jump to navigation

No Importa La Distancia*) 18 April, 2007

Posted by Toga Nainggolan in cinta, inspirasi, kata hati, soulmate.
trackback

Aku bahkan sempat ragu, benarkah bisa kucintai dia yang sama sekali belum pernah kutemui… Tidakkah ini akan jadi bahan tertawaan, bagi orang-orang “rasional” itu?

Tapi memang rasa itu, saat itu, sungguh penuh seluruh, utuh seperti bisa kucium itu bau tubuh. Sehabis membaca email, chatting, sms, apalagi telepon, seperti ada kerinduan yang terobati, walau pada saat yang sama kerinduan baru mulai membentuk diri. Persis seperti perpisahan sejoli di pagi hari, sehabis bercinta sepanjang malam tadi.

Jadi, apa yang kurang? Tubuh toh hanya sekumpulan sel dalam jaringan-jaringan yang terkait satu sama lain. Rindu adalah persoalan jiwa, mengapa harus diobati dengan keberadaan tubuh, jasad yang sesak dengan segala sampah dan bakteri itu?

Kalau (lelaki) bisa bersetubuh tanpa cinta, mengapa tak bisa pula bercinta tanpa tubuh?

“Aku seperti bintang, tak selalu bisa kau tatap, bahkan tak pernah sempat kau dekap, tapi kau tau, aku selalu ada di sana untukmu…”

Walau pada akhirnya kita memilih selesai, sama sekali bukan karena aku tak kunjung bisa menghitung degup jantungmu di dadaku, atau merasai derai rambutmu di wajahku. Itu pilihan yang kita ambil, tanpa berlebih duka.

“No importa la distancia, mi querida”.

Jarak bukanlah masalah, bahkan waktu tak pernah mengganggu, karena sampai kini sampai nanti, di sini atau di ujung bumi, selalu ada tempat untukmu di hati.

*)No Importa La Distancia OST Hercules, Performed by Ricky Martin. Untukmu di sana, yang selalu penuh cinta, dan untuk semua yang percaya bahwa jarak memang bukan apa-apa.

Komentar»

1. rhani - 18 April, 2007

indah sekali….. soalnya gw sedang merasakan hal yang sama.. jadinya sangat mengerti (paling tidak gw pikir gw mengerti :D )

pray for me, will u my friend,… that i can finally meet him whom i care so much for, at the end of my story..
:)

Jujur.. gw tersentuh banget bacanya :)

I will, my friend, I will…

2. rhani - 18 April, 2007

*ralat:.. merasakan & mengalami hal yg sama
:)

3. old friend - 18 April, 2007

spanish, as usual ;)

yep… temen lama yg mana neh ;) ¿pero quién es, mi amigo?

4. meiy - 19 April, 2007

ruang dan waktu, bukan halangan utk rindu…(lah ko berasa juga d gue, once…for someone ;)

wuih…tulisan si abang bagus2 ya, produktif pulak!

5. thekannes - 19 April, 2007

Pas baca comment kamu di Rhani jadi penasaran , pas baca postingannya terperangah ..wow menyentuh sekali ….

Terkadang rasa cinta yg terpisahkan oleh jarak dan waktu membuat semuanya lebih indah , karena jiwa kita yg bicara dan merasakan cinta itu tiap detik ….

salam kenal

Susie

6. thekannes - 19 April, 2007

blogku yg aktif di sini ya http://www.thekannes.nl

7. yati - 20 April, 2007

jarak itu hanya ada di peta bumi, di atlas…kalo hati, ya ga berjarak

*garing dan ga nyambung ya?

8. thekannes - 20 April, 2007

Saya link balik ya , invite ke blog saya sudah saya kirim krn kadang2 blog saya saya set sbg private blog …

Thanks

Susie

9. thita - 24 April, 2007

wahhhh siapa lagi nih yg menjadi “kurban”mu kali ini….
hahahhahahaa……

miss you dude!

gmn… sehat-sehat aja kan… kurban? mmm… *bingung mode on* :) )

10. tHe aiRe - 8 Agustus, 2007

romantizzz…..!!!! deh..

11. Ricky - 27 September, 2007

Indah euy. Beautiful writing. U should write a book. It would be a best seller, i guess.

12. jejakkakiku - 1 Oktober, 2007

You know I love you, before I met you
~ Savage Garden~

Lebih tepat mungkin?
:D hehehe…

yeah, Lae! You should write a book! :)

13. si_wi - 30 Oktober, 2007

q jg ngerasa gt,trm sms,dger suara kangen ilang,tp u/ mlhat wajah blm tentu

14. Nieve - 15 November, 2007

congrats! you made me cry!

15. LUNA - 22 Februari, 2008

aku seneng bacanya, abisnya gw banget.
gw lg ditinggal tugas, kalo kangen tlp,sms…emang kangennya ilang,tapi datang lagi.lebih parah…

16. Dhanny - 4 April, 2008

hik..hik…mengharukan bgt…
itu berarti bagi yang maniac seks mest sadar kalo bisa bersetubuh tanpa cinta itu berarti juga harus bisa bercinta tanpa tubuh.terutama buat yang long distance relationship pastinya yang udah married dunk…?

17. puput violet - 17 April, 2008

duh,,pengen nangis duluan neh sebelum nulis :(

bagus dan menyentuh banget,
for you my love :
“sampai kini, sampai nanti, di sini atau di ujung bumi, selalu ada tempat untukmu di hati”(maap ya nyontek dikit :)
aku akan selalu menantimu PUT,

18. puput violet - 17 April, 2008

nambah lagi dunk,,,:p
Mas, ini pengalaman pribadi ato apa seh??
koq mengiris banget kata2nya :p
eniwei, aq suka banget sama tulisan ini,,:)

Tapi aq pengennya jadi bintang yang bisa diraih, didekap dan dimiliki olehnya ;)

LuV u PuT ;) ;);)

19. lupa « senandung pelangi menoreh senja - 7 Mei, 2008

[...] lupa Gw lupa, benar2 lupa pernah menuliskan comment seperti ini di sana [...]

20. Titian - 10 Mei, 2008

ada sepenggal kata yg palg kusuka ialah ” rindu adalah perasaan jiwa mengapa harus terobati dengan keberadaan tubuh “

21. ashura - 10 Juli, 2008

tidak masalah ya?,,
lantas,,
ketika seseorangmu berada disudut bumi berbeda,,
bahagiakah?,,
sakitkah?,,

22. Fisik Bukan Segalanya, tapi dari Sana Segalanya Bermula « Nesiaweek Emotional Edition - 12 September, 2008

[...] No Importa La Distancia [...]

23. Menggugat Mualaf - 13 September, 2008

wow, cinta tingkat tinggi nih, bang.. ;)

24. Rocketer - 15 September, 2008

Busyet! Ck ck ck

25. inemparinem - 23 Juli, 2009

:D bang Toga, yang ini inem print ya. Boleh kan?.. boleh ya.. ya .. boleh ya…

26. Perempuan rumpi... - 10 Agustus, 2009

sumpah, saya baca inis ambil dengerin lagunya, dada saya berdetak 100x lbih cepat. My God… Tulisan yang keren, dan penyampaian yang dalam. Semoga One day saya bisa merasakan rasa yang sedalam ini…

Lagu Versi Indonesianya apa yahhh? keren deh :)