jangan komentar lagi ya!!! nanti kepalamu yang bisa terpenggal!!!
@ hamdani said:kepalamu yang bisa terpenggal!!!
….is this the real moslem???(asli lho)
mbah aja biarpun orang kristen tidak memberi comment soal doktrin kristen. karena apa ? jawabnya :karena bukan di sini tempat ngejawabnya.gitu aja koq repot>/?!
kita maklum koq kalau yang model hamdani ini susah sembuhnya.jadinya yang waras terpaksa harus mengalah lagi aja deh.(apa perlu diladeni ya? ah nanti ketularan ngak waras lagi alias begonya para idiot,eh maaf keterusan.)
coba hamdani baca itu nasehat dari ara on 27 april 2008.baca baik-baik terutama bagian akhir, nah kalau udah waras kasih comment lagi ya? .soalnya kalau hamdani ndak comment sepertinya kurang hiburan di sini.
Untuk semua ,
Saya mau tanya nih….
Menurut kalian , siapakah yang lebih baik : Isa / Yesus atau Muhammad ?
Islam atau agama lain ( Kristen , Hindu , Budha dll ) yang sering bikin keributan , kekacauan , peperangan dll ?
for :mbahlul
dari comentnya, mbahlul ini kelihatan bodohnya
emangnya siapa bilang nusantara ini negara muslim???
rupanya teman kita yang satu ini (mbahlul) baru naik kelas 2 TK
jadi belum layak diajak ngomong
saran :
nikmati aja dulu masa kecilnya. OK
klau mau cari teman main kelereng, bukan disini!!
tanya aja sama yg punya blog ini.
jadi nampaknya mbahlul ini terlalu dipaksakannya dewasa, jadi ndak apalah diterangkan sedikit sejarah :
jadi sebelum sumpah pemuda
indonesia ini terdiri dari kerajaan2
diantara kerajaan itu, ada kerajaan2 islam
mis :
kerajaan ternate tidore, samudra pasai diaceh, dll
biasanya itu disebut negri muslim bukan indonesia/nusantara.
pertanyaan :
apakah dalam sejarah indonesia ada kerajaan kristen diindonesia???
mbahlul ini kelihatannya mengecilkan arti kerajaan2 islam dalam perang kemerdekaan!!!
klau ngomong2 kesana (sejarah) kita nanti
bisa2 mbahlul ini jadi pucak
karena ketahuan nenek moyangnya kebanyakan bencong
jadi ndak usah ngomong sejarahlah!!!
jadi pembicaraan cukup yg ringan2 aja. OK
for : nesia
udah ketahuan pikiran kotornya kan
udah jelas2 kristen
kok di bkin pula judul blog ini
“justru Setelah Jadi Muslim, Aku Tahu Kristen Itu Benar”
perlu diingatkan si nesia
sebenarnya judul yg kamu buat ini, ndak akan mempengaruhi orang islam
cuma akan menambah kekafiran kalian!!!
pas pertama saya membaca bacaan yang kamu buat itu udah tahu saya kamu itu kristen
ndak pernah masuk islam
for @ sabira
waduh belajar sejarahnya di mana ya? apa islam itu agama asli indonesia? (mungkin sekolahnya hanya di pondok pesantren aja kali ye)
kalau sekolah di sekolah nasional pasti tahu waktu SD di ajari sejarah masuknya islam di indonesia di jaman kerajaan hindu masih jaya.
apa mbah perlu cerita juga fakta sejarah mengenai tipu muslihat islam mendominasi nusantara.
@ sabira
Nggak usah ngeladenin si mbah bodoh itu, liat aja dia mulai ngaco2 ngomong fakta sejarah segala.
Coba belul fakta kayakmana yang kamu tau?
Horas Lae…
Saya Melihat Tulisan Sdr. Sabira, Mbahlul dan Hamdani mulai mendominiasi disini. Saya mulai tidak mengerti arah dari forum ini.
Untuk Lae Nainggolan, saya punya usul kalau komen2 yang telalu panjang gak usah di muat. Apalagi sampe mengkopy paste ayat2 Al Quran. Wah, repot sekali nampaknya.
Kalau saya tak salah menilai Blog ini mulai kehilangan “nyawa” sebenarnya yaitu membicarakan sesuatu dengan ringan tapi berbobot.
Untuk Apa komen2 yang panjang tak jelas tujuan dan arahnya.
Untuk saudara Hamdani, Mbahlul, Sabira sebaiknya kalau mau berdebat lebih banyak sebaiknya gunakanlah Email Masing2. Dari pada Saudara2 mengotori “halaman” orang…
Gimana?
Horas Bangsa Batak !!!
Saling mengasihilah kamu akan yang lain. Karena inilah hukum yang pertama dan yang terutama. Untuk apa kita selalu merasa lebih seorang akan yang lain,kita pinter seperti temen2 kita yang ada di sini kan semuanya udah pinter2 nich,,. kaya temen2 disini kan kayanya udah jadi pakar2 nich, punya keberanian yang sangat menonjol utk mempertahankan pendapatnya,, Tapi semuanya itu tidak ada harganya dimata Tuhan kalau didalam diri kita tidak punya KASIH. KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI KAMU MENGASIHI DIRIMU SENDIRI. TUHAN YESUS JUGA DATANG KE DUNIA, BUKAN MEMBAWA AGAMA, TETAPI TUHAN YESUS DATANG MEMBAWA KEHIDUPAN,KASIH,DAMAI SEJAHTERA SERTA KESELAMATAN.TUHAN MEMBERKATI YA.. AMIN.
joses,, siipp! it’s right. on fire terus ya…
Salam,
zackli
wahhh,,, gw jadi pengen kenal sm lo joses ya… lo itu singkat tapi padet ya,,,, Thanks ya…
kasih emang kayanya gw mesti belajar untuk lebih mangasihi lagi nih. Kasih itu sabar, rendah hati, lemah lembut, gw ga tau detainya sich,, tapi emang kasih itu kudu harus ada dalam diri kita.. apapun perbedaan kita. Makna kasih itu bener2 luar biasa.siapapun orangnya, kalo dia ga punya kasih,ga guna Bro!saling menjatuhkan satu dengan yang lain,pokoknnya dia orang kalo ga punya kasih ya hasilnya perpecahan. Makasih ya ka ryan, joses dan temen2 yang lain. Seneng gabung sama kalian. God Bless You all.
sorry baru liat situs ini. Ya uda dhe,, kita DAMAI. Kaya lagunye GIGI ntuh,,, Perdamaian.. perdamaian…^_^,, Siapapun kita bukan omongan kita yang diliat ame Tuhan.. tapi perbuatan kita Men.. ya gak?? ,,,,,,,,, PIsss… GBU.
Soal agama see sebenernya gak harus dipermasalahin,, yg jd mslah sejauh mana kepercayaan kamu terhadap Tuhanmu n gimana cara kamu berbakti padaNya dengan membalas smua kebaikannya ya ga??
Kita ini semua bersodara…tetapi klo menyangkut keyakinan tunggu dulu gw Islam bro…Islam diturunkan karena adanya kezaliman pada jaman sebelum Islam, untuk meluruskan apa yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Allah: Jauhi larangannya dan laksanakan perintahnya ini WAJIB Hukumnya…Nabiku Muhammad SAW menyadari hal ini dan manusia dilahirkan hanya untuk menyembah kepada sang pencipta..sang KHOLIK, tuhan itu Esa (satu) tidak diperanakkan dan tidak beranak, Nabiku Muhammad SAW dilahirkan pada jaman jahiliyah (baca sejarah) waktu itu sangat sedih melihat tingkah laku manusia yang telah jauh dari keyakinannya, menyembah berhala (berupa patung) yang mereka sendiri yg buat dari hasil karya tangannya..
Mengenai Judul di atas: Saya sangat memaklumi karena memang Kristen itu benar ada merupakan agama Nabi Isa (Yesus) dan ini ada pada Al-Qur’an kitab suci saya…Menurut saya Adanya pertentangan Islam VS Kristen karena masalah keyakinan.., Islam agama Damai…NO ANARKIS
Tambah satu lagi kayaknya nih orang yang ngajak bermusuhan, yaitu ryan shinu raz.
nggak usah ngancam ya? emang yg punya blog ini kamu? kalau nggak kamu aja yg nggak usah buka2 lagi blog ini.!
Judul diatas aja sudah jelas2 memancing perdebatan yg nggak sehat, kok malah protes dg yg ngasih komen?
for @ hamdani
senang mendengar komentar anda dan keingin tahuan fakta sejarah yg sebenarnya?!
ini bukan doktrin dan tidak mengada-ada,percaya atau tidak inilah fakta yg sudah tercatat.mbah senang kalau banyak anak pesantren yg pingin tahu banyak kayak hamdani ini.(baca sampai habis ya!!!)
Masuknya Islam ke Tanah Jawa ternyata menyimpan cerita yang sungguh luar biasa. Salah satunya terekam dalam Serat Darmo Gandhul yang kontroversial itu. Dalam serat yang aslinya berbahasa Jawa Kuno itu
dipaparkan perjalanan beberapa wali, juga hambatan dan benturan dng budaya dan kepercayaan lokal.
Penulis serat ini tak menunjukkan jati diri aslinya. Ada yang menafsirkan,
pengarangnya adalah Ronggo Warsito. Ia pakai nama samaran Ki Kalam Wadi, yang berarti rahasia atau kabar yang dirahasiakan. Ditulis dalam bentuk prosa dengan pengkisahan yang menarik. Isi Darmo Gandhul tentu saja mengagetkan kita yang selama ini mengira bahwa masuknya agama Islam di Indonesia dilakukan dengan cara damai tanpa muncratan darah, terpenggalnya kepala dan tetesan air mata. Kaburnya para pemeluk Hindu dan Budha ke berbagai wilayah, misalnya ke Pulau Bali, ke kawasan pegunungan dan hutan rimba, adalah salah satu pertanda bahwa mereka menghindari tindakan pembantaian massal oleh sekelompok orang yang ingin mengIslamkan P Jawa.
Terkait dengan kisah Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa, kebetulan saya ada terjemahan Serat Darmo Gandhul yang aslinya berbahasa Jawa Kuno. Yang saya kirimkan berikut ini adalah versi yang tidak lengkap, bersumber dari Tabloid Posmo terbitan Surabaya. Anda bisa baca dan menilai sendiri. Hanya agar lebih enak untuk dibaca, Posmo menyuntingnya disana-sini. Yang perlu dicatat, pembaca sendiri harus kritis menyikapi isi cerita yang mungkin amat tendensius ini.
Serat Darmo Gandhul pernah diterbitkan oleh Dahara Prize – Semarang
berukuran 15 cm x 15 cm. Berikut ini adalah tulisan tentang Serat Darmo Gandhul yang dimuat berseri di Tabloid Posmo terbitan Surabaya. Isi dari serat ini rasanya masih relevan dikaitkan dengan zaman sekarang, dimana mulai bermunculan kelompok fundamentalis Islam, terorisme yang mengatas namakan agama, dan juga kelompok-kelompok yang bermimpi untuk mendirikan kekhalifahan Islam di negeri ini, dan juga di negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Selamat membaca!
Tokoh2 terkait:
Para penulis :
- Darmo Gandhul – murid Ki Kalam Wadi
- Ki Kalam Wadi – penulis serat
- Raden Budi – guru Ki Kalam Wadi
Para pelaku :
- Prabu Brawijaya – Raja Majalengka (Majapahit), raja Majapahit
terakhir, yg dgn sedih harus menyaksikan kerajaannya dicabik2 oleh
puteranya, Raden Patah, yg melawan ayahnya yg dianggapnya ‘Budha
kafir kufur’.
- Putri Campa (Dwarawati? Dara Petak?) – permaisuri Prabu Brawijaya
dari Cina yg memperkenalkan Islam pada PB, yg kemudian disesali PB
- Sayid Rahmad – kemenakan Putri Campa (Sunan Ampel) yg diberi ijin
PB utk menyebar Islam di Jawa
- Sayid Kramat – Sunan Bonang, tokoh licik
yg mengakibatkan permusuhan antara PB dgn puteranya sendiri, Raden
Patah. Ialah yg mengajarkan Raden Patah utk membenci ayahnya yg
kafir. Sesuai dgn buku ’suci’ Islam :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pelindung-pelindungmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pelindung-pelindungmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. [9.24]
- Raden Patah (Babah) – putra Prabu Brawijaya, dikenal juga sbg Adipati
Demak/Senapati Jimbuningrat/Sultan Syah Alam Akbar Khalifaturrasul
Amirilmukminin Tajudil Abdulhamid Khak/Sultan Adi Surya Alam di
Bintoro. Putera lalim yg membawa kesengsaraan pada Majapahit &
akhirnya, tanah air kita ini.
(Di SMA, kami tidak pernah diajarkan bahwa kejatuhan Majapahit
sebenarnya diakibatkan oleh kerakusan seorang anak. Paling cuma
dikatakan : Majapahit vs Demak)
- Sunan Kalijaga : negosiator licik yg ingin merebut kembali hati PB
setelah RP menyesali perbuatannya. Sunan Kalijaga ini yg menarik PB
masuk Islam. Perbuatan PB ini kemudian dicela oleh tokoh bijak, Ki
Sabdapalon.
dll :
- Raden Kusen (Raden Husen/Raden Arya Pecattanda) – saudara kandung
Raden Patah (lain ayah)
- Ki Bandar – sahabat Sunan Bonang
- Bandung Bondowoso
- Nyai Plencing – dedemit
- Buta Locaya – raja dedemit (mantan Patih Sri Jayabaya)
- Ni Mas Ratu Pagedongan (Ni Mas Ratu Angin-Angin)
- Kyai Tunggul Wulung
- Kyai Patih
- Syech Siti Jenar
- Tumenggung Kertosono
- Sunan Giri
- Arya Damar – Bupati Palembang
- Patih Mangkurat
- Setyasena – komandan pasukan Cina Islam
- Bupati Pati
- Adipati Pengging
- Adipati Pranaraga
- Sabdo Palon
- Naya Genggong
Pada zaman dulu Majapahit (1292-1478) bernama Majalengka. Majapahit hanyalah kiasan. Bagi yang belum tahu ceritanya, Majapahit dianggap sebagai nama kerajaan.
Prabu Brawijaya adalah raja terakhir yang berkuasa. Ia menikah dengan Putri Campa yang beragama Islam. Putri inilah yang membuat Brawijaya tertarik Islam. Ketika sedang beradu asmara, sang putri selalu membeberkan keutamaan agama itu.
Setiap dekat sang prabu, tiada kata lain yang terucap dari Putri Campa
kecuali kemuliaan agama Islam. Tak lama kemudian datanglah kemenakan Putri Campa bernama Sayid Rahmad. Ia mohon izin menyebarkan ajaran Islam di Majalengka. Sang Prabu mengabulkan. Sayid Rahmad tinggal di desa Ngampeldento-Surabaya.
Banyak ulama dari seberang datang ke Majalengka. Menghadap sang prabu mohon izin tinggal di wilayah pesisir. Permohonan itu dikabulkan.
Akhirnya berkembang dan banyak orang Jawa memeluk agama Islam.
Perkembangan itu menempatkan seorang guru agama Islam tinggal di daerah Bonang, termasuk wilayah Tuban. Sayid Kramat namanya. Ia maulana Arab keturunan Nabi Mohammad Rasulullah.
Orang-orang Jawa banyak yang tertarik kepadanya. Penduduk Jawa yang tinggal di pesisir Barat sampai Timur meninggalkan agama Budha dan memeluk agama Islam. Di wilayah Blambangan sampai ke arah Barat menuju Banten pun banyak yang mengikuti ajaran Islam.
Agama Buddha telah mengakar di tanah Jawa lebih 1.000 tahun.
Menyembah kepada Budi Hawa. Budi adalah Dzat Tuhan. Sedangkan Hawa adalah minat hati.
Sang Prabu mempunyai seorang putra bernama Raden Patah. Ia lahir di Palembang dari rahim seorang Putri Cina (Puteri Campa ?). Ketika Raden Patah dewasa, ia menghadap kepada ayahnya bersama saudara lain ayah tetapi masih sekandung, bernama Raden Kusen (Husein ).
Sang Prabu bingung memberi nama putranya. Diberi nama dari jalur ayah, beragama Buddha, keturunan raja yang lahir di pengunungan. Dari jalur ibu disebut Kaotiang. Sedangkan menurut orang Arab, ia harus dinamakan Sayid atau Sarib.
Sang Prabu memanggil patih dan abdi lain untuk dimintai pertimbangan.
Sang patih pun berpendapat, bila mengikuti leluhur kuno, putra sang Prabu itu dinamakan Bambang. Tetapi karena ibunya orang Cina, lebih baik dinamakan Babah, yang artinya lahir di tempat lain. Pendapat patih ini disetujui abdi yang lain. Sang Prabu pun berkata kepada seluruh pasukan bahwa putranya diberi nama Babah Patah.
Sampai saat ini, keturunan pembauran antara Cina dan Jawa disebut Babah. Meski tidak menyukai nama pemberian ayahnya itu, Raden Patah takut untuk menentangnya.
Babah Patah kemudian diangkat menjadi Bupati di Demak. Ia memimpin para bupati di sepanjang pantai Demak ke Barat. Ia dinikahkan dengan cucu Kyai Ageng Ngampel.
Babah Patah tinggal di desa Bintara, Demak. Babah Patah telah beragama Islam sejak di Palembang. Di Demak ia diminta untuk menyebarkan agama Islam. Raden Kusen diangkat menjadi Adipati di Terung, dengan nama baru Raden Arya Pecattanda.
Ajaran Islam makin berkembang. Banyak ulama berpangkat mendapat gelar Sunan. Sunan artinya budi. Sumber pengetahuan tentang baik dan buruk.
Orang yang berbudi baik patut dimintai ajarannya tentang ilmu lahir batin.
Pada waktu itu para ulama baik budinya. Belum memiliki kehendak yang jelek. Banyak yang mengurangi makan dan tidur.
Sang Prabu Brawijaya berpikir, para ulama bersarak Budha itu mengapa disebut Sunan. Mengapa juga masih mengurangi makan dan tidur.
Pada waktu itu sunan Bonang akan pergi ke Kediri, diantar dua sahabatnya. Di utara Kediri, yakni di daerah Kertosono, rombongan terhalang air sungai Brantas yang meluap.
Sunan Bonang dan dua sahabatnya menyeberang. Tiba di timur sungai, Sunan Bonang menyelidiki agama penduduk setempat. Sudah Islam atau masih beragama Budha .
Ternyata, kata Ki Bandar, masyarakat daerah itu beragama Kalang, memuliakan Bandung Bondowoso. Menganggap Bandung Bondowoso sebagai nabi mereka. Hari Jumat Wage wuku wuye, adalah hari raya mereka. Setiap hari itu, mereka bersama-sama makan enak dan bergembira ria.
Kata Sunan Bonang, ” Kalau begitu, orang disini semua beragama Gedhah. Artinya, tidak hitam, putih pun tidak. Untuk itu tempat ini kusebut Kota Gedhah.” Sejak itu, daerah di sebelah utara Kediri ini bernama Kota Gedhah.
Tak Setuju Serbu Majapahit, Syech Siti Jenar Dibunuh
Source : Posmo No. 3 – 1 April 1999
Prabu Brawijaya amat murka ketika mendapat laporan sang patih tentang adanya surat dari Tumenggung di Kertosono, yang memberitahukan bahwa telah terjadi kerusakan di wilayah itu akibat ulah Sunan Bonang. Segera ia mengutus Patih ke Kertosono, meneliti keadaan sebenarnya. Setelah tiba, sang patih melaporkan semua yang telah terjadi. Namun, ia tak bisa menemukan Sunan Bonang, karena telah mengembara tak tahu kemana.
Berikut babak lanjutan dari Serat Darmogandhul.
Saking murkanya, Prabu Brawijaya mengharuskan semua ulama Arab yang ada di Pulau Jawa pergi. Hanya di Demak dan Ngampelgading saja yang diperbolehkan tinggal dan menyebarkan agama Islam. Apabila menolak akan dibunuh.
Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh patihnya, karena ulama Giripura telah tiga tahun tidak menghadap untuk menyampaikan upeti, bahkan mendirikan kerajaan sendiri. Sedang ulama santri Giri punya gelar yang melebihi sang Prabu. Maka, diseranglah Giri hingga kocar-kacir.
Menyadari kekeliruannya karena tidak menghadap Majalengka, Sunan Bonang mengajak Sunan Giri ke Demak. Di sana, mereka menyatu dengan pasukan Adipati Demak (putera PB alias Raden Patah) dan mengajak menyerbu ke Majalengka.
Kata Sunan Bonang (Muslim tulen yg penuh akal bulus itu),
kata sunan bonang:
” Ketahuilah, kini saatnya kehancuran kerajaan Majalengka yang telah berumur 103 tahun. Menurut pertimbanganku, kamulah yang berhak menjadi Raja. Rusaklah Kraton Majalengka dengan cara halus.
Jangan sampai ketahuan. Menghadaplah ke Ayahandamu pada acara Grebeg Maulud dengan senjata perang. Ajaklah seluruh Bupati dan para Sunan beserta bala tentaranya.”
Provokasi
Adipati Demak yang memang putra Prabu Brawijaya semula tidak mau mengikuti saran Sunan Bonang.
cuplikan:
” Saya takut merusak negeri Majalengka. Melawan ayah, apalagi melawan seorang raja yang telah memberikan kebahagian dan kebaikan di dunia. Kata kakek saya di Ampelgading, saya tidak boleh melawan ayahanda meski beragama Budha atau pun kafir.”
Mendengan jawaban demikian, Sunan Bonang berkata,
cuplikan:
” Meskipun melawan ayah dan raja, tidak ada jeleknya kerena dia kafir. Merusak kafir tua kamu akan masuk surga.
Kakekmu itu santri yang iri, gundul dan bodoh tak bernalar. Seberapakah pengetahuan santri Ngampelgading. Anak kelahiran Campa tak mungkin menyamaiku, Sayid Kramat, Sunan Bonang yang dipujikan manusia sedunia, keturunan rasul anutan semua umat Islam.
Meski kamu dosa, toh hanya kepada satu orang. Tetapi, semua manusia se Jawa masuk Islam. Hal demikian, alangkah banyaknya pahala yang kau terima.
Tuhan masih cinta kepadamu. Sesungguhnya, orang tuamu itu menyia-nyiakan dirimu. Buktinya, kamu diberi nama Babah. Babah itu artinya tidak baik. Hidup hanya untuk mati. Benih Jawa yang dibawa Putri Cina. Maka ibumu diberikan kepada Arya Damar, Bupati Palembang, orang keturunan raksasa. Itu memutus cinta namanya. Ayahmu tetap berhati tidak baik.
Karena itu, balaslah dengan halus. Pokoknya jangan kelihatan. Dalam hati, isaplah darahnya, kunyahlah tulangnya.”
Kemudian, Sunan Giri (juga seorang Muslim tulen yg penuh dgn akal bulus) menyambung,
cuplikan:
” Aku tidak berdosa, dicari ayahmu didakwa mendirikan kerajaan karena aku tidak menghadap ke Majalengka. Katanya, bila aku tertangkap akan diikat rambutku dan disuruh memandikan anjing.
Banyak orang Cina yang datang ke Jawa. Di Giri banyak yang ku-Islamkan. Sebab, menurut Qur-an, bila meng-Islamkan orang kafir, kelak mendapatkan surga.
Kedatanganku ke sini untuk minta perlindunganmu. Aku takut kepada patih dan ayahmu yang sangat benci kepada santri yang suka berzikir.
Katanya, sakit ayan pagi dan sore. Bila kamu tidak membela, rusaklah agama Islam ini.”
Jawab sang Adipati Demak,
cuplikan:
” Ayahanda memburu tuan itu betul. Karena tuan Sunan mendirikan kraton. Tidak menyadari bahwa hal itu harus tunduk perintah raja yang lebih berkuasa. Maka, sudah sewajarnya bila diburu, dihukum mati, karena Sunan tidak menyadari makan minum di Pulau Jawa.”
Namun, Sunan Bonang berkata lagi,
cuplikan:
“Jika tidak kau rebut sekarang, kau akan rugi. Setelah ayahmu turun, tahta itu tentu bukan untukmu melainkan diserahkan kepada Adipati Pranaraga karena dia putra paling tua. Atau kepada menantunya, Ki Andayanigrat di Pengging.
Kamu anak muda, tidak berhak menjadi raja. Mati melawan kafir mati sabilillah, mati menerima surga. Sudah biasa bagi orang Islam dalam melawan orang kafir. Aku sudah tua, ingin menyaksikan dirimu menjadi raka, merestui kedudukanmu sebagai raja di Jawa, memimpin rakyat Jawa, memulai agama suci, dan menghilangkan agama Budha.”
Panjang lebar nasihat Sunan Bonang agar Adipati Demak bangkit amarahnya, dan mau merusak Majalengka. Bahkan, diberi contoh kisah-kisah nabi yang mau melawan orang tuanya karena kafir.
Syech Siti Jenar Dibunuh
Singkat cerita, tak lama kemudian para sunan dan bupati di pesisir utara
datang semua ke Demak. Berkumpul untuk mendirikan masjid. Kemudian sembahyang bersama di masjid yang beru didirikan. Usai sembahyang pintu masjid ditutup.
Sunan Bonang berkata kepada semua yang hadir di situ, bahwa Bupati Demak akan dinobatkan sebagai raja dan akan menggempur Majapahit.
Bila semua setuju akan segera dimulai. Semua sunsn dan bupati setuju.
Hanya Syech Siti Jenar yang tidak. Maka, Sunan Bonang marah dan menghukum mati Syech Siti Jenar. Yang disuruh membunuh adalah Sunan Giri.
[Satu lagi tindakan Islami para Sunan yg mencontoh kelakuan nabi! Bunuh mereka yg tidak sepaham dgnmu, karena itu dianggap melawan nabi dan melawan Islam]
Setelah sepakat, Adipati Demak diangkat menjadi raja menguasai tanah Jawa bergelar Senopati Jimbuningrat dengan patih dari atas angin bernama Patih Mangkurat.
Esok harinya, Senopati Jimbuningrat bergegas dengan perangkat senjata perang berangkat menuju Majapahit diiringkan para sunan dan bupati.
Berjalan berarakan seprti Grebeg Maulud. Semua pasukan tak ada yang mengetahui tujuan itu selain para tumenggung, para sunan dan para ulama.
Sunan Bonang dan Sunan Giri tidak ikut dengan alasan telah lanjut usia.
Keduanya hanya akan salat di dalam masjid dan merestui perjalanan.
Bagaimana cerita di perjalanan tidak dijelaskan panjang lebar.
PERANG MAJAPAHIT vs DEMAK
Alkisah, sepulang dari Giri, sang patih melaporkan hasil penaklukan terhadap Giri yang dipimpin oleh orang Cina beragama Islam bernama Setyasena. Ia membawa senjata pedang bertangkai panjang. Pasukannya berjumlah tiga ratus yang pandai bersilat dengan kumis panjang berkepala gundul, berpakaian serba seperti haji.
Dalam berperang mereka lincah seperti belalang. Sementara pasukan Majapahit menembaki. Akibatnya, pasukan Giri tampak jatuh berjumpalitan tidak mampu menerima peluru. Senapati Setyasena menemui ajal.
Pasukan Giri melarikan diri ke hutan dan gunung. Sebagian juga berlayar dan lari ke Bonang dan terus diburu oleh pasukan Majapahit. Sunan Giri dan Sunan Bonang yang ikut dalam perahu itu dikira melarikan diri ke Arab dan tidak kembali ke Majapahit.
Maka Sang Prabu memerintahkan patih untuk mengutus ke Demak lagi, memburu Sunan Giri dan Sunan Bonang karena Sunan Bonang telah merusak tanah Kertosono. Sedangkan Sunan Giri telah memberontak, tidak mau menghadap raja, bertekat melawan dengan perang.
Sang Patih keluar dari hadapan Raja untuk kemudian memanggil duta yang akan dikirim ke Demak. Tetapi, tiba-tiba datang utusan dari Bupati Pati menyerahkan surat terkenal (Menak Tanjangpura), mengabarkan bahwa Adipati Demak Babah Patah telah menobatkan diri sebagai Raja Demak.
Sedangkan yang mendorong penobatan itu adalah Sunan Bonang dan Sunan Giri. Para Bupati di Pesisir Utara dan semua kawan yang sudah masuk Islam mendukung. Raja baru itu bergelar Prabu Jimbuningrat atau Sultan Syah Alam Akbar Khalifaturrasul Amirilmukminin Tajudil Abdulhamid Khak, atau Sultan Adi Surya Alam di Bintoro.
Pasukannya berjumlah tiga puluh ribu lengkap dengan senjata perang, terserah kepada Patih cara menghadap kepada raja. Surat dari Pati itu bertanggal 3 Maulud tahun Jimakir 1303 masa kesembilan wuku Prabangkat. Kyai Patih sedih sekali, menggeram sambil mengatupkan giginya.
Sangat heran kepada orang Islam yang tidak menyadari kebaikan sang raja. Selanjutnya, kyai patih melapor kapada raja untuk menyampaikan isi surat itu.
Mendengan laporan patih, Sang Prabu sangat terkejut. Diam membisu, lama tak berkata. Dalam hatinya sangat heran kepada putranya dan para Sunan yang memiliki kemauan seperti itu. Mereka diberi kedudukan akhirnya malah memberontak dan merusak Majapahit.
Sang raja tak habis pikir, alasan apa yang mendasari perbuatan mereka.
Dicarinya penalaran-penalaran tetapi tidak tercapai lahir batin. Tidak masuk akal akan perbuatan jelek mereka itu.
Pikiran sang raja sangat gelap. Kesedihan itu dikiaskan bagaikan hati kerbau yang habis dimakan kutu babi hutan.
Sang Prabu juga bertanya kepada sang Patih, apa alasan Adipati Demak dan para ulama serta bupati tega melawan Majapahit. Patih pun menjawab tak mengerti. Ki Patih juga heran, pemikiran orang Islam ternyata tidak baik, diberi kebaikan membalas dengan kejahatan.
Kemudian, Sang Prabu berkata bahwa, kejadian itu akibat kesalahannya
sendiri. Yang meremehkan agama yang telah berlaku turun-temurun dan begitu mudah terpikat kata-kata Putri Campa, sehingga mengizinkan para ulama menyeberkan agama Islam.
Dari kebingungan hatinya, ia menyumpahi orang-orang Islam.
cuplikan:
” Kumohonkan kepada Dewa yang Agung, balaslah kesedihan hamba. Orang-orang Islam kelak terbaliklah agamanya, menjelma menjadi orang-orang kucir, karena tak tahu kebaikan. Kuberi kebaikan membalas dengan kejahatan.”
Sabda sang raja yang berada dalam kesedihan itu disaksikan oleh jagad.
Terbukti dengan adanya suara menggeletar membelah bumi. Terkenal sampai sekarang, ulama terbaik namanya, tengkuknya dikucir putih.
Tentang kedatangan musuh, yaitu santri yang akan merebut kekuasaan, Sang Prabu meminta pertimbangan dari Patih. Sang Prabu kecewa, mengapa hanya untuk menguasai Majapahit harus dengan cara
peperangan. Seumpama diminta dengan cara baik-baik pun tentu akan diberikan karena Raja telah lanjut usia.
Patih menjawab, lebih baik menyongsong musuh dengan pasukan secukupnya saja. Jangan sampai merusak bala pasukan. Patih diminta memanggil Adipati Pengging dan Adipati Pranaraga karena putra
yang ada di Majapahit belum saatnya maju berperang.
Setelah memerintahkan demikian, sang Prabu meloloskan diri pergi ke Bali diikuti Sabdopalon dan Nayagenggong. Ketika memberi perintah itu, Pasukan Demak telah mengepung istana. Maka Sang Raja segera pergi dengan terburu-buru.
( bersambung )
for @ hamdani
kalau masih mau akan dilanjutkan.atau mau yang bahasa jawanya.
tidur dulu ah……
Errorr….!
for
#Ryan Shinu Raz
maaf kan mbah. bukan maksud mbah mendominasi situs ini.saya kira tidak ada salahnya memberi informasi yang benar,yang penting bukan soal penafsiran dan doktrin.hanya untuk informasi saja koq.
kalau saya keseringan muncul lebih baik cuti dulu ya.
Sa
YEsus..Yesus..selalu saja jadi perdebatan, hebat..aku sangat salut jadinya.
Horas…
@hamdani
Maaf,sebaiknya perlu anda baca lagi komentar saya yang lalu. Apa ada saya mengajak permusuhan? Bah?? Kapan pula kau merasa terancam dengan komentarku itu? Bah,….. Maufff.
Lagi pula kalau memang Lae Nainggolan menghapus semua komen di blog ini, kenapa rupanya?? Suka-sukanya lah??
Kalau gak salah menafsirkan, justru cara anda menanggapi komentar saya yang mengajak permusuhan.Kenapa pula kita membahas agama ini siapa benar siapa salah. Toh akhlak kita sendiri belum cukup untuk mencapai tingkat itu. Bung hamdani, Jika engaku sholat 5 waktu sehari, Baca alquran setiap malam, Sholat tahajut setiap tengah malam dan segala macam ibadah lainya yang mungkin kau lakukan dengan khusuk Apakah kau lalu sanggup berbicara dengan lantang “YANG PUNYA BLOG INI KAFIR??” Apa dalilnya?
bAH Foang????
Sebaiknya Periksa diri masing2. Dan saya yakin tujuan dari penulisan blog ini adalah untuk koreksi ke diri masing2 itu.
Bung hamdani, bagaimana pun kita tetap saudara. Sesama muslim kita bersaudara.
Mauliate
Horas !!!!!
Konsep utama islam
Konsep utama islam :
tidak Tuhan selain Allah. Allah adalah Tuhan yang bergantung pada – Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada satupun yang setara dengan Dia.
silahkan abang renungkan konsep ini….
kenapa Islam tidak mengakui kristen…
just menyampaikan apa yang menurut saya benar
Konsep utama islam :
tidak Tuhan selain Allah. Allah adalah Tuhan yang bergantung pada – Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada satupun yang setara dengan Dia.
silahkan abang renungkan konsep ini….
kenapa Islam tidak mengakui kristen…
apakah mungkin Tuhan itu beranak???
Tuhan itu Maha Esa bang…
coba abang baca lagi buku ahmad dedad…
saya hanya meningatkan seorang Muslim yang terombang ambing. Saya akui saya bukan Muslim yang taat. tapi, Insya Allah saya tahu mana yang benar mana yang salah. tetap keputusan ada di tangan abang. Dari adikmu…
just menyampaikan apa yang menurut saya benar
ya ampun! masih lanjut aja neh perdebatan di sini? udah ga bener deh keknya, ga baca postingan aslinya lagi, perdebatan udah melebar kemana2.
pada ga jelas pula identitasnya. pengecut :p
ndak ikut lagi!!!
makin lama makin bodoh saja rasanya saya ini
for mbahlul :
klau mau diskusi juga bagusnya sama anak SD kelas 3 aja ya………….
jadi penyebaran Islam ke Indonesia melalui Asmara, gitu ya???????
ha………….ha………
jangan terlalu banyak nonton sinetron
jadi sejarahnya jadi ngaur!!!
atau penyebaran islam ke indonesia melalui akal busuk sunan bonang????
jadi buku cerita sejarahnya
harus diamandemen balik tu!!!
baca buku sejarah edisi terbaru
dipasar2 kemarin udah banyak dijual saya lihat. OK
klau kurikulum 1994 Soeharto masih jadi Pahlawan
sekarang udah jadi mayat
jadi sejarahlah tu, dari tahun ketahun harus diluruskan balik
buku sejarah pegangan mbahlul tu keliatannya peninggalan dukun tu, jadi ganti aja lagi
@ hamdani
baru sempet blz reply kmu..
km pikir aku mengikut YESUS itu hepi2 ya???
kamu SALAH BESAR.
kami banyak ngalami yang namanya PENGANIAYAAN, PENDERITAAN.
anda pastinya tahu dan dengar kalau ada gereja-gereja di INDONESIA yang DI bom, truz teror2 yang lain. apalagi di negara negara lain, ga biza kebayang SAKITnya.
saya cuma ingin kamu tahu bahwa kamu tidak bisa menghakimi bahwa agama mana yang salah dan agama mana yang benar, emangnya kamu tuhan?
anda bilang klo Tuhan memang Mahabaik, tapi ngga segitu baiknya(mksdny apa??), sebab hanya akan mengampuni dosa-dosamu lewat pertobatan..
lebih baik gtu dari pada agama anda yg ada pengakuan dosa didunia dengan pastur anda..
anda fikir itu akan mengampuni dosa anda??
anda fikir pastur anda itu tuhan yg bisa mengampuni dosa2 manusia didunia??
mungkin and org yg benar2 tidak beruntung karna telah masuk islam tetapi kluar dr islam lg..
atau saya bnr2 tidak tau apa anda ini benar critanya..ya karna setau saya banyak crita2 bohong yg dimuat di internet itu hanya akal2n org2 yg ingin menjelek2n ISLAM..
ISLAM IS PERFECT
Justru saya mau mempertanyakan apa maksud penulis membeberkan masalah ini “justru setelah jadi muslim aku tau kristen itu benar” ya kalo anda sudah menentukan apa agama yg anda anut ya sudah jangan mempertanyakan hal itu di muka umum atau malah tulis di blog segala.
sekarang anda puas melihat komentar orang2. malah ada yg menghujat Tuhan segala…puas anda.
Janganlah karena tulisan anda banyak manusia jadi berdosa.justru dalam hal ini saya mau mengatakan tolong anda bertobat dulu.
Karena hal yang anda kemukakan di media ini adalah hal yg sensitif yg tidak pantas dikemukakan di media publik seperti ini….sekarang anda merasa puas dengan perdebatan orang2 dicomment ini…melihat komentar manusia2 yg seakan2 malah Tuhan itu sendiri…ampunilah mereka ya Tuhan karena mereka tidak tau apa yg mereka perbuat.
Al Quran bukan wahyu Tuhan, tetapi wahyu cipntaan Arab dan Quran adalah karangan manusia Arab dan Muhammad dalang dari segala dalang pembodohan dan pembohong dari Goa Hira tanpa saksi harus diimani.
Hanya manusia yang paling bodoh gambang disantet oleh nabi palsu Muhammad agar otak muslim dicuci untuk beriman kejalan yang buta harus dipercaya 100% tanpa debat berani debat pedang Muhammad memutuskan lehermu dan muhammad banyak menngamcam dengan kutukan ilahi barang siapa yang tidak taat pada muhammad…..wow system yang jitu dari nabi palsu bangsa arab.
Agama kristen juga khan sama-sama lahir di Semenjung Arab berarti Yesus-pun palsu, Yahudi juga palsu yang mungkin anda termasuk golongan dajjal, yang paling dilaknat Allah Swt!dan andapun tidak termasuk golongan Kristen yang baik bahkan mungkin ATHEIS.
THE PLAIN TRUTH ABOUT CHRISTMAS
Bab 6 : ASAL USUL NATAL
Kita mewarisi Natal berasal dari Gereja Katolik Roma, dan gereja itu mendapatkannya dari kepercayaan pagan (kafir) Politeisme, lalu dari manakah agama kafir itu mendapatkan ajaran itu? Dimana, kapan, dan bagaimana bentuk asli ajaran itu?
Bila kita telusuri mulai dari ayat-ayat Bible (Alkitab) sampai pada sejarah kepercayaan bangsa Babilonia kuno, niscaya akan ditemukan bahwa ajaran itu berasal dari kepercayaan berhala yang dianut oleh masyarakat Babilonia di bawah raja Nimrod (Namrud – di masa inilah nabi Ibrahim lahir). Jelasnya, akar kepercayaan ini tumbuh setelah terjadi banjir besar di masa nabi Nuh.
Nimrod, cucu Ham, anak nabi Nuh, adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia. Sejak itulah terdapat dasar-dasar pemerintahan dan negara, dan sistem ekonomi dengan cara bersaing untuk meraih keuntungan. Nimrod inilah mendirikan menara Babel, membangun kota Babilonia, Nineweh dan kota-kota lainnya. Dia pula yang pertama membangun kerajan di dunia.
MENARA BABEL
PAGAN WORSHIP OF NIMROD VS ROMAN CATHOLIC
The Christmas Tree here in ancient carvings shows the Pagan custom… The fish symbol you see today stems from these same pagan customs…. The Roman Pontiff is simply a regurgitation of the old pagan sun god’s hat dating back to Nimrod of Ancient Babylon 2234 B.C.
Nama “Nimrod” dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya “dia membangkang atau murtad” (Karena bahasa Ibrani serumpun dengan bahasa Arab, silahkan anda membandingkan kata “Marad” dengan kata Arab “Ridda” atau “murtad”. Pen)
Dari catatan-catatan kuno, kita mengetahui perjalanan Nimrod ini, yang mengawali pemurtadan terhadap Tuhan dan menjadi biang manusia pembangkang di dunia sampai saat ini. Jumlah kejahatannya amat banyak, diantaranya, dia mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semiramis. Setelah Nimrod meninggal dunia, ibu yang merangkap sebagai istri tersebut menyebarkan ajaran bahwa Roh Nimrod tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati.
Dia membuktikan ajarannya dengan adanya pohon Evergreen yang tumbuh dari sebatang kayu yang mati, yang ditafsirkan oleh Semiramis sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati. Untuk mengenang hari kelahirannya, Nimrod selalu hadir di pohon evergreen ini dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. 25 Desember itulah hari kelahiran Nimrod. Dan inilah asal usul pohon Natal.
Melalui pengaruh dan pemujaannya kepada Nimrod, Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia. Dengan berbagai julukan, akhirnya Nimrod dipuja sebagai “Anak Suci dari Sorga”. Melalui perjalanan sejarah dan pergantian generasi dari masa ke masa, dari satu bangsa ke bangsa lainnya, penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi Mesiah Palsu yang berupa dewa Baal, anak dewa Matahari. Dalam sistem kepercayaan Babilonia ini, “Ibu dan anak” (Semiramis dan Nimrod yang lahir kembali) menjadi obyek penyembahan.
Ajaran penyembahan kepada ibu dan anak ini menyebar luas sampai di luar Babilonia dengan bentuk dan nama yang berbeda-beda, sesuai dengan bahasa negara-negara yang ditempatinya. Di Mesir dewa-dewi itu bernama Isis dan Osiris. Di Asia bernama Cybele dan Deoius. Dalam agama Pagan Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, China, Jepang, Tibet bisa ditemukan adat pemujaan terhadap dewi Madonna, jauh sebelum Yesus lahir!
Sampai pada abad ke-4 dan ke-5 Masehi, ketika dunia pagan (penyembah banyak dewa) Romawi menerima agama baru yang disebut “Kristen,” dengan membawa adat dan kepercayaan pagan mereka yang lama. Akibatnya kepercayaan kepada Dewi Madonna, Ibu dan Anak juga menjadi populer, terutama di waktu hari Natal. Di setiap musim Natal kita selalu mendengar lagu-lagu atau hymne: “Silent Night” atau “Holy Night” yang sangat akrab dengan tema pemujaan terhadap Ibu dan Anak.
Kita yang sejak lahir diwarnai oleh alam budaya Babilonia, telah diajarkan untuk mengagungkan dan memuliakan semua tradisi yang berasal dari jaman jahiliyah kuno itu. Kita tidak pernah bertanya untuk mengetahui dari manakah asal usul adat seperti itu – Apakah ia berasal dari ajaran Bible (Alkitab), ataukah ia berasal dari kepercayaan penyembah berhala yang sesat?
Kita terperangah seakan-akan tidak mau menerima kebenaran ini, karena seluruh dunia terlanjur telah melakukannya. Lebih aneh lagi, sebagian besar meremehkan dan mencemooh kebenaran ini. Namun Tuhan telah berfirman kepada para utusannya yang setia:
“Katakan dengan lantang,
dan jangan menghiraukan penghinaan mereka!
Kumandangkan suaramu seperti terompet!
Dan tunjukkan di depan umatKu tentang kesesatan mereka!”
Memang kenyataan ini sungguh sangat mengejutkan bagi mereka, meskipun ini adalah fakta sejarah dan berdasarkan kebenaran dari Bibel (Alkitab).
Natal adalah acara ritual yang berasal dari masa Babilonia kuno yang belum mengenal agama yang benar. Tradisi ini diwariskan puluhan abad yang lampau sampai kepada kita.
Di Mesir, ia dipercayai bahwa Dewi Isis (Dewi Langit) melahirkan anaknya yang tunggal pada tanggal 25 Desember. Hampir semua orang-orang penyembah berhala (paganis) di dunia waktu itu, merayakan ulang tahun (Natal) anak dewi Isis ini jauh sebelum kelahiran Yesus.
Dengan demikian, sudah jelas bagi kita bahwa 25 Desember itu bukanlah hari kelahiran Yesus Kristus. Para murid Yesus dan orang-orang Kristen abad pertama tidak pernah menyelenggarakan Natal, meskipun hanya sekali. Tidak ada ajaran atau pun perintah perayaan Natal di dalam Bibel. Sekali lagi, perayaan Natal atau Christmas itu adalah ulang tahun anak dewa yang dianut oleh para paganis, dan bukan dari ajaran Kristen. Percaya atau tidak, terserah anda!
Upacara ini berasal dari cara-cara pemujaan yang dikenal dengan “Chaldean Mysteries” (Misteri Kaldea) berasal dari ajaran Semiramis, isteri Nimrod. Kemudian adat ini dilestarikan oleh para penyembah berhala secara turun-temurun hingga sekarang dengan wajah baru yang disebut Kristen.
comment yang tadi dikutib dari:
BUKU “Misteri Natal”
Tentang Seluk beluk
perayaan Natal
dikupas secara lengkap oleh Herbert W. Armstrong
kepala editor majalah Kristen “Plain Truth”
yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan.
Sumbangan A.C. Zulvan zac@agro.lyman.co.id
Dalam tulisannya Bang Nesia di atas ada kalimat “Tuhan itu Mahabaik, demokratis kata orang sekarang. Dia mau berepot-repot mendesain beberapa agama, karena Dia ingin memenuhi selera beriman manusia yang berbeda-beda. Satu agama sebenarnya lebih cocok buat seseorang, atau suatu kaum, daripada agama yang lain”.
Saya cuma pingin meluruskan, dan semoga bisa diterima dengan baik. Tuhan tidak menciptakan ataupun mendesain agama. Seperti yang telah ditanggapi oleh seseorang di atas, agama berarti a dan gama (tidak kacau). Agama diciptakan oleh manusia agar manusia memiliki cara yang teratur dalam menyembah Tuhannya. Jadi Tuhan tidak menciptakan agama, apalagi punya agama. Kenapa? Karena yang kacau adalah manusia. Tuhan itu teratur.
Semoga logikanya bisa diterima dengan baik. Jadi sebaiknya jangan beranggapan bahwa perbedaan agama itu ciptaan Tuhan. Dan agamapun bukan ciptaan Tuhan.
Cheers!
Buat MR Nunusaku….
Kalau kau tidak mengerti Islam, dan bukan Islam, janganlah berkomentar seperti orang goblak dan sakit jiwa, jangan emosi aja.
jangan kau bilang AlQur’an ciptaan manusia. AlQur’an datangnya dari ALLAH, sampai zaman sekarang AlQur’an belum pernah berobah satu hurup pun, dan tidak akan bisa dirobah siapapun.
Dan jangan suka menghina nabi Muhammad, apa salah Nabi Muhammad sama lo.
Dapat informasi dari mana kau, harus jelas sumbernnya.coba jelaskan
MR Nunusaku !Jangan suka menghina siapapun, jalankanlah agamau dengan benar, semoga kalau kau mati masuk sorga
Orang Kristen percaya pada ajaran YESUS saja
Orang Islam percaya pada ajaran YESUS + MUHAMMAD
YESUS mengajarkan untuk menyembah ALLAH.
Orang Islam juga menyembah ALLAH.
Orang Kristen menyekutukan ALLAH dengan YESUS.
Apakah YESUS mengajarkan seperti itu semasa hidupnya ?
Dosa musyrik ini dosa yang tak terampuni menurut ajaran MUHAMMAD. Dan ALLAH akan mengampuni segala dosa selain syirik.
Ini orang Error apa engkau beragama atau berfilsafat tanpa ada pengetahuan yang agama yang baik!jika engkau seorang kristen keluar kan dalil-dalilnya, agama tidak sama dengan filsafat, gali pengetahuan kamu bila engkau benar-benar penganutnya!
YESUS ADALAH TUHAN
YESUS ADALAH TUHAN. BAGI YANG GAK PERCAYA, DAPAT MELIHAT DI ALKITAB. TERTULIS DI DALAM ALKITAB: “AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP. BARANG SIAPA YANG PERCAYA AKU IA AKAN TIDAK AKAN BINASA MELAINKAN PEROLEH HIDUP YANG KEKAL”.
AGAMA KRISTEN KHUSUSNYA PROTESTAN ADALAH AGAMA YANG SANGAT BENAR DAN BAIK, SEBAB:
1. PERCAYA PADA ALLAH YANG HIDUP DAN KEKAL.
2. SANGAT MENGAJARKAN KASIH KEPADA MANUSIA.
3. SANGAT MENGAJARKAN KUASA UNTUK MEMBERI
YANG BENAR.
4. SANGAT MENGAJARKAN UMATNYA UNTUK MEMAAFKAN
DAN MENGAMPUNI MUSUH.
5. MENGAJARKAN UNTUK MENGASIHI SESAMA DAN
MUSUH.
6. MENEKANKAN PADA HAK ASASI MANUSIA.
7. MENGANGGAP BAHWA SEMUA MANUSIA SEDERAJAT,
MEMILIKI AKAL BUDI, KEBEBASAN, DAN HATI
NURANI.
8. AGAMA ANTI KORUPSI.
9. AGAMA INI MENOLAK POLIGAMI DAN PERCERAIAN
DALAM BENTUK APAPUN.
10. AGAMA KRISTEN TIDAK FANATIK DAN MUNAFIK.
CONTOH AGAMA YANG MUNAFIK,
AGAMA ISLAM, SEBAB:
BERJILBAB DAN PAKAI BAJU BAJU RAPAT- RAPAT (KELIHATANNYA ALIM) TAPI BANYAK
YANG HAMIL SEBELUM NIKAH, TERLIBAT SEKS
BEBAS, DAN PELACURAN.
11. AGAMA YANG ANTI KEKERASAN TAPI AGAMA
YANG TEGAS.
12. AGAMA YANG UMATNYA LEBIH MAJU KARENA
DIBERKATI ALLAH (TUHAN YESUS KRISTUS).
dear all,
aku memang ga paham benar tentang agama muslim, dan aku sendiri juga bukan orang yang sangat memahami agama ku.Yang aku tau semua orang pasti mengaku bahwa agamanya adalah yang paling benar, tapi kenyatannya masih banyak orang yang berpindah-pindah agama….apa yang mereka cari???kedamaian, kebenaran atau sekedar coba”???masalahnya bukan agama si A atau si B yang paling benar, tapi bagaimana sikap kamu bisa menghargai agama si B yang berbeda…bukanlah benar lagi,bila tidak meminum sedikitpun air yang diberikan si tuan rumah…atau sebaliknya mengecilkan suara adzan ketika bergema di saluran televisi…ketika kamu bisa menghargai perbedaan agama itu lah arti nya kebenaran!!!!
Hallo semua yang ku kasihi dalam nama ALLAH …
Ku yakinkan pada kalian yang belum percaya, bahwa ajaran YESUS adalah benar. Kutuliskan disini hukum yang TERUTAMA :
Markus 12:29 Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah: “Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.”
Jadi kutegaskan :
TUHAN kita semua , TUHAN ku & TUHAN kamu adalah ESA. Meskipun kalian bukan orang Israel, tapi PERCAYALAH.
Masih belum percaya juga ? mari kita baca Al-Kitab :
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Wahai orang yang percaya dan para pengikut YESUS sejati, yang mendambakan hidup yang kekal abadi di surga, mengertilah bahwa ALLAH adalah satu-satunya TUHAN yang benar, dan YESUS adalah utusan ALLAH.
10. AGAMA KRISTEN TIDAK FANATIK DAN MUNAFIK.
CONTOH :
HAMIL SEBELUM NIKAH : Okey …
TERLIBAT SEKS BEBAS : Ayooo …
PELACURAN : Jangan sebut begitu , sebut aja cinta kasih.
DOSA SUDAH DITEBUS , MAU APALAGI kalo bukan buat NGESEX. Gak munafik lho … semua orang suka koq.
8. AGAMA ANTI KORUPSI
Siapa ya koruptor terbesar dari Filipina :
FERDIAN MARCOS : Orang Kristen
Kalo koruptor terbesar dari Indonesie :
EDI TANSIL
Tapi FAIR aja … itu bukan tolok ukur kebenaran.
Lukas 12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
AL-KITAB tidak 100% AJARAN YESUS :
JESSUS SEMINAR mengatakan 80% sudah dipastikan bukan ajaran dan ucapan yang berasal dari Yesus.
QUR’AN bilang :
[2.79] Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, dengan maksud untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.
mengapa perdebatkan agama????
sebenarnya islam dan kristen itu sama sama agama Allah, tapi yang mana yang benar….
coba teliti dari nabi ibrahim, yang dikorbankan itu ishak bukan ismail, katanya nabi ismail kan,,, mana ayat nya???? aku uda baca dari al quran terjemahan bahasa saudi arabia. tapi ternyata ishak lah yang dikorbankan bukan ismail…
yang diceritakan dalam injil hanya kisah israel bukan arab. jadi israel adalah umat kepunyaan Allah, bukan arab saudi atau mekkah…. ada ayatnya loh…??? lalu membuktikan yesus ada adalah dengan adanya roh kudus atau roh sucinya Allah, cuma itu yang bisa membuktikannya… amin amin ya robbal alamin, tuhan yesus datanglah segera…….
Wow numpang lewat kalau kesengkol jangan marah.
Agama diturunkan dari surga kata muslim, cara turunnya menjadi teka teki sampai saat ini,,,apakah Quran itu dilemparkan oleh Alloh kebumi….kalau dilemparkan kebumi bahwa Alloh itu sangat daksat…tidak mempunyai hati nurani yang baik….masa alloh lemparkan Quran kebumi lalu disambut dengan suara gertakan di Goa Hira
kepada Muhammad….AYOH BACA JANGAN MAIN-MAIN…
MUHAMMAD JAWAB , MAS JIBRIEL AKU INI BUTA HURUF GAK BISA BACA….KALAU MEMANG INI MALAIKAT SURUHAN ALLOH KAN MAHA TAHU DAN SERBA TAHU TENTANG DIRI MUHAMMAD. Tenyata ini malaikat setan yang menjerat Muhammad agar menjadi pengikut aliran sesat melalui quran….ini sekarang banyak disebut oleh ilmuwan Mesir yang mengatakan:
Al Quran itu bukan wahyu Tuhan, tetapi wahyu ciptaan Arab, dan Al Quran itu sama seperti rumbut, dan muhammad seorang penyakit jiwa.
maaf tidak bisa merespon anda pengetahuan agama kristen anda masih dangkal!kayak anak SD
puas aku membaca semua Komen yang ada di sini
hehehehehh yg pasti Tuhan adalah Bapa dari Segala Bangsa mau kristen mau Islam ,itu PILIhan hiudp kita ,maka dari itu jadilah Orang Kristen yang baik dan Jadilah ORang Islam yang baik ,Udah itu aja:) Horas Bang Toga .Seru untuk di pahami tulisanmu ini
Salam kenal dari Bali
INTI ajaran ABRAHAM (juga ISHAQ & ISMAIL)
adalah SAMA dengan INTI ajaran MOSES
jug SAMA dengan INTI ajaran JESSUS
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Kalau MOHAMMED mengakui kebenaran YESUS dan mau mengutip Al-Kitab dia akan berkata :
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa manusia mengenal ALLAH, satu-satunya TUHAN yang benar, dan mengenal IBRAHIM, MUSA, YESUS dan MUHAMMAD adalah utusan ALLAH.
Tetapi AJARAN KRISTEN telah rusak di tangan PAULUS yang menyangka telah menyebarkan dusta untuk kebenaran padahal kesesatan :
Roma 3:7 Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?
Mr. Nunusaku itu kalo main logika gak pake otak.
Apakah ALLAH yang MAHA PERKASA dan tidak mungkin se-detik-pun mengalami kelemahan dalam bentuk apapun, dengan hati nuraninya yang baik, menjelma menjadi manusia yang dihinakan ditiang salib dan meronta :
Matius 27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Markus 15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
MANA Yang Benar ? “Eloi-Eloi” atau “Eli-Eli”
SAMA SAJA !!! Yo wisss …
Siapa yang berteriak di tiang salib itu? Dia itu YUDAS sang penghianat. Karena YESUS yang mulia telah keluar dengan selamat dalam RUPA YANG LAIN:
Markus 16:12 Sesudah itu YESUS menampakkan diri dalam RUPA YANG LAIN kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
GAK ADA ITU Tuhan DI SALIB untuk MENEBUS DOSA.
Yang benar PERBUATAN BAIK dengan mengikuti ajaran YESUS dapat MENEBUS DOSA karena PERBUATAN SALAH.
Hayoo siapa yang mau menunggu YESUS turun ke bumi untuk melakukan KLARIFIKASI …
TERLAMBAT … keburu mati kita …
Hayoo siapa yang merasa HIDUP INI KEKAL …
INILAH HIDUP YANG KEKAL ITU , yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Sungguh disayangkan surat curhat ke ibu anda publikasikan. Sehingga banyak terjadi debat sekiatar agama. Masih untung jika orang yang membaca debat itu mempunyai ilmu yang kuat dengan dalih-dalih yang mereka yakini.
jika tidak akan ini akan membutakan mata hati yang sendirinya akan menjerumuskan kita kedalam jebakan-jebakan iblis.
saya sebagai muslim meyakini pelarangan terhadap diri saya untuk ikut debat. karena saya tidak mempunyai ilmu dibidang teologi.
Namun saya hanya dapat menyarankan kepada penulis
Jika anda memang seorang muslim (Smoga bukan hanya tipuan belaka)saya yakin anda tidak akan membuat komentar dua sekte yang berasal dari satu agama(Semoga pikiran anda telah jernih untuk memahami kalimat ini).
Lakukan pelajari dengan iklhas agama islam (“yang kata anda” sedang anda anut).
di Islam dilarang sikap ragu-ragu (saya tidak tahu apakah hal ini sama di eks agamamu dulu “sesui dg cerita anda”)
Dan selanjutnya saya hanya dapat mendoakan agar anda terus semangat untuk berusaha terus agar mengambil keputusan dengan ilmu tentunya bukan dg perasaan.
untk para komentar jangan disamakan Islam dengan agama yang lain. biar Islam dengan keislamnya, karena islam menghormati agama lain dengan prinsip yang jelas
“Bagimu agamamu bagiku agama ku” tidak ada yang boleh menyama-nyamakan Tuhan dan ajaran-Nya walaupun namanNya sama (secara tulisan) tapi mereka tidaklah sama.
Christian Lukas bilang, “mana ayat nya???? aku uda baca dari al quran terjemahan bahasa saudi arabia. tapi ternyata ishak lah yang dikorbankan bukan ismail …”
GARA-GARA kau tulis begitu , jadi pingin buka-buka lagi Al-Kitab & Al-Qur’an.
ABRAM/ABRAHAM umur 86 tahun punya anak ISMAEL :
Kejadian 16:15 Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael.
Kejadian 16:16 Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.
ABRAHAM punya anak ISHAK ketika berusia 100 tahun
Kejadian 21:3 Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya.
Kejadian 21:5 Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.
CATATAN : ABRAM = ABRAHAM = IBRAHIM
13O-1:27 Abram, itulah Abraham.
01O-17:5 Karena itu namamu bukan lagi ABRAM, melainkan ABRAHAM, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
Kita baca juga SERENTETAN Kisah dalam A-Qur’an :
KELAHIRAN ISMAIL (ketika usia Ibrahim 86 tahun) :
[37.101] Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
[37.102] Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
KELAHIRAN ISHAK (ketika usia Ibrahim 100 tahun) :
[37.112] Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.
Hi Christian … i love you !!
Dalam ber-TUKAR PIKIRAN secara bijaksana , sebaiknya apa sih yang perlu kita kedepankan ?
FAKTA ?
BUKTI ?
SUMBER DATA ?
VALIDITAS ?
JUJUR ?
FAIR ?
ASUMSI ?
KLAIM ?
ANTI PATI ?
FANATIK ?
KERAS KEPALA ?
HUJATAN ?
LOGIKA ?
PENAFSIRAN ?
HATI NURANI ?
AKAL SEHAT ?
KEBENARAN ?
PEMBENARAN ?
KESIMPULAN ?
KEYAKINAN ?
DEAD LOCK ?
PAHAMI JALAN PIKIRAN ORANG LAIN ?
KASIHAN MEREKA/KAMI bila PERCAYA PADA YANG SALAH ?
apa lagi ?
Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling berguna bagi orang banyak !
Demi TUHAN yang MAHA PENGASIH lagi MAHA PENYAYANG aku tuliskan semua ini dengan CINTA.
Salam special buat bang Toga Nainggolan.
Kawan semua, sebaiknya kita ngobrol santai aja, layaknya di warung kopi sambil makan pisang goreng, saling menghargai pendapat masing2, jangan saling merendahkan, saling menghujat, karena materi yang diobrolkan kita sama2 tau bakalan tidak ada titik temunya, jadi sekedar menyampaikan ajaran masing2 menurut kepercayaan masing2. That’s all. Setelah kita tau isi pikiran penganutnya dan sipenganut berusaha meluruskan kesan yang kurang tepat/baik/pas, ya sudah. Jadi kita tidak apriori dengan kepercayaan orang lain. Seperti menurut sebagian kawan, Kristen dipahami menyembah manusia, tetapi ternyata menurut mereka tidak sesederhan itu. Sebaliknya yang muslim terkesan teroris, ternyata setelah dilihat latar belakang penyebabnya, tidak seperti itu. Karena menurut saya sudah sekian abad kita hidup berdampingan tidak pernah kita saling menyakiti, baru kemudian beberapa tahun terakhir setelah gejolak timur tengah, kita semua jadi korban propaganda negatif dari mereka. Kemudian tidak tepat juga kalau membandingkan kristen lebih makmur,maju,beradab dibanding muslim, kita lihat dulu apakah itu semua terinspirasi dari iman kristen atau karena justru melepaskan diri dari iman kristen,berapa banyak ilmuan terdahulu jadi korban iman kristen, dan dihadapan kita juga banyak yang kristen lebih miskin, terbelakang, tidak beradab dari yang muslim dan sebaliknya. Kalau ada yang mau mengomentari tulisan saya ini, nyantai ajlah, siapa tau bisa jadi sahabat dekat untuk kita saling tukar pikiran lebih sehat.
Peace
Santai aja …
Saling menghargai …
Saling menghormati …
Mencoba menempatkan diri di posisi orang lain yang tidak sependapat … apa sih enaknya saling menghujat.
Coba juga posisi netral, seperti orang baru yang sedang mencari, bukan IMAN bawaan lahir yang sudah dicekoi (disuapin paksa) dengan dokma/doktrin dan pasang harga mati.
TUHAN memberi kita AKAL & KEBEBASAN untuk dimanfaatkan … HATI NURANI akan membimbing akal kalau sungguh-sungguh mau mencari …
Cool man …
PEACE IN OUR HEART
PEACE IN OUR EARTH
PEACE IN THE HEAVEN
Bu … pesan kopi sama pisang gorengnya ya …
Wuenak tenaaan …..
Kita BEDA … gak mungkin dua-duanya BENAR !
Si A percaya YESUS disalib, banyak bukti & saksi
Si B yakin YESUS tidak disalib, tapi YUDAS
TUHAN … ini FENOMENA besar yang engkau ciptakan
TUHAN … bagaimana aku tahu, manakah yang benar ?
TUHAN … beri aku ILMU … bukakan MATA HATI ku
TUHAN … kemana aku harus mencari tahu …
TUHAN … jangan biarkan MATA ku melihat FATAMORGANA
TUHAN … KITAB apa bisa aku jadikan pegangan ?
TUHAN … jangan biarkan aku tersesat jalan …
TUHAN … aku mencintaimu dengan sepenuh JIWA ku
TUHAN … kalau aku salah pilih, akankah Engkau mengampuni ?
TUHAN … ANDAI Al-Qur’an ini bisa dipercaya :
[5.116] Dan ingatlah ketika Allah berfirman: “Hai YESUS putra MARIA, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua tuhan selain Allah?” YESUS menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku mengatakannya. Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”.
TUHAN … aku tahu YESUS pernah berkata begini :
Yohanes 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak DIA yang mengutus Aku.
TAPI TUHAN … apakah semua itu bisa dipercaya ?
TAPI TUHAN … bagaimana aku memahaminya ?
TAPI TUHAN … aku masih bimbang dan ragu
TAPI TUHAN … ijinkanlah aku terus mencari
Horas….
@ Adnan
Komentar anda seperti sama dengan komentar saya. Saya senang ternyata ada yang sependapat dengan saya. Justru lae Nainggolan telah membahas pendapat saya itu dengan posting khusus (Surat untuk lae Sinurat yang bingung aku ini Islam ato Kristen). Tapi sepertinya banyak yang gak menyimak postingan itu sebelum memberikan komentar di halaman ini. Atau mungkin lae nainggolan sudah menghapusnya.
Horas!!!
benarkan yesus itu tuhan?…….
tidak terbukti !
semoga tulisan-tulisan ini dapatlah bermanfaat bagi para pembacanya.
akhirul kalam semoga dapat dipahami.
dalam matius pasal 3 ayat 17 menyebutkan : maka suatu suara dari langit menyebutkan, inilah anakku yang kukasihi, kepadanya aku berkenan. juga dilukas pasal 4 ayat 41 menyebutkan bahwa yesus itua anak allah. inilah dasar orang kristen yang berpendapat untuk meyakinkan bahwa yesus anak tuhan.
kita setuju karena berdasarkan keterangan tadi, bahwa yesuslah anak tuhan, lalu bagaiman kalau kita hubungkan denan matius 5 ayat 9 yang menyebutkan “berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang .orang kristen selalu untuk mendamaikan dan setiap pendeta atau pengikutnya selalu untuk damai dan mendamaikan.
berdasarkan keterangan injil tersebut orang yang mendamaikan disebut anak Tuhan. lalu pantaskan anak tuhan menyembah anak tuhan (yesus) atau anak tuhan bertuhan kepada anak tuhan, dan menurut kepercayaan orang kristen tuhan adalah satu tapi tiga atau tiga tapi satu, ini yang disebut dengan trinitas yaitu ALLAH, roh kudus dan yesus satu adanya, yang tidak mungkin terpisahkan lagi dan tetap satu. mungkin dari sampai keakhirnya dalam hal ini kita ingin bertanya kepada orang kristen siapakah tuhan moses, yang pada waktu itu belum lahir yesus. apakah tuhan yang diistilahkan dalam trinitas juga. lalu berapa oknum tuhan pada masa itu ? dan bagaimana orang kristen bisa menjelaskan semua hal ini?
Sudahlah kawan, ada yang mau pisang goreng??? pake keju lagi, nyam…nyammm. Iman saudara kita kristen sudah seperti itu, ya sudahlah, yang penting anda sudah mengutarakan pendapat anda dan saya yakin anda tau apa jawabanya saudara kita.
Kalau menurut yang saya geluti sekarang, iman saudara kita ada miripnnya dengan iman kita yang muslim, mirip tapi beda jauh sekali, itulah indahnya kita bertuhan.
Kira2 begini: Allah sangat menyayangi rasulNya dan semua rasul dan nabi2Nya,orang2 salih, wali2ullah, sangat…sangat…sampai diluar kemampuan nalar kita. Karena itu kita diminta oleh Rasul mencintai beliau dengan tulus, dari hati yang paling dalam lebih dari mencintai diri sendiri. Pada kondisi ini seluruh jiwa raga terfokus kepada rasul, shg kita tdk berarti lagi,barulah Allah berkenan mencintai kita karena safaat rasulNya. Itulah esensi dari salawat kepada rasul, sebagai ungkapan rasa cinta yang tulus kepada beliau, bukan salawat cuma di bibir. Seharusnya salawat itu menjadi sesuatu yang otomatis keluar dari hati kita, krn begitu mencintainya, sehingga kata Allah dalam alqur’an kamu salawat kepada nabiku 1x, aku berselawt atasmu 10x. Begitulah kalau hubungan didasari rasa cinta yang tulus. Allah tidak mau kalah budi, kita berjalan sehasta-Dia sedepa, kita berjalan-Dia berlari, kita berlari-Dia terbang, kita selawat 1x-Dia balas 10x. Hanya karena hubungan kita yang istimewa dg rasulNya Allah berkenan menerima kita, bukan karena usaha kita sendiri. Berapa banyak orang di dunia ini yang secara tidak sadar mengikuti ajaran rasul, tapi krn hubungan batinnya terputus dari rasul, org tersebut belum dianggap bersyahadat, shg terlepas dari Islam.
Mungkin, kira2 begitu suasana pengajaran nabi Isa kepada murid2nya, karena memang pada masa itu ummat tidak bisa sampai kpd Allah kalau tidak melalui nabi Isa sang rasul,sang juru selamat utusan Allah, hanya dengan mencintai nabi Isa dari hati yang paling dalam lebih dari mencintai diri sendiri, barulah ummatnya bisa diterima Allah Bapa. Bukan krn usaha sendiri, melainkan krn syafaat dari Rasul Isa binti Maryam.
Suasana secantik ini, yang lambat laun berubah, menjelma menjadi saudara Kristen sekarang ini.
Maafkan saya saudaraku ummat kristen, sy hanya mencoba membandingkan kepercayaan saya dengan kepercayaan anda. Kebeulan saya lagi dalam pencarian
Peace
sambungan……..
“benarkah yesus itu Tuhan”
tidak terbukti
mengutip Al-Qur’an Surat An-Nisa (4) : 171
“Wahai Ahli Kitab, jaganlah kamu melampui batas dalam agama dan janganlah kami mengatakan terhadap Allah kecuali yang benas. sesungguhnya Al-Masih, Isa Putra Maryam itu adalah utusan ALLah (yang diciptakan dengan kalimat-Nya) yang disampaikannya kepada Maryam dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. maka berimanlah kamu kepada ALLAH dan rasul-rasul-Nya. dan janganlah kamu mengatakan :”Tuhan itu tiga” berhentilah dari ucapan itu. itu lebih baik bagi kamu. sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa. Maha Suci ALLAH dari mempunyai anak,segala yang dilangit dan dibumi adalah kepunyaan-Nya. cukuplah Allah sebagai Pemelihara”
sambungan ……….
“benarkah Yesus itu Tuhan?”
tidak terbukti!!!!
“BUKAN YESUS SAJA ANAK TUHAN”
apakah orang Kristen menganggap YESUS sebagai anak TUHAN ? seperti yang dikatakan dalam Matius pasal 3 ayat 17 juga di Lukas pasal 4 ayat 41 yang menyebutkan bahwa Yesus itu Anak Allah ? kalau begitu silahkan buka Matius pasal 5 ayat 9 disitu menyebutkan Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka itu disebut anak Allah, berdasarkan keterangan ini berapakah Anak Allah ? satu atau banyak pantaskah orang yang mendamaikan atau yang disebut dengan Anak Allah mengikuti YESUS sebagai Anak ALLAH juga? kalau Yesus sebagai anak TUHAN, orang yang mendamaikan juga disebut anak TUHAN, lalu Tuhan mengikuti Tuhan siapakah TUHAN yang sebenarnya ?
berdasarkan ayat tadi anak Allah itu ialah orang yang dihormati sebagai nabi, kalau YESUS dianggap anak ALLAH maka semua orang yang mendamaikan manusiapun menjadi anak ALLAH juga. jadi bukan YESUS saja anak ALLAH tetapi terlalu banyak.
Dalam YAHYA PASAL 14 AYAT 9 disebutkan ” siapa yang sudah nampak aku, ia sudah nampak Bapa”
dan diayat 10 disebutkan “tiadakah engkau percaya bahwa aku ini didalam Bapa” dan Bapapun didalam aku” segala perkataan yang aku ini katakan & kepadamu bukanlah aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu tinggal didalam aku, ialah mengadakan segala perbuatan itu hubungan dengan YAHYA PASAL 17 AYAT 3 yaitu “aku didalam mereka itu dan engkau didalam aku supaya mereka itu sempurna didalam persekutuan”perhatikan diayat ini ada tersusun kata “aku didalam mereka”.kata “mereka” diayat ini ialah sahabat Yesus, sedangkan yang dimaksud dengan “aku” ialah tuhan jadi kata “aku” beserta mereka artinya Tuhan beserta sahabat-sahabat Yesus. kalau orang Kristen percaya hal kesatuan Yesus dengan Bapa, maka orang kristen pun harus percaya tentang kesatuan Bapa itu dengan sekalian sahabat Yesus yang 12 orang jumlahnya. jadi bukan Yesus dan Roh Suci saja yang menjadi satu dengan Tuhan melainkan harus ditambah 12 orang lagi. ini namanya persatuan Tuhan atau Tuhan Persatuan bukan hanya tritunggal tetapi 15 tunggal, jadi berdasarkan perselisihan ayat-ayat tersebut yang manakah yang benar, tiga menjadi tunggalkah atau 15 menjadi tunggal.
Ayat manakah yang harus diyakini orang kristen? yang 3 menjadi tunggalkah atau yang 15 itu? tentu sangat membingungkan oleh karena itu saya merasa heran kepada orang-orang Kristen sudah jelas didalam kitab merekam banyak ayat-ayat yang berselisih antara yang satu denga yang lain, kenapa kitab mereka masih dianggap suci dan kenapa Yesus masih dianggap TUHAN.
dalam MATIUS PASAL 27 AYAT 44 “Berserulah Yesus dengan suara yang nyaring, katanya “Elly,Elly lama sabaktani, artinya Ya TUHAN apakah sebab engkau meninggal aku? berdasarkan seruan Yesus itu ; saya hendak memberi empat kesimpulan :
1. YESUS bukan juru selamat, karena dia tidak mau disalibkan, kalau dia mau haruskan berteriak.
2. YESUS sebagai hamba TUHAN, karena ia mengatakan Ya TUHAN , tidak mungkin TUHAN mengatakan Ya TUHAN melainkan ucapan Elly, Elly (Ya TUHAN,Ya TUHAN) adalah ucapan seorang hamba TUHAN (bukan TUHAN).
3.YESUS tidak bersatu dengan TUHAN, karena TUHAN meninggalkan Yesus waktu hendak disalibkan,mestinya kalau TUHAN menjadi dengan YESUS. tetapi kenyataanya TUHAN tidak bersatu dengan YESUS, sehingga YESUS sendiri minta tolong.
4. YESUSU adalah hamba TUHAN yang lemah karena ia minta tolong kepada TUHANNYA dengan ucapan Elly,Elly.
Dalam YAHYA PASAL 14 AYAT 10 diatas menyatakan YESUS dalam Bapa dan Bapapun dalam YESUS kita sulit membedakan siapakah sebenarnya yang di dalam ? YESUS atau BAPAK ?
diakhir ayat dikatakan bahwa YESUS berkata dan bukanlah berbuat kehendak dirinya tapi kehendak Bapa dialah yang mengadakan segala perbuatan itu.
YESUS tidak dapat berbuat dan berkata melainkan dibantu oleh kehendak TUHAN, TUHANLAH Hakikatnya yeng berkehendak bukan YESUS dalam ayat itu merupajan bukti nyata bahwa YESUS bukan TUHAN dan dia tak dapat berbuat apa-apa.
saya pernah bertanya kepada salah seorang mahasiswa yang beragama Kristen, bagaimanakah anda dapat menjelaskan keberadaan YESUS seperti yang dikatakan dalam YAHYA PASAL 14 AYAT 10 yang mengatakan “Aku didalam Bapa dan Bapa didalam aku” dia memberi jawaban yang singkat dan mudah dipahami. tapi saya yakin kalu dia seorang mahasiswa yang tidak teliti dengan ucapannya, dia mengatakan sebuah perumpamaa : seperti seorang kemasukan Roh jahat atau setan maka setanlah yang berkuasa didalam tubuhnya, sehingga seorang tersebut melakukan apa saja yang diinginkan setan.
bersambung …………
@Syarifuddin.
Iyalah, Bos… patenlah analisismu itu. Tapi kaupun curang juga. Di sini kau bak ahli perbandingan agama. Tapi di saat lain, dengan nick berbeda, Pembela Islam, misalnya, kau maki-maki orang, nganjing-nganjingkan orang.
Segala hal yg baik, welcome-nya di blog abal-abalku ini, apalagi yg mau berdakwah. Tapi ya dengan cara-cara yg baiklah, bil mauidzatil hasanah.
Ok, Bos?
Pagi-pagi makan pisang goreng dulu , enak kali ya … mau dooong yang pake keju …
@syarifuddin
Selalu ada jawaban atas setiap pertanyaan. Mungkin jawabannya bisa begini : “Sebelum YESUS lahir , Tuhannya Moses adalah ALLAH dalam wujud semula.” Atau jawaban lain yang lebih mendalam secara filosofis. Dalam SEMUA AGAMA ada sangat banyak hal yang bisa DIPERTANYAKAN sekaligus DIUSAHAKAN JAWABANNYA, akan terlalu panjang kalau TANYA-JAWAB itu dipersoalkan , jawabannya ada yang memuaskan ada juga yang kurang memuaskan , tapi kalau terlalu panjang lebar ujung-ujungnya ya MALES BACA dan nggak ada pengaruhnya.
Seperti Mr.Nunusaku MEMPERTANYAKAN soal turunnya Al-Qur’an sampai pada kesimpulan yang katanya menurut ilmuwan mesir bahwa Al Quran itu bukan wahyu Tuhan, tetapi ciptaan Arab, dan muhammad seorang penyakit jiwa.
Yah … buang-buang waktu aja untuk MENJAWAB PERTANYAAN , TUDUHAN atau HUJATAN seperti itu.
Kalo BOLEH USUL kita ungkapkan aja pandangan kita dari sudut lain yang mungkin bisa diterima oleh banyak pihak tanpa MEMPERKERUH suasana. Mending makan pisang goreng pake keju dong …
@aditya
saya merasa tersentak setelah mendengar dari salah seorang teman saya yang bernama AHMAD HUSSEN SIREGAR yang memberitahukan kepada saya VISI dan MISI KRISTEN dengan tujuan untuk mempengaruhi masyarakat muslim yang ada lebih-lebih lagi saya terkejut pada tanggal 05 maret 2006 hari jum’at di Jln Iskandar Muda didatangi seorang ibu – ibu, lalu ibu itu memberikan sebuah buku kristen serta bingkisan kepada para tukang becak yang berisikan masalah Tuhan Yesus atau masalah kristen dengan perasaan was-was dan cemas sehingga menambah semangat saya untuk mengetik ARTIKEL yang saya buat ini.
bukan saya mencela umat kristen.
tapi hanya membela umat islam.
tks…….
wassalam
sambungan …….
“benarkah YESUS itu TUHAN ?
tidak terbukti ?..
@eileen faustine
Dalam MATIUS PASAL 26 ayat 2 disini menyebutkan “Kamu memang mengetahui bahwa dua hari lagi akan ada hari paskah dan anak manusia akan diserahkan supaya disalibkan” Anak siapakah YESUS ? kita dapat mengerti ayat-ayat bibel banyaklah bertentangan antara satu dengan yang lain, yang dimaksud dengan anak Manusia diayat itu ialah YESUS sendiri.
jelaslah bagi kita bahwa YESUS bukan TUHAN dan bukan ANAK TUHAN karena berdasarkan keterangan Yesus sendiri.
Pagi semua, Nesia, bang Syarifuddin, Aditya.
Bisa nggak ya kita menjadikan komunikasi ini sebagai ajang clarifikasi atas berbagai hal. Satya kira itu lebih bermanfaat, banyak hal yang bisa kita saling pertanyakan, shg kita tidak terjebak kepada buruk sangka, curiga, miss understanding, dll.
Seperti issue kristenisasi, bener nggak sih sampai mengganggu kenyamanan pemeluk agama lain. Masak siich saudara kita yg kristen tega berbuat seperti itu, tanpa mempertimbangkan perasaan saudaranya yang beda agama. Jangan2 itu cuma issue murahan yang menjadikan kita terpecah belah. Jadi baiknya, mari kita ungkapkan fakta yang aktual, fresh, dan bisa kita pertanggung jawabkan, shg bisa diclarifikasi. Jg2 saudara kita yg kristen juga korban dari adu-domba pihak ketiga.
Peace
A G A M A I S L A M
1. TERLALU MENUTUP DIRI DARI PERKEMBANGAN ZAMAN DAN DUNIA.
2. AGAMA YANG PALING TIDAK MENGERTI KONDISI UMAT SEKARANG INI.
3. AGAMA PALING GAPTEK
4. AGAMA YANG S A N G A T M E N G E K A N G K E B E B A S A N.
5. AGAMA YANG SANGAT MENINDAS WANITA.
6. AGAMA YANG PALING B E R P I K I R A N S E M P I T.
7. AGAMA YANG MENYEMBAH ALLAH GA JELAS ??????
8. AGAMA YANG T I D A K B E R S E N I.
9. AGAMA YANG T I D A K M E N G H O R M A T I S E N I
BAGI UMAT ISLAM DENGERIN LAGU:
KASIH YANG SEMPURNA TELAH KU TRIMA DARIMU. BUKAN KARENA KEBAIKANKU HANYA OLEH KASIH KARUNIAMU.
KAU PULIHKAN AKU.
LAYAKKANKU TUK DAPAT MEMANGGILMU BAPA KAU BRI YANG KUPINTA
SAAT KU MENCARI KUMENDAPATKAN KUKETUK PINTU KAU BUKAKAN SEBAB KAU BAPAKU BAPA YANG KEKAL
TAK KAN KAU BIARKAN AKU MELANGKAH HANYA SENDIRI
SEBAB KAU BAPAKU BAPA YANG KEKAL.
KEPADA AGAMA ISLAM DAN PEMELUKNYA:
JANGAN BERPIKIRAN SEMPIT, DAN NGERES.
LIHAT DAN PANDANGLAH HATI SETIAP MANUSIA KARENA SETIAP MANUSIA ITU SAUDARA. JADI GA MUNGKIN BAGI KITA UNTUK MENYAKITI SESAMA MANUSIA APALAGI MEMPERKOSA WANITA. DENGAN DEMIKIAN GA PERLU TUH DIBUAT PERATURAN YANG MEWAJIBKAN WANITA AURATNYA TERTUTUP.
ARTINYA JIKA KITA MELIHAT WANITA CANTIK DAN PUTIH BERPAKAIAN SEKSI DENGAN ROK MININYA YANG INDAH KITA TIDAK AKAN MENYAKITINYA DAN MEMPERKOSANYA
KARENA
1. KITA PUNYA PEMIKIRAN BAHWA SETIAP MANUSIA ITU SAUDARA KITA.
2. KITA SANGAT MENGHARGAI KEBEBASAN DAN HAM(HAK ASASI MANUSIA)
3. KITA MEMILIKI IMAN YANG KUAT
4. KITA MEMILIKI HATI NURANI SEHINGGA PUNYA PERASAAN TEGA, KASIHAN AKAN MASA DEPAN WANITA, TAKUT DOSA.
5. KITA TELAH MEMILIKI TANGGUNG JAWAB YANG BEGITU BESAR.
DENGAN 5 ALASAN DIATAS, JADI GA MUNGKIN KAN SENAFSU- NAFSUNYA PRIA AKAN MEMPERKOSA WANITA,
PIKIR DONK ISLAM !!!!!!!!!!
YTH, @eileen faustine
jgn buruk sangka dulu dgn UMAT MUSLIM!
kau dengarin VCD BIARAWATI – IRENE HANDOKO (MANTAN KAFIR) disitu jelas pendeta setiap pertanyaan tidak bisa dia jawab.
ALLAH MAHA ESA (TIDAK SERUPA DGN SESUATU)
BUKTIKAN KALAU TUHAN NASRANI ITU BENAR COBA KAU CERITAKAN SECARA DETAIL MEMAKAI FIRMAN MU (KITAB-MU) JGN PAKAI LOGIKA DAN JGN KAU SALAHKAN UMAT MUSLIM KAU LIHAT JUGA UMAT NASRANIMU.
JELAS BUKAN YANG SAYA BUAT ITU TENTANG YESUS ITU BUKAN TUHAN.
MOHON MAAF ATAS KELANCANGAN SAYA!
KEPADA ALLAH SAYA MOHON AMPUN DAN KEPADA UMAT NASRANI SAYA MOHON MAAF!
TAPI ITULAH SAYA BUAT BERDASARKAN DARI KITABMU DAN ORANG MANTAN KAFIR TERUTAMA BIARAWATI BERNAMA IRENE HANDOKO.
WASSALAM.
COBA ANDA BELI BUKU
“DAJJAL SUDAH MUNCUL DARI KHURASAN”
JELAS DISITU SAI BABA MENGAKU SEBAGAI TUHAN YESUS!
APA PENDAPAT ANDA COBA CERITAKAN !
JGN MEMAKAI EMOSI !
MOHON MAAF AKU YAA …………
COBA KAU BILANG SAMA PENDETA MU
APAKAH ADA KITAB INJIL BARNABAS?
TKS.
kristen tu sebenarnya
agama icak-icak (main2)
dari pada dari pada
ndak ada di ktp
ya masuk kristen aja lagi
memang klau mau memuaskan nafsu
ya masuk kristen aja
klau mau
bilang porno itu seni
ya masuk krsiten aja
klau mau pastornya
paling suci ala kristen (tidak menikah)
ya masuk kristen
tapi kawin dengan dibelakang mimbar
nonstop
tapi kan dosanya udah di tebus
YESUS
akibatnya ndak APA2 LAH
agama yang anehhhh
for eileen :
bukan islam yg berfikiran sempit!!
tapi pendeta, pastor.
memang eileen ini memang GAPTEK
MEMANG SESUAI DENGAN YANG DIA BILANG DIATAS
ATAU MEMANG BELUM TAMAT SD??
KOK DIPUTAR2
NDAK PERNAH BACA BERITA????
SEBENARNYA YANG SUKA MENYAKITI UMMATNYA
TUH……….
LIHAT PENDETA,PASTOR KALIAN
BELUM LAGI SELESAI PENCABULAN PASTOR DISINI
DISANA UDAH TERJADI LAGI
BACA KOMPAS!!!!!
KLAU NDAK PANDAI BACA
MINTA BANTU SAMA MAMANYA
AKIBATNYA
PAUS SIBUK MINTA MA’AF KESANA KESINI
KAN KASIHAN KITA
UDAH TUA MASIH DISURUH YANG NDAK2
TAHU KARENA APA
PENDETA/PASTOR KALIAN TU
TERLALU KUAT IMANNYA
DIDEPAN UMMATNYA
TAPI KLAU DIBELAKANG PANGGUNG
BADANNYA PANAS DINGIN
ITU MAKANYA KLAU MAU KEGEREJA JUGA
JANGAN PAKAI PAKAIAN RENANG
YANG AGAK SOPAN SEDIKIT
BIAR HAFALAN PENDETA/PASTOR NDAK LUPA
KARNA LIHAT EILEEN PAKAI PAKAIAN RENANG
SAYA SEBENARNYA MALAS IKUTAN DISINI
KARNA RATA2 ORANG KRISTEN YANG IKUTAN DISINI
IQ-NYA AGAK RENDAH
DIBAWAH RATA2 NORMAL
MIS: EILEEN, NESIA
MISAL KEBODOHAN EILEEN
NDAK TAU YA??
HAM (HAK ASASI MANUSIA)
ADA BATASNYA!!!
KARENA ORANG LAIN PUNYA HAK PULA
JADI HAK KITA AKAN DIBATASI OLEH HAK ORANG LAIN
EXAMPLE RINGAN :
ANDA PUNYA COMPUTER
DAH TUH ANDA HIDUPKAN MUSIKNYA KUAT2
ITU KAN HAK ANDA, TIP ANDA
TAPI TETANGGA ANDA KAN PUNYA HAK
UNTUK HIDUP TENANG
JADI KLAU EILEEN
MAU PERGI KE PASAR DG PAKAIAN RENANG
DENGAN ALASAN SENI
ITU HAK ANDA
TAPI JANGAN HERAN
JIKA ANDA DIKARANTINA DI RSJ
NGOMONG2 EILEEN UDAH KELAS BERAPA???
BAHASAN INI SEBENARNYA UNTUK KELAS 4 SD
KLAU MASIH KELAS 1 SD
BELUM BELAJAR TU
YANG PENTING RAJIN2 BELAJAR DULU
JANGAN SERING2 MAIN INTERNET
NANTI NDAK NAIK KELAS PULA
KAN MAKIN GAPTEK
DAN PASSINGGRATE KETOLOLANNYA NAIK
Orang KAFIR kalo sudah mantab dengan KEKAFIRANNYA jadi sama saja apakah dikasih tahu atau tidak dikasih tahu TETAP SAJA TIDAK MAU TAHU.
YESUS SUDAH BILANG, Hukum yang terutama ialah: “Dengarlah, hai orang ISRAEL, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.” (Markus 12:29)
TETAP SAJA orang ISRAEL KAFIR atas KENABIAN YESUS
Orang bukan ISRAEL lebih PARAH lagi KEKAFIRANNYA
Kalo bukan karena HIDAYAH ALLAH mustahil seseorang akan BERIMAN.
DIKUTIP DARI KAREN ARMSTRONG
BERJUDUL SEJARAH TUHAN
BAB 4 TRINITAS : TUHAN KRISTEN
SEKITAR TAHUN 320 GAIRAH TEOLOGIS YANG MEMBARA MERASUKI GEREJA-GEREJA DI MESIR, SIRIA, DAN ASIA KECIL. PARA PELAUT DAN PELANCONG MELANTUNKAN SENANDUNG MASHYUR YANG MENYATAKAN TUHAN YANG SEJATI HANYALAH SANG BAPA, YANG TIDAK DAPAT DIJANGKAU DAN UNIK, TETAPI SANG PUTRA TIDAKLAH ABADI DAN BUKANNYA TIDAK DICIPTAKAN, KARENA DIA MENDAPAT KEHIDUPAN DAN WUJUD DARI SANG BAPA.
KITA MENDENGAR TENTANG PENJAGA TEMPAT PEMANDIAN YANG MENCERAMAHI PARA PENGUNJUNG BAHWA SANG PUTRA BERASAL DARI KETIADAAN; TENTANG SEORANG PENUKAR UANG YANG, KETIKA DITANYA TENTANG NILAI TUKAR, MALAH MEMBERI PENGANTAR JAWABANNYA DENGAN URAIAN PANJANG TENTANG PERBEDAAN ANTARA TANTANAN YANG DICIPTAKAN DENGAN TUHAN YANG TIDAK DICIPTAKAN; JUGA SEORANG TUKANG ROTI YANG MEMBERITAHUKAN PELANGGANNYA BAHWA BAPA LEBIH AGUNG DARIPADA SANG PUTRA.MEREKA MENDISKUSIKAN PERSOALAN PELIK INI DENGAN SEMANGAT YANG SAMA SEPERTI ORANG-ORANG MEMPERBINCANGKAN SEPAKBOLA DIMASA SEKARANG.
KONTROVERSI INI DISULUT OLEH ARIUS, SEORANG PEMUKA GEREJA YANG TAMPAN DAN KARISMATIK DARI ALEKSANDRIA, YANG MEMILIKI SUARA LEMBUT, MENAWAN, DAN WAJAH SANGAT MELANKOLIS. DIA MELEMPARKAN SEBUAH TANTANGAN YANG OLEH USKUPNYA, ALEKSANDER, TIDAK MUNGKIN SEBUAH TANTANGAN YANG OLEH USKUPNYA, ALEKSANDER, TIDAK MUNGKIN DIABAIKAN TETAPI AKAN LEBIH SULIT LAGI UNTUK DIJAWAB ; BAGAIMANA MUNGKIN YESUS KRISTUS MENJADI TUHAN DALAM DALAM CARA YANG SAMA DENGAN TUHAN BAPA? ARIUS TIDAK MENYANGKAL KETUHANAN KRISTUS;BAHKAN, DIA MENYEBUT YESUS”TUHAN KUAT” DAN TUHAN SEPENUHNYA” TETAPI BERPENDAPAT BAHWA MEYAKINI DIA ITU ILAHIAH SECARA ILAHIAH SECARA HAKIKINYA MERUPAKAN SUATU PENGHUJATAN ; YESUS SENDIRI SECARA SPESIFIK TELAH MENGATAKAN BAHWA TUHAN BAPAK ITU LEBIH AGUNG DARIPADA DIRINYA .
ALEKSANDER DAN ASISTENNYA YANG BRILIAN, ANTHANASIUS, SEGERA MENYADARI BAHWA INI TIDAK LEBIH DARI PERNIK TEOLOGIS SEMATA. ARIUS TELAH MENGAJUKAN PERSOALAN VITAL MENYANGKUT HAKIKAT TUHAN.
SEMENTARA ITU ARIUS, SEORANG PROPAGANDIS YANG MAHIR, TELAH MERAMU GAGASANNYA KEDALAM BENTUK YANG POPULER, DAN TAK LAMA KEMUDIAN KAUM AWAM PUN MEMPERDEBATKAN ISU TERSEBUT DENGAN TAK KALAH HANGATNYA DIBANDINGKAN USKUP-USKUP MEREKA.
BERSAMBUNG ………..
KALAU LEBIH LENGKAP BACA DAN BELI BUKU
KARANGAN KAREN ARMSTRONG JUDUL SEJARAH TUHAN.
SIAPAKAH YANG MENGANGKAT YESUS SEBAGAI TUHAN ?
BELI VCD MANTAN BIARAWATI IRENE HANDOKO, HATI – HATI KALAU MENDENGARNYA, YANG KURANG ILMUNYA AWAS NANTI KAMU AKAN MASUK ISLAM !!! TKS.
MUDAHAN-MUDAHAN ALLAH MEMBUKA HATI HAMBA ALLAH YANG INGKAR KEPADANYA.
MOHON MAAF KEPADA UMAT NASRANI!
WASSALAM
KESAKSIAN (MANTAN BIARAWATI) – IRENE HANDOKO
YESUS DILANTIK MENJADI TUHAN TAHUN 325 MASEHI, YANG MELANTIK YESUS JADI TUHAN RAJA ROMAWI YAITU KONSTANTI TERJADI PADA KONSILI YAITU KONFERENSI TERJADI DIKOTA NIZEA. SEBELUM ITU DIA BELUM JADI TUHAN.
SEJARAH INI TIDAK DPAHAMAI 98% UMAT KRISTEN , WALAUPUN SEJARAH INI ADA DIDALAM BUKU-BUKU MEREKA.
CUMAN DENGAN SENGAJA PEMIMPIN -PEMIMPIN GEREJA MENUTUP SEJARAH TSB, AGAR SUPAYA UMATNYA TIDAK TAHU. KENAPA ?
KALAU UMATNYA TAHU PASTI AKAN TERGUNCANG SEKALI KALAU MENGETAHUI YESUS DIPROSES MENJADI TUHAN DAN YANG MELANTIK ADALAH SEORANG MANUSIA.
KEPADA UMAT NASRANI COBALAH BERTANYA KEPADA PENDETA ANDA TENTANG KONSEP KETUHANAN !!
WASSALAM
Kalo aku orang Kristen, aku akan bilang begini :
YESUS bukan DILANTIK MENJADI TUHAN pada TAHUN 325 MASEHI , TAPI Keyakinan kalo DIA itu Tuhan dikukuhkan pada KONSILI NIZEA tersebut.
MANUSIA memang angkuh nya luar biasa , HATI nya bisa mengeras LEBIH KERAS dari BATU (bukan secara fisik) TAK AKAN mau menerima KEBENARAN , mengenai yang manakah yang benar SOAL LAIN , tapi pada dasarnya MANUSIA MEMANG KERAS KEPALA.
YTH, @Chris
kamu jgn salahkan diri orang lain tapi ini nyata dari kesaksian mantan biarawati – IRENE HANDOKO.
jgn ngomong dengan emosi.
boleh kamu buka website di google pilih injil
disitu kamu cari “mengapa saya masuk agama islam”.
ini bukti.
dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
ARTI KEESAAN TUHAN
1. KATAKANLAH “DIALAH ALLAH YANG MAHA ESA.
2. ALLAH ADALAH TUHAN YANG BERGANTUNG KEPADA-NYA
SEGALA SESUATU.
3. DIA TIDAK BERANAK DAN TIADA DIPERANAKAN.
4. DAN TIDAK ADA SEORANGPUN YANG SETARA DENGAN DIA
MUDAH-MUDAHAN KAMU DIBUKA OLEH ALLAH SWT SEPERTI MANTAN BIARAWATI YANG MASUK ISLAM GARA – GARA MENCARI KELEMAHAN ISLAM (AL-QUR’AN), SETELAH DIBACA SURAT AL-IKHLAS, DIA KEMUDIAN BERSYAHADAT “TIADA TUHAN SELAIN ALLAH MUHAMMAD UTUSAN ALLAH “.
SEMOGA KAMU ORANG YANG DITUNJUK ALLAH SWT
AMIN YA RABBAL ALAMIN.
disini akan saya TULIS tentang isi kandungan Al-Qur’an tentang :
GOLONGAN KAFIR :
SURAT AL-BAQARAH JUZ I AYAT KE 120
“ORANG-ORANG YAHUDI DAN NASRANI TIDAK AKAN SENANG KEPADA KAMU HINGGA KAMU MENGIKUTI AGAMA MEREKA. KATAKANLAH “SESUNGGUHNYA PETUNJUK ALLAH ITU (PETUNJUK YANG BENAR)” DAN SESUNGGUHNYA JIKA KAMU MENGIKUTI KEMAUAN MEREKA SETELAH PENGETAHUAN DATANG KEPADAMU, MAKA ALLAH TIDAK LAGI MENJADI PELINDUNG DAN PENOLONG BAGIMU.
SURAT AL-BAQARAH JUZ I AYAT KE 121
“ORANG – ORANG YANG TELAH KAMI BERIKAN AL-KITAB KEPADANYA, MEREKA MEMBACANYA DENGAN BACAAN YANG SEBENARNYA (TIDAK MEROBAH DAN MENTA’WILKAN AL KITAB SEKEHENDAK HATINYA) MEREKA ITU BERIMAN KEPADANYA. DAN BARANG SIAPA YANG INGKAR KEPADANYA, MAKA MEREKA ITULAH ORANG – ORANG YANG MERUGI”
DISINI JELAS AL-KITAB TIDAK BOLEH DITULIS TANGAN DENGAN SEKEHENDAK HATINYA ATAUPUN DIRUBAH SEPERTI :
1. DALAM KEJADIAN 46:21 DISEBUTKAN ANAK BUNYAMIN
10 ORANG.
DALAM KEJADIAN 26:38 DISEBUTKAN ANAK BUNYAMIN
5 ORANG.
DALAM I TARAWIKH 7:8 DISEBUTKAN ANAK BUNYAMIN
3 ORANG.
2. DALAM II SEMUIL 8:8 DISEBUTKAN DAUD MERAMPAS
KOTA – KOTA BANHAH DAN BIERU. DALAM I TAWARIKH
18:8 DAUD MERAMPAS KOTA-KOTA THILHA DAN KHUA.
KEMUDIAN UNTUK PERIHAL HUKUM :
1. IMAMAT 11:7 DAN LAGI AKAN BABI, KUHARAMKAN IA
KEPADAMU, KARENA MESKIPUN KUKUNYA BERSIRATAN IA
BERBELAH DUA, TETAPI IA MEMAMAH BIAK, MAKA
JANGAN MEMAKAN DAGINGNYA DAN JANGAN KAMU
MENJAMAH AKAN BANGKAINYA, KARENA TELAH
KUHARAMKAN IA KEPADAMU.
JELAS SUDAH YESUS MELARANG MEMAKAN DAGING BABI, KENAPA SEBAGIAN UMAT KRISTEN MELANGGARNYA.
IKUTILAH PERINTAH YESUS, JADI UMAT YANG SETIA KEPADA TUHAN-MU.
INI BUKTI INI NYATA ………
TKS
MOHON MAAF SEBESAR-BESARNYA KEPADA SEMUA UMAT NASRANI…..
Note :
menulis artikel jgn emosi.
santai saja!!!!
@syarifuddin
Aku menyoal keengganan MANUSIA untuk menerima kebenaran atau ketidak-siapan untuk berubah dan menerima konsekuensi, terlepas dari siapa yang benar.
Contoh : Paman Muhammad, kurang apa coba, bukti & ayat-ayat dibawakan kepada beliau, tapi sampai akhir hayatnya tidak juga mau menerima Islam.
Contoh lain : Bagaimana Muhammadiyah dengan dalil-dalilnya yang detail berusaha meyakinkan orang NU untuk tidak melakukan ritual yang tidak dicontohkan oleh Muhammad, tapi orang NU tetap saja berfikir dengan caranya sendiri dalam memahami dalil-dalil, dan mereka tetap yakin pada pemikirannya bagaimana mendapatkan pahala yang sebanyak-banyaknya dari ritualnya itu.
Demikian juga orang kristen berfikir dengan caranya sendiri dalam memahami ayat-ayat dalam Al-Kitab sehingga sampai pada kesimpulan atau keyakinan mereka masing-masing, ada Protestan, ada Katholik, ada Advent yang tidak makan Babi & Berkhitan sesuai Kitab Ulangan sementara yang lain memakai dasar dari Rasul Paulus yang mengutamakan Khitan Hati daripada khitan fisik.
Kasus lain saya kutipkan dari Al-Qur’an tapi saya potong, baca sendiri ayatnya secara utuh :
[2.146] Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. … dst.
[6.20] Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. … dst.
Bagaimana bisa orang-orang yang SEBENARNYA TAHU ini tetap saja TIDAK MAU TAHU.
Kurang apa coba Mas Syarifuddin sudah menjelaskan semuanya, tapi tetap saja tidak terlihat adanya perubahan dari pihak-pihak yang diberi penjelasan.
FENOMENA apa ini ???
ok friends calm dunk..
saya tekankan bahwa dalam Islam Nabi Isa AS tidaklah sama dengan Yesus dalam agama Kristen. Karena dalam Islam yang tersalib bukanlah Nabi Isa AS, beliau telah diangkat oleh Tuhannya dan diganti dengan Judas. Jadi saya pikir janganlah diperdebatkan lagi karena sudah beda dalam kitab suci masing2.
Di dalam dunia ini kita diberi kebebasan memilih siapa dan melakukan apa saja karena sudah jelas data2 petunjuk yang tersedia, tapi semua itu ada pertanggungjawabannya ’cause we’re not ANIMALS.
Sebagai manusia kita telah dianugerahkan akal, jadi gunakanlah dia bukan ego kita punya. tapi jangan sekali-kali gunakan akal kita yang di dalamnya ada pengaruh setan.. Bersabarlah semua pasti akan jelas terbukti saat ajal datang menjemput, saat lidah ini tidak lagi dapat berucap dengan memainkan kata2 seperti judul topik di atas….
Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling berguna bagi sesamanya
“Surga dan neraka telah diperlihatkan kepadaku, maka aku belum pernah memandang hari yang lebih banyak mengandung kebaikan sekaligus keburukan daripada hari ini. Kalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis” Anas bin Malik melanjutkan, “Tidak ada hari setelah itu yang lebih berat bagi para Sahabat dibandingkan dengan hari tersebut. Pada hari itu, mereka semua menutup kepalanya sambil terisak-isak karena tangisan” (HR Bukhari dan Muslim)
“Demi Allah, kalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit bersenang-senang dan banyak menangis, dan kalian juga tidak akan bersenang-senang terus di atas ranjang dengan istri kalian, lalu kalian akan keluar menuju ke pegunungan (tempat menyepi) untuk beribadah kepada Allah” Abu Dzar berkata, “Sampai-sampai aku menginginkan kalau diriku hanyalah pohon yang tumbang” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad yang hasan)
Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, ia berkata:
”Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah memegang pundakku, lalu bersabda, ‘Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau pegembara’. Ibnu Umar radhiallahu’anhuma berkata, “Apabila kamu berada pada waktu sore janganlah kamu menunggu pagi hari, dan jika kamu berada pada waktu pagi hari, janganlah menunggu sore hari. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, dan manfaatkanlah hidupmu sebelum datang kematianmu’ (HR. Bukhari, Hadits Arbain An-Nawawiyah No.40)
Saudaraku, yang semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu …
Hakikatnya kita semua adalah perantau, kita hanya singgah sebentar di dunia ini. Ingatlah saudaraku, kampung halaman kita adalah di Surga, kakek moyang kita asalnya tinggal di surga. Bukankah Adam ‘alaihissalam asalnya tinggal di surga? Kalau kita tidak dapat pulang ke surga, berarti kita telah terlena seperti penumpang yang bersenang-senang dipulau kecil tersebut seperti orang2 yg tersesat, tidak kah kita ingin dapat pulang ke kampung halaman-yakni ke Surga?
@oke je
Dalam Islam, Mencintai Nabi memang diharuskan melebihi cinta kepada siapapun di dunia ini. Jangankan menghina Nabi,bokap nyokap kita aja di hina orang jadi bonyok tuh orang. Anda hanya melihat faktor ketegasan Muhammad dalam menjalankan hukum agama, coba anda pelajari bagaimana welas asihnya beliau terhadap anak yatim dan musuh2nya yg setiap hari menghina dan melemparinya dgn kotoran bahkan saat musuhnya sakit Nabi menjenguknya.
Komentar saya mengenai orang2 yg keluar dari Islam, silahkan saja kapan dan di manapun karena memasuki Islam tidak ada paksaan karena sudah jelas yg benar dan yg tidak benar, tetapi jangan memberi alasan2 yg penuh rekayasa negatif. Seperti cerita anak2 : ada seekor srigala ingin makan buah anggur, tetapi karena ia tidak dapat mencapainya ia berkata kepada yg lainnya kalau buah anggur itu pahit….asem…
Yang Jelas ada di alkitab & Al Quran adalah menyatakan bahwa Hakim yang akan mengadili dan menentukan adalah Yesus atau dalam nama lainnya nabi ISA. Jika ingin mengetahui kebenaran yang sebenar-benarnya berarti kita harus menghadap Yesus (ISA). Pertanyaannya : beranikah anda-anda ini menghadap kepada ISA (YESUS) sekarang ini untuk menerima penjelasanNYA ?
Agama itu seperti dawai gitar, tidak akan indah kalau tidak dimaikan bersama-sama dalam keselarasan dan kepiawaian bermain, dan bagaimana yang memainkan, dibuat pop yach iramanya pop, dibuat dangdut yach yang denger joget, dibuat rock… yach goyang nya kaya orgil dimaikan dengan tidak karuan kalo ngak senarnya putus yach yang dengerin pada mencak-mencak….temen-temen semua … agama itu bukan untuk dipertentangkan dan diperdebatkan, tetapi untuk diajak bekerja sama agar menghasilkan lagu yang indah dalam kehidupan sehingga yang sakit jadi sembuh yang kesel jadi terhibur yang senang tambah seneng lagi namun itu semua bagaimana yang memainkan keharmonisan senar-senar gitar itu (agama-agama itu) yaitu pemimpin-pemimpin agama itu sebagai pemainnya mau di mainkan apa ???? rock, pop, dangdut atau serampangan….kita ini hanya bagian kecil dari partikel senar yang di pasang di gitar dimana gitar itu seperti dunia ini…..jadi tolong marilah kita semua dari berbagai agama ini untuk bersama sama bahu-membahu membangun indonesia ini dengan lagu yang indah yang dapat dinikmati oleh seluruh bangsa bahkan dunia bukan untuk menghancurkan bangs ini dengan pertentangan…. tuhan menciptakan perbedaan itu untuk saling melengkapi bukan untuk dipertentangkan sehingga dengan adanya saling melengkapi dan saling membantu dapat menghasilkan karya nyata yang indah yang dapat menyenangkan hati TUHAN bukan hati kita atau pemimpin kita ….gitu aja kok repot…mari kita bangun Indonesia tercinta ini dengan kebersamaan saling bahu membahu untuk keluar dari kemelut bangsa ini bukannya malah anak bangsa ini terkotak-kotak dengan kebenaran-kebenaran yang mereka sendiri belum tahu apakah itu benar…..jadikan perbedaan itu sebagai penolong bagi yang lain, jadikan perbedaan itu sebagai anugrah yang harus disyukuri, kenapa air laut itu asin dan air darat itu tawar ??? seandainya air laut itu tawar alangkah baunya dunia ini karena empang yang kecil aja kalo nampung air dari mana2 baunya tujuh rupa apalagi laut yach ? itulah adilnya Tuhan menciptakan perbedaan itu…bagaimana kalo senar gitar itu senar 6 semuanya…? yang main musik bingung jadinya dan musiknya pasti nggak enak didengan, demikian juga agama seandainya cuman adasatu pasti juga bingung nggak ada penyeimbangnya… kenapa da malam dan da siang…seandainya cuman malem aja to siang aja gemana rasanya yach…..namun Tuhan mencuptakan itu sebagai penyeimbang untuk saling melengkapi dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan…karena itu saudaraku…marilah kita saling bahu membahu untuk memberikan keseimbangan bagi negeri ini agar dapat dinikmati oleh seluruh umat lainnya dan yang terpenting dengan saling tolong menolong akan menghasilkan karya yang terbaik dari putra bangsa dan itu menyenangkan HATI TUHAN…sekali lagi menyenangkan HATI TUHAN…bukan hati pemimpin atau hati kita sendiri…kita berbuat bersama sama untuk menyenangkan hati TUHAN, Amin…
@endrico
mana ada di AL-QUR’AN yang menghakimi dan yang mengadili itu YESUS !!
BOHONG ITU SEMUA
YANG ADA HANYA :
ALLAH YANG MAHA ADIL YAITU :
ALLAH SWT YANG ADA DI ISLAM YAITU :
ALLAH YANG MAHA ESA (TIADA SERUPA DGN SESUATU)
TIDAK BERANAK DAN DIPERANAKAN.
@endrico
sekali lagi saya tegaskan YESUS(KRISTEN) TIDAKLAH SAMA DENGAN ISA (ISLAM). tolong dimengerti tks.
WASIAT NABI MUHAMMAD SAW KEPADA SAYIDINA ALI RA
Wahai Ali, bagi orang MUKMIN ada 3 tanda-tandanya:
1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia.
2) Tidak terpesona dengan setiap Bujuk rayu.
3) Benci terhadap bualan dan perkataan sia-sia..
Wahai Ali, bagi orang ‘ALIM itu ada 3 tanda2nya:
1) Jujur dalam berkata-kata.
2) Menjauhi segala yg haram.
3) Merendahkan hati.
Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda2nya:
1) Merahasiakan ibadahnya.
2) Merahasiakan sedekahnya.
3) Merahasiakan ujian yang menimpanya.
Wahai Ali, bagi orang yang TAKWA itu ada 3 tanda2nya:
1) Takut berlaku dusta dan keji.
2) Menjauhi kejahatan.
3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.
Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda2nya:
1) Mengawasi dirinya.
2) Menghisab dirinya.
3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah SWT.
1) Uang Rp 50.000, RM 50, BT 500 atau S$ 50 kelihatan begitu besar bila
dibawa ke kotak amal masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke
supermarket.
2) 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu
itu untuk pertandingan sepak bola
3) Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak banyak yang berfikir dan
berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.
4) Kita mengirimkan ribuan ‘jokes’ dan ‘ surat berantai’ melalui e-mail
tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2
atau 3 kali.
Semoga Bermanfaat.. !!!!
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
HUBUNGAN ANTARA AZAN & NAZAK (saat Sakaratul maut)
Renungkanlah, mengapa lidah kelu di saat kematian? Tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui.
Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yang nazak, hampir ajalnya tidak
dapat berkata apa-apa..Lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang
menahan kesakitan ’sakaratul maut’.
Diriwayatkan sebuah hadist yg bermaksud: “Hendaklah kamu mendiamkan diri
ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut
menghampirinya. ”
Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri dan jangan
berkata apa-apapun semasa azan berkumandang. Sebagai orang beragama Islam
kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilahnya( keuntungan) . seperti yang
terdapat dalam hadist shahih “Seandainya mereka mengetahui apa yang
terkandung dalam adzan dan barisan pertama (shalat berjamaah), kemudian
mereka tidak mendapatinya kecuali dengan cara mengundinya, pasti mereka
mengundi” (Bukhari dan Muslim).
Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri.
Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas siapa yang
berkata-kata ketika azan berkumandang, Allah akan kelukan lidahnya ketika
nazak.
Kita takut dengan kelunya lidah kita ketika ajal hampir tiba, maka kita
tidak dapat mengucap kalimah “Lailahaillallah. .” yang mana siapa yang dapat
mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izinNya
menjanjikan syurga untuk mereka.
Oleh karena itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada
Allah supaya lidah ini tidak kelu ketika nyawa kita sedang dicabut.
“Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi
mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah “Lailahaillallah. .” ketika
sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. amin.. amin Ya Robbal ‘alamin..”
@Nunusaku
Jgn mengutip sumber sejarah yg tdk jelas karena anda akan menyesatkan banyak orang apalagi memberikan pendapat berdasarkan sumber sejarah yg tdk jelas tadi. Anda sendiri menulis bahwa Islam diterima dengan baik di Jawa dan orang2 berbondong2 memasukinya. Di sini kita lihat tidak ada pemaksaan dan pertumpahan darah kan?
Bohong ada ayat quran yg menyatakan pahala bagi orang yg dapat mengislamkan orang lain, begitu pula adanya nabi2 dalam Quran yg menentang dan membunuh orgtuanya. Semua bohong besar.
Islam diterima dengan baik karena sesuai dengan akal sehat dan hanya membutuhkan nurani yang tulus untuk membuka hati untuk dapat menerima kebenaran Islam bukan dengan hati yang penuh prasangka seperti nunusaku dan eileen.
Islam membawa peraturan yang universal dan membawa kedamaian bagi seluruh manusia.
Contoh :
Haramnya minuman keras. Berapa juta kejahatan terjadi akibat minuman keras, mulai pembunuhan, pemerkosaan, KDRT, hingga gangguan kesehatan (gangguan otak, perlemakan hati,stroke,sumbatan pembuluh darah jantung) Tapi apa kata kristen, boleh2 aja tuh alkohol diminum.
Kewajiban menutup aurat. Laki2 punya mata, kalau terus2an liat yang terbuka2 lama2 kan pengen juga, seberimannya orang. Pastor aja banyak yang pedophil atau zinah kok. Saya ada bukti.
Hal ini diantisipasi Islam dengan menyuruh menutup aurat dan anjuran untuk menikah bagi yang sudah dewasa. Saya heran sama Eileen yang (mungkin) cewe kok merasa terkekang? justru itu untuk melindungi wanita. Kamu mau jadi korban perkosaan?
Akan tetapi tentu saja tidak terjadi perkosaan pada negara kristen karena perzinahan itu DILAKUKAN SUKA SAMA SUKA, dengan segala eksesnya (anak haram, HIV, kanker leher rahim). Dosa? tenang aja udah dibayar sama om Jesus. Cingcay man!
Judi. Mana ada sih orang yg bahagia karena judi?
Apa sih ajaran kristen tentang semua permasalahan dunia modern ini? Nol besar. Cinta kasih terus sampai bibir dower. Cinta kasih lewat sekardus indomi, perbaikan rumah, kesempatan sekolah yang ditukar dengan penerimaan Yesus dlm diri org yang disumbang itu. Sebenarnya apa sih ini? PEnanaman modal cing, bayangin berapa banyak persepuluhan dan sumbangan kolekte yang diterima gereja dari umatnya tiap tahunnya? Miliaran. Jadi dengan menyelamatkan anak2 domba itu ujung2nya sih duit balik lagi dlm jumlah berlipat ganda ke gereja lagi. Cinta kasih palsu
Tapi lihat Islam, semua itu udah diantisipasi nabi kita yang buta huruf dan gak pernah sekolah itu 1400 thn lalu. Kamu pikir darimana tuntunannya kalau bukan dari yang Maha Kuasa. Peace
Bang Toga aku baru liat ini blog, dan aku percaya niat anda tulus dan aku mendukung komunikasi yang sehat dan saling menghormati yang coba anda rintis di sini. Sip! Cuma maaf kadang saya jg kepancing kalau ada tulisan bodoh kayak si Eileen itu
Horas
@endrico
Saya berani menghadap YESUS sekarang juga di dunia ini untuk menerima penjelasan NYA ?
Tolong PANGGILKAN Yesus , dan kasih tahu saya , dengan cara apa DIA akan memberi penjelasan ?
@supono
Saya berpendapat, YESUS dengan ‘ISA adalah object yang sama tetapi diyakini secara berbeda oleh 2 golongan Kristen dan Islam. (Seperti ABRAM dengan IBRAHIM, SOLOMON dengan SULAIMAN)
@endrico lagi
Yang Jelas ada di dalam Al-Kitab & Al-Quran , dan benar-benar SANGAT JELAS , bagaimana POSISI Yesus dihadapan BAPA , bagaimana Yesus SUJUD & BERDO’A kepada BAPA (sebutan TUHAN ALLAH dalam Kristen).
MAU dikasih CONTOH ayatnya nggak ?
Lukas 22:44 YESUS sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh BERDO’A. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
Beda banget dengan ISMAEL yang dengan suka rela dikorbankan :
[37.102] Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Ucapan YESUS yang terdokumentasi dalam Al’Quran :
[5.117] Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku mengatakannya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
Adanya pertentangan ayat – ayat didalam perjanjian lama :
1. Perjanjian Lama Kejadian 46:21
“Anak-anak Benyamin ialah Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Rosh, Mupim, Hupim dan Ared”.
Perjanjian Lama Bilangan 26:38
“Bani Benyamin, menurut kaum mereka, ialah: dari Bela kaum orang Bela; dari Asybel kaum orang Asybel; dari Ahiram kaum orang Ahiram;
• Perjanjian Lama 1 Tawarikh 7:6
“Anak-anak Benyamin ialah Bela, Bekher dan Yediael, tiga orang”.
2. Perjanjian Lama 2 Raja-Raja 8:26
“Ia berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri raja Israel”.
• Perjanjian Lama 2 Tawarikh 22:2
“Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri”
3. Perjanjian Lama 2 Raja-Raja 24:8
“Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnatan, dari Yerusalem”.
Perjanjian Lama 2 Tawarikh 36:9
“Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN”
@Donny
Isa dan Yesus sudah lain objek. Isa Nabi Allah yang telah diselamatkan Tuhannya dari kedzoliman umatnya sedangkan Yesus adalah person yang tersalib dan sebenarnya adalah Judas. Gitu loh mas Donny, ini bukan teory pribadi saya tetapi ada dalam teory Islam
NABI – NAMA DARI KE 12 SAHABAT NABI ISA
Nabi Isa telah memilih 12 (dua belas) orang yang mempunyai tugas tetap, tetapi dari yang 12 (dua belas) itu ada satu yang berkhianat yaitu : YUDAS ISAKURIUT
Nama – nama dari yang 12 (dua belas) yaitu :
1.Andreas 7.Simon (Tadios)
2.Petrus 8.Yudas
3.Thomas 9.Bartolomius
4.Matius 10.Philipus
5.Yahya 11.Ya’kub
6.Yakub bin Zabdi 12.Yudas Isakuriut
::upps, lae membaca komennya sudah capek kali, kek mana lagi mau ngatur, ini boleh, itu tak boleh… berapa kali ku tengok lae udah kek polisi, ditengokpun tidak… jadi… main catur ajalah, paling tidak lae sudah mewadahi diskusi ini.., siapa tahu, karena panas yang terjadi, jadi masaklah nasi itu, masaklah, gule itu, masak pula ikan arsyik itu…
yok kita makan biar sehat badan itu…
@supono
YESUS yang mengajarkan ke-ESA-an ALLAH sama dengan ‘ISA
YESUS yang sujud dan berdo’a kepada ALLAH sama dengan ‘ISA
YESUS yang menyuruh menyembah ALLAH saja sama dengan ‘ISA
YESUS yang disalib, bukan … bukan YESUS …
YESUS yang dipersekutukan dengan ALLAH, jangan ..! ini dosa terbesar dalam Islam.
Lukas 4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
TRINITAS MUNGKIN BERPANGKAL DI SINI :
Yohanes 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Yohanes 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.
MULAI AYAT PERTAMA , Injil Yohanes memang bernuansa FILOSOFIS , perlu PENAFSIRAN. Keempat injil mestinya mengajarkan hal yang sama secara paralel. Drama penangkapan Yesus & Tragedi penyaliban juga diliput oleh ke-empat injil tersebut, tapi Injil Yohanes ini memakai gaya bahasa yang ber-majas, seperti aku didalam kamu atau aku didalam mereka.
SIFAT RASUL
Adapun yang wajib bagi sekalian rasul alaihimussalatuassalam ada 4 (empat) sifat dan harus :
1.Siddiq
Artinya : Benar
Lawannya : Dusta
Mustahil : Ia dusta
Wajib : Benarnya
Dalilnya seperti firman Allah Taala dalam Al-Quran :
WASHADAQAL MURSALUN
Artinya : telah benarlah sekalian rasul – rasul itu
2. Amanah
Artinya : Kepercayaan
Lawannya : Khianat
Mustahil : Ia Khianat
Wajib : Kepercayaannya.
Dalilnya seperti firman Allah Taala dalam Al-Quran :
QUL INNALLAHA LAYAK MURU BILFAHSYA
Artinya : katakan olehmu (Ya Muhammad) Allah Taala tiada menyuruh dengan kejahatan.
3. Tabliqh
Artinya : Menyampaikan
Lawannya : Menyembunyikan
Mustahil : Ia Menyembunyikan
Wajib : Ia Menyampaikan
Dalilnya seperti firman Allah Taala dalam Al-Quran :
QUL INGKUNTUM TUHIBBU NALLAHA FATTABI UNI YUHBIBKUMULLAH
Artinya : katakan olehmu (Ya Muhammad) jika kamu hendak dikasihi Allah, ikut olehmu akan daku, niscaya kamu dikasihi Allah.
4. FATHANAH
Artinya : Bijaksana
Lawannya : Dungu
Mustahil : Ia Dungu
Wajib : Bijaksananya
Dalilnya : Siddiq, Amanah, Tabliqh
Masuk 1 (satu) harus aradhal basyariah artinya mengambil perangai dengan perangai tubuh manusia yang baik.
Lawannya wajib kita itiqatkan mustahil jatuh kepada sifat kekurangan.
WALYAUMIL AKHIR artinya Percaya Aku Akan Hari Yang Kemudian. Adapun dengan kata percaya aku akan hari yang kemudian itu wajib kita itiqatkan bahwa :
1. Mati Itu Benar
2. Dua Ajab Kubur Itu Benar
3. Ajab Mahsyar Itu Benar
4. Mizan Qadhi Rabbul Jalil Itu Benar
5. Siratal Mustaqim Itu Benar
6. Surga Itu Benar
7. Neraka itu benar
Yang wajib atas kita mengetahuinya 10 (sepuluh) dari pada penghulu – penghulunya (Malaikat) yaitu :
1.JIBRIL pekerjaannya Membawa Wahi (Wahyu)
2.ISRAFIL pekerjaannya Meniup Sangka Kala
3.MIKAIL pekerjaannya Membawa Rezeki Dan Menurunkan Hujan Dari Langit
4.IZRAIL pekerjaannya Mengambil Nyawa
5.RAQIB pekerjaannya Menyuratkan Pahala
6.ATID pekerjaannya Menyuratkan Dosa
7.MUNKAR pekerjaannya Menanyai Mayat Dalam Kubur
8.NAKIR pekerjaannya Memukul Mayat Dalam Kubur
9.RIDWAN pekerjaannya Menjaga Pintu Syurga
10.MALIK ZABANIAH pekerjaannya Menjaga Pintu Neraka
@tegar jaya
Artikel-mu itu apakah pass sih kalo ditempatkan disini ???
@Donny
tks atas masukannya, dalam Islam tidak ada yg namanya Yesus. Klarifikasi sedikit ttg kalimat dalam komen sy ‘Yesus adalah person yang tersalib dan sebenarnya adalah Judas’, sy pikir anda salah tangkap. oleh karena itu sy pun ingin klarifikasi mengenai komen anda :
1.YESUS yang disalib, bukan … bukan YESUS …
2.YESUS yang dipersekutukan dengan ALLAH, jangan ..! ini dosa terbesar dalam Islam
=
1.Tlg dimengerti, bagi saya Yesus
tdk sm dgn Isa AS (tlg ini jgn di debat,
sdh hrg mati bg saya)
2.Saya moslem, jadi tdk perlu sy jelaskan
tks salam
Lukas 6:12 Pada waktu itu pergilah YESUS ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Pada waktu itu pergilah NABI ISA ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Sama tuh NABI ISA dengan YESUS sama-sama pergi ke bukit untuk berdoa kepada ALLAH.
Matius 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
[19.34] Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
[19.35] Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.
[19.36] Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.
[19.37] Maka berselisihlah golongan-golongan yang ada di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari kiamat yang besar.
[19.38] Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang lalim pada hari ini di dunia berada dalam kesesatan yang nyata.
@Donny
untuk umat Islam Tuhan di lafalkan dgn ALLOH
n utk umat Nasrani Tuhan di sebut dgn ALLAH
jd ndak mgkn kan umat Islam menyebut nama Tuhannya sm dgn yg disebut oleh umat Nasrani atau sebaliknya.
Anda mengutip dalil2 dari sumber2 yg berbeda, dgn kata lain satu sama lainnya tdk saling mengakui(moslem tdk mengakui Injil yg sekarang sebaliknya Kristiani tdk mengakui Quran). Sampai saat ini sy blm pernah mendengar moslem bilang nabi sebelum Muhammad adalah Yesus, begitu pula saya blm pernah mendengar teman2 kristiani menyebut tuhan Isa.
Agama itu sebenarnya tdk untuk diperdebatkan tetapi untuk dijalankan seluruh ajarannya oleh masing2 umatnya. best regard..tks senang tkr pendapat dgn anda
[61.6] Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: “Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata”.
@supono bin steele
Kata “Hi” dalam bahasa inggris diucapkan “Hai”
Buat saya pribadi dan orang-orang yang sependapat dengan saya, tidak mempermasalahkan sebutan, ejaan, atau ucapan. Yang penting bagi saya adalah ESENSI. Satu tokoh dalam pewayangan bisa punya puluhan nama atau sebutan.
Contoh :
Matius 27:46 Yesus berseru : “Eli, Eli, lama sabakhtani?”
Markus 15:34 Yesus berseru : “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”
Coba lihat dua media yang meliput kejadian dan object yang sama persis tapi melaporkannya dalam tulisan yang berbeda, mana yang benar, sayangnya waktu itu beum ada tape recorder atau video camcorder.
Apakah orang Kristen menganggap YESUS sebagai anak TUHAN ? seperti yang dikatakan dalam yang menyebutkan bahwa Yesus itu Anak Allah ?
Pernjanjian Baru Matius 3:17
“lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Perjanjian Baru Lukas 4:41
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: “Engkau adalah Anak Allah.” Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.
Matius pasal 5 ayat 9
Baru Matius 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
disitu menyebutkan Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka itu disebut anak Allah, berdasarkan keterangan ini berapakah Anak Allah ?
kutipan dari @syarifuddin
Saya bukan orang kristen tapi coba telusuri pengertian kutipan Matius pasal 5 ayat 9 tersebut firman Allah atau bukan dan lihat derajat kefasihannya, menurut keyakinan agama anda dan dalam keyakinan agama saya tidak dan Dzat yang menyamainya, tidak sama Dzat Allah dengan manusia, baik itu Rosul, Nabi-nabi dan para pengikut-pengikutnya, begitu dengan syech, sunan dan sebagainya. Dan kalau menyamakan Dzat Allah sama dengan manusia itu sama dengan khufur.
Hadis Abu Hurairah r.a katanya:
Rasulullah s.a.w bersabda: Demi Allah! Sesungguhnya telah hampir masanya Nabi Isa bin Mariam turun kepada kamu untuk menjadi hakim secara adil. Dia akan mematahkan salib, membunuh babi serta tidak menerima cukai dan harta akan melimpah, sehinggalah tidak ada seorang pun yang ingin menerimanya.
(shahih Muslim)
Hadis Abdullah bin Umar r.a:
Bahawa Rasulullah s.a.w telah bersabda: Pada suatu malam aku bermimpi berhampiran Kaabah, aku melihat seorang lelaki berkulit sawa matang, sebagaimana engkau pernah melihat seorang lelaki tampan berkulit sawa matang, dia berambut ikal sebagaimana engkau pernah melihat seorang lelaki tampan berambut ikal. Dia menyikat rambutnya yang masih basah. Dia bersandar kepada dua orang atau kepada bahu dua orang sambil melakukan Tawaf di Baitullah. Lalu aku bertanya: Siapakah lelaki ini? Ada yang menjawab: Dia adalah Al-Masih bin Mariam. Kemudian aku melihat pula seorang lelaki berambut kerinting, mata kanannya buta seperti buah anggur yang masak ranum iaitu matanya terkeluar. Lalu aku bertanya: Siapa pula lelaki ini? Ada yang menjawab: Dia adalah Al-Masih Dajal
(Shahih Muslim)
ramai bgt nie blog….
kurasa Tuhan itu ada di hati masing-masing, klo sip dgn Yesus ya OK puji n sembah lah Dia sgenap hatimu n sgenap hidupmu.. en sebaliknya …
toh alkitab mengatakan bukan semua orang yg MENYEBUT Tuhan yg akan diselamatkan, termasuk pastor yg berbuat dosa, yg dibawa2 mulu diatas ama para commentator…
in Matthew 7 : 22 – 23
7:22 When the Judgment Day comes, many will say to me, ‘Lord, Lord! In your name we spoke God’s message, by your name we drove out many demons and performed many miracles!’
7:23 Then I will say to them, ‘I never knew you. Get away from me, you wicked people!’
yg diDalam aja susah masuk Surga klo ga dipilih, malah disuruh ENyahlah!!!, apalagi yg diluar??? nemenin bintang timur putera fajar (Lucifer) aja hehhehhe
ok bang Togar / Nesi@ tks … (jgn ragu-ragu lg y)
GBU all
REDUCE YOUR RISK – KURANGI RESIKO FATALITY
WALAU TETAP JADI PENGANUT KRISTEN
Ikuti AJARAN YESUS bukan AJARAN Paulus/Pendeta
Jangan sembah YESUS tapi sembahlah ALLAH, TUHANNYA YESUS
Lukas 4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Lukas 6:12 Pada waktu itu pergilah YESUS ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
BANYAK BANGET ayatnya dalam AL-KITAB maupun AL-QUR’AN :
[19.34] Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
[19.36] Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.
WINSES LAUS MOKOGINTA bilang :
justru-setelah-aku-jadi-muslim-aku-tahu-kristen-itu-FATAL
Bergabunglah di http://www.mualaf.com
Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Matius 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Matius 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!
Matius 7:24 Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kamu di dalam hati ku
Aku di dalam hari mereka
Agar kita semua menjadi satu
Di dalam nama Tuhan … Amen …
Manunggaling kawulo gusti … Syeh Siti Jenar.
Adanya ceritera-ceritera yang meragu-ragukan hati
1. Allah lebih kejam daripada manusia: Dalam Semuil 15:2-3 disebutkan suatu perintah kepada raja Saul untuk membunuhi sekalian orang Amalek, besar kecil tua muda bahkan sampai kepada kambing-kambing domba-domba dan unta-unta tidak pula terkecuali perempuan dan anak-anak. Akal kita bertanya: Mengapakah Allah yang sedemikian rakhman rakhiem itu sampai hati untuk mengeluarkan perintah itu? Bahkan ketika kemudian oleh karena Saul menolak perintah Allah yang kejam itu, maka berbaliklah amarah Allah kepadanya, dikutukinya ia sehingga iapun dikalahkan oleh orang-orang Amalek. Bertanya hati kita: Adakah manusia lebih berhati lembut dari pada Allah itu sendiri?
2. Allah berbentuk sebagai manusia, makan minum dst-nya Dikisahkan dalam Kejadian 18:1-33 Allah singgah di kemah Ibrahim, makan-makan dan minum-minum, serta sempat pula berdialog dan bercanda gurau dengan Ibrahim.
Dalam Kejadian 32:25-32 bahkan diceriterakan Allah dapat dikalahkan oleh nabi Yakub.
3. Allah kadang-kadang tidak bijaksana: Terbaca dalam Kejadian 6: 6, maka bersesallah Allah sebab telah diciptakannya manusia ini, maka Ia itu mendukacitakan hatiNya. Dengan kata lain, karena kurang bijaksana-Nya, maka Allah akhirnya menyesali apa yang telah diperbuatnya.
4. Teladan nabi-nabi kita biadab, berzina melebihi batas Nabi Luth menyerahkan kedua puterinya yang masih perawan untuk diperkosa oleh pemuda-pemuda Sodom dan Gomorah, gagal dengan itu, maka puteri-puterinya memabuki ayahnya sehingga mereka bersetubuh dengan bapaknya sendiri. (Kejadian pasal 19).Karena takutnya maka Nabi Ibrahim menyerahkan atau membiarkan Sarah, isterinya dibawa oleh raja Gerar dengan maksud untuk dizinai (Kejadian 20). Demikian pula Yehuda, yang berzina dengan anak menantunya sendiri yang bernama Tamar (Kejadian 38) Sedangkan nabi Samson berzina dengan perempuan lacur (Hakim-hakim 16). Nabi dan Raja Daud berzina dengan Uria isteri perwira bawahannya, yang baru saja datang bulan (II Semuil 11:4), sedangkan didalam II Semuil 13:1-16 diceriterakam bahwa Ammon, putera Nabi dan Raja Daud memperkosa adik kandungnya sendiri yang bernama Tammar, bahkan sesudah diperkosa ia lalu mengusir Tammar.
5. Tulisan (yang dianggap sebagai wahyu Allah itu)
kadang-kadang merangsang sex: Setelah diketahui oleh Onan(cucu Nabi Yakub) akan bibit ini kelak bukan menjadi benihnya, maka apabila ia bersetubuh dibuangkannya maninya ketanah. (Kejadian 38:9). Kedua belah susumu seperti anak kijang yang kembar, yang mencari makan diantara segala bunga bakung. (Syirulasar 4:5). Demi melihat akan kekasihnya, maka berkatalah Soleman: Aku ini sudah menanggalkan pakaianku mana boleh aku memakainya pula, dan aku ini sudah membasuhkan kakiku, mana boleh aku mencemarkannya pula (Syirulasar 5:3). Bahwa lembagamu (kemaluan perempuan) kekasih yaitu seperti pokok kurma, dan susunya seperti tandan buah-buah (Syirulasar 7:7). Maka ia itu berbuat zina di Mesir, pada masa mudanya ia berbuat zina itu, disanalah susunya dijamah, dan disanalah mata susunya dipermainkan (Yehezkiel 23:2). Dan lagi tiada ditinggalkan zinanya di Mesir yang sudah bersetubuh dengannya pada masa mudanya dan sudah menjamah mata susunya pada masa ia lagi anak perawan. (Yehezkiel 23: 8). Tetapi semakin dibuat zinanya sambil mengenangkan masa mudanya, maka asyiklah ia terlebih daripada segala gundik-gundiknya yang dagingnya seperti daging keledai dan cemarnya seperti cemar kuda. (Yehezkiel 23: 19).
damarwulan jgn mempelajari kitab injil & al-quran separuh – paruh.
jelas orang mualaf (mantan pendeta) itu orang selalu risau dgn kitab injil !!
mengapa ???????? ……….
[4.48] Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
[4.116] Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
Perempuan Jerman Berbondong-Bondong Masuk Islam
Meski Islam dan umatnya kerap dilecehkan dan mendapat terror di berbgai tempat, namun cahaya kebenaran tidak pernah redup. Di Jerman, sebuah sensus menyebutkan bahwa Islam menyebar pesat. Di jantung kota Jerman, orang berbondong-bondong masuk Islam setiap tahunnya. Hal ini memunculkan rasa khawatir sebagian orang bila Eropa dalam beberapa tahun ke depan berubah menjadi benua yang didominasi oleh kaum Muslimin. Menurut Laporan Lembaga Statistik Khusus umat Islam di Jerman, jumlah orang yang masuk Islam di Jerman bertambah dari tahun ke tahun. Pada tahun 2006, jumlah mereka yang menyatakan diri masuk Islam sekitar 4.000-an orang, sementara di tahun 2005, hanya sekitar 1.000 orang saja. Menurut Direktur Lembaga, Salim Abdullah, “Sedikitnya ada 18.000-an orang Jerman yang tercatat sudah masuk Islam.” (watch Many German Women Turning to Islam )Dalam penghitungan yang dilakukan lembaganya, di kota Sost Jerman, terdapat 1.240-an Muslim asli Jerman dari total 732 ribu orang Muslim dari berbagai latar belakang. “Kebanyakan para pemeluk Islam baru itu adalah kaum perempuan yang telah menetapkan diri masuk Islam, baik karena keyakinannya pribadi atau karena pernikahannya dengan sang suami yang beragama Islam, ujar Salim.
“Ini bukan hal yang aneh, karena umumnya kaum Muslimah Jerman juga orang-orang terpelajar yang memiliki predikat ilmiah cukup tinggi dari berbagai lembaga pendidikan, ” ujar Salim.
Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa 250 hingga 300 orang perempuan Jerman memeluk Islam setiap tahunnya. (na-str/islmtm/eramuslim)
KEBENARAN ISLAM
ALLAH TIMPAKAN KEMURKAAN PD ORG YG TDK GUNAKAN AKALNYA
Yunus QS. 10.100
100. Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.
HANYA AGAMA ISLAM YANG DITERIMA ALLAH
Ali Imron QS: 3.85
85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
AL QURAN TDK DARI NABI
An Najm QS: 53.1-5
1. Demi bintang ketika terbenam,
2. kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru,
3. dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya.
4. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),
5. yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,
ALLAH TURUNKAN & MENJAGA AL QUR’AN
Al Hijr QS: 15.9
[15.9] Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
NABI ADALAH UTUSAN ALLAH
Al Araaf QS: 7.158
158. Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”.
MUHAMMAD ADALAH PENUTUP/NABI TERAKHIR
Al Ahzab QS: 33.40.
40. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
TIDAK BOLEH ADA PERUBAHAN PADA AGAMA ALLAH
Ar Rum QS: 30.29-32
29. Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah? Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun.
30. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fithrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fithrah itu. Tidak ada perubahan pada fithrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; (1) tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
31. dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,
32. yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka (2) dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
KRISTEN SAMA DENGAN KAFIR
Al Maidah QS: 5.17, juga lihat ayat 72-73.
17. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi semuanya?” Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
KUTUKAN BAGI ORANG KAFIR
Ali Imron QS: 3.87
87. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya la’nat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) la’nat para malaikat dan manusia seluruhnya,
ALLAH MUSUH ORG KAFIR
Al Baqarah QS: 2.98
[2.98] Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat- Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.
AMAL TIDAK DITERIMA DARI ORG KAFIR
Al Kahfi QS: 18.103-106
103. Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”
104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
105. Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.
PERINTAH UNTUK SHOLAT
Annisa QS: 4.103
103. Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
[b]ANCAMAN TERHADAP ORANG YANG TIDAK SHOLAT
Al Mudatsir QS: 74.38-43
38. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,
39. kecuali golongan kanan,
40. berada di dalam surga, mereka tanya menanya,
41. tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,
42. “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”
43. Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,
JANGAN MATI KECUALI DLM KEADAAN BERAGAMA ISLAM
Ali Imron QS: 3.102
[3.102] Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam
HANYA ORG KAFIR DEBATKAN AYAT ALLAH
Al Mu’min QS. 40.4
[40.4] Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu.
MENGIKUTI ORG TUA YG SESAT
Al Baqaroh QS.2.170-171
[2.170] Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?”‘
[2.171] Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu dan buta, maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti.
YAHUDI/NASRANI TDK SENANG HINGGA KAMU IKUTI AGAMA MEREKA
Al Baqarah QS: 2.120
120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
[3.84] Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, `Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.”
[3.85] Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
[3.86] Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keterangan pun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang lalim.
[3.87] Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya,
[3.88] mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh,
[3.89] kecuali orang-orang yang tobat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
[3.90] Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima tobatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat.
[3.91] Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.
RAHASIA KAUM MISSIONARIS (PARA PENDETA & PASTOR) YANG TAKUT DIKETAHUI OLEH UMATNYA SENDIRI
INDEKS AL-KITAB
Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-orang Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 – 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 2 1).
AYAT-AYAT ILLAHI :
Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).
Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).
Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.
Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).
Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.
Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.
Ayat-ayat yang dimaksud adalah :
1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
10. Dan lain-lain.
AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA :
Ayat-ayat Porno (cabul)
1 Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual.
Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lainlain.
2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil.
“….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu …. (ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay.25.”Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28). “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).
3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.
4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.
5. Kidung agung 4:1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.
6. Kejadian 38:8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.
7. Kidung Agung 7:6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.
Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan
1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6:5-6, Keluaran 32:14).
2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42:13).
3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1:1-2).
4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel 4:12-1 5).
5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Keluaran 24:10).
6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15:6).
7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3:8-10).
8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6:2).
9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32:28).
10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).
11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).
12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30)
13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).
14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3:1).
15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 3 3: 23).
Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).
2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??
3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).
4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).
5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).
6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci!?
7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (11 Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!
8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?
9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?
10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..
11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).
12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).
Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah yesus (Matius 1:1-17 dan Lukas 3:23-38).
Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh 21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.
2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak
Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!
3. Tuhan salah hitung
Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan “Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai berhitung ??
Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan
1. Hukum Sabat
Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11,31:15,35:2-3).
Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?
2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9)
Ayat ini memeiintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.
3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.
4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.
5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9)
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.
6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.
7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.
8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.
Ayat-ayat takhayul (mistis)
Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16:1-22).
Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16:1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, Ialu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay. 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).
Di atas pangkuan pelacur Delila, akhimya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutnya dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay.19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahasia kesaktiannya dicukur (ay. 21).
Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.
Ayat-ayat Diskrimatif
Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20).
Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskiiminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.
Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi
1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.
2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.
3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.
4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.
5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.
AYAT-AYAT KONTRADIKSI :
Kontradiksi Perjanjian Lama
1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)
2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).
3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).
4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18:
5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
a. Yoram (II Samuel 8: 10).
b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)
6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).
7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).
8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).
9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).
10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).
11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).
12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)
13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).
14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
a. 800 orang (II Samuel 23:8).
b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).
15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).
16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).
17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).
18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).
19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).
20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
b. jiwa (Keluaran 1:5).
21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
a. Kelinci (Imamat ll: 6).
b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).
22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
b. Babi (Yesaya 66: 17).
23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).
24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).
25. Berapa anak-anak Benyamin ?
a. 10 orang (Kejadian 46:21).
b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.
26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
c. 2 orang (Bilangan 26:40).
Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.
27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).
28. Tuhan menyesal atau tidak ?
a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).
29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).
Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.
Kontradiksi Perjanjian Baru :
Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.
1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.
2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).
4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
5. Siapakah kakek Yesus ?
a. Yakub (Matius 1:6).
b. Eli (Lukas 3:31).
6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
a. Salomo (Matius 1: 6).
b. Natan (Lukas 3:31).
7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).
8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).
9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).
10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
b. Benar (Yohanes 8:14).
11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).
12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
a. Di Gedara (Matius 8:28).
b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).
13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).
14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
b. Rabi (Markus 14: 45),
c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).
15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).
16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan (Markus 15:25).
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).
17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).
18. Apa hukumnya bersunat ?
a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
19. Bolehkah makan babi ?
a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).
20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).
AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :
Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.
Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),
Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).
Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).
Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).
Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).
Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).
Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).
KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :
1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).
2. Dr. Mr D.C Mulder:
“Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).
3. Dr. Welter Lempp;
“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).
4. Dr. R. Soedarmo:
“Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).
SOLUSI AKHIR
Karena Alkitab (Bibel) sudah terbukti kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:
1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.
2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.
3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.
4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
5. Tidak mengandung pornografi.
6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.
7. Relevan sepanjang zaman.
[13.31] Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentu Al Qur’an itulah dia). Sebenarnya segala itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.
Alexius Handoko : Mereka Pengikut Paulus, Bukan Yesus .
Katagori : Journey to Islam
Oleh : Redaksi 02 Dec 2004 – 2:00 am
imageSebuah tulisan dan ulasan dari seorang Muallaf Alexius Handoko ex. murid Pdt Jusuf Roni STT Apostolos , Jakarta yang sekarang menjadi Da’i. Subhanallah !!. Laa Tandza.. Janganlah Ragu saudara saudaruku !!
Cara Yesus mendakwahkan Injil berbeda dengan Paulus.
Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya.Tidak banyak yg paham, bahkan yg mengaku Kristen , bahwa antara nasrani dan Kristen memiliki makna yg berbeda. Nasrani menunjuk pada ajaran yg dibawa oleh orang yg berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Mathius 2:23, 21:11; Markus 10:47).
Pengikutnya disebut Nashara/Nashoro (Hawariyun) bukan Kristen seperti yg kita kenal.
Orang Nasrani masih mengikuti mengikuti ajaran tauhid yg diajarkan Yesus (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Abraham/Ibrahim yaitu khitan/sunat (Kejadian 17:9), TIDAK MAKAN BABI (Imamat 11:7) dan Tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9).Setelah Nabi Muhammad SAW datang, mereka meleburkan diri / masuk kedalam Islam (Sejarah Gereja, Dr. Berkhof. Dr . I. Engklaar, BPK, hal 75)Sedangkan Kristen adalah keyakinan yg mempercayai Isa as / Yesus adalah Tuhan dan Juru selamat (Mesias). Keyakinan Ini berasal dari ucapan PAULUS di Antiokia, kira-kira tahuun 40 M setelah Yesus tiada. Pengikutnya lazim disebut orang Kristen. “Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen”(Kisah Rasul 11:26).
Buku materi Pokok Agam Katolik karangan Dra.Damascena Ari Suarso C.B (Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan , nama Kristen tidak berasal dari Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama Kristen oleh Romawi dipakai untuk mengejek orang yg dipandang budak. Sebutan Kristen juga mengandungarti politik sebagai gerakan mesias(ala Ratu Adil atau Juru Selamat ).
Akidah maupun akhlak diantara keduanya berbeda . Nasrani berakhidah tauhid (meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah ) sedangkan Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani kedalam Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW —-seperti yg dikatakan Dr Berkhof diatas ——- maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani dimuka bumi. Yang tinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Pulus. Oleh Paulus, yg juga seorang YAHUDI, ajaran Yesus yang awalnya mengakui ketauhidan(meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah ) di RUSAK sedemikian rupa hingga banyak banyak sekali hal-hal yg bertentangan dengan PIKIRAN SEHAT. Ayat-ayat Injil dipalsu sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat yg saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti tanpa reserve oleh para pengikutnya.
Dalam hal beribadah misalnya. Orang- orang Kristen sekarang ini melakukan dengan berlutut. Padahal nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Mathius 26:39) . Yang berlutut dan berdoa adalah cara Paulus (Kis 21:5, Kis 9:40, Kis 20:36 )
Dalam berdoa,
umat Kristen tidak menengadahkan tangannya, padahal Yesus melakukan hal itu (Matius 14:19; Timotius 2:8).
Saat melaksanakan ritual ibadah, Yesus melakukanya seperti umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu(Keluaran 40:31), melepaskan alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44;48:2 Taw) 6:34-38 ; Mazmur 5:7; Mat 5:17 ). Kini , hal-hal tersebut tidak mereka lakukan lagi.
Dalam hal kematian,
Mayat orang kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukan kedalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil —bid’ah. Nabi Isa atau Yesus ketika wafat dikafani (Lukas 24;12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5)
Kenaifan dan “lucu ” dalam injil , Diantaranya :
- Tuhan kalah ketika bergulat melawan Nabi Yacub as. (Kejadian 32:22-27)
- Anak-anak Tuhan tertarik kepada kecantikan anak-anak manusia, lalu Tuhan Menyesal dan pilu hatinya melihat kejahatan manusia (Kejadian 6:1-8), Malaikat makan roti (Kejadian 19:3)
- Tuhan punya banyak anak (anak-anak) , mailaikatnya bule ?? (karena makan Roti……)
Kemudian ,para nabi yang seharusnya dihormati pun dilecehkan dlm injil .
- Nabi Nuh as. Mabuk-mabukan dan telanjang dalm kemahnya (Kejadian 9:18-27 )
- Nabi Ismail as , berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16: 11-12),
- Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38),
- Nai Yakub as. Menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27 : 1-46),
- Yahuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30),
- Nabi Daud as. Menghamili istri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as atau Yesus (II samuel 11:1- 27; Mathius 1;6),
- Nabi Isa atau Yesus adalah nabi bodoh, idiot, emosional dan berakhlak bejad (Markus 11: 12-14; Yohanes 7 : 8-10; Yohanes 2:4), dan banyak lagi ayat – ayat lain … yg membuat aku selalu bertanya – tanya tentang kebenaran Injil hatiku selalu kecewa dan malu bila membacanya ………
Lebih gila lagi , Paulus berkata :
“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin berlimpah kemuliaaNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ? “ (Roma 3:7)
Paulus juga berkata :
“Tetapi hukum Taurat ditambahkan supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan dimana dosa bertambah banyak, disana kasi karunia menjadi berlimpah –limpah ” (Roma 5:20)
Itulah sebabnya,dalam menjalankan misinya, umat Kristiani (penyembah Yesus ditiang salib ) mereka sama sekali tidak mengindahkan norma-norma atau hukum yg ada. Semuanya adalah sah . Bahkan dengan semakin banyaknya dosa yg dibuat maka akan kian banyak pula kasih karunia Tuhan berlimpah-limpah.
POKOK ajaran Paulus intisarinya ada 6;
- doktrin Trinitas,
- kepercayaan yg menyebut kan Yesus Juruselamat
- kepercayaan Yesus mati ditiang salib untuk menebus dosa warisan dari Adam as
- keyakinan Yesus telah bangkit dari antara orang mati lalu naik kelangit
- dan kepercayaan Yesus akan datang lagi pada akhir zaman.
Lantas, siapa sebenarnya Paulus itu yang menjadi “penerus” Yesus ?
Injil menyebutkan Paulus adalah musuh Yesus yang telah menyiksa para murid Yesus (Kisah Para Rasul 8:1-29; 26:8-11).
Untuk itu pada saudaraku sebangsa umat Kristiani / Nasrani / Katolik pelajarilah kembali dan renungkanlah Injil yang ada ditanganmu ……dan beranikanlah membaca buku-buku Islam walaupun ada perasaan benci , kesal, jiji, takut, malu, hina,tiada guna, buang-buang waktu ……..seperi yg pernah ku alami .
Jangalah kau mendengarkan Islam / versi Islam dari lingkungan kalian sendiri …. Memang mungkin banyak umat muslim juga tidak beraklahk Islami (Al-quran dan Al Hadist ) , tapi apakah itu yg menjadi penghalang untuk mengetahui kebenaran Allah dan kehidupan akhirat yang kekal ?….
Renungkanlah sekali lagi ….semoga anda mendapat petunjuk dari Allah Subhanahuwata’ala .
Tiada maksud aku menjelek-jelekan Umat Kristen..
apalagi untuk mempermalukan ……sekali lagi Tidak,
Tulisan ini adalah sekedar membagi pengalaman dan penegetahuan yang aku miliki.
MENCARA TUHAN MENEMUKAN ALLAH
imageDalam Islam hanya Tuhan yang bisa mengampuni dosa, bukan Pendeta atau Pastor
Saya tidak diusir, tidak dimusuhi dan tidak dikeluarkan dari keluarga saya. Keluarga juga tidak pernah menyatakan kata buruk tentang Islam di depan saya. Hanya saja saya dianggap “gila”. Tidak apa apa. Nabi Muhammad (s.a.w.) juga dianggap “gila” oleh kaum Quraisy jadi saya tidak boleh sakit hati karena sebenarnya enak kalau bisa masuk kategori yang sama dengan Nabi (s.a.w.)
berikut penuturan beliau :
Nama saya Genne Netto, sejak tahun 1995 saya telah menetap di Jakarta, Indonesia, dan pada saat saya bertemu dengan orang baru, mereka selalu penasaran tentang latar belakang saya. Mereka ingin tahu tentang bagaimana saya bisa belajar bahasa Indonesia dengan baik, pindah ke Indonesia dan akhirnya masuk Islam. Lewat bab ini, saya ingin menjelaskan latar belakang diri saya dan bagaimana caranya saya menjadi tertarik pada Islam.
Masa kecil dan mencari tuhan
Saya lahir di kota Nelson, sebuah kota kecil di Pulau Selatan di Selandia Baru (New Zealand) pada tanggal 28 April, tahun 1970. Bapak dan ibu saya bertemu di Nelson, menikah dan mendapat tiga anak; saya nomor dua. Bapak berasal dari Birma (yang sekarang dinamakan Myanmar) dan setelah Perang Dunia II, kakek saya pindah ke Selandia Baru.
Ibu lahir di Selandia Baru dan leluhurnya adalah orang Inggris dan Irlandia. Ibu dibesarkan di sebuah perternakan domba dan sapi di pulau selatan Selandia Baru.
Pada usia kecil saya sudah merasa kurang betah di Selandia Baru. Keluarga saya beragama Katolik dan Ibu saya berkulit putih tetapi saya masih merasa berbeda dengan orang lain. Kakak dan adik saya mendapatkan mata biru dan rambut coklat yang membuat mereka lebih mirip dengan orang berkulit putih yang lain. Tetapi mata saya berwarna coklat-hijau dan rambut saya hitam, dan hal itu memberi kesan bahwa saya bukan orang berkulit putih asli. Jadi, saya orang mana? Orang barat? Atau orang Asia? Saya sudah mulai merasa tidak betah dan oleh karena itu saya berfikir banyak tentang dunia dan siapa diri saya.
Saya membesar terus dan berfikir terus tentang berbagai macam hal, terutama tentang agama, dunia dan alam semesta. Seringkali saya melihat bintang dan dalam kesunyian larut malanm saya berfikir tentang luasnya alam semesta dan bagaimana diciptakan. Dari umur 9 tahun saya mulai membaca buku tentang agama dan topik serius yang lain. Saya ingin tahu segala-galanya: agama, dunia, budaya, sejarah, alam semesta… semuanya! Seingat saya, hanya saya yang tertarik pada dinosaurus pada usia itu. Teman-teman saya yang lain tidak mau tahu tentang dinosaurus karena saat itu film Jurassic Park belum muncul. Hanya saya yang sering membaca tentang topik serius seperti pembuatan piramida, agama Buddha dan Hindu, sejarah dunia, luasnya alam semesta dan sebagainya.
Seperti anak kecil yang lain, saya juga diajarkan agama oleh orang tua saya, karena mereka sebelumnya juga diajarkan oleh orang tua mereka. Di dalam ajaran agama Katolik ada banyak hal yang membingungkan saya. Setiap saya bertanya tentang Tuhan dan agama Kristen, saya seringkali mendapat penjelasan yang tidak memuaskan. Saya menjadi bingung dengan konsep Trinitas, di mana ada Tuhan, Yesus, dan Roh Kudus, dan semuanya Tuhan tetapi Tuhan hanya satu. Tuhan menjadi manusia, dan manusia itu mati, tetapi Tuhan tidak bisa mati, tetapi manusia itu adalah Tuhan. Saya menjadi bingung dengan pastor yang mengampuni dosa orang dengan mudah sekali tanpa bicara kepada Tuhan terlebih dahulu.
Bagaimana kalau pastor salah dan dosa saya belum diampuni? Apakah saya bisa mendapatkan bukti tertulis dari Tuhan yang menyatakan bahwa saya sudah bebas dari dosa? Bagaimana kalau saya bertemu dengan Tuhan di hari akhirat dan Dia menyatakan bahwa dosa saya belum diampuni? Kalau saya berprotes dan menunjuk pastor yang meyakinkan saya bahwa tidak ada dosa lagi, Tuhan cukup bertanya “Siapa menyuruh kamu percaya pada omongan dia?” Siapa yang bisa menyelamatkan aku kalau pastor keliru dan dosa aku tetap ada dan dihitung oleh Tuhan?
Saya mulai berfikir tentang bagaimana saya bisa mendapatkan penjelasan tentang semua hal yang membingungkan saya. Akhirnya jalan keluar menjadi jelas: saya harus bicara empat mata dengan Tuhan! Hanya Tuhan yang bisa menjawab semua pertanyaan saya.
Pada suatu hari, saya menunggu sampai larut malam. Saya duduk di tempat tidur dan berdoa kepada Tuhan. Saya menyuruh Tuhan datang dan menampakkan diri kepada saya supaya saya bisa melihat-Nya dengan mata sendiri. Saya menyatakan bahwa saya siap percaya dan beriman kepada Tuhan kalau saya bisa melihatnya sekali saja dan mendapatkan jawaban yang benar dari semua pertanyaan saya. Kata orang, Tuhan bisa melakukan apa saja! Kalau benar, berarti Tuhan juga bisa muncul di kamar saya pada saat disuruh muncul. Saya berdoa dengan sungguh-sungguh dan menatap jendela di kamar, menunggu cahaya Tuhan masuk dari luar.
Saya menunggu lama sekali. Sepuluh minit. Lima belas minit. Mana Tuhan? Kata orang, Tuhan Maha Mendengar, berarti sudah pasti mendengarkan saya. Saya menunggu lagi. Melihat jendela terus. Menunggu lagi. Kenapa Tuhan belum datang? Barangkali Dia sibuk? Kena macet? Saya melihat jendela lagi. Setelah menunggu sekian lama dan benar-benar memberi kesempatan kepada Tuhan untuk muncul. Tetapi Tuhan ternyata sibuk pada malam itu dan Dia tidak hadir.
Hal itu membuat saya bingung. Bukannya saya sudah berjanji bahwa saya akan percaya kepada-Nya kalau Dia membuktikan bahwa Diri-Nya benar-benar ada? Kenapa Dia tidak mau menampakkan Diri kepada saya? Bagaimana saya bisa percaya kalau saya tidak bisa melihat-Nya? Saya menangis dan tidur. Besoknya saya berdoa lagi dengan doa yang sama. Hasilnya pun sama: Tuhan tidak datang dan saya menangis lagi.
Ini merupakan contoh logika seorang anak kecil. Dalam pengertian seorang anak, apa yang tidak terlihat, tidak ada. Apalagi sesuatu yang begitu sulit didefinisikan seperti konsep “tuhan”. Pada saat itu, terjerumus dalam kebingungan, saya memutuskan untuk tidak percaya kepada Tuhan dan menyatakan diri “ateis” (tidak percaya kepada tuhan mana saja). Saya memberitahu kepada Tuhan bahwa saya sudah tidak percaya kepada-Nya. Dan saya memberitahu Tuhan bahwa Dia memang tidak ada dan semua orang yang percaya kepadanya adalah orang bodoh saja yang hanya membuang waktunya. (Dalam kata lain, saya ngambek terhadap Tuhan.) Di dalam hati, saya berbicara kepada Tuhan dengan suara yang keras supaya Dia bisa mendengar dengan jelas pernyataan saya bahwa Tuhan tidak ada!
Pada hari-hari yang berikut, saya memberi waktu kepada Tuhan untuk datang dan minta maaf karena tidak sempat datang dan menampakkan diri pada hari sebelumnya. Saya sudah membuat pernyataan yang jelas. Tuhan semestinya mendengar pernyataan saya itu dan memberi tanggapan. Tetapi tidak ada tanggapan dari Tuhan. Akhirnya saya mencapai kesimpulan bahwa Tuhan itu memang tidak ada. Sudah terbukti. Kalau ada Tuhan, Dia pasti akan mendengar doa saya dan menampakkan diri. Kenyataan bahwa Tuhan tidak menampakkan diri membuktikan bahwa Tuhan tidak ada!
Saya bersekolah terus dan sembunyikan kenyataan bahwa saya tidak percaya kepada Tuhan. Kalau ada yang menanyakan agama saya maka saya menjawab “Katolik” saja. Selama SD, SMP, dan SMA saya belajar terus tentang dunia tetapi sudah malas mempelajari agama secara serius, kecuali untuk mencari kekurangannya, karena saya menanggap agama itu sesuatu yang membuang waktu saja tanpa membawa hasil. Kebetulan, setelah lulus SMA, orang tua saya memutuskan untuk berpindah ke Australia. Kebetulan, saya memutuskan untuk ikut juga daripada tetap di Selandia Baru.
Di Australia, saya berusaha untuk masuk kuliah Psikologi di Universitas Queensland pada tahun 1990. Saya mau menjadi seorang psikolog anak. Kebetulan, lamaran saya itu tidak diterima karena nilai masuk saya kurang tinggi. Sebagai pilihan kedua, saya ditawarkan kuliah Pelajaran Asia di Universitas Griffith. Di Australia, seorang siswa yang tidak diterima di fakultas pilihan pertamanya, akan ditawarkan fakultas atau universitas yang lain. Setelah satu tahun, dia bisa pindah kembali ke pilihan pertamanya asal nilainya bagus. Kebetulan, saya menerima tawaran untuk masuk Fakultas Pelajaran Asia dengan niat akan pindah ke Fakultas Psikologi setelah satu tahun.
Kebetulan, di dalam Fakultas Pelajaran Asia pada tahun pertama semua siswa wajib mengambil mata kuliah Bahasa Asia. Ada pilihan Bahasa Jepang, Cina, Korea, dan Indonesia. Kebetulan, saya memilih Bahasa Indonesia karena sepertinya paling mudah dari yang lain. Saya hanya perlu mengikuti mata kuliah itu selama satu tahun saja jadi sebaiknya saya mengambil yang termudah. Kebetulan, dalam waktu enam bulan, nilai saya sangat baik, termasuk yang paling tinggi.
Tiba-tiba kami diberitahu ada 3 beasiswa bagi siswa untuk kuliah di Indonesia selama 6 bulan. Saya tidak mengikuti seleksi karena berniat pindah fakultas pada akhir tahun. Tiga teman dipilih. Kebetulan, salah satunya tiba-tiba menyatakan ada halangan dan dia tidak bisa pergi ke Indonesia. Proses seleksi dibuka lagi. Ada seorang dosen yang memanggil saya dan bertanya kenapa tidak mengikuti seleksi dari pertama kali. Saya jelaskan niat saya untuk pindah fakultas pada akhir tahun pertama.
Dia menyatakan “Gene, kemampuan kamu dalam bahasa Indonesia sudah kelihatan. Kenapa kamu tidak teruskan saja Pelajaran Asia. Dalam waktu 2 tahun kamu sudah selesai. Belum tentu kamu senang di bidang psikologi, tetapi sudah jelas bahwa kamu ada bakat bahasa. Coba dipikirkan kembali.”
Akhirnya saya memutuskan untuk meneruskan pelajaran saya di Fakultas Pelajaran Asia itu dan mengikuti proses seleksi untuk beasiswa tersebut. Kebetulan, setelah proses selesai, saya dinyatakan menang dan akan diberangkatkan ke Indonesia pada tahun depan (1991). Sekarang saya menjadi lebih serius dalam pelajaran saya karena sekarang ada tujuan yang lebih jelas.
Dalam Islam hanya Tuhan yang bisa mengampuni dosa, bukan Pendeta atau Pastor
.
Pada suatu hari diadakan acara barbeque (makanan panggang) untuk Klub Indonesia. Semua orang Indonesia di kampus diundang untuk bergaul dengan orang Australia yang belajar tentang Indonesia. Pada saat saya sedang makan, ada orang Indonesia yang datang dan kebetulan dia duduk di samping saya. Dia bertanya “Kamu Gene, ya?” Ternyata dia pernah dengar tentang saya dari seorang teman. “Apakah kamu pelajari agama Islam, Gene?” Saya jelaskan bahwa memang ada mata kuliah tentang semua agama di Asia termasuk agama Islam. “Apakah kamu juga tahu bahwa dalam Islam hanya Tuhan yang bisa mengampuni dosa? Tidak ada pendeta atau pastor yang boleh mengampuni dosa orang!”
Saya begitu kaget, saya berhenti makan dengan hotdog di tengah mulut. Saya suruh dia menjelaskan lebih mendalam lagi. Ini bukan sebuah kebetulan! Inilah sebuah jawaban yang telah saya cari selama 10 tahun. Di dalam Islam hanya Tuhan yang berhak mengampuni dosa. Apakah mungkin di dalam agama Islam ada logika dan ajaran yang bisa saya terima? Apakah mungkin ada agama yang benar di dunia ini? Dari semua kebetulan yang membawa saya ke titik itu, tiba-tiba semuanya terasa sebagai sesuatu yang terencana, dan sama sekali tidak terjadi secara tidak sengaja. Yang saya lihat adalah serangkaian kebetulan yang membawa saya ke kampus itu dan bahasa Indonesia. Tetapi dari pandangan orang yang percaya kepada Allah, tidak ada kebetulan sama sekali di dunia ini!
Masuk Islam
Dari saat itu saya mulai mempelajari dan menganalisa agama Islam secara mendalam. Saya mulai membaca buku dan mencari teman dari Indonesia yang beragama Islam. Secara pelan-pelan saya mempelajari Islam untuk mencaritahu apakah agama ini benar-benar masuk akal atau tidak.
Pada tahun 1991, saya dan dua teman kuliah menjalankan beasiswa untuk kuliah di Indonesia. Saya belajar di Universitas Atma Jaya di Jakarta dan kedua teman yang lain itu dikirim ke Salatiga dan Sulawesi. Pada saat saya di Atma Jaya (sebuah universitas Katolik), sebagian besar teman saya adalah orang Islam. Kenapa bisa begitu? Memang ada orang Islam yang kuliah di Atma Jaya, dan saya merasa sudah paham semua kekurangan yang ada di dalam agama Kristen, jadi saya tidak tertarik untuk bergaul dengan orang yang beragama Kristen. Saya lebih tertarik untuk menyaksikan agama Islam dan pengikutnya dan oleh karena itu saya menjadi lebih dekat dengan beberapa orang yang beragama Islam. Kalau ada teman yang melakukan sholat, saya duduk dan menonton orang itu dan memikirkan tentang apa yang dia lakukan dan kenapa.
Pada saat kembali ke Australia setelah 6 bulan di Jakarta, saya menjadi salah satu siswa yang bahasa Indonesianya paling lancar di kampus. Oleh karena itu, saya sering bergaul dengan orang Indonesia. Secara langsung dan tidak langsung saya pelajari agama Islam terus. Saya membaca buku dan berbicara dengan orang Indonesia di mana-mana. Setelah selesai kuliah Bachelor of Arts, saya mengambil kuliah tambahan selama satu tahun di fakultas pendidikan untuk menjadi guru bahasa. Pada saat yang sama saya mengikuti seleksi untuk beasiswa kedua, kali ini dari Perkumpulan Wakil Rektor Australia (Australian Vice Chancellors Committee). Beasiswa ini hanya untuk satu orang per bagian negara dan, kali ini, saya bebas memilih lokasi kuliah di Indonesia.
Sekali lagi, saya terpilih, dan mendapatkan beasiswa untuk kuliah satu tahun di Universitas Indonesia. Setelah selesai kuliah tambahan di Fakultas Pendidikan, Universitas Griffith, pada tahun 1994 saya berangkat sekali lagi ke Jakarta untuk belajar di Fakultas Sastra di UI. Selama satu tahun di UI, seperti waktu saya ada di Atma Jaya, saya bergaul terus dengan orang Islam.
Pada bulan Februari, tahun 1995, saya duduk sendiri di lantai pada tengah malam dan menonton shalat Tarawih, tayangan langsung dari Mekah. Saya melihat sekitar 3-4 juta orang melakukan gerakan yang sama, menghadap arah yang sama, mengikuti imam yang sama, berdoa dengan ucapan yang sama, berdoa kepada Tuhan yang sama. Saya berfikir: Mana ada hal seperti ini di negara barat? Orang yang berkumpul untuk pertandingan bola yang paling hebat di dunia cuma beberapa ratus ribu. Tidak pernah ada orang sebanyak ini berkumpul si suatu tempat untuk menonton bola, mengikuti suatu pertandingan, atau bahkan mendengarkan Paus bicara. Ini benar-benar luar biasa! Dan tidak ada tandingnya.
Selama satu tahun itu saya teruskan pelajaran agama saya. Tidak secara formal atau serius, tetapi dengan memantau dan mencermati. Kalau ada ceramah agama di TV, dari Kyai Zainuddin MZ atau Kyai Anwar Sanusi dan sebagainya, maka saya mendengarkannya dan memikirkan maknanya. Dan secara pelan-pelan saya mendapatkan ilmu agama dari berbagai macam sumber. Pada akhir tahun 1995 itu saya sudah merasa sulit untuk menolak agama Islam lagi.
Tidak ada yang bisa saya salahkan dalam ajaran agama Islam karena memang Islam didasarkan logika. Semua yang ada di dalam Islam mengandung logika kalau kita mau mencarinya. Apa boleh buat? Saya mengambil keputusan untuk masuk Islam. Akan tetapi, saya seharusnya kembali ke Australia dan mengajar di sekolah di sana. Saya mulai berfikir tentang bagaimana saya bisa mempelajari agama Islam di sana? Ada masjid di mana? Dari mana saya bisa mendapatkan makanan yang halal? Dari mana saya bisa mendapatkan guru agama?
Sepertinya saya akan sulit hidup sebagai orang Islam kalau harus hidup di luar negeri. Kalau saya mau menjadi orang Islam dengan benar maka saya harus menetap di Indonesia untuk belajar. Akhirnya saya mengambil keputusan untuk menetap di Indonesia dan masuk Islam.
Saya kembali ke Australia dan pamit dengan orang tua. Saya memberitahu mereka bahwa saya mau kerja di Indonesia untuk beberapa waktu. Ibu berpesan: “Silahkan kembali ke Indonesia, tapi jangan masuk Islam, ya?”
Dari pandangan orang barat, Islam tidak bagus jadi wajar kalau Ibu menyuruh saya untuk menjahui sesuatu yang dianggap buruk. Saya lupa kapan saat persisnya saya memberitahu orang tua bahwa saya sudah masuk Islam. Kalau tidak salah, saya sudah kembali ke Indonesia, mendapatkan pekerjaan, masuk Islam, dan sudah mulai sholat, sebelum saya memberitahu mereka. Tentu saja mereka menanggap bahwa saya kehilangan akal. Tetapi alhamdulillah, mereka masih berbuat baik kepada saya.
Saya tidak diusir, tidak dimusuhi dan tidak dikeluarkan dari keluarga saya. Keluarga juga tidak pernah menyatakan kata buruk tentang Islam di depan saya. Hanya saja saya dianggap “gila”. Tidak apa apa. Nabi Muhammad (s.a.w.) juga dianggap “gila” oleh kaum Quraisy jadi saya tidak boleh sakit hati karena sebenarnya enak kalau bisa masuk kategori yang sama dengan Nabi (s.a.w.)
Sejak tahun 1995, saya telah menetap di Jakarta dan bekerja sebagai seorang guru bahasa Inggris. Saya belum ada niat untuk kembali hidup di tengah-tengah orang kafir. Saya berniat untuk menetap di sini terus (selama belum diusir) dan mempelajari agama Islam dengan sebaik-baiknya. Banyak orang asing menanggap saya aneh karena mau menetap di negara yang miskin, kotor, penuh dengan korupsi dan sebagainya. Mereka itu memiliki pandangan yang keliru. Komentar mereka benar, tetapi saya juga melihat masjid, orang yang sholat, adzan, Al Qur’an di rumah orang, makanan yang halal, anak-anak yang tidak mau bezina atau menjadi mabuk, dan banyak hal yang lain yang jauh lebih besar manfaatnya. Oleh karena itu, semua kekurangan yang disebut-sebut oleh orang kafir itu menjadi tidak bermakna dan kurang terasa. Keindahan Islam bisa menutupi semua kekurangan yang diciptakan oleh manusia di negara ini.
Dan alhamdullilah, di sini saya mendapatkan teman-teman yang terbaik di dunia. Belum pernah saya mendapatkan teman seperti teman yang saya jumpai di sini. Bagi saya, persahabatan mereka adalah suatu hal yang sangat nikmat, apalagi saya harus tinggal di sini tanpa keluarga. Karena takut memalukan mereka, saya tidak akan sebutkan namanya. Semuanya memiliki kedudukan sebagai saudara di dalam hati saya. Mereka yang membantu saya sehari-hari untuk selalu ingat kepada Allah dan tidak menyimpang dari jalan yang benar. Mereka yang menjadi contoh konkret bagi saya tentang kehidupan seorang Muslim. Mereka yang menggantikan keluarga yang menganggap saya gila, karena teman-teman ini justru bangga dengan usaha saya untuk menjadi orang yang beriman. Sering ada orang bertanya “Kenapa kamu tidak pulang ke Australia dan berdakwa di sana?” Jawabannya adalah: belum tentu di sana ada orang yang mau mendengar kalau saya bicara, tetapi di sini, justru banyak yang tertarik karena jarang ada orang bule yang masuk Islam, menetap di sini dan bisa berbahasa Indonesia. (Secara kebetulan!) Saya juga tidak mau kembali ke sana karena dengan demikian, saya harus tinggalkan teman-teman saya di sini dan juga guru-guru agama saya. Semoga semua yang mereka lakukan untuk membantu saya belajar agama dibalas Allah swt. karena saya sama sekali tidak sangup menjadi orang baik tanpa bantuan terus dari mereka.
Semoga sisanya dari buku ini adalah sesuatu yang menarik bagi anda yang membacanya. Semoga lewat tulisan ini, semua yang saya pahami sebagai seorang Muslim di Indonesia akan menjadi bahan pikiran untuk kita semua. Perjuangan saya dari luar negeri sampai masuk Islam dan menetap di sini adalah sebagian dari rencana Allah. Saya belum tahu kenapa Allah membawa saya ke Indonesia dan memberi saya kelancaran dalam bahasa Indonesia. Apakah semua itu hanya untuk diri saya sendiri? Atau apakah ada tujuan Allah yang lebih luas yang belum saya pahami? Apa yang Allah inginkan dari saya? Apa yang bisa saya lakukan untuk ummat Islam dan Allah sebagi balasan terhadap semua nikmat yang telah Allah berikan kepada saya?
Barangkali, lewat buku ini, ada beberapa hamba Allah yang akan mulai memikirkan Islam dengan cara baru. Barangkali akan ada beberapa orang yang menjadi lebih dekat kepada Allah setelah membaca dan memahami pikiran saya. Saya bukan seorang ustadt. Saya bukan ahli agama. Yang bisa saya berikan kepada ummat Islam untuk membantu kita semua menjadi ummat teladan di dunia hanya sebatas komentar saja. Barangkali Allah memberikan saya kehidupan sampai sekarang supaya saya bisa bicara kepada anda lewat buku ini. Insya Allah ada tujuan Allah yang membawa hikmah buat ummat Islam lewat komentar saya ini. Saya juga mohon Allah mengangkat semua sifat sombong dan takkabur dari hati saya dan menjadikan saya seorang hamba Allah yang bermanfaat bagi Allah dan bermanfaat bagi ummat Islam. Amin amin ya robbal alamin. Semoga menjadi rahmat bagi kita semua (mualaf.com)
Gold Fret mantan Pendeta : “Eli, Eli, lama sabakhtani?” mengantarnya kepada Hidayah Islam
image AYAH saya seorang pastor atau pendeta dalam agama Kristen Katolik. Beliau mengajarkan Alkitab (Injil) pada saya sejak saya masih kecil dengan harapan agar saya menjadi penerus cita-citanya di kemudian hari. Saya belajar Alkitab pasal demi pasal dan ayat demi ayat dengan seksama. Berkat bimbingannya, saya betul-betul memahami kandungan dan tafsiran Alkitab. Sejak saya berumur empat belas tahun, saya diberi kepercayaan berceramah di gereja pada setiap hari Minggu dan hari-hari keagamaan Kristen lainnya. Setelah saya banyak membaca Alkitab, banyak saya dapatkan kejanggalan-kejanggalan di dalamnya. Dalam Alkitab, antara pasal satu dan pasal lainnya banyak terjadi pertentangan, dan banyak ajaran gereja yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Misalnya, Yohanes pasal 10 ayat 30, menerangkan bahwa Allah dan Yesus (Isa) bersatu, yaitu, “Aku dan Bapa adalah satu.” Sedangkan, pada Matius pasal 27 ayat 46 menjelaskan bahwa Yesus dan Allah berpisah, yaitu, “Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring, “Eli, Eli, lama sabakhtani?” ‘Artinya, “Tuhanku, Tuhanku, mengapa Engkau meninggalkan aku?”
Dalam ajaran gereja, seorang bayi yang lahir akan membawa dosa warisan dari Nabi Adam dan 1bu Hawa. Juga, bayi yang mati sebelum dibaptis tidak akan masuk surga. Ajaran ini bertentangan dengan Alkitab Yehezkiel pasal 18 ayat 20 dan Matius pasal 19 ayat 14 menerangkan bahwa manusia hanya menanggung dosanya sendiri, tidak menanggung dosa orang lain. Bayi yang meninggal sebelum dibaptis akan masuk surga, karena anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang yang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan orang yang fasik akan menanggung akibat kefasikannya.
Sementara, pada Matius 19 ayat 14 Yesus berkata, “Biarlah anak-anak itu, jangan menghalang-halangi mereka datang padaku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang mempunyai Kerajaan Surga.”
Dengan semua itu saya merasa bimbang. Injil mana yang harus saya ikuti, sedangkan semuanya kitab suci? Dan apakah ajaran gereja yang harus saya ikuti, sedangkan ajarannya bertentangan dengan Alkitab ?
Saya ragu dengan keautentikan Alkitab, karena kalau Injil yang ada sekarang ini asli, tidak mungkin satu sama lain saling bertentangan. Saya juga ragu dengan kebenaran ajaran gereja karena kalau ajaran gereja itu benar, tidak mungkin bertentangan dengan kitab sucinya.
Karena mendapatkan kejanggalan dalam Alkitab dan pertentangan ajaran gereja dengan kitab sucinya, saya menjadi enggan membaca Injil dan buku buku agama (Kristen), karena saya yakin tidak akan mendapat kebenaran dalam Kristen.
Mendengar Bacaan Al-Qur’an
Pada suatu hari saya berjalan di dekat masjid. Tiba-tiba saya gemetar dan tidak bisa berjalan disebabkan mendengar suara dari dalam masjid. Setelah saya pulang ke rumah, saya bertanya pada teman-teman tentang suara yang saya dengar itu. Tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang tahu tentang suara itu.
Setelah keesokan harinya saya bertanya pada teman sekolah yang beragama Islam, dia menjelaskanbahwa “suara” yang saya dengar di dalam masjid adalah suara orang membaca A1-Qur’an. Kemudian saya bertanya, “Apa sih, Al-Qur’an itu?” Dia menjawab, “Al-Quran itu kitab suci umat Islam.” Kemudian saya meminta Al-Qur’an padanya. Tetapi dia tidak memberikan dengan alasan saya tidak punya wudhu.
Setelah saya pulang dari sekolah, saya langsung mencari orang yang beragama Islam untuk meminjam A1-Qur’an. Akhirnya saya berjumpa dengan orang Islam yang bernama Abdullah. Ia keturunan Arab. Lalu saya pinjam Al-Qur’an padanya dan saya jelaskan padanya bahwa saya beragama Katolik dan ingin mempelajari Al-Qur’an. Dengan senang hati ia meminjamkan saya terjemahan Al-Qur’an dan riwayat hidup Nabi Muhammad saw..
Saya baca Al-Qur’an ayat demi ayat dan surat demi surat. Saya pahami kalimat demi kalimat dengan seksama. Akhirnya saya berkesimpulan, hanya Al-Qur’anlah satu-satunya kitab suci yang asli dan hanya Islamlah satu-satunya agama yang benar.
Al-Qur’an membahas persoalan ketuhanan dengan tuntas, bahasanya mudah dipaharni, dan argumentasinya rasional. Di samping itu, Al-Qur’an juga membahas tentang Nabi Isa (Yesus) sejak sebelum dikandung, dalamn kandungan, waktu dilahirkan, masa kanak-kanak dan remaja, mukjizatnya, dan kedudukannya sebagai Rasul Allah, bukan anak Allah.
Sejak mendapatkan kebenaran Islam, saya mempunyai keinginan yang kuat untuk memeluk agama Islam. Singkat cerita, kemudian saya datang menjumpai Abdullah dan saga jelaskan keinginan saga padanya.
la menyambut hasrat saya itu dengan hati ikhlas, dan ia membimbing saya membaca dua kalimat syahadat. Setelah menjadi seorang muslim, nama saya diganti menjadi Dzulfikri. Kemudian saya belajar pada Abdullah tentang hal-hal yang diwajibkan dan yang dilarang dalam Islam.
Setelah itu saya mondok di sebuah pesantren. Di situ saya belajar agama selama satu tahun. Kemudian saya pindah ke kota Malang, Jawa Timur. Di kota ini saya terus menuntut ilmu agama sambil kuliah.
Di Denmark – Al Qur’an Terjemahan menjadi Hadiah Natal paling favorite !!??
image Sejumlah sumber mass media Denmark, Rabu menyebutkan, antusiasme warga Denmark yang notabenenya non Muslim untuk membeli terjemahan Al Qur’an Al Karim dalam bahasa Denmark meningkat tajam sepanjang momentum perayaan natal nanti.
Terjemahan Al Qur’an dalam bahasa Denmark kini menempati urutan terdepan dalam deretan hadiah yang paling favorit sepanjang musim ini.
Mushaf yang mulia menjadi hadiah yang dinanti-nanti pada musim natalan ini karena meningkatnya minat warga Denmark terhadap kitab suci umat Islam itu.!
Surat kabar ‘Kristeligt Dagblad’ berbahasa Denmark mengatakan, sekitar 5000 copi terjemahan baru Al Qur’an habis terjual sepanjang bulan Desember ini alias sekitar separuh cetakan pertama mushaf terjemah yang diterbitkan penerbit Pan De Kusnten.
Dengan demikian, terjemahan Al Qur’an dalam bahasa Denmark menempati ‘best seller’ ketiga untuk kategori buku-buku spesialis sastra.
Fenomena ini menurut para pengamat erat kaitannya dengan kasus pemuatan kartun pelecehan terhadap Nabi Muhammad SAW yang sempat menimbulkan polemik itu beberapa waktu lalu. Kasus itu awal mulanya terjadi pada bulan Septeber 2005 lalu ketika sebuah surat kabar Denmark memuat kartun yang melecehkan Nabi SAW yang kemudian diikuti oleh sejumlah surat kabar lainnya.
Buntutnya, terjadi gelombang kemarahan besar-besaran umat Islam di seantero Dunia Islam sejak Februari hingga Maret 2006 yang menuntut pemboikotan terhadap seluruh produk Denmark.!! Maha benar Allah saat berfirman, “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” (QS.Ali Imran:54)
Sandrina Malakiano : Islam, Kebenaran Yang Dicari
imageNAMA saya Alessandra Shinta Malakiano. Publik lebih mengenal saya dengan nama Sandrina Malakiano. Saya lahir di Bangkok/Thailand, 24 Nov 1971. Saya sangat bersyukur dibesarkan di tengah keluarga perpaduan dua negara. Ayah saya dari Armenia, Itali, yang beragama Kristen. Sementara ibu dari Indonesia, seorang keturunan Jawa beragama Islam, yang kuat dengan budaya kejawen.
Kombinasi dua budaya yang berbeda itu melahirkan kebebasan memeluk agama apapun bagi anak-anaknya. Yang terpenting buat kami adalah percaya adanya Tuhan. Kebebasan yang orang tua berikan membuat saya tidak tahu mana agama yang benar dan bisa saya jadikan jalan hidup.
Hal itu membuat saya terus mencari dengan cara membandingkan berbagai agama yang ada di negeri ini. Dalam pencarian tersebut saya mencoba mempelajari beberapa agama yang ada di Indonesia.
Bahkan ketika tinggal Bali, saya sempat memeluk agama mayoritas penduduk sana. Saya pun menjalaninya secara serius dan total. Saya tidak bisa melakukan atau meyakini sesuatu setengah hati. Bagaimanapun, sesuatu yang dilakukan dan diyakini setengah hati tidak akan terlaksana dengan baik dan benar. Apalagi itu sebuah keyakinan yang harus diketahui kebenarannya.
imageTahun 1998 saya pindah ke Jakarta. Di sanalah saya diberi kesempatan untuk bisa melihat Islam lebih dekat. Bertanya tentang keislaman pun saya jadikan rutinitas sehari-hari.
Sulit dijelaskan dengan kata-kata, semakin hari ketertarikan saya pada Islam pun tumbuh. Keinginan untuk lebih banyak tahu pada Islam semakin menjadi. Kerinduan untuk memeluk Islam pun semakin menggebu. Bersyukur saat saya ungkapkan pada keluarga, saudara, dan teman-teman tentang kerinduan itu, mereka mendukungnya.
Saya pun lebih giat lagi memperdalam Islam, termasuk belajar shalat. Dengan semua modal itu, tanpa ada halang rintang yang berarti dan dengan niat serta ketulusan hati, pada tahun 2000, bertempat di Masjid Al Azhar Jakarta, saya memeluk agama Islam. Semoga ini jalan terbaik yang telah Allah tentukan untuk saya.
Subhanallah, keteduhan, ketenangan, dan kedamaian terasa menyejukkan batin ini. Saya telah menemukan kebenaran yang dicari selama ini. Dengan berusaha sabar dalam menjalani ujian dan cobaan hidup ini, senang maupun sulit, di kala lapang ataupun sempit, saya yakini semuanya sebagai pendidikan yang Allah berikan pada saya. Tentu ada hikmah atau pelajaran yang terbaik dari-Nya.
Beberapa bulan yang lalu, hampir beberapa kali saya mimpi bertemu Aa Gym. Aneh, tidak seperti biasanya. Mimpi itu sangat saya hafal detil kejadiannya. Padahal, jika bermimpi, saya sering kali lupa kejadian mimpi tersebut. Pada mimpi yang pertama, saya sakit dan Aa Gym mengobati sakit saya. Lalu mimpi selanjutnya, kejadiannya di sebuah masjid. Dalam mimpi tersebut, banyak orang yang ingin masuk ke dalam dan mendengarkan ceramah di dalam masjid tersebut. Saya pun berusaha masuk ke mesjid itu seperti yang lainnya. Namun berkali-kali saya mencoba masuk ke dalam, saya selalu terpental keluar, sampai akhirnya saya memutuskan duduk di tangga luar. Lalu Aa Gym menghampiri saya dan mengatakan, “Semua masalah itu ada jalan keluarnya. Dan yang memberi jalan keluarnya itu adalah Allah.” Subhanallah! Mimpi yang tidak pernah saya lupakan. Saya pun semakin yakin pada Allah bahwa Allah akan menolong setiap makhluk-Nya yang ada dalam kesusahan.
Saya berharap dan berdoa, di tahun 2004 saya bisa menjadi manusia lebih baik di mata Allah, ibu yang baik bagi anak-anak, menjadi anak yang baik di mata orangtua, serta menjadi pendamping yang baik di mata suami.
[59.21] Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.
KAFIR SEBUAH BANTAHAN
Sudah dimaklumi bersama bahwa kata-kata “kafir” –dalam bahasa Indonesia– hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang di luar agama Islam. Kemungkinan juga demikian, bahwa non-Muslim akan menyebut Muslim sebagai kafir karena di luar keyakinannya. Itu artinya bahwa kafir adalah lawan kata keimanan. Ini jelas. Tapi, sekali lagi ini juga menegaskan bahwa setiap orang yang tidak beriman layak disebut dengan kafir, sebagaimana orang yang tidak kafir harus disebut sebagai beriman.
Berbicara tentang kekafiran, seperti yang kita dapatkan dari berbagai literatur baik dari al-Quran sendiri maupun Hadis, akan dijumpai kriteria kafir yang terbagi ke dalam aspek akidah maupun semata-mata akhlak (etika). Namun, apabila ada khitob (perintah) dari Allah atau Rasulullah kepada orang-orang kafir, ini jelas yang dimaksud adalah orang-orang kafir secara akidah.
Lantas apa sih “kafir” itu sebenarnya?
Seperti “pelajaran” yang kita ikuti beberapa waktu yang lalu, untuk memahami bahasa Arab hendaknya hilangkan terlebih dahulu syakal atau harakatnya (dalam hal ini adalah huruf vokalnya). Dengan demikian kita bisa merujuk kepada kamus bahasa Arab, derivasinya dan berbagai artinya. Misalnya kata KAFIR tadi, maka yang tampak adalah sebuah kata yang terdiri dari huruf K, F dan R. Ini sama dengan asalnya yang memang dari Arab yang terdiri dari huruf Kaf, Fa dan Ro’ (K-F-R). Jelaslah bahwa kata “Kafir” berasal dari sebuah fi’il (kata kerja) yang berbasis tiga huruf (fi’il tsulatsi mujarrod).
Dengan demikian, apabila kita merefer ke berbagai kamus Bahasa Arab, kita jumpai bahwa sebuah kata yang terdiri dari ketiga huruf tadi mengandung bermacam arti. Misalnya dalam “Al-Qamus Al-Fiqhi Lughatan wa Isthilahan” (Kamus Fiqih dalam Tinjauan Bahasa dan Istilah) karya Sa’di Abu Jaib, beliau menulis KFR dengan dua bacaan dan masing-masing dibagi menjadi arti sendiri-sendiri.
Kafir menurut bahasa:
Kata yang tersusun dari huruf KFR tadi masih terbilang misterius, bagaimana cara bacanya dan bagaimana pula artinya? Misteri inilah yang selalu dipelajari di tempat-tempat pengajian atau di pesantren-pesantren. Mereka mempelajari kitab-kitab yang isinya tulisan-tulisan tanpa harakat atau syakal. Kita sering menamakannya dengan “kitab gundul”, karena tanpa sehelaipun syakal ada di sana.
Karena syakalnya kita sendiri yang menentukan, maka kita bertanggungjawab untuk mereka-reka dan menafsirkan sendiri artinya –sambil membandingkan dengan kamus-kamus yang sudah ada. Kita coba dengan tiga bacaan terlebih dahulu:
1. KaFaRa (kufur).
Kufur di sini mempunyai tiga arti:
- mengingkari nikmat Allah (tidak bersyukur)
- tertutup
- lawan kata beriman.
2. KuFR (baca: KuFRun. Kalau waqaf bacanya: KuFR).
Kaf dhommah, Fa sukun, Ra dhommah tanwin. KuFR adalah sebuah masdar (kata dasar) dari KaFaRa yang artinya “ketertutupan”. Dilihat dari kata dasar ini kita menjadi mafhum mengapa orang-orang ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya disebut Kafir “karena mata hatinya sudah tertutup dari keimanan”.
3. KaFR (baca: KaFRun. Kalau waqaf bacanya: KaFR).
Kaf fathah, Fa sukun, Ra dhommah tanwin. KaFR adalah masdar dari KaFaRa juga yang artinya “ketertutupan”. Tapi yang lebih populer dinyatakan bahwa Kafr adalah nama sebuah kota di Syam.
Bahkan dalam Kamus “Mukhtar As Shohhah” dilengkapi contoh sebuah Hadis yang berbunyi: “yukhrijukum al ruumu kafran kafran” [orang-orang Romawi itu mengeluarkanmu dari kampung-kampung negara Syam].
Komposisinya:
Ka-Fa-Ra = mengingkari (past tense)
yaKFuRu = mengingkari (present tense)
KuFR = pengingkaran (masdar -kata asal)
KaFR = pengingkaran (masdar -kata asal)
KaFiR = orang yang mengingkari Allah (isim fa’il/pelaku)
KaFiRun = mereka yang kafir (bentuk plural dari KaFiR)
KawaFiR = wanita-wanita yang kafir (bentuk plural dari KaFiR)
Dalam Mu’jam Lughat Al-Fuqaha (Dictionary of Islamic Legal Terminolgy) yang ditulis Muhammad Rawwas Qal’aji juga sepakat bahwa: “Kufr adalah Atheisme, menyerapah Tuhan (Blasphemy), membangkang perintah Tuhan (kufur akidah), atau tidak bersyukur (kufur nikmat)”.
Pendek kata kufur ada dua macam: kufur kepada Allah yang biasa disebut dalam bahasa Indonesia disebut sebagai KAFIR. Ada juga kufur akan ni’mat Allah, ini yang disebut dengan kufur ni’mat.
Kafir menurut Istilah:
Karena itu Kamus Fiqhi tadi menjelaskan pengertian kufur tadi secara istilah, yaitu: “mengingkari hal-hal yang sudah maklum dalam syariat agama Islam”.
(Baik Qamus Fiqhi, Mu’jam Lughat, Mukhtar As Shohhah ataupun lainnya tidak ada yang berbeda dalam mengartikan kufur atau kafir. Semua sependapat bahwa kekafiran adalah bentuk pembangkangan terhadap perintah Allah swt). Bahkan Imam Syafi’ie, Abu Hanifah dan kelompok Zahiriyah berpendapat bahwa kafir dan musyrik punya pengertian yang sama.
Kufur atau kafir itu sendiri bermacam-macam:
Kafir Ingkar: yaitu kafir dalam hati dan lidahnya, tidak meyakini kebenaran apalagi mengakuinya.
Kafir ‘Inad (Gengsi): mengakui syariat Islam dalam hati, tetapi lidahnya tidak.
Kafir Munafik: pengakuannya hanya di mulut, sementara hatinya tidak
Kafir Millah: sesuatu yang membuatnya murtad dari Islam, baik dengan lidah, perbuatan ataupun keyakinannya.
Kafir Amal: dia beriman, tapi suka melakukan maksiat yang tidak beresiko memurtadkan. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Mencaci maki sesama Muslim itu fasiq, dan membunuhnya adalah kafir”. (Jelas yang dimaksud di sini bukan kafir akidah).
Al-Quran menyebut kata kafir sebanyak 500 ayat lebih. Tentu saja dengan berbagai perubahan kata dari bentukan kata aslinya. Misalnya saja dengan bentuk isim fa’il (baik mufrod atau jamak) disebut sebanyak 135 kali. Sedangkan dengan bentuk fi’il madhi (past tense) sebanyak 343 kali, dan fi’il mudhari (present tense) sebanyak 41 kali. Bagi yang penasaran silakan cari bentuk masdarnya, baik KuFRa, KaFuRa, dan lain-lain.
Beberapa waktu yang lalu kita dibuat terhenyak dengan pernyataan Jalaludin Rahmat, seorang pemikir Islam asal Bandung yang tidak kita sangsikan lagi kepakarannya. Dia bilang, kata-kata kafir atau kufur dalam al-Quran hanya berbicara dalam aspek etika dan tidak ada sangkut pautnya dengan akidah atau teologis. Ia menukil surah Ibrahim ayat 7 yang berbunyi:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengkufuri/mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. 14:7).
Menurut Kang Jalal, ayat itu menjelaskan hukuman bagi orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah, yaitu azab yang sangat pedih. Jadi, ia menyimpulkan, tidak ada hubungannya dengan akidah sama sekali.
Pemahaman seperti ini sebenarnya tidak heran kalau memang sang pemikir ini hanya mendengar dari santrinya yang sedang muhadhoroh (latihan pidato) di Muthahhari, yayasan yang ia pimpin. Harap maklum, santri memang sangat senang dengan ayat ini, dan selalu dibaca tiap kali berpidato (Ayat sejenis bisa dijumpai pada surah Annahl: 113). Tapi Kang Jalal lupa bahwa masih banyak ratusan ayat-ayat lain yang berbicara secara khusus tentang orang-orang kafir. Bahkan anak TK ada yang hapal surah Al-Kafirun yang memang ada di Juz Amma itu,
Katakanlah: “Hai orang-orang kafir!”
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah
Dan kamu bukan penyembah Ilah yang aku sembah
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Ilah yang aku sembah
Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku (QS. 109: 1-6)
Benarkah ayat ini berbicara tentang akhlak, hai tuan Jalal? Lha wong ayat ini menolak sistem barteran yang ditawarkan orang-orang Kafir. Ya terang saja Nabi menolak, sebab ini menyangkut inti keimanan yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Dosa syirik itu tak mengenal kata ampun. Orang-orang kafir itu memberi alasan lagi, “ya tapi kan besok-besok kamu bisa sembah Tuhan yang kamu sembah. Akupun begitu. Kita tukeran Tuhan untuk sekarang secara bergilir nantinya”. Nabi menjawab, “Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Kalian pun begitu, tidak akan menyembah Allah yang aku sembah. Agamamu ya untukmu, agamaku ya untukku”.
Stefanus R Sumangkir : Surat Imamat 11 ayat 7 mengantarku pada Hidayah Islam
imageSudah sekitar tiga tahun terakhir, Stefanus R Sumangkir, bergerak membangun kelompok yang menjadi ajang berkumpulnya para mualaf (orang yang baru masuk Islam), di Tegal, Jawa Tengah. Kelompok ini disebut sebagai Paguyuban Mualaf Kallama. Kini anggotanya sudah mencapai 19 orang. Kelompok itu berusaha untuk mandiri dengan berupaya semampunya. Dana untuk organisasi didapat dari iuran anggota dan sumbangan dermawan. ”Paguyuban ini untuk ajang komunikasi dan juga wahana mendalami Islam,” ujar Sumangkir.
Jalan yang ditempuh Sumangkir untuk bisa membangun komunitas mualaf ini cukup berliku. Mulanya, Sumangkir yang kini berusia 56 tahun itu adalah seorang penginjil. Ajaran Kristen memang telah melekat pada keluarga Sumangkir sejak dia masih kecil. Pada 1986-1987, Sumangkir dikirim untuk menuntut ilmu di sekolah teologi di Malang, Jawa Timur. Ilmu-ilmu yang diperlukan untuk jadi penginjil pun diserapnya. Hingga 1988, Sumangkir dipercaya Gereja Maranatha Slawi untuk membimbing jemaat.
Dia sempat dikirim ke Desa Karanggedang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk misi pengkristenan. Di desa yang mayoritas penduduknya eks-tapol Pulau Buru itu, Sumangkir rajin mendekati warga agar masuk Kristen. Dengan semangat tinggi, Sumangkir bisa meluluhkan sebagian hati warga sehingga ada yang memeluk Kristen. Di Karanggedang ini, Sumangkir mengaku pertama kali mendapat hidayah dari Tuhan. ”Saat saya menemui seorang yang akan kami Kristenkan, orang itu bertanya kepada saya tentang Tuhan yang katanya satu tetapi mencipta dua hukum. Contohnya tentang babi, di mana Kristen menghalalkan dan Islam mengharamkan. Atas pertanyaan itu saya kebingungan,” ujarnya mengenang.
Sejak itu dia mencoba membuka-buka Injil yang menjadi pedoman bagi agama Kristen. Ternyata Surat Imamat 11 ayat 7 menyebutkan babi haram karena memiliki dua kuku yang terbelah. Namun para pendeta Kristen, saat mengajar di gereja-gereja tak menyatakan babi haram bagi umat Kristen. Beberapa tahun berlalu. Sumangkir mendapat tugas mengajar di Gereja Maranata dan GPPS Budimulya di Slawi, Kabupaten Tegal. Di situ Sumangkir berceramah di hadapan jemaat tentang babi yang diharamkan. Ternyata ceramah itu menjadi tidak berkenan bagi majelis gereja yang langsung menskorsnya. Nama Stepanus Sumangkir dihapus dari daftar penceramah tanpa alasan.
Saat itu Sumangkir tidak langsung berganti agama, namun tetap saja pada pendirian sebagai penginjil. Secara mandiri dia aktif mencari sasaran di tengah masyarakat yang miskin. Kehidupan sebagai penginjil cukup menopang ekonominya pada waktu itu. Dua anaknya, Euneke Alfa Lidia (16 tahun) dan Critoper Pitagoras (13 tahun) bisa sekolah dan hidup layak. Di tengah kegalauan jiwanya tentang keyakinan dalam beragama, Sumangkir mendapat hidayah yang kedua. Kali ini lewat tayangan televisi Indosiar yang memutar film Ramadhan berjudul Jamaludin Al Afghani. Film tentang tokoh Islam itu mengetuk hati keluarga Sumangkir untuk memeluk Islam. Dari sinilah ghirah Islamnya terus tumbuh, sampai akhirnya dia membangun Paguyuban Mualaf Kallama.
Mulanya, kelompok ini menggelar pengajian rutin setiap malam Senin, bertempat di rumah Sumangkir di Jalan Murbei No 16, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Mereka biasanya memanggil ustadz untuk menambah ilmunya. Anggota paguyuban mualaf yang dipimpin Sumangkir terkadang harus lapang dada diperlakukan tidak adil. Perlakuan seperti ini, misalnya, pernah dialami Gunawan yang bekerja di sebuah toko emas di Kota Tegal. Sejak lama Gunawan menjadi penganut Katolik yang taat, namun akhirnya dia memilih masuk Islam. Saat masih memeluk Katolik, lingkungan tempatnya bekerja terbilang kondusif. Namun, begitu Gunawan ketahuan setiap Jumat pamit ke masjid untuk shalat Jumat, pemilik toko menjadi kurang berkenan. Akhirnya Gunawan dipecat.
Karena kebutuhan ekonomi, akhirnya para mualaf yang semula aktif mengikuti kegiatan pengajian menjadi berkurang. ”Ya saya maklum, mereka harus bisa menghidupi keluarga. Sehingga, mereka memilih keluar kota mencari pekerjaan,” tutur Sumangkir. Sumangkir sendiri menggantungkan hidupnya sebagai penceramah dibantu istrinya, Siti Fatimah, juga mualaf, yang tiap hari berjualan nasi gudeg. Karena faktor kesibukan itu, aktivitas Paguyuban Mualaf Kallama tak lagi rutin. Namun, Sumangkir tetap ingin menjalankannya. Kini sedang dirintis agar paguyuban itu bisa menjadi ajang usaha bersama.
Beberapa anggota yang memiliki keahlian akan dirangkulnya. Sumangkir yang piawai dalam membuat papan reklame dan sablon, akan merintis usaha dalam bidang tersebut. Cuma, katanya, kini belum punya modal. Untuk membangun usaha reklame memang diperlukan peralatan seperti kompresor, dan peralatan sablon yang harganya cukup mahal. Bersama anggotanya, dia akan terus berupaya agar ada penghasilan yang bisa menghidupi keluarganya dan Paguyuban Mualaf Kallama.
[2.145] Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang lalim.
[5.68] Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.
BISARA SIANTURI
Lelaki bernama Bisara Sianturi ini bukannya sembarangan lelaki. Dia ialah anak muda yang fanatik dengan agama Prostestan.
Apa yang menarik mengenai Bisara ini, ialah percubaannya untuk mempengaruhi sebuah keluarga muslim di Medan agar menerima ajaran Kristian Prostestan berkesudahan dengan kegagalan. Namun dari ketewasannya berdialog dengan seorang haji, menjadi penyebab dia mendapat hidayah dari Allah SWT.
Bisara Sianturi dilahirkan di Tapanuli Utara pada 26hb Jun 1949. Dia dibesarkan dalam didikan keluarga yang taat penganut Prostestan.
Pada tahun 1968 Bisara telah merantau ke Kota Medan. Nasibnya agak baik kerana berkesempatan berkenalan dengan keluarga Walikota(Datuk Bandar) Medan ketika itu, Ahmad Syah. Dari kemesraan hubungan itu dia mendapat kesempatan tinggal bersama-sama di rumah keluarga walikota berkenaan.
Bisara mengaku, selama tinggal di rumah keluarga walikota tersebut, dia cuba mendakwah anak-anak walikota itu lagu-lagu gereja. Kebetulan anak-anak walikota dekat dengannya dan suka dengan lagu-lagu yang diajarkannya. Sementara walikota sendiri tidak pernah marah kepadanya. Bahkan dia pernah bertanya kepada walikota tentang agama apa yang baik. Walikota itu menjawab, bahawa semua agama itu baik.
Pemikiran terbuka walikota seperti itulah yang membuatnya senang dan berani mengajarkan lagu-lagu gereja kepada anak-anaknya. Menurutnya, kalau orang sudah memeliki pemikiran seperti ini, biasanya akan mudah diajak masuk Kristian.”Saya berniat mengkristiankan keluarga ini. Pertama-tama melalui anak-anaknya dulu. Makanya saya ajari mereka lagu-lagu gereja. Anehnya, mereka suka sekali dengan lagui-lagu yang saya ajarkan,” kenang Bisara Sianturi.
Usaha Bisara untuk mengkristiankan keluarga walikota melalui anak-anaknya ternyata tidak boleh berjalan dengan lancar. Di rumah walikota itu tinggal juga bapa mertuanya, Haji Nurdin. Meskipun walikota tidak merasa keberatan anak-anaknya diajarkan lagu-lagu gereja, tetapi Haji Nurdin tidak suka kalau cucu-cucunya diajarkan lagu-lagu gereja oleh Bisara.
Pada suatu petang, di ruang depan rumah walikota, Haji Nurdin mengajak Bisara untuk bercakap masalah serius. Haji Nurdin yang luas pengetahuan agamanya ini mengajaknya berdialog mengenai agama. Bahkan beliau menawarkan diri untuk masuk Kristian jika Bisara mampu menyakinkan Haji Nurdin melalui hujah-hujahnya.
“Kalau kamu boleh menjawab pertanyaan-pertanyaan saya dengan benar, saya berserta keluarga saya seluruhnya dengan ikhlas dan sukarela akan mengikuti kepercayaan kamu,” kata Haji Nurdin waktu itu. Tawaran itu tentu saja menggugat hati Bisara. Dia dengan bersemangat menyanggupinya. Dia mengira akan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan Haji Nurdin dengan mudah. Ternyata kemudiannya semua pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Haji Nurdin membuat keyakinnannya terhadap Kristian pula goyah.
“Mana lebih dahulu Tuhan dengan air?” tanya Haji Nurdin.
“Pak Haji ini bercanda. Anak kecil juga bisa menjawab,” ucap Bisara.
“Saya tidak bercanda. Kalau kamu boleh menjawapnya, saya dan keluarga akan masuk agamamu!” tegas Haji Nurdin.
“Tentu lebih dahulu Tuhan, kerana Tuhanlah yang menciptakan air,” jawab Bisara.
“Kalau begitu, bila Tuhan kamu lahir? Bukankan Tuhanmu, Jesus, lahir pada tahun 1 Masehi? Bukankah tarikh Masehi yang kita pakai sekarang ini mengikuti tarikh kelahiran Jesus? Bukankah sebelum Jesus lahir setelah ada air? Kalau begitu air lebih dulu ada sebelum adanya Tuhanmu?” balas Haji Nurdin. Bisara kebingungan sendiri. Tetapi dia dengan mudah menjawabnya kembali.
“Jesus itu’ kan anaknya Tuhan.”
“Bukankah dalam ajaran agamamu dikenal ajaran “Trinitas” yang menganggap tiga tuhan, iaitu Tuhan Bapak, Jesus dan Roh Kudus sebagai satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan? Satu bererti tiga dan tiga bererti satu. Kalau demikian, tidak mungkin kita memisahkan Tuhan Bapak, Jesus dan Roh Kudus.
“Kalau Tuhan Jesus jatuh atau diragukan dengan pertanyaan seperti tadi, bererti yang lain juga ikut jatuh,” kata Haji Nurdin.
Bisara tambah bingung. Ianya tidak boleh membantah lagi.
“Yang kedua. Dalam Injil Matius pasal 27 ayat 46, disebutkan bahawa Jesus meminta tolong ketika sedang disalib. Cuba kamu fikir, bagaimana mungkin Tuhan yang Maha Sempurna minta tolong, Kalau Tuhan minta tolong, bererti dia tidak pantas dianggap Tuhan,” kata Haji Nurdin.
Kali ini Bisara tambah terkejut. Dia tidak menyangka Haji Nurdin mengerti banyak tentang Injil. Oleh itu, dia tidak mampu menjawab lagi.
Bisara kesal, meskipun semua meresap ke dalam hatinya, tetapi ia tidak menerima begitu saja. Dia balik bertanya kepada Haji Nurdin tentang kebiasaan orang islam menyunat anak-laki-lakinya.
“Saya hairan dengan orang Islam. Katanya Tuhan maha sempurna, apa yang diciptakan oleh Tuhan sudah sempurna, tetapi umat Islam malah merubah ciptaan Tuhan, Bererti orang Islam lebih hebat daripada Tuhan?
“Buktinya, Allah sudah menciptakan lelaki dengan sempurna, mengapa oleh orang islam lelaki itu harus disunat? Bukankah ini bererti orang Islam lebih hebat dari Tuhan?” tanya Bisara.
Terhadap pertanyaan itu, Haji Nurdin tidak hilang akal. Dia meminta anak muda itu untuk diam dulu di tempatnya, sementara beliau sendiri segera pergi ke pinggir jalan.
“Kamu tunggu di sini dulu sebentar. Saya akan kembali lagi cepatnya,” jawab Haji Nurdin seraya melangkah keluar rumah. Tidak berapa lama kemudian Haji Nurdin sudah kembali dengan membawa sebiji durian.
“Kamu suka durian?” tanya Haji Nurdin.
“Suka!” jawab Bisara.
“Sekarang kamu makan durian ini, tetapi jangan kamu buka kulitnya,” tawar Haji Nurdin.
“Bagaimana mungkin saya makan buah ini tanpa membuka kulitnya?” tanya Bisara.
“Bukankah Tuhan sudah menciptakan durian dengan sempurna seperti itu?” balas Haji Nurdin.
Bisara semakin terkejut. Dia tidak menduga orang tua dihadapannya begitu cerdas dan luas pengetahuannya sehingga sebiji durian boleh dijadikan jawapan terhadap pertanyaannya.
Percakapan dengan Haji Nurdin itu membuat seluruh bangunan keyakinan yang selama ini dipegangnya menjadi rapuh. Dia jadi bimbang. Di tengah kebimbangan itulah hidayah dari Allah datang kepadanya. Dia seolah-olah tersedar dengan semua perkataan Haji Nurdin yang benar itu.
Tetapi Haji Nurdin yang bijak itu meminta kepadanya untuk berfikir masak-masak.
“Sekarang fikirkanlah lagi keyakinanmu masak-masak. Apakah selama ini keyakinan itu benar-benar telah membuat kebahagian dalam hatimu? Kalau pun kamu akan masuk Islam, fikirkan juga masak-masak untung ruginya bagi kamu.
“Fikirkan apakah Islam boleh membahagiakan kamu? Saya beri tempoh satu minggu bagi kamu memikirkannya. Jangan sampai kamu menyesal nanti!” ujar Haji Nurdin.
“Sebelum saya keluar dari percakapan itu, Haji Nurdin sempat menjelaskan kepada saya bagaimana Islam mengatur kebersihan orang muslim dengan cara beristinjak dan berwudhuk. Dari penjelasan Haji Nurdin tentang istinjak dan wudhuk itu saya semaikn percaya kalau Islam itu agama yang sebenarnya,” kenang Bisara.
Sebenarnya, sebelum terjadinya dialog dengan Haji Nurdin pun, Bisara sempat dua kali meragukan keyakinan agama lamanya itu.
Pertama, ketika dia masih tinggal di kampungnya, setiap tahun baru di kampungnya diadakan pesta pora. Pada setiap malam tahun baru itu, setiap orang terutama anak-anak muda makan sampai sekenyang-kenyangnya.
Hampir semua orang di kampungnya setiap malam tahun baru jadi mabuk kerana kekenyangan. Bisara yang masih remaja itu sempat berfikir, apakah tidak ada aturan agama yang mengatur ukuran makanan yang boleh dimakan? Saat itulah ia mulai ragu dengan agama yang dianutinya.
Kedua, pada satu hari Minggu, dia terlambat datang ke gerejanya. Di tengah jalan di melewati geraja lain. Dia masuk ke gereja itu, tetapi di gereja itu dia tidak boleh melakukan upacara sembahyang, kerana upacara sembahyang di gereja itu berbeza dengan yang biasa dia lakukan di gerejanya. Keesokan harinya, ia bertanyakan masaalah itu kepada pendetanya.
“Sebenarnya, yang membawa agama ini berapa? Kenapa saya tidak boleh sembahyang di tempat lain?” tanya Bisara kepada pendetanya.
Ternyata pendeta itu tidak dapat menjawabnya. Dia hanya mengatakan bahawa hal seperti itu sudah merupakan peraturan yang tidak boleh dipertanyakan. Bisara kecewa dengan jawapan seperti itu. Tetapi semua peristiwa itu berlalu begitu saja. Dia tidak pernah memperdulikannya lagi. Sampai akhirnya, dia bercakap-cakap dengan Haji Nurdin yang membuat keyakinan mulai runtuh.
Kesempatan yang diberikan oleh Haji Nurdin untuk berfikir itu benar-benar dimanfaatkan oleh Bisara untuk merenungi kembali keyakinan yang selama ini dipeganginya.
Dia ingat betul keterangan yang dijelaskan oleh Haji Nurdin mengenai istinjak dan wudhuk yang merupakan salah satu ketentuan ibadah dalam islam. Dia jadi kagum terhadap ajaran islam yang mengatur umatnya sampai hal-hal yang kecil dan remah tetapi benar-benar bermanfaat bagi kebersihan manusia, baik dari segi fizikal mahu pun segi rohani.
Oleh itu, setelah berlalu masa satu minggu, dia meminta kepada walikota utnuk diislamkan. Walikota segera memanggilkan seorang ulama yang juga teman walikota itu. Bisara sendiri sudah lupa nama Ulama berkenaan.
Akhirnya dengan disaksikan walikota Medan Ahmad Syah, Haji Nurdin dan seorang tokoh Muhammadiyah Ende Pane serta ulama yang mengislamkannya, Bisara pun mengucapkan dua kalimah syahadah.
Setelah selesai mengucapkan syahadah ulama yang mengislamkannya memberikan nama baru kepadanya. Proses pemberian nama itu agak unik. Ulama itu membuka al-Quran yang ada di depannya secara sembarangan. Dari al-Quran itulah diambil nama Mahmud yang ditambahkan pada namanya.
Bahkan ulama itu sampai tiga kali membuka al-Quran dan menemukan nama yang sama iaitu Mahmud. Tetapi Bisara sendiri tidak tahu surah dan ayat berapa yang diambil oleh ulama itu untuk pakai sebagai namanya.
“Ulama itu sampai tiga kali membuka al-Quran secara sembarangan. Tidak ada yang diberi tanda. Tetapi begitu dibuka, selalu yang terbuka muka yang sama. Dari ayat Quran itulah ulama itu memberikan nama Mahmud kepada saya. Saya sendiri tidak tahu surah dan ayat yang mana yang diambil untuk nama saya,” Kenang Bisara Mahmud Siantur.
Sejak masuk islam itu, dia belajar dari satu ulama kepada ulama lain. Ternyata memeluk islam bukan perkara mudah yang tidak sebarang cabaran. Sejak dia memeluk Islam berbagai cubaan datang kepadanya.
Setelah tuga bulan memeluk islam, dia ditangkap polis kerana dituduh menghina agama lain dan memecah belah masyarakat.Kejadiannya, pada waktu itu dia diminta untuk berceramah yang isinya menceritakan bagaimana dia sampai memeluk agama Islam.
Ceramah berkenaan diselenggarakan di sebuah lapangan terbuka. Ternyata isi ceramahnya itu membuat penganut agama lain tersinggung. Maka dia pun ditangkap dan dikenakan hukuman penjara selama setahun.
“Saya tidak memfitnah atau memburuk-burukkan agama lain. Saya hanya memaparkan fakta. Saya boleh menunjukkan bukti-buktinya yang boleh dibaca baik dalam al-Quran dan Injil, tidak ada yang bohong. Tapi pihak polis tetap menuduh saya menghina agama lain,” kenang Mahmud.
Ketika pertama masuk ke dalam kurungan, dia sempat ditawari pembebasan oleh pemeluk agama lamanya, dengan syarat dia bersedia untuk murtad. Tetapi rupanya keyakinannya untuk memeluk Islam sudah teguh, dia menolak tawaran itu dengan tegas.
“Kalau pun kamu beri seluruh kekayaan kamu kepada saya, saya tidak akan mahu kembali kepada agamamu,” jawab Mahmud Sianturi pada waktu itu.
Setelah menjalani kehidupan tahanan selama satu tahun, akhirnya dia dibebaskan setelah mendapat jaminan dari Ende Pane, tokoh Muhammadiyah yang pernah menjadi saksi ketika dia memeluk Islam.
Ende Pane juga menawarkan kepadanya sekolah lagi di mana yang dia mahu, sama ada di Medan, Bukit Tinggi atau di tempat lain.
Tawaran itu diterima olehnya. Dia memilih sekolah di Perguruan Islam Menengah Atas Bukit Tinggi. Setelah tamat. dia meneruskan pelajaranya ke Fakuliti Hukum Universiti Muhammadiyah Bukit Tinggi.
Baru sampai tahun tiga di Unervisiti, tahun 1977 dia berhenti kerana bertemu jodoh dengan seorang gadis bernama Siti Syamsiyah Boru Tobing. Selepas itu baru tiga bulan menikmati indahnya dunia perkahwinan, dia kembali ditangkap polis. Seperti pada penangkapan pertama di Medan, di Bukit Tinggi ini pun dia ditangkap dengan tuduhan menghina agama lain dan memecah belah masyarakat.
Dia ditahan selama dua tahun tanpa proses pengadilan. Setelah dua tahun ditahan, barulah kes dirinya disidangkan dan dia dibebaskan kerana tddapati tidak bersalah.
Di tahanan Bukit Tinggi inilah dia mengaku menghadapi cubaan yang sangat berat. Kalau di Medan dulu dia boleh memanfatkan masa di tahanan untuk menghafal banyak ayat-ayat al-Quran dan mempelajari buku-buku Islam.
Sebaliknya ketika dalam tahanan di Bukit Tinggi dia tidak boleh melakukan apa-apa. Bahkan dia mengaku hampir gila.
Mengapa demikian? Ternyata, selama di tahanan Bukit Tinggi, dia disatukan dengan 13 orang gila yang senghaja dikumpulkan dari jalan-jalan di kota Bukit Tinggi. Jangankan untuk menghafal al-Quran, untuk bersolat pun dia sering diganggu oleh orang-orang gila yang menghuni kamar bersamanya.
“Beberapa kali tikar solat saya ditarik ketika saya sedang bersolat. Saya jatuh dan terguling-guling. Saya sendiri hairan, mengapa orang-orang gila itu dimasukan ke dalam sel saya. Terus terang saya hampir jadi gila,” kenang ayah dari lima orang anak ini.
Selama memeluk agama Islam, Mahmud Sianturi mengaku disingkirkan oleh ahli keluarganya. Bahkan warisan pun tidak diberikan kepadanya.
Meskipun demikian, dia tetap saja menjaga hubungan baik dengan keluarganya. Beberapa tahun setelah masuk Islam, dia sempat pulang ke rumahnya. Semua keluarganya berusaha membujuknya untuk kembali kepada agamanya. Bahkan ibunya sampai menangis di hadapannya, berharap Mahmud Sianturi kembali memeluk agama asal mereka.
Tetapi Mahmud Sianturi tidak mudah goyah. Dia malah mengajak ibu dan bapanya untuk mengikuti agama barunya.
Pernah suatu malam dia bangun tengah malam dan berdoa agar Allah SWT menurunkan hidayahnya kepada bapa dan ibunya. Tetapi rupanya ibunya pun bangun pada malam itu dan berdoa kepada Tuhannya agar anaknya mahu kembali semula kepada agamanya yang asal.
Mahmud mangaku sempat sedih ketika ibunya hampir meninggal dunia beliau mengajak ibunya untuk memeluk Islam, tetapi ibunya tetap tidak mahu.
“Waktu itu ibu bilang,” biar kamu saja yang memeluk Islam. Ibu biar di sini saja.” Terus terang saya sedih waktu itu,” kenangnya.
Dari sudut seluruh rangkaian perjalanan hidupnya sebagai muslim yang penuh pelbagai cubaan, Mahmud Sainturi semakin kental keimanannya. Semakin lama, keyakinannya terhadap Islam semakin dalam.
Bahkan dia mengakui Islam telah memberikan kebahagian batin yang tidak ternilai harganya, yang tidak mungkin dia dapatkan pada keyakinan yang lama.
Oleh itu, kini dia abadikan dirinya dan seluruh hidupnya untuk dakwah Islam. Dia merasakan bahawa dakwah merupakan suatu kewajipan baginya.
“Islam mampu memberikan kebahagian batin yang sesungguhnya, yang tidak mungkin ternilai harganya, Sejujurnya, agama saya yang lama tidak mungkin mampu memberikan kebahagian itu.
Gereja itu Akhirnya Beralih Menjadi Masjid
Di tengah dinginnya malam musim dingin tahun ini, sebuah kota kecil yang sangat terpencil di pedalaman Inggris sepakat untuk mengizinkan beralih fungsinya sebuah bekas gereja Kristen menjadi sebuah masjid.
Pemungutan suara terbatas, yang diadakan oleh pemerintah daerah setempat ini, menandai akhir perjuangan sengit komunitas kecil umat Islam untuk mendapatkan tempat ibadah. Dengan mengubah sebuah gereja Metodis menjadi sebuah masjid. Gereja ini sebelumnya sudah beralih fungsi menjadi pabrik, sejak ditinggal kabur jemaahnya 40 tahun lalu.
Pertarungan ini menandai kegelisahan warga Inggris terhadap minoritas Islam, khususnya mengenai akan masuknya kelompok teroris. Ketaatan umat Islam pada agama telah memicu meningkatnya sikap sekuler orang Inggris.
Inggris boleh saja terus mengaku sebagai negara Kristen. Tapi kenyataannya, jumlah umat Islam yang taat beragama mengungguli jumlah umat kristen yang sudi datang ke gereja. Demikian survei yang dilakukan Chirstian Research, lembaga yang khusus mendokumentasikan umat Kristiani di Inggris.
Jumlah umat Islam di Inggris sekitar 1.6 juta jiwa, atau sekitar 2.7 persen dari jumlah total penduduk. Sedang populasi di Clitheroe 14.500 jiwa.
Di Clitheroe, kota kecil di utara Manchester, pergulatan ini melibatkan para profesional muda keturunan Pakistan yang penuh gairah berhadapan tradisi ketat warga setempat. Di kota ini istana Norman dan gereja Anglikan sudah berdiri sejak 1122.
Semua tergantung kita yang melakukan, maksudnya Islam or Kristen ga masalah yang penting kita benar-benar melakukan ajaran yang diajarkan.
Hersince Kristina Yosephania : agama Islam lebih suci :.
Terlahir dalam keluarga beda agama bukanlah keinginan dara manis ini. Namun, setelah lama hidup di antara dua agama; Katolik dan Islam, akhirnya Titik Kristina (21) menentukan pilihan. Wanita jebolan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel ini memilih Islam karena menurutnya agama ini lebih suci.
TIDAK ada orang yang menyangka kalau gadis mungil berkacamata ini seorang mualaf. Dalam berbagai diskusi di kampus IAIN Fakultas Tarbiayah dia tergolong mahasiswi yang aktif, baik dalam kajian keagamaan maupun kajian umum lainnya. Titik Kristina nama lengkapnya.
Dia dibesarkan dari keluarga beda agama. Ayahnya, Bambang She Suwito Hadi (45) keluarga gerejawan dari Banyuwangi. Sedangkan Turini (40), ibu kandung gadis yang mempunyai nama asli Hersince Kristina Yosephania ini beragama Islam tulen.
Menurut wanita yang akrab disapa Kristin ini, kedua orang tuanya nekat menikah meskipun ditentang kedua belah pihak keluarga terlebih keluarga dari ayahnya. ?Nenek dari ayah sangat marah ketika ayah memutuskan untuk menikahi ibu, karena ayah digodong (diharapkan) untuk meneruskan gereja yang ada di Banyuwangi,? ujar Kristin menceritakan asal terjadinya perbedaan agama itu.
YAHYA YOPIE DAN KELUARGANYA, MANTAN PENDETA YANG MEMELUK ISLAM
Warga di kota Tolitoli di penghujung bulan Ramadan 1427 Hijriah belum lama ini, dihebohkan dengan salah seorang pendeta bersama seluruh keluarganya memeluk Islam. Di mana-mana santer dibicarakan soal Pendeta Yahya Yopie Waloni dan keluarganya masuk Islam. Bahkan media internet pun sudah mengakses kabar ini. Bagaimana aktivitas eks pendeta itu setelah memeluk Islam. Berikut kisahnya:
PAGI menjelang siang hari itu, nuansa Idul Fitri 1427 Hijriah masih terasa di Tolitoli. Hari itu baru memasuki hari ke-9 lebaran. Kendati terik panas matahari masih mengitari Tolitoli dan sekitarnya, tetapi denyut aktivitas warga tetap seperti biasa.
Begitupun di sekitar Jalan Bangau, Kelurahan Tuweley, Kelurahan Baru, Kabupaten Tolitoli. Aktivitas sehari-hari warga berjalan seperti biasa. Kecuali di salah satu rumah kost di jalan itu, pintunya tampak masih tertutup rapat. Di rumah kost inilah, Yahya Yopie Waloni (36), bersama istrinya Lusiana (33) dan tiga orang anaknya tinggal sementara.
“Pak Yahya bersama istrinya baru saja keluar. Sebaiknya bapak tunggu saja di sini, sebelum banyak orang. Karena kalau pak Yahya ada di sini banyak sekali tamunya. Nanti bapak sulit ketemu beliau,” jelas ibu Ani, tetangga depan rumah Yahya kepada Radar Sulteng.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Hari itulah Yahya dengan tulus mengucapkan dua kalimat syahadat.
Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopie Waloni diganti dengan Muhammad Yahya, dan istrinya Lusiana diganti dengan Mutmainnah. Begitupun ketiga anaknya. Putri tertuanya Silvana (8 tahun) diganti dengan nama Nur Hidayah, Sarah (7 tahun) menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya Zakaria (4 tahun) tetap menggunakan nama itu.
Mohammad Yahya sebelum memeluk Islam, pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 2000-2004. Saat itu juga ia sebagai pendeta dengan status sebagai pelayan umum dan terdaftar pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana. Ia menetap di Sorong sejak tahun 1997. Tahun 2004 ia kemudian pindah ke Balikpapan. Di sana ia menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai tahun 2006. Yahya menginjakkan kaki di kota Cengkeh, Tolitoli, tanggal 16 Agustus 2006.
Sambil menunggu kedatangan Yahya, ibu Ani mempersilakan Radar Sulteng masuk ke rumahnya. Sebagai tetangga, Ibu Ani tahu banyak aktivitas yang terjadi rumah kontrakan Yahya. “Pak Yahya pindah di sini kira-kira baru tiga minggu lalu. Sejak pindah, di sini rame terus. Orang-orang bergantian datang. Ada yang datang dengan keluarganya. Malah ada yang rombongan dengan truk dan Kijang pickup. Karena rame sekali terpaksa dibuat sabua (tenda, red) dan drop kursi dari kantor Lurah Tuweley,” cerita ibu Ani.
Hari pertama Yahya pindah di Jalan Bangau itu, orang-orang berdatangan sambil membawa sumbangan. Ada menyumbang belanga, kompor, kasur, televisi, Alquran, gorden dan kursi. Mereka bersimpati karena Yahya sekeluarga saat pindah dari tempat tinggal pertamanya hanya pakaian di badan. Rumah yang mereka tempati sebelumnya di Tanah Abang, Kelurahan Panasakan adalah fasilitas yang diperoleh atas bantuan gereja. Sehingga barang yang bukan miliknya ia tanggalkan semuanya.
Tidak lama menunggu di rumah Ibu Ani, datang dua orang ibu-ibu yang berpakaian dinas pegawai negeri sipil. Keduanya juga mampir di rumah Ibu Ani. Salah satu dari mereka adalah Hj Nurdiana, pegawai di Balitbang Diklat, Pemkab Tolitoli. Ibu berjilbab ini ternyata guru mengaji. Dia adalah guru mengaji yang khusus membimbing istri Yahya.
“Saya baru tiga kali pertemuan dengan ibu Yahya. Supaya ibu Yahya mudah memahami huruf hijjaiyah, saya menggunakan metode albarqy. Alhamdulillah sekarang sedikit sudah bisa,” kata Nurdiana.
Menurutnya, dia tidak kesulitan mengajari ibu Yahya. Malah, katanya, ibu Yahya cepat sekali memahami huruf-huruf hijaiyah yang diajarkan. Karena itu dia memperkirakan kemungkinan dalam waktu tidak lama ibu Yahya sudah bisa lancar mengaji.
Hanya sekitar 20 menit menunggu di rumah ibu Ani, bunyi kendaraan sepeda motor butut milik Yahya terdengar memasuki halaman rumah kontrakannya. Radar Sulteng diterima dengan senang hati, lalu dipersilakan duduk di sofa. Sementara Yahya memilih duduk di lantai alas karpet. Badannya disandarkan ke kursi sofa. “Kita lebih senang duduk di bawah sini,” tuturnya dengan logat kental Manado.
Cara duduk Yahya, tampak tidak tenang. Sesekali ia membuka kedua selangkangnya. Ternyata karena baru beberapa hari selesai disunat. “Setelah tiga hari saya masuk Islam, saya langsung minta disunat di rumah ini,” cerita Yahya, sesekali disertai canda.
Penataan interior rumah kost Yahya tampak apik. Di dinding ruang tamu tampak terpampang kaligrafi ayat kursi yang dibingkai dengan warna keemasan. Di sisi lain, kaligrafi Allah-Muhammad juga terpampang. Di meja ruang tamu terdapat dua buah Alquran lengkap terjemahannya. Di tengah meja itu, juga masih ada tiga toples kue lebaran. “Rumah ini saya kontrak sementara. Saya sudah bayar Rp2,5 juta,” rinci Yahya.
Di tengah asiknya bercerita, istri Yahya, Mutmainnah menyuguhkan beberapa cangkir teh panas. “Silakan diminum air panasnya,” kata ibu tiga anak ini yang saat itu mengenakan jilbab cokelat.
Tidak lama kemudian, dia masuk di salah satu kamar dan mengajak guru mengajinya Hj Nurdiana bersama rekannya. Dari balik kamar itulah terdengar suara Mutmainnah yang sedang mengeja satu per satu huruf hijaiyah. Terdengar memang masih kaku, tetapi berulang-ulang satu per satu huruf-huruf Alquran itu dilafalkannya.
Lain halnya dengan suaminya, Yahya. Pria kelahiran Manado ini mengaku sudah bisa melafalkan beberapa ayat setelah beberapa kali diajarkan mengaji oleh Komarudin Sofa. Selain Komarudin, selama ini ia juga mendapat bimbingan dari ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tolitoli, Yusuf Yamani. “Hanya lima menit saya diajarkan. Saya langsung paham. Surat Fatihah saya sudah hafal,” ujar Yahya.
Selain belajar mengaji dan menerima tamu, aktivitas Yahya juga kerap menghadiri undangan di beberapa masjid. Tidak hanya dalam kota, tetapi sampai ke desa-desa di Kabupaten Tolitoli. “Saya ditemani beberapa orang. Ada juga dari Departemen Agama,” katanya.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. “Hari itu saya sudah mengucapkan dua kalimat syahadat yang dituntun Pak Komarudin,” cerita Yahya. Apa yang melatari sampai Yahya dan keluarganya memeluk Islam.
PAK Yahya, begitu sapaan akrabnya. Pria kelahiran Manado tahun 1970 ini lahir dari kalangan terdidik dan disiplin. Ayahnya seorang pensiunan tentara. Sekarang menjabat anggota DPRD di salah satu kabupaten baru di Sulawesi Utara. Sebagai putra bungsu dari tujuh bersaudara, Yahya saat bujang termasuk salah seorang generasi yang nakal. “Saya tidak perlu cerita masa lalu saya. Yang pasti saya juga dulu pernah nakal,” tukasnya.
Lantaran kenakalannya itulah mungkin, sehingga beberapa bagian badannya terdapat bekas tato. Di lengannya terdapat bekas luka setrika untuk menghilangkan tatonya. “Ini dulu bekas tato. Tapi semua sudah saya setrika,” katanya sambil menunjuk bekas-bekas tatonya itu.
Postur tubuhnya memang tampak mendukung. Tinggi dan tegap. Meski ia pernah nakal, tetapi pendidikan formalnya sampai ke tingkat doktor. Ia menyandang gelar doktor teologi jurusan filsafat. Saat ditemui, Yahya memperlihatkan ijazah asli yang dikeluarkan Institut Theologia Oikumene Imanuel Manado tertanggal 10 Januari 2004. Sehingga titel yang didapatnya pun akhirnya lengkap menjadi Dr Yahya Yopie Waloni, S.TH, M.TH.
Sebelum menyatakan dirinya masuk Islam, beberapa hari sebelumnya Yahya mengaku sempat bertemu dengan seorang penjual ikan, di rumah lamanya, kompleks Tanah Abang, Kelurahan Panasakan, Tolitoli. Pertemuannya dengan si penjual ikan berlangsung tiga kali berturut-turut. Dan anehnya lagi, jam pertemuannya dengan si penjual ikan itu, tidak pernah meleset dari pukul 09.45 Wita.
“Kepada saya si penjual ikan itu mengaku namanya Sappo (dalam bahasa Bugis artinya sepupu). Dia juga panggil saya Sappo. Tapi dia baik sekali dengan saya,” cerita Yahya.
Setiap kali ketemu dengan si penjual ikan itu, Yahya mengaku berdialog panjang soal Islam. Tapi Yahya mengaku aneh, karena si penjual ikan yang mengaku tidak lulus Sekolah Dasar (SD) tetapi begitu mahir dalam menceritakan soal Islam.
Pertemuan ketiga kalinya, lanjut Yahya, si penjual ikan itu sudah tampak lelah. “Karena saya lihat sudah lelah, saya bilang, buka puasa saja. Tapi si penjual ikan itu tetap ngotot tidak mau buka puasanya,” cerita Yahya, yang ditemui di rumah kontrakannya.
Sampai saat ini Yahya mengaku tidak pernah lagi bertemu dengan penjual ikan itu. Si penjual ikan mengaku dari dusun Doyan, desa Sandana (salah satu desa di sebelah utara kota Tolitoli). Meski sudah beberapa orang yang mencarinya hingga ke Doyan, dengan ciri-ciri yang dijelaskan Yahya, tapi si penjual ikan itu tetap tidak ditemukan.
Sejak pertemuannya dengan si penjual ikan itulah katanya, konflik internal keluarga Yahya dengan istrinya meruncing. Istrinya, Lusiana (sekarang Mutmainnah, red), tetap ngotot untuk tidak memeluk Islam. Ia tetap bertahan pada agama yang dianut sebelumnya. “Malah saya dianggap sudah gila,” katanya.
Tidak lama setelah itu, kata Yahya, tepatnya 17 Ramadan 1427 Hijriah atau tanggal 10 Oktober sekitar pukul 23.00 Wita. Ia antara sadar dengan tidak mengaku mimpi bertemu dengan seseorang yang berpakaian serba putih, duduk di atas kursi. Sementara Yahya di lantai dengan posisi duduk bersila dan berhadap-hadapan dengan seseorang yang berpakaian serba putih itu. “Saya dialog dengan bapak itu. Namanya, katanya Lailatulkadar,” ujar Yahya mengisahkan.
Setelah dari itu, Yahya kemudian berada di satu tempat yang dia sendiri tidak pernah melihat tempat itu sebelumnya. Di tempat itulah, Yahya menengadah ke atas dan melihat ada pintu buka-tutup. Tidak lama berselang, dua perempuan masuk ke dalam. Perempuan yang pertama masuk, tanpa hambatan apa-apa. Namun perempuan yang kedua, tersengat api panas.
“Setelah saya sadar dari mimpi itu, seluruh badan saya, mulai dari ujung kaki sampai kepala berkeringat. Saya seperti orang yang kena malaria. Saya sudah minum obat, tapi tidak ada perubahan. Tetap saja begitu,” cerita Yahya.
Sekitar dua jam dari peristiwa itu, di sebelah kamar, dia mendengar suara tangisan. Orang itu menangis terus seperti layaknya anak kecil. Yahya yang masih dalam kondisi panas-dingin, menghampiri suara tangisan itu. Ternyata, yang menangis itu adalah istrinya, Mutmainnah.
“Saya kaget. Kenapa istri saya tiba-tiba menangis. Saya tanya kenapa menangis. Dia tidak menjawab, malah langsung memeluk saya,” tutur Yahya.
Ternyata tangisan istri Yahya itu mengandung arti yang luar biasa. Ia menangis karena mimpi yang diceritakan suaminya kepadanya, sama dengan apa yang dimimpikan Mutmainnah. “Tadinya saya sudah hampir cerai dengan istri, karena dia tetap bertahan pada agama yang ia anut. Tapi karena mimpi itulah, malah akhirnya istri saya yang mengajak,” tandasnya.
Masuknya Yahya ke agama Islam, menimbulkan banyak interpretasi. Menurut Yahya, ada yang menyebut dirinya orang gila. Ada juga yang meragukannya, dan mungkin masih banyak interpretasi lain lagi tentang dirinya. “Tapi cukup saja sampai pada interpretasi, jangan lagi melebar ke yang lain,” pungkasnya.***
kenapa kalian semua mau di adu domba sich….yang nggak pernah akan ada ujungnya kecuali kalian semua dah pada modar…..semua mencari celah-celah/kekurangan orang lain sementara kekurangan didepan mata kalian sendiri kalian tidak pernah tahu..???????kalo anak bangsa ini dah mudah diadu domba????bubar aja nich indonesia karena negara ini dibangun atas dasar kebersamaan bukan pertentangan yang tak berujung….apa sich untungnya bagi kalian memperdebatkan….????????apa dengan begitu kalian akan masuk surga ???????yang jelas dan pasti yang didapat adalah kebencian satu dengan yang lainnya…itu yang pasti didapat dan akhirnya berujung pada pertikaian yang tak berkeseudahan…..??? udahlah untuk apa diteruskan membahas yang nggak kalian pernah alami dan tidak tahu mana yang benar kecuali setelah kematian…..jalan yang terbaik adalah berbuatlah baik kepada semua orang karena Allah SWT juga menurunkan hujan dan panas kepada semua orang tanpa memilih itu kristen pa islam, memberi malam dan siang juga kepada semua orang….kenapa kalian semua masih saling bertikai sendiri…tidak sadarkah bahwa iblis sedang membangun kerajaan kebencian didalam hati kalian sehingga akan berakhir menjadi teman mereka !!!!!Alkitab ditulis dan diterjemahkan oleh manusia….apakah Al-Quran itu tidak ditulis oleh manusia…???apakah itu turun dari langit berbentuk kitab ???? kedua2nya sama-sama ditulis oleh tangan manusia … jadi untuk apa diperdebatkan…niarlah semua menjadi rahasia Illahi…kita jalankan saja apa yang baik dan menyengangkan hati Allah sehingga upahnya adalah Sorga, janganlah anak bangsa ini mudah digoyah oleh isue sara sehingga iblis laknat mempunyai kesempatan untuk membangun kerajaan kebencian dan permusuhan di hati kalian…ketika sunami datang tidak memilih apa dia kristen islam hindu ato budha…ketika murka tuhan datang semua disapu bersih…adakah masih yang dapat berkomentar ????? karena itu sbagai insan yang masih diberi keindahan dan ketenagan hidup mari kita jaga dan bangun bersama-sama tanpa melihat siapa dan bagaimana dia tapi bantu anak bangsa lainnya yang sedang menderita karena Allah ingin kita saling bahu membahu bukannya mencari pembenaran sendiri-sendiri dan menurut pengertian sendiri-sendiri, sekian….kemerdekaan ini diraih bukan oleh satu suku golongan atopun agama tapi dibangun atas dasar persatuan dan kesatuan putra-putra bangsa, tapi kini putra bangsa yang dah menikmati kemerdekaan malah memecah persatuan dan kesatuan itu dengan membangun kebencian di hati mereka sendiri satu dengan yang lainnya….sedih akuuuuuuuu.
100 tahun kebangkitan nasional ternyata tak merubah sifat angkuh pemuda-pemuda sekarang…
selamat ….. anda berhak mendapat gelar raja dajal dalam hati kalian semua…
Isaiah 4 : 10 -14 (Yesaya)
4:10 They all call out to him, ‘Now you are as weak as we are! You are one of us!
14:11 You used to be honored with the music of harps, but now here you are in the world of the dead. You lie on a bed of maggots and are covered with a blanket of worms.’ ”
14:12 King of Babylon, bright morning star, you have fallen from heaven! In the past you conquered nations, but now you have been thrown to the ground.
14:13 You were determined to climb up to heaven and to place your throne above the highest stars. You thought you would sit like a king on that mountain in the north where the gods assemble.
14:14 You said you would climb to the tops of the clouds and be like the Almighty.
story ttg kejatuhan bintang timur putera fajar…
pertanyaankn en jawab saja semua dgn logika…
toh lucifer (malaikat) aja dilempar dari Surga krn mengandalkan kepintaran nya sendiri utk menyamai Tuhan….
about : “Three in One”
ilustrasi
adalah SEORANG (satu) pelajar SMU bernama Jabez
Bayangi gimana sikap Jabez waktu ketemu (tiga orang):
- orang tua nya.
- guru disekolah.
- temen maen.
waktu ketemu orang tua nya, Jabez bakalan manja banget,
tapi waktu ketemu guru, Jabez super sopan.
En pas ketemu temen Jabez jadi heboh deh!!.
Allah juga sama.
Waktu kita butuh kasih, Dia nunjukin sisi Bapa.
Waktu kita butuh sahabat, Dia nunjukkin sisi Yesus.
Waktu kita butuh penghiburan, Dia nunjukkin sisi Roh Kudus.
memang butuh Hikmat Tuhan buat mengerti hal ini bkn akal en Hikmat manusia.
GBU all
Jadi orang tua Jabez itu guru SMU nya. Kalo jam olah raga Pak Guru ini jadi teman/lawan maennya.
Jadi orang tua, guru & teman maen itu esensinya sama satu orang saja dengan kata lain ESA.
Pada hari kerja, orang tuanya bertugas sebagai guru.
Pada hari libur, dia jadi orang tua dirumah.
Pada jam olah raga, maen basket bareng Jabez.
Pada faham kagak ?
Kalo orang tuanya Jabez sedang maen bakset, siapa dong yang jadi guru ngajar murid-murid SMU.
Tuhan kan maha kuasa. Pesawat terbang canggih aja bisa jalan sendiri secara otomatis, gak usah pake pilot. Pilotnya bisa maen catur atau maen sama pramugari.
Kalo Yesus sedang sujud dan berdo’a itu berdo’a kepada siapa ?
Kalo guru lagi maen basket, apa hilang semua yang ada dikepalanya. Apa kayak pilot yang lagi maen sama pramugari jadi hilang semua kesadarannya. Karena Yesus menjadi begitu lemah dan ketakutan saat dalam pengejaran tentara.
@JabeZ … bantuin njawab dong say …
Tenang dulu Kristine … tidak semua pertanyaan harus ada jawabnya … akal manusia ini terbatas … yang penting hati tetap percaya …
Jadi supaya hati bisa percaya itu dasarnya apa ??
Siapa yang suruh untuk mempercayai itu semua ??
Bagaimana sampai pada kesimpulan seperti itu ??
Cintai-lah Tuhan dengan segenap akal budimu !!
Apakah kau akan gantungkan nasibmu pada orang lain, pada nenek moyangmu, sementara kau dikaruniai akal sehat untuk berfikir.
Dasarnya adalah para pemuka agama kami, mereka bukan orang-orang bodoh. Kami percaya bahwa mereka telah mendapatkan kesimpulan seperti itu dan dianut oleh seluruh gereja di dunia sejak awal 2000 tahun yang lalu sampai sekarang.
Masak saya harus sok pintar dengan merubah apa yang telah kami percayai secara turun-temurun dan mendunia.
@Jameela … hayoo … mau ngomong apa lu …
Terus terang saya belum tahu secara detail bagaimana perkembangan gereja dari masa-kemasa. Ada reformasi cukup besar pada abad ke-16 oleh Marthin Luther yang memunculkan Kristen Protestan, tapi pondasi kepercayaannya, yang saya tahu, tidaklah berubah secara signifikan, masih mempercayai trinitas. Memang itu ciri khas kekristenan. Kalau kepercayaan itu ditinggalkan sudah tinggal selangkah lagi untuk masuk Islam.
Tapi tidaklah heran, misal : orang-orang yahudi bukan juga orang-orang bodoh tapi tidak percaya pada kekristenan. Demikian pula orang-orang atheis. Banyaknya orang pintar dari kalangan yahudi dan atheis di barat maupun di timur, tidaklah membuat kita pasrah mengikuti keyakinan mereka bukan ..?
Banyak juga orang-orang pintar yang meninggalkan kepercayaan gereja dan masuk Islam setelah berfikir dan mendapat perbandingan & informasi yang cukup mengenai keislaman.
Mereka tidak perlu bahkan tidak bisa merubah kepercayaan kristen, seperti juga tidak bisa merubah kepercayaan hindu atau budha, karena hal itu memang sudah menjadi ciri khas-nya. Yang bisa dilakukan apabila kepercayaannya sudah berbeda adalah dengan meninggalkannya buka merubahnya.
Tapi saya bercita-cita supaya kepercayaan kekristenan itu berubah secara masal dan diakui secara resmi oleh gereja, tapi mungkinkah hal itu bisa terjadi. Wallaahu a’lam.
ketemu lagi.udah kangen sama teman pesantren ku si hamdani dan sabira.apa masih ada ya?
Berikut ini akan saya sebutkan satu per satu (walau tidak keseluruhan) perbedaan pola pikir antara Kristen dan Islam.
Islam dan Kristen untuk selamanya tidak akan pernah akur karena tidak ada titik temu, walau sampai ke ujung dunia.
Islam:
Allah mengarang kitab suci untuk umat manusia.
Ditunjukkan dari isi kitab suci Alqur’an yang seluruhnya dianggap kalimat-kalimat Allah.
Kristen:
Allah tidak mengarang kitab suci.
Yang ada adalah kitab-kitab para nabi, kitab sejarah, kitab-kitab Injil, surat-surat para rasul dan kitab pewahyuan.
Karena di dalamnya berisikan berita tentang Allah (Allah berkarya, Allah berfirman, Allah menghukum, dan lain-lain yang berhubungan dengan Allah) maka kitab-kitab itu disebut sebagai kitab yang suci atau kitab suci.
Menurut Kristen, pemahaman mengenai hakikat atau definisi kitab suci ini mulai melenceng sejak Kristen menyebar ke negara-negara Asia kecil dan Yunani, yaitu bangsa-bangsa kafir yang menyembah berhala dan mempercayai dewa-dewi. Kitab suci dipercayai sebagai kitab keramat, yang jatuh dari langit, yang turun dari surga, yang isinya disusun atau dikarang oleh Tuhan. Demikianlah hakikat kitab suci menjadi seperti ini hingga saat ini.
Islam:
Sebelum Allah menurunkan Alqur’an kepada umat Islam, kepada bani Israel Allah pernah juga menurunkan kitab-kitab lain, di antaranya yang terkenal yaitu kitab Taurat, kitab Zabur dan kitab Injil.
Kristen:
Allah tidak menurunkan kitab Taurat, kitab Zabur, atau pun kitab Injil.
Kitab Taurat dikarang atau ditulis oleh Musa.
Kitab Zabur adalah berisikan nyanyian-nyanyian dan nubuatan Daud beserta beberapa orang suci lainnya. Kitab Injil ditulis oleh para pengikut Yesus puluhan tahun sesudah Yesus terangkat ke Surga.
Kami umat Kristen akan tertawa geli, bila mendengar ada orang yang mengatakan, “Nabi Daud diutus Allah untuk menurunkan kitab Zabur pada umatnya Nabi Daud.”
Dan kami umat Kristen akan lebih terpingkal-pingkal bila mendengar perkataan,
“Yesus diutus Allah untuk menurunkan kitab Injil dan membawa agama Nasrani.”
Islam:
Allah menciptakan agama bagi umat manusia.
Sebelum Allah menurunkan agama Islam, dahulu kala kepada bani Israel Allah pernah menurunkan agama Yahudi, kemudian mengutus Nabi Isa untuk menurunkan agama Nasrani.
Kristen:
Allah tidak pernah menciptakan agama apapun di muka bumi ini. Bagi Allah, kalau bisa seluruh umat manusia menyembah kepadaNya.
Istilah agama Yahudi barulah muncul belakangan jauh setelah Hukum Taurat diterima oleh Nabi Musa, yaitu ketika orang-orang Yahudi menjadi bangsa buangan di antara bangsa-bangsa kafir. Peribadatan atau tata cara keagamaan Yahudi ini menjadi suatu bentuk komunitas tersendiri di antara bangsa-bangsa lain dan sejak saat itulah dikenal istilah agama Yahudi atau agama orang Yahudi.
Istilah Kristen barulah muncul belakangan di masa rasul-rasul. Nama Kristen sendiri memiliki arti “Pengikut Yesus” atau “Pengikut Kristus”.
Islam:
Nabi adalah orang pilihan Allah.
Nabi diutus Allah untuk suatu kaum, dengan dibekali mujizat dan kitab suci.
Nabi Musa diutus Allah kepada kaum bani Israel, dibekali mujizat membelah laut dan mengubah tongkat menjadi ular. Nabi Musa dibekali oleh Allah sebuah kitab suci, yang bernama Kitab Taurat.
Nabi Isa diutus Allah kepada kaum bani Israel, dibekali rupa-rupa mujizat yang di antaranya menghidupkan orang mati serta menyembuhkan berbagai penyakit. Nabi Isa dibekali oleh Allah dengan sebuah kitab suci, yang bernama Kitab Injil.
Kristen:
Nabi adalah manusia biasa sama seperti kita. Ada beberapa orang kudus di zaman Israel yang seumur hidupnya mengemban tugas dari Tuhan sebagai pewarta atau penyambung lidah Allah (mis: Musa, Yesaya), namun ada pula yang sifatnya temporer (mis: Yunus, Ayub). Nabi memang hidupnya lebih dekat dengan Allah. Namun sebagaimana manusia biasa, mereka menjalani hidup keseharian seperti layaknya manusia normal, yang fana, yang bisa berbuat noda.
Bagi umat Kristen, tidak semua nabi dibekali dengan mujizat. Dan bagi kami umat Kristen, akan tersenyum geli bila ada ajaran yang mengatakan, “Raja Daud diutus Allah untuk kaum bani Israel dengan dibekali kitab Zabur.”
Daud yang pernah berbuat nista dengan merebut istri orang (walau akhirnya Allah mengampuni dosanya namun hukuman tetap harus ditimpakan yaitu anaknya yang pertama lahir harus mati).
Begitu pula Yakub yang terkenal suka berbohong dan menipu. Walaupun Allah tidak memperhitungkan dosanya, keadilan Allah tetap harus ditegakkan, Yakub berkali-kali mengalami korban penipuan. Mungkin kaki Yakub yang pincang sebelah juga merupakan hukuman Allah atas dosanya.
Raja Sulaiman jatuh ke dalam dosa, turut menyembah berhala demi menyenangkan istri-istrinya, sehingga Allah menghukum Israel dengan membagi kerajaannya menjadi dua bagian.
Rasul Petrus juga pernah berbuat kesalahan dengan mengingkari Yesus pada saat-saat terakhir.
Islam:
Yesus tidak mati di kayu salib. Dan karena Yesus tidak pernah mengalami kematian di kayu salib, maka tidak ada kisah mengenai kebangkitan Yesus. Sebelum Yesus ditangkap, Yesus diangkat ke surga oleh Allah. Seorang murid Yesus yang berkhianat, yaitu Yudas, diubah wajahnya menjadi mirip Yesus.
Kristen:
Yesus benar-benar mati di kayu salib. Ketika Yesus berada di atas kayu salib, Yesus berkata kepada ibundaNya, “Bu, kini dialah anakmu,” sembari menunjuk kepada Yohanes salah satu murid terdekatNya. Dan Yesus pun berkata kepada Yohanes, “Mulai sekarang, ini ibumu.” Sungguh rancu, bila Yudas yang mengucapkan kata-kata itu.
Kristen tidak akan pernah ada, seandainya tidak ada peristiwa kebangkitan Yesus. Justru peristiwa kebangkitan Yesus itulah, yang membuat murid-muridNya yang semula tercerai-berai, lari ketakutan, hancur hati, hancur semangat, patah arang, kembali bangkit dan menjadi orang-orang yang teguh iman dalam menyerukan PERTOBATAN dan KABAR SUKACITA DARI ALLAH. Nama Yesus, bukanlah sekedar nama. Karena melalui iman dan perkataan, “DALAM NAMA YESUS”, rasul-rasul itu membuat rupa-rupa mujizat penyembuhan bagi orang-orang sakit. Suatu hal yang sangat menakjubkan, hanya dengan menyebut sebuah nama, mujizat-mujizat terjadi.
Kebangkitan Yesus dari antara orang mati, penampakanNya kepada murid-muridNya, serta kenaikanNya ke surga, momen-momen itulah yang menjadi pencetus bangkitnya semangat dan kebulatan tekad rasul-rasul untuk BENAR-BENAR BERTOBAT dan menjadi PENYERU JALAN KESELAMATAN.
Jadi, agama Kristen ada karena berkat adanya peristiwa kebangkitan dan kenaikan Yesus itu. Momen kebangkitan dan kenaikan ke surga, telah menjadikan murid-murid Yesus yang semula bimbang dan ragu pada Guru mereka, menjadi teguh hati dan berani menempuh risiko walaupun harus kehilangan nyawa mereka.
Bagi kami umat Kristen, kematian Yesus adalah merupakan penebusan Allah akan dosa Adam, yaitu kematian, sesuai dengan tuntutan Iblis. Setelah peristiwa penebusan ini, manusia tidak akan lagi mati untuk selama-lamanya, karena Allah telah berjanji akan memberikan HIDUP KEKAL. Pemberian hidup kekal ini akan diberikan oleh Allah kepada siapapun tanpa kecuali, bagi mereka yang mau hidup kudus dan benar-benar bertobat. Saya sejalan dengan Saudara Pendosa, bahwa PENGAKUAN manusia kepada Yesus Sang Mesias, itu adalah urusan manusia sendiri (Allah atau Yesus tidak gilla pujian), itu tidak penting buat Allah, tetapi yang Allah harapkan adalah hidup kudus dan benar-benar bertobat. Cara hidup kudus yang diharapkan Allah adalah seperti yang tertuang dalam ajaran-ajaran Kristus Yesus. Tidak ada dalam agama manapun di dunia ini yang memiliki ajaran sedemikian kudus seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Ajaran-ajaran Nabi Muhammad adalah ajaran-ajaran kebajikan yang orientasi peribadatan lahiriahnya menjadi pokok utamanya. Di dalam sejarah mencatat, Israel jatuh karena tidak mampu hidup kudus lantaran ibadat lahiriah menjadi fokus utamanya. Kita dalam kehidupan sehari-hari telah membuktikan, bahwa orang yang telah menjahati kita pun juga mampu beribadah ke gereja.
Orang yang menyakiti hati kita, juga mampu menjalankan sholat. Orang yang pernah menipu atau menindas kita, juga mampu berpuasa dan bersedekah.
Yesus pernah berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6).
Kata-kata “melalui Aku” banyak ditafsirkan sebagai harus menyembah Yesus, harus mengakui Yesus sebagai Tuhan, harus mengakui Yesus telah mati disalib dan bangkit kembali pada hari yang ketiga, dan yang lebih dangkal lagi yaitu harus masuk Kristen. Tetapi yang diharapkan Yesus adalah, “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian PEMBUAT KEJAHATAN!
Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.” (Matius 7:21-27)
“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku” (Yoh. 14:15)
“Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” (Yoh 14:21)
Saudara-saudaraku umat Islam, inilah sebagian perbedaan-perbedaan cara pandang antara Islam dan Kristen.
semoga yg diatas tambah yang dibawah ini bermanfaat.makasih @nesia udah ngebolehin ikut comment.
bukan melihat mana yang lebih hebat tapi membandingkan secata obyektif
hasilnya anda lihat sendiri perbedaannya yang sering menghujat dan dihujat………..
Berikut ini lanjutan pandangan yang paling obyektif mengenai ISLAM & KRISTEN.
ISLAM :
• Sebagai agama yang membentuk karakter pengikutnya menjadi Pahlawan (Hero), Pendekar, Petarung, Jagoan, Penguasa Dunia, Pantang Dihina, memiliki harga diri tinggi, sangat alim, apalagi didukung dengan cara berpakaian baik wanita (berkerudung) maupun prianya (berpeci) sehingga nampak seperti Orang Bersih, Alim, Bijaksana dan Suci.
• Orientasi kebahagiaan adalah untuk dunia dan akhirat. Jadi di dunia menang, di akhirat juga menang.
• Hampir seluruh pengikutnya dapat mengamalkan ajaran agama, antara lain sholat 5 waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, berjiwa Jihad, menguasai bahasa Arab, pandai baca kitab suci Alquran, ibadah haji dan amalan-amalan lain. Sehingga hampir 100% seluruh pengikut Nabi Muhammad akan masuk surga. Islam adalah agama yang gampang, ajarannya mudah untuk dilaksanakan. Tidak ada satupun ajaran agamanya yang kontroversial dengan sikap hidup manusia pada masa sekarang. Tidak pernah Nabi Muhammad berkata kepada pengikutnya, “Juallah atau berikanlah seluruh harta kekayaanmu kepada orang-orang miskin, setelah itu ikutlah aku.”
• Islam dapat bersatu dengan aliran perdukunan, ilmu-ilmu kesaktian dan segala hal yang berhubungan dengan dunia roh (mistis).
• Pemimpin agama bila sedang berdakwah (berkotbah), menunjukkan wajah yang sinis, kening berkerut, mata dipicingkan, dengan logat (gaya bicara) kearab-araban.
• Bagi pengikut Islam yang benar-benar saleh mengamalkan ajaran agamanya, ia akan menjadi seorang yang sangat membenci Yahudi dan Kristen. Pengikut Islam sejati akan menjauhi keglamoran dunia ini, bersikap dan berperilaku kesehariannya mendekati kearab-araban dan berjiwa Patriot Pembela Agama. Biasanya pengikut Islam sejati akan turut dalam kelompok-kelompok Jihad, atau kelompok-kelompok bersenjata lainnya, misal ke negara Afghanistan. Sikap menjauhi keglamoran dunia, menanti-nantikan hari Kiamat (hari kemenangan bagi umat Muslim), diikuti dengan wajah alim, berjubah atau berpakaian khusus sehingga terlihat di mata tetangga-tetangganya bahwa ia orang suci, juga keinginan untuk segera menghancurkan dunia ini, terutama menghancurkan yang mereka namakan “musuh-musuh Islam”, memusnahkan hal-hal apa saja yang mereka anggap membuat najis dan merusak akhlak. Karena umat Muslim sejati adalah panglima-panglima bala tentara Allah di bumi ini, yang sama sekali tidak tercela dan bercacat seumur hidupnya. Jalan hidup dan alam pikirnya selalu lurus dan berkenan bagi Allah. Tak ada yang namanya dengki, nafsu amarah, nafsu zinah, atau rakus uang di dalam hati mereka. Imam Samudra, Amrozi dan Abu Bakar Ba’asyir adalah contoh dari Islam yang sejati. Mereka adalah orang-orang yang hati dan pikirannya selalu bersih, suci dan sesuai dengan kehendak Allah.
• Ada pula pengikut Islam yang setengah-setengah, Islam KTP. Inilah yang biasanya menamakan dirinya Islam moderat, Islam yang modern. Sebaliknya mereka menyebut pengikut Islam lainnya yang sejati sebagai Islam garis keras. Islam KTP selalu mengatakan bahwa Islam adalah agama yang lemah lembut, membenci kekerasan dan pembawa kedamaian. Mereka lebih toleransi terhadap dunia sekitarnya, dan dapat bergumul dengan masyarakat modern secara baik.
• Bila orang miskin menjadi pengikut Islam, maka ia akan menjadi pengikut Islam sejati (garis keras). Sebaliknya, bila orang kaya dan sukses menjadi pengikut Islam, ia akan menjadi pengikut Islam moderat, yang tidak 100% mengamalkan seluruh ajaran agamanya.
• Di dalam ajaran Islam, seorang nabi adalah manusia yang sempurna. Nabi tidak mungkin berbuat dosa. Sedangkan manusia yang lain yang bukan nabi, wajar bila berbuat kesalahan.
• Topik yang paling utama dan paling menarik buat Islam adalah membicarakan tentang kekristenan. Tetapi tentang pengajaran bagaimana cara hidup saleh dan benar hanya diulas sebagian kecil saja sebagai pemanis belaka, sebagai bumbu penyedap saja. Mereka lebih suka berbicara tentang kebodohan dan ketololan Kristen daripada membicarakan tentang hidup saleh dan ajaran-ajaran moral. Brosur, pamflet, buletin, dan juga web site Islam akan menjadi sangat diminati bila 90% isinya adalah berbicara tentang Kristen yang dungu dan Islam yang benar. Petuah-petuah moral hanyalah sebagai pemanis saja.
• Mereka memuat wacana tentang kebodohan dan ketidakberesan ajaran Kristen adalah dimaksudkan untuk menguatkan iman tauhid mereka terhadap Islam. Sebenarnya hati mereka tidak teguh, mereka mulai ragu terhadap ajaran agamanya, sehingga mereka tertarik untuk mengobok-obok ajaran agama Kristen. Sehingga ketika terjadi percekcokan, sanggah-menyanggah, serang-menyerang, dan akhirnya secara kasat mata dimenangkan oleh Islam, mereka pun berkata, “Akhirnya sekarang kami yakin, bahwa Islamlah agama yang diridhoi Allah. Islamlah agama yang benar. Karena dari wacana dialog ini, Kristen telah menunjukkan kedunguannya, banyak ajarannya yang tidak masuk akal.”
Mereka sebenarnya masih ingin mencari kebenaran. Mereka merasa penasaran, mengapa Kristen tidak pernah menyinggung soal Islam, sebaliknya Islam ingin mengetahui ajaran Kristen lebih dalam. Apakah kebenaran itu didapat setelah melihat kelemahan agama lain, dan bukannya berusaha membuktikan kebenaran dengan mengamalkan ajaran-ajaran suci agamanya sendiri?
• Ada pula di antara mereka yang sakit hati, Kristen tidak pernah mengakui Nabi Muhammad yang Mulia, sebaliknya Nabi Isa (Yesus) ada dalam ajaran agama mereka. Jika mereka bijak, jika mereka saleh, mengapa mereka menuntut pengikut agama lain untuk mengakui Junjungan mereka, sementara mereka sendiri tidak mau mengubah tabiat hidup mereka yang jahat? Berusaha untuk hidup saleh sesuai dengan ajaran agamanya adalah lebih bijaksana dan lebih simpatik daripada berusaha untuk memaksakan kehendak. Ketika terjadi kerusuhan di Indonesia, rumah-rumah warga yang bertuliskan MUSLIM tidak disentuh, tetapi rumah-rumah warga yang non-Muslim dirusak, dijarah dan dibakar. Dengan menempelkan secarik kertas bertuliskan MUSLIM di depan rumah, akan membuat hati mereka senang dan merasa diakui agamanya sebagai yang benar dan ditakuti.
• Tujuan terbesar dari ajaran Islam adalah menyerang dan menjatuhkan Kristen. Sebagian besar firman dalam kitab suci Alqur’an adalah berkisar antara lain mengenai Yahudi dan Kristen, tentang Allah yang tidak beranak dan tidak beristri, tentang Allah yang tidak dilahirkan, juga tentang manusia yang tidak mungkin sebagai tuhan. Dalam kotbah-kotbahnya seorang Kyai atau Ustadz seringkali menyerang kekristenan, membangkitkan kebencian terhadap Kristen, terutama mengobarkan isu tentang adanya kristenisasi, akal bulus umat Kristen untuk menghancurkan akhlaq umat Islam lewat tayangan-tayangan glamor di televisi dan rupa-rupa fitnah menjijikkan yang sebenarnya tidak seharusnya dilakukan oleh seorang Pemimpin Umat dan ini justru malah akan menghancurkan bangsa ini. Sebagian pemimpin agama juga menyebarluaskan Injil Barnabas, dan di kalangan siswa-siswa pendidikan diberikan ajaran bahwa Kristen hanya untuk Israel saja, sedang Islam untuk seluruh umat manusia. Kalau mengikut Kristen berarti dungu. Apalagi kitab sucinya (Bibel atau Injil) adalah kitab yang sudah tidak asli lagi, alias palsu. Sungguh kasihan dan memalukan, wahai para pengikut Kristen. Kitab yang selama ini dijadikan pedoman, adalah kitab yang salah. Sungguh miris sekali. Milyaran penduduk bumi yang menganut Kristen adalah orang-orang bodoh. Di kalangan tingkat rendah, pengikut Islam sejati menuturkan bahwa tuhannya umat Kristen adalah tuhan yang sangat hina, karena bisa berak, kentut, kencing, menguap, mengantuk dan pengikut Kristen yang mati akan disalib juga seperti halnya Yesus juga mati disalib. Dan lagi, Paulus sebagai rasul utama yang menyebarkan Injil kepada bangsa di luar Yahudi, adalah seorang penipu dan pembohong lihai. Orang-orang Kristen telah dibohongi dan dibodohi oleh Paulus. Cerita ini sudah merasuk di kalangan pedesaan terutama pada anak-anak sejak masa kecilnya. Penanaman rasa dengki dan rasa permusuhan ini ada yang berhasil dan ada yang tidak. Jika anak-anak itu kelak menjadi Islam sejati, ia akan mengamalkan dalam kehidupannya serta meneruskan sikap ini kepada generasi selanjutnya. Sedangkan pada Islam yang setengah-setengah atau Islam yang kurang begitu mengamalkan ajaran agamanya dengan sungguh-sungguh, akan menghilangkan perasaan ini dan bersikap toleran serta bersahabat. Sesungguhnya maksud dari penanaman ini adalah untuk menjadikan tameng agar kelak di kemudian hari mereka tidak mudah berpindah agama, terutama menjadi seorang Kristen. Mereka lebih suka mengumbar cerita-cerita menarik dan menjijikkan ini daripada memberikan penanaman budi pekerti yang luhur untuk kehidupan sehari-hari.
KRISTEN:
• Sebagai agama yang membentuk karakter pengikutnya menjadi sangat pengasih, lemah lembut, sehingga nyaris seperti “banci”, pasrah bagai seekor domba yang keluh, bila pipi kiri ditampar, berikan juga pipi kananmu untuk ditampar, bila jubahmu dirampas, berikan juga seluruh pakaianmu. Di samping itu, agama Kristen juga membentuk karakter pengikutnya bersifat kanak-kanak, misalnya bernyanyi memuji Sang Pencipta sambil tepuk-tepuk tangan, mirip anak TK. Hal inilah yang menempa kepribadian mereka, sehingga cenderung memiliki sikap yang supel dan tidak angkuh serta tidak sok alim.
• Dunia ini hanyalah sebagai sebuah perlintasan untuk menuju kepada “Dunia Baru” yang akan disediakan Allah bagi anak-anakNya. Hanya mereka yang dianggap layak oleh Allah untuk turut hidup dalam “Dunia Baru”Nya, yaitu mereka yang berbuat kasih dan menganggap dunia ini bukan sebagai suatu milik yang harus dipertahankan, dibanggakan, diperebutkan, dimiliki atau dikuasai. Karena menurut ajaran Kristus, ketamakan akan dunia dan keinginan duniawi cenderung membuahkan kejahatan semata. Jadi, orientasi kebahagiaan adalah akhirat.
• Hampir tidak ada satupun pengikut Kristus pada masa ini, termasuk juga penulis tulisan ini, yang sanggup mengamalkan ajaran Kristen sejati. Para pendeta atau romo tidak berani menjelaskan ajaran Kristus yang sesungguhnya, agar para penganut Kristen tidak murtad. Mereka hanya berani memerintahkan, “Rajinlah datang beribadah ke gereja. Beribadah ke gereja adalah suatu keharusan dan harus dilaksanakan oleh setiap pemeluk Kristen.” Yesus sendiri berkata, “Bukan setiap orang yang berseru-seru kepadaKu, Tuhan, Tuhan, akan diselamatkan, melainkan setiap orang yang mendengar firman dan mengamalkannya dalam keseharian.” Paulus mengajarkan tentang iman sejati, tetapi hal ini disalahartikan oleh sebagian pengikut Kristen, sehingga Yakobus dengan tegas mengatakan, “iman tanpa perbuatan sama sekali tidak berguna.” Jalan menuju kehidupan kekal di dalam Dunia Baru Allah, adalah sebuah jalan yang sangat sempit. Sedangkan jalan menuju kepada kematian kekal adalah sebuah jalan yang begitu mudah untuk dilewati.
• Agama Kristen sukar bila dipadukan dengan dunia perdukunan, ilmu-ilmu kesaktian dan hal-hal mistis lainnya. Tuhan sebagai satu-satunya kekuatan supranatural yang diakui dan dijadikan sandaran. Mempercayai roh-roh dan jin-jin adalah suatu kekejian dan akan menjauhkan manusia dari Allah yang sesungguhnya mengasihi kita.
• Pemimpin agama bila sedang berkotbah, menunjukkan wajah yang murah senyum, bersikap melayani dan merendahkan diri. Sehingga nampak bahwa (khususnya pendeta Protestan), tidak memiliki wibawa sebagai layaknya seorang pemimpin seperti halnya Kyai atau Ustadz di mata pengikutnya. Pemimpin umat Kristen yang sesungguhnya adalah Yesus Kristus Sang Juruselamat, yang menjanjikan kepada pengikutNya sebuah Dunia Baru, sebuah kehidupan kekal abadi untuk selamanya.
• Kekristenan di Indonesia lebih condong kebarat-baratan.
• Bagi pengikut Kristen yang saleh, yang benar-benar mengamalkan ajaran Kristus, ia menjadi hilang selera terhadap dunia ini, tidak ada umpatan-umpatan, dengki, nafsu amarah, nafsu menyakiti sesamanya apalagi membunuh. Bahkan ia akan cenderung berbadan kurus, berpakaian ala kadarnya, bekerja ala kadarnya, tiada ambisi kekayaan. Tujuan hidupnya hanya satu, yaitu menanti janji Allah melalui Kristus, ia akan mendapatkan kehidupan kekal abadi, tinggal dalam Dunia Baru yang diberikan Allah kepada orang-orang kudus. Ia tidak akan takut terhadap kematian, karena orang kudus yang mati akan tetap hidup, ia memperoleh kehidupan kekal abadi. Ia akan bangkit kembali dan tinggal bersama Allah Bapa di dalam Dunia Baru. Dengan kata lain, selain kematiannya sendiri, pengikut Kristen sejati juga sxxxg menanti-nantikan KIAMAT. Pengikut Kristen sejati akan selalu berharap agar KIAMAT segera datang, karena itu adalah sebuah hari kemenangan bagi umat Allah, yang selama di dunia ini ditindas, diperolok dan tidak mendapat tempat.
• Namun yang ada kini adalah Kristen yang separuh-separuh, Kristen KTP. Banyak pengikut Kristen yang kaya raya, tidak peduli terhadap sesama (tanpa peduli apapun agamanya, seharusnya kepedulian itu harus tetap ada). Mereka berperut buncit, rakus, berpakaian sangat mewah, dan membangun rumahnya bagai istana. Dunia ini bukan lagi sebagai sebuah perlintasan untuk sampai pada Dunia Baru yang dijanjikan Allah, tetapi sebagai tempat kesayangan, tempat tinggal tetap, sebagai suatu milik yang benar-benar harus dikuasai, dimiliki, diperebutkan dan diagungkan. Mereka lebih menyukai dunia yang sekarang dan melupakan Dunia Baru yang dijanjikan Allah. Tampaknya Dunia Baru itu sudah tidak penting lagi, dunia inilah yang lebih terutama. Tidakkah Allah lebih menyukai manusia yang masih berharap pada janjiNya? Allah memang menguji manusia, seolah-olah Allah ingkar janji dan tidak segera merealisasikan apa yang sudah dijanjikan dalam INJIL. Kini sudah 2000 tahun lamanya. Tapi mana hari kemenangan itu? Pengikut-pengikut Kristen pada masa kini akan sangat takut bila mendengar kata KIAMAT, hal mana sangat berbeda dengan pengikut-pengikut Kristen pada masa awal abad Masehi. Dunia telah disulap sedemikian luar biasa, supaya manusia melupakan Dunia Baru yang telah dijanjikan Allah. Gemerlap dunia ini, kecanggihan teknologi dan tetek-bengeknya adalah rekayasa Iblis untuk menjatuhkan manusia, agar mereka tidak lagi berharap pada Allah Sang Pencipta, tetapi benar-benar melupakanNya, lupa sama sekali, tidak lagi berharap pada janji Sang Khalik, tetapi terpesona dengan tipu daya Iblis yang akan menggiring seluruh manusia pada abad ini ke dalam Neraka. Tidaklah heran apabila manusia yang diselamatkan hanya 144.000 saja (kalau misal ini benar, hanya Allah saja yang tahu).
• Walaupun jelas-jelas Yesus pernah mengatakan akan datang mesias-mesias palsu, dan dari buahnyalah nanti akan ketahuan, apakah ia benar-benar mesias dari Allah atau bukan, namun pengikut Kristen tidak ada yang memberikan tanggapan atas hal ini, atau menafsirkannya secara terang. Sejak kanak-kanak, di sekolah minggu sesudah beribadah, para pemimpin agama selalu menanamkan ajaran kekristenan, dan tidak pernah mencolek agama lain. Kalaupun ada, biasanya para pemimpin agama akan berbicara pelan-pelan. Mereka suka menyinggung masalah patung pada agama Budha atau Konghucu, dan masalah ketidakpercayaan kepada Kristus pada agama Islam. Tetapi pengajaran tentang siapa sebenarnya Nabi Besar Muhammad? Tentang siapa sebenarnya Sidharta Gautama? Sama sekali Nol atau Nihil. Itulah sebabnya banyak juga pengikut Kristen yang akhirnya berpindah ke agama lain, terutama Islam. Lebih mudah membuat pengikut Kristen berpindah kepada Islam, daripada mengubah pengikut Islam menjadi pengikut Kristen. Secara pengajaran, Kristen tidak pernah menyerang Islam.
• Hampir 99% brosur-brosur, pamflet, buletin Kristiani mengulas masalah ajaran Tuhan, bagaimana cara hidup saleh dalam keseharian, bagaimana menyikapi beban hidup dan penderitaan, bagaimana menjalin hubungan di antara orang tua dan anak, dan lain-lain pengajaran yang membuat pengikut Kristen KTP merasa bosan dan mengantuk. Di dalam terbitan beberapa buku dan juga web site, mengulas tentang jawaban atas serangan-serangan Islam terhadap Kristen, tetapi tidak ada sama sekali yang memberikan serangan balik kepada agama lain. Kasihan, Kristen menjadi bulan-bulanan. Memang, diakui juga, ada beberapa kaum Kristen dungu berusaha membalas dengan menyerang Islam melalui buku atau olok-olokan di dalam website. Orang-orang yang demikian adalah orang-orang yang bodoh. Tetapi, mereka yang marah oleh serangan atau olok-olokan itu, yang kemudian menunjukkan jati dirinya yang sesungguhnya, menunjukkan bahwa mereka adalah penguasa keduniawian, merusak dan membakar bangunan, adalah lebih bodoh lagi.
• Kenapa para pendeta lebih suka mengatakan bahwa, “bertobat artinya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat”, daripada mengatakan bahwa, “bertobat adalah hidup seturut kehendak Allah” ? Karena berbicara tentang perilaku hidup benar adalah SULIT DILAKSANAKAN daripada sekedar menerima diri dibaptis dan mengucapkan dengan kata-kata, “Aku menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku pribadi.” Tidakkah seorang pengutil dan pezinah pun juga dapat melakukan hal yang mudah ini?
saudaraku semua biarlah hati nurani yang berbicara dan tetaplah berdoa TUHAN memberkati.
comment yg di atas hanya untuk islam dan kristen pada umumnya.
@mbahlul menulis :
Dan kami umat Kristen akan lebih terpingkal-pingkal bila mendengar perkataan,
“Yesus diutus Allah untuk menurunkan kitab Injil dan membawa agama Nasrani.”
Silahkan saja kalo mau terpingkal-pingkal, cuma kalimat anda memang tidak tepat. Mestinya begini :
“ALLAH —(injil)—>YESUS—(injil)—>ISRAEL”.
1. ALLAH mengutus YESUS
2. ALLAH menurunkan/mengajarkan INJIL kepada YESUS
3. YESUS memberitakan INJIL (dari) ALLAH pada bangsa Israel.
4. YESUS mengutus MURID-MURIDnya untuk memberitakan INJIL.
KALO MASIH TERPINGKAL-PINGKAL juga , berarti sedang mentertawakan kitab-nya sendiri.
Lukas 4:43 Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”
Markus 1:14 Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,
Markus 3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
.
Lukas 4:43 Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.
.
@mbahlul bilang (atau tepatnya menulis)
Kepercayaan Kristen:
Allah tidak menurunkan kitab Taurat, kitab Zabur, atau pun kitab Injil.
Kitab Taurat dikarang atau ditulis oleh Musa.
TAURAT TUHAN diajarkan/diperintahkan/diturunkan kepada MUSA untuk disampaikan kepada umatnya.
Mazmur 19: 7 Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
Mazmur 119:34 Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.
Maleakhi 4:4 Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.
Matius 5:17 Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Wahai UMAT KRISTEN …
Selagi ada waktu …
bacalah …
makasih andre atas comment nya .
saya senang andre sudah baca-baca alkitab.dan kami orang kristen maklum dengan ayat – ayat alkitab yg di ambil.apalagi kesadaran yg sungguh-sungguh bahwa yesus atau nabi ISA (di islam ) datang untuk memberitakan INJIL.
mengenai pengertian injil dan taurat saya pikir perlu belajar lagi .
jangan dengar/belajar setengah setengah yg membuat teman teman kristen saya nanti terpingkal lagi,maaf.
seperti yg saya tulis diatas itu adalah perbedaan pandangan.kenapa begitu karena cara pola pikir orang islam dg kristen berbeda sekali,karena apa ?saya udah tulis lengkap di atas.
jadi kalau rindu ingin tahu lebih jauh soal injil dan taurat mungkin tidak disini tempatnya.
saya mau kalau diskusi sendiri saja berdua lewat email atau apalah tentu lebih enak.
maaf saya tidak perlu comment yang diatas karena saya yakin seyakin yakin nya semua teman kristen tahu soal injil,buku injil ,penulis injil,buku taurat,hukum taurat ,penulis buku taurat.
ok.untuk andre gimana yg saya tulis sebelumnya ?kira -kira mendekati benar apa ngak?
Tulisan mbahlul anyway masukan yang bagus banget dan sudah berusaha se-obyektif mungkin. Saya senang membacanya. Dan setiap episode saya berusaha untuk save HTML supaya kalo tiba-tiba Bang Nesia berubah pikiran dan menghabisi tulisan yang memuat ide-ide cemerlang para comentator, saya masih punya copy-annya.
Mbahlul betul sekali, saya masih penasaran soal INJIL yang disebarkan YESUS dan murid-muridnya itu injil yang mana saja bagian dari kitab-kitab perjanjian baru. Karena secara keseluruhan perjanjian baru isinya campur aduk antara kitab-kitab para nabi, kitab sejarah, kitab-kitab Injil, surat-surat para rasul dan kitab pewahyuan, dan lain-lain. Kalo saya pake terminologi pasti nggak pass, tentang bagaimana kedudukan antara satu kitab-dengan kitab yang lain, terus bagaimana keshahihannya (validitasnya) untuk pengambilan dasar hukum atau pengambilan kesimpulan.
Ya begitu dech … sampai jumpa lagi …
Memang aneh manusia yang satu ini .
Jesus , siapa sih ?
Para Muslim mengakui bahwa Jesus adalah Nabi. Sementara Jahudi memandangNya sebagai seorang pemberontak yang menghujat, atau sebagai seorang rabbi yang luar biasa yang ditinggikan bagai dewata oleh pengikutnya yang non Jahudi dan musyrik.
Banyak penganut Budha menyalami Jesus sebagai bodhisattva ( orang yang mencapai kebenaran / kesempurnaan dan berjanji untuk menolong orang lain ).
Sementara ada Hindu tradisional mengatakan bahwa Jesus sebenarnya seorang guru yang telah mempelajari meditasi yoga di India
Kok bisa-bisanya Kristen / Katholik menyebutnya Tuhan / Firman Allah Yang Hidup / Anak Allah / Allah itu sendiri ?
@mbahlul … kalau diskusi sendiri saja kalian berdua lewat email … gak asik … sampoerna hijau asiknya rame-rame … jangan lupain kita-kita dong …
POLA PIKIR Kristen siapa sih yang membentuknya ?
Mendengar/Belajar setengah setengah yg membuat teman teman kristen terpingkal-pingkal itu, apakah orang Kristen kebanyakan sudah belajar secara menyeluruh, bukannya mereka hanya dicekoi sekeping DOGMA & DOGTRIN yang mereka telan mentah-mentah.
Kalau memang yakin seyakin yakin nya semua teman kristen tahu soal injil,buku injil ,penulis injil,buku taurat,hukum taurat ,penulis buku taurat, coba jelaskan pada kami singkat saja, yang mana taurat & yang mana injil dari sebagian kecil kitab perjanjian lama & perjanjian baru.
MISAL, kalo ada dua informasi berbeda, bagaimana mensikapinya :
Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan (Markus 15:25).
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).
Sebelum nulis komentar silahkan terpingkal-pingkal dulu, supaya suasana tetap santai dan rileks. Terpingkal-pingkal gak dilarang koq, tapi sebaiknya control diri jangan kebablasan lho …
for @jessy
memang kalau di pikir tidak enak kalau sendiri-sendiri mendingan rame-rame.
tapi sebelum kasih penjelasan sedikit tentang injil,taurat,atau menyikapi perbedaan informasi di alkitab.mbok ya kasih sedikit pandangan mengenai ke obyektifan yg saya tulis diatas (tanggal 22 mei ada 2 bagian) baik muslim atau kristen.kalau setuju baru enak bicaranya.
sebenarnya saya pingin yg orang muslim kasih komentar pada bagian muslim dan yg kristen pada bagian kristen,supaya lebih obyektif untuk pembaharuan.tapi ya ngak apa -apa kalau yg kristen di komentari sama yg muslim,terutama untuk para muslim yg udah punya alkitab,(dan yg belum punya supaya beli alkitab yg dijual bebas di gramedia atau mana aja),supaya bisa seperti andre dan jessy yg sudah pandai baca ayat alkitab.
bagaimana saudara jessy?
untuk andre penjelasan yg di maksud bisa di dapat di toko buku kristen mana aja.karena itu adalah dasar-dasar belajar alkitab.
@jessy, INI KAMU BACA DENGAN DIHAYATI !!!!!!!!
YAHYAH YOPIE DAN KELUARGANYA, MANTAN PENDETA YANG MEMELUK ISLAM
imageWarga di kota Tolitoli di penghujung bulan Ramadan 1427 Hijriah belum lama ini, dihebohkan dengan salah seorang pendeta bersama seluruh keluarganya memeluk Islam. Di mana-mana santer dibicarakan soal Pendeta Yahya Yopie Waloni dan keluarganya masuk Islam. Bahkan media internet pun sudah mengakses kabar ini. Bagaimana aktivitas eks pendeta itu setelah memeluk Islam. Berikut kisahnya:
Adaha Nadjemuddin, Tolitoli : PAGI menjelang siang hari itu, nuansa Idul Fitri 1427 Hijriah masih terasa di Tolitoli. Hari itu baru memasuki hari ke-9 lebaran. Kendati terik panas matahari masih mengitari Tolitoli dan sekitarnya, tetapi denyut aktivitas warga tetap seperti biasa.
Begitupun di sekitar Jalan Bangau, Kelurahan Tuweley, Kelurahan Baru, Kabupaten Tolitoli. Aktivitas sehari-hari warga berjalan seperti biasa.
Kecuali di salah satu rumah kost di jalan itu, pintunya tampak masih tertutup rapat. Di rumah kost inilah, Yahya Yopie Waloni (36), bersama istrinya Lusiana (33) dan tiga orang anaknya tinggal sementara.
“Pak Yahya bersama istrinya baru saja keluar. Sebaiknya bapak tunggu saja di sini, sebelum banyak orang. Karena kalau pak Yahya ada di sini banyak sekali tamunya. Nanti bapak sulit ketemu beliau,” jelas ibu Ani, tetangga depan rumah Yahya kepada Radar Sulteng.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Hari itulah Yahya dengan tulus mengucapkan dua kalimat syahadat.
Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopie Waloni diganti dengan Muhammad Yahya, dan istrinya Lusiana diganti dengan Mutmainnah. Begitupun ketiga anaknya. Putri tertuanya Silvana (8 tahun) diganti dengan nama Nur Hidayah, Sarah (7 tahun) menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya Zakaria (4 tahun) tetap menggunakan nama itu.
Mohammad Yahya sebelum memeluk Islam, pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 2000-2004. Saat itu juga ia sebagai pendeta dengan status sebagai pelayan umum dan terdaftar pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana. Ia menetap di Sorong sejak tahun 1997. Tahun 2004 ia kemudian pindah ke Balikpapan. Di sana ia menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai tahun 2006. Yahya menginjakkan kaki di kota Cengkeh, Tolitoli, tanggal 16 Agustus 2006.
Sambil menunggu kedatangan Yahya, ibu Ani mempersilakan Radar Sulteng masuk ke rumahnya. Sebagai tetangga, Ibu Ani tahu banyak aktivitas yang terjadi rumah kontrakan Yahya. “Pak Yahya pindah di sini kira-kira baru tiga minggu lalu. Sejak pindah, di sini rame terus. Orang-orang bergantian datang. Ada yang datang dengan keluarganya. Malah ada yang rombongan dengan truk dan Kijang pickup. Karena rame sekali terpaksa dibuat sabua (tenda, red) dan drop kursi dari kantor Lurah Tuweley,” cerita ibu Ani.
Hari pertama Yahya pindah di Jalan Bangau itu, orang-orang berdatangan sambil membawa sumbangan. Ada menyumbang belanga, kompor, kasur, televisi, Alquran, gorden dan kursi. Mereka bersimpati karena Yahya sekeluarga saat pindah dari tempat tinggal pertamanya hanya pakaian di badan. Rumah yang mereka tempati sebelumnya di Tanah Abang, Kelurahan Panasakan adalah fasilitas yang diperoleh atas bantuan gereja. Sehingga barang yang bukan miliknya ia tanggalkan semuanya.
Tidak lama menunggu di rumah Ibu Ani, datang dua orang ibu-ibu yang berpakaian dinas pegawai negeri sipil. Keduanya juga mampir di rumah Ibu Ani. Salah satu dari mereka adalah Hj Nurdiana, pegawai di Balitbang Diklat, Pemkab Tolitoli. Ibu berjilbab ini ternyata guru mengaji. Dia adalah guru mengaji yang khusus membimbing istri Yahya.
“Saya baru tiga kali pertemuan dengan ibu Yahya. Supaya ibu Yahya mudah memahami huruf hijjaiyah, saya menggunakan metode albarqy. Alhamdulillah sekarang sedikit sudah bisa,” kata Nurdiana.
Menurutnya, dia tidak kesulitan mengajari ibu Yahya. Malah, katanya, ibu Yahya cepat sekali memahami huruf-huruf hijaiyah yang diajarkan. Karena itu dia memperkirakan kemungkinan dalam waktu tidak lama ibu Yahya sudah bisa lancar mengaji.
Hanya sekitar 20 menit menunggu di rumah ibu Ani, bunyi kendaraan sepeda motor butut milik Yahya terdengar memasuki halaman rumah kontrakannya. Radar Sulteng diterima dengan senang hati, lalu dipersilakan duduk di sofa. Sementara Yahya memilih duduk di lantai alas karpet. Badannya disandarkan ke kursi sofa. “Kita lebih senang duduk di bawah sini,” tuturnya dengan logat kental Manado.
Cara duduk Yahya, tampak tidak tenang. Sesekali ia membuka kedua selangkangnya. Ternyata karena baru beberapa hari selesai disunat. “Setelah tiga hari saya masuk Islam, saya langsung minta disunat di rumah ini,” cerita Yahya, sesekali disertai canda.
Penataan interior rumah kost Yahya tampak apik. Di dinding ruang tamu tampak terpampang kaligrafi ayat kursi yang dibingkai dengan warna keemasan. Di sisi lain, kaligrafi Allah-Muhammad juga terpampang. Di meja ruang tamu terdapat dua buah Alquran lengkap terjemahannya. Di tengah meja itu, juga masih ada tiga toples kue lebaran. “Rumah ini saya kontrak sementara. Saya sudah bayar Rp2,5 juta,” rinci Yahya.
Di tengah asiknya bercerita, istri Yahya, Mutmainnah menyuguhkan beberapa cangkir teh panas. “Silakan diminum air panasnya,” kata ibu tiga anak ini yang saat itu mengenakan jilbab cokelat.
Tidak lama kemudian, dia masuk di salah satu kamar dan mengajak guru mengajinya Hj Nurdiana bersama rekannya. Dari balik kamar itulah terdengar suara Mutmainnah yang sedang mengeja satu per satu huruf hijaiyah. Terdengar memang masih kaku, tetapi berulang-ulang satu per satu huruf-huruf Alquran itu dilafalkannya.
Lain halnya dengan suaminya, Yahya. Pria kelahiran Manado ini mengaku sudah bisa melafalkan beberapa ayat setelah beberapa kali diajarkan mengaji oleh Komarudin Sofa. Selain Komarudin, selama ini ia juga mendapat bimbingan dari ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tolitoli, Yusuf Yamani. “Hanya lima menit saya diajarkan. Saya langsung paham. Surat Fatihah saya sudah hafal,” ujar Yahya.
Selain belajar mengaji dan menerima tamu, aktivitas Yahya juga kerap menghadiri undangan di beberapa masjid. Tidak hanya dalam kota, tetapi sampai ke desa-desa di Kabupaten Tolitoli. “Saya ditemani beberapa orang. Ada juga dari Departemen Agama,” katanya.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. “Hari itu saya sudah mengucapkan dua kalimat syahadat yang dituntun Pak Komarudin,” cerita Yahya. Apa yang melatari sampai Yahya dan keluarganya memeluk Islam.
Mengalami Mimpi yang Sama dengan Istrinya
Pak Yahya, begitu sapaan akrabnya. Pria kelahiran Manado tahun 1970 ini lahir dari kalangan terdidik dan disiplin. Ayahnya seorang pensiunan tentara. Sekarang menjabat anggota DPRD di salah satu kabupaten baru di Sulawesi Utara. Sebagai putra bungsu dari tujuh bersaudara, Yahya saat bujang termasuk salah seorang generasi yang nakal. “Saya tidak perlu cerita masa lalu saya. Yang pasti saya juga dulu pernah nakal,” tukasnya.
Lantaran kenakalannya itulah mungkin, sehingga beberapa bagian badannya terdapat bekas tato. Di lengannya terdapat bekas luka setrika untuk menghilangkan tatonya. “Ini dulu bekas tato. Tapi semua sudah saya setrika,” katanya sambil menunjuk bekas-bekas tatonya itu.
Postur tubuhnya memang tampak mendukung. Tinggi dan tegap. Meski ia pernah nakal, tetapi pendidikan formalnya sampai ke tingkat doktor. Ia menyandang gelar doktor teologi jurusan filsafat. Saat ditemui, Yahya memperlihatkan ijazah asli yang dikeluarkan Institut Theologia Oikumene Imanuel Manado tertanggal 10 Januari 2004. Sehingga titel yang didapatnya pun akhirnya lengkap menjadi Dr. Yahya Yopie Waloni, S.TH, M.TH.
Sebelum menyatakan dirinya masuk Islam, beberapa hari sebelumnya Yahya mengaku sempat bertemu dengan seorang penjual ikan, di rumah lamanya, kompleks Tanah Abang, Kelurahan Panasakan, Tolitoli. Pertemuannya dengan si penjual ikan berlangsung tiga kali berturut-turut. Dan anehnya lagi, jam pertemuannya dengan si penjual ikan itu, tidak pernah meleset dari pukul 09.45 Wita.
“Kepada saya, si penjual ikan itu mengaku namanya Sappo (dalam bahasa Bugis artinya sepupu). Dia juga panggil saya Sappo. Tapi dia baik sekali dengan saya,” cerita Yahya.
Setiap kali ketemu dengan si penjual ikan itu, Yahya mengaku berdialog panjang soal Islam. Tapi Yahya mengaku aneh, karena si penjual ikan yang mengaku tidak lulus Sekolah Dasar (SD) tetapi begitu mahir dalam menceritakan soal Islam.
Pertemuan ketiga kalinya, lanjut Yahya, si penjual ikan itu sudah tampak lelah. “Karena saya lihat sudah lelah, saya bilang, buka puasa saja. Tapi si penjual ikan itu tetap ngotot tidak mau buka puasanya,” cerita Yahya.
Sampai saat ini Yahya mengaku tidak pernah lagi bertemu dengan penjual ikan itu. Si penjual ikan mengaku dari dusun Doyan, desa Sandana (salah satu desa di sebelah utara kota Tolitoli). Meski sudah beberapa orang yang mencarinya hingga ke Doyan, dengan ciri-ciri yang dijelaskan Yahya, tapi si penjual ikan itu tetap tidak ditemukan.
Sejak pertemuannya dengan si penjual ikan itulah katanya, konflik internal keluarga Yahya dengan istrinya meruncing. Istrinya, Lusiana (sekarang Mutmainnah, red), tetap ngotot untuk tidak memeluk Islam. Ia tetap bertahan pada agama yang dianut sebelumnya. “Malah saya dianggap sudah gila,” katanya.
image Tidak lama setelah itu, kata Yahya, tepatnya 17 Ramadan 1427 Hijriah atau tanggal 10 Oktober sekitar pukul 23.00 Wita. Ia antara sadar dengan tidak mengaku mimpi bertemu dengan seseorang yang berpakaian serba putih, duduk di atas kursi. Sementara Yahya di lantai dengan posisi duduk bersila dan berhadap-hadapan dengan seseorang yang berpakaian serba putih itu. “Saya dialog dengan bapak itu. Namanya, katanya Lailatulkadar,” ujar Yahya mengisahkan.
Setelah dari itu, Yahya kemudian berada di satu tempat yang dia sendiri tidak pernah melihat tempat itu sebelumnya. Di tempat itulah, Yahya menengadah ke atas dan melihat ada pintu buka-tutup. Tidak lama berselang, dua perempuan masuk ke dalam. Perempuan yang pertama masuk, tanpa hambatan apa-apa. Namun perempuan yang kedua, tersengat api panas.
“Setelah saya sadar dari mimpi itu, seluruh badan saya, mulai dari ujung kaki sampai kepala berkeringat. Saya seperti orang yang kena malaria. Saya sudah minum obat, tapi tidak ada perubahan. Tetap saja begitu,” cerita Yahya.
Sekitar dua jam dari peristiwa itu, di sebelah kamar, dia mendengar suara tangisan. Orang itu menangis terus seperti layaknya anak kecil. Yahya yang masih dalam kondisi panas-dingin, menghampiri suara tangisan itu. Ternyata, yang menangis itu adalah istrinya, Lusiana.
“Saya kaget. Kenapa istri saya tiba-tiba menangis. Saya tanya kenapa menangis. Dia tidak menjawab, malah langsung memeluk saya,” tutur Yahya.
Ternyata tangisan istri Yahya itu mengandung arti yang luar biasa. Ia menangis karena mimpi yang diceritakan suaminya kepadanya, sama dengan apa yang dimimpikan Mutmainnah. “Tadinya saya sudah hampir cerai dengan istri, karena dia tetap bertahan pada agama yang ia anut. Tapi karena mimpi itulah, malah akhirnya istri saya yang mengajak,” tandasnya.
Akhirnya, Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Hari itulah Yahya dengan tulus mengucapkan dua kalimat syahadat.
Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopie Waloni diganti dengan Muhammad Yahya, dan istrinya Lusiana diganti dengan Mutmainnah. Begitu pun ketiga anaknya. Putri tertuanya Silvana (8 tahun) diganti dengan nama Nur Hidayah, Sarah (7 tahun) menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya Zakaria (4 tahun) tetap menggunakan nama itu.
Masuknya Yahya ke agama Islam, menimbulkan banyak interpretasi. Menurut Yahya, ada yang menyebut dirinya orang gila. Ada juga yang meragukannya, dan mungkin masih banyak interpretasi lain lagi tentang dirinya. “Tapi cukup saja sampai pada interpretasi, jangan lagi melebar ke yang lain,” pungkasnya.
untuk @jessy lagi ini kamu baca dengan dihayati !!!!
ALEXIUS HANDOKO : Mereka Pengikut PAULUS, Bukan YESUS .
imageSebuah tulisan dan ulasan dari seorang Muallaf Alexius Handoko ex. murid Pdt Jusuf Roni STT Apostolos , Jakarta yang sekarang menjadi Da’i. Subhanallah !!. Laa Tandza.. Janganlah Ragu saudara saudaruku !!
Cara Yesus mendakwahkan Injil berbeda dengan Paulus.
Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya.
Tidak banyak yg paham, bahkan yg mengaku Kristen , bahwa antara nasrani dan Kristen memiliki makna yg berbeda. Nasrani menunjuk pada ajaran yg dibawa oleh orang yg berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Mathius 2:23, 21:11; Markus 10:47).
Pengikutnya disebut Nashara/Nashoro (Hawariyun) bukan Kristen seperti yg kita kenal.
Orang Nasrani masih mengikuti mengikuti ajaran tauhid yg diajarkan Yesus (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Abraham/Ibrahim yaitu khitan/sunat (Kejadian 17:9), TIDAK MAKAN BABI (Imamat 11:7) dan Tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9).
Setelah Nabi Muhammad SAW datang, mereka meleburkan diri / masuk kedalam Islam (Sejarah Gereja, Dr. Berkhof. Dr . I. Engklaar, BPK, hal 75)
Sedangkan Kristen adalah keyakinan yg mempercayai Isa as / Yesus adalah Tuhan dan Juru selamat (Mesias). Keyakinan Ini berasal dari ucapan PAULUS di Antiokia, kira-kira tahuun 40 M setelah Yesus tiada. Pengikutnya lazim disebut orang Kristen. “Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen”(Kisah Rasul 11:26).
Buku materi Pokok Agam Katolik karangan Dra.Damascena Ari Suarso C.B (Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan , nama Kristen tidak berasal dari Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama Kristen oleh Romawi dipakai untuk mengejek orang yg dipandang budak. Sebutan Kristen juga mengandungarti politik sebagai gerakan mesias(ala Ratu Adil atau Juru Selamat ).
Akidah maupun akhlak diantara keduanya berbeda . Nasrani berakhidah tauhid (meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah ) sedangkan Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani kedalam Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW —-seperti yg dikatakan Dr Berkhof diatas ——- maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani dimuka bumi. Yang tinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Pulus. Oleh Paulus, yg juga seorang YAHUDI, ajaran Yesus yang awalnya mengakui ketauhidan(meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah ) di RUSAK sedemikian rupa hingga banyak banyak sekali hal-hal yg bertentangan dengan PIKIRAN SEHAT. Ayat-ayat Injil dipalsu sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat yg saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti tanpa reserve oleh para pengikutnya.
Dalam hal beribadah misalnya. Orang- orang Kristen sekarang ini melakukan dengan berlutut. Padahal nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Mathius 26:39) . Yang berlutut dan berdoa adalah cara Paulus (Kis 21:5, Kis 9:40, Kis 20:36 )
Dalam berdoa,
umat Kristen tidak menengadahkan tangannya, padahal Yesus melakukan hal itu (Matius 14:19; Timotius 2:8).
Saat melaksanakan ritual ibadah, Yesus melakukanya seperti umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu(Keluaran 40:31), melepaskan alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44;48:2 Taw) 6:34-38 ; Mazmur 5:7; Mat 5:17 ). Kini , hal-hal tersebut tidak mereka lakukan lagi.
Dalam hal kematian,
Mayat orang kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukan kedalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil —bid’ah. Nabi Isa atau Yesus ketika wafat dikafani (Lukas 24;12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5)
Kenaifan dan “lucu ” dalam injil , Diantaranya :
- Tuhan kalah ketika bergulat melawan Nabi Yacub as. (Kejadian 32:22-27)
- Anak-anak Tuhan tertarik kepada kecantikan anak-anak manusia, lalu Tuhan Menyesal dan pilu hatinya melihat kejahatan manusia (Kejadian 6:1-8), Malaikat makan roti (Kejadian 19:3)
- Tuhan punya banyak anak (anak-anak) , mailaikatnya bule ?? (karena makan Roti……)
Kemudian ,para nabi yang seharusnya dihormati pun dilecehkan dlm injil .
- Nabi Nuh as. Mabuk-mabukan dan telanjang dalm kemahnya (Kejadian 9:18-27 )
- Nabi Ismail as , berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16: 11-12),
- Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38),
- Nai Yakub as. Menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27 : 1-46),
- Yahuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30),
- Nabi Daud as. Menghamili istri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as atau Yesus (II samuel 11:1- 27; Mathius 1;6),
- Nabi Isa atau Yesus adalah nabi bodoh, idiot, emosional dan berakhlak bejad (Markus 11: 12-14; Yohanes 7 : 8-10; Yohanes 2:4), dan banyak lagi ayat – ayat lain … yg membuat aku selalu bertanya – tanya tentang kebenaran Injil hatiku selalu kecewa dan malu bila membacanya ………
Lebih gila lagi , Paulus berkata :
“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin berlimpah kemuliaaNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ? “ (Roma 3:7)
Paulus juga berkata :
“Tetapi hukum Taurat ditambahkan supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan dimana dosa bertambah banyak, disana kasi karunia menjadi berlimpah –limpah ” (Roma 5:20)
Itulah sebabnya,dalam menjalankan misinya, umat Kristiani (penyembah Yesus ditiang salib ) mereka sama sekali tidak mengindahkan norma-norma atau hukum yg ada. Semuanya adalah sah . Bahkan dengan semakin banyaknya dosa yg dibuat maka akan kian banyak pula kasih karunia Tuhan berlimpah-limpah.
POKOK ajaran Paulus intisarinya ada 6;
- doktrin Trinitas,
- kepercayaan yg menyebut kan Yesus Juruselamat
- kepercayaan Yesus mati ditiang salib untuk menebus dosa warisan dari Adam as
- keyakinan Yesus telah bangkit dari antara orang mati lalu naik kelangit
- dan kepercayaan Yesus akan datang lagi pada akhir zaman.
Lantas, siapa sebenarnya Paulus itu yang menjadi “penerus” Yesus ?
Injil menyebutkan Paulus adalah musuh Yesus yang telah menyiksa para murid Yesus (Kisah Para Rasul 8:1-29; 26:8-11).
Untuk itu pada saudaraku sebangsa umat Kristiani / Nasrani / Katolik pelajarilah kembali dan renungkanlah Injil yang ada ditanganmu ……dan beranikanlah membaca buku-buku Islam walaupun ada perasaan benci , kesal, jiji, takut, malu, hina,tiada guna, buang-buang waktu ……..seperi yg pernah ku alami .
Jangalah kau mendengarkan Islam / versi Islam dari lingkungan kalian sendiri …. Memang mungkin banyak umat muslim juga tidak beraklahk Islami (Al-quran dan Al Hadist ) , tapi apakah itu yg menjadi penghalang untuk mengetahui kebenaran Allah dan kehidupan akhirat yang kekal ?….
Renungkanlah sekali lagi ….semoga anda mendapat petunjuk dari Allah Subhanahuwata’ala .
Tiada maksud aku menjelek-jelekan Umat Kristen..
apalagi untuk mempermalukan ……sekali lagi Tidak,
Tulisan ini adalah sekedar membagi pengalaman dan penegetahuan yang aku miliki
YOHANES PAULUS: Dahulu Aku Anti Islam
imageNamaku Yonanes Paulus. Aku lahir di Yogyakarta. Tepatnya pada 26 September 1944. Aku berasal dari keluarga yang beragama Kristen Katolik. Keluargaku sangat dikelan sebagai penganut Kristen yang taat fanatik. Ayahku Laksamana Pertama (Purn) RMB Suparto dan ibuku Maria Agustine Kamtinah.
Latas belakang pendidikan adalah pendidikan yang berbasis agama Kristen Katolik, baik itu pendidikan formal maupun pendidikan dilingkungan keluarga. Sejak kecil aku sudah dididik menjadi penganut agama yang ganatik. Oleh orang tuaku aku disekolahkan pada sekolah Kristen. Mereka memasukkanku ke taman kanak-kanak Santa Maria Yogya. Kemudian dilanjutkan pada sekolah dasar Kanisius Yogya. Lalu dimasukkan di kesekolah menengah pertama hingga menengah atas di sekolah Kanisius Jakarta.
Untuk lebih memantapkan agama dalam diriku, pada umur 12 tahun aku dipermandikan atau dibaptis. Oleh gereja aku diberi nama Yohanes. Diumur ke 17 aku pun mendapat nama lagi yakni Paulus. Nam aitu diberikan setelah aku mengikuti upacara sakramen penguatan yang dilakukan oleh pihak gereja. Jadi sekarang nama Kristenku adalah Yohanes Paulus. Nama ini menggantikan nama pemberian orang tuaku, yaitu Bambang Soekanto.
Anti Islam
Karena latar belakang pendidikan dan pergaulan selalu dalam lingkungan agama Kristen Katolik maka semenjak kecil aku selalu diperi pandangan bahwa agama Islam itu agama yang sesat. Orang orang Islam itu adalah domba-domba yang perlu diselamatkan. Setiap kali mendengar suara mereka mengaji, selalu kuanggap mereka sedang memanggil setan. Begitu pula seriap aku melihat mereka shalat, aku beranggapan mereka sedang menyembah iblis. Perasaan anti Islam serasa begitu kuat dalam diriku, sehingga aku berniat untuk menyerang teman-teman yang beragama Islam. Kepada mereka aku selalu mempromosikan bahwa agamaku yang paling benar.
Setelah lulus sekolah lanjutan atas, aku melanjutkan studi ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Di lingkungan kampus ini aku kembalibergabung dalam kelompok aktivis gereja. Dalam kelompok ini aku juga bergabung dalam sebuah kelompok yang sangat militan. Dalam kelompok militan ini aku berjuang sebagai prajurit perang salib yang bertujuan menghadapi syiah agama Islam di Indonesia.
Setelah bergabung dalam kelompok ini, aku semakin yakin bahwa umat Islam yang mayoritas ini merupakan domba-domba yang harus diselamatkan. Aku akan menyelamatkan dan mengajak mereka untuk ikut dalam ajaran Yesus Kristus, khususnya masuk dalam ajaran agama Kristen Katolik.
Dalam studi kedokteran ini, aku juga bergabung dalam sebuah kelompok studi. Kelompok ini beranggotakan 4 mahasiswa. Tiga orang temanku beragama Islam dan aku Kristen. Kami belajar selalu di rumahku. Bila tiba waktu shalat, mereka pamit sebentar untuk shalat berjamaah. Usai shalat, mereka aku ajak untuk berdiskusi mengenai masalah agama.
Dalam diskusi itu, aku mulai menyerang mereka. Aku selalu mendiskreditkan agama mereka. Misalnya, mengapa shalat itu harus menghadap kiblat dan harus bahasa arab dalam membacanya. Aku bilang sama mereka, kalau begitu Tuhan kalian tidak sempurna. Karena hanya ada di Arab. Setelah itu aku membandingkan dengan Tuhan agamaku yang ada di mana-mana.
Mendapat serangan itu, teman-temanku tenang saja. Mereka menjawab bahwa di manapun berada, orang Islam dapat shalat berjamaah dan selalu sama bahasanya dalam beribadah. Ini menunjukkan bahwa agama Islam itu agama yang benar dan universal (untuk semua manusia). Mereka malah balik bertanya, mengapa orang Kristen itu kalau bangun gereja tidak satu arah, malah terkesan berantakan ke segala arah. Itu menunjukkan bahwa Tuhan aku bingung kemana harus berpaling. Mereka juga mengatakan bahsa agamaku itu tidak sama tergantung wilayah. Jadi kesempurnaannya, mereka mengahatakan bahwa agamaku itu hanya agama lokal. Aku kaget dan tersentak mendengar jawab itu. Ternyata mereka pandai-pandai, tidak seperti dugaanku selama ini.
Masuk Islam
Saat, duduk di tingkat IV FKUI, aku menjalin hubungan dengan gadis muslimah. Gadis itu ingin serius kalau aku sudah beragama Islam. Tawaran ini tidak kupenuhi, karena sikap anti Islamku kala itu sangat kuat. Akhirnya aku pusus. Sikap keras gadis ini membuatku penasaran mengapa gadis itu tidak goyah keyakinannya. Rasa penasaran ini mendorong untuk banyak membaca dan mempelajari Islam.
Aku coba melahap buku buku islam seperti Akidah dan Tauhid Islam, Api Islam, Soal jawab tentang Islam, dan Islam Jalan Lurus. Untuk yang tidak jelas aku sering bertanya kepada teman-temanku Aku juga sering menghadiri kuliah dan diskusi agama Islam.
Dari sinilah, tanpa kusadari muncul ketertarikan terhadap Islam. Aku begitu kagum dan hormat kepada pribadi Nabi Muhammad saw yang telah membawa dan memperjuangkan agama agung dan mulia ini. Dari sini pula, aku dapat memperoleh jawaban dari berbagai persoalan yang selama ini menjadi ganjalan dalam agamaku. Aku mulai percaya, Islam adalah agama yang rasional, mengajarkan disiplin, bersifat sosial dan menjunjung tinggi kesusilaan.
Pengalaman seperti ini membuat keimananku goyah. Aku sering lupa pergi ke gereja. Aku sering terbangun jika mengar azan subuh. Aku sering mendengar suara yang memanggil untuk beriman secara benar. Dalam hati, aku ingin meniatkan untuk masuk agama Islam. Tapi aku belum berani mengutarakan sama keluarga dan teman teman seagama.
Tahun 1971, keinginanku untuk masuk Isalam semakin kuat. Teman teman kuliah dulu mendukung keinginan itu. Akhirnya aku berikrar menjadi seorang muslim. Dibawah bimbingan Nurcholish Madjid aku mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat di rumah Bapak Syaaf di Kramat Kwitang. Rasa haru dan gembira pada saat itu tidak terlupakan. Teman-temanku menyambut baik keislamanku ini. Aku merasa betapa sejuk dan nikmatnya persaudaraan Islam ini. Nama baptis dan Sakremen, Yohanes Paulus segera kganti dengan semula, yakni Bambang Sukamto. Ke Islamanku ini mendapatkan tantangan dari keluarga dan temen-teman gereja. Mereka menyindir, mencela dan bahkan menuduhku sesat. Mereka juga berusaha menariku kembali ke agama lama. Yang paling berat adalah tantangan dari ibu kandungku. Aku dimarahi dan dicaci maki habis-habisan karena telah berkhianat. Ibuku juga mengancam akan bunuh diri jika aku tidak kembali ke agama Kristen. Tantangan ini, aku hadapi dengan sabar dan tabah.
Lama-kelamaan tantangan ibu saya itu reda juga. Akhirnya, saya dapat menjalankan ibadah ini dengan baik dan tenang. Saya banyak belajar tentang Islam. Alhamdulillah, pada tahun 1991, saya bersama istri dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Dan untuk membantu para mualaf dalam mempelajari Islam, saya bersama teman-teman mendirikan sebuah pengajian/majelis taklim Al-Mantiq.
Dr H Bambang Sukamto : ‘Nikmatnya Kembali ke Fitrah’
Kebahagian bagi setiap orang tentu berbeda. Buat Dr H Bambang Sukamto kebahagiaan yang tiada tara adalah kembali kepada fitrah, yakni memeluk agama Islam. Sebelumnya, selama 27 tahun ia memeluk dan aktif mengembangkan agama lain.
Sukamto menilai, sebenarnya orang kembali ke fitrah, ke agama Islam, sebenarnya hal yang wajar. Karena memang sejak dilahirkan manusia dalam keadaan fitrah yaitu suci. ”Saya bilang orang dari agama non-Muslim menjadi Muslim itu sebenarnya suatu yang wajar karena dia kembali kepada fitrah. Islam itu artinya suci, bersih, selamat Itu adalah manusia sewaktu dilahirkan,” ujarnya.
Hanya saja, sambung dokter yang hingga usia 60 tahun ini masih tetap membuka praktek, karena adanya pengaruh keluarga maupun lingkungan yang sekian lama, akhirnya menjadi penganut yang lain. ”Jadi, kalau orang-orang non-Muslim masuk Islam sebenarnya kembali istilahnya pulang kandang karena dia kembali kepada fitrahnya,” jelasnya.
Sukamto memeluk Islam pada tahun 1971 ketika masih sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia (UI). Yang menarik, yang membimbingnya mengucapkan syahadat waktu itu adalah Nurcholis Madjid yang waktu itu masih Sekjen PB HMI dan masih bergelar doktorandus. ”Saya dulu Katholik, masuk Islam tahun 1971 masih sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia (UI). Saya sering berdialog dan berdebat sama teman-teman Himpunan Mahasiswa Islam (HMI),” ujarnya.
Cak Nur, panggilan akrab Nurcholis Madjid, waktu itu menjabat sebagai Sekjen PB HMI dan masih doktorandus. ”Makanya sesudah dia menjadi profesor, doktor, ketemu di Paramadina, dia lupa sudah. Saya bilang, ‘Ingat tidak dua puluh lima tahun yang lalu saya dibimbing syahadat’,” ungkap Sukamto mengenang.
Lantas, apa sebenarnya yang mendorong Sukamto memeluk Islam? Hidayah lah yang membimbingnya.
Waktu kecil ia melihat Islam adalah agamanya orang-orang bodoh, orang tersesat, agama yang tidak menghargai wanita karena lelaki boleh punya istri lebih dari satu. ”Jadi, banyak hal yang negatif. Itu saya lihat sepintas lalu dari kacamata saya. Saya lihat mulai dari sopir saya, tukang becak yang ada di komplek saya, tukang sayur, itu semua orang-orang Islam,” ujarnya. Sukamto muda tinggal di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Namun, ia terus penasaran soal kepercayaan. Sukamto menjadi lebih sering berdebat dengan teman-teman Muslim sesama aktivis di kampus. ”Saya tak pernah menang. Ketika saya menyerang mereka, akhirnya saya selalu kena,” ujar pria kelahiran Yogyakarta ini menjelaskan.
Ada sebuah perdebatan yang tak bakal dilupakannya. ”Agama kamu keliru. Anda kalau shalat menghadap Kabah kemudian pakai bahasa Arab. Itu berarti Tuhan Anda hanya ada di Makkah dan hanya menggunakan bahasa Arab. Kalau saya sembahyang menghadap ke mana-mana karena Tuhan saya ada di mana-mana. Saya pakai bahasa apa saja bisa karena Tuhan saya mengerti segala macam bahasa. Berarti Tuhan Anda itu tidak sesempurna Tuhan saya,” Sukamto menyebut argumentasinya.
Mereka menjawabnya begini, ”Ini justru menunjukkan Islam adalah agama universal. Di mana pun setiap orang Muslim bertemu sesama Muslim mereka pasti bisa shalat berjamaah karena kiblatnya, bacaannya, gerakannya sama. Mungkin bila bertemu di negeri orang yang bahasanya berbeda tapi masih bisa shalat berjamaah. Kalau agama Anda, misalnya Anda pergi ke Jepang di sana ada gereja Katholik Anda masuk ke gereja dia pakai bahasa Jepang Anda mengerti bahasa mereka? Berarti agama Anda itu agama lokal.”
Walaupun diskusi dilakukan dengan cara senda gurau, tapi setiap kali berdebat ia selalu kalah. ”Saya makin penasaran,” ujarnya.
Pencarian Sukamto berujung di halaman belakang rumahnya. Keluarganya mempunyai pembantu laki-laki Muslim yang ‘kencang’ shalatnya. Ketika selesai shalat, ia membaca wirid lailaha illallah. Sukamto sering memlesetkan menjadi lailllah lailawah atau kata loha, aloha. Tetapi, sang pembantu tidak marah malah. ”Saya pikir, orang Islam sangat baik, sopan, tidak pemarah.”
Rasa penasarannya membuatnya bersemangat mempelajari Islam. Ia meminjam banyak buku-buku keislaman di perpustakaan dan ikut terlibat sebagai panitia hari besar Islam. ”Kalau ada peringatan keagamaan di kampus, saya yang menjemput para ustadz dan pembicara,” ujarnya.
Di tengah perjalanan menuju tempat acara, ia memanfaatkannya untuk berdialog masalah agama. ”Mereka kan tidak tahu saya non-Muslim, jadi saya yakin dia pasti jujur,” ujarnya. Saya tanya kepada dia mengenai Islam dan pendapat mereka mengenai Kristen. Ia pun mulai goyah.
Sampai pada saat memasuki bulan Ramadhan persis menjelang ulang tahunnya yang ke-27, 26 September 1971, tengah malam ia terjaga. ”Ketika bangun itu saya mulai berfikir, saya ini sebenarnya berkeyakinan apa? Katholik sudah saya tinggalkan karena sudah sekian lama tidak ke gereja, istilahnya jadi penghianat. Karena menurut keyakinan kami pengkhianat itu masuk neraka. Saya Islam, apa betul saya Islam, karena walau pun saya meyakini ajaran Islam tapi belum menjalankan ajarannya,” ujarnya.
Dalam keadaan galau, bingung, dan bimbang, ia mulai berpikir tentang kematian. Di agama Katholik masuk neraka di agama Islam belum beramal. Saking kuatnya gejolak itu akhirnya ia berdoa, ”Ya, Allah, mohon tunjukkan saya agama apa yang benar untuk saya supaya bisa selamat dunia akhirat.” Bacaan itu diulang-ulangnya sampai masuk waktu shalat Subuh.
”Ketika mendengar suara adzan saya kaget, lafal adzan itu saya terjemahkan, marilah kita shalat, marilah menggapai kemenangan. Allah menjawab doa saya berarti agama yang membuat selamat dunia dan akhirat hanya Islam,” tambahnya.
Setelah mendegar adzan, ia mengucapkan kalimah syahadat sendirian tanpa saksi. ”Saya berpikir yang menjadi saksi saya malaikat. Karena sudah syahadat berarti saya sudah Islam jadi saya punya tugas untuk shalat. Shalat saya belum bisa jadi saya punya tugas besok belajar shalat.” Karena saat itu Bulan Ramadhan, hari itu juga ia berpuasa Ramadhan.
Sukamto mengaku pertama kali shalat Jumat di bulan Ramadhan, kebetulan ada masjid Sunda Kelapa dekat rumahnya. ”Teman-teman yang melihat saya cuma menyapa, ‘Eh kamu sudah Islam?’ Kemudian hanya mengucapkan selamat. Tidak ada yang bertanya, ‘Apa yang bisa saya bantu?’ atau ‘Kamu punya kesulitan apa?’ Padahal saya juga butuh dorongan moril walapun secara materi saya cukup,” tandasnya.
Padahal sebagai mualaf, ia sangat membutuhkan bimbingan. ”Jadi, selama dua puluh tahun dari saya masuk Islam sampai saya naik haji boleh dikatakan belajar sendiri dari buku-buku, menghadiri pengajian. Itu semua karena inisiatif pribadi,” ujarnya.
‘Sepi’-nya respons Muslimin terhadap mualaf lah yang mendorong Sukamto mendirikan Yayasan Al Manthiq. Islam, katanya, harus mempunyai program pembinaan mualaf agar mualaf yang masih pemula menjadi mualaf yang mandiri. Apalagi, banyak mualaf yang ‘dibuang’ oleh keluarganya karena mereka berpindah menjadi Muslim. ”Alhamdulillah dalam keluarga saya tidak dimusuhi apalagi sampai dibuang meski pun mereka sangat menyesali saya masuk Islam.”
for @ tegar jaya
apa sudah baca tulisan saya tanggal 22 mei ya.
dan bagus juga ceritanya .apa mau dengar bagaimana orang tua saya dari demak yang adalah seorang muslim pesantren yg bertobat menjadi seorang kristen bahkan menjadi ketua jemaat.(kesaksianya lebih seru lho).
ada juga kesaksian seorang kyai haji di bandung yg bertobat masuk kristen.dan yg tidak kalah serunya kesaksian anak ustad di ujungpandang yg sekolah kejawa jadi pendeta kristen.tapi semua itu tidak diekspos,tentu tahu jawabannya kalau sudah baca tulisan saya tanggal 22 mei ada 2 bagian.
kalau lihat tulisan sauadara tegar yg bingung soal yesus dan paulus yg bermusuhan,sepertinya tidak paham sama sekali tentang kristen bahkan mugkin bukan gaya seorang yg pernah di kristen.
mungkin sesekali datang ke forum lintas agama seperti contohnya :faith for fredom (klik di google aja,cari untuk indonesia) untuk menambah wawasan dan pengetahuan.
saya kalau cerita doktrin yg salah/jelek soal islam juga bisa tapi ya tau dirilah,bukan disini tempatnya
semoga tuhan memberkati
setiap agama gk da yang salah, semua membawa kebaikan…
tinggal cara kita aja sebagai manusia untuk mengimani NYA…
sesuatu yang kita anggap tulus dan ikhlas akan lebih baik untuk jiwa kita..
jgn terbawa oleh rasa marah ketika membaca komentar yang kita anggap tidak sepaham dengan jiwa kita..
tapi hargai dan jadikan pelajaran.. jadi ketika kita berjumpa dengan orang lain yang bertanya seperti yang mereka pertanyakan tentang islam kita mampu menjawabnya dengan rasa rendah hati dan sikap toleransi yang tinggi..
untuk saudara ku yang non muslim..
jgn jadikan agama sesuatu hal yang mesti dan selalu diperdebatkan…
itu masalah hati, rasa dan pikiran…
untuk bang toga… thx ya atas tulisannya…
tapi saya mohon jgn buat topik yang seperti ini lagi ya…
sepertinya bisa membuat kesalahpahaman walaupun maksud abang bukan itu..
saya hargai kretivitas abang memilih topik ini…
disini saya berbicara sebagai orang muslim sejati
hehehehe …. tegar jaya , semangat kali nulisnya ya … sampe-sampe borong habis …
Benar sdr Tegar Jaya , Jesus tidak pernah mengajarkan Injil , karena Injil itu memang bercerita tentang Jesus dari Nazareth itu.
Injil itu terdiri dari 4 kitab , isinya kebanyakan berupa catatan tentang Jesus, dengan perkataan lain catatan dari saksi hidup tentang Jesus pada jaman itu ( murid Jesus ) ditambah sedikit kesaksian iman dari si pencatat.
Perjanjian Baru terdiri dari : 4 Kitab Injil , kisah Para Rasul dan Kitab Wahyu dalam bahasa Inggris kesemuanya itu disebut New Testament.
Oleh penterjemah disebut Perjanjian Baru karena disana memang ada Janji Keselamatan bagi siapa yang percaya Jesus Kristus dan mengikuti ajaran / perkataannya ( untuk lebih jelas baca sendiri Perjanjian Baru )
Alkitab adalah terjemahan ( ke dalam bahasa Indonesia ) dari Bible , yang terdiri dari Old Testament dan New Testament.
Old Testament itu berupa kumpulan kitab-kitab tua yang telah ada ratusan bahkan ribuan tahun sebelum masehi ( sebelum Jesus Kristus ), isinya tentang penciptaan ( termasuk Adam/ Hawa ) , Nabi-nabi ( termasuk nabi Musa ), Mazmur , dll.
Kedalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Perjanjian Lama , karena kalau dibaca secara keseluruhan , disana ada janji / nubuatan / ramalan tetang akan datangnya seorang Mesiah ( artinya Juru Selamat ). Kesemua ramalan itu ( ada tercatat lebih 300 kali selama kurun waktu lebih seribu tahun ) terpenuhi / digenapi dalam perjalan perbuatan Jesus dari Nazaret itu.
ah…. maaf terlalu panjang ya …
klik saja namaku di atas ( murid ) yang berupa link ke web site yang berisi tulisan / pembahasan tentang hal tersebut diatas / tentang keajaiban Jesus, nama-nama Allah menurut kitab-kitab tua tersebut, dll.
Maaf …bila masih penasaran … klik namaku Freddie diatas untuk link ke website http://murid1jesus.wordpress.com
permisi ya pak admin !
faith for fredom : isinya menghujat tanpa alasan yang benar, kalau dijawab dengan baik jawabannya sering di hapus oleh adminnya yang terdiri dari orang-orang kafir.
orang tua Mbahlul dari demak yang adalah seorang muslim pesantren, bagaimana kami percaya kalau anda berkata jujur.
Saya punya VCD berisi dialog 3 mantan (katanya) ustad dari pesantren dengan 3 mantan penginjil/pendeta. Anehnya yang katanya mantan ustad dari pesantren ketika mengutip al-qur’an bacaannya koq amburadul, pemahaman dasar atas tafsir qur’an sama sekali tidak pake dasar ilmu. Di pesantren jadi tukang nyuri sandal kali ? Argumentasi dari ke-6 pembicara itu bisa dinilai mana yang lebih bisa diterima akal sehat.
TRAGEDI PENYALIBAN YESUS layakkah dipercaya
“Dan karena ucapan mereka: “Sesunggungguhnya Kami telah membunuh Al masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang di serupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, meeka tidak (pula) yakin yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa.” (An-Nisaa’: 157)
Akan tetapi berbeda dengan umat Nasrani yang menjadikan keyakinan penyaliban Yesus sebagai inti dari iman Kristiani dan sebagai satu-satunya jalan untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Karena itu salib menjadi lambang dan symbol bagi agama mereka!! (Lihat Roma 5: 8-9; Timotius 2:5-6)
Yang sangat mengherankan adalah perbedaan umat Nasrani tentang bentuk penyaliban ini, yang mengindikasikan kepada kacaunya doktrin palsu ini!
Mereka berselisih, apakah penyaliban itu terjadi minimal sehari sebelum perjamuan makan terakhir seperti penuturan Lukas, atau di tengah-tengahnya setelah Isa al-Masih memberinya suapan seperti penuturan Yohanes!
Mereka bersilisih jam berapa Yesus disalib. Apakah jam 9 seperti laporan Markus (15: 25) ataukah diatas jam 12 seperti laporan Yohanes (12: 14-16)? Mereka berselisih apakah Yesus yang membawa salibnya sebagaimana riwayat Yohanes –menurut kebiasaan orang yang akan disalib menurut ucapan Nitonham- ataukah Sam’an al-Qairawani sebagaimana yang diceritakan ketiga pengarang injil yang lain? Mereka berselisih tulisan apakah yang ada di atas tiang salib? Apakah tertulis “Raja orang Yahudi” (Markus 15: 26), ataukah “Inilah Raja orang Yahudi” Lukas (23: 38), ataukah “Inilah Yesusu Raja orang Yahudi” Matius (27: 37), ataukah “Yesus orang Nasaret, Raja orang Yahudi” Yohanes (19: 19). Mereka berselisih tentang sikap kedua pencuri yang juga disalib di samping kanan dan kiri Yesus. Apakah keduanya yang mencaci Yasus, bahwa Tuhannya telah menyerahkannya kepada musuh-musuhnya (Matius 27: 44 dan Markus 15: 31), ataukah hanya satu orang saja dan yang lainnya menghardik temannya yang mencela ini Lukas (23: 39-40)? Mereka berselisih berapakah orang yang bersaksi dusta pada saat penghakiman Yesus? Apakah dua orang (Matius 26: 60) ataukah beberapa orang (Markus 14: 57), ataukah tidak diketahui seperti Lukas dan Yohanes yang diam seribu bahasa. Mereka berselisih apakah Yesus mengecap anggur bercampur empedu (Matius 27: 34) ataukah menolaknya (Markus 15: 23). Mereka berselisih apakah teriakan Yesus waktu disalib? Apakah Eli, Eli Lima Sabakhtani (Matius 27: 46; Markus 15: 34), ataukah Ya Bapa, ke dalam tanganMu kuserahkan nyawaku, Lukas 23: 45-46). Mereka berselisih apakah mengatakan “saya haus” ketika disalib (Yohanes 19: 28-29) ataukah tidak (Matius 27:48 dan Markus 15:36)?
Mereka berselisih apa yang terjadi setslah penyaliban, apakah Hijab Haekal terbelah dari atas ke bawah (Markus), ataukah disamping itu bumi berguncang, bebatuan terpecah belah, mayat-mayat orang suci banyak yang bangkit dari kuburnya lalumasuk ke kota suci dan terlihat oleh banyak orang (Matius), ataukah matahari menjadi gelap dan Hijab Haekal terbelah dari tengahnya. Dan tatkala pemimpin mereka melihat hal itu langsung memuji Allah dan menatakan: “Orang ini bener-benar baik” (Lukas)?!.. Ataukah seperti Yohanes yang bungkam seribu bahasa, tidak tahu sama sekali tentang peristiwa ini? Mereka berselisih siapakah yang menurunkan tubuh Yesus dari tiang salib, apakah Yusuf Arimatea sediri (Matius 27: 59-60, Markus 15: 45-46, Lukas 23-53), ataukah Yusuf Arimatea dan Nicademus Yohanes 19: 38-42)?!..
Banyak kontradiksi yang terjadi dalam kisah penyaliban Yesus ini terjadi karena para murid Yesus tidak ada yang menyaksikan penyaliban (Markus 14: 50). Hal ini membuktikan bahwa mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan tidak yakin bahwa yang dibunuh itu adalah Yesus (Isa as.). Maha Benar firman Allah dalam al-Qur’an Surat an-Nisaa’: 157 di atas. Dan an-Nisaa’: 82, yang berbunyi: “Maka apakah mereka tidak memperhatika al-Qur’an? Kalau sekiranya al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya”.
Jika anda tidak membawa Al Kitab atau memang anda tidak mempunyainya, anda bisa melihat (membacanya) di http://www.bozz.com/SABDA-Web/
Wah seru nihh..
Tapi betul sih, agamaku agamaku…agamamu agamamu…
Bagi yang yakin dengan Islam, silakan anda cari di Qur’an yang menyatakan bahwa Allah adalah Tuhan ….
Bagi yang yakin dengan Kristen, silakan anda cari di Injil yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan…
Jawabannya ditunggu yaa…
makasih bang freddie untuk infonya.
for @sabda ,mungkin belum baca tulisan saya tanggal 22 mei ( 2 bagian).kalau sudah baca mungkin akan sadar bahwa yg @sabda tulis menunjukkan obyektifitas tulisan saya.
kalau tidak tahu soal injil yesus lebih baik merendah bertanya dari pada memberikan keterangan yang bagi orang kristen akan tertawa geli.
for @yori y
faith for freedom sepertinya adalah untuk semua agama,islam ,budha,hindu,kristen,atheis sekalipun ada disitu.cuma aneh nya memang koq banyak mengenai topik islam yg bermasalah dan tidak semua dengan orang kristen .pendirinya juga seorang mualaf dari iran yg sudah bertobat tapi bukan orang kristen .(asli lho).yg lain kalau mau lihat klik aja di bawah ini.
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewforum.php?f=59&sid=8c67c273952f388b503d0f4db59ce91f
saya tidak enak mau bahas kacaunya alquran di sini .mendingan cari aja sendiri di faith for freedom.
gbu
KALAU KAMU INGIN TAHU TENTANG YESUS DALAM AL-QUR’AM R’KLIK http://www.yesusakankembali.com
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewforum.php?f=59&sid=8c952f388b50db59ce91f
DARI JUDULNYA SAJA : contoh :
“Sudah saatnya pengikut Islam di basmi”
ADMIN faithfreedom TIDAK BERMORAL
DALAM ARTIKEL @mbahlul tanggal 22 MEi 2008
SALAH BESAR bila dikatakan:
• Islam dapat bersatu dengan aliran perdukunan, ilmu-ilmu kesaktian dan segala hal yang berhubungan dengan dunia roh (mistis).
BACA AL-QUR’AN DENGAN BENAR:
[39.11] Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.”
[39.14] Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku”.
[40.14] Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai (nya).
JANGAN AMBIL CONTOH ORANG yang KEBETULAN MUSLIM tapi TIDAK FAHAM dengan KEISLAMANNYA.
Jangan ambil kesimpulan ISLAM menyuruh mencuri ketika melihat OKNUM muslim mencuri.
Kalau @mbahlul bilang “kacaunya alquran” karena @mhahlul belum faham kaidah dasar memahami al-qur’an. kalo @mbahlul mau kasih contoh disini nanti kami jelaskan.
Kalau kita sebutkan kontradiksi dalam al-kitab, tolong @mbahlul jelaskan supaya kami mengerti. Jangan ngeless terus.
faithfreedom MENYEBARKAN KEBOHONGAN secara ter-organisir.
saya menghimbau rekan-rekan semua untuk MENYEBARKAN KEJUJURAN dari artikel-artikel bagus dalam blog ini, temasuk klaim “justru-setelah-aku-jadi-muslim-aku-tahu-kristen-itu-?????”
CONTOH tulisan TAK BERMORAL Faith Freedom Indonesia :
apakah @mbahlul termasuk team FFI yang sangat tak bermoral ini ?
BOHONG BESAR dengan bilang “FFI wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya” di-ikuti dengan hujatan.
“”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”
Menyongsong Punahnya Islam
FFI wadah syiar Islam terlengkap & terpercaya, mari sebarkan selebaran artikel yang sesungguhnya tentang si Pelacur Babel Alloh Swt dan Muhammad bin Abdullah yang MAHA TERKUTUK itu ke dunia nyata!!!!
“”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"”"
Ikutan gaya @mbahlul kalo njawab pertanyaan.
Buat siapa aja yang mempertanyakan Al-Qur’an :
Silahkan belajar tata bahasa arab sampai fasih
Silahkan belajar tafsir yang ditulis para ulama dari jaman dulu sampai jaman sekarang. Kalau persoalannya tidak ketemu dalam satu kitab tafsir atau jawabannya kurang memuaskan, silahkan cari lagi dalam kitab tafsir lainnya. Bukunya bisa dibeli di toko buku islam. Kalo gak ketemu cari ke toko lainnya. Kalo masih gak ketemu juga silahkan menghadap Tuhan, mudah-mudahan ketemu jawabannya disana, di alam kubur.
Ikutan gayanya Faith Freedom Indonesia.
“Setelah jadi Muslim, tahu kalo Kristen Benar”
Oek … mau muntah … sakit perut … gak doyan makan gue … Sambil tertawa geli dan terpingkal-pingkal … Aduh kegelian kayak digelitikin …
::santri, emang Tuhan nanti nanyaknya kayak UAN ya…., bukan “yang hendak AKU lihat apa yang dibalik dada itu”…
@permana
SIAPA ALLAH, TUHAN KAMI, TUHANNYA IBRAHIM :
[2.258] Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: “Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”. Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat,” lalu heran terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang (sengaja)lalim.
JADI ORANG YANG PUNYA sifat keilahian YANG BISA MEMBIARKAN HIDUP atau MENGHUKUM MATI tidak lantas kita jadikan TUHAN. TUHAN itu ESA dalam WUJUDNYA dan ESA dalam SIFATNYA maksudnya tidak berubah-rubah bentuknya maupun sifat keagungannya.
@permana
SIAPA ALLAH, TUHAN KAMI, TUHANNYA IBRAHIM :
[2.258] Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: “Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”. Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat,” lalu heran terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang (sengaja)lalim.
JADI ORANG YANG PUNYA sifat keilahian YANG BISA MEMBIARKAN HIDUP atau MENGHUKUM MATI tidak lantas kita jadikan TUHAN. TUHAN itu ESA dalam WUJUDNYA dan ESA dalam SIFATNYA maksudnya tidak berubah-rubah bentuknya maupun sifat keagungannya.
ADUH KEJAM-NYA …
Wahyu 20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.
BINATANG TAK BERAKAL-PUN IKUT TERSIKSA …
wah2 menarik juga ya….islam dan kristen…..
sering saya bertanya-tanya… apa sih alasan kaum muslim tidak mengakui keilahian Isa? jelas2 Isa dari dan punya keilahian dari ALLAH….thx…
dan maaf bagi saudara santri…. ketika anda berperilaku seperti itu… apakah anda tidak mempermalukan diri sendiri dan kepercayaan anda? anda sudah merasa lebih benar?…..seperti yang anda tulis diatas…kalo mau cari tau tentang Alquran cari..cari..cari…wah anda juga menurut saya harus mencari..cari…perdalam…dalam… lagi iman anda dan agama anda…apakah diajarkan sikap seperti itu kepada orang lain???
kenapa koq pada takut dengan faith for freedom ya.
kalau memang benar biasanya sih ngak takut,dan juga itu semua agama,bukannya antara kristen dan islam.
kalau ternyata semua nya tidak suka sama islam berarti semua agama tidak suka sama islam ya,tanya kenapa? mustinya sih introkspeksi ada apa ya dg islam?
tapi memang pendirinya dari islam yg jadi atheis kalau tidak salah namanya ali sina yg adalah mualaf dari iran.
tapi di forum ini benar juga judulnya “Setelah jadi Muslim, tahu kalo Kristen Benar”.dan saya tidak perlu muntah.tapi cukup tersenyum bangga.
gbu
Maaf bang @cungcul …. saya cuma menyindir bang @mbahlul yang memberi jawaban seperti itu tanggal 24 Mei “penjelasan yg di maksud bisa di dapat di toko buku kristen mana aja”
Padahal kami cuma perlu penjelasan singkat saja supaya kami mengerti , tidak perlulah selengkap dan sesulit untuk merubah keyakinan kami.
Contohnya … diatas ada yang bertanya :
Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan menurut Markus 15:25.
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan menurut Yohanes 19:14.
Kami cuma ingin tahu bagaimana umat kristen mensikapinya? Informasi mana yang benar dan bisa dipercaya? Kalo sampe salah info soal aqidah fatal kan akibatnya!
Apapun jawabannya, itulah kepercayaan kristen, kami harus bisa mengerti. Kalo kami harus ngobok-obok toko buku kristen dan baca seluruh buku-pun belum tentu kami menemukan jawabannya.
@cungcul ….
TUHAN ALLAH yang kami imani itu ESA dalam WUJUDNYA dan ESA dalam SIFATNYA maksudnya tidak berubah-rubah bentuknya maupun sifat keagungannya seperti yang ditulis @Aria hari ini diatas.
Jadi TUHAN ALLAH yang kami imani tidak berubah wujud jadi manusia atau Roh Qudus atau yang lainnya.
TUHAN ALLAH yang kami imani tidak mengalami perubahan sifat dari maha kuasa lalu suati hari dalam bentuknya yang lain merasa ketakutan dan tidak berdaya.
Sifat keilahian YESUS yang mulia, tidak lantas menaikkan derajatnya (menurut iman kami) dari Manusia menjadi Anak Allah atau Allah itu sendiri. Mustahil bagi kami.
Sekalian komentarin @mbahlul …
Saya pribadi tidak takut dengan FaithFreedom , cuma apa yang terjadi di sana TIDAK FAIR , TIDAK ADIL , TIDAK JUJUR , TIDAK SOPAN , TIDAK SANTUN , saya sendiri baca baris demi baris tulisan ali sina dan lain-lain , BANYAK SALAH TAFSIR , BANYAK PROPAGANDA , saya ngalamin sendiri nulis disana sering dihapus sama ADMIN nya , bagaimana kami bisa kasih penjelasan dengan baik ?
Banyak yang tidak suka dengan islam ???
Kebenaran selalu dimusuhin oleh penjahat, bisa dilihat contohnya YESUS itu BENAR, tapi beliau dimusuhin orang banyak dari bangsanya sendiri. Beliau diterima oleh bangsa lain tapi berlebihan sampai dikultuskan dan disejajarkan dengan ALLAH yang Maha Pencipta.
AYAT dari AL-KITAB berikut ini sesuai dengan keyakinan ISLAM tapi dibagian lain kami takut bila ada informasi yang salah dan fatal akibatnya. MUSRIK!
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Wahai orang MUSRIK, tunggu YESUS akan berucap begini nanti :
Matius 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!
Matius 25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
Lukas 13:27 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!
JANGAN SALAHKAN KAMI di PENGADILAN TUHAN karena kami SUDAH MENGINGATKAN.
Wahai para pembuat kejahatan , berbuatlah kejahatan sebanyak-banyaknya dan sepuas-puasnya , karena dosamu semuanya tanpa kecuali sudah aku TEBBUUUSSSSS dengan darah dan air mata …
Sampai jumpa di SURGA khayalan …
uuntuk @santri bisa di maklumi kalau malas baca buku terutama buku-buku kristen.
kami orang kristen juga memahami mengapa pola pikir islam akan jauh berbeda dg kristen.karena islam kebanyakan hanya dengar dari ustad,malas memperdalam sendiri pada hal jaman udah maju semua nya harus dipelajari sendiri,karena keselamatan untuk pribadi.adapun ayat yg dipakai di atas adalah ayat yg bagus sekali dan itu adalah kata-kata yesus,dan itu berlaku untuk semua orang.cuma lain kali jangan cuma dengar dari ustad,jadi baca semuanya satu pasal ngak banyak koq.pasti ceritanya akan sangat menarik.kalau punya alkitab (atau beli di gramedia) baca dari awal cerita mengenai yesus,pasti akan tahu sendiri maksud kata-kata yesus.
sedikit pengetahuan untuk santri mengenai injil(lebih jelasnya cari di buku kristen supaya lebih obyektif):
inijil tidak ditulis oleh yesus tetapi oleh para saksi antara lain para murid nya.jadi yesus mati dan bangkit pun berdasarkan saksi-saksi dan pengakuan yesus sendiri setelah bangkit juga masih ketemu murid-murid nya dan itu semua jelas di buku injil tentang yesus.buku injil ditulis beberapa tahun setelah yesus terangkat kesurga yg disaksikan oleh para saksi yaitu murid-muridnya.
yesus datang kebumi tidak membawa agama baru tetapi kabar keselamatan hidup kekal melalui DIA .
berbeda kan dg alquran yg diturunkan tanpa saksi dan kehidupan nabi nya (muhamad)yg aneh.
itu sebabnya di faith for freedom islam susah berdebat dg orang hindu,budha bahkan atheis sekalipun,apalagi dg kristen.karena banyak celah yg aneh di alquran,yg membuat pola pikir umat islam sedunia sangat aneh,dan lebih aneh lagi tidak sadar dengan keanehannya.(maaf)
GBU
@Mbahlul
lho kayaknya kurang pintar mempelajari kitab injilmu kamu ini bukan pendeta cuma anak pendeta, jadi jgn banyak komentar dan sok pintar kamu ini bodoh jgn pakai udelmu kalau ngomong kamu baca tentang :
RAHASIA KAUM MISSIONARIS (PARA PENDETA & PASTOR) YANG TAKUT DIKETAHUI OLEH UMATNYA SENDIRI
INDEKS AL-KITAB
Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-orang Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 – 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 2 1).
AYAT-AYAT ILLAHI :
Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).
Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).
Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.
Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).
Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.
Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.
Ayat-ayat yang dimaksud adalah :
1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
10. Dan lain-lain.
AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA :
Ayat-ayat Porno (cabul)
1 Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual.
Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lainlain.
2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil.
“….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu …. (ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay.25.”Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28). “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).
3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.
4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.
5. Kidung agung 4:1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.
6. Kejadian 38:8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.
7. Kidung Agung 7:6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.
Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan
1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6:5-6, Keluaran 32:14).
2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42:13).
3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1:1-2).
4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel 4:12-1 5).
5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Keluaran 24:10).
6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15:6).
7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3:8-10).
8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6:2).
9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32:28).
10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).
11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).
12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30)
13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).
14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3:1).
15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 3 3: 23).
Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).
2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??
3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).
4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).
5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).
6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci!?
7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (11 Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!
8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?
9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?
10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..
11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).
12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).
Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah yesus (Matius 1:1-17 dan Lukas 3:23-38).
Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh 21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.
2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak
Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!
3. Tuhan salah hitung
Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan “Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai berhitung ??
Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan
1. Hukum Sabat
Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11,31:15,35:2-3).
Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?
2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9)
Ayat ini memeiintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.
3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.
4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.
5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9)
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.
6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.
7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.
8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.
Ayat-ayat takhayul (mistis)
Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16:1-22).
Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16:1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, Ialu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay. 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).
Di atas pangkuan pelacur Delila, akhimya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutnya dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay.19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahasia kesaktiannya dicukur (ay. 21).
Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.
Ayat-ayat Diskrimatif
Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20).
Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskiiminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.
Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi
1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.
2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.
3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.
4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.
5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.
AYAT-AYAT KONTRADIKSI :
Kontradiksi Perjanjian Lama
1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)
2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).
3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).
4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18:
5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
a. Yoram (II Samuel 8: 10).
b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)
6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).
7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).
8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).
9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).
10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).
11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).
12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)
13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).
14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
a. 800 orang (II Samuel 23:8).
b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).
15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).
16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).
17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).
18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).
19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).
20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
b. jiwa (Keluaran 1:5).
21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
a. Kelinci (Imamat ll: 6).
b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).
22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
b. Babi (Yesaya 66: 17).
23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).
24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).
25. Berapa anak-anak Benyamin ?
a. 10 orang (Kejadian 46:21).
b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.
26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
c. 2 orang (Bilangan 26:40).
Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.
27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).
28. Tuhan menyesal atau tidak ?
a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).
29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).
Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.
Kontradiksi Perjanjian Baru :
Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.
1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.
2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).
4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
5. Siapakah kakek Yesus ?
a. Yakub (Matius 1:6).
b. Eli (Lukas 3:31).
6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
a. Salomo (Matius 1: 6).
b. Natan (Lukas 3:31).
7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).
8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).
9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).
10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
b. Benar (Yohanes 8:14).
11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).
12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
a. Di Gedara (Matius 8:28).
b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).
13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).
14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
b. Rabi (Markus 14: 45),
c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).
15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).
16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan (Markus 15:25).
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).
17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).
18. Apa hukumnya bersunat ?
a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
19. Bolehkah makan babi ?
a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).
20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).
AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :
Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.
Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),
Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).
Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).
Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).
Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).
Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).
Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).
KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :
1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).
2. Dr. Mr D.C Mulder:
“Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).
3. Dr. Welter Lempp;
“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).
4. Dr. R. Soedarmo:
“Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).
SOLUSI AKHIR
Karena Alkitab (Bibel) sudah terbukti kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:
1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.
2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.
3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.
4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
5. Tidak mengandung pornografi.
6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.
7. Relevan sepanjang zaman.
untuk di atas .rahasia umum kalau yang pinter dan bijaksana lebih merendah dan tidak banyak omong.
berbeda dengan orang bodoh banyak omong yg ngak jelas,sok tahu dan bikin orang ketawa aja seperti @risau diatas.maaf.
gbu
@mbahlul
ini bukan tidak jelas ini perkataan dari Pastor & Pendeta mu, makanya kalau kamu nggak ada ilmunya jgn bicarakan disini malu sama jemaatmu!
bicarakan sama pendeta mu apakah yang tadi itu bohong atau rekayasa saja !!
hati – hati kalau ngomong ya !!!
aku @risau nih ……..
mudah-mudahan kamu mendapat hidayah dari Allah SWT,
Allah SWT Melihat apa yang kamu perbuat kepada hambanya, sekalipun kamu hina agama islam dengan perkataan yang hina dina, semoga kamu mendapat hidayah dari Allah SWT.
amin ya rabbal alamin …….
untuk kawan dan saudaraku, aku baru tahu bahwa memang yesus tidak mati di tiang “Salib ” ???
Yohannes 20: 11 – 17
(11) Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, (12) dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. (13) Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.” (14) Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. (15) Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” (16) Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru. (17) Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”.
:
Yohanes 20 : 19:20
(19) Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” (20) Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.
Yesus menunjukkan tangan dan lambungnya. Kenapa tangan dan lambung ?. Karena tangan itulah yg dipakukan ke tiang salib dan lambungnya yang ditusuk dengan tombak oleh tentara Romawi.
Hai semua .. sebenernya, ada beberapa hal di atas yang buat aku tertawa, kalau aku sih simple aja .. kita lihat faktanya aja, ga usah jauh2 memperdebatkan masa lalu di mana kita belum lahir lah, atau memperdebatkan ayat2 yang dicomot2, n dipenggal2 yang jadinya berarti lain (ini juga buat aku tertawa) yang sekarang2 aja .. paham, kepercayaan, iman, hal2 yang baik dari agama*(*kalau aku boleh menyebutnya seperti itu, atau ajaran dari agama* mana yang memberikan pengaruh membangun, baik, positif, bermanfaat bagi umat di dunia saat ini? Contohnya, apa itu baik, membangun dan positif merampok toko emas, dan emas serta hasil curian digunakan untuk membom sesamanya, dengan alasan jihad seperti yang tercantum di kitab suci? ya ampun, gue ga habis pikir aja, jihad itu sebenernya apa ?? Apa itu suatu ajaran yang baik kah? Please tell me up ..
Dunia ini akan berakhir (walaupun kita ga tau kapan), siap sedialah, karena kamu ga tahu kapan waktunya, benahi dirilah, agar kamu ditemukan tidak bercacat cela ketika waktu itu tiba!
HE loves you so …
@EZAL
KAMU NGOMONG APA !!!
KAMU SALAH ALAMAT TU !!!!
@EZAL
aku +in contoh lagi :
merampok sumber minyak ngr lain duit nya di bikin senjata trus dijual buat saling membunuh yg sebelumnya diadu domba dl, padahal itu ga ada di kitab sucinya looh…
Jadilah kamu orang yg berguna bagi orang lain dan janganlah menjadi orang yg menimbulkan kecemasan di anatara mereka, hingga kamu dibencinya. Dan jgnlah pula kamu berkeras kepala atau bekerja tanpa tujuan, dan jgnlah kamu mencela seseorang hanya karena kekeliruannya. Tangisilah dosa-dosamu.
Pelajarilah ilmu pengetahuan agar kau dapat memahmi apa yg tdk kau mengerti seperti perkara2 yg tdk bisa kita omongkan, tetapi jgn kau jadikan ilmu2 itu sebagai bahan omongan saja. Tumpahkanlah semua ilmu pengetahuanmu, karena tempat yg telah kosong akan terisi oleh ilmu yg lain. Tidakkah disadari bawa ilmu Allah yg kita miliki hanya sedikit sekali,sesungguhnya menutup-nutupi kekurangan atau bertindak sewenang2 adalah menyiksa diri sendiri. Janganlah kita buka sebuah pintu bila tidak bisa menguncinya dan jgn pula coba2 menguncinya jika tidak tahu bgmana membukanya.
Jadikanlah pakaian kita terbuat dari zuhud dan taqwa kepada Allah, pembicaraan kita bersumber dari dzikir dan ilmu pengetahuan. jadilah kita seorang hamba yg mensyukuri semua pemberian Allah dan memohon kesabaran atas ketentuan2 Nya.
Janganlah pergi kalau belum tahu yg kau tuju dan jangan makan juga kalau belum tahu rasanya. Ibarat orang bodoh dari gunung akan membeli emas,oleh tukang emas diberi,biarpun kuningan tetap dianggap emas mulia. Demikianlah pula dengan orang berbakti,bila belum yakin benar, pada siapakah yg harus disembah? Janganlah seperti orang2 sesat, karena hanya sekedar menduga-duga saja wujud Tuhan yang di sembah, dengan senantiasa menghadap kepada berhalanya.
” Bukanlah hal yang baik membenarkan diri dengan menyalahkan orang lain, tetapi pelajarilah kebenaran orang lain untuk menambah wawasan berpikir ”
Kunjungi : http://www.answering-islam.org/Bahasa/index.html
@ mbah bahlul
Kayaknya yang bodoh itu kamu lul, dikasih tau sama bung risau malah ngeyel, dasar bahlul.
Emang koq … @mbahlul itu sukanya memutar-balikkan fakta , suka mengalihkan persoalan. Suka kasih link yang nggak kredibel. Pendapatnya cuma berupa klaim & asumsi.
AWAL AGAMA MENGENAL ALLAH
Annal hukmul aqli yanha sirafi salasati aqsamin. bermula hukum akal itu tersimpan ia atas 3 (tiga) bagian :
1.Wajib
2.Mustahil
3.Harus (Jaiz)
1.Adapun makna Wajib itu yaitu : Barang yang tiada terupa (diterima pada akal tiadanya melainkan adanya)
2.Adapun makna Mustahil itu yaitu : Barang yang tiada terupa pada akal (diterima) adanya melainkan tiadanya.
3.Adapun makna Harus (Jaiz) itu yaitu : Barang yang sah pada akal adanya dan tiadanya.
Adapun setengah daripada segala barang yang wajib bagi Zat Tuhan kita jallawaaza ada 20 (duapuluh) Sifat dan 20 yang Mustahil lawannya Sifat Wajib.
Satu harus Allah Taala memperbuat tiap – tiap mungkin atau meninggalkan daripada memperbuat dia.
Adapun 20 (duapuluh) sifat yang wajib itu :
1.WUJUD
Artinya : Ada Allah Taala
Lawannya : Tiada
Mustahil : Ia Tiada
Wajib : Adanya
Dalilnya : Baharu sekalian alam
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Quran :
(Allahualadzi khalaqassama wati wal ardha wama baina huma)
Artinya : Allah Taala jua yang menjadikan Tujuh Lapis Langit dan Bumi dan barang diantara keduanya.
2.QIDAM
Artinya : Sedia Allah Taala
Lawannya : Baharu
Mustahil : Ia Baharu
Wajib : Sedianya
Dalilnya : Baharu sekalian alam
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Qur’an :
(Huwal awwalu wal akhiru)
Artinya :Allah Taala jua yang terdahulu dan ia juga yang terkemudian (akhir).
3.BAQA
Artinya : Kekal Allah Taala
lawannya : Binasa
Mustahil : Ia binasa
Wajib : Kekalnya
Dalilnya : Baharu sekalian alam.
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Quran.
(Wayabqa wajhu rabbika zul zalali wal ikram)
Artinya : Kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
4.MUKHALAFATUHU TAALA LIL HAWADIS
Artinya : Bersalah – salahan Allah Taala bagi segala yang baharu.
Lawannya : Bersama – samaan.
Mustahil : Ia bersama – sama
Wajib : Ia bersalah – salahan
Dalilnya : Baharu Sekalian Alam
Seperti firman allah taala didalam Al-Quran :
(Laisa kamislihi syai’un)
Artinya :Tiada seumpama Allah Taala dengan sesuatu.
5.QIYAMUHU TAALA BINAFSIH
Artinya : Berdiri Allah Taala dengan sendirinya
Lawanya : Berdiri dengan yang lain-lainnya.
Mustahil : Ia Berdiri dengan yang lain-lainnya
Wajib : Ia Berdiri dengan sendirinya
Dalilnya : Baharu sekalian alam.
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Qur’an
(Innallaha laa ghaniyu’anil alamin)
Artinya : Bahwasanya Allah Taala Terkaya dari sekalian alam.
6.WAHDANIAH
Artinya : Esa Allah Taala
Lawannya : Berbilang – bilang.
Mustahil : Ia Berbilang – bilang
Wajib : Esanya
Dalilnya : Baharu sekalian alam.
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Qur’an
(Qul huwallahu ahad)
Artinya :Katakan olehmu (Ya Muhammad) Allah Taala Tuhan yang Esa.
7.QUDRAT
Artinya : Kuasa Allah Taala
Lawannya : Lemah
Mustahil : Ia Lemah
Wajib : Ia Kuasanya.
Dalilnya : Baharu sekalian alam.
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Qur’an
(Innallah’alaa kulli syai’in qadir)
Artinya :Sesungguhnya Allah Taala atas tiap – tiap sesuatu Maha Kuasa.
8.IRADAT
Artinya : Berkehendak Allah Taala
Lawanya : Tergagah
Mustahil : Ia tergagah
Wajib : Berkehendaknya.
Dalilnya : Baharu Sekalian Alam
Seperti firman allah taala didalam al-qur’an
(Fa’alu lima yurid)
Artinya : Allah Taala berbuat barang yang dikehendakinya.
9.ILMU
Artinya : Mengetahui Allah Taala
Lawannya : Jahil
Mustahil : Ia Jahil
wajib : Ia Mengetahuinya
Dalilnya : Baharu Sekalian Alam.
Seperti firman allah taala didalam al-qur’an
(Wahuwa bikulli syai’in alim)
Artinya : Dan dia (allah taala) dengan tiap – tiap sesuatu maha tahu.
10. HAYAT
ia yang hidup lagi yang berdiri sendiri.
Artinya : Hidup Allah taala
Lawannya : Mati
Mustahil : Ia mati
Wajib : Ia Hidupnya
Dalilnya : Baharu Sekalian Alam
seperti firman Allah Taala didalam Al-Qur’an
(Allahu laa ilaha illa huwal hayul qayyum)
Artinya
11.SA’MA
Artinya : Mendengar Allah Taala
lawannya : Tuli
Mustahil : Ia Tuli
Wajib : Mendengarnya
Dalilnya : Baharu sekalian alam.
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Quran
(Wakanallahu sami’un alim)
Artinya : Dan Allah Taala itu Maha Mendengar lagi Maha Tahu.
12.BASHAR
Artinya : Melihat Allah Taala
Lawannya : Buta
Mustahil : Ia Buta
Wajib : Ia Melihatnya
Dalilnya baharu sekalian alam.
Seperti firman Allah Taala didalam Al-Qur’an
(Innallah huwa sami’un bashir)
Artinya : bahwasannya Allah Taala dia maha mendengar dan maha melihat.
13.KALAM
Artinya : Berkata – kata Allah Taala
Lawannya : Kelu
Mustahil : Ia kelu
Wajib : Ia berkata – katanya
Dalilnya baharu sekalian alam.
Seperti firman allah taala didalam al-qur’an
(Wakalamallahu musa taklima)
Artinya telah berkata – kata Allah Taala kepada musa dengan sempurna kata.
14.QAUNUHU QADIRAN
Artinya : Keadaan yang Kuasa Allah Taala.
Lawannya : Keadaan yang Lemah.
Mustahil : Keadaan yang Lemah,
wajib : Keadaan yang Kuasanya.
Dalilnya : Baharu sekalian Alam.
15.QAUNUHU MURIDAN
Artinya : Keadaan yang berkehendak Allah Taala.
Lawanya : Keadaan yang Tergagah.
Mustahil : Keadaan yang Tergagah.
Wajib : keadaan yang berkehendaknya.
Dalilnya : Baharu sekalian Alam.
16.QAUNUHU ALIMAN
Artinya : Keadaan yang mengetahui Allah Taala.
Lawannya : Keadaan yang Jahil.
Mustahil : Keadaan yang Jahil
Wajib : Keadaan yang Mengetahuinya.
Dalilnya : Baharu sekalian Alam.
17.QAUNUHU HAYYAN
Artinya : Keadaan yang Hidup Allah Taala.
Lawannya : keadaan yang Mati.
Mustahil : keadaan yang Mati
Wajib : keadaan yang Hidupnya.
Dalilnya : Baharu sekalian Alam.
18. QAUNUHU SAMIAN
Artinya : Keadaan yang Mendengar Allah Taala.
Lawannya : Keadaan yang Tuli.
Mustahil : Keadaan yang Tuli
Wajib : Keadaan yang Mendengarnya.
Dalilnya : Baharu sekalian Alam.
19. QAUNUHU BASHIRAN
Artinya : Keadaan yang Melihat Allah Taala.
Lawannya : Keadaan yang Buta
Mustahil : keadaan yang kelu
Wajib : keadaan yang berkata-katanya.
Dalilnya : Baharu sekalian Alam.
20.QAUNUHU MUTAKALIMAN
Artinya : Keadaan yang berkata – kata Allah Taala.
Lawannya : keadaan yang kelu.
Mustahil : keadaan yang kelu.
Wajib : keadaan yang berkata – katanya.
Dalilnya : baharu sekalian Alam.
ADAKAH KITA SEBAGAI MANUSIA MEMPUNYAI SIFAT TERSEBUT DIATAS! PIKIRIN DENGAN AKAL MASING – MASING JGN PAKAI LOGIKA !!!!
Christian Science Monitor: Mereka Memilih Menjadi Mualaf Karena Merasa Damai dengan Islam
image Populasi warga Muslim di Eropa cenderung meningkat dengan makin banyaknya warga Eropa yang beralih memeluk agama Islam. Christian Science Monitor (CSM) seperti dikutip Islamonline menyebutkan, meskipun tidak diketahui berapa jumlah pastinya, para pengamat yang mengamati komunitas warga Muslim di Eropa memperkirakan ada ribuan wanita dan laki-laki Eropa yang masuk Islam setiap tahunnya.
Para peneliti baik Muslim dan Non Muslim mengungkapkan, ajaran-ajaran agama Islam telah menarik minat banyak warga Eropa yang ‘mencari kedamaian dalam hatinya dan bereaksi atas ketidakpastian moral di kalangan masyarakat Barat.’
Mary Fallot yang masuk Islam tiga tahun yang lalu mengatakan, “Buat saya, Islam adalah pesan cinta, toleransi dan perdamaian.”
Meski demikian, para peneliti pada CSM mengakui ada mualaf yang tertarik dengan aliran Islam yang radikal, tapi jumlahnya tidak banyak. Beberapa diantaranya dihukum karena dituding melakukan aksi teroris seperti Richard Reid yang dikenal sebagai ‘pelaku bom sepatu’ dan John Walker Lindh, warga AS yang ditangkap di Afghanistan.
Kepala intelejen dalam negeri Perancis, Pascal Mailhos dalam wawancara dengan harian yang terbit di Paris, Le Monde sempat mengungkapkan kekhawatirannya atas fenomena itu. Namun ia menyatakan,”Kita harus menghindari untuk menyamaratakan setiap orang.”
Lebih Banyak Mualaf Perempuan
Lebih lanjut CSM mengungkapkan, para pakar mengakui hasil penelitian bahwa jumlah mualaf di Eropa lebih banyak dari kaum perempuan ketimbang laki-laki. Meski demikian ada yang berpendapat bahwa hal itu terjadi akibat perkawinan dengan laki-laki Muslim.
“Hal semacam itu sudah biasa, tapi belakangan ini makin banyak kaum perempuan yang memiliki pendirian sendiri,” ujar Haifa Jawad, dosen di Universitas Birmingham, Inggris. Menurutnya, banyak juga laki-laki yang masuk Islam karena menikah dengan seorang Muslimah.
Ditanya soal apakah kehidupan cintanya berkaitan dengan keputusannya memeluk Islam, Fallot yang sejak kecil beragama Katolik hanya tertawa. “Ketika saya bilang pada kolega saya di kantor bahwa saya sudah masuk Islam, reaksi pertama mereka adalah menannyakan pada saya apakah saya punya pacar orang Islam,” kisah Fallot.
“Mereka tidak percaya kalau saya melakukannya atas keinginan saya sendiri,” tambah Fallot. Ia menyatakan, ketertarikannya pada Islam karena Islam memerintahkan umatnya untuk selalu dekat dengan Tuhan.
Alasan-alasan seperti itulah yang menurut para ahli, menjadi fenomena bagi makin banyaknya wanita Eropa yang memilih masuk Islam. “Banyak kaum perempuan yang bereaksi atas ketidakpastian moral yang berlaku di kalangan masyarakat Barat. Mereka menyukai rasa memiliki, kepedulian dan kebersamaan yang diajarkan dalam Islam,” kata Dr. Jawad.
Yang lainnya, menyukai Islam karena ide-idenya tentang masalah-masalah kewanitaan maupun kaum laki-laki yang diatur dalam”Islam memberikan penghormatan pada keluarga dan kaum perempuan, perempuan bukanlah objek seks,” kata Karin van Nieuwkerk,pakar yang mempelajari tentang mualaf dari kalangan perempuan.
Sarah Joseph, mualaf sekaligus pendiri majalah gaya hidup Muslim “Emel” mengatakan, para mualaf di kalangan kaum perempuan mencari sebuah gaya hidup yang indah, jauh dari ekses-ekses feminisme Barat yang kadang tidak akurat.
Sementara itu, Profesor Stefano Allievi dari Universitas Padua Italia mengungkapkan, beberapa mualaf mengemukakan alasan politik atas keputusan mereka memeluk Islam. “Islam menawarkan semangat spiritual dalam berpolitik, menawarkan ide sebuah tatanan yang suci. Alasan ini lebih cenderung diungkapkan laki-laki dan hanya sedikit mualaf perempuan yang mengungkapkan alasan seperti ini,” papar Allievi.
Masa-Masa Sensitif
Diluar alasan itu semua, CSM dalam laporannya menuliskan, para mualaf mulai menjalani kehidupannya sebagai Muslim dan Muslimah baru pelan-pelan, mengadopsi kebiasaan Islam sedikit demi sedikit. Fallot misalnya, meskipun sekarang ia sudah mengenakan pakaian yang panjang dan longgar, tapi ia belum siap mengenakan jilbab.
Batool al-Toma yang mengelola program “New Muslim” di Yayasan Islam Leicester, Inggris mengungkapkan, tahap-tahap awal seseorang yang baru masuk Islam adalah tahap yang sensitif.
“Anda tidak percaya diri dengan pengetahuan anda, anda seorang pendatang baru dan bisa saja menjadi mangsa dari berbagai orang baik secara individu maupun organisasi. Pada saat yang sama, orang yang baru masuk Islam harus meninggalkan kebiasaan hidupnya yang lama,” kata Al-Toma.
“Mereka yang mencari jalan yang ekstrim untuk membuktikan keIslaman dirinya bisa menjadi mangsa empuk dan akan mudah dimanipulasi,” tambah Dr. Ranstop