jump to navigation

Untuk Mendapatkan Semua yang Kau Ingin, Harus Kau Relakan Semua yang Kau Punya 24 Mei, 2007

Posted by Toga Nainggolan in cinta, opini, soulmate, spiritualitas.
trackback

Cinta bukan sesuatu yang harus kau cari dan temukan, bukan sesuatu yang jatuh dari langit atau muncul dari bumi. Dia sesuatu yang harus kau ciptakan, ciptakan lagi, setiap hari, setiap saat.

Jangan duduk diam saja di situ, menunggu dia muncul dari balik semak, untuk menyapamu, menyemarakkan malammu yang tadinya sepi menikam, mencekik, memekat. Dia tidak akan pernah datang.

Cinta adalah, ketika untuk mendapatkan semua yang kau ingin, kau harus lebih dulu siap kehilangan semua yang kau punya, termasuk dirimu sendiri.

Itulah saat, ketika kau tidak lagi mencintai dirinya, tetapi mencintai dirimu sendiri di dalam dirinya.

(Ini posting aneh, judulnya kok “lebih panjang” dari isinya)

Komentar»

1. BatakNews - 24 Mei, 2007

“cinta adalah, ketika untuk mendapatkan semua yang kau ingin, kau harus lebih dulu siap kehilangan semua yang kau punya, termasuk dirimu sendiri.”

kutipan lae di atas semakin mempertegas artikel lae sebelumnya. aku suka itu, dan sangat setuju.

kau masih yang terbaik soal cinta, lae toga.
sayang, lae keburu nikah. padahal antrian sedang mulai. :)

2. sahat - 25 Mei, 2007

kata sahabatku si joko witing tresno jalaran soko kulino (cinta bermula karena terbiasa), tapi jangan lupa juga berikan dia cinta saat dia membutuhkan ….. , lae toga mohon izin blognya kulink yah ….

3. eselha - 25 Mei, 2007

Aku pernah menulis ini ketika sedang kecewa dengan cinta, “justru ketika cinta sepotong kubuang jauh, dan berharap hanya ada Kesejatian, Subhanallah Keindahan cinta sepotong itu kutemukan dalam damainya melebur bersama Kesejatian” Peace 4 Cinta!

4. meiy - 25 Mei, 2007

duh lae toga emang pakar cintrong neh :p
kpn2 konsultasi yaaa….

5. jurig - 25 Mei, 2007

cinta oh cinta …

:D

6. me: - 25 Mei, 2007

#Bataknews.
Bah, bisa marah pula inang baomu nanti mendengarnya itu, Lae… :) )
#Sahat.
Ini dia, orang Batak dengan filosofi Jawa. Seperti Tuhan, cinta pun tak bisa dipahami hanya dengan satu filosofi kan Lae…
#Siu.
Selamat. Ngga semua orang seberuntung itu, Mbak.
#Meiy.
Jadi tersanjung diriku. Tapi, seseorang yang kelihatannya, sekali lagi kelihatannya, paling mengerti cinta pun, akan kelabakan ketika dia yang diserbu rasa itu.
#Jurig.
Iya neh. Akhirnya kita cuma bisa bilang, “Cinta oh cinta…”

7. yati - 30 Mei, 2007

zzzz…..(selalu ga bisa comment apa2 kalo bicara soal ini)

8. zahra - 10 Juni, 2007

ya terkadang emang kayak gitu ng slamanya yg qta harap indah akan jadi indah. Kadang kita juga harus kecewa. Tapi itulah kehidupan, dan hidup tidak akan seimbang kalo kita seneng terus

9. jaysam - 2 Juli, 2007

ini baru artikel yang bagus mengenai cinta
tx alot

10. irdix - 6 September, 2007

ehhehhe.. aq pernah baca di salah satu hamalan profil seseorang..

bercerai dengan diri sendiri.. :P

*lirik ulan*

11. Alisha - 23 September, 2008

mau memiliki berarti harus mau kehilangan…
jika siap memiliki maka juga harus siap kehilangan…