jump to navigation

Usia 22 April, 2007

Posted by Toga Nainggolan in albert camus, celebration of life, gunawan mohamad, kehidupan, kematian.
trackback

Lawan dari kehidupan bukanlah kematian, tetapi ketuaan–Simone de Beauvoir

Dia tak perlu lama-lama hidup di dunia; 27 tahun saja. Buat apa, toh

hidup hanya menunda kekalahan

tambah terasing dari cinta sekolah rendah

dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan

sebelum pada akhirnya kita menyerah

Orang baik, seperti Chairil Anwar, sering mati muda sebab seperti dikatakan Bapak yang meninggal di usia 82 tahun, usia tak jarang adalah hukuman.

Hidup sebenar hidup adalah sesuatu yang segar, yang punya kebaruan, yang pertama. Setelah itu hanya pengulangan, sesuatu yang berlebih, sesuatu yang akan menggerus makna, menyita tenaga, sia-sia…

Kanak-kanak adalah puncak!

Bahkan Chairil Anwar pun berhenti berpikir tentang sebab-akibat; apakah bulan yang membuat malam jadi dingin, atau yang menaburkan semburat pucat pada kaku pepohonan, begitu dia melihat ada bocah cilik yang asyik benar main kejaran dengan bayangan.

“Kiranya memang hanya si “bocah” – dan mereka yang masih punya ke-bocah-an dalam dirinya — yang tak takut untuk melakukan hal-hal yang ganjil; ‘main kejaran dengan bayangan’. Merekalah yang tahu akan sia-sia untuk berkejaran dengan hal-hal yang mustahil dikejar, tapi asyik. Mereka di luar batas-batas,” tulis Gunawan Mohamad dalam sebuah Catatan Pinggirnya.

cinta ini kadang kadang tak ada logika
berisi semua hasrat dalam hati
ku hanya ingin dapat memiliki
dirimu hanya untuk sesaat…

Asyik. Tanpa itu, lantas hidup itu apa? Karena abadi adalah mati, logika adalah siksa.

Tapi aku tak perlu, dan memang tak boleh memilih takut, menghadapi apapun yang diberikan Sang Waktu. Seperti Sisifusnya Albert Camus, aku akan memanggul kutuk usiaku dengan riang gembira, bernyanyi, menari…

Akan kudorong batu waktu ke puncak malam, walau esok pagi, aku akan melihatnya tergulir ke bawah lagi… sampai nanti, sampai mati.

Lagi pula,

Aku suka pada mereka yang berani hidup

Aku suka pada mereka yang berani menemu malam

Malam yang berwangi mimpi, terlecut debu…

To celebrate my birthday at this May, 10 th. Halah! Celebrate…

Komentar»

1. de - 23 April, 2007

ultahnya 10 mei kok udah posting sekarang? hehe

iya neh. terlalu bersemangat tadi malam. kalo ditunda nulisnya, ntar lupa, kalo disimpen di draft, ngga spontan kan jadinya.

2. yati - 23 April, 2007

mmm…ini soal apa yak? kok gw ga ngerti2? ato gw yg bolot? hehehe…mo ultah ya?

sama, gw jg binun bacanya… :P untung ada prinsip the death of author. yeee.. ngeles.

3. thita - 25 April, 2007

samaan ultahnya ama dayat 10 mei.. kok bisa ya?

oiya? *berpikir sambil senyum-senyum mode on*